BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

HASIL PEMERIKSAAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA TARAKAN TAHUN ANGGARAN 2006 DI TARAKAN

PERWAKILAN BPK-RI DI SAMARINDA

Nomor Tanggal

: :

/S/XIV.15/05/2007 MEI 2007

SISTEMATIKA LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KOTA TARAKAN TAHUN ANGGARAN 2006 Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan Tahun Anggaran (TA) 2006 terdiri dari 3 (tiga) laporan, yaitu: 1. Laporan Auditor Independen. Laporan ini memuat (a) Hasil Pemeriksaan yang memuat opini BPK RI atas kewajaran penyajian Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan TA 2006 dan alasan pemberian opini tersebut, (b) Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan TA 2006, dan (c) Gambaran Umum Pemeriksaan, yang berisi: dasar hukum pemeriksaan, standar pemeriksaan, tujuan pemeriksaan, sasaran pemeriksaan, metodologi pemeriksaan, lingkup pemeriksaan, jangka waktu pemeriksaan, identitas dan data umum Entitas yang diperiksa, dan batasan pemeriksaan dan kendala pemeriksaan. 2. Laporan Hasil Pemeriksaan atas Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundangundangan. Laporan ini memuat (a) Hasil Pemeriksaan Kepatuhan yang mengungkapkan pokokpokok temuan kepatuhan yang perlu dilaporkan, tetapi tidak berpengaruh secara material terhadap dengan kewajaran penyajian laporan keuangan, (b) Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Tahun Sebelumnya, (c) Temuan Pemeriksaan Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan, yang berisi rincian pokok-pokok temuan ketidakpatuhan, baik yang berpengaruh maupun tidak berpengaruh secara material terhadap penyajian laporan keuangan. 3. Laporan Hasil Pemeriksaan atas Pengendalian Intern. Laporan ini memuat (a) Hasil pemeriksaan yang mengungkapkan pokok-pokok temuan kelemahan pengendalian intern yang perlu dilaporkan, tetapi tidak berpengaruh secara material terhadap penyajian laporan keuangan, (b) Gambaran umum Pengendalian Intern dalam pencatatan dan pelaporan keuangan Pemerintah Daerah, dan (c) Temuan Pemeriksaan Pengendalian Intern, yang berisi rincian pokok-pokok temuan pengendalian intern, baik yang berpengaruh maupun tidak berpengaruh secara material terhadap penyajian laporan keuangan.

i

DAFTAR ISI SISTEMATIKA LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KOTA TARAKAN TA 2006……………………………. DAFTAR ISI ………………………………………………………………………………… LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN …………………………………………………… Laporan Keuangan Pokok ………………………………………………………………… 1. Neraca Komparatif …………………………………………………………………... 2. Laporan Realisasi Anggaran ……………………………………………………….. 3. Laporan Aliran Kas ………………………………………………………………….. 4. Catatan Atas Laporan Keuangan ………………………………………………….. Bab I Pendahuluan ………………………………………………………….. Bab II Ekonomi Makro, Kebijakan Keuangan Daerah Dan Pencapaian Target Kinerja APBD SKPD …………………………………………. Bab III Ikhtisar Pencapaian Kinerja Keuangan …………………………….. Bab IV Kebijakan Akuntansi ………………………………………………….. Bab V Penjelasan atas Pos-Pos Dalam Laporan Keuangan …………….. Bab VI Penjelasan Atas Informasi Non Keuangan ………………………… Bab VII Penutup ………………………………………………………………… GAMBARAN UMUM PEMERIKSAAN ………………………………………………… LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN ATAS KEPATUHAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN ……………………………………………. A. Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Tahun Sebelumnya.................... B. Temuan Pemeriksaan Atas Kepatuhan Terhadap Peraturan PerundangUndangan………………………………………………………………………………. 1. Penyalahgunaan Dana Kas Daerah sebesar Rp20.535.000.000,00 Untuk Kepentingan Pribadi dan Rp5.000.000.000,00 Diantaranya Belum Disetorkan Kembali Ke Kas Daerah ………………………………………… 2. Realisasi Belanja TA 2006 dengan Menggunakan Mekanisme SPM-BT Sebesar Rp266.158.662.622,84 Tidak Dapat Diyakini Kewajarannya …… 3. Nilai Aset Tetap Kota Tarakan per 31 Desember 2006 sebesar Rp1.175.370.284.898,85 Belum Dapat Diyakini Kewajarannya …………… 4. Realisasi Biaya Penunjang Operasional Kepala Daerah Melebihi Ketentuan Sebesar Rp152.000.000,00........................................................ 5. Piutang Pajak dan Retribusi Per 31 Desember 2006 Pada Neraca Daerah Kota Tarakan Sebesar Rp2.680.553.674,01 Belum Menunjukkan Keadaan Sebenarnya ………………………………………………………….. 6. Realisasi Rekening Belanja Tidak Tersangka Sebesar Rp3.704.400.000,00 Tidak Sesuai Ketentuan............................................. 7. Terdapat Realisasi Bantuan Instansi Vertikal sebesar Rp2,824,465,000.00 pada Sekretariat Daerah Kota Tarakan tidak sesuai ketentuan ………………............................................................................... 8. Pemberian Asuransi Kesehatan dan Bantuan Kepada Gakin Belum Memiliki Dasar Hukum yang Memadai ……………………………………….. 9. Realisasi Belanja pada Pos Sekretariat DPRD dan Anggota DPRD Kota Tarakan Sebesar Rp962.500.000,00 Mendahului Penetapan APBD TA. ii

i ii 1 3 4 6 8 10 10 12 78 79 88 100 101 103 108 110 112 112 119 126 129 131 133 136 139

2006............................................................................................................. 10. Terdapat Realisasi Belanja Sekretariat Daerah Sebesar Rp549.020.959,00 Diperuntukkan Bagi Satuan Kerja Lain di Lingkungan Pemerintah Kota Tarakan............................................................................ 11. Realisasi Bantuan Keuangan Daerah Kepada Unit Pelaksana Daerah Sebesar Rp7.653.389.158,00 Tidak Sesuai Peruntukkannya dan Bantuan Keuangan Kepada UPD. Tengkayu I Sebesar Rp20.750.000,00 Tidak Sesuai Ketentuan……………………………………………………………….. 12. Pembayaran Rapelan Biaya Komunikasi Intensif dan Biaya Operasional DPRD Sebesar Rp1.872.108.000,00 Menggunakan Dana Cadangan ….. 13. Pengelolaan Rekening Bencana Alam sebesar Rp324.351.786,63 Tidak Jelas ……………………………………………………………………………… 14. Penggunaan Dana Cadangan sebesar minimal Rp64.274.999.318,00 Tidak Sesuai Ketentuan dan tidak dapat diyakini kewajarannya ………….. LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN ATAS PENGENDALIAN INTERN ……………. A. Gambaran Umum Pengendalian Intern ……………………………………………… B. Temuan Pemeriksaan Atas Pengendalian Intern ………………………………….. 1. Penyusunan Rekonsiliasi Bank Tidak Dilakukan……………………............. 2. Nilai Anggaran Penjabaran Laporan Realisasi Anggaran 2006 Sebelum Diperiksa Tidak Sesuai Dengan Perda Kota Tarakan Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2006………………………………............................ 3. Terdapat Pemisahan Buku Kas Umum Antara Transaksi Belanja Gaji dan Belanja Non Gaji Di Masing-Masing SKPD…………………......................... 4. Buku PPn/PPh Belum Disusun Oleh Beberapa SKPD Di Lingkungan Pemerintah Kota Tarakan…………………........………………….................. 5. Klasifikasi Kode SKPD Pada Kode Rekening Antara Perda Penetapan APBD Perubahan dan Laporan Realisasi Anggaran 2006 Sebelum Diperiksa Tidak Konsisten …………………........…………………................ 6. Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan Tidak Melakukan Pengelolaan Atas Dana Di Bank Dengan Memadai…………………........... 7. Verifikasi Oleh Sub Bagian Pembukuan Tidak Sesuai Ketentuan……........ 8. Terdapat Ketidaksesuaian Pencatatan Penerimaan Pendapatan Asli Daerah antara Bagian Pembukuan Dinas Pendapatan Daerah dengan Bagian Keuangan Sekretariat Daerah…………………………….................. 9. Realisasi Belanja Bantuan Keuangan Sebesar Rp3.602.330.000,00 tidak melalui Pos Belanja Bantuan Keuangan Sekretariat Kota…………………. 10. Terdapat Realisasi Belanja yang Melampaui Anggaran Sebesar Rp4.840.653.440,00…………………………………………………………….. Lampiran 1 Lampiran 2 Lampiran 3 Lampiran 4 Monitoring Tindak Lanjut Atas Pemeriksaan Investigatif Kota Tarakan TA 2003 ……………………………………………………… Monitoring Tindak Lanjut Atas Pemeriksaan Laporan Keuangan Kota Tarakan TA 2005 ………………………………………………..
Monitoring Tindak Lanjut Atas Pemeriksaan Belanja Kota Tarakan TA 2006 ……………………………………………………………………………

144 146

149 158 162 164 169 171 177 177 178 181 183 184 187 188 190 192 194 L-1 L-7 L-17 L-24

Proporsi Pencairan SPM-BT ……………………………………….

iii

Rekapitulasi Bantuan Organisasi Vertikal Sekretariat Kota Tarakan ………………………………………………………………… Pelampauan Anggaran Pada Belanja Administrasi Umum ……….2 Rekapitulasi Penggunaan Belanja Tidak Tersangka ……………… Penggunaan Belanja Tidak Tersangka Yang Berpotensi Merugikan Keuangan Daerah ……………………………………….. Penggunaan Belanja Tidak Tersangka Yang Memboroskan Keuangan Daerah …………………………………………………….2 Lampiran 5. L-25 L-27 L-28 L-29 L-32 L-32 iv . Pelampauan Anggaran Pada Belanja Lainnya ……………………..1 Lampiran 5.1 Lampiran 7.Lampiran 5.3 Lampiran 6 Lampiran 7..

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KOTA TARAKAN TAHUN ANGGARAN 2006 .

00 untuk kepentingan pribadi dan Rp5.0059000314. Laporan Arus Kas TA 2006. Pasal 31 Undang-Undang No. Pemerintah Kota Tarakan telah menyampaikan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan Tahun Anggaran (TA) 2006 kepada BPK RI untuk diperiksa melalui surat Walikota Tarakan nomor 900/304/Keu tanggal 12 Maret 2007.BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN Nomor : 01. dan Pasal 6 Undang-Undang No.622. Neraca per 31 Desember 2006. BPK RI tidak dapat menerapkan prosedur pemeriksaan yang memadai atas penggunaan dana cadangan sebesar Rp64. Laporan audit atas Laporan Keuangan Kota Tarakan TA 2005 bernomor 261/S/XIV.000. 15 Tahun 2006. Hasil pengujian BPK RI juga menunjukkan bahwa. berkaitan dengan unsur yang BPK RI uji. Laporan Keuangan TA 2006 (dengan angka pembanding TA 2005) tersebut terdiri dari Laporan Realisasi Anggaran TA 2006. (3) Nilai aset tetap Kota Tarakan per 31 Desember 2006 1 . Rek.158. Laporan Keuangan tersebut adalah tanggung jawab Pemerintah Kota Tarakan.15/04/2007 Kepada Para Pengguna Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan Berdasarkan ketentuan Pasal 23E Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.00 untuk panjar selama tahun 2006 dan penggunaan dana dari rekening titipan di BPD Kaltim Cabang Tarakan No. Hal tersebut karena Pemerintah Kota Tarakan baru memberitahukan keberadaan rekening titipan pada tanggal 16 April 2007 dan menyampaikan salinan lengkap rekening koran tersebut pada tanggal 17 April 2007.00 diantaranya belum disetorkan kembali ke kas daerah. Pasal 56 Undang-Undang No.318.274.6/5/2006 tanggal 31 Mei 2006 menyatakan pendapat tidak wajar untuk semua hal yang material yang disajikan sesuai dengan Prinsip Akuntansi yang ditetapkan di dalam berbagai peraturan perundangundangan yang berlaku.000. dan Catatan atas Laporan Keuangan TA 2006. 17 Tahun 2003.999. Laporan keuangan untuk tahun anggaran yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2005 diaudit oleh BPK RI.000.84 tidak dapat diyakini kewajarannya. BPK RI menemukan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang secara material mempengaruhi penyajian laporan keuangan yang dapat dilaporkan yaitu (1) Penyalahgunaan dana kas daerah sebesar Rp20.A/OP/XIV.535. (2) Realisasi belanja dengan menggunakan mekanisme SPM-BT sebesar Rp266.662.1 Tahun 2004.000.000.

sebesar Rp1.175.370.284.898,85 belum dapat diyakini kewajarannya; (4) Piutang pajak dan retribusi per 31 Desember 2006 pada Neraca Daerah Kota Tarakan sebesar Rp2.680.553.674,01 belum menunjukkan keadaan sebenarnya; Hasil pengujian BPK RI terhadap desain dan penyelenggaraan pengendalian intern terkait dengan laporan keuangan tersebut menunjukkan kelemahan-kelemahan signifikan. Kelemahan tersebut dapat berakibat negatif terhadap kemampuan Pemerintah Kota Tarakan dalam mencatat, mengolah, meringkas, dan melaporkan pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBD TA 2006. Kelemahan pengendalian intern yang ditemukan meliputi :(1) Nilai anggaran penjabaran Laporan Realisasi Anggaran 2006 sebelum diperiksa tidak sesuai dengan Perda Kota Tarakan tentang perubahan APBD tahun anggaran 2006; (2) Klasifikasi kode SKPD pada kode rekening antara Perda penetapan APBD Perubahan dan Laporan Perhitungan Anggaran TA 2006 sebelum diperiksa tidak konsisten; (3) Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan tidak melakukan pengelolaan atas dana di bank dengan memadai. Karena Pemerintah Kota Tarakan terlambat menyampaikan salinan lengkap rekening koran terkait transaksi panjar dari penggunaan dana cadangan, ketidakpatuhan material terhadap peraturan perundang-undangan, dan kelemahan-kelemahan signifikan dalam desain dan penyelenggaraan pengendalian intern tersebut di atas, BPK RI tidak dapat menerapkan prosedur pemeriksaan untuk memperoleh keyakinan yang memadai atas kewajaran Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan TA 2006 sehingga tidak memungkinkan BPK RI untuk memberikan pendapat atas Laporan Keuangan tersebut dan BPK RI tidak menyatakan pendapat atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan TA 2006. Seperti diungkap pada catatan 5.2.12, Pemerintah Kota Tarakan telah mengesahkan Perda No.02 Tahun 2006 tanggal 2 Mei 2006 tentang “Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah TA 2005”, yang berisi pengesahan atas Laporan Perhitungan Anggaran TA 2005 yang belum diaudit. Untuk keperluan pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan TA 2006, BPK RI menyajikan saldo akhir Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan TA 2005 berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan TA 2005. Laporan Hasil Pemeriksaan atas Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-Undangan dan Pengendalian intern dimuat dalam laporan terpisah dengan Nomor 01.B/OP/XIV.15/04/2007 tanggal 19 April 2007 dan dengan Nomor 01.C/OP/XIV.15/04/2007 tanggal 19 April 2007, namun merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan ini. Samarinda, 19 April 2007 BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Perwakilan Samarinda Penanggung Jawab Pemeriksaan,

Beni Ruslandi, SE.,M.Com.,Ak Akuntan, Register Negara No. D-38.381

2

PEMERINTAH KOTA TARAKAN
LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KOTA TARAKAN TAHUN ANGGARAN 2006

3

PEMERINTAH KOTA TARAKAN NERACA Per 31 Desember 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun 2005 (Dalam ribuan Rupiah)
2005 (lihat catatan 5.2.12)

Catatan ASET ASET LANCAR Kas dan Setara Kas Piutang Pajak Piutang Retribusi Piutang Pegawai Piutang Panjar Persediaan Jumlah aset Lancar INVESTASI JANGKA PANJANG Investasi Permanen Jumlah Investasi Jangka Panjang ASET TETAP Tanah Peralatan dan Mesin Gedung dan Bangunan Jalan, Jaringan, dan Instalasi Aset Tetap Lainnya Konstruksi Dalam Pengerjaan Jumlah Aset Tetap DANA CADANGAN ASET LAINNYA Kemitraan dengan Pihak Ketiga Jumlah Aset Lainnya JUMLAH ASET

2006

5.2.1 5.2.2 5.2.3 5.2.1, 5.2.8 5.2.4 5.2.5

602.742.938,13 1.607.549,74 1.073.003,93 21.560.876,71 10.999.116,74 2.723.029,66 640.706.514,91

310.475.823,51 2.266.655,65 66.909,48 2.042.641 1.289.999,97 316.142.029,53

5.2.6

61.582.018,54 61.582.018,54

36.368.772,84 36.368.772,84

5.2.7 5.2.7 5.2.7 5.2.7 5.2.7 5.2.7

316.961.758,51 140.444.485,63 388.061.377,58 223.464.873,09 524.544,00 105.913.246,09 1.175.370.284,90 82.583.029,19

261.457.358,51 115.050.322,17 300.295.812,26 212.266.978,22 297.454,00 81.522.723,70 970.890.648,84 66.514.752,99

5.2.8

5.2.9

1.960.241.847,54

1.389.916.204,21

Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

4

PEMERINTAH KOTA TARAKAN NERACA Per 31 Desember 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun 2005 (Dalam ribuan Rupiah)
2005 (lihat catatan 5.2.12)

Catatan KEWAJIBAN DAN EKUITAS DANA KEWAJIBAN Kewajiban Jangka Panjang Utang Dalam Negeri - RDI Jumlah Kewajiban Jangka Panjang JUMLAH KEWAJIBAN EKUITAS DANA EKUITAS DANA LANCAR Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Cadangan Piutang Cadangan Persediaan Jumlah Ekuitas Dana Lancar EKUITAS DANA INVESTASI Diinvestasikan dalam Investasi Jangka Panjang Diinvestasikan dalam Aset Tetap Diinvestasilan dalam Aset Lainnya Dana yang harus disediakan untuk pembayaran utang Jumlah Ekuitas Dana Investasi EKUITAS DANA CADANGAN Diinvestasikan dalam Dana Cadangan Jumlah Ekuitas Dana Cadangan JUMLAH EKUITAS DANA JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS DANA

2006

5.2.10

1.000.000,00 1.000.000,00 1.000.000,00

-

5.2.11

617.742.938,13 3.706.430,39 2.723.029,66 624.172.398,17

310.475.823,51 2.333.565,12 1.289.999,97 314.099.388,61

5.2.6 5.2.7 5.2.9 5.2.10

61.582.018,54 1.175.370.284,90 (1.000.000,00) 1.235.952.303,44

36.368.772,84 970.890.648,84 1.007.259.421,68

5.2.8

99.117.145,93 99.117.145,93 1.959.241.847,54 1.960.241.847,54

68.557.393,92 68.557.393,92 1.389.916.204,21 1.389.916.204,21

Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

5

000.1 5.1.62 -260.3 5.00 211.70 183.1 5.73% 76.1.1.94 APBD P Realisasi % 2005 (lihat catatan 5.98 139.885.081.333.896.18 5.98 85.80 3.098.352.460.16 33.097.594.59 111.923.1.2 5.347.1.97 81.990.804.2.306.96 5.130.1.18 50.953.622.2 5.80% 158.148.3 355.1.00 5.723.817.27 359.723.PEMERINTAH KOTA TARAKAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN Untuk Tahun Anggaran Yang Berakhir Pada 31 Desember 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun 2005 (Dalam ribuan Rupiah) 2006 Catatan PENDAPATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH Pajak Daerah Retribusi Daerah Bagian Laba Usaha Daerah Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah Jumlah Pendapatan Asli Daerah PENDAPATAN TRANSFER TRANSFER PEMERINTAH PUSAT .2.89 85.000.991.000.614.2.1.375.035.00 978.610.66 6.00 1.586.454.1.741.848.30% 406.1.943.794.736.99% 62.1.2 5.2.1.2.20 2.63 312.44% 89.490.463.437.729.463.16 108.1.000.398.848.2.1.1.00 72.95 57.44 338.97 115.00 72.35 5.215.000.522.67% 454.2.00 712.797.00 528.94 13.27 27.3 5.3 147.2 5.61% 5.48% 78.944.306.090.67% 66.02 53.748.002.24 261. dan Jaringan Belanja Aset Tetap Lainnya Belanja Aset Lainnya Jumlah Belanja Modal BELANJA TAK TERDUGA Belanja Tak Tersangka Jumlah Belanja Tak Terduga TRANSFER JUMLAH BELANJA SURPLUS/DEFISIT 658.827.00 4.605.71 5.2.2.04% 153.181.38% 69.335.421.615.214.785.00 6.513.263.50 5.416.00 4.730.07% 100.85 72.2 61.931.000.00 4.56 80.00 17.1.36 3.00 13.072.087.26 227.722.430.609.963.974.608.000.98 36.748.956.2.20% Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan 6 .22% 190.68 12.484.1.389.794.00 21.999.087.1.1.05% 103.442.00 81.03 140.934.740.838.4 58.089.400.502.270.210.192.840.724.67 58.1.590.1.396.4 6.697.991.79 30.990.000.102.34) 476.00 533.483.00 9.60 259.1.338.2 5.75% 269.567. Irigasi.52 5.738.044.1 5.16% 90.833.00 437.466.260.807.578.000.DANA PERIMBANGAN Bagi Hasil Pajak Dan Bukan Pajak Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Khusus Jumlah Pendapatan Transfer Dana Perimbangan TRANSFER PEMERINTAH PROVINSI Dana Perimbangan Dari Propinsi LAIN-LAIN PENDAPATAN YANG SAH JUMLAH PENDAPATAN BELANJA BELANJA OPERASI Belanja Pegawai Belanja Barang Bantuan Sosial Jumlah Belanja Operasi BELANJA MODAL Belanja Tanah Belanja Peralatan dan Mesin Belanja Gedung dan Bangunan Belanja Jalan.000.65% 26.48 48.000.00 21.1.400.435.21% 100.260.1.18 72.1.00 9.764.881.478.000.634.1.483.822.2 5.768.092.14% 34.25 126.975.994.00% 180.41% 148.134.962.00 63.18 175.00 622.729.00 30.06% 83.13 195.364.233.75 835.1.400.070.900.12% 162.1 5.1.953.630.000.2.563.84 4.031.64 (138.2.1.54 72.39 49.00 339.12) 5.541.54 95.000.268.76 5.127.15 667.673.085.041.006.559.74% 27.500.680.51 109.1.212.

16 673.213.280.2.823.13 100.2.95% 49.500.00 27.823.05% 310.300.475.11 91.742.00 27.000.500.000.039.213.039.PEMERINTAH KOTA TARAKAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN Untuk Tahun Anggaran Yang Berakhir Pada 31 Desember 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun 2005 (Dalam ribuan Rupiah) 2006 Catatan PEMBIAYAAN PENERIMAAN PEMBIAYAAN Penggunaan SiLPA Pencairan Dana Cadangan JUMLAH PENERIMAAN PEMBIAYAAN PENGELUARAN PEMBIAYAAN Pembentukan Dana Cadangan Penyertaan Modal Pemerintah Daerah JUMLAH PENGELUARAN PEMBIAYAAN SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN APBD P Realisasi % 2005 (lihat catatan 5.000.51 110.00 25.390.752.27% Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan 7 .839.938.475.8 5.390.2.51 310.860.823.12) 279.6 25.00 52.00 617.2.49 310.57 5.00% 99.000.000.51 5.475.57 49.

759.975.722.943.2.610.2.962.006.1.1.1.79 30.097.906.80 3.70 103.1 5.81 (218.67 58.335.559.51 109.00 218.1.1.364.1.634.759.2 5.210.723.483.1.260.97 81.54 454.35 5.953.89 89.97 48.1.85 72.2.1.2.84 4.18 50.1.2.974.3 5.00 268.1.697.081.437.454.333.2.1.00 63.840.1 5.00) 5.00 34.963.041.605.804.12) Catatan ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI ARUS MASUK KAS Pajak Daerah Retribusi Daerah Bagian Laba Usaha Daerah Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah Bagi Hasil Pajak Dan Bukan Pajak Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Khusus Dana Perimbangan Dari Propinsi Lain-lain Pendapatan Yang Sah Jumlah Arus Masuk Kas ARUS KELUAR KAS Belanja Pegawai Belanja Barang Bantuan Sosial Belanja Tak Terduga Jumlah Arus Keluar Kas Arus Kas Bersih Dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI ASET NON KEUANGAN ARUS MASUK KAS ARUS KELUAR KAS Belanja Tanah Belanja Peralatan dan Mesin Belanja Gedung dan Bangunan Belanja Jalan.18 5.74 16.032.PEMERINTAH KOTA TARAKAN LAPORAN ARUS KAS Untuk Tahun Anggaran Yang Berakhir Pada 31 Desember 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun 2005 (Dalam ribuan Rupiah) 2005 (lihat catatan 5.192.94 13.2 5.50 5.15 667.018.626.743.36 3.95 622.1.1.1.1 5.794. Irigasi.421.534.1.1.24 444.1.1.25 21.306.442.090.817.042.522.615.640.2.1.586.042.347.1.2.134.3 5.94 - - 5.736.1.2 5.2 5.3 5.848.098.092.1.134.567.271.66 6.272.68 12.633.27 222.067.827.13 27.1.3 126.640.622.072.60 4.268.75 835.400.729.2.944.00 17.000.127.2.990.1.00 81.74 2.98 36.2 5.130.000.2.102.991.578.1.2.2.923.8 16.541.794.947.1.338.881.212.879.18 72.4 9.906.260. dan Jaringan Belanja Aset Tetap Lainnya Belanja Aset Lainnya (aset dalam konstruksi) Jumlah Arus Keluar Kas Arus Kas Bersih Dari Aktivitas Investasi Aset Non Keuangan ARUS KAS DARI AKTIVITAS PEMBIAYAAN ARUS MASUK KAS Pencairan Dana Cadangan Jumlah Arus Keluar Kas 2006 5.999.1.93 2.93 Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan 8 .838.70 183.1 5.608.934.375.2 56.116.2 5.16 5.4 5.76 5.20 2.46 567.2 5.1.16 33.1.2.435.534.797.116.589.81) 69.785.404.1.994.26 227.00 (183.

00 20.2.12) 2.128.00 (56.93 Catatan ARUS KELUAR KAS Penambahan Dana Cadangan Piutang Pegawai Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Jumlah Arus Keluar Kas Arus Kas Bersih Dari Aktivitas Pembiayaan ARUS KAS DARI AKTIVITAS Nonanggaran ARUS MASUK KAS Penerimaan Perhitungan Fihak Ketiga (PFK) Jumlah Arus Keluar Kas ARUS KELUAR KAS Pengeluaran Perhitungan Fihak Ketiga (PFK) Jumlah Arus Keluar Kas Arus Kas Bersih Dari Aktivitas Nonanggaran KENAIKAN/PENURUNAN SALDO KAS SALDO AWAL KAS SALDO AKHIR KAS 5.745 292.2.1/5.2.145.145.938.1/5.267.11 5.000.11 5.1/ 5.500.042.475.574.2.2.2.00 72.000.347.000.640.87 47.6 2006 25.039.00 27.2.745 - 5.2.745 5.51 602.250.500.535.475.51 Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan 9 .8 5.823.114.8 5.2.742.145.62 310.64 310.PEMERINTAH KOTA TARAKAN LAPORAN ARUS KAS Untuk Tahun Anggaran Yang Berakhir Pada 31 Desember 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun 2005 (Dalam ribuan Rupiah) 2005 (lihat catatan 5.040.383.823.572.13 263.745 5.26) 5.145.

− Undang-undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan dan Tanggung jawab Pengelolaan Keuangan Daerah − Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. transaksi kas dan transaksi non kas.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) BAB I PENDAHULUAN I. I. realisasi. − Permendagri No 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah 10 . − Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2001 tentang Informasi Keuangan Daerah.2. − Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. Landasan Hukum Penyusunan Laporan Keuangan Dasar Hukum : − Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. − Menyajikan informasi keuangan daerah secara utuh dan komprehensif baik dari segi anggaran.1. − Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Daerah. − Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. − Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. − Sebagai bentuk pertanggungjawaban Kepala Daerah dalam melaksanakan pengelolaan keuangan dan pembangunan pada akhir tahun anggaran. Maksud dan Tujuan Penyusunan Laporan Keuangan Maksud dan tujuan penyusunan Kaporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) adalah.

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) I. belanja. landasan hukum dan sistematika penulisan Memuat penjelasan tentang asumsi makro ekonomi makro. 11 . Sistematika Penulisan Catatan atas Laporan Keuangan Sistematika penulisan catatan atas laporan keuangan adalah sebagai berikut : Bab I Pendahuluan Bab II Ekonomi makro.3. kebijakan keuangan dan pencapaian target kinerja Bab III Ikhtisar pencapaian kinerja keuangan Bab IV Kebiakan akuntansi Bab V Penjelasan pos laporan keuangan Bab VI Penjelasan atas informasi non keuangan Bab VII Penutup : Memuat uraian penutup yang dapat berupa simpulansimpulan penting tentang laporan keuangan : : : Menyajikan informasi tentang organisasi yang ditetapkan sebagai entitas akuntansi dan entitas pelaporan keuangan daerah Menyajikan informasi tentang rincian dan penjelasan pos pendapatan. aset. kewajiban. pembiayaan. kebijakan keuangan yag ditetapkan pemerintah daerah dan pencapaian target kinerja APBD. : Memuat ikhtisar realisasi pencapaian target kinerja APBD menurut urusan pemerintahan daerah. ekuitas dana dan komponen laporan arus kas Memuat informasi hal-hal yang belum diinformasikan dalam bagian manapun dari laporan keuangan. : : Berisi tentang maksud dan tujuanpenyusunan laporan keuangan.

Pertumbuhan ekonomi Tarakan yang cukup tinggi tersebut didukung oleh kondisi makro ekonomi Indonesia yang relatif stabil ditandai dengan inflasi yang relatif rendah sebesar 5. Nilai tukar rupiah yang relatif stabil pada kisaran catarata Rp9.43%. bila dibandingkan dengan tahun 2006 yang telah mencapai Rp66.92% untuk Tarakan sedangkan Nasional sebesar 6. atau meningkat sebesar 13.33% serta suku bunga kredit yang cenderung menurun merupakan stimulus bagi perkembangan ekonomi Tarakan.00 – Rp9.00 per dollar AS dan tingkat suku bunga SBI yang rendah sebesar 7.59%.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) BAB II EKONOMI MAKRO.1. hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan kegiatan ekonomi di Tarakan terus berlangsung dan semakin membaik. dan pembiayaan pembangunannya. KEBIJAKAN KEUANGAN DAERAH DAN PENCAPAIAN TARGET KINERJA APBD SKPD 2. bila dibandingkan dengan tahun 2004 yang telah mencapai Rp288. Pertumbuhan ekonomi Tarakan tersebut meningkat dibandingkan pada tahun 2003 yang hanya tumbuh sebesar 4.1.40%.1.689 milyar. bila diukur dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga berlaku pada tahun 2005 telah mencapai Rp254.400. Pertumbuhan sebesar 5.43% didorong oleh percepatan pertumbuhan di semua sektor.27%.252 milyar atau meningkat sebesar 5.11%.380 milyar. Sedangkan atas dasar harga konstan ’94 PDRB telah mencapai Rp63.949 milyar. 12 .600. Kondisi Ekonomi Tahun 2006 Kondisi ekonomi makro Tarakan pada tahun 2006 menunjukkan adanya pertumbuhan positif sebesar 5. berdasarkan berbagai langkah kebijakan yang telah dituangkan dalam ketiga agenda pembangunan. 2. EKONOMI MAKRO Kerangka ekonomi makro dan pembiayaan pembangunan memberikan gambaran mengenai kemajuan ekonomi yang akan dicapai pada tahun 2006 – 2008.

bahan bakar dan suku cadang. Pertumbuhan ekonomi Tarakan pada tahun 2006 didorong oleh percepatan pertumbuhan ekonomi sebagian besar sektor kecuali sektor pertanian serta sektor pertambangan dan penggalian yang mengalami perlambatan pertumbuhan masing-masing tumbuh sebesar 3. disalurkan kepada 7 sektor lainnya.31 %. Di sektor Perbankan tahun 2003 terdapat persetujuan kredit baru oleh perbankan sebesar Rp21. diikuti kredit sektor lain-lain sebesar Rp9. sektor listrik. Perkembangan moneter di Tarakan selama tahun 2003 sangat terkait erat dengan perkembangan moneter Nasional yang diwarnai oleh menurunnya trend laju inflasi. Sedangkan sektor-sektor yang mengalami percepatan pertumbuhan yaitu sektor industri pengolahan sebesar 4. bahan konstruksi.52 trilyun atau meningkat 9.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Pada sisi pengeluaran peranan konsumsi dalam perekonomian Tarakan masih tetap memegang peranan penting.71%. Inflasi di Tarakan pada tahun 2003 menurun menjadi 4. restoran dan hotel sebesar Rp8. peralatan rumah tangga.72% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp19. hotel dan restoran sebesar 8. Di sektor ekonomi alokasi kredit ke sektor perindustrian masih tetap memiliki pangsa teringgi sebesar Rp16.53%.61 trilyun. alat tulis.92% dan diharapkan dapat mendorong perkembangan di sektor riil yakni meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan kesempatan kerja. 13 .13 trilyun atau 38. Peningkatan konsumsi tersebut disumbang oleh kenaikan penjualan kelompok makanan.15%. begitu juga pada tahun 2006. Indikator peningkatan konsumsi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 264 secara nominal volume penjualan perdagangan eceran mengalami kenaikan. minuman dan tembakau.14%.01 %. sedangkan sisanya sebesar Rp7. menurunnya suku bunga dan menguatnya nilai tukar rupiah. sektor perdagangan.49 trilyun atau 17. Kestabilan ekonomi makro jangka pendek tersebut juga memberikan dampak langsung maupun tidak langsung terhadap perkembangan ekonomi moneter di Tarakan.16% dan 2.27% dan pada tahun 2006 sebesar 5.4% lebih rendah bila dibandingkan tahun 2002 sebesar 9.97%.48%. bahan kimia.88 trilyun atau 21. gas dan air bersih sebesar 13.17 trilyun atau 22. dan sektor perdagangan.

Pertumbuhan ekonomi tahun 2006 – 2008. Perda-Perda yang memberatkan bagi investor serta kondisi infrastruktur di daerah yang kurang mendukung pertumbuhan ekonomi.48%. namun pertumbuhannya akan tetap mengalami peningkatan dari target Renstrada tahun 2005 sebesar 5. namun realisasinya sedikit diatas angka kisaran tersebut yakni 5. 2. hotel dan restoran yang tumbuh sebesar 8. liberalisasi perdagangan dan kebijakan investasi bagi negara berkembang.2.1%. Kondisi stabilitas ekonomi makro. namun sekarang hanya berkisar 41 – 64 % saja. Gambaran ekonomi Tarakan tahun 2006–2008 akan dipengaruhi perkembangan lingkungan eksternal antara lain: kepastian hukum. Prospek Ekonomi Tahun 2006–2008 Pada tahun 2006 pertumbuhan ekonomi Tarakan diperkirakan berkisar 4. tahun 2006 sebesar 5. Lingkungan Eksternal Dan Internal Tahun 2006–2008. Dengan perkiraan relatif stabilnya nilai tukar rupiah dan menurunnya 14 . Penurunan peranan nilai ekspor dan impor diakibatkan selain bertambah besarnya nilai komponen penggunaan yang lain.3%. Tingginya capaian angka realisasi pertumbuhan ekonomi Tarakan tersebut antara lain disumbangkan oleh pertumbuhan sektor perdagangan. kebijakan moneter yang menyebabkan tingginya suku bunga perbankan. kalau beberapa tahun kebelakang berkisar antara 45 – 67 %. seperti kestabilan nilai tukar rupiah. sektor industri pengolahan dan sektor bangunan akan tetap memberikan sumbangan positif bagi pertumbuhan ekonomi Tarakan.1.3. terkendalinya laju inflasi dan kstabilan suku bunga dalam negeri akan mempengaruhi prospek perekonomian Tarakan tahun 2006-2008.3%.43%. juga adanya peningkatan nilai tukar rupiah terhadap dolar.1. dan insentif perpajakan yang belum kompetitif. Sedangkan lingkungan Internal antara lain: pemilihan Kepala Daerah secara langsung. serta adanya kebijakan-kebijakan dalam menata aturan ekspor dan impor.8%.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Peranan ekspor dan impor Tarakan semakin merosot. jika ditinjau berdasarkan sektor ekonomi diperkirakan tidak banyak mengalami perubahan yang mendasar bila dibandingkan dengan tahuntahun sebelumnya. 2. tahun 2008 sebesar 6. hotel dan restoran. tahun 2007 sebesar 6.8%. Sektor perdagangan.

Berdasarkan berbagai langkah kebijakan yang dilakukan di berbagai bidang.4 juta orang selama periode 2006-2008.3.7% dari total angkatan kerja pada tahun 2005 menjadi 5. pengangguran terbuka secara berangsur-angsur menurun dari 9. Di bidang perkreditan. 15 . tahun 2006 sebesar Rp93.645 trilyun. Dibidang investasi pada tahun 2005 dengan asumsi ICOR 2008 = rata-rata ICOR selama 10 tahun (1995-2006) = 5. Peningkatan penciptaan kesempatan kerja yang cukup besar diharapkan terjadi di sektor industri pengolahan serta sektor yang meliputi bangunan.19 dan inflasi 7% .033 trilyun. serta pelaksanaan kebijakan di berbagai bidang yang mendorong tercapainya pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor yang cukup tinggi.052 trilyun.1 Membaiknya Kesejahteraan Rakyat Melalui Pertumbuhan Ekonomi Yang Berkualitas Berdasarkan berbagai kebijakan ketenagakerjaan yang diarahkan untuk memperluas penciptaan dan pemerataan lapangan kerja seperti pada perbaikan iklim tenaga kerja. pemberian kredit kepada UKM melalui kerjasama antar Bank umum dengan BPR yang sudah berjalan baik pada tahun – tahun sebelumnya hendaknya pada tahun 2006-2008 kiranya dapat lebih ditingkatkan lagi.170 trilyun pada tahun 2007 sebesar Rp.4 juta dan 5. prospek ekonomi tahun 2006-2008 adalah sebagai berikut : 2. dan Tahun 2008 sebesar Rp121. perkiraan kebutuhan investasi di Tarakan tahun 2005 Rp81.7% per tahun.708 trilyun. yaitu masing-masing sebesar 2. 189. dan tahun 2008 sebesar Rp227.1.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) suku bunga dalam negeri serta dukungan kebijakan moneter yang hati-hati. maka Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) 2000.348 trilyun pada tahun 2007 sebesar Rp108.052 trilyun. Sebagaimana telah diuraikan dalam bab-bab sebelumnya serta memperhatikan kondisi eksternal dan internal yang mempengaruhi perekonomian Tarakan. maka laju inflasi catarata diharapkan berkisar 5 .614 trilyun. sedangkan Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) perkiraaan kebutuhan investasi tahun 2005 Rp123. jasa perdagangan. prospek kondisi perbankan di Tarakan diharapkan masih mampu meningkatkan ekspansi usaha khususnya dalam pemberian kredit kepada masyarakat. tahun 2006 sebesar Rp152.1% dari total angkatan kerja pada tahun 2008. hotel dan restoran.

1.1.3. stabilitas ekonomi yang mantap selama periode 2006-2008.3.1.3 Tercapainya Stabilitas Ekonomi Yang Mantap Berdasarkan berbagai langkah kebijakan pada Bab-bab terdahulu.3% per tahun.69% sebagaimana dapat dilihat pada table 2.1% dari jumlah penduduk pada tahun 2008. di mana pendorong utamanya adalah diharapkan dari subsektor bahan makanan. industri kertas dan barang cetakan. Sejalan dengan menurunnya tingkat pengangguran serta dengan dilaksanakannya berbagai program untuk mengatasi kemiskinan maka jumlah penduduk miskin diharapkan menurun secara drastis menjadi 10.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Laju peningkatan kesempatan kerja di sektor pertanian diperkirakan menurun sejalan dengan sumber pertumbuhan sektor pertanian yang lebih diharapkan pada peningkatan produktivitas petani dan bukan perluasan lahan. Dengan demikian diharapkan pendapatan petani dan kesejahteraannya meningkat. perikanan dan peternakan. Rata-rata kenaikan pendapatan 26.2.27% dan belanja 17. hal ini tercermin dari peningkatan pendapatan dan belanja setiap tahunnya. Sementara itu sektor pertanian dalam arti luas diperkirakan tumbuh rata-rata 1. merupakan prasyarat penting untuk tercapainya pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkesinambungan. akan terus dijaga. pertumbuhan ekonomi terutama didorong sektor industri pengolahan non-migas yang diperkirakan tumbuh rata-rata 4. 2. di mana pendorong utamanya diharapkan dari industri makanan-minuman dan tembakau. 16 . serta subsektor perikanan dan peternakan yang daya serap tenaga kerjanya lebih kecil dibanding subsektor bahan makanan dan perkebunan. Dari sisi produksi. dan industri pupuk kimia dan barang dari karet.8% per tahun. 2.2 Tercapainya Pertumbuhan Ekonomi Yang Berkualitas dan Berkesinambungan Pertumbuhan konsumsi masyarakat diperkirakan masih tetap tinggi meskipun tahun 2005 pertumbuhannya melambat dibandingkan dengan tahun 2006. 2. Kebijakan Keuangan Kemampuan keuangan daerah Pemerintah Kota Tarakan meningkat setiap tahunnya.

22 411.2.37 406. arah pengelolaan pembiayaan daerah dan kebijakan umum anggaran.16 % 21.47 667.1.000. Kondisi umum saat ini atas pendapatan daerah adalah dana perimbangan mendominasi atas jumlah keseluruhan pendapatan Pemerintah Kota Tarakan.259.827. Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan Yang Sah.723. diperlukan arah dan kebijakan yang jelas dan terarah dalam pengelolaan keuangan daerah untuk 5 tahun mendatang.333.528.54 % 38. Arah menggambarkan garis-garis besar pengelolaan keuangan.81 24. Sedangkan Kebijakan menggambarkan strategi yang dipilih Pemerintah dalam rangka percepatan dan akselerasi pencapaian tujuan. kesinambungan dan profesionalisme pengelolaan keuangan Pemerintah.597. Arah kebijakan keuangan daerah akan dibagi dalam empat pokok arah kebijakan yaitu arah pengelolaan pendapatan daerah.031.437.57 32.578.172. Sedangkan jumlah pendapatan secara keseluruhan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.691.338. 17 . Perkembangan Pendapatan dan Belanja Tahun 2001-2006 (dalam ribuan rupiah) Tahun 2001 2002 2003 2004 2005 2006 Pendapatan 262.04 Mengingat besarnya dana yang dikelola Pemerintah Kota dan semakin meningkatnya kemampuan keuangan daerah dari tahun ke tahun.031.64 28. Hal ini diperlukan untuk menjamin akuntabilitas.90 -20.517.24 36.02 319.81 325.1.24 476. 2.08 835.822. serta peningkatan pendapatan rata-rata 50% per tahun.81 15.741.08 Belanja 230.283.259.68 25.24 319.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Tabel 2. Arah pengelolaan pendapatan daerah pada tahun 2006-2009 ditujukan pada keseimbangan struktur antara pendapatan asli daerah dan dana perimbangan. Arah Pengelolaan Pendapatan Daerah Pendapatan daerah berdasarkan UU no 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara dibagi dalam tiga struktur kelompok pendapatan yaitu Pendapatan Asli Daerah.76 488.899. arah pengelolaan belanja daerah.711.623. transparansi.81 17.031.822.22 424.

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) . Hal ini tidak berlebihan mengingat 18 . Adapun potensi retribusi yang masih bisa memberikan kontribusi signifikan dalam PAD untuk 5 tahun mendatang adalah retribusi parkir.Keseimbangan struktur Pendapatan Asli Daerah dan dana Perimbangan Pada tahun 2005 jumlah pendapatan Pemerintah mencapai 667 M. memperkecil nilai tunggakan pajak. PERBANDINGAN PAD & DANA PERIMBANGAN SEJAK TAHUN 2000-2006 800 600 400 200 251. Untuk mencapai arah pendapatan diatas maka perlu diambil langkah-langkah kebijakan dalam rangka percepatan pencapaian tujuan. Adapun kebijakan dimaksud adalah intensifikasi dan ekstensifikasi PAD dengan menganut prinsip (1) tidak memberatkan masyarakat.2 335. penegakan perda PAD dan menyederhanakan birokrasi ijin-ijin usaha baru.2.3 14.3 9. (2) tidak merusak lingkungan dan sumber daya alam dan (3) penerapan tarif progresif dan proporsional. Sedangkan PAD baru memberikan kontribusi 6%. hotel dan restoran.5 342. sehingga pada akhir tahun 2009 komposisinya menjadi sebesar 12% : 88%.7 86.3 350. Kondisi ini menunjukan masih tingginya ketergantungan keuangan Pemerintah Kota Tarakan terhadap Pemerintah pusat sebagaimana terlihat pada tabel 2. dan pengusaha terutama usaha kecil menengah. Nilai ini masih didominasi dana perimbangan yang prosentase rata-rata sejak tahun 2001 sampai dengan 2006 sebesar 94% dari total pendapatan.2. Intensifikasi ditekankan pada perbaikan sistem pemungutan pajak/retribusi.6 95 2005 57 2006 533 PAD Dana Prbg 712 40. Tabel 2.6 0 2001 2002 2003 2004 Mengingat kondisi diatas maka pengelolaan pendapatan daerah tahun 2006-2009 diarahkan untuk menyeimbangkan komposisi sumber penerimaan daerah antara PAD dan Dana Perimbangan.

STRUKTUR EKONOMI TARAKAN DALAM % RATARATA TAHUN (2000-2005) Perdagangan. hotel. Adapun potensi-potensi baru yang masih bisa digali adalah retribusi yang berkaitan dengan industri pengolahan. dimana komposisi PDRB untuk sektor ini selalu diatas 40% sejak tahun 2000 sebagaimana terlihat pada tabel 2.3.3. Pada 5 tahun mendatang industri pengolahan diprediksi akan terus meningkat dan memberikan kontribsi besar pada PDRB Kota mencapai 20%. restoran Pertanian 10% 9% 9% 44% Industri Bangunan 3% 14% 11% Pengangkutan.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) struktur perekonomian Kota Tarakan Tahun 2000-2005 didominasi sektor perdagangan. hotel dan restoran. komunikasi Keuangan Lainnya Sedangkan ekstensifikasi ditekankan pada pencarian potensi-potensi daerah baru melalui riset dan kajian peraturan perundangan yang terkait dengan PAD. 19 . Tabel 2. untuk kemudian segera dilegalkan dalam bentuk Perda. mengingat industri pengolahan mengalami peningkatan dominasi atas struktur perekonomian kota Sejak yahun 2000 dimana presentase PDRB sebesar 13% menjadi 15% pada tahun 2004.

000 Harga minyak US$48 per barrel Rata-rata laja pertumbuhan ekonomi Kota Tarakan 7-10%/tahun.4.27% Per Tahun. Tidak ada perubahan UU 33 Tahun 2005 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah Berdasarkan kondisi perkembangan pendapatan. tren ekonomi regional.4.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) − Peningkatan Pendapatan Rata-rata 26. Oleh karena itu pada tahun 2006-2009 diproyeksikan kenaikan pendapatan rata-rata 22% per tahunnya.5 trilyun. Penetapan angka 22% ini setelah mempertimbangkan kondisi akhir-akhir ini dan tren situasi 5 tahun terkahir dengan asumsi-asumsi kondisi makro ekonomi tahun 2006-2009 sebagai berikut: ƒ ƒ ƒ ƒ ƒ Tingkat inflasi 7-10%. Kurs rupiah atas dollar USA Rp10. arah kebijakan pusat dan asumsi-asumsi sebagaimana tergambar diatas maka Proyeksi pendapatan 2006-2009 dalam grafik dapat digambarkan pada tabel 2.27%. PROYEKSI PENDAPATAN 2006-2010 1600 1400 1200 1000 800 600 400 200 0 2006 2007 2008 2009 Milyar 20 . Pada tahun 2001-2006 rata-rata kenaikan pendapatan setiap tahunnya sebesar 26. sehingga pada akhir tahun 2009 jumlah pendapatan diperkirakan sebesar Rp1. Tabel 2.

menjaga stabilitas penerimaan dana perimbangan. bunga deposito dan sumbangan pihak ketiga. 2. mengoptimalkan hasil dari kekayaan daerah yang dipisahkan dan penerimaan lain-lain pendapatan yang sah seperti penerimaan jasa giro.2 Arah Pengelolaan Belanja Daerah Belanja daerah Sejak tahun 2001 sampai dengan tahun 2006 mengalami peningkatan rata-rata 17.5.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Untuk mencapai arah pendapatan diatas maka perlu diambil langkah-langkah kebijakan dalam rangka percepatan pencapaian tujuan. Oleh karena itu akan dilakukan diversifikasi jenis simpanan dan penempatan uang pada berbagai lembaga keuangan.2. Dalam rangka mengoptimalkan penerimaan jasa giro dan bunga deposito maka pemerintah kota akan menempatkan uangnya pada berbagai lembaga keuangan yang memberikan suku bunga paling menguntungkan. Adapun kebijakan dimaksud adalah intensifikasi dan ekstensifikasi PAD.71% setiap tahunnya sebagaimana tergambar pada tabel 2. Tabel 2.5. tentunya dengan tetap memprioritaskan keamanan uang yang disimpan. BELANJA DAERAH TAHUN 2001-2006 500 400 300 200 100 0 Milyar 2001 2002 2003 2004 2005 2006 230 319 411 370 406 476 Dalam rangka pencapaian visi Kota Tarakan sebagai New Singapore maka arah pengelolaan belanja daerah 5 tahun mendatang difokuskan pada peranan belanja daerah dalam memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi yang pada akhirnya dapat mewujudkan 21 .

mengingat 22 . penerangan. − Belanja Daerah Diarahkan Untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Yang Berkualitas Dan Berkesinambungan Pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkesinambungan akan meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan ditandai semakin terbukanya lapangan pekerjaan dan meningkatnya pendapatan masyarakat. maka pemerintah merencanakan belanja daerah 5 tahun mendatang lebih ditekankan pada upaya menambah daya tarik investasi. Dengan memperhatikan asumsí dan proyeksi pendapatan di atas maka belanja belanja daerah diproyeksikan meningkat 20% setiap tahunnya sehingga pada akhir tahun 2009 belanja daerah diperkirakan mencapai sebesar Rp821 milyar dengan presentase komposisi belanja langsung lebih besar dari belanja tidak langsung dengan perbandingan sebesar 65% : 35% pada tahun 2009. Dengan demikian belanja daerah diharapkan dapat memberikan dorongan pada laju pertumbuhan ekonomi diatas 6% per tahun. Sedangkan presentase kenaikan belanja sebesar 20% lebih kecil dari prosentasi kenaikan pendapatan merupakan langkah antisipasi untuk menghindari anggaran defisit yang ekstrim. pergudangan. Belanja daerah sebagai instrumen fiskal diharapkan dapat memberikan dorongan optimal bagi dunia usaha di berbagai sektor. Besarnya belanja pembangunan ini diarahkan untuk terwujudnya infrastruktur yang memadai untuk menambah daya tarik investasi Kota dalam rangka pencapaian pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan pada akhirnya dapat mensejahterakan rakyat. produksi dan konsumsi. jembatan. Belanja daerah akan diarahkan untuk menambah dan atau memperbaiki infrastruktur jalan. Dalam rangka mendorong investasi di Kota Tarakan. Selain itu belanja daerah diharapkan dapat memberi kontribusi bagi peningkatan sumber daya manusia sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang cerdas dan madani. pelabuhan. Untuk mencapai tujuan diatas maka perlu diambil kebijakan pengelolaan belanja pada tahun 2006-2009. Mengingat pertumbahan ekonomi di bawah 6% akan mengurangi lapangan kerja. sarana pendidikan dan bangunan lainnya dalam rangka memberikan pelayanan prima pada masyarakat dan dunia usaha.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) kesejahteraan masyarakat kota. drainase. Pertumbuhan ekonomi terwujud seiring investasi yang masuk ke Kota Tarakan. sport center.

