DAFTAR ISI  Bibit padi musim panas  Bibit padi musim hujan  Palawija musim panas  Palawija musim

hujan  Perawatan tanaman padi  Perawatan palawija  Panen  Umur pembenihan bibit

 1.bibit padi musim panas Sebagai berikut:  Inpari cegenuk  Pelita losari  Ketan ( reket )  Ciherang  Mekongga Diantara nama bibit yang diatas yang paling meningkat hasilnya adalah bibit padi varietas pelita losari dan mekongga .  2.Bibit padi musim hujan  Ciliwung  Ciugelis  Ketan  Mekongga Diantara nama bibit yang diatas yang paling meningkat hasilnya adalah bibit padi varietas ciliwung

kemudian pemupukan . setelah di angkat dari air selama 2 hari2 malam lalu di tunggu daya tumbunya selama 2 hari (side angkat binek leman aik selame 2 jelo 2 kelem terus antih tiok binek selame 2 jelo )sewahan 3.Setelah memilih bibit diatas selanjutx akan di bahas pembenihan bibit padi .terjadilah pemupukan awal setelah 15 hari setelah tanam.kemudian bibit tersebut di pupuk selama umur 10 hari (terus binek sak wah tesangkuran nu. setelah penanaman. setelah bibit itu ditabur .terusne te pupuk atau rabok lamun wah umur 10 jelo ) 5. lalu ditaburkan di atas bedengan yang telah di buat sebelumnya (terus binek sak wah tiok terusne te ampar_an lek bantaran sak wah tepiak sendekman ne) 4. setelah membeli bibit padi yang unggul lalu direndam di air selama 2 hari 2 malam ( sewahan side beli binek pade sak unggul terus side kerem selame 2 jelo 2 kelem) 2. waktu umur 27 benih tersebut ditanam ( waktu umur 27 binek ne te lowongan ) 7. waktu umur 24 hari ( the twenty four day) benih tersebut di cabut ( waktu umur 24 side embot binek) 6.sebagai berikut Keterangan: 1.

kedua 30 hari setelah tanam(setelah nu.langkah pertama ( pembenihan ) waktu Perendaman benih selama 24 jam Pestisida/oat Gibigro 10 sp Dosis/takaran 1 bungkus/10 kg benih padi tangki Tujuan benih cepat berkecambah dan pertumbuhan padi lebih merata .ye ampok side ngerabok pertame sewahan lowong pas umuran 15 jelo.dait ngerabok kedue umuran 30 jelo)  aturan pemupkan ( aturan ngerabok )  perbandingan pemupukan  untuk lahan 1 are secara umum urea Sp 36 2 kg 1 kg NPK ponska 2 kg ZA 1 kg furadan Untuk 2o are 1 bungkus yang berisi 2 kg furadan  pemupukan untuk lahan 50 are secare umum  urea 100 kg  NPK ponska 150 kg  SP36 50 kg  ZA 50 kg  Pemupukan awal untuk tanaman padi secara peraktik pada umur 1-15 hari setelah tanam Urea = 50 kg NPK =100 kg Sp36 = 50 kg Za =50 kg  Pemupukan kedua umur 15-30 hari setelah tanam ( bebales) Urea=50 kg NPK=50 kg  Perawatan pada tanaman padi diantaranya: 1.

Tujuanya :pencegahan kresek dan virus tungro. . Tujuanya : pencegahan wereng coklat  KUPROXAT 345 sc ( 2 – 3 tutup ).2.  PADAN 50 sp ( 2 sendok ) Tujuanya :mengendalikan penggerek batang . Langkah 3. Tujuanya:untuk pencegahan virus tungro atau padi kerdil sak ndk inik ganggas dan wereng coklat.  -PADAN 50 sp ( 1 sendok ).  Jenis obat/pestisida yang di pakai sbb:  -BRANTAS 25 ec ( ½ tutup )dan CHEPATE 75 sp ( 1 sendok ).  Padi berumur 30 hari setelah tanam.  -PRO 100 sl ( 1 tutup ) dan LUGEN 100 ec ( 3 tutup ). Tujuanya : untuk pencegahan hama putih palsu atau ulet putih sak bepilit. Tujuanya :untukpencegahan penggerek batang. Tujuanya : pencegahan penggerek batang .langkah ke 2  Padi berumur 15 – 20 hari setelah tanam.  PRO 100 SL ( 1 tutup ) dan LUGENS 100ec ( 3 tutup ).  LINDOMIN 865 sL ( 2 tutup ).METAFURON 20 wg /wp (1 sachet).dan NUGRASS 69 EC (2 tutup ) Tujuanya : adalah untuk mengendalikan rumput gulma pada tanaman padi .  BRANTAS 25 ec ( 1 tutup )+ CHEPATE 75 sp ( 2 sendok ) Tujuanya : pencegahan hama putih palsu .  PADAN 50 SP ( 2 sendok ).  GIBRO 10 sp ( 1 bungkus ) Tujuanya : memperbanyak anakan padi .  KUPROXAT 345 sc ( 2 tutup ) Tujuanya : mengendalikan penyakit kresek ( merah )dan virus tungro .

 PRO 100 sL ( 1 tutup ) + LUGENS 100 ec( 3 tutup ) Tujuanya : mengendalikan wereng coklat dan wereng hijau.  CYPERIN 250 ec ( ½ tutup -1 tutup ). Tujuanya : mengendalikan penyakit bercak daun/blast dan membeningkan gabah.  PRO 100 SL ( 1 tutup ) Tujuanya :mengendalikan wereng coklat dan wereng hijau.  CYPERIN 250 ec ( 1 tutup ) Tujuanya : mengendalikan ulat grayak.  KUPROXAT 345sc ( 2 tutup ) Tujuanya :mengendalikan penyakit kresseek ( merah ) dan virus tungro.memperpanjang malai.  Padi umur 40 setelah tanam  GIBGRO 10 sp ( 1 bungkus ) Tujuanya :menigkatkan jumlah bulir padi .  PADAN 50 sp ( 2 sendok ) . Langkah 5.  BRANTAS 25 EC + CHEPATE 75 SP ( tutup ). Tujuanya : mengendalikan hama walang sangit .  Padi umur 50 hari setelah tanam. Tujuanya : mengendalikan ulat gerayak. Tujuanya : mengendalikan hama putih palsu . Langkah 4.  PADAN 50 SP ( 2 sendok ) Tujuanya : adalah untuk mengendalikan sundep ( batang putih ) dan belur ( bulir hampa )  BRANTAS 25 ec ( 1 tutup ).  SINERGI 300 EC ( 1 tutup ).

.  BRANTAS 25ec + CHEPATE 75 SP (1 tutup – 2 tutup ) Tujanya : mengendalikan hama walang sangit ( kenango )  SYNERGI 300EC (1 tutup ) Tujuanya .mengendalikan penyakit bercak daun ( blast ) dan membeningkan gabah .dan daun bendera tetap hijau.  Padi umur 60 hari setelah tanam sampai panen.Tujuanya :mengendalikan sundep ( batang putih )dan beluk ( bulir hampa ) Langkah 6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful