Anda di halaman 1dari 5

LINUX

By Mucha Muchtar

Bab 1. Pendahuluan

Siapapun dapat menginstall Sistem Operasi Linux (dibaca ‘linnuks‘), sering juga
disebut GNU/Linux (The GNU Project, pronounced “guh-noo”, was launched in
1984 to develop a complete UNIX style operating system which is comprised of
free software: the GNU system. Variants of the GNU operating system, which use
the Linux kernel, are now widely used), tetapi menginstall Sistem Operasi
Windows dikenal dengan sebutan Windows saja, tidak bisa sembarangan, kalau
tidak, nantinya dikatakan sebagai pencuri. Mengapa demikian ? Itulah bedanya
open source dan close source (proprietary).

Linux adalah sebuah Sistem Operasi (Operating System, OS) turunan dari UNIX
(MINIX), lihat Sejarah Linux pada penjelasan berikutnya, yang merupakan
implementasi independen dari standard IEEE (Institute of Electrical and
Electronics Engineers) untuk Sistem Operasi yang bernama POSIX (Portable
Operating System Interface). Linux, yang sering juga disebut GNU/Linux, adalah
Sistem Operasi yang mewarisi kemampuan Unix, berisi kernel (core) Linux dan
sekumpulan aplikasi lengkap dan program-program atau utilitas-utilitas lain, yang
pada umumnya di bawah naungan proyek GNU dari Free Software Foundation,
lihat Lisensi pada penjelasan berikutnya.

Semua software tersebut dapat diperoleh secara bebas (free software)


berdasarkan lisensi GPL (GNU General Public License) atau lisensi-lisensi lain
yang mirip dengan itu. Berdasarkan lisensi ini, siapa pun bisa mendapatkan
programnya baik dalam bentuk source code (kode terbuka, script atau kode-kode
bahasa pemrograman dan dokumentasinya, yang bisa dibaca manusia) maupun
dalam bentuk binary (kode angka biner, yang bisa dibaca mesin), sehingga
program tersebut dapat diubah, diadaptasi, maupun dikembangkan lebih lanjut
oleh siapa saja. Oleh sebab itulah Linux disebut sebagai free software. Berbeda
dengan Windows, yang merupakan Sistem Operasi close source (proprietary)
yang “semuanya”, source code dan binary termasuk sebagian besar aplikasi
ikutannya (bahkan dapat dikatakan semuanya) serba closed (tertutup) alias tidak
bisa/boleh diketahui dan bahkan harus dihitung dengan dollar yang mahal
ataupun sangat mahal.

Tampilan grafis atau GUI (Graphical User Interface) Linux disediakan oleh X
Window (X Window System) beserta kumpulan libraries (pustaka) dan tools (alat-
alatnya), lihat Lisensi pada penjelasan berikutnya. Linux sekarang bahkan jauh
sebelumnya, tidak boleh tidak, telah menjadi alternatif Sistem Operasi yang jauh
lebih murah bahkan boleh dikatakan gratis jika dibandingkan dengan Sistem
Operasi komersial (misalnya Windows), dengan kemampuan yang setara atau
bahkan lebih. Kita dapat meminta CD Ubuntu gratis kepada
https://shipit.ubuntu.com/ (lihat sebagian contoh CD desktop dan server yang
dikirim gratis oleh Canonical Ltd. pada Bab 2. Linux dan Sejarah Linux, atau
download langsung di sini), hanya biaya pengirimannya yang dibebankan
kepada kita, yang tidak lebih dari 1 (satu) dollar US, atau sekitar 8-ribuan rupiah
saja, atau kita bebas meng-copy dari rekan-rekan lainnya dan hanya mengganti
biaya “burning” dan harga CD-nya, serta kita pun bebas mendistribusikannya
kembali.

Dengan memperhatikan, mengamati dan mencoba Linux, dan membandingkan


dengan Sistem Operasi lainnya, dapat dikatakan bahwa Linux adalah Sistem
Operasi terbaik, termurah, nyaman untuk pengembangan, dan kita merasa tidak
dijajah secara ekonomis dan intelektual, dengan alasan antara lain :

1. Linux adalah Sistem Operasi open source dan free to be used, petikan isi
surat Distribution Co-ordinator dari Canonical Ltd. Marilize Coetzee April 2008 :
“ Canonical’s projects include Ubuntu, Kubuntu and Edubuntu operating systems
*1).
All of these products are developed as free and open source software and can
be used, modified, and redistributed without permissions and completely free of
charge. As part of it’s promoting Ubuntu, Kubuntu and Edubuntu, Canonical Ltd.
sends CDs, completely free of charge through the mail to users who request
them. The software on the CDs can also be downloaded at no cost through our
website. “
1)[termasuk: Gobuntu, Xubuntu, Ubuntu MID Edition dan Derivatives-
nya, Red.]

2. Semua software Linux dapat diperoleh secara bebas (free software) dan gratis
(murah) bahkan ada yang full-gratis (completely free of charge, lihat isi surat
Distribution Co-ordinator Canonical Ltd. Marilize Coetzee April 2008 pada poin 1
di atas), petikan sebagian Preamble GNU GENERAL PUBLIC LICENSE (Version
2, June 1991; Copyright (C) 1989, 1991 Free Software Foundation, Inc.; 675
Mass Ave, Cambridge, MA 02139, USA) :
“ The licenses for most software are designed to take away your
freedom to share and change it. By contrast, the GNU General Public
License is intended to guarantee your freedom to share and change free
software–to make sure the software is free for all its users. …. ”
“ When we speak of free software, we are referring to freedom, not
price. Our General Public Licenses are designed to make sure that you
have the freedom to distribute copies of free software (and charge for
this service if you wish), that you receive source code or can get it
if you want it, that you can change the software or use pieces of it
in new free programs; and that you know you can do these things. ”