Proyeksi Belanja 2006-2009 dapat dilihat pada tabel 2.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) kondisi likuiditas saat ini sangat baik dengan nilai tidak terhingga sehingga perlu dipertahankan tahun-tahun mendatang.6.7.7. Tabel 2. Sedangkan pada tahun 2005 jumlah anak dari tingkat SD sampai dengan perguruan tinggi mencapai 34 ribu orang dengan didukung jumlah sekolah sebanyak 164 unit atau 23 .6. Sedangkan komposisi belanja langsung dan belanja tidak langsung dapat dilihat pada tabel 2. (Dalam millar) KOMPOSISI BELANJA TIDAK LANGSUNG DAN BELANJA LANGSUNG TAHUN 2009 287 Langsung Tdk Lsgn 533 − Komposisi Belanja Minimal 20% untuk Pendidikan dari Total Belanja Pada tahun 2000 jumlah anak dari tingkat SD sampai dengan pergurang tinggi mencapai 26 ribu orang dengan didukung jumlah sekolah sebanyak 118 unit atau rasio 220 pelajar pada setiap sekolahnya. PROYEKSI BELANJA 2006-2009 1000 800 600 400 200 0 2006 2007 2008 2009 Milyar Tabel 2.

dan penerimaan pinjaman/obligasi serta penerimaan hasil privatisasi. obligasi daerah. Angka anggaran sebesar 20% ini akan diarahkan untuk pembangunan infrastruktur pendidikan. kualitas sarana bangunan pendidikan dan kualitas tenaga pendidik. 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara. Berdasarkan kondisi diatas maka pada 5 tahun mendatang belanja daerah diarahkan untuk mempertahankan rasio yang ada Sekarang dengan memperhatikan pemerataan pendidikan diseluruh wilayah Kota Tarakan. transfer dari dana cadangan. Mulai tahun 2006 Pemerintah Kota mulai menata pengelolaan pembiayaan. Oleh karena itu pada tahun 20002004 unsur pembiayaan masih masuk kategori pendapatan dan belanja. peningkatan kualitas tenaga pendidik dan perangkat pendukung lainnya yang menjalankan roda pendidikan di Kota Tarakan secara langsung maupun tidak langsung. Mengecilnya jumlah rasio relajar per sekolah dengan peningkatan jumlah pelajar setiap tahunnya menunjukan keberhasilan pemerintah dalam membangun sarana pendidikan baik bangunan sekolah sampai dengan perguruan tinggi.2.3 ARAH PENGELOLAAN PEMBIAYAAN DAERAH Istilah pembiayaan merupakan istilah baru dalam pengelolaan keuangan daerah.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) rasio 207 pelajar pada setiap sekolahnya. Sedangkan pengeluaran pembiayaan akan membebani keuangan daerah yang terdiri dari trasfer ke dana cadangan. Penerimaan pembiayaan akan menambah kemampuan keuangan daerah yang terdiri dari SiLPA awal tahun. 29 tahun 2002 yang diperkuat dengan UU No. Pembiayaan ini semakin penting mengingat berperan dalam menutup défisit anggaran dan mencerminkan likuiditas dan solvabilitas. sarana penunjang pendidikan. pembayaran utang dan bunga serta penyertaan modal. penyertaan modal dan privatisasi. Pembiayaan daerah terdiri dari dua unsur yaitu penerimaan dan pengeluaran. Pembiayan baru dikenal Sejak diterbitkannya Kepmendagri No. Berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku banyak variasi pembiayaan yang bisa dikelola pemerintah seperti pinjaman daerah. 2. Untuk mencapai arah diatas maka diambil kebijakan pada tahun 2006-2009 prosentase komposisi belanja pendidikan minimal 20% dari total belanja. 24 . tidak hanya sebatas SiLPA atau sisa lebih anggaran. Penataan ini sangatlah penting mengingat unsur-unsur pembiayaan makin bervariasi.

Syarat pinjaman hendaknya dengan bunga lunak dan ada masa tenggang b. dengan tetap memperhatikan halhal sebagai berikut: a. Oleh karena itu pengeluaran pembiayaan diprioritaskan pada penyertaan modal dan transfer ke dana cadangan. 25 .dan obligasi mengingat perangkat peraturan teknis tentang penerbitan obligasi dan pinjaman belum ada. Sumber dana pinjaman dari pihak lain yang tidak mempunyai persyaratan politik.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) − Penerimaan Pembiayaan Penerimaan pembiayaan akan diprioritaskan pada pembiayaan yang tidak memberatkan beban anggaran di tahun-tahun mendatang dan mempersulit likuiditas keuangan daerah. dan e. mengingat pinjaman/obligasi memiliki beberapa resiko pada masa akan datang seperti likuiditas dan ketergantungan pada pihak lain. Oleh karena itu peneriman pembiayaan difokuskan pada SiLPA awal tahun dan transfer dari dana cadangan. Apabila hasil kajian bahwa pinjaman/obligasi memberikan hasil maksimal bagi masyarakat dan tidak mempersulit kemampuan keuangan daerah maka tidak menutup kemungkinan Pemerintah Kota memanfaatkan pinjaman/obligasi sebagai alternatif penerimaan pembiayaan untuk mengoptimalkan pembangunan. d. Apabila perangkat peraturannya sudah ada maka pemanfaatan pinjaman/obligasi akan dikaji dahulu secara matang oleh Pemerintah Kota. Tujuan pinjaman. Sedangkan transfer ke dana cadangan akan menambah penerimaan bunga deposito dan jasa giro. hendaknya mempunyai multiplier effect yang besar dan cost recovery. − Pengeluaran Pembiayaan Pengeluaran pembiayaan akan arahkan dalam usaha-usaha menambah Pendapatan Asli Daerah. Penyertaan modal akan menambah PAD melalui penerimaan dividen. Tata cara pengesahan pinjaman tidak berbelit-belit. Sedangkan untuk 5 tahun ke depan Pemerintah Kota belum memprioritaskan pemanfatan pinjaman daerah. Pengawasan yang efektif dan efisien. Pengeluaran pembiayaan dilakukan setelah mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah baik dari segi likuiditas dan solvabilitas. c. sehingga akan mengakibatkan biaya yang mahal/ kebocoran yang mengakibatkan kerugian bagi peminjam.

2. Hal ini berarti setiap anggaran yang diajuan harus berlandaskan hasil perencanaan sebelumnya. Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja Satuan Kerja (Renja SKPD). Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Pemerintah Kota Tarakan berlandaskan pada peraturan perundangan yang berlaku yaitu : 1. 3. 5.4 KEBIJAKAN UMUM ANGGARAN Dalam rangka pengelolaan APBD. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Selain itu sistem ini menjamin bahwa anggaran menampung pula aspirasi masyarakat mengingat setiap perencanaan yang dihasilkan harus melalui proses musrenbang (musyawaran rencana pembangunan) yang melibatkan masyarakat secara aktif. 26 .Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) 2. 7. Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM). Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Sistem ini menjamin pencapai visi dan tujuan Kota Tarakan mengingat sertiap perencanaan bersumber dari visi dan tujuan yang kemudian dijabarkan dalam program dan kegiatan. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. PP Nomor 25 Tahun 2004 tentang Standar Akuntansi Pemerintah. PP Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Berdasarkan peraturan perundangan diatas dan perkembangan anggaran maka kebijakan umum anggaran pemerintah kota lima tahun mendatang dibagi dalam enam pokok kebijakan sebagaimana diuraikan pada paragrap di bawah ini : − Anggaran merupakan Cermin dari Perencanaan Anggaran merupakan cermin dari dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP).2. 4. 6.

karena peranan pemerintah sudah mulai “berkurang”. Defisit dalam anggaran dapat dilakukan selama masih bisa ditutup dengan kemampuan sendiri. Kemitraan dengan swasta sudah merupakan tuntutan jaman sekarang ini. manajemen dan kebijakan ekonomi. Penyusunan dan penetapan APBD dimaksudkan sebagai pedoman tercapainya tujuan penyelenggaraan pemerintahan. swasta dan masyarakat dilaksanakan melalui langkah-langkah: a. Perumusan kriteria mitra yang potensial sebagai mitra pemerintah kota 27 . pemerintah memprioritaskan pemanfaatan SiLPA atau dana cadangan dalam menutup defisit. Perumusan model-model kemitraan yang paling tepat dilakukan . sementara peranan swasta semakin meningkat terutama dalam sektor perekonomian.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) − Kegiatan pada Anggaran memiliki Indikator Keberhasilan Kegiatan-kegiatan dalam anggaran mencerminkan indikator-indikator kinerja. semuanya terukur. Anggaran mencegah defisit ekstrim yang dapat menganggu penyelenggaraan pemerintahan. efektif dan efisien selalu terjaga dalam sistem penganggaran Pemerintah Kota Tarakan. Hal ini menjamin bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan selalu memiliki hasil dan manfaat. Tidak ada anggaran yang tidak bermanfaat dan mubazir. Untuk mengoptimalkan peranan APBD dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kemampuan anggaran serta keuangan daerah. b. Prinsip kerjasama (kemitraan) yang saling menguntungkan bagi pemerintahan. anggaran berfungsi untuk mewujudkan pertumbuhan dan stabilitas perekonomian serta pemerataan pendapatan dalam rangka Kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian prinsip ekonomis. Apabila ada defisit anggaran. maka Pemerintah Kota akan mengembangkan pula kebijakan non anggaran yaitu memperkuat dan memperluas kemitraan. − APBD sebagai Instrumen Ekonomi APBD merupakan alat akuntabilitas. Sebagai instrumen kebijakan ekonomi. − APBD menjamin Likuiditas dan Keseimbangan Keuangan APBD menjamin likuiditas pada rasio di atas satu.

Built. air bersih. Selanjutnya di bawah kondisi Concessions. Leasses and Concessions (L&C) Model pembiayaan ini mencakup periode yang panjang dan komitmen pendanaan yang cukup besar. pemerintah dengan masyarakat. Internal Rate of Return (IRR). dan Pay Back Period. calon investor hanya mau diukur dengan kriteria finansial atau ekonomi. dan kontraktor berhak mengumpulkan biaya dari tarif pengoperasian tersebut. Banyak pendekatan yang dapat diterapkan dalam rangka meningkatkan kemitraan pemerintah-swasta. penyediaan dan pengelolaan prasarana dan sarana pelayanan. pengelolaan air limbah dan telekomunikasi. Operate and Transfer (BOT) Ide dari model BOT ini adalah pihak swasta diberi hak untuk membangun prasarana. Bagaimanapun. Kontraktor membayar Pemerintah untuk penggunaan sarana/peralatan selama periode kontrak. dan antar swasta dengan masyarakat dalam kegiatan usaha ekonomi. tetapi lebih memberikan kewajiban kepada kontraktor untuk menambah investasi infrastruktur. mengoperasikannya (dan menerima jasa pelayanan) selama masa tertentu dan akhirnya setelah 28 . ada bagian-bagian tertentu yang memungkinkan dapat dilakukan. dimasa mendatang dituntut adanya kemampuan aparat atau pejabat pemerintah Kota untuk memberikan kondisi yang kondusif bagi swasta untuk mengadakan kemitraan di bidang penyediaan pelayanan jasa bagi masyarakat. namun tidak semua jenis prasarana dan sarana dapat dikerjasamakan. Bentuk kerjasama dapat dilakukan melalui : a. Di bawah kondisi lease. Net Persent Value (NPV). Model konsesi lebih diarahkan pada pelayanan transportasi perkotaan. Pemerintah menyediakan sarana/fasilitas dan kontraktor mengoperasikan sarana/peralatan. Terciptanya model-model kerjasama antara pemerintah dengan swasta.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) c. hampir sama dengan lease . seperti Benefit Cost Ratio (BCR). Oleh karena itu. b.

APBD menerapkan azas tepat waktu. Pemerintah Kota akan berusaha agar setiap proses penganggaran dari pembahasan sampai dengan pengesahan tepat waktu seusai dengan jadwal pada kalender anggaran. Tahap Kedua antara Panggar Legislatif dengan Satuan Kerja. Dana Pembangunan Prasarana Pemerintah menyediakan dana pinjaman yang dapat digunakan untuk pembangunan prasarana oleh Pemerintah Daerah. APBD dibahas mulai sejak bulan oktober dan disahkan paling lambat bulan Desember. Transfer ( BOOT). Azas tepat waktu. keterbukaan dan partisipatif dalam penganggarandengan uraian sebagai berikut : 1. keterbukaan dan Partisipatif APBD Kota Tarakan akan menerapkan azas tepat waktu. Tahap pertama akan dilakukan pembahasan antara Panggar Eksekutif dengan Satuan Kerja. Pihak swasta akan memberikan kontribusi tenaga ahli dan modal. misalnya kebakaran pasar disuatu wilayah yang memerlukan penanganan segara dengan dana yang cukup besar. 2. c. 2. Own. Sedangkan APBD perubahan dibahas mulai sejak bulan Juni dan disahkan paling lambat bulan Agustus.2. prasarana yang sudah ada atau modal. Azas keterbukaan. RDA untuk saat ini perlu diintroduski kembali karena diperlukan dalam rangka mengatasi kejadian yang un-predictable dan membutuhkan pembiayaan yang besar. Tahap Ketiga pembahasan antara 29 . Dalam hal ini dulu dilakukan oleh Departemen Keuangan berupa Regional Development Account(RDA). Setiap pembahasan APBD akan melalui agenda pembahasan secara bertahap. Public Private Partnership Ide dari model ini adalah Pemerintah membentuk perusahaan bersama dengan swasta . Model ini juga telah dikembangkan seperti misalnya Built.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) kontrak habis ditransfer menjadi milik Pemerintah.5. d. Operate. Pemerintah berkontribusi tanah.

Hasil musrenbang akan dijadikan dasar penyusunan perencanaan pembangunan yang kemudian tergambar dalam APBD. Pemerintah Kota Tarakan menetapkan 80 program utama. Partitipasi masyarakat akan tercermin pada musyawarah rencana pembangunan (musrebang) dari tingkat kelurahan sampai dengan kota. APBD yang telah disahkan akan disebarluaskan pada masyarakat melalui media massa. Azas partisipatif Penyusunan anggaran akan melibatkan partisipasi masyarakat. 710 kegiatan dan 710 indikator kinerja yang dilaksanakan oleh seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan sebagaimana uraian di bawah ini.Indikator Pencapaian Target Kinerja APBD Pada tahun 2006. Program Utama/Kegiatan SEKRETARIAT DAERAH 1 Program Monitoring dan Evaluasi Keluarga Miskin Kegiatan : 1 Monitoring dan Evaluasi Program Raskin 2006 Indikator Kinerja Output Target Uraian Indikator Kinerja Outcome Uraian Target Laporan Hasil Monev Program Raskin 2006 1 buku Tersedianya data penyaluran program raskin Keluarga miskin mengetahui hak dan kewajibannya sebagai peserta program Penyaluran raskin berjalan lancar Tersedianya data penduduk miskin 100% 2 Sosialisasi Program Askes Gakin Jumlah Kecamatan yang mendapat sosialisasi askes Gakin Jumlah operasi penyaluran raskin yang dilaksanakan Laporan data penduduk miskin 4 kec 100% 3 Operasional Penyaluran Raskin Pemutakhiran Data Penduduk Miskin Kota Tarakan 1 kali 95% 4 1 lap 100% 30 . Selain itu ada pula aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRD untuk kemudian dibahas dalam panitia anggaran. 3. 2.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Panggar Eksekutif dan Legislatif.3.

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 2 1 2 Program Pendataan Perekonomian Kota Kegiatan : Pembinaan Pedagang Kaki Lima (PK-5) 2006 Monitoring HET dan Tata Niaga BBM Wilayah Darat & Laut Tarakan Penguatan kelembagaan dan organisasi perangkat daerah Kegiatan : Kompetisi Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Antara Daerah Tahun 2006 Indikator Kinerja Output Target Uraian Indikator Kinerja Outcome Uraian Target Laporan jumlah Pedagang K-5 di Tarakan Lap hasil monitoring 1 buku Tersedianya data pedagang K-5 Tersedianya data monitoting HET 100% 100% 1 buku 3 1 Peserta yang mengikuti kompetisi peningkatan kualitas pelayanan publik 70 orang Peserta yang memahami kualitas pelayanan publik Peserta yang memahami analisa jabatan tingkat dasar 90% 2 Bimtek Pengembangan Peserta yang mengikuti Budaya Kerja Aparatur Negara bimtek analisis jabatan tingkat dasar Penyusunan Tugas Pokok & fungsi Perangkat Daerah Kota Tarakan Penyusunan Perda Perangkat Daerah Kota Tarakan Penyusunan Perda Pelayanan Publik 30 orang 90% 3 4 5 Draft Perda Organisasi Perangkat Daerah berdasarkan UU no 32/2004 Draft perda pelayanan publik yang tersusun 1 draft 1 draft Tersedianya Draft Perda organisasi disetujui menjadi Perda Tersedianya Draft Perda pelayanan publik disetujui menjadi Perda 90% 90% 31 .

Pemuda dan Olahraga Jumlah peserta bimtek 22 orang Atlet yang memiliki 80% 100% 90% keahlian komputer Tersedianya sarana lap Volley 3 bh 5 orang Meningkatnya pemahaman peranan PPO dalam pembangunan sebanyak 5 pegawai 65 orang Pengurus cabor 3 lap 4 5 5 Seminar Manajemen Olah Raga Pendataan Anak Jalanan Program Harmonisasi dan Toleransi antar Umat Beragama Kegiatan : Bimbingan Teknis Pekerja Sosial Kemasyarakatan Peserta seminar manajemen olahraga Laporan data anak jalanan 90% 100% 1 buku lebih terlatih sebanyak 65 orang Tersedianya data anak jalanan 1 Jumlah anak sosial yang dibimbing 33 orang Meningkatnya 90% 2 Sosialisasi Pendirian Rumahrumah Ibadah dan Kebijaksanaan Pemerintah Jumlah peserta yg mendapatkan sosialisasi pendirian tempat ibadah kemampuan pekerja sosial kemasyarakatan sebanyak 33 orang 150 Pemahaman orang peserta mengenai tata cara pendirian tempat ibadah 90% 32 .Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 4 Program Pengembangan Perempuan Pemuda dan Olahraga Kegiatan : Peningkatan SDM Atlit Berprestasi Indikator Kinerja Output Target Uraian Indikator Kinerja Outcome Uraian Target 1 2 3 Jumlah atlet yg mengikuti pelatihan komputer Bantuan Pengadaan Sarana & Lapangan Voley Prasarana Olahraga Bimtek Perempuan.

I 100% 7 Laporan Keuangan semester I 1 buku 100% 33 .Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 3 Dialog antar Umat Beragama Sekota Tarakan Indikator Kinerja Output Target Uraian 87 Umat agama yg orang mengikuti studi banding ke daerah yg memiliki toleransi beragama Indikator Kinerja Outcome Uraian Target Pemahaman antar 90% 87 umat beragama mengenai pentingnya toleransi 6 1 2 Peningkatan Penatausahaan Keuangan Daerah Kegiatan Jumlah Satker yang Penelitian RASK diteliti DASK nya Sosialisasi Juknis Penatausahaan Keuangan Bagi Penelitian DASK 2006 Penyusunan Buku Perubahan APBD Penyusunan Buku-buku yang berkaitan dengan Perhitungan APBD Penyusunan Buku-buku yang berkaitan dengan Penganggaran Penyusunan Lap Semester Peserta sosialisasi RASK satker sesuai dengan standar 32 Pemegang kas Pemeg yang memahami ang tata usaha kas kas 32 Satker 1 buku 32 Satker 90% 90% 3 4 5 Jumlah Satker yang diteliti DASK nya Buku APBD-P Laporan Realisasi Anggaran Laporan Arus Kas DASK satker dapat disahkan 100% 100% 100% Tersedianya data anggaran perubahan 1 buku Tersedianya data perhitungan anggaran 1 buku 1 buku 6 Buku APBD Tersedianya data anggaran 2006 Tersedianya data perhitungan anggaran Sem.

perenc anaan 1 buku 100% 4 5 8 Rekap dan Penyusunan Hasil Kegiatan Pembangunan Daerah Rakernis Penyusunan Program Sistem Pelaporan Kegiatan Pembangunan Berbasis Kinerja Monitoring Kegiatan Pembangunan Daerah Tersedianya data hasil kegiatan pembangunan 1 buku Tersedianya sisdur penerapan ABK 1 buku 100% 100% Tersedianya data monitoring pembangunan 100% 8 2 Penguatan kelembagaan Kecamatan dan Kelurahan Kegiatan : Bantuan Pembangunan Kecamatan dan Kelurahan Jumlah kelurahan yang mendapat bantuan Jumlah kecamatan yang mendapat bantuan 20 kel 4 kec Tersedianyan dana operasional untuk pembangunan di 20 kelurahan Tersedianyan dana operasional untuk pembangunan di 4 kecamatan Administrasi kec dan kel sesuai dengan ketentuan 100% 100% 5 Pembinaan Pemerintahan Kecamatan dan Kelurahan Jumlah kecamatan dan kelurahan yang dibina 4 kec dan 22 kel 85% 34 .Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 7 1 Program Pengendalian Pembangunan Kota Kegiatan : Assistensi Kegiatan APBD 2006 Indikator Kinerja Output Target Uraian Indikator Kinerja Outcome Uraian Target Anggaran satker yang diasistensi 32 satker Tersedianya data APBD yang telah melalui proses asistensi Tersedianya data perencanaan perum pns 100% 3 Pembangunan Perum PNS Perencanaan pembangunan perum PNS Laporan hasil kegiatan pembangunan Buku junis penyusunan APBD berbasis kinerja Laporan monitoring pembangunan 1 dok.

Buku Kerja Camat dan Lurah serta Buku Register RT Tersedianya sarana pencatatan administrasi bagi camat. lurah dan RT 90% 9 1 Program Pengambangan Tanah Pemerintah Kegiatan : Pembebasan tanah Tanah yang dibebaskan 35 ha Tersedianya lahan seluas 35 ha 100% 10 1 Program Penegakan Hukum Kegiatan Pengukuhan Panitia Ranham Panitian RAN HAM 1 kepani tiaan 25 raperd a Tersedianya wadah bagi penegakan HAM Adanya bahan pembahasan perda yang akan disahkan Tersedianya tenaga penyidik 20 pegawai Meningkatnya kemampuan hukum pengacara sebanyak 3 orang 100% 2 Pengajuan Raperda ke DPRD dan Pengundangan Raperda yang diajukan ke DPRD 100% 3 4 5 Peningkatan Bantuan Hukum Diklat PPNS Mengikuti Pelatihan Hukum Bagi Pengacara/Penasehat Hukum Pemerintah Kota Jumlah PPNS yang mengikuti pendidikan Jumlah pengacara atau penasihat hukum yang mengikuti pelatihan hukum 20 orang 3 orang 100% 90% 35 .Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 6 Penataan Batas Wilayah Kecamatan dan Kelurahan Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 4 peta Tersedianya Peta administrasi 100% kecamatan informasi peta administrasi 4 kecamatan Buku manual administasi camat. lurah dan RT 912 buku 7 Penyusunan Buku Manual ADM.

Pemasangan Iklan. Pembinaan Pers. Pembuatan Profil & Adventorial serta THR 12 Program Pengembangan sistem informasi barang daerah dan standarisasi harga Kegiatan : Penyusunan Buku 1 Standarisasi Tahun 2007 Jumlah iklan yang mengkomunikasikan kebijakan pemerintah kota melalui media massa 60 Tersedianya bahan naskah pidato bagi walikota 100% 100 iklan setiap acara protokoler Tersedianya saluran komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat melalui 100 iklan 100% Buku standar tahun 2007 1 buku Tersedianya data 100% 36 . Langganan Media Cetak.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 6 Penyebarluasan Produkproduk Hukum Daerah Melalui Perda dan CD Perda Program Pengembangan Komunikasi Massa Kegiatan 1 Pelatihan Jurnalistik Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 100 Jumlah produk hukum Tersebarnya 100% buku informasi produk yang disebarluaskan 75 keping hukum CD 11 Jumlah pegawai yang dilatih kejurnalistikan 75 orang 4 Siaran Keliling Kebijakan Pemerintah Kota Tarakan Frekwensi siaran keliling 12 bulan Pegawai yang memliki pengetahuan jurnalistik sebanyak 75 orang Tersedianya saluran komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat selama 12 bulan melalui iklan 100% 100% Pembuatan Photo Dinding dan Kliping Pembuatan Naskah Pidato Naskah pidato walikota 7 Kepala Daerah 6 8 Melaksanakan Konferensi Pers.

Kegiatan : 1 Pemeriksaan Reguler 2 3 4 Pemeriksaan Non Reguler Rapat Koordinasi Pengawasan Monitoring Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Laporan hasil pemeriksaan reguler Laporan hasil pemeriksaan non reguler Laporan hasil tindak lanjut 25 Tersedianya data Laporan hasil pemeriksaan 20 Tersedianya data Laporan hasil pemeriksaan 100% 100% reguler non reguler 60 obrik Tersedianya data hasil tindak lanjut sebanyak 60 obrik 100% 37 .Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan Indikator Kinerja Output Target Uraian 2 Penyusunan Buku Standarisasi Tahun 2006 Bimtek Inventarisasi Barang Daerah Pembuatan Buku Manual Administrasi Barang Daerah Buku standar tahun 2006 Jumlah peserta Bimtek Buku manual administrasi barang daerah 3 4 Indikator Kinerja Outcome Uraian Target standar harga tahun 2007 1 buku Tersedianya data 100% standar harga tahun 2006 5 orang Peserta memahami 90% inventarisasi daerah 1 buku Tersedianya sisdur 90% barang Sekretariat DPRD 13 Program Peningkatan Pelayanan pada DPRD Kegiatan : 1 Penunjang Kegiatan DPRD Jumlah Rapat DPRD yang diselenggarakan Jumlah Risalah Rapat yang dihasilkan 165 kali Terselenggaranya 165 buku rapat dengan baik Tersedianya data hasil rapat 100% 100% Badan Pengawas 14 Program Peningkatan Pengawasan Aparatur dan Keuangan.

