Anda di halaman 1dari 4

RESUME BAB 1 Sistem operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian utama yang terintegrasi membentuk sistem

operasi, yaitu: 1. 2. 3. 4. Mekanisme boot, yaitu meletakan kernel ke dalam memory; Kernel, yaitu inti dari sebuah system operasi; Command Interreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna; Library yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain; 5. Device Driver (hardware control) untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk menontrol mereka.

Gambar 1. Struktur Linux Linux, sebagai salah satu system operasi memiliki elemen atau komponen-komponen penyusun yang terintegrasi dan bekerja sama membentuk sistem tersebut. Gambar 1 mengilustrasikan struktur sistem operasi Linux yang merupakan cloning dari UNIX. Komponenkomponen penting dalam arsitektur sistem operasi UNIX/Linux ada empat, yaitu: kenell, shell, uilitas dan aplikasi (user program). KERNEL Kernel adalah inti dari sistem Linux, yang mengontrol hardware dan membentuk berbagai fungsi beraras rendah. Fungsi-fungsi yang dilaksanakn oleh kernell, antara lain: pelayanan tunggal (system call) dan jam sistem, manajemen file dan penanganan sekuriti, selayanan operasi masukan dan keluaran, manajemen dan penjadwalan proses, manajemen memori, melakukan kegiatan akutansi sistem, melakukan kesalahan dan interupsi (interrupt).

Gambar 2. Proses system call Gambar 2 mengilustrasikan operasi pemanggilan sistem (system call). Bagianbagian dari Linux, seperti aplikas dan shell, memanggil kernell untuk membentuk layanan kepadanya. Linux menyediakan antarmuka antara bagian luar kernell dan kernell sendiri, berupa system call. Setiap pemanggilan sistem menginstruksikan kernell untuk membentuk layanan tertentu sesuai permintaan program yang memanggilnya. Sebagai contoh kalau suatu program hendak membaca data dari terminal, program perlu menyampaikan permintaan ke kernell. Kernell akan melakukantindakan yang sesuai dengan permintaan program, kemudian menyampaikan hasilnya ke program. SHELL Shell adalah penerjemah (command line interpreter) pada Linux. Seing kali shell ini disebut sebagai terminal. Perangkat lunak inilah yang menjadi jembatan antara user dan sistem Linux. User cukup memberikan perintah dan shell yang akan menanganinya. Perintah-perintah shell Linux dapat berupa: Perintah built-in. perintah yang merupakan bagian internal dari shell; Perintah eksternal. Perintah yang bukan bagian dari shell (dapat berupa utilitas atau program aplikasi). Shell, baik pada Linux maupun UNIX, digunakan untuk interaksi antara user dengan komputernya termasuk juga dalam mengontrol session UNIX dan pemrograman (scripting). UNIX shell menyediakan sekumpulan intruksi khusus yang dapat digunakan untuk membuat program shell script. Ada beberapa jenis shell yang umum ditemukan dalam distro Linux: yaitu: Bash dan tsch. Sebelum mempelajari pemrograman Bash shell di mengetahui dan menggunakan perintah - perintah dasar shell baik itu internal command yang telah disediakan shell maupun external command atau utility, seperti: cd, pwd, times, alias, umask, exit, logout, fg, bg, ls, mkdir, rmdir, mv, cp, rm, clear, ...

utilitas seperti cat, cut, paste, chmod, lpr,... redirection (cara mengirim output ke file atau menerima input dari file), menggunakan operator redirect >, >>, <, <<, contohnya: ls > data hasil ls dikirim ke file data, jika file belum ada akan dibuat tetapi jika sudah ada isinya akan ditimpa. ls >> data hampir sama, bedanya jika file sudah ada maka isinya akan ditambah di akhir file. cat < data file data dijadikan input oleh perintah cat pipa (output suatu perintah menjadi input perintah lain), operatornya : | , contoh: ls -l | sort -s ouput perintah ls -l (long) menjadi input perintah sort -s (urutkan secara descending), mending pake ls -l -r saja :-) ls -l | sort -s | more cat <data | sort > databaru Wildcard dengan karakter *, ?, [ ], contohnya: ls i* tampilkan semua file yang dimulai dengan i ls i?i tampilkan file yang dimulai dengan i, kemudian sembarang karakter tunggal, dan diakhiri dengan i ls [ab]* tampilkan file yang dimulai dengan salah satu karakter a atau b

UTILITY Utilitas (utylity) adalha program yang disediakan sistem Linux untuk melaksanakan tugas tertentu. Jumlahnya bangak dengan fungsi yang beraneka ragam. Beberapa kelompok utilitas dilihat dari fungsinya: a. Utilitas manajemen file dan direktori; b. Utilitas penunjng komunikasi dan jaringan; c. Utilitas administrasi sistem; d. Utilitas pemrograman C; e. Utilitas penganalisis untuk kerja sistem; f. Utilitas untuk keperluan backup dan restore.

PROGRAM APLIKASI

Program aplikasi (application software) adalah program-program yang dibuat oleh user, untuk memenugi kebutuhannya sendiri. Program-program ini dapat dibuat dengan menggunakan sejumlah utilitas, perintah buit-in milik shell, atau dibangun dengan bahasa pemrograman seperti C, C++, atau Fortran dan berbagai development tool seperti Oracle dan Infomix. Bias juga berupa program paket yang dibeli dari pemasuk perangkat lunak. Beberapa contoh program aplikasi di Linux adalha Star Office, Open Office, Mozilla, SkyLab, dan sebagainya.