Anda di halaman 1dari 2

1.

Daun tua dan daun muda tanaman kakao

Pada gambar di atas terlihat, pada pot sebelah kiri lebih tinggi
daripada tanaman yang berada di tengah dan sebelah kanan. Susunan
daunnya tidak rapat tetapi juga tidak jarang. Hal lain yang terlihat
adalah lebarnya daun, yang berarti tanaman tersebut menyerap unsur
hara dalam jumlah yang cukup untuk pertumbuhannya karena tidak
adanya persaingan dalam memperebutkan zat-zat hara yang ada.
Jumlah serpihan kayu lebih banyak dibandingkan pada pot tengah dan
pot kanan, serpihan kayu ini selain berfungsi sebagai mulsa juga
berfungsi sebagai sumber hara bagi tanaman kakao. Selain itu, terlihat
pula banyaknya daun-daun yang telah tua ataupun telah menguning,
yang baiknya di pangkas untuk mengurangi persaingan dalam
memperebutkan zat-zat hara.
Pada pot tengah walaupun terlihat lebih tinggi daripada pot
sebelah kanan dan lebih pendek dari pot yang sebelah kiri, akan tetapi
memiliki daun muda yang lebih banyak dibandingkan dengan kedua
pot yang lain. Selain itu, susunan daun yang sangat rapat diakibatkan
oleh pertumbuhannya yang subur karena menyerap lebih banyak
unsur hara, serta jarangnya dilakukan pemangkasan. Serpihan kayu
yang diberikan jauh lebih sedikit dibandingkan dengan pot kanan dan
kirinya.
Pada pot kanan, terlihat pertumbuhan kakao paling kerdil,
dengan jumlah daun muda dan tua paling sedikit, serta luas
permukaan yang sempit. Hal ini disebabkan kurang maksimalnya
penyerapan unsur hara, serta posisi daun yang tidak beraturan.
2. Ubikayu stek 20 cm dan 40 cm

Pada gambar terlihat stek 20 cm pertumbuhannya kurang


karena kurangnya cahaya matahari yang diterimanya untuk melakukan
fotosintesis, akan tetapi memiliki jumlah daun yang lebih banyak,
sedangkan pada stek 40 cm lebih tinggi karena tidak ada yang mena