2 m 20% 38 .Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 5 15 Pemutakhiran Data Program Peningkatan Pelayanan Administrasi kepengawasan Kota Tarakan Kegiatan : Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Pengawasan APFP Penelitian LP2P Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target Laporan temuan yang Tersedia data 100% telah dimutakhirkan temuan terbaru 1 Jumlah diklat audit yang diikuti Berkas LP2P yang diisi 9 diklat Peserta yang memiliki keahlian auditor Tersedianya data LP2P 80% 2 1393 berkas 100% Dinas Pendapatan Daerah 16 Program Intensifikasi dan Ektensifikasi Penerimaan Kegiatan : 1 Rapat Tim Intensifikasi PBB Jumlah pertemuan 4 kai rapat Hasil rapat mengenai proyeksi penerimaan PBB Peningkatan penerimaan retribusi Hasil rapat mengenai proyeksi penerimaan PAD Peningkatan penerimaan PAD Peningkatan penerimaan PAD 100% 2 3 Penyusunan RASK/Assistensi PAD 2007 Rapat Tim Intensifikasi PAD Jumlah peserta rapat Jumlah peserta rapat 20 orang 65 orang 20% 100% 5 Penggalian Potensi Sumber sumber PAD Penambahan jumlan subyek/obyek pajak/retribusi Jumlah penerimaan pajak 5000 lembar 20% 4.

8 milyar 50 juta Peningkatan penerimaan PAD Peningkatan penerimaan PAD Peningkatan penerimaan PAD Peningkatan penerimaan PAD Peningkatan penerimaan PAD Peningkatan penerimaan PAD 10% 10% 10% 10% 10% 10% 39 .Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 6 Rapat Koordinasibagi Hasil PKB/PBBK/BBNKB Rapat Koordinasi Bagi Hasil PPH Pasal 21/29 Rapat Koordinasi PBB dan BPHTB Rapat Tahapan Lifting Migas 2006 7 8 9 10 11 Rapat Tahapan Realisasi Perhitungan Penerimaan Migas 2006 Rapat Tahapan Penerimaan bagi Hasil PBB Migas Program Pemungutan PAD Kegiatan : Pemungutan Pajak Hotel Pemungutan Pajak Restoran Pemungutan Pajak Hiburan Pemungutan Pajak Reklame Pemungutan Pajak Penerangan Jalan Umum Pemungutan Pajak Parkir Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 1 kali Peningkatan Jumlah pertemuan 20% rakor penerimaan bagi Hasil PKB/PBBK/BBNKB 2 kali Peningkatan Jumlah pertemuan 5% rakor penerimaan Bagi Hasil PPH Pasal 21/29 3 kali Peningkatan Jumlah pertemuan 20% rakor penerimaan PBB dan BPHTB Jumlah kunjungan rapat 4 kali Jumlah bagian 249 rb lifting minyak bumi barrel Jumlah bagian 7 jt lifting gas bumi MMBT U 4 kali Jumlah kunjungan rapat Jumlah bagian 150 migas bumi milyar Jumlah kunjungan rapat 2 kali Peningkatan penerimaan bagi hasil PBB 5% 17 1 2 3 4 5 6 Jumlah penerimaan pajak hotel Jumlah penerimaan pajak restoran Jumlah penerimaan pajak hiburan Jumlah penerimaan pajak reklame Jumlah penerimaan pajak penerangan jalan umum Jumlah penerimaan pajak parkir 650 juta 980 juta 85 juta 400 juta 2.

028 Peningkatan wp penerimaan PBB 1 buku Tersedianya Data target dan realisasi 4 orang 95% 20% 100% 10% Peningkatan penerimaan PAD Kec.000 lembar tingkat wp yang menerima SPPT PBB 3. Tarakan Barat 19 Program Peningkatan Partisipasi dan Swadaya Masyarakat Dalam Pembangunan Kegiatan : 1 MTQ Kec TRk Barat Jumlah peserta MTQ 50 orang Tersaringnya calon 100% 40 .Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan Pemungutan Pajak Galian Golongan C 8 Distribusi SPTPD 7 18 Program Peningkatan Kualitas Informasi Pajak Kegiatan : Pemeriksaan Lapangan 1 SPTPD 2 Distribusi SKPD/SKRD Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 300 Jumlah penerimaan Peningkatan 10% juta pajak galian gol c penerimaan PAD Jumlah SPTPD yang diperiksa ulang Jumlah SKP/SKRD yang diterbitkan Jumlah tunggakan pajak yang akan ditagih 750 WP 3000 lembar Peningkatan penerimaan PAD Peningkatan penerimaan PAD Peningkatan penerimaan PAD 10% 10% 3 Penagihan Tunggakan Pajak dan Retribusi Daerah Rp 150 juta 10% 4 Pemeriksaan Lapangan SKPD yang tidak sampai Jumlah SPPT PBB yang didistribusikan Jumlah wp yang akan dioperasi Laporan target dan realisasi Jumlah pejabat yang mengikuti study 5 Distribusi SPPT PBB 2006 Pemutakhiran Data PBB dengan operasi sisir 2006 Penyusunan Basis Data 7 Target dan Realisasi Pendapatan 6 8 Study Komperatif Penerimaan 5.

Masyarakat termotivasi hidup bersih minimal 100 orang 6 Tersedianya wadah kali/tah pemberdayaan un pemuda dan olahraga 6 kali setahun 4 Tersedianya wadah kali/tah pemberdayaan un perempuan 4 kali setahun 25 orang 100 orang 80% 80% 5 Musrenbang 2007 Jumlah peserta yang mengikuti Musrenbang Tersedianya data usulan masyarakat dalam pembangunan Masyarakat termotivasi hidup bersih minimal 17 RT Masyarakat termotivasi hidup bersih minimal 100 orang 100% 6 7 Kerja Bakti Masal Kel. Kel. Harapan Kerja Bakti Kel. Kr Balik Gotong royong Kebersihan Rt. Kr. Rejo Jumlah RT yang terlibat 17 RT 80% 8 Jumlah peserta 100 orang 80% 20 1 Program Peningkatan Kordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Kegiatan : Rakor Lintas Sektoral Jumlah pertemuan rakor 6 kali per tahun Pemahaman atas kebijakan dan tertib administrasi pemerintahan 80% 41 . Jumlah orang yang terlibat jumat bersih Jumlah kegiatan kepemudaan/olahraga yang dilaksanakan Jumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh PKK 3 Pembinaan Pemuda Olah Raga 4 Pembinaan PKK Kec & Kel.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan Indikator Kinerja Output Target Uraian Indikator Kinerja Outcome Uraian Target peserta MTQ tingkat provinsi 80% 2 Jum'at Bersih Kec & Kel. Kr.

Bakti G. Sekt.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 2 3 Operasional Khusus Razia KTP Rakor Lin. Babinsa. RT Se. K. Anyar Jumlah Ketua RT yang mendapat pembinaan Jumlah Ketua RT yang mendapat pembinaan 75 orang 90% 3 Pembinaan Ketua RT seKarang Balik 30 orang 90% Kec. Tarakan Timur 22 Program Peningkatan Partisipasi dan Swadaya Masyarakat Dalam Pembangunan Kegiatan : 1 Musrenbang Kecamatan Jumlah peserta yang mengikuti Musrenbang Jumlah peserta bulan bakti 25 orang 2 B. Rejo Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 2 kali Terwujudnya tertib Jumlah operasi 80% ketertiban administrasi kependudukan 37 Peserta rakor Tersedianya 80% orang sarana komunikasi lintas sektoral 21 1 Jumlah RT yang dimekarkan 1 RT Jumlah RT semakin bertambah untuk membina masyarakat Kemampuan RT yang lebih baik dalam pembinaan masyarakat Kemampuan RT yang lebih baik dalam pembinaan masyarakat 100% 2 Rapat K. Kp. Enam 100 orang Tersedianya data usulan masyarakat dalam pembangunan Tersedianya wadah partisipasi masyarakat dalam mewujudkan kebersihan lingkungan 100% 100% 42 . LPM.K. PKK Kel. Royong Kel. Balik Peningkatan Kinerja RT Kegiatan : Pemekaran Wilayah RT. K.

Mamburungan Timur Jumlah plank Papan informasi 40 plank 1 papan 70% 100% 43 . Trk Timur Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 6 kel Jumlah kelurahan yang Peningkatan 90% mengikuti lomba kebersihan di 6 kebersihan kelurahan Jumlah peserta MTQ 50 orang 4 STQ/ MTQ / pembinaan keagamaan 5 Kebersihan Ling. Kp Enam Pembinaan K. Mamburungan Timur Revitalisasi pos yandu daerah terpencil Jumlah RT yang mengikuti 14 RT Tersedianya wadah partisipasi masyarakat dalam memilih wakilnya ke tingkat provinsi Tersedianya wadah berlomba lingkungan bersih 100% 100% 6 7 Peserta yang mengikuti Porgram PKK 40 orang Tersedianya wadah pemberdayaan perempuan sebanyak 40 orang Tersedianya wadah berlomba lingkungan bersih 100% 8 Lomba Kebersihan Kel. Kel. Taruna Kel. Pantai Amal Jumlah RT yang mengikuti 15 RT 100% 23 1 Program Peningkatan Keakuratan Data Wilayah Kegiatan : Penetapan Tapal Batas Kel Lingkas Ujung patok yang dipasang 32 patok batas Teridentifikasinya secara fisik batasbatas wilayah Teridentifikasinya rumah RT Tersedianya wadah 100% 2 3 Pembuatan Plank Nama Sekecamatan Papan Inf. Kel.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 3 Lomba Kebersihan se-Kec.

Pantai Amal Jumlah RT yang didata kependudukan 15 RT 100% 7 Peninjauan Lokasi sengketa Tanah Kel. Mamburungan Timur Peta kel mamburungan timur 1 peta 5 Pembuatan Peta Kel.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan Indikator Kinerja Output Target Uraian Indikator Kinerja Outcome Uraian Target komunIkasi antara pemerintah dan masyarakat melalui papan info Tersedianya peta wilayah kel mamburungan timur Tersedianya peta wilayah kel Lingkas Ujung Tersedianya data kependudukan yang telah diperbaharui Terwujudnya tertib pertanahan atas 36 kasus Terwujudnya tertib pertanahan atas 36 kasus Terwujudnya tertib pertanahan atas 36 kasus 100% 4 Pembuatan Peta Kel. L Ujung Peta kel lingkas ujung 1 peta 100% 6 Pemutakhiran Data Pend. Kel. Empat Jumlah kasus sengketa tanah yang diselesaikan Jumlah kasus sengketa tanah yang diselesaikan 36 kasus 100% 8 36 kasus 100% 9 Penyelesaian Sengketa Tanah Jumlah kasus sengketa Kel. Gunung Lingkas Peninjauan Lokasi sengketa Tanah Kel. Pantai Amal tanah yang diselesaikan Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Umum Kegiatan : Pencetakan Poster Prosedur Palayanan Umum 36 kasus 100% 24 1 Poster yang dicetak 2 poster Tersedianya sarana komunikasi antara kecamatan dengan masyarakat Pemahaman atas kebijakan dan tertib administrasi pemerintahan 44 100% 2 Rakor Lintas Sektoral Peserta rapat 25 orang 90% . Kp.

Kp.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 25 1 Peningkatan Kinerja RT Kegiatan : Rapat RT Bulanan Kel. I SKIP Lap monitoring 1 lap Motivasi masyarakat dalam menerapkan nilainilai keagamaan Tersedianya data pembangunan 90% 100% 45 . Enam Jumlah RT yang dimekarkan 4 RT 100% 3 Pembinaan RT Kel. Mamburungan Timur Pelatihan Administrasi RT Kel Pantai Amal RT yang dibina 14 RT 80% 4 RT yang dilatih 15 RT 80% Kec. masyarakat dan kelurahan Bertambahnya jumlah RT untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat Pemahaman RT atas tertib administrasi Pemahaman RT atas tertib administrasi 100% 2 Pemekaran RT Kel. Empat Indikator Kinerja Output Target Uraian Indikator Kinerja Outcome Uraian Target Jumlah rapat yang digelar 12 kali Tersedianya forum komunikasi antara RT. Tarakan Tengah 26 Program Peningkatan Partisipasi dan Swadaya Masyarakat Dalam Pembangunan Kegiatan : 1 Safari Gotong Royong Jumlah kelurahan yang mengikuti gotong royong 4 kelura han Peningkatan kebersihan di 4 kelurahan 90% 2 MTQ/STQ/TARTIL Jumlah acara 4 kali acara 4 Monitoring Partisipasi Kegiatan Pembangunan Kp. Kp.

I SKIP Jumlah rapat 12 rapat Tersedianya sarana komunikasi antara RT dengan kelurahan Tersedianya sarana komunikasi antara RT dengan kelurahan Tersedianya 100% 100% 100% 46 . Selumit Tersedianya identifikasi batas wilayah RT se kel. Selumit pantai 100% 100% 12 rapat 2 Rapat Bul. RT Kel. Rt Kel.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 5 Musrenbang Kec. Kp. Selumit Jumlah rapat 12 rapat 3 Rakor Bul. RT Kel. Pantai Tapal batas RT 18 RT 2 Tapal batas RT 12 RT 28 1 Program Peningkatan Kinerja RT Kegiatan : Rakor Bul. Selumit Tapal Batas Rt Kel. Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 75 Jumlah peserta yang Tersedianya data 100% orang mengikuti musrenbang usulan masyarakat dalam pembangunan Jumlah peserta gotong royong Jumlah pos yandu yang mendapatkan pembinaan Pengurus baru LPM pamusian 60 orang 5 pos yandu 6 7 Safari Gotong Royong Kel. Sebengkok Pembinaan Posyandu Gotong royong aktif kembali 90% 90% 8 Pemilihan Pengurus LPM Kel. Sel. Pamusian 5 pos yandu lebih baik dalam melayani masyarakat 1 Tersedianya pengur kepengurusan LPM us 100% 27 1 Program Peningkatan Keakuratan Data Wilayah Kegiatan : Pemb. Sebengkok Jumlah rapat Tersedianya identifikasi batas wilayah RT se kel. Tapal Batas RT Kel.

RT kel Pamusian 34 orang 100% Kec. Pamusian Jumlah RT yang dimekarkan Jumlah RT yang dimekarkan Jumlah peserta rapat 5 RT 6 1 RT 100% 7 35 orang 100% 8 Jumlah RT yang dimekarkan Jumlah peserta rapat 2 RT 100% 9 Rapat Bulanan. Kel Selumit Pantai Rakor Bulanan Kel. Tarakan Utara 29 Program Peningkatan Partisipasi dan Swadaya Masyarakat Dalam Pembangunan Kegiatan : 1 MTQ dan Pembinaan Keagamaan Jumlah kelurahan yang mendapat pembinaan 3 Kelura han 3 Kelurahan lebih baik dalam melayani masyarakat 90% 47 . Pantai Pemekaran RT Kel.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan Indikator Kinerja Output Target Uraian 4 Pemekaran RT Kel. Sebengkok Pemekaran RT. Sel. Selumit Jumlah RT yang dimekarkan 1 RT Indikator Kinerja Outcome Uraian Target sarana komunikasi antara RT dengan kelurahan Bertambahnya 1 Rt 100% untuk mendekatkan pelayanan pada masyarakat Bertambahnya 5 Rt untuk mendekatkan pelayanan pada masyarakat Bertambahnya 1 Rt untuk mendekatkan pelayanan pada masyarakat Tersedianya sarana komunikasi antara RT dengan kelurahan Bertambahnya 2 Rt untuk mendekatkan pelayanan pada masyarakat Tersedianya sarana komunikasi antara RT dengan kelurahan 100% 5 Pemekaran RT kel.

permai dan kerikil Lomba kebersihan tingkat kecamatan 15 RT 5 pos yandu lebih baik dalam melayani masyarakat Peningkatan kebersihan di 15 RT Peningkatan kebersihan di 3 kelurahan 90% 90% 6 Kelurahan yang mengikuti lomba kebersihan 3 Kelura han 90% Badan Diklat 30 1 Program Pengembangan SDM Kemasyarakatan dan Aparatur Kegiatan Diklat PIM Tk. IV Jumlah peserta yang mengikuti Diklat PIM IV Jumlah peserta Jumlah peserta Jumlah peserta 35 orang 2 3 4 Rapat Integrasi Program Kediklatan Diklat Processing Hasil Laut Diklat Keterampilan Mebel Kayu 20 orang 16 orang 16 orang Peserta yang memiliki kemampuan pejabat eselon IV Lap hasil rapat Peserta dapat memproses hasil laut dengan baik Peserta memiliki keahlian mebel kayu 48 90% 100% 100% 100% .Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 2 Musrenbang kecamatan Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 50 Jumlah peserta yang Tersedianya data 90% orang mengikuti musrebang usulan masyarakat dalam pembangunan 3 4 Safari Gotong Royong Lomba Pos Yandu Jumlah pos yandu yang mendapatkan pembinaan Jumlah RT yang mengikuti lomba 5 pos yandu 5 Lomba keg kebersihan lingk RT juata laut.

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 6 Diklat pembinaan usaha kecil dan menengah Diklat keterampilan dasar montir sepeda motor Diklat mesin pendingin 7 8 Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 20 Jumlah peserta Meningkatnya 100% orang keahlian PK-5 dalam berwiraswasta 20 Jumlah peserta Peserta memiliki 100% orang kemampuan dasar montir sepeda motor 16 Jumlah peserta Peserta dapat 100% orang memperbaiki mesin AC 31 1 Program Peningkatan Kompetensi Pejabat Eselon III dan IV Kegiatan : Diklat ESQ Professional (2 Angkatan) Jumlah peserta yang mengikuti ESQ 500 orang 2 Diklat Capasity Building ( 10 Angkatan ) Jumlah peserta yag mengikuti capacity buiding 400 orang Sebanyak 500 orang meningkat pola pikir. pola tindan dan pola perilaku sesuai dengan norma agama Peserta memiliki sikap dasar positif yang mendukung pelaksanaan tugas 90% 90% 32 1 Program Pengembangan Kompetensi Bahasa Inggris Kegiatan : Peningkatan Kompetensi Bahasa Inggris Jumlah aparat dan masyarakat yang dapat mengikuti kompetensi bahasa inggris 350 orang Sebanyak 350 orang memiliki kemampuan kompetensi bahasa inggris 70% 49 .

III Jumlah pegawai yang dan IV diseleksi Pengadaan Pegawai Formasi Thn 2006 Seleksi Diklat Formal bagi PNS Tubel Penyaringan Calon Praja STPDN Penataan Berkas CPNS Pelaksanaan Outbond Jumlah penyelenggaraan Jumlah peserta seleksi Jumlah peserta seleksi Berkas PNS yang ditata Peserta outbond Pengkaderan Calon Pimpinan 40 orang Tersedianya data struktur jabatan dan kebutuhan pegawai Bertambahnya PNS yang memiliki jenjang pendidikan lebih tinggi sebanyak 19 orang Tersedianya calon camat dan lurah yang berkualitas Tersedianya calon kepala dinas dan badan yang berkualitas Terpilihnya pimpinan yang berkualitas Terpilihnya pimpinan yang berkualitas Terpilihnya CPNS yang berkualitas Terpilihnya PNS yang menerima tubel Terpilihnya calon praja Tertatanya berkas PNS sebanyak 1 paket Peserta memahami kerja secara tim 100% 100% 100% 40 orang 100% 18 orang 100% 100 orang 1 kali 29 orang 35 orang 1 paket 1000 orang 100% 100% 100% 100% 100% 100% 50 . III.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan Badan Kepegawaian daerah 33 Program Perencanaan dan pengembangan kepegawaian Kegiatan : 1 Penyusunan Peta Jabatan dan Formasi Kebutuhan Pegawai 2 Biaya Beasiswa Diklat Formal PNS Tugas Belajar Indikator Kinerja Output Target Uraian Indikator Kinerja Outcome Uraian Target Peta jabatan dan formasi kepegawaian Terpilihnya peserta tubel 1 buku 19 orang 3 4 5 6 7 8 9 10 Jumlah calon camat dan lurah yang dikader untuk menjadi camat dan lurah Jumlah calon kepala dinas dan badan yang dikader untuk menjadi kepala satker Pengiriman Peserta Diklat PIM Jumlah pegawai yang Tingkat II. LEMHANAS mengikuti diklat PIM II. PIM III dan Lemhanas II Tim Seleksi Diklat Pim II. serta SELEKSI Diklat Pim Tk.

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 11 12 Pelepasan PNS yang pensiun Konsultasi / Bimtek bidang pemberhentian dan pensiun Program Mutasi kepegawaian Mutasi & Promosi Jabatan Kenaikan pangkat Konsultasi/Bimbingan teknik bidang Mutasi Program Dokumentasi dan informasi kepegawaian Kegiatan : Pemberian Tali Asih Satya Lancana Karya Satya Bimtek dokumentasi dan informasi Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 50 Jumlah PNS yang Adanya sarana 100% orang dilepas penghargaan atas pengabdian PNS 4 PNS yang mengikuti Pemahaman 4 100% orang PNS atas sisdur bimtek pensiun 1 2 3 Jumlah rapat Baperjakat Berkas kenaikan pangkat yang selesai Jumlah konsultasi Mutasi dan jabatan berjalan sesuai ketentuan 350 Tertib kenaikan berkas pangkat 3 kali Pemahaman PNS atas prosedur mutasi 48 kali 100% 100% 90% 35 1 PNS yang mendapat tali asih Peserta bimtek 200 orang 2 2 orang PNS mendapat penghargaan sebanyak 200 orang Peserta memahami prosedur dokumentasi 100% 100% Bappeda 36 Program Penyusunan Perencanaan Pembangunan Daerah Kegiatan 1 Penyusunan RKPD Kota Tarakan Tahun 2006 Dokumen RKPD 1 buku Tersedianya data perencanaan pembangunan untuk 1 tahun 100% 51 .

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 2 Musrenbang Kota Tarakan Tahun 2006 Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 200 Jumlah peserta Tersedianya wadah 100% peserta aspirasi musrenbang Kota masyarakat untuk pembangunan 1 buku Tersedianya data Dokumen RPJM 100% perencanaan pembangunan untuk 5 tahun Masterplan pendidikan 1 Tersedianya data dokumen perencanaan 3 Penyusunan rencana induk pendidikan kota tarakan Program Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Kajian Profesionalisme Guru SD Program Peningkatan Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Kegiatan : Pembuatan audio visual pembangunan Pengembangan sistem informasi daerah Penyusunan buku penunjang perencanaan pembangunan Operasional forum komunikasi statistik daerah Peta administrasi kota tarakan dan pengadaan spot 5 pulau Rakor dan operasional tim KPK 100% pendidikan 37 1 2 Laporan Monev Laporan hasil kajian kinerja guru 1 buku 1 buku Tersedianya data monev Tersedianya bahan penilaian kinerja guru 100% 100% 38 1 2 3 4 5 6 Film profil kota Buku Profil Kota Buku penunjang perencanaan Laporan statistik kota Dokumen peta asministrasi sarana informasi kota berupa audio 30 buku Tersedianya data profil kota 1 buku Tersedianya bahan penyusunan perencanaan 50 Tersedianya data dokumen statistik 1 Tersedianya data dokumen peta administrasi 30 buah Tersedianya 100% 100% 100% 100% 100% 52 .

SMP dan SMU Kajian APBD Ekspose potensi dan peluang investasi Studi percepatan pembangunan kawasan kaltim bag utara Program Pengembangan Tata Ruang Kota Kegiatan : Tersedianya data anggaran 32 RASK Tersedianya RASK Satker yang sesuai dengan perencanaan 1 Database bangunan Tersedianya bahan database sekolah perencanaan infrastruktur pendidikan 1 buku Tersedianya bahan Laporan kajian APBD evaluasi kinerja APBD 1 kali Keikutsertaan event Tersedianya sarana promosi investasi kota 1 buku Laporan hasil studi Tersedianya data percepatan percepatan pembangunan kawasan pembangunan Kaltim bagian utara Kaltara 1 buku 100% 100% 13 100% 14 15 16 100% 100% 100% 39 53 .Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 7 8 9 10 11 12 Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 1 buku Tersedianya bahan Analisis penyusunan IPM Buku IPM analisis indeks pembangunan manusia 1 Inventarisasi dan penyusunan Database rumah Tersedianya data 100% database data bangunan rumah penduduk rumah penduduk berdasarkan klasifikasi 1 lap Studi kelayakan integrated fish Lap study kelayakan Tersedianya data 100% market higienis integrateg fish market studi kelayakan yg higienis integrated fish masyarakat yang higienis 1 buku Tersedianya data Penyusunan Neraca Daerah Neraca Daerah 100% Tahun 2005 kekayaan daerah Penyusunan dan Pembahasan APBD 2006 APBD Kota Tarakan 2006 Pendamping Penyusunan RASK Satker yang di DASK Tahun 2006 asistensi Inventarisasi dan identifikasi gedung SD.

