Anda di halaman 1dari 9

25/07/2011

Hari Yurismono B2TE, BPPT 2011

Mengapa Diperlukan Audit Energi di Gedung?


Dalam kondisi ketidak jelasan biaya energi akhir-akhir ini, sangatlah penting untuk selalu menekan belanja operasional serendah mungkin. Satu perbedaan diantara perusahaan-perusahaan pengelola gedung yang mampu bertahan pada saat-saat sulit yang dihadapi adalah perusahaan yang mampu mengurangi pengeluaran yang tidak perlu sebelum terlambat! Biaya-biaya yang tidak perlu tersebut meliputi bagian dari biaya utilitas, yang mana sampai saat ini hanya dipertimbangkan sebagai biaya usaha. Dengan mengoperasikan gedung secara tidak efisien, artinya kita membayar lebih pada sektor utilitas dari biaya energinya. Ini sangatlah merugikan! Audit energi yang tepat dan baik akan menunjukkan cara untuk mengurangi biaya energi berkisar 10% sampai 40%. Untuk gedung yang besar, jumlah ini sangat substansial, dan tentu bisa meningkatkan daya saing dalam usaha.

25/07/2011

Apakah yang dimaksud dengan Audit Energi Gedung?


Audit energi pada gedung adalah studi pada cara penggunaan energi dari peralatan konversi energi yang digunakan pada gedung tersebut. Audit energi untuk gedung kadangkala juga melihat kebutuhan tentang air walaupun secara teknis bukan termasuk konsumsi energi. Seorang auditor energi akan mendatangi obyek gedung yang diaudit untuk melakukan interiview kepada majnajer fasilitas, inspeksi pencahayaan, air conditioning, peralatan heating dan ventilasi, controls, kompresor udara, peralatan untuk pemasok air, dan yang lainnya yang menggunakan energi. Auditor ini akan mengembangkan cara-cara penghematan energi yang dapat mengurangi penggunaan energi dan biaya untuk gedung tersebut. Tergantung pada tingkatan audit yang dilakukan, auditro selanjutnya akan menghitung potensi penghematan energi dan biayanya untuk masing-masing cara penghematan. Beberapa cara penghematan memerlukan beberapa tahun untuk payback period nya dan metoda yang lain mungkin hanya dalam hitungan bulan. Setelah manajemen pengelola gedung membaca dan memahami laporan energi audit ini, maka auditor akan berdikusi untuk menentukan langkah penghematan yang dipilih selanjutnya.

Investigasi dan quantifikasi potensi penghematan


Dalam melakukan audit gedung, fokus pekerjaan meliputi: Sistem pencahayaan Sistem HVAC Sistem kompresor udara Penggunaan Energi Terbarukan Motor-motor listrik Sistem Proses Sistem Uap Pemanfaatan Panas Buang Building Envelope Upgrades Tarif penyedian utilitas Dan lain-lain

25/07/2011

Tingkatan Audit Energi Gedung

The American Society of Heating Air Conditioning and Refrigeration Engineers (ASHRAE) telah mengembangkan tingkatan dari standar audit energi dalam ASHRAE Level 1 dan Level 2. Dalam pengembangannya kadang diperlukan audit energi dengan biaya yang sangat rendah untuk melayani para pengelola gedung dengan budget yang terbatas. Berikut ini tingkatan audit energi yang dimaksud:

Overview Audit

Overview audit sering disebut sebagai walk-through audits, karena audit ini dilakukan dengan berjalan ke seluruh fasilitas, identifikasi peluang penghematan energi, mewawancarai personil di fasilitas tersebut, dan secara cepat mereview tagihan utilitas yang dibayarkan oleh operasional gedung tersebut. Overview audit ini sangatlah bagus untuk perusahaan yang ingin mengetahui apa saja cara untuk mengurangi pemakaian energi dan biayanya. Audit ini memberikan road map dari apa-apa yang harus dikerjakan. Dikarenakan oleh keringkasannya, dan karena penghematan energi yang diharapkan belum dapat dikonversi ke dalam jumlah mata uang, hal ini mungkin belum cukup untuk dipertimbangkan sebagai kesimpulan dari sistem manajemen energi. Sebagai contoh, pengelola ingin investasi US$100,000 untuk sebuah boiler yang efisien, kita harus tahu seberapa besar uang operasional yang akan dihemat, dan mengetahui berapa lama payback periodnya. Overview Audit ini tidak akan memberikan informasi tersebut. Overview audit ini baik untuk mengidentifikasi cara-cara penghematan energi pada tingkatan nocost atau low-cost yang secaara substansial dapat mengurangi penggunaan energi dan biaya.

ASHRAE Level 1 Walk Through Analysis


Audit energi berbasis ASHRAE Level 1 lebih intensif daripada Overview Audit. Audit ASHRAE Level 1 ini mengutamakan pada penghematan energi dengan cara low-cost/no-cost, dan memberikan daftar dari cara penghematan energi dengan biaya tinggi. Audit ini merupakan Overview Audit dengan menambahkan berapa banyak penghematan energi dan biaya dari masing-masing peluang penghematan energi yang diusulkan. Dalam audit ini juga diberikan energy balance dari seluruh penggunaan energi. Audit ASHRAE Level 1 ini juga bisa dipakai untuk mengetahui status pemakaian energi di gedung tersebut yang dapat digunakan sebagai data pada pengusulan dalam penilaian green building.

25/07/2011

ASHRAE Level 2 Energy Survey and Analysis


Audit ASHRAE Level 2 akan mengidentifikasi seluruh potensi penghematan energi dari fasilitas gedung tersebut, dan analisa finansial akan dilakukan berdasar pada biaya implementasi, biaya operasi, dan penghematan yang diperoleh. Akan diketahui dari masing-masing cara penghematan, jumlah energi yang dihemat, jumlah biaya yang diperlukan, dan py-back period dari masing-masing cara penghematan yang dilakukan. Dalam audit ASHRAE Level 2 ini juga akan mendiskusikan setiap perubahan pada prosedur operasi dan perawatan. Tingkatan analisa seperti ini sudah cukup untuk mengambil keputusan cara mana yang akan ditempuh dalam suatu penghematan energi yang optimal. Audit level ini juga dapat digunakan sebagai data dalam sertifikasi green building.

Audit ASHRAE Level 2 meliputi survey gedung dan

analisa energi yang lebih detail dari pada audit ASRHAE Level 1. Audit Detail dalam hal ini mengembangkan audit ASHRAE Level 1 dengan lebih menggali informasi finansial nya terkait dengan pemakaian energi. Seringkali investor memerlukan proyeksi finansial yang lebih teliti dan dengan audit ini akan dihasilkan laporan penghematan secara realistis dengan memperhatikan biasa operasionalnya. Laporan audit akan menampilkan expected return on investment, dan proyeksi penghematan untuk meyakinkan investor.

25/07/2011

Berapa besar uang / energi dapat dihemat dengan melakukan audit energi?

Kalau kita biacara tentang kemungkinan penghematan energi dari fasilitas yang kita operasikan kepada konsultan energi, sangat tidak mungkin untuk membuat estimasi yang tepat tanpa mengetahui banyak faktor yang ada dalam fasilitas tersebut. Faktor-faktor seperti besarnya facilitas, peralatan, penggunaan peralatan, personil, pencahayaan, penggunaan utilitas saat ini, dan lebih banyak lagi dapat mempengaruhi secara langsung pada penghematan energi. Sebagai contoh gedung yang mempunyai potensi saving 40% dan rata-rata penghematan yang sudah dilakukan sekitar 1520%. Bila fasilitas ini sudah melakukan audit energi pada waktu yang lalu, maka potensi penghematan saat ini mungkin kecil. Ini dikarenakan gedung tersebut kemungkinan besar sudah beroperasi secara efisien. Tetapi apabila sebuah gedung sudah beroperasi bertahun-tahun tanpa dilakukan audit energi, sangatlah mungkin dapat dilakukan penghematan uang dalam jumlah besar.

Berapa lama waktu yang diperlukan untuk melakukan audit energi?


Sama seperti pada penentuan berapa besarnya uang yang bisa dihemat dengan melakukan audit energi, sangat sulit untuk memperkirakan berapa waktu yang diperlukan untuk melakukan audit energi di suatu fasilitas tertentu. Banyak faktor untuk memperkirakan lama waktu audit energi, yang paling memnentukan adalah ukuran overall dari fasilitas tersebut. Since we usually do large facilities with sizes ranging from 50 thousand square feet to 2 million square feet, we can roughly estimate how long an energy audit will take to perform on a facility around that size. Sebagai gambaran overview audit yang sederhana, audit ini memerlukan satu hari untuk melakukan walkthrough, dan sekitar 2 minggu untuk menghitung penghematan dan menyiapkan laporan. Untuk audit ASHRAE Level 1 untuk gedung seluas 10,000 m2, audit energy kemungkinan memerlukan waktu 2 hari untuk melakukan walkthrough, dan sekitar 1 bulan untuk menghitung penghematan dan menyiapkan laporan. Untuk audit ASHRAE Level 2 untuk gedung seluas 10,000 m2, audit energy kemungkinan memerlukan waktu 3 hari untuk melakukan walkthrough, dan sekitar 1 bulan untuk menghitung penghematan dan menyiapkan laporan. Untuk audit secara lengkap dengan level untuk investasi untuk gedung seluas 10,000 m2, audit energy kemungkinan memerlukan waktu 3-6 hari untuk melakukan walkthrough, dan sekitar 2 bulan untuk menghitung penghematan dan menyiapkan laporan.

