Anda di halaman 1dari 3

Annurrahman (11 05 20022)

No. Presensi: 6

Teori sebagai penalaran

● Deduktif: Penjelasan hubungan sebab akibat dari fenomena yang telah


ditetapkan serta memberikan kesimpulan untuk memperoleh tujuan yang
diinginkan.

● Induktif: Menjelaskan bagaimana suatu fenomena itu terjadi dengan berbagai


penjelasan yang mendukung. Teori induktif hanya bisa dibantah dengan
membuktikan fenomena-fenomena atau kesimpulan secara empiris.

Perbedaan antara deduktif dan induktif adalah jika deduktif lebih berisi suatu
yang bersifat global (makro), dikarenakan fenomenanya bersifat total atau
menyeluruh sehingga kesimpulannya pasti bersifat global. Sedangkan induktif
berisi sesuatu yang bersifat partikularistik (mikro) yaitu hanya berfokus pada
sebagian kecil dari fenomena yang relevan yang diamatinya.

Teori sebagai penjabaran

● Teori normatif (preskriptive): Menggunakan pertimbangan niai yang didalamnya


berisi setidaknya satu fenomena yang mengatakan suatu cara yang seharusnya
ditempuh. Dengan kata lain, bagaimana suatu usaha agar menghasilkan
informasi yang seharusnya disampaikan dan disajikan kepada pemakai.

● Teori deskriptif (positive): usaha untuk menemukan hubungan-hubungan yang


sebenarnya terjadi.

Jadi kesimpulannya, dengan adanya suatu teori akuntansi maka akan dapat
digunakan seseorang sebagai dasar praktek akuntansi. Dan dapat juga
digunakan sebagai rerangka konseptual dalam mengevaluasi praktek, serta
pedoman dalam mengembangkan praktek dan prosedur baru.

Arah penelitian akuntansi

Ringkasan Materi Kuliah Teori Akuntansi 1


Annurrahman (11 05 20022)

No. Presensi: 6
1. Decision model approach: Mencari informasi yang diperlukan untuk
mengambil keputusan. Pendekatan ini tidak mempertanyakan informasi
yang dibutuhkan tetapi lebih memfokuskan pada informasi yang
bermanfaat bagi pemakai.

2. Capital market research: Berkaitan dengan harga sekuritas dan informasi


akuntansi. Ada 3 bentuk pasar modal yaitu kuat, semi kuat, dan lemah.
Pasar modal efisien adalah pasar modal yang menyediakan informasi
bagi pengguna informasi. Baik informasi yang dipublikasikan maupun
yang tidak.

3. Behavioral research: Mempelajari bagaimana pemakai informasi yang


memanfaatkan informasi akuntansi dalam pengambilan keputusan.

4. Agency theory: Berfokus sebagai pemantau dan penyelenggara hubungan


antara berbagai pihak. Teori agensi juga menyatakan bahwa manajemen
berupaya untuk memaksimumkan kesejahteraannya sendiri dengan
meminimumkan kos-kos yang timbul dari pemantauan dan penyelenggara
kontrak.

5. Information economics: Bertujuan untuk menentuakan insentif aransemen


kontraktual yang optimal yang bisa dinegosiasi. Riset ekonomika informasi
juga memperlihatkan pentingnya fungsi pertanggungjawaban akuntansi
yang sangat penting dalam kaitannya dengan penentuan insentif dan
imbalan manajerial.

6. Critical accounting: Merupakan cabang dari teori akuntansi yang


memandang akuntansi memiliki peran yang sangat penting dalam
menengahi konflik antara perusahaan dengan konstituensi sosialnya
seperti buruh, konsumen, dan lainnya. Akuntansi kritis dikembangkan dari
penggabungan dua bidang akuntansi lainnya yaitu akuntansi kepentingan
umum dan akuntansi sosial. Akuntansi kepentingan umum yaitu terkait
dengan penyelenggaraan pekerjaan secara cuma-cuma yang bersifat
memberikan nasehat perpajakan dan keuangan bagi individu, kelompok

Ringkasan Materi Kuliah Teori Akuntansi 2


Annurrahman (11 05 20022)

No. Presensi: 6
dan usaha kecil. Akuntansi sosial yaitu terkait dengan upaya untuk
mengukur dan memasukkan ke laporan income perusahaan yang
merugikan masyarakat tetapi tidak menanggung kos apapun.

Ringkasan Materi Kuliah Teori Akuntansi 3