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 1 2 Rencana penyusunan tata ruang laut dan pesisir Penyusunan rencana detail tata ruang tarakan tengah Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 1 buku Tersedianya data Detail tata ruang laut 100% dan pesisir tata ruang laut dan pesisir 1 buku Detail tata ruang Tersedianya data 100% tarakan tengah tata ruang tarakan tengah Arsip & Perpustakaan 40 Program peningkatan kearsipan daerah Kegiatan : 1 Pengelolaan arsip Dinas Peternakan 41 Program Pembinaan Usaha Peternakan dan Tanaman Pangan Kegiatan : 1 Publikasi dan Promosi Usaha Peternakan dan Tanaman Pangan 2 3 Setifikasi Buah Unggul Lokal Pengkajian Usaha Peternakan Ayam Ras dan Penggemukan Sapi Program Penunjang Kesehatan Hewan dan Kesmavet Kegiatan : Pelayanan Kesehatan Hewan (Keswan) Arsip yang tertata rapi 1 paket Tertatanya berkas daerah 100% CD dokumentasi pembangunan pertanian Kota Buah lokal yang disertifikasi Lap hasil kajian 25 keping 10 buah 4 lap Tersedianya sarana publikasi pertanian Kota Tarakan Tersedianya buah unggulan di Kota Tarakan Tersedianya data usaha peternakan ayam ras dan sapi 100% 100% 100% 42 1 Vaksin flu burung Obat dan alat veteriner 20 butir 1 paket Tersedianya vaksin flu burung 20 butir Tersedianya obat dan alat veteriner 1 paket 100% 100% 54 .

hatcheri dan pendeder yang mengikuti pembinaan perikanan budidaya Jumlah peserta yang mengikuti sertifikasi mutu benih udang Laporan informasi harga pasar ikan Jumlah peserta 1 lap Tersedianya titik lolaksi rumpon Meningkatnya pengetahun perikanan budidaya untuk 5 orang 100% 5 orang 100% 3 Sosialisasi Sertifikasi Mutu Benih Udang 4 5 Monitoring dan Penyebarluasan Informasi Pasar Harga Ikan dan Udang Apresiasi Pengawas Mutu PMMT/HACCP Seluruh Indonesia Di Jakarta Penyebarluasan Informasi Potensi dan Peluang Investasi Usaha Perikanan 6 Buku potensi dan peluang investasi usaha perikanan Bertambahnya pegawai yang memiliki serifikasi mutu udang sebanyak 75 orang 1 buku Tersedianya media informasi harga ikan berupa buku 2 orang Meningkatnya pengetahun pengawas perikanan sebanyak 2 orang 100 Tersedianya data buku potensi dan peluang usaha perikanan 75 orang 100% 100% 100% 100% 55 .Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 2 3 Peningkatan Peralatan Laboratorium Kesmavet Penyusunan database peternakan Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 1 unit Tersedianya alat uji Alat uji formalin 100% formalin 1 unit Database Pertanian 1 dokum en Tersedianya data pertanian sejak tahun 1998-2005 100% Bidang Perikanan dan Kelautan Dinas Perikanan dan Kelautan 43 Program Peningkatan Produksi Perikanan Kegiatan : 1 Kajian Teknis Perencanaan dan Penentuan Lokasi Rumpon 2 Pembinaan Perikanan Budidaya Laporan kajian lokasi rumpon Jumlah pembudidaya.

SPI.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 7 Pelayanan Perijinan dan Pengembangan Usaha Perikanan Pengawasan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan Data dan Informasi Perkembangan Produksi dan Pembangunan Kelautan dan Perikanan Survey Pendataan dan Pengolahan Data Statistik Perikanan Program Peningkatan Pengawasan Perikanan Kegiatan : Perencanaan Detail Desain Pembangunan Gedung Terpadu Study Banding Integrated Fish Market Center Kalibrasi Peralatan Laboratorium PPMHP Tarakan Pelatihan Analisis Mikrobiologi dan Kimia di BPPMHP di Jakarta Audit Eksternal Penerapan Pmmt/Haccp Di Unit-Unit Pengolahan Ikan (Cold Storage) Survelen Akreditasi LPPMHP Tarakan 8 9 Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 1000 Tersedianya Dokumen IUP. 100% lembar SIKPI SIBI blangko untuk perijinan usaha perikanan 12 Patroli perairan Terawasinya 100% bulan sumberdaya perikanan di laut 1 buku Buku statistik perikanan Tersedianya data 100% statistik perikanan Buku potensi dan produksi perikanan 1 buku Tersedianya data 10 100% potensi dan produksi perikanan 44 1 2 3 4 5 Detail desain Konsep integrated fish market centre Terkalibrasinya peralatan PPMHP Jumlah peserta Lap hasil audit 1 Tersedianya data dokume detail desain n 1 Tersedianya data konsep kajian integrated 11 alat Keakuratan hasil 2 orang 1 lap 100% 100% 100% 100% 100% fish market centre pengujian Meningkatnya kemahiran 2 analis Tersedianya bahan evaluasi untuk penerapan PMMT/HACCP Keakuratan hasil pengujian 6 Status akreditasi di Tarakan 1 dok 100% Dinas Kehutanan dan Perkebunan 45 Program Pengamanan dan Pemeliharaan Hutan Kegiatan : 56 .

Mangrove Jumlah Bibit MPTS untuk persemaian Jumlah hutan mangrove yang dipelihara Tersedianya bibit tanaman untuk persemaian 1 Hutan mangrove kawasan yang lestari 30 kg 100% 100% Dinas Perindagkop 47 Program Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah dan 57 . Kws Konserv. Hut. Th I Penghijauan Kota Demplot tanaman gaharu Tanaman kayu-kayuan Tanaman MPTS 5 ha 400 batang 540 batang 10 ha 2 5 Pemeliharaan Tahun I Bambu Pengukuhan Kawasan Catchment Demplot tanaman bambu Panjang tata batas wilayah catchment area 25 km tanaman untuk penghijauan Tersedianya percontohan areal konservasi Terwujudnya penghijauan kota sebanyak 940 batang tanaman Tersedianya percontohan areal konservasi Tersedianya area tangkap air seluas 25 km 100% 100% 100% 100% 100% 6 7 Pembuatan Persemaian Pengel.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 1 3 4 5 46 1 Pengamanan Hut. Hutan Pengendalian Kebakaran Hutan Pemb. Lind. SKIP Pengamanan & perl. Pagar Hutan Program Rehabilitasi hutan/ lahan kritis Kegiatan : Penghijauan Kota Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 27 kali Mengurangi Jumlah operasi 100% pengamanan hutan pencurian hasil hutan Jumlah operasi mencegah kebakaran hutan Pagar hutan lindung 52 kali 13 km Mengurangi terjadinya bencana kebakaran hutan Tersedianya pagar hutan sepanjang 13 km 90% 100% Jumlah bibit tanaman 9000 bibit Tersedianya bibit 100% 2 4 Pemeliharaan Taun I Demplot Tanaman Gaharu Pemel.

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan Koperasi Kegiatan : Seminar Teknis Non Dunia Usaha Pelatihan bordir di mamburungan Pelatihan Pembuatan Briket Kayu Pembinaan Sentra Hasil Laut Indikator Kinerja Output Target Uraian Indikator Kinerja Outcome Uraian Target 1 2 Peserta pelatihan bordir 29 orang 29 orang memiliki keahlian bordir untuk wirausaha 29 orang memiliki keahlian briket kayu untuk wirausaha 29 orang memiliki keahlian pengolahan hasil laut untuk wirausaha Bertambahanya dana bergulir sebesar 1 m. timbang dan kelengkapannya Pendataan industri di Kota Tarakan Jumlah peserta UTTP yang disahkan Laporan data industri Pegawai memahami usaha grosir 30 Bertambahnya kopera koperasi yang si disertifikasi sebanyak 30 koperasi 85 orang 80% 1 lap 100% 100% 8 9 10 Menambah wawsan peserta dekranasda akurasi pengukuran dan penimbangan Tersedianya data industri 100% 100% 100% 1 buku 58 . 100% 3 Peserta pelatihan briket 29 orang 100% 4 Peserta pelatihan pengolahan hasil laut 29 orang 100% 5 Bantuan Kredit Lunak terhadap pedagang ekonomi lemah dan Koperasi Jumlah dana tambahan yang disalurkan untuk kredit lunak pedagang ekonomi lemah dan koperasi Rp 1 M 100% 6 7 Studi Banding Pengembangan Lap study banding Usaha Grosir di Jakarta Klasifikasi Koperasi. takar. Jumlah koperasi yang Kesehatan KSP-USP Koperasi disertifikasi dan Pembuatan Profile Koperasi Seminar Dekranasda di Kota Tarakan Pengawasan alat ukur.

monitoring harga di Kota Tarakan Operasional Marketing Point Pelatihan SDM Perkoperasian bagi Gerakan Koperasi dan Aparatur di dalam dan luar daerah Program Peningkatan Keahlian Aparat Perindag Kegiatan : Diklat Agroindustri di Sulawesi Jumlah operasi 7 kali 90% 17 18 Informasi pasar dan potensi produk ekspor Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan administrasi manejemen koperasi 1 mp 90 orang 100% 90% 48 1 Pegawai yang mengikuti diklat 2 orang Tersedianya calon instruktur agroindustri di Tarakan 100% 59 .Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 11 12 13 Pembinaan Depot Air Minum Lomba makanan khas Tarakan Lomba desain kerajinan dan cendramata Indikator Kinerja Output Target Uraian Depot air minum yang terbina Lomba pembinaan industri rumah tangga 8 depot 2 kali Indikator Kinerja Outcome Uraian Target 8 depot memenuhi standar kelayakan Terpacunya industri rumah tangga menghasilkan produk yang bermutu 100% 90% 14 15 16 Pembinaan SNI Monitoring tata niaga besi tua di Tarakan Jumlah industri yang menerapkan SNI Lap monitoring tata niaga besi tua 5 Produk yang industri dihasilkan memiliki 1 lap 100% 100% 100% kualitas SNI Data tata niaga besi tua Peredaran miras termonitor sebanyak 148.80 0 botol 19 Pengawasan barang beredar untuk kecamatan.800 botol Pengawasan atas barang beredar lebih efektif Tersedianya data produk ekspor Bertambahnya kemampuan manajemen koperasi pada 90 pengurus Pembuatan Labeling Minuman Botol minuman yang dilabeling Beralkohol 148.

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 2 3 4 Diklat Sistem Industri nasional Mengikuti Diklat Furniture ke Yogyakarta Mengikuti Diklat Handycraft ke Yogyakarta Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 6 Pegawai yang 6 Pegawai yang 100% orang mengikuti diklat memiliki keahlian sistem industri 4 Pegawai yang dilatih Tersedianya calon 100% orang instruktur diklat furnitur furnitur di tarakan 3 Tersedianya calon 100% Pegawai yang dilatih orang instruktur diklat handycraft handycraft di tarakan 49 1 2 Program Peningkatan Investasi Kota Kegiatan Operasional PRJ Tahun 2006 Pembinaan dan Peningkatan Investasi Pembuatan Buku Pola Investasi Kota Tarakan Jumlah pameran Jumlah seminar investasi yang diikuti Buku peta investasi 3 tersedianya sarana promosi investasi 5 kali Pegawai memahami dengan baik pentingnya investasi 1 buku Tersedianya data peta investasi 1 kali 100% 100% 100% Dinas Tenaga Kerja 50 Program Pembinaan Ketenagakerjaan dan Penanganan Permasalahan Tenaga Kerja Kegiatan : 1 Lembaga kerjasama tripartit Kota Tarakan Terbentuknya lembaga tripartit 1 lemba ga 2 Bursa Tenaga Kerja Online Bursa tenaga kerja on line 1 site Tersedianya 1 wadah yang menyelesaikan masalah ketenagakerjaan Tersedianya sarana informasi tenaga kerja dan peluang sebanyak 1 site 100% 100% 60 .

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 3 Terapan teknologi tepat guna 4 Pelatihan Usaha Mandiri Perbengkelan Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 20 Peserta yang dilatih Peserta yang 100% orang teknologi tepat guna memahami pemanfaatan teknologi tepat guna sebanyak 20 orang 20 Tenaga kerja yang 100% Jumlah peserta orang memiliki pelatihan usaha mandiri kemampuan wiraswasta mandiri sebanyak 20 orang Peserta yang mengikuti P2K3 20 orang 5 Pelatihan panitia pembina keselamatan dan kesehatan kerja (P2K3) Peserta yang memiliki kemampuan pembinaan keselamatan dan kesehatan tenaga kerja sebanyak 20 orang 100% Dinas Kesehatan 51 Program Kesehatan Keluarga Kegiatan : 1 Pemantapan Kader Posyandu Konseling Menyusui/ASI Eksklusif 2 3 Pembentukan Tim Audit Maternal-Perinatal & Gerakan Sayang Ibu Evaluasi Akselerasi Kekurangan Tablet Fe pada Ibu Hamil & Nifas. ASI Ekslusif & MP-ASI Lomba TOGA Tingkat Kecamatan dan Tingkat Kota Program Kesehatan Keluarga dan Promkes Jumlah peserta kader pos yandu Tim yang terbentuk Jumlah peserta akselerasi Pemenang TOGA 112 orang Penambahan ilmu petugas pos yandu 1 tim bekerja melayani kesehatan Peserta memahami pemberian tablet darah bagi ibu hamil Peningkatan mutu TOGA 90% 1 tim 100% 100% 20 orang 4 52 7 orang 100% 61 .

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain)

Program Utama/Kegiatan 1 2 3 Kegiatan : Review dan Evaluasi Surveilans Puskesmas & RS Pemantauan Gizi Balita Bulan Imunisasi Anak Sekolah (Bias) & Catch Up Campaign Campak Pekan Imunisasi Nasional Kota Tarakan

Indikator Kinerja Output Target Uraian Laporan hasil evaluasi Jumlah balita yang dipantau status gizinya Jumlah sekolah yang mendapat imunisasi campak Jumlah pelaksanaan PIN
1 lap

Indikator Kinerja Outcome Uraian Target 100% 100% 100%

Informasi hambatan program survelance 2500 Tersedianya data balita kesehatan balita sebanyak 2500 72 Anak pada 72 sekolah sekolah bebas campak
2 kali

4

5

Pencetakan Poster Kesehatan

Poster yang dicetak

5 item

Tersedianya sarana pemberian imunisasi pada balita sebanyak 2 kali Tersedianya sarana informasi kesehatan berupa poster

100%

100%

53

1 2 3

Program Pencegahan dan Pemberantasan penyakit Kegiatan : Fogging Sebelum Masa Penularan dan Focus Demam Berdarah Dengue (DBD) Abatisasi Selektif dan Pemeriksaan Jentik Berkala Siaran Keliling P2M

Jumlah titik fokus yang di fogging Jumlah rumah yang mendapat abatisasi Informasi yang disampaikan

100 titik fokus 1000 rumah 1 paket

1000 titi fokus bebas DBD 1000 rumah bebas jentik Tersedianya sarana informasi kesehatan berupa siaran keliling

100% 100% 100%

Dinas Pendidikan 54 Program Penerimaan Siswa Baru Kegiatan :

62

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain)

Program Utama/Kegiatan 1

2

3 55

Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 3.350 Terbukanya Penerimaan Siswa Baru (PSB) Jumlah siswa baru SD 100% orang TK/SD peluang sekolah tingkat dasar bagi 3.350 calon siswa 3.600 Terbukanya Penerimaan Siswa Baru (PSB) Jumlah siswa baru 100% orang SMP/SMA SLTP/SLTA peluang sekolah lanjutan bagi 3.600 calon siswa Pendataan Anak Putus Sekolah Program Peningkatan Kualitas dan Relevansi Pendidikan Kegiatan : Ujian Akhir Sekolah (UAS) SD/MI Pengembangan Profesi tenga pendidik Remedial Sekolah Dasar Ujian Ahir Nasional (UNAS) SMP/MTs/SMA/MA/SMK Remedial SLTP dan SLTA Ujian Paket A, B dan C Seleksi Peserta PPAP Pelatihan Paskibraka Daerah PORSENI Anak Usia Dini Jumlah peserta ujian akhir nasional untuk SLTP/SLTA Jumlah peserta remedial Jumlah peserta Jumlah peserta seleksi Peserta Paskibra Peserta porseni
3.600 orang 3000 orang 50 orang 40 orang 30 orang 60 orang

1

Jumlah peserta ujian akhir semester untuk SD dan MI

2.900 orang

2 3 4 5 6 7 8 9

Terselenggaranya ujian akhir semester bagi 2.900 orang

100%

Terselenggaranya ujian akhir nasional bagi 3.600 orang Meningkatnya ratarata siswa minimal 6 Jumlah peserta yang lulus Terpilihnya perwakilan pemuda ke tingkat provinsi Terbentuknya tim paskibra Tersedianya wadah adu prestasi olahraga

100% 100% 0,9 5 orang 1 tim 100%

63

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain)

Program Utama/Kegiatan 10 11 PORSENI SMP Uji Membaca, Menulis dan Berhitung Monitoring dan Evaluasi Bantuan Dana Operasional Pendidikan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Sarana Prasarana Pendidikan Full Day School SDN Utama 1 dan SDN Utama 2

12 13 14

Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 50 Peserta porseni Tersedianya wadah 100% orang adu prestasi oleharaga 3.350 Peserta uji calistung Tingkat 90% murid penguasaan baca, tulis dan hitung peserta ujian 1 lap Laporan monev Tersedianya data 100% BOS Laporan monev Sekolah yang melaksanakan full day school
1 lap

2 sekolah

15 16 17

Dana Pendamping Mutu Alat KIT IPA Pembelajaran IPA SD / SEQIP MGMP SLTP/SLTA Full Day School SMP/SMA Peserta MGMP Sekolah yang melaksanakan full day school

60 alat

100 orang 2 sekolah

18 19

Promosi Kompetensi Siswa Olimpiade Sains SMA

Jumlah peserta promosi kompetensi siswa Jumlah siswa yang mengikuti seleksi olimpiade sains tingkat dasar Jumlah pertemuan

10 orang 50 orang

20

Pembinaan TP - UKS

5 kali

Tersedianya data pembangunan sekolah Terwujudnya pilot project penyelenggaraan full day school sebanyak 2 sekolah Tersedianya alat KIT IPA sebanyak 60 item Tersedianya wadah komunikasi 100 guru Terwujudnya pilot project penyelenggaraan full day school sebanyak 2 sekolah Lulusan SMK yang kompetitif sebanyak 10 orang Tesedianya sarana kompetisi untuk mendapatkan siswa unggul dalam sains Tersedianya wadah

100% 100%

100% 100% 100%

100% 100%

100%

64

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain)

Program Utama/Kegiatan

Indikator Kinerja Output Target Uraian Jumlah peserta Laporan kinerja guru Laporan kinerja guru Siswa yang mendapat beasiswa Siswa yang mendapat beasiswa Jumlah sekolah yang mendapatkan bantuan operasional Jumlah sekolah yang mendapatkan bantuan operasional

21 22 23 24 25 26 27

Lomba Sekolah Sehat ( LSS ) Penilaian Kinerja Kepala Sekolah/SD Penilaian Kinerja Kepala Sekolah SMP/SMA Beasiswa SD Beasiswa SMP/SMU Bantuan Biaya Operasional Pendidikan Bantuan Biaya Operasional Pendidikan Luar Sekolah

Indikator Kinerja Outcome Uraian Target komunikasi TPUKS 150 Terpilihnya juara 5 sekola LSS kategori h juara 1 lap Tersedianya bahan 100% evaluasi kinerja guru 1 lap Tersedianya bahan 100% evaluasi kinerja guru 620 Mendorong 100% anak prestasi 620 anak 185 Mendorong 100% anak prestasi 185 anak 128 Terbantunya biaya 100% sekolah operasional 128 sekolah 12 Terbantunya biaya 100% PKBM operasional 12 PKBM

Kantor Kesbang & PM 56 Program Penanganan Sosial Kemasyarakatan Kegiatan 1 Rakor dan Operasional Unit Pengaduan Masyarakat dan Pemantauan Prog. Kompensasi Bahan Bakar Minyak(PKPS-BBM) 2 Rakor dan Operasional Tim Unit Pengaduan Masyarakat Dan Pemantauan Bahan Bakar Minyak Tanah (UPMPBBMT) 3 Pembinaan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)

Terbentuknya mekanisme kerja Tim UP-PKPS BBM

1 tim

Penyaluran BBM sesuai dengan mekanisme yang ada

100%

Jumlah mahasiswa KKN yang dibina

100 orang

Tersedianya wadah pembinaan pada mahasiswa

100%

65

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain)

Program Utama/Kegiatan 4 Operasional Tim informasi Kewaspadaan Daerah/Deterksi Dini

5 7

Rapat Koordinasi Kesbang Revalitalisasi Posyandu

Indikator Kinerja Output Target Uraian 6 Laporan informasi eksem potensi plar gangguan/ancaman kegiatan pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan 1 Peserta rakor
orang

Indikator Kinerja Outcome Uraian Target Tersedianya data 100% informasi untuk deteksi dini gangguan sosial kemasyarakatan Sinkronisasi pembangunan Terselenggaranya pelayanan masyarakat yang dilaksananakan oleh pos yandu 100% 100%

Jumlah kader pos yandu yang dibina

770 orang

57

1

2 4

Program Pembinaan Kelurahan Kegiatan Pemantapan Sistem Unit Daerah Kerja Pembangunan Melalui Penyusunan Profil Kelurahan Lomba Kelurahan Tingkat Kota Pelaksanaan Musbangkel

Profil kelurahan

1 buku

Tersedianya data kelurahan Terpilihnya kelurahan teladan Tersedianya sarana tukar informasi antar kelurahan Lurah yang memiliki kemampuan penanganan masalah sosial kemasyarakatan

100%

Kelurahan yang mengikuti lomba Jumlah kelurahan

20 keluraha n 22 keluraha n 22 lurah

100% 100%

5

Peningkatan Pelayanan Aparatur Kelurahan

Jumlah lurah yang mendapat pembinaan mengenai sosial kemasyarakatan

100%

Satpol PP & Linmas 58 Program Penegakan Perda Kegiatan 1 Penegakan Perda 13 / 2005 kebersihan 2 Penegakan Perda 07 / 2005 minuman

Jumlah perda yang akan ditegakkan secara intensif

3 perda

Tertibnya kota berdasarkan perda

90%

66

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain)

Program Utama/Kegiatan 3 4 5 6 59 Penegakan Perda 05/2002 KTP Deteksi Dini Operasi gabungan Penyidikan dan pemberkasan Program Peningkatan Ketrampilan dan Fisik Anggota Kegiatan Pemantapan Fisik Anggota Satpol-PP Pelatihan Bencana Alam

Indikator Kinerja Output Target Uraian Laporan pelanggar perda Jumlah operasi Jumlah kasus yang disidik
1 buku

Indikator Kinerja Outcome Uraian Target Tersedianya data pelanggar perda Penegakan perda Ditegakannya perda pada 10 kasus 100% 100% 100%

5 kali 10 kasus

1

Jumlah anggota yang dimantapkan fisiknya Jumlah anggota yang mengikuti pelatihan bencana alam Jumlah anggota yang mendapat pembekalan Jumlah peserta

70 orang

2

61 orang

3

Pembekalan dan Kajian Perda untuk Anggota Satpol-PP Rapat kerja Pol.PP Se KalTim di Kota Tarakan

100 orang

4

25 orang

Terwujudnya fisik anggota yang prima sebanyak 70 orang Terwujudnya ketrampilan 61 anggota dalam menangani kejadian bencana Meningkatnya pemahaman anggota atas perda yang berlaku Tersedianya wadah kordinasi Pol PP se Kaltim

100%

100%

100%

100%

Dinas Tata Kota 60 Program Penataan dan Pengembangan Kota Kegiatan 1 Evaluasi dan Sosialisasi Pemanfaatan Ruang Kota Laporan pengembangan pemanfaatan tata ruang kota
1 buku

Tersedianya data perkembangan pemanfaatan tata ruang kota

100%

67

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain)

Program Utama/Kegiatan 2 Perawatan Patok GSB di Kota Tarakan

3 4

Pengelolaan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Pengelolaan Izin tempat Usaha dan Reklame Penyidikan dan Pemberkasan Pelanggaran IMB Program Peningkatan Sarana Prasarana Pemadaman Kebakaran dan SAR Kegiatan Pembangunan Statsiun PMK Skala Kecil di Daerah Rawan Kecelakaan Pengadaan Sarana dan Prasarana Penanggulangan Kebakaran

5

Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 186 Jumlah patok GSB Terpeliharanya 100% patok yang dirawat garis sempadan badan jalan sebanyak 186 patok 5.000 Sertifikat IMB yang Meningkatnya 80% sertifikat jumlah bangunan diterbitkan yang memiliki IMB 1.000 Sertifikat Izin Tempat Meningkatnya 100% Usaha yang diterbitkan SITU jumlah tempat usaha yang memiliki SITU 5 kasus Jumlah kasus yang Penegakan perda 100% disidik bangunan atas 5 kasus

61

1

Stasiun PMK skala kecil/waterbank

4 unit

2

Bertambahnya selang pemadam kebakaran

25 roll

Tersedianya waterbank sebanyak 4 titik di tempat rawan kebakaran Tersedianya sarana pemadam kebakaran berupa selang sebanyak 25 roll

100%

100%

DKPP 62 Program Peningkatan dan Pemeliharaan Kebersihan Kota Kegiatan 1 Pemeliharaan Rel/Jembatan,Penggusuran Sampah,Penimbunan TPA

Volume sampah yang terangkut per hari

12.000 M3/hari

Kota bebas sampah sebanyak 12.000 M3

100%

68

000 Sampah kg menghasilkan 1 paket 100% 100% 100% 100% 6 Tehnologi Pengomposan Sampah Organik di Kota Tarakan Design Manajemen Pengelolaan Persampahan Pengadaan Gerobak Sampah 100% pupuk kompos 1 Tersedianya dokumen masterplan 10 unit 7 8 100% 100% 2 63 1 2 3 Pembibitan dan Penyemaian Program Pembersihan Jalan dan lingkungan Kegiatan Pemeliharaan Kawasan Bebas Sampah Pengangkutan Sampah Kec Tarakan Utara ( Swakelola ) Penyapuan Jalan Siang dan Malam Hari Luas Pembibitan tanaman di persemaian 0.5 ha 100% 100% 100% 69 .Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan dan Bantuan Pembinaan Pengomposan 2 3 4 Pemeliharaan TPSS Pemeliharaan Container Pengelolaan Persampahan di TPA Pengadaan Incenerator Indikator Kinerja Output Target Uraian Indikator Kinerja Outcome Uraian Target TPSS yang dipelihara Kontainer yang dipelihara Volume timbunan sampah yang dikelola TPA Bertambahnya sarana TPS dan alternatif sarana pengelola sampah Volume kompos yang dihasilkan dari pemanfaatan teknologi pengomposan Design persampahan Jumlah gerobak 5 Meningkatnya volume sampah yang diolah 6 unit Peningkatan kinerja kontainer 478 Berkurangnya M3/hari timbunan sampah di di TPA sebanyak 478 M3 1 paket Meningkatnya kebersihan kota 20 % 900.5 ha persampahan Bertambahnya sarana kebersihan sebanyak 10 unit gerobak Penghijauan seluas 0.5 ha 100% Luas kawasan bebas sampah Sampah yang terangkut Panjang jalan yang dibersihkan per hari Kebersihan kota meningkat 20% 71 Kebersihan kota m3/hari meningkat 20% 9 km Jalan bebas sampah sepanjang 9 km 2.