25/07/2011

Komisioning Gedung

Komisioning Gedung / Building commissioning adalah proses verifikasi untuk gedung baru dimana seluruh sistem yang terdiri dari HVAC, Plumbing, Electrical, Fire/Life safety, Building Envelopes, Interior Systems, cogeneration, utility plants, sustainable systems, Lighting, Wastewater, Controls, dan Building Security memenuhi persyaratan dalam kontrak pembangunannya yang sesuai dengan desain aristektur dan engineeringnya. Komisioning Gedung adalah proses yang berfokus pada kualitas yang diperlukan untuk proyek pembangunan gedung. Secara umum team komisioning mengikuti saat awal proyek sampai dengan 1 tahun pemakaian awal gedung tercapai. Metodologi dari komisioning gedung dapat bervariasi dari satu proyek dengan proyek lainnya tyergantung dari kemauan pihak pemilik. Komisioning gedung yang baik akan meliputi: Sinergi team dari pre-design untuk merumuskan owner's project requirements (OPR), Lingkup dan rencana komisioning, termasuk benchmarks untuk keberhasilan, review desain dari design documents and checklists untuk mencapai Owner's Project Requirements (OPR), development of checklists and verifying a sample of construction checklists and submittals, Merencanakan training dan review training yang diberikan kontraktor, Witnessing and verifying selama construction phase tests, Observasi secara periodik selama phase konstruksi Melakukan komisioning dan testing untuk meyakinkan fungsi semua peralatan dan sistem saat mendekati penyelesaian proyek.

Tujuan utama dari Komisioning Gedung adalah untuk memperbaiki proyek dari phase desain, konstruksi sampai dengan penghuniannya.

B2TE Bidang Efisiensi Energi


(Conversion & Conservation Energy)

Services : Audit and Conservation Energy Testing and Measurement Services Conservation Energy Training

Measurement Equipment :
Ultrasonic Flowmeter Infrared Thermography Combustion Gas Analyzer Steam Trap Analyzer Power Quality Analyzer Software Performance Analysis for Power System Efficiencies (PEPSE) Lux meter Electromagnetic Fieldmeter (EMI) Sound Level Meter Data Acquisition System etc

25/07/2011

OPTIMIZATION & ANALYSIS


IN INDUSTRY & COMMERCIAL BUILDING

HOUSEHOULD APPLIANCES TESTING LABORATORY

NO 1

DEVICES Referigerato r

SCOPE OF TEST Energy Consumptions Measurement Volume Temperatur rice Steam Condensations

STATUS Accreditations Process

Under Development Under Development

2 3 4 5 6

Water pump AC Lamps Iron Fan

Performance Test Performance Test Energy Consumptions Energy Consumptions Performance Test

25/07/2011

ENGINEERING DESIGN FACILITIES

Mechanic & Electronic Workshop S/W: PEPSE, AUTOPLANT, etc.

ENGINEERING SOFTWARE
Simulation & Engineering Softwares (Process & Energy) :
Design II (Complete Process Simulation) GateCycle (System of Thermal Generation Simulation ) (Conversion & Conservation Energy)

25/07/2011

Pengalaman Audit Energi B2TE


JASA AUDIT ENERGI PENGUJIAN ENERGI SAVER DAN PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA CV. Jaya Sakti CV. Kreassif Mandiri CV. Supriadi PT. Alphakemika Indo Arthamakmur PT. Aria Pratama PT. Asahi Synchrotech Indonesia PT. Cessindo PT. Cipta Bina Asia Mandiri PT. Enertech PT. Mega Power Indonesia PT. Mutiara Mitra Reference 99 PT. Narwastu Pratama Energi PT. Nuri Prima Sejahtera PT. Phanindo Mitra Abadi PT. Putra Agramandala Sakti PT. Rakata Karya Sakti PT. Sharp Yasonta Indonesia PT. Swara Dinamika Komalindo PT. Ultratech International Balai Pengkajian Bioteknologi, BPPT Koperasi MIGAS Pabrik Gula Madukismo Yogyakarta Pabrik Gula Pagottan Madiun PT. Airkon Pratama PT. Arnan Pratama Consultants PT. Bina Surya Group PT. Biuteknika Bina Prima PT. Dayatama Intratechnica NS PT. Jetro PT. Krakatau Steel PT. Merlindo Padu Kencana PT. Semen Gersik PT. Semen Padang PT. Semen Tonasa PT. Sigma Eratama Prima PT. South Pacific Viscose PTPN XI (Persero) Rumah Sakit Pondok Indah

JASA STUDI, R&D DAN LAIN-LAIN Bappeda Kab. Musi Rawas Dinas ESDM Prov. Bengkulu Diperindag Pemkot Tarakan Kaltim P3 TKKE, BPPT Pemda Kepulauan Mentawai PT. Aditec Cakrawiyasa PT. Hazata Paintek Prakarsa PT. Indonesia Power PT. PLN (Persero) Pusat PT. PLN (Persero) Wilayah NTB PT. Sugico Pendragon Energi PT. Wiratman & Assosiated