Contoh untuk program (aplikasi) : Gimp adalah program aplikasi gratis untuk
pengolahan gambar (image editor) yang setara dengan program aplikasi
komersial Adobe Photoshop yang dapat dikatakan mahal.
3. Bebas mendistribusikan kembali software (free to be redistributed without
permissions) yang kita peroleh, petikan sebagian Section GNU GENERAL
PUBLIC LICENSE (Version 2, June 1991; Copyright (C) 1989, 1991 Free
Software Foundation, Inc.; 675 Mass Ave, Cambridge, MA 02139, USA) :
“ 1. You may copy and distribute verbatim copies of the Program’s
source code as you receive it, in any medium, provided that you
conspicuously and appropriately publish on each copy an appropriate
copyright notice and disclaimer of warranty; keep intact all the
notices that refer to this License and to the absence of any warranty;
and give any other recipients of the Program a copy of this License
along with the Program.
You may charge a fee for the physical act of transferring a copy, and
you may at your option offer warranty protection in exchange for a fee.
2. You may modify your copy or copies of the Program or any portion
of it, thus forming a work based on the Program, and copy and
distribute such modifications or work under the terms of Section 1
above, …. ”
4. Bebas memodifikasi software (free to be modified) yang kita peroleh, lihat isi
surat Distribution Co-ordinator Canonical Ltd. Marilize Coetzee April 2008 poin 1
di atas,

5. Linux mempunyai kemampuan multi-tasking (interface atau antar-muka ganda,


suatu sistem operasi yang pada saat bersamaan dapat menggunakan lebih dari
satu utilitas/program atau melakukan banyak kerjaan pada saat yang
bersamaan), multi-user (banyak pengguna, suatu sistem operasi yang dapat
digunakan oleh banyak orang secara bergantian maupun bersamaan (akses
jarak jauh dari komputer atau terminal lain baik menggunakan modus teks
maupun grafis seperti X Window), pada saat yang bersamaan), dan multi-
console (banyak konsol, dimana memungkinkan lebih dari satu user masuk ke
dalam sistem pada saat bersamaan di depan komputer langsung tanpa harus
melalui jaringan),

6. Linux juga mendukung multiple processors, bisa sampai belasan processor,

7. Linux mempunyai tampilan dua jenis tampilan desktop, yaitu GDE (GNOME
Desktop Environment) dan KDE (K Desktop Environment seperti tampilan
WIndows), sedangkan yang lainnya, misalnya Windows hanya satu desktop,

8. Pada satu tampilan jenis desktop, Linux mempunyai workspace (ruang kerja
desktop) ganda (sampai 20 workspaces) sedangkan yang lainnya misalnya
Windows hanya satu workspace,

9. Sistem GUI (Graphical User Interface berupa tampilan window) pada Sistem
Operasi Linux, yang disebut X atau X Window adalah istimewa, sepadan dengan
Sistem Operasi Windows, bahkan lebih mudah untuk diatur,
10. Tersedia pula software komersial, jika kebutuhan tidak terpenuhi oleh
software yang gratis, misalnya StarOffice, namun harganya jauh lebih murah
dibanding software sejenis lainnya yang komersial,

11. Linux adalah Sistem Operasi turunan UNIX yang sangat lengkap, bisa
digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan
sehari-hari (tercatat sekitar 30 ribuan paket),

12. Sistem operasi yang mudah untuk di-upgrade, dan upgrade-nya tidak perlu
bayar (murah) sebagaimana Sistem Operasi lainnya,

13. Software pada berbagai distro (distribusi) Linux jika dinilai dengan uang,
mempunyai nilai mahal (jutaan rupiah) namun diberikan secara bebas (free
software) dan gratis (murah), dan untuk memperoleh CD-nya bisa gratis atau
hanya mengganti biaya “burning” dan harga CD-nya saja,

14. Karena muncul dan berkembangnya Linux pada jaringan maka Linux unggul
dalam jaringan,

15. Stabil, apabila ada suatu aplikasi yang crash, tidak akan menyebabkan
sistem operasi (hampir tidak pernah) menjadi “hang”,

16. Dan apabila terjadi crash pada suatu aplikasi, dapat dilaporkan dan akan
segera diperbaiki dan update-nya gratis (murah),

17. Lebih aman terhadap berbagai spam dan serangan virus, karena file-filenya
(termasuk direktori-direktorinya) di bawah kontrol sistem dan berijin (file
permissions, accessing of file must be permitted by owner), walaupun pada Linux
ada juga paket program deteksi spam dan antivirus seperti ClamAv,
SpamAssassin, Amavisd-new (spam and antivirus detection),

18. Pada Server, Linux sudah biasa aktif dalam jangka waktu lama (tidak perlu
reboot secara berkala), tidak sebagaimana server pada sistem operasi lainnya,
misalnya Windows yang perlu di-reboot secara berkala,

19. Komunitas Linux tersebar di seluruh dunia dan siap setiap saat untuk men-
support,

20. Informasi konfigurasi Sistem Operasi Linux disimpan dalam bentuk file-file
teks (script), sedangkan Sistem Operasi lainnya dalam bentuk binary (misalnya
file-file registry Windows), file teks lebih mudah untuk diatur, dimodifikasi dan
dikembangkan, contohnya : file xorg.conf (/etc/X11/xorg.conf,
/usr/etc/X11/xorg.conf atau /usr/lib/X11/xorg.conf, lihat Lampiran C. File
xorg.conf), antara lain berfungsi untuk mengatur tampilan resolusi,
21. Kelengkapan pengembangan aplikasi sangat banyak, seperti C, C++, Perl,
Python, dan lain-lain, yang bersifat open source dan gratis (murah).
(berlanjut)