534 unit 100% 100% 100% Penerangan jalan/taman tetap dipelihara 70 .6 km Keindahan jalan bertambah sepanjang 2.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 4 5 6 Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 493 Kebersihan kota Pengangkutan sampah ( Pihak Sampah yang terangkut 100% m3/hari Ke III ) meningkat 20% 31 km Bahu jalan bebas Pemangkasan Rumput di Panjang bahu jalan 100% Bahu Jalan & Trotoar ( Pihak yang dibersihkan sampah sepanjang Ke III ) 31 km 7 km Pembersihan Rumput dan Panjang parit yang Parit bebas 100% Parit dibersihkan per hari sampah sepanjang 7 km Program Pembangunan dan Pemeliharaan Taman Kota Kegiatan : PembuatanTaman Median Jl Mulawarman Pembuatan Taman Hias Pada Road Site Pembuatan Taman Median Jalan Jl Kusuma Bangsa Pembuatan Taman SLB (Lanjutan ) Pemasangan LPJU 64 1 2 3 4 5 Penambahan panjang taman median jalan 2.6 km 100% Lampu baru terpasang 70 unit Penerangan 100% 6 7 8 9 10 65 Pengelolaan dan Penjaga Taman Kota Perawatan dan Pemeliharaan Taman Peningkatan Taman Kota Pemeliharaan Lampu PJU Pemangkasan Pohon dan Pemotongan Rumput Program Peningkatan Sarana dan Kebersihan Pemakaman Kegiatan : Jumlah taman yang dijaga Luas taman yang dipeliharah Jumlah lampu jalan/taman yang dipelihara bertambang sebanyak 70 unit lampu 3 taman 3 Taman yang terawat 32 ha Taman yang bersih seluas 5 ha 1.

Peningkatan dan Pemeliharaan jalan dan Jembatan Kegiatan : Proyek pembangunan jalan dan jembatan 1 Ruas jalan yang dibangun 2 Proyek Peningkatan Jalan dan Ruas jalan yang Jembatan ditingkatkan Proyek Pemeliharaan Jalan Ruas jalan yang dipelihara 3 Bertambahnya infrasruktur jalan sebanyak 9 ruas jalan 20 ruas Meningkatnya jalan infrasruktur jalan sebanyak 20 ruas jalan 23 ruas Terpeliharanya jalan infrasruktur jalan sebanyak 20 ruas jalan 9 ruas jalan 100% 100% 100% 67 1 Program Pengembangan Pengairan dan SDA Kegiatan : Proyek Pembangunan Irigasi dan Pemasangan Jaringan Air Jumlah jaringan yang dibangun 7 paket Bertambahnya 100% infrasruktur jaringan air sebanyak 7 paket pekerjaan 71 .Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 1 Pemasangan Lampu Penerangan Makam Pembuatan Pintu Gerbang Makam Pengadaan Keranda dan Tempat Pemandian Jenazah 2 3 Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 4 unit Penerangan Lampu baru terpasang 100% bertambang sebanyak 4 unit lampu 2 pintu Meningkatnya Pintu gerbang makam 100% sarana pemakaman sebanyak 10 unit 10 unit Meningkatnya keranda 100% sarana pemakaman sebanyak 10 unit Dinas Pekerjaan Umum 66 Program Pembangunan.

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 2 Proyek Pembangunan dan Pemeliharaan Drainase Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 25 Jumlah saluran air Bertambahnya 100% saluran infrasruktur saluran air air sebanyak 25 saluran 68 1 2 Program penyempurnaan Sarana fisik Pemerintahan Kegiatan : Proyek pembangunan sarana pemerintahan Proyek rehabilitasi sarana pemerintahan Sarana kantor yang dibangun Sarana kantor yang direhabilitasi 3 kantor Bertambahnya kel gedung kantor 1 gedung Bertambahnya 100% 100% sebanyak 3 unit kualitas gedung kantor sebanyak 1 unit 69 1 Program Pembangunan dan Pemeliharaan Sarana Pendidikan Kegiatan : Proyek Pembangunan Sarana Pendidikan 1 2 Pembangunan Universitas Borneo Tahap II Pembangunan SMPN Negeri I 3 4 Pembangunan SD Negeri 018 Karang Rejo Pembangunan SD Negeri 020 dan 022 Sebengkok Bertambahnya sarana pendidikan menengah sebanyak 3 sekolah 2 SLTA Terpeliharanya Jumlah SLTA yang dibangun dan direhab 2bangunan SLTA 2 lab Jumlah Laboratorium Bertambahnya Sekolah yang dibangun laboratorium pendidikan sebanyak 2 unit 2 paket Jumlah gedung Bertambahnya perguruan tinggi gedung perguruan tinggi 7 SD Jumlah SD yang Bertambahnya dibangun sarana pendidikan dasar sebanyak 7 sekolah Jumlah SMP yang dibangun 3 SMP 100% 100% 100% 100% 100% 72 .

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 5 Pembangunan SD Negeri 024 dan 025 Karang Anyar Proyek Rehabilitasi Sarana Pendidikan 2 Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target Jumlah asrama sekolah 1 asrama Bertambahnya 100% yang dibangun sarana penunjang pendidikan berupa 1 asrama 6 paket Sarana pendidikan Paket rehab sarana 100% pendidikan diperbaiki sebanyak 6 paket pekerjaan 70 1 Program Pembangunan dan Pemeliharaan Sarana Kesehatan Kegiatan Proyek pembangunan puskesmas Program Pembangunan Fasilitas Umum Kegiatan Proyek Pembangunan Fasilitas Umum Pembangunan Sarana dan Prasarana Agrowisata Karungan Pengurugan dan Pembangunan Prasarana Kawasan Beringin Pembangunan Sarana dan Prasarana Hutan Mangrove Program peningkatan sarana kehidupan beragama Kegiatan : Proyek Pembangunan Mesjid Raya Jumlah puskesmas yang dibangun 2 Bertambahnya puskesm sarana kesehatan as 100% sebanyak 2 unit 71 1 34 35 36 Pelabuhan udara yang ditingkatkan Tempat wisata yang ditingkatkan Jumlah pasar yang dibangun Ruas jalan yang dipasang trafo dan lampu PJU 1 Bertambahnya luas pelabuha bandara sebanyak n 1 tempat Bertambahnya 100% 100% 100% 100% 1 paket fasilitas wisata di satu tempat 1 pasar Bertambahnya sarana pasar sebanyak 1 pasar 2 ruas Penerangan jalan yang memadai u. keindahan kota 72 1 Mesjid raya tahap I 1 Mesjid Bertambahnya fasilitas keagamaan sebanyak 1 mesjid 100% 73 .

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 1 Pembangunan Masjid Raya Tahap I Indikator Kinerja Output Target Uraian Indikator Kinerja Outcome Uraian Target Dinas Perhubungan 73 Pengawasan dan Pengendalian Perhubungan Kegiatan : 1 Pengawasan. Pengendalian LLAJ & ASDP 74 1 2 Program Peningkatan Sarana/Fasilitas Lalu Lintas Kegiatan : Pemindahan Tiang Traffic Light simpang empat ladang Pemasangan Rambu LLAJ Jumlah aparat yang terlibat dalam wasdal 70 orang Jumlah pelanggaran lalu lintas berkurang 100% Tiang traffic light yang ditata Rambu yang dipasang 4 tiang trafic 64 rambu jalan Tertatanya trafic light di satu titik Kelengkapan rambu jalan mencapai 80% 100% 100% Dinas Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam 75 Program Pengendalian Pencemaran Lingkungan Kegiatan : 1 Evaluasi Pelaksanaan AMDAL dan UKL/UPL Terhadap Usaha dan atau Kegiatan Yang Telah Mendapat Persetujuan AMDAL dan UKL/UPL 2 Pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Tahun Tempe 3 Proper Kinerja Industri Laporan penilaian kualitas lingkungan kota 1 lapora n Tersedianya data evaluasi atas kualitas lingkungan kota Tersedianya sarana pengolahan limbah tahu tempe sebanyak 1 paket 100% Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tahu tempe Peserta proper kinerja 1 Paket 100% 10 Meningkatnya industri 100% 74 .

Tersedianya data demografi KB/KS Lancarnya sistem informasi kependudukan Lancarnya pelayanan 206 petugas terhadap masyarakat 100% 2 3 4 Pendataan Demografi KB dan KS Pemeliharaan Fisik Menara dan Perangkat SIMDUK Pengoptimalan Petugas KB KS Jumlah KK yang didata Jumlah tower SIMDUK yang diperbaiki Petugas yang dioptimalkan 46.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target industri pemahaman pelaku industri tentang pentingnya pengolahan limbah CAPIL & KB 76 Program Peningkatan Pelayanan Kependudukan pada Masyarakat Kegiatan : 1 Pelayan prima Akta-akta Catatan Sipil & Penyuluhan Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan pelayanan prima kependudukan 100 orang Semakin terlatihnya petugas dalam melakukan pelayanan kependudukan dan pendataan sebanyak 100 orang.000 KK 7 tower 206 orang 100% 100% 100% Dinas Pariwisata 77 Pengembangan Promosi dan Pemasaran Wisata Kegiatan : 1 Pengisian Both/Stand Bahan Promosi Pada Kegiatan Informasi Pariwisata (TIC) Kalimantan Timur di Samarinda 3 Pembenahan Tourist Information Center Bandara Juwata Tarakan Promosi kepariwisataan dalam expo di luar Kota Tarakan Jumlah tourist information centre yang di tingkatkan Tersedianya sarana promosi kepariwisataan di luar daerah sebanyak 1 kali 1 Tersedianya tempat tempat bertanya 1 kali 100% 100% 75 .

Perapatan dan Pemasangan Tugu Titik dasar Teknis Laporan hasil study Tugu yang dipelihara Gazebo 1 dokum en 1 tugu 1 unit Tersedianya perencanaan awal museum Terpeliharanya tempat sejarah Terpeliharanya tempat sejarah 100% 100% 100% 80 1 2 Jumlah sertifikat masyarakat korban kebakaran Tugu titik dasar teknis orde 4 330 sertifik at 100 patok Terseritifikasinya tanah masyarakat ex kebakaran Tersesedianya sistem pengikat pengukuran 100% 100% 76 .Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan Indikator Kinerja Output Target Uraian Jumlah peserta Audio visual profil kepariwisataan 4 5 Dialog dan Sambung Rasa Sapta Pesona Pembuatan Audio Visual Kepariwisataan Indikator Kinerja Outcome Uraian Target bagi turis luar kota sebanyak 1 tempat 134 Pemahaman wisata 100% orang pada 134 orang generasi muda 50 Tersedianya 100% keping sarana promosi CD kepariwisataan sebanyak 50 CD 1 kali 6 Festival Tari Penyelenggaraan festival tari Terselenggaranya festival tari dalam rangka menyemarakan kepariwisataan kota sebanyak 1 kali 100% 79 1 2 3 Program Studi Teknis Perlindungan dan Pemeliharaan Peninggalan Sejarah Purbakala Kegiatan : Studi Kelayakan Pendirian Museum Penataan Lahan di Tugu Perabuan Jepang Pembuatan Gazebo di Lokasi Tugu Perabuan Jepang Dinas Pertanahan Program Peningkatan administrasi pertanahan Kegiatan : Sertifikasi Tanah Masyarakat Korban Kebakaran sekitar Pasar Beringin Pengukuran.

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Program Utama/Kegiatan 3 Penataan Kembali Lokasi Eks Kebakaran Selumit Pantai (Luncuran) Indikator Kinerja Output Indikator Kinerja Outcome Target Uraian Uraian Target 1 100% Peta dan data subyek Tersedianya peta kelura bidang tanah dan data subyek han bidang tanah sebanyak 1 kelurahan 77 .

Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) BAB III IKHTISAR PENCAPAIAN KINERJA KEUANGAN 3.338. dimana dalam pelaksanaan program/kegiatan harus melalui beberapa tahapan prosedur yang harus dilalui seperti pembahasan APBD.1. Adapun hambatan-hambatan yang ada hanya bersifat teknis semata yaitu Beberapa kegiatan yang belum selesai lebih dikarenakan masalah waktu semata.14%. 78 . Selama tahun 2006. Pemerintah Kota melaksanakan 80 program utama dan 850 kegiatan dengan realisasi belanja sebesar 71% dari anggaran yang telah ditetapkan. 3. Kenaikan terbesar pendapatan merupakan kontribusi dari dana bagii hasil dan Pendapatan Asli Daerah melalui berbagai kegiatan optimalisasi.54.437. Ikhtisar Realisasi pencapaian target kinerja keuangan Realisasi pencapaian target keuangan terdiri dari pencapaian target pendapatan dan belanja. intesifikasi dan ekstensifikasi pendapatan sehingga realisasi pendapatan melebihi dari target yang ditetapkan sebesar 158.2. Realisasi pendapatan mencapai 168% atau sebesar Rp835. Hambatan dan kendala yang ada dalam pencapaian target yang ditetapkan. Secara umum tidak ada hambatan yang cukup signifikan dalam pelaksanan program/kegiatan pemerintah kota.031.16 Sedangkan realisasi belanja mencapai 71% atau sebesar Rp476.822. penetapan DASK dan proses pelelangan.

Tarakan Timur Kec. dan pelaporan keuangan saat ini hanya berdasarkan pada prinsip-prinsip umum yang ditetapkan oleh PP No. pencatatan. yaitu: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Sekretariat Daerah Sekretariat DPRD Badan Pengawas Dinas Pendapatan Daerah Kec. Entias Akuntansi dan Entitas Pelaporan Keuangan Daerah Pada tahun 2007 direncanakan setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah di Lingkungan Pemeirntah Kota Tarakan menjadi Entitas akuntansi dan entitas pelaporan keuangan daerah. Pengakuan. Tarakan Barat Kec. Prinsip-prinsip umum yang digunakan tersebut antara lain : 4.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) BAB IV KEBIJAKAN AKUNTANSI Pemkot Tarakan belum menetapkan kebijakan akuntansi sebagai dasar untuk melakukan pencatatan dan pelaporan aktivitas keuangan.1. Tarakan Tengah Kec. Tarakan Utara Badan Diklat Badan Kepegawaian daerah Bappeda Pengolahan Data Elektronik (PDE) Arsip & Perpustakaan Dinas Peternakan Dinas Kelautan dan Perikanan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Dinas Perindagkop Dinas Tenaga Kerja Dinas Kesehatan Dinas Pendidikan Badan Kesbang & PM Kantor Satpol PP & Linmas 79 .24/2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintah.

Setiap entitas pelaporan mengungkapkan setiap pos aset dan kewajiban yang mencakup jumlah-jumlah yang diharapkan akan diterima atau dibayar dalam waktu 12 (dua belas) bulan setelah tanggal pelaporan dan jumlah-jumlah yang diharapkan akan diterima atau dibayar dalam waktu lebih dari 12 (dua belas) bulan. perlu adanya klasifikasi terpisah antara aset lancar dan nonlancar dalam neraca untuk memberikan informasi mengenai barang-barang yang akan digunakan dalam periode akuntansi berikutnya dan yang akan digunakan untuk keperluan jangka panjang. b. Setiap entitas pelaporan mengklasifikasikan asetnya dalam aset lancar dan nonlancar serta mengklasifikasikan kewajibannya menjadi kewajiban jangka pendek dan jangka panjang dalam neraca. Basis akuntansi dan Pengukuran yang Mendasari Penyusunan Laporan Keuangan NERACA Neraca menggambarkan posisi keuangan suatu entitas pelaporan mengenai aset. 80 . c. dan ekuitas dana pada tanggal tertentu.2. Informasi tentang tanggal jatuh tempo aset dan kewajiban keuangan bermanfaat untuk menilai likuiditas dan solvabilitas suatu entitas pelaporan. d. kewajiban.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) 23 24 25 26 27 28 29 Dinas Tata Kota DKPP Dinas Pekerjaan Umum Dinas Perhubungan Dinas Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam CAPIL & KB Dinas Pariwisata 4. Informasi tentang tanggal penyelesaian aset nonkeuangan dan kewajiban seperti persediaan dan cadangan juga bermanfaat untuk mengetahui apakah aset diklasifikasikan sebagai aset lancar dan nonlancar dan kewajiban diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka pendek dan jangka panjang. Klasifikasi a. Apabila suatu entitas pelaporan menyediakan barang-barang yang akan digunakan dalam menjalankan kegiatan pemerintahan.

Aset Lancar a. Pos-pos selain yang disebutkan pada paragraf 43 disajikan dalam Neraca jika Standar Akuntansi Pemerintahan mensyaratkan. Neraca mencantumkan sekurang-kurangnya pos-pos berikut: (1) kas dan setara kas. (2) Fungsi pos-pos tersebut dalam entitas pelaporan. sekelompok aset tetap tertentu dicatat atas dasar biaya perolehan dan kelompok lainnya dicatat atas dasar nilai wajar yang diestimasikan.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) e. (6) aset tetap. (5) investasi jangka panjang. h. dipakai. (4) persediaan. atau (2) berupa kas dan setara kas. likuiditas. atau jika penyajian demikian perlu untuk menyajikan secara wajar posisi keuangan suatu entitas pelaporan. diklasifikasikan sebagai aset nonlancar. (9) ekuitas dana. g. Semua aset selain yang termasuk dalam (1) dan (2). (3) Jumlah. Pertimbangan disajikannya pos-pos tambahan secara terpisah didasarkan pada faktor-faktor berikut ini: (1) Sifat. (3) piutang pajak dan bukan pajak. f. (7) kewajiban jangka pendek. 81 . dan jangka waktu kewajiban. atau dimiliki untuk dijual dalam waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal pelaporan. Suatu aset diklasifikasikan sebagai aset lancar jika: (1) diharapkan segera untuk direalisasikan. sifat. (8) kewajiban jangka panjang. Aset dan kewajiban yang berbeda dalam sifat dan fungsi kadang-kadang diukur dengan dasar pengukuran yang berbeda. Sebagai contoh. dan materialitas aset. (2) investasi jangka pendek.

Investasi jangka panjang terdiri dari investasi nonpermanen dan investasi permanen. piutang. dan barang bekas pakai seperti komponen bekas. tuntutan ganti rugi. Aset nonlancar diklasifikasikan menjadi investasi jangka panjang. Aset Nonlancar a. c. Aset nonlancar mencakup aset yang bersifat jangka panjang dan aset tak berwujud. Investasi nonpermanen adalah investasi jangka panjang yang dimaksudkan untuk dimiliki secara tidak berkelanjutan. d. Investasi jangka panjang adalah investasi yang dimaksudkan untuk dimiliki selama lebih dari 12 (dua belas) bulan. investasi jangka pendek. retribusi. Persediaan mencakup barang atau perlengkapan yang dibeli dan disimpan untuk digunakan. (2) Penanaman modal dalam proyek pembangunan yang dapat dialihkan kepada fihak ketiga.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) b. Investasi nonpermanen terdiri dari: (1) Pembelian Surat Utang Negara. dan aset lainnya untuk mempermudah pemahaman atas pos-pos aset nonlancar yang disajikan di neraca. aset tetap. denda. Pos-pos investasi jangka pendek antara lain deposito berjangka 3 (tiga) sampai 12 (dua belas) bulan. b. dana cadangan. dan (3) Investasi nonpermanen lainnya g. dan persediaan. yang digunakan secara langsung atau tidak langsung untuk kegiatan pemerintah atau yang digunakan masyarakat umum. misalnya barang pakai habis seperti alat tulis kantor. e. dan piutang lainnya yang diharapkan diterima dalam waktu 12 (dua belas) bulan setelah tanggal pelaporan. Aset lancar meliputi kas dan setara kas. surat berharga yang mudah diperjualbelikan. Investasi permanen terdiri dari: 82 . Investasi permanen adalah investasi jangka panjang yang dimaksudkan untuk dimiliki secara berkelanjutan. Pos-pos piutang antara lain piutang pajak. barang tak habis pakai seperti komponen peralatan dan pipa. f. penjualan angsuran.

j. Aset diakui pada saat diterima atau kepemilikannya dan/atau kepenguasaannya berpindah. h. dan aset kerjasama dengan fihak ketiga (kemitraan). Aset diakui pada saat potensi manfaat ekonomi masa depan diperoleh oleh pemerintah dan mempunyai nilai atau biaya yang dapat diukur dengan andal. Aset tetap adalah aset berwujud yang mempunyai masa manfaat lebih dari dua belas bulan untuk digunakan dalam kegiatan pemerintah atau dimanfaatkan oleh masyarakat umum. Pengukuran aset adalah sebagai berikut: (1) Kas dicatat sebesar nilai nominal. badan internasional dan badan hukum lainnya bukan milik negara. irigasi. b. (2) Investasi jangka pendek dicatat sebesar nilai perolehan. badan hukum milik negara. I. Aset tetap terdiri dari: (1) Tanah. Pengakuan Aset a. dan jaringan. (5) Aset tetap lainnya. dan (6) Konstruksi dalam pengerjaan.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) (1) Penyertaan Modal Pemerintah pada perusahaan negara/perusahaan daerah. Termasuk dalam aset lainnya adalah aset tak berwujud. Aset nonlancar lainnya diklasifikasikan sebagai aset lainnya. tagihan penjualan angsuran yang jatuh tempo lebih dari 12 (dua belas) bulan. (4) Jalan. Dana cadangan dirinci menurut tujuan pembentukannya. 83 . (2) Investasi permanen lainnya. (3) Gedung dan bangunan. Dana Cadangan adalah dana yang disisihkan untuk menampung kebutuhan yang memerlukan dana relatif besar yang tidak dapat dipenuhi dalam satu tahun anggaran. Pengukuran Aset a. lembaga keuangan negara. (2) Peralatan dan mesin. k.

Aset tetap dicatat sebesar biaya perolehan. dan semua biaya lainnya yang terjadi berkenaan dengan pembangunan aset tetap tersebut. seluruh aset tetap dapat disusutkan sesuai dengan sifat dan karakteristik aset tersebut. e. seperti utang transfer pemerintah atau utang kepada pegawai merupakan suatu bagian yang akan menyerap aset lancar dalam tahun pelaporan berikutnya. Kewajiban Jangka Pendek a. Aset moneter dalam mata uang asing dijabarkan dan dinyatakan dalam mata uang rupiah. Semua kewajiban lainnya diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka panjang.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) (3) Piutang dicatat sebesar nilai nominal. Beberapa kewajiban jangka pendek. (4) Persediaan dicatat sebesar: (a) (b) Biaya Perolehan apabila diperoleh dengan pembelian. Apabila penilaian aset tetap dengan menggunakan biaya perolehan tidak memungkinkan maka nilai aset tetap didasarkan pada nilai wajar pada saat perolehan. c. perlengkapan. Kewajiban jangka pendek dapat dikategorikan dengan cara yang sama seperti aset lancar. b. bahan baku. Selain tanah dan konstruksi dalam pengerjaan. dan biaya tidak langsung termasuk biaya perencanaan dan pengawasan. d. 84 . f. sewa peralatan. Penjabaran mata uang asing menggunakan kurs tengah bank sentral pada tanggal neraca. b. Biaya perolehan aset tetap yang dibangun dengan cara swakelola meliputi biaya langsung untuk tenaga kerja. (c) Nilai wajar apabila diperoleh dengan cara lainnya seperti donasi/rampasan. Biaya Standar apabila diperoleh dengan memproduksi sendiri. Suatu kewajiban diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka pendek jika diharapkan dibayar dalam waktu 12 (dua belas) bulan setelah tanggal pelaporan. tenaga listrik. Investasi jangka panjang dicatat sebesar biaya perolehan termasuk biaya tambahan lainnya yang terjadi untuk memperoleh kepemilikan yang sah atas investasi tersebut.

yang diselesaikan sebelum laporan keuangan disetujui. atau adanya penjadualan kembali terhadap pembayaran. Misalnya bunga pinjaman. dan bagian lancar utang jangka panjang. bersama-sama dengan informasi yang mendukung penyajian ini. Jumlah setiap kewajiban yang dikeluarkan dari kewajiban jangka pendek sesuai dengan paragraf ini. Kewajiban jangka pendek lainnya adalah kewajiban yang jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan setelah tanggal pelaporan. b.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) c. diungkapkan dalam Catatan atas Laporan Keuangan. Suatu entitas pelaporan tetap mengklasifikasikan kewajiban jangka panjangnya. Beberapa perjanjian pinjaman menyertakan persyaratan tertentu (covenant) yang menyebabkan kewajiban jangka panjang menjadi kewajiban jangka pendek (payable on demand) jika 85 . pendanaan kembali ini tidak dapat dipertimbangkan secara otomatis dan kewajiban ini diklasifikasikan sebagai pos jangka pendek kecuali penyelesaian atas perjanjian pendanaan kembali sebelum persetujuan laporan keuangan membuktikan bahwa substansi kewajiban pada tanggal pelaporan adalah jangka panjang. Kewajiban yang demikian dipertimbangkan untuk menjadi suatu bagian dari pembiayaan jangka panjang dan diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka panjang. meskipun kewajiban tersebut jatuh tempo dan untuk diselesaikan dalam waktu 12 (dua belas) bulan setelah tanggal pelaporan jika: (1) jangka waktu aslinya adalah untuk periode lebih dari 12 (dua belas)bulan. dan maksud tersebut didukung dengan adanya suatu perjanjian pendanaan kembali (refinancing). c. Namun dalam situasi di mana kebijakan pendanaan kembali tidak berada pada entitas (seperti dalam kasus tidak adanya persetujuan pendanaan kembali). utang jangka pendek dari fihak ketiga. Kewajiban Jangka Panjang a. (2) (3) entitas bermaksud mendanai kembali (refinance) kewajiban tersebut atas dasar jangka panjang. utang perhitungan fihak ketiga (PFK). Beberapa kewajiban yang jatuh tempo untuk dilunasi pada tahun berikutnya mungkin diharapkan dapat didanai kembali (refinancing) atau digulirkan (roll over) berdasarkan kebijakan entitas pelaporan dan diharapkan tidak akan segera menyerap dana entitas.

Kewajiban diakui jika besar kemungkinan bahwa pengeluaran sumber daya ekonomi akan dilakukan atau telah dilakukan untuk menyelesaikan kewajiban yang ada sekarang.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) persyaratan tertentu yang terkait dengan posisi keuangan peminjam dilanggar. Setiap entitas pelaporan mengungkapkan secara terpisah dalam Neraca atau dalam Catatan atas Laporan Keuangan: (1) Ekuitas Dana Lancar. Kewajiban diakui pada saat dana pinjaman diterima atau pada saat kewajiban timbul. (3) Ekuitas Dana Cadangan. Pengukuran Kewajiban Kewajiban dicatat sebesar nilai nominal. Dalam keadaan demikian. (2) Ekuitas Dana Investasi. Kewajiban dalam mata uang asing dijabarkan dan dinyatakan dalam mata uang rupiah. b. Ekuitas Dana Lancar adalah selisih antara aset lancar dan kewajiban jangka pendek. dan perubahan atas kewajiban tersebut mempunyai nilai penyelesaian yang dapat diukur dengan andal. termasuk sisa lebih pembiayaan anggaran/saldo anggaran lebih. Ekuitas dana lancar antara lain sisa lebih pembiayaan anggaran. Penjabaran mata uang asing menggunakan kurs tengah bank sentral pada tanggal neraca. dan dana yang harus disediakan untuk pembayaran utang jangka pendek. dan (2) tidak mungkin terjadi pelanggaran berikutnya dalam waktu 12 (dua belas) bulan setelah tanggal pelaporan. cadangan piutang. cadangan persediaan. Pengakuan Kewajiban a. b. kewajiban dapat diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka panjang hanya jika: (1) pemberi pinjaman telah menyetujui untuk tidak meminta pelunasan sebagai konsekuensi adanya pelanggaran. Ekuitas Dana a. 86 .

h. (4) utang transfer dianalisis menurut entitas penerimanya. (3) aset tetap diklasifikasikan berdasarkan kelompok sesuai dengan standar yang mengatur tentang aset tetap. sesuai dengan sifatnya. retribusi. Ekuitas Dana Investasi mencerminkan kekayaan pemerintah yang tertanam dalam investasi jangka panjang. penjualan. (6) pengungkapan kepentingan pemerintah dalam perusahaan negara/daerah/lainnya adalah jumlah penyertaan yang diberikan. d. dan aset lainnya. Pengungkapan akan bervariasi untuk setiap pos. Suatu pos disubklasifikasikan lebih lanjut. g. Ekuitas Dana Cadangan mencerminkan kekayaan pemerintah yang dicadangkan untuk tujuan tertentu sesuai dengan peraturan perundang undangan. (5) komponen ekuitas dana diklasifikasikan menjadi ekuitas dana lancar. dan jumlah lainnya. Rincian yang tercakup dalam subklasifikasi di Neraca atau di Catatan atas Laporan Keuangan tergantung pada persyaratan dari Standar Akuntansi Pemerintahan dan materialitas jumlah pos yang bersangkutan. dikurangi dengan kewajiban jangka panjang. dan ekuitas dana cadangan. baik dalam Neraca maupun dalam Catatan atas Laporan Keuangan subklasifikasi pos-pos yang disajikan. 87 . uang muka. misalnya: (1) piutang dirinci menurut jumlah piutang pajak. ekuitas dana investasi. Faktor-faktor yang disebutkan dalam paragraf 84 dapat digunakan dalam menentukan dasar bagi subklasifikasi. (5) dana cadangan diklasifikasikan sesuai dengan peruntukannya. fihak terkait. diklasifikasikan dengan cara yang sesuai dengan operasi entitas yang bersangkutan. aset tetap. Informasi yang Disajikan dalam Neraca atau dalam Catatan atas Laporan Keuangan f. tingkat pengendalian dan metode penilaian. bilamana perlu. Suatu entitas pelaporan mengungkapkan. piutang transfer dirinci menurut sumbernya.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) c. (2) persediaan dirinci lebih lanjut sesuai dengan standar yang mengatur akuntansi untuk persediaan.

072.84 1.084.593.000.29% 69.522.722.320.346.670.721.29 5.00 982.639.98 56.000.00 5.00 325.201.192.74% 760.906.00 157.61% 1.35 4.22% 190.842.00 1.1.000.72% 269.40 325.1.610.97 685.55% 80.44% Realiasi APBD P 2005 675.002.1.987.000.4.180.1.1.29 5.515.00 821.697.81% 111.1. PENDAPATAN 5.42 4.768.00 193. Pajak Daerah Pajak Hotel Pajak Penerangan Jalan Pajak Restoran Pajak PP Bahan Galian Pajak Daerah Lainnya Jumlah Pajak Daerah 5.16 9.807.097.67% 278.3.622. Laporan Realisasi Anggaran TA 2006 5.660.105.00 196.000.956.1.71 88 .38 565.000.000.72 71.27 944.686.006.1.000. Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah Ganti Rugi Kekayaan Daerah Sumbangan Pihak Ketiga Jasa Giro Bunga Deposito Penerimaan lain-lain yang sah Jumlah Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah Jumlah Pendapatan Asli Daerah APBD Perubahan TA 2006 Anggaran Realisasi 650.1.999.212.00 3.000.36 3.00 4.976.77% 89.1.11 11.50 943.00 750.14% 125.00 244.06% 26.00 2.92% 109.000.1.51% 94.044.00 30.454.000. Pendapatan Asli Daerah 5.35 5.970.35 2.293.804.00 565.13% 130.000.72 290.94 57.500.2.00 900.410.1.1.52% 60.760.953.1.000.111.458.00 350.000.54 95.000.000.000.28 631.000.281.460.87 954.499.49 723.211.00 300.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) BAB V Penjelasan atas Pos-Pos Dalam Laporan Keuangan 5.00 6.00 80.1.550.00 305.861.009.000.49% 142.00 674.827.350.000.783.00 1.00 4.00 560.03 119.27% 140.963.41% 1.578.429.00 2.002.78 81.953.181.717.586.500.660.500. Retribusi Daerah Retribusi Iain Mendirikan Bangunan Retribusi Ijin Tenaga Kerja Asing Retribusi Jasa Usaha Pemakaian Kekayaan Retribusi Jasa Usaha Pelayanan Pelabuhan Retribusi Pengelolaan Sumber Daya Ikan Retribusi Leges dan Biaya Administrasi Retribusi Tempat Penjualan Minum Retribusi Lainnya Jumlah Retribusi Daerah 5.204.06 155.500.645.226.000.452.00 383.86% 149.66 36.00 13.05 5.484.12 18.000.00 225.407.559.838.1.730.90 3.00 2.00 1.50% 128.28% 109.416.023.1.896.00 692.10 4.76 % 157.00 835.1.1.00 6.794.000.439.00 715.891.00 1. Hasil PMD dan Pengelolaan Kekayaan Daerah 5.

041.46% 197.435.80 568.00 152.00 4.683.19% 153.4.00 66.00 72.00 4.718.10 152.907.00 100.000.13 182.225.12% 82.1. Dana Alokasi Umum 5.00% 180.000.01 454.233.349.00 622.000.521.20 775.000.1.923.347.605.026.333.00 7.00 1.092.849.80% 158.437.04% 156.600.581.200.000.989.00 1.000.200.80 276.202.000.335.53% 169.000.375.213.500.1.173.324.551.879.00 17.00 5.72% 64.372.23% 175.991.799.234.07% 100.2.991.1.33 362. Pendapatan Transfer 5.725.200.00 1.943.60% 243. Dana Perimbangan dari Propinsi Bagi Hasil Pajak Propinsi Pajak Kendaraan Bermotor Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor Pajak Pengambilan dan Pemanfaatan Air Jumlah Bagi Hasil Pajak Propinsi Bantuan Propinsi Jumlah Dana Perimbangan dari Propinsi Jumlah Pendapatan Transfer 5.000.00 58.228. Lain-lain Pendapatan Yang Sah JUMLAH PENDAPATAN APBD Perubahan TA 2006 Anggaran Realisasi % Realiasi APBD P 2005 60.22 318.121.120.66 6.18 124.00 3.000.95% 185.00 193.00 30.83% 187.689.1.01% 213.831.800.80 24.32 91.975.089.306.032.81% 100.35% 148.33% 174.2.00 3.00 498.49% 135.00 328.130.000.799.009.1.900.338.700.14% 2.840.1.555.000.615.00% 108.00 243.317.000.642.000.1.667.230.18 72.733. Dana Alokasi Khusus 5.840.000.000.000.00 3.85 72.615.750.00 49.91% 114.535.00 116.00 67.000.634.000.2.75 835.000.000.592.562.17 89 .00 355.999.179.20 49.38 2.84 23.1.962.600.000.000.48% 108.88 6.32 3.000.00 4.920.00 300.2.551.64 2.000.20 14.282.000.475.644.00 3.000.480.00 2.245.00 10.3.00 289.15 667.600.00 9.990.000.00 3.559.352.000.152.1.00 124.18 40.00 9.1.2.1.3.000.16 152.00 528.818.434.000.562.00 496. Bagi Hasil Pajak/Bukan Pajak Bagi Hasil Pajak Pajak Bumi dan Bangunan BPHTB Pajak Penghasilan Orang Pribadi Jumlah Bagi Hasil Pajak Bagi Hasil Bukan Pajak/Sumber Daya Alam Royalti Provisi Sumber Daya Hutan Penerimaan Pungutan Hasil Perikanan Penerimaan dari Sektor Pertambangan Minyak Penerimaan dari Sektor Pertambangan Gas Jumlah Bagi Hasil bukan Pajak/SDA Jumlah Bagi Hasil Pajak/Bukan Pajak 5.00 188.000.338.438.76% 172.23 4.701.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) 5.00 34.490.827.000.1.169.879.590.488.851.00 4.00 63.

21% 100.563.2.15 4.714.199.324.353.194.442.974. BELANJA MODAL Belanja Tanah Belanja Peralatan dan Mesin Belanja Gedung dan Bangunan Belanja Jalan.65% 26.582.523.620.79 115.786.50 5.16% 81.00 1.364.76 36.54 45.284.966.954.50 156.396.291.796.466.1.568.82 8.45 16.960.388.31% 5.97 109.186.86 9.80 6.121.40 85.723.251.274.20 17.59 26.673.798.386.037.77 3.17 14.298.046.48 7.641.00 339.785. BELANJA 5.413.900.30 88.99% 81.303.087.56 11.00 3.317.027.40 7.2.374.590.20 1.77 17.32% 84.25% 77.794.245.00 90 .70 79.62 211.851.830.452.133.46 4.52 27.107.89 332.89 111.260.72% 82.82 5.37 % 85.684.29% 9.608.019.400.102.73 5.38 157.216.047.82 2.57 8.71% 59.94 14.155.32 17.575.42 10.80 2.988.1. BELANJA OPERASI Belanja Pegawai Belanja Barang JUMLAH BELANJA OPERASI APBD Perubahan TA 2006 Anggaran Realisasi 147.69% 92.05 5.179.070.422.054.93% 73.593.622.12 2.427.968.609.23% Realiasi APBD P 2005 69.10 9.34 12.2.797.912.000.28 6.080.528.556.317.378.84 4.98 21.612.710.70 4.135.67 58.00 21.567.090. dan Jaringan Belanja Aset Tetap Lainnya Belanja Aset Dalam Pengerjaan Jumlah Belanja Modal APBD Perubahan TA 2006 Anggaran Realisasi 61.68 12.001.16% 80.783.081.770.18 50.362.918.83 Belanja Pegawai dan Belanja Barang untuk tahun anggaran 2006 dapat dirinci sebagai berikut : Belanja Operasi Aparatur Belanja Administrasi Umum Belanja Pegawai Belanja Barang Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasi dan Pemeliharaan Belanja Pegawai Belanja Barang Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasi Publik Belanja Administrasi Umum Belanja Pegawai Belanja Barang Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan Belanja Operasi dan Pemeliharaan Belanja Pegawai Belanja Barang Belanja Barang dan Jasa Belanja Perjalanan Dinas Belanja Pemeliharaan 115.934.61 24.035.817.97 4.39 211.92% 79.594.358.02 85.882.088.115.00 85.988.793.094.221.907.794.70 183.883.419.094.114.47% 66.21 10.59 1.210.984.794.099.40 99.650.75 3.587.832.00 81.26% 66.16 162.541.896.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) 5.140.630.605.522.407.736.707.59 126.620.134.430.148.67% 17.79 24.586.389.161.881.943.260.51 139.56 % 80.00 49.875.24 23.49% 76.736.426.463.554. Irigasi.92% 77.530.23% 75.48% 78.312.58 7.260.263.973.548.1.495.946.933.49 3.270.348.458.90 10.90 12.409.910.981.34 10.994.223.44 30.45% 87.73% 76.42% 96.78 16.49% 72.970.882.215.70 316.80 943.788.511.746.25 30.2.94 13.59% Realiasi APBD P 2005 103.127.26 1.735.016.747.00 227.575.1.594.65 18.48 258.

1.06% 91 .100. 5.732.00 4.826.63 48.867.629. yang terdiri dari belanja modal yang telah selesai dilaksanakan dan dikapitalisasi dalam aset tetap dan belanja modal yang masih dalam pelaksanaan. Belanja Modal tahun anggaran 2006 merupakan jumlah belanja modal yang terealisasi pada tahun tersebut.376.26 2.068.239.33 53.421.794.764.50 7.000.00 625.2.098.3.36 2.661.897.694.60 % 90.337.089.65 1.50 13.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Kecuali untuk Belanja Modal tahun anggaran 2005. BANTUAN KEUANGAN Bantuan Keuangan Kepada Pegawai/Kedinasan Instansi Vertikal Profesi/Golongan Pendidikan Partai politik Masyarakat Kecamatan Lain Jumlah Bantuan Keuangan APBD Perubahan TA 2006 Anggaran Realisasi 14.669.

331.000.13 20.938.938.000.967.51 165.475.000.000.689.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) 5.000.041.000.293.00 310.000.Pencairan Deposito Rp3. yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Laporan ini) Pada tanggal 31 Desember 2006.00 20. 92 .500. yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Laporan ini).Pencairan Deposito Rp12.13.000.02 275.75 290.823. Saldo tersebut seluruhnya telah dikembalikan ke kas daerah Pemerintah Kota Tarakan pada tanggal 30 Maret 2007 dan 16 April 2007.549.000.742.605. Kas dan Setara Kas Kas di Pemegang Kas Dana HWS Dana DAK Non DR Dana DR Bank : Bank BPD Kaltim Bank Mandiri Bank BRI Jumlah Kas dan Bank Deposito Bank BPD Kaltim Bank Mandiri Bank BRI Jumlah Deposito Jumlah Kas dan Setara Kas 2006 833.51 Pada tanggal neraca.1. (Lihat Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Kepatuhan Terhadap Perundang-Undangan TA 2006.823.69 347. Saldo tersebut terdapat pada 20 rekening giro di Bank BPD Kaltim Cabang Tarakan atas nama Bendahara Rutin/pengeluaran/Proyek/SKPD (Lihat Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Kepatuhan Terhadap Perundang-Undangan TA 2006.504.000.579.00 602.00 327.938.000.475.00 pada 3 Agustus 2006 .00 20.341.00 telah diakui digunakan untuk kepentingan pribadi oleh oknum pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan.703.402.2.39 253.00 142. Selisih dari jumlah tersebut terdiri dari : .2.13 2005 3.00 283.242.000.179.784.320.84 10.000.000.000.02 6.00 pada tanggal 9 Oktober 2006 Selisih saldo kas dan setara kas tersebut di atas berjumlah sebesar Rp15.742.038. saldo Kas dan Setara kas yang seharusnya terdapat di Kas Daerah adalah sebesar Rp617.500.88 10.53.05 2. terdapat saldo sisa belanja SPM-BT TA 2006 yang belum disetorkan ke kas daerah sebesar Rp20.000. Neraca 5.

2.474.93.186.50% dan 13% per tahun.266.50 49.74. merupakan piutang pajak yang telah diterbitkan SKPnya.05 44.48 463.90 5.00 4. piutang yang berumur lebih dari satu tahun per 31 Desember 2006 adalah sebesar : Pajak Hotel Pajak Restoran Pajak Hiburan Pajak Reklame Jumlah Piutang Pajak 333.286.049.55 695.93 2005 66.2.003. Bank BPD Kaltim Cabang Tarakan. dan Bank Mandiri Cabang Tarakan adalah sebesar 10%-12.05 87.945.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Tingkat Suku bunga deposito jangka pendek untuk bulan Desember 2006 dan 2005 di bank BRI Cabang Tarakan.10 507.029.116. dengan rincian sebagai berikut : 2006 1.058.607.073.37 16. namun belum dilunasi sampai dengan 31 Desember 2006.819. dengan rincian sebagai berikut : 2006 437.25 7. Piutang Retribusi Piutang Pajak sebesar Rp1. merupakan piutang pajak yang telah diterbitkan SKPnya.23 696.2.073.845.43 158.00 69.48 93 .655.65 Pajak Hotel Pajak Restoran Pajak Hiburan Pajak Reklame Pajak Penerangan Umum Jalan Pajak Pembangunan dan Pengelolaan Galian Golongan C Pajak lainnya Jumlah Piutang Pajak Dari jumlah tersebut.60 29.549. 5. namun belum dilunasi sampai dengan 31 Desember 2006. Piutang Pajak Piutang Pajak sebesar Rp1.74 2005 978.315.558.96 32.993.607.633.23 2.50 189.427.3.530.003.549.090.909.00 1.080.

418. dengan perincian sebagai berikut : .59 1.100.00 10.943.999.772.640.238.07 2.236. dengan rincian sebagai berikut : 2006 1.00 3.630.66 2005 742.97 Persediaan Obat-obatan Persediaan Benda Berharga Persediaan Bahan Lainnya Jumlah Persediaan 5.368.100. Piutang Panjar Piutang panjar merupakan piutang yang berasal dari pemberian panjar untuk kegiatan operasional di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan.6.738.000.00 392.82 537.Panjar kepada CV Borneo (November 2005) Jumlah 1.110.000.4.00 4. Investasi Jangka Panjang Saldo investasi jangka panjang merupakan investasi yang dilakukan Kota Tarakan per tanggal 31 Desember 2006 dengan rincian sebagai berikut : Kepemilikan Saham pada BPD Kaltim Penyertaan pada PDAM Tarakan Dana Bergulir Ekonomi Kerakyatan Terpadu Jumlah Investasi Jangka Panjang 13.35 3.000.84 4.240.999.Panjar kepada PT Sakti Nusa Indo Perdana .84 94 .2.00 36.00 yang telah berumur lebih dari enam bulan.5. Saldo tersebut diantaranya terdiri dari panjar sebesar Rp3. Gusti Syaifuddin (25 Oktober 2005) .306.2.811.116. Piutang Panjar 2006 10.042.582.18 61.q.630.275.723.74 2005 2.00 124.238.250.289.00 300.347.15 1.533.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) 5.000.50% 100% 2006 52.000.908.Panjar kepada PT Gusher c.00 5.029.100.000.772. Persediaan Saldo persediaan barang habis pakai merupakan persediaan barang habis pakai yang masih belum terpakai pada tanggal 31 Desember 2006 pada masing-masing Dinas/Badan/Lembaga di lingkungan Kota Tarakan.2.93 Saldo panjar per 31 Desember 2006 merupakan saldo atas pemberian panjar untuk kegiatan di Pemerintah Kota Tarakan yang dananya diambil dari Pos Dana Cadangan.636.Panjar kepada CV Mulawarman Indah (27 Maret 2004) .000.018.00 5.127.00 1.54 2005 27.

Dana Bergulir Ekonomi Kerakyatan Terpadu (DBEKT) merupakan pinjaman dana/modal kerja yang berasal dari Pemerintah Kota Tarakan yang diperuntukan bagi Koperasi. dan Pasar Gusher. Kota Tarakan telah menerima dividen tunai tahun buku 2005 dari BPD Kaltim sebesar Rp5. Nilai Penyertaan pada PDAM Tarakan per 31 Desember 2006 merupakan nilai ekuitas PDAM Tarakan Per 31 Desember 2006 berdasarkan Laporan Keuangan PDAM Tarakan yang belum diaudit. Pinjaman macet DBEKT per 31 Desember 2006 mencapai Rp2. Selain di PDAM Tarakan.630.000. maupun arus kas.005. Peraturan Daerah untuk penambahan Penyetoran Modal Pemerintah Daerah kepada PDAM Tarakan berupa aset tetap yang dibangun oleh Kota Tarakan sejak tahun 2000 hingga 2005 dan telah diserah terimakan kepada PDAM Tarakan pada tanggal 17 Oktober 2006 dengan Berita Acara No.500. laba rugi. Pasar Sebengkok. Kolam Renang Wisma Patra.00 diantaranya sebesar Rp1. Pada tahun 2006. Pelabuhan Pamusian.526 lembar saham dengan nominal sebesar Rp5. Tarakan Televisi Media Mandiri bergerak di bidang penyiaran visual lokal. Pemerintah Kota Tarakan menambah penyertaan pada DBEKT sebesar Rp2.05/HK-X/926/2005). THM Mall.134/HK-VI/361/2002).09 Tahun 2004 tanggal 9 Pebruari 2004.98.5 Tahun 2004.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Investasi dalam saham pada BPD Kaltim sebesar Rp52.82 atau 43.500. Rukan Dua lantai.000.00 merupakan penyertaan modal Kota Tarakan pada BPD Kalimantan Timur sebanyak 10.00 per lembar saham. Pasar Boom Panjang.039.039.01/BAP/X/UP/2006 antara Walikota Tarakan dan Direktur Utama PDAM Tarakan hingga saat ini sedang dalam pembahasan di Pemerintah Kota Tarakan. Lapangan Tenis. 95 . Pemerintah Kota Tarakan juga memiliki penyertaan di Tarakan Televisi Media Mandiri yang didirikan pada tahu 2004 dengan Peraturan Daerah No. Pada tahun 2006. Nilai DBEKT disajikan berdasar nilai yang dapat direalisasi. diantaranya Pelabuhan Tengkayu I. yang kemudian diubah menjadi 4% per tahun (SK Walikota No.39% dari saldo pinjaman DBEKT yang outstanding per tanggal tersebut. Pasar Lingkas. Hingga saat ini Perusda belum membuat laporan keuangan dalam bentuk neraca. Pemerintah Kota Tarakan memiliki pernyertaan pada Perusda Tarakan yang didirikan dengan Perda No. Kegiatan utama Perusda Tarakan adalah mengelola beberapa aset milik Pemerintah Kota Tarakan.00 dipinjamkan ke Koperasi Taksi Sopir Taksi Bandara Juwata untuk pengadaan 30 unit taxi ex Blue Bird.591. Tukan Tiga Lantai. Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan Usaha Perorangan dalam rangka penguatan struktur permodalan usaha kecil.953.620. menengah dan koperasi di Kota Tarakan. Debitur dikenakan bunga sebesar 6% per tahun (Surat Keputusan Walikota Tarakan No.500.

84 Penambahan Pengurangan 55.522.090.723.457.000.58 223.648.755.00 25.901. Jaringan.00 105.723.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) 5.365.071. dengan perincian sebagai berikut : 96 .00.88 227.33 11.22 297.394. dengan Berita Acara No.464. aset tetap yang dibangun oleh Kota Tarakan sejak tahun 2000 hingga 2005 dengan nilai perolehan sebesar Rp82.09 524.90 Pada tanggal 17 Oktober 2006 telah diserah terimakan kepada PDAM Tarakan.723.082.812.765.26 212.303.10 45.17 300. dan Instalasi Jumlah 75.02 Nilai perolehan aset PDAM Tarakan sebesar Rp82.358.00 2.686. Aset tersebut diserahkan untuk dipergunakan secara optimal dalam rangka meningkatkan kinerja dan pelayanan PDAM Kota Tarakan. dengan rincian sebagai berikut : Tanah Peralatan dan Mesin Gedung dan Bangunan Jalan.890.163.873.47 87.838.894.365.246.00 105.175.454.058. Rincian aset yang diserahterimakan adalah sebagai berikut : Tanah Peralatan dan Mesin Gedung dan Bangunan Jalan.833.758.70 2006 316.522.504.76 81.242.242.00 yang sebelumnya diakui Kota Tarakan pada Neraca TA 2005 sebagai bentuk penyertaan kepada PDAM Kota Tarakan.09 286.00 81.295.70 970.70 81.242.978.09 1.197. Jaringan.85 yang pembangunan atau pengadaannya bersumber dari dana Subsidi atau swadana Universitas Borneo atau total sebesar Rp69. Aset Tetap Saldo aset tetap per 31 Desember 2006 merupakan saldo atas perolehan aktiva tetap dari kegiatan pembangunan dan pengadaan barang sejak pendirian Kota Tarakan sampai dengan 31 Desember 2006.071.42 84.377.050.374.913.961.913.284.50 36.370.400.365.002.51 140.359.444.51 115.00 termasuk didalamnya nilai penyertaan sebesar Rp45.485. Nilai aset yang diserahkan adalah sebesar Rp64.2. dan Instalasi Aset Tetap Lainnya Konstruksi Dalam Pengerjaan Jumlah Aset Tetap 2005 261.01/BAP/X/UP/2006 antara Walikota Tarakan dan Direktur Utama PDAM Tarakan.919.784.266.34 untuk aset yang pembangunan atau pengadaannya didanai oleh Pemerintah Kota Tarakan dan sebesar Rp5.544. Pada tanggal 9 Januari 2007 telah ditandatangani serah terima aset milik Universitas Borneo dari Yayasan Pinekindi kepada Pemerintah Kota Tarakan sebagai konsekuensi dari pembubaran Yayasan Pinekindi sesuai Akta Notaris Muchlis Tabrani No.565.7.19.522.63 388. namun sampai dengan tanggal 31 Desember 2006 belum dibuatkan Peraturan Daerah tentang Penyertaan Modal tambahan Pemerintah Daerah ke PDAM.792.246.061.43 Tanggal 26 September 2006 dan sesuai Berita Acara Serah Terima Pengelolaan Universitas Borneo dari Yayasan Pinekindi (dalam likuidasi) kepada Pemerintah Kota Tarakan.322.

Dana tersebut awalnya merupakan bagian dari Dana Cadangan yang dicairkan dan digunakan untuk panjar TA 2006.144 ha yang tersebar di empat kecamatan di Kota Tarakan.514.583.557. 5. Sehingga.38 ha yang bersertifikat.00.19 2005 66. 97 .00 yang telah dicairkan dan dipergunakan oleh Pemerintah Kota Tarakan dan DPRD Kota Tarakan untuk pendanaan operasionalnya.117.18 ha.8.671. (Lihat Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Kepatuhan Terhadap PerundangUndangan TA 2006. Saldo tersebut hingga tanggal pelaporan belum disetorkan kembali ke rekening dana cadangan.000. yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Laporan ini). Hingga tanggal 19 April 2007.393. terdapat dana cadangan yang belum disajikan di neraca per tanggal 31 Desember 2006 sebesar Rp5.937/1561/Keu tanggal 26 Desember 2006 yang ditanda tangani oleh Wakil Walikota Tarakan.752.05 Tahun 2001 tanggal 26 April 2001 tentang Dana Cadangan.693. Penambahan Dana Cadangan pada tahun anggara 2006 sebesar Rp25.00 di dasarkan pada surat No.474.47 61.393.000. sedang sisanya belum disertifikat. baru sebesar Rp535.072.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) Tanah Peralatan dan Mesin Gedung dan Bangunan Jumlah 1.2. baru sekitar 143.19 Aset Pemerintah Kota Tarakan dalam bentuk tanah hingga tahun 2006 berukuran luas + 1.000. Selain jumlah tersebut di atas.000. Dana Cadangan 2006 82. Namun kemudian digunakan untuk kepentingan pribadi oleh oknum pejabat di Pemerintah Kota Tarakan. Dana cadangan ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kota Tarakan No.535. Aset tanah yang dimiliki tahun 2005 berukuran luas 973.557.000.613.999. Tidak ada aset tetap tertentu yang dijaminkan untuk hutang bank di tahun anggaran 2006.686.00 6.92. jumlah keseluruhan mecapai Rp93.838.92. Hingga tanggal 31 Desember 2006. Saldo dana cadangan per 31 Desember 2006 tidak termasuk jumlah dana cadangan sebesar Rp10.029.99 Dana cadangan merupakan dana yang dicadangkan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan yang memerlukan pendanaan lebih dari satu tahun anggaran. dana cadangan yang telah terbentuk sebesar Rp93.73 69. Dari jumlah tersebut.00 yang dikembalikan ke Kas Daerah Kota Tarakan. Pemerintah Kota Tarakan belum memiliki kebijakan akuntansi untuk aset tetap.

PDAM Tarakan mendapat bagian utang sebesar Rp1. Masa pengelolaan oleh PT PKM adalah selama 30 tahun.PDAM Tarakan 2006 1. Utang Dalam Negeri Utang RDI .00 Jumlah tersebut belum termasuk utang bunga yang harus dibayar oleh Pemerintah Kota Tarakan.121.028/175/PLK-XII/1999 dan No.00 2005 - Utang dalam negeri sebesar Rp8. dan Pemda Nunukan. Nilai tanah seluas 45 ha yang terletak di jalan Gajah Mada dan Yos Sudarso yang dipergunakan untuk kerjasama adalah sebesar Rp7.28 adalah merupakan utang Kota Tarakan terhadap Pemerintah Pusat (c. 5. Saldo utang yang harus ditanggung oleh masing-masing PDAM c.161. Utang tersebut merupakan bagian yang harus ditanggung dan dijamin oleh Kota Tarakan berdasarkan Berita Acara Serah terima aset dan pengelolaan PDAM Kabupaten Bulungan yang berada di wilayah Kota Tarakan dari Pemkab Bulungan ke Kota Tarakan dengan BA Serah Terima No.10.00 Review atas surat perjanjian menunjukkan bahwa tidak terdapat substansi yang menyebutkan adanya klausul Built Operate and Transfer dalam perjanjian tersebut.2. Pemerintah Daerah dirubah.500/262/EK/XII/1999.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) 5.280/DP3/1997 tanggal 14 Mei 1997.13 2005 310.q Departemen Keuangan RI) per tanggal 31/12/2004 sesuai surat perjanjian No.132.475.9. 5.000. Selisih Lebih Perhitungan Anggaran SiLPA Tahun Berjalan 2006 617.823.q.000. Berdasarkan hasil kesepakatan tanggal 9 April 2007 di Tanjung Selor Kabupaten Bulungan antara Pemkot Tarakan.000.000.938.742. Perjanjian/MoU ditandatangni oleh Walikota Tarakan dengan Gusti Syaifuddin (Mewakili PT Gusher) pada tanggal 21 Agustus 2000.2.2. Pemda Bulungan.11. Aktiva lainnya 2006 2005 Merupakan nilai tanah di Pusat Perbelanjaan Tarakan (THM) yang dikelola oleh PT Putra Kaltim Membangun.804. dimana di atasnya berdiri 64 unit Ruko dan satu unit Plaza.51 98 .000.

93 66.161.00 Aset Tetap .2.2.804.8 5.7 Sebelum Koreksi 48.804.042.2.Tanah 7.02 Saldo setelah dikoreksi menjadi : Panjar Dana Cadangan Penyertaan di PDAM Tarakan Kemitraan dengan pihak ketiga Aset Tetap Catatan 5. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.890.PDAM Tarakan 84.919.93 Dana Cadangan 20.486.640.7/5.2.000.738.804.82 Setelah Koreksi 2.557.303.2.84 5.02 Tahun 2006 tanggal 2 Mei 2006 tentang “Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah TA 2005” sebagaimana diharuskan sesuai pasal 31 ayat 2 UU No.919.393.99 4.42 7. Laporan Arus Kas TA 2005.8 5.2.161.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) 5.303.365.7 5.042. Penyajian Kembali Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2005 Neraca Per 31 Desember 2005.479. BPK RI menyajikan saldo akhir Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan TA 2005 berdasarkan pada Laporan Hasil Pemeriksaan BPK-RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan TA 2005.773 970.12.2.161.2.6/5.9 5. dan Catatan Atas Laporan Keuangan TA 2005 tidak disahkan sebagai bagian dari Peraturan Daerah No.648.13.42 Kemitraan dengan pihak ketiga 7.92 45.242. Penyelesaian Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan bertanggung jawab untuk menyusun laporan keuangan TA 2006 ini. Koreksi-koreksi yang dilakukan atas saldo awal Neraca tahun 2006 adalah sebagai berikut : Bertambah Berkurang Panjar 2.00 Penyertaan di PDAM Tarakan 45.2. yang diselesaikan pada tanggal 19 April 2007.640.514.000. Untuk keperluan pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan TA 2006.00 879.752.00 Aset Tetap . dan digunakan sebagai saldo awal Laporan Keuangan TA 2006. 99 .

Selain itu tidak ada kejadian luar biasa baik bencana alam ataupun bencana sosial yang diluar kemampuan pemerintah daerah.untuk tahap II..-. telah terjadi pergantian kepemimpinan dalam struktur keuangan Sekretariat Kota dan Sekretariat Dewan . 4. 100 . Selama tahun 2006 tidak ada pemekaran ataupun pemekaran satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan.500. 3.000.594. Pemerintah Kota Tarakan terikat kontrak pelaksanaan pekerjaan proyek konstruksi pembangunan kampus Universitas Borneo Tahap II Tarakan dengan PT Nindya Karya (Persero) dengan Kontrak No. 2.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) BAB VI PENJELASAN ATAS INFORMASI NON KEUANGAN 1. dimana Kabag keuangan Sekretariat Dewan dimutasikan menjadi Kabag Keuangan Sekretariat Kota. Nilai kontrak adalah sebesar Rp46. Progres fisik hingga saat ini telah mencapai 90.008/SPPP/CK-UB/ 200 tanggal 8 September 2003.805.359% dan total yang telah dibayar adalah sebesar Rp17.1078/DIV-KP/TEK/09/2003 dan No. Selama tahun 2006.

5.000.689.847.938.018. Pemerintah Kota Tarakan saat ini memiliki utang atau kewajiban kepada Pemerintah Pusat c.3. 101 .960.284.74 dan Kas di Pemegang Kas sebesar Rp833. 4.51. aset tetap Rp1. Utang yang harus ditanggung oleh Pemerintah Kota Tarakan sesuai hasil kesepakatan terakhir adalah sebesar Rp1.dan penyertaan modal Rp27. Arus kas masuk terbesar ada di aktifitas operasi sebesar Rp835.032.91.175.039..500. dan PDAM Nunukan.46.000.475.241.909.706.583.582. Selama tahun 2006.437.000. Realisasi belanja tahun 2006 sebesar Rp476.271.000. Sedangkan untuk arus kas keluar terbesar ada di aktifitas operasi sebesar Rp268. Penerimaan pembiayaan diperoleh dari SILPA awal tahun 2005 sebesar Rp310. Sehingga pada akhir tahun SILPA adalah sebesarRp617. Sedangkan pengeluaran pembiayaan merupakan aktifitas transfer ke dana cadangan Rp25. Utang tersebut merupakan bagian dari RDI yang diterima oleh PDAM Kabupaten Bulungan yang kemudian dipecah menjadi PDAM Bulungan.233.822.54 yang terdiri dari aset lancar Rp640.116.-.74.742. investasi jangka panjang Rp61.-.514.16.338.54. 2.338.19.90.13 terdiri dari kas dan deposito sebesar Rp601.370. Total kekayaan Pemeirntah Kota Tarakan sebesar Rp1. Sedangkan arus kas masuk untuk aktifitas investasi nihil. 6. Lebih kecilnya realisasi belanja dari anggaran merupakan usaha Pemerintah Kota dalam melaksanakan efesiensi dan pengetatan dalam pelaksanaan anggaran serta teknis lainnya.823.000.031.54 atau 72% dari anggaran yang telah ditetapkan. dan arus masuk dari aktivitas pembiayaan adalah sebesar Rp16.q. Departemen Keuangan.16 atau 58% dari anggaran semula sebesar Rp528.39. Pemerintah Kota melaksanakan 80 program utama dan 850 kegiatan dengan realisasi belanja sebesar 77% dari anggaran yang telah ditetapkan. dana cadangan Rp82.029. 7. Realisasi pendapatan tahun 2006 sebesar Rp835.534.248.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) BAB VII PENUTUP Berdasarkan uraian pada Bab – bab sebelumnya dapat diambil simpulan sebagai berikut: 1. PDAM Malinau. PDAM Tarakan.13.437.742.938. Saldo akhir kas sebesar Rp602.

Pertumbuhan sebesar 5. Secara umum tidak ada hambatan yang cukup signifikan dalam pelaksanan program/kegiatan pemerintah kota. Adapun hambatan-hambatan yang ada hanya bersifat teknis semata yaitu beberapa kegiatan yang belum selesai. dimana dalam pelaksanaan program/kegiatan harus melalui beberapa tahapan prosedur yang harus dilalui seperti pembahasan APBD. penetapan DASK dan proses pelelangan. hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan kegiatan ekonomi di Tarakan terus berlangsung dan semakin membaik 102 . Pertumbuhan ekonomi Tarakan tersebut meningkat dibandingkan pada tahun 2003 yang hanya tumbuh sebesar 4.Pemerintah Kota Tarakan Catatan Atas Laporan Keuangan Per 31 Desember Tahun Anggaran 2006 Dengan Angka Perbandingan Tahun Anggaran 2005 (Dalam ribuan Rupiah atau dinyatakan lain) 8.43 %.11 %. lebih dikarenakan masalah waktu semata. 9. Kondisi ekonomi makro Tarakan pada tahun 2006 menunjukkan adanya pertumbuhan positif sebesar 5.43 % didorong oleh percepatan pertumbuhan disemua sektor.

Pasal 102 PP Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. b. Standar Pemeriksaan Peraturan BPK RI Nomor 01 Tahun 2007 tentang Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN). Tujuan Pemeriksaan Untuk memberikan opini atas tingkat kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan mendasarkan kepada kriteria: a. Pasal 184 UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. 3. Kecukupan pengungkapan (adequate disclosure) c. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan d. Dasar Hukum Pemeriksaan Pemeriksaan LKPD merupakan pemeriksaan keuangan dengan mengacu kepada: a. b. f. 4. e. Peraturan Badan Pemeriksa Keuangan Nomor 1 Tahun 2007 Tentang Standar 103 . Pemeriksaan Keuangan Negara. Sasaran Pemeriksaan Pemeriksaan LKPD TA 2006 meliputi pengujian atas saldo akun-akun yang ada di neraca dan transaksi-transaksi pada Laporan Realisasi APBD. Pasal 1 UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan.GAMBARAN UMUM PEMERIKSAAN 1. Pasal 56 UU Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. Laporan Arus Kas. g. Pasal 31 UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. 2. Pasal 2 UU Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara d. dan pengungkapan informasi keuangan pada Catatan Atas Laporan Keuangan. Efektivitas sistem pengendalian intern. Kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintah dan atau prinsip-prinsip akuntansi yang ditetapkan dalam berbagai peraturan perundang-undangan. c.

Ringkasan Realisasi Angaran Pendapatan dan Belanja TA 2006 (dalam ribuan rupiah) No.822. 4. Identitas dan Data Umum Entitas Yang Diperiksa Jumlah Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dalam Laporan Realisasi APBD Tahun Anggaran 2006 dan kekayaan per 31 Desember 2006 (Audited) : a.039.691.16 Realisasi 835.5. Jangka Waktu Pemeriksaan Berdasarkan Surat Tugas Kepala Perwakilan BPK-RI Samarinda No. belanja.938. dan pelaporan hasil pemeriksaan.16 476.10 260.00 617.500. pelaksanaan. 7.16 182. Lingkup Pemeriksaan Lingkup pemeriksaan LKPD meliputi: (1) anggaran dan realisasi pendapatan.54 52. 2. dan ekuitas dana. 6. pemeriksaan LKPD juga menguji efektivitas pengendalian intern dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang terkait dengan pelaporan keuangan dalam LKPD.105. (2) posisi aset.437.437.00 91.13 Selisih 307. (3) arus kas dan saldo kas akhir sesuai dengan sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) dalam laporan realisasi anggaran dan ekuitas dana dalam neraca. Selain itu.338. 1.657. jangka waktu pemeriksaan selama 30 (tiga puluh) hari mulai 14 Maret sampai dengan 12 April 2007.396.031.990.752.98 104 .513.500.280. Metodologi Pemeriksaan Metoda Pemeriksaan yang digunakan dalam pemeriksaan LKPD secara ringkas meliputi perencanaan.15/03/2007 tanggal 12 Maret 2007. 8.364.00 658. Uraian Pendapatan Belanja Pembiayaan SiLPA Anggaran 528. pembiayaan.000.742. dan (4) pengungkapan informasi yang diharuskan seperti disebutkan dalam SPKN.233.05/ST/XIV. kewajiban.000. 3.300.64 52.00 525.

BPK-RI beranggapan bahwa entitas telah menyediakan data dan informasi yang benar dan lengkap serta entitas tidak menyembunyikan informasi yang material untuk keperluan pemeriksaan.910/944/UP dan No.672. 02 tahun 2005 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah.672. yang salah satu ruang lingkupnya adalah ”Kegiatan sosialisasi dan asistensi penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja.99 1.14/PW. Ringkasan Neraca Per 31 Desember 2006 (dalam ribuan rupiah) No. serta pembaharuan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah yang berbasis kinerja. 2.952. Batasan dan Kendala Pemeriksaan Informasi keuangan atau yang bersifat keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan merupakan tanggung jawab manajemen entitas (Pemerintah Kota Tarakan).493.99 Pemerintah Kota Tarakan menyusun Laporan Keuangannya dengan berpedoman pada Kepmendagri 29 tahun 2002 yang secara teknis dituangkan dalam Peraturan Daerah No.000.000. Dalam pemeriksaan ini. 3.00 1. penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Pemerintah Daerah. penyusunan Neraca Daerah. Uraian Aktiva Kewajiban Ekuitas Dana Jumlah 1. Oleh karena itu. 9.NKK. namun juga oleh Bappeda Kota Tarakan bekerjasama dengan Perwakilan BPKP Propinsi Kalimantan Timur.953. Kerjasama tersebut didasarkan pada Nota Kesepahaman Kerjasama Pengembangan Manajemen Pemerintah Daerah antara Pemerintah Kota Tarakan dengan BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur dengan No.17/2004 tanggal 13 Juli 2004. 1. Selain itu Pemda juga telah melakukan penyesuaian-penyesuaian format laporan keuangannya sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. BPK-RI tidak bertanggung jawab 105 .493.b. Penyusunan Laporan keuangan Kota Tarakan TA 2006 tidak sepenuhnya dibuat oleh Bagian Keuangan Setkot Tarakan. 24 tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.

Hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa masih terdapat ketidakpatuhan pada peraturan yang tidak teridentifikasi. tetapi ditujukan untuk memberikan keyakinan bahwa LKPD yang diperiksa bebas dari salah saji material.12 telah dibuat untuk menjelaskan kondisi tersebut. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Pemeriksaan kami meliputi prosedur-prosedur yang dirancang untuk memberikan keyakinan yang memadai dalam mendeteksi adanya kesalahan dan salah saji yang berpengaruh material terhadap laporan keuangan.02 Tahun 2006 tanggal 2 Mei 2006 tentang “Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah TA 2005” sebagaimana diharuskan sesuai pasal 31 ayat 2 UU No. Prosedur-prosedur itu dilakukan karena disadari bahwa kemungkinan adanya perbuatanperbuatan melanggar hukum yang dilakukan oleh entitas dalam pelaksanaan APBD. Dalam melaksanakan pengujian kepatuhan atas perundang-undangan. Namun pemeriksaan ini tidak memberikan jaminan bahwa tindakan melanggar hukum akan terdeteksi dan hanya memberikan jaminan yang wajar bahwa tindakan melanggar hukum yang berpengaruh secara langsung dan material terhadap angka-angka dalam laporan keuangan akan terdeteksi. BPK-RI masih menghadapi beberapa kendala terkait dengan : a.2. catatan 5. BPK-RI wajib mengungkapkan penyimpangan tersebut dalam Laporan Hasil Pemeriksaannya. Pemeriksaan atas LKPD tahun 2006 tidak ditujukan untuk menemukan kesalahan atau penyimpangan. Neraca Per 31 Desember 2005. Akan tetapi.terhadap salah saji. 106 . Terkait dengan pelaksanaan pemeriksaan. dan Catatan Atas Laporan Keuangan TA 2005 tidak disahkan sebagai bagian dari Peraturan Daerah No. Berkenaan dengan hal tersebut. interpretasi dan kemungkinan pengaruh atas informasi yang tidak diberikan baik yang sengaja maupun tidak oleh entitas yang diperiksa. Laporan Arus Kas TA 2005. BPK-RI berkewajiban menginformasikan bila ada perbuatan melanggar hukum atau kesalahan/penyimpangan material yang mungkin ditemukan selama pemeriksaan. jika dari hasil pemeriksaan ditemukan penyimpangan. BPK-RI hanya menguji kepatuhan entitas terhadap peraturan perundang-undangan yang terkait langsung dengan kewajaran laporan keuangan termasuk asersi entitas yang diperiksa.

Hal tersebut mengakibatkan tim pemeriksa tidak dapat menerapkan prosedur pemeriksaan yang memadai untuk meyakini saldonya. 0059000314 yang baru diserahkan berturut-turut pada tanggal 11 s.d 13. Keterbatasan sumber daya manusia di pemerintah Kota Tarakan untuk mengimplementasikan Pengelolaan Keuangan derah sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan secara memadai.b. dan rekening koran atas rekening titipan di BPD Kaltim Cabang Tarakan No. dan 17 April 2007. Keberadaan rekening titipan milik Pemerintah Kota Tarakan baru diberitahukan pada tanggal 16 April 2006. c. 107 . sementara pekerjaan lapangan diselesaikan pada tanggal 19 April 2007. Rek. Keterlambatan penyerahan daftar saldo panjar berikut data-data pengajuan panjar masih belum dipertanggungjawabkan hingga tanggal 31 Desember 2006.

LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN ATAS KEPATUHAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KOTA TARAKAN TAHUN ANGGARAN 2006 .

Sebagai bagian dalam pemerolehan keyakinan yang memadai tentang apakah laporan keuangan bebas dari salah saji material. BPK RI melakukan pengujian kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan. dan pemeriksaan BPK RI tidak bertujuan untuk menyatakan opini kepatuhan kepada hal-hal tersebut.6/5/2006 tanggal 31 Mei 2006 menyatakan pendapat tidak wajar untuk semua hal yang material yang disajikan sesuai dengan Prinsip Akuntansi yang ditetapkan di dalam berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku.B/OP/XIV. dan Catatan atas Laporan Keuangan TA 2006.BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN ATAS KEPATUHAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN Nomor : 01. BPK-RI mengungkapkan ketidakpatuhan yang secara material berpengaruh terhadap kewajaran Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan dalam Laporan Auditor Independen. apabila dalam melaksanakan pemeriksaan laporan keuangan BPK RI menemukan hal-hal tersebut. Laporan Arus Kas TA 2006. Pasal 56 Undang-Undang No. kecurangan serta ketidakpatutan. Laporan audit atas Laporan Keuangan Kota Tarakan TA 2005 bernomor 261/S/XIV. Namun pemeriksaan yang BPK RI lakukan tidak dirancang untuk secara khusus menemukan ketidakpatuhan pada ketentuan peraturan perundang-undangan. Neraca per 31 Desember 2006. Kepatuhan kepada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku merupakan tanggung jawab Pemerintah Kota Tarakan. Pemerintah Kota Tarakan telah menyampaikan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan Tahun Anggaran (TA) 2006 kepada BPK RI untuk diperiksa melalui surat Walikota Tarakan nomor 900/304/Keu tanggal 12 Maret 2007. Laporan Keuangan adalah tanggung jawab Pemerintah Kota Tarakan. dan Pasal 6 Undang-Undang No. Ketidakpatuhan yang tidak terkait langsung dengan kewajaran penyajian laporan keuangan 108 . 15 Tahun 2006.1 Tahun 2004. Laporan keuangan untuk tahun anggaran yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2005 diaudit oleh BPK-RI. Standar Pemeriksaan Keuangan Negara mengharuskan BPK RI untuk melaporkan kepada pihak berwenang yang terkait apabila terjadi ketidakpatuhan terhadap suatu ketentuan peraturan perundang-undangan. Pasal 31 Undang-Undang No. Laporan Keuangan TA 2006 (dengan angka pembanding TA 2005) tersebut terdiri dari Laporan Realisasi Anggaran TA 2006. 17 Tahun 2003. kecurangan serta ketidakpatutan yang berkaitan dengan pelaporan keuangan.15/04/2007 Kepada Para Pengguna Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan Berdasarkan ketentuan Pasal 23E Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

5.M. Beni Ruslandi.000. yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan ini.63 tidak jelas. BPK-RI menyatakan tidak memberikan pendapat dan telah menerbitkan Laporan Auditor Independen nomor 01. SE.824. Atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan TA 2006.A/OP/XIV..000. (4) Pemberian asuransi kesehatan dan bantuan kepada Gakin belum memiliki dasar hukum yang memadai.yang ditemukan BPK RI adalah sebagai berikut : (1) Realisasi biaya penunjang operasional Kepala Daerah melebihi ketentuan sebesar Rp152.00.Ak Akuntan.351.15/04/2007 tanggal 19 April 2007. D-38.01.15/04/2007 tanggal 19 April 2007 serta Laporan Hasil Pemeriksaan atas Pengendalian Intern dengan nomor 01.00.400.00. 19 April 2007 BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Perwakilan Samarinda Penanggung Jawab Pemeriksaan.00 menggunakan dana cadangan.00 tidak sesuai ketentuan.00 diperuntukkan bagi satuan kerja lain di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan.500.Com. Samarinda.381 109 .872.704.959. (7) Pembayaran rapelan biaya komunikasi intensif dan biaya operasional DPRD Sebesar Rp1. (8) Pengelolaan rekening bencana alam sebesar Rp324. (3) Terdapat realisasi bantuan instansi vertikal sebesar Rp2.C/OP/XIV.000..000.0103.000.108.020.465.00.000.00 mendahului penetapan APBD TA 2006. (6) Terdapat realisasi belanja Sekretariat Daerah sebesar Rp549. (5) Realisasi belanja pada pos Sekretariat DPRD dan anggota DPRD Kota Tarakan sebesar Rp962.786. Register Negara No.2 belanja tidak tersangka sebesar Rp3.00 pada Sekretariat Daerah Kota Tarakan tidak sesuai ketentuan. (2) Realisasi rekening 2.

087. dan 17 rekomendasi dengan nilai sebesar Rp802.83 juta telah ditindaklanjuti sesuai rekomendasi. − Pemeriksaan atas laporan keuangan TA 2005 dengan Laporan Hasil Pemeriksaan No.77 juta Dari jumlah rekomendasi tersebut.217. − Pemeriksaan atas belanja daerah TA 2006 dengan Laporan Hasil Pemeriksaan No. Hasil pemeriksaan ini mengungkapkan adanya 7 (tujuh) temuan dan 8 (delapan) rekomendasi dengan nilai sebesar Rp30. 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara mewajibkan Pejabat menindaklanjuti rekomendasi dalam laporan hasil pemeriksaan dan memberikan jawaban atau penjelasan kepada BPK tentang tindak lanjut atas rekomendasi dalam laporan hasil pemeriksaan selambat-lambatnya 60 (enam puluh) hari setelah laporan laporan hasil pemeriksaan diterima. akhir pemeriksaan tanggal 19 April 2007 terdapat 37 temuan pemeriksaan dan rekomendasi sebanyak 70 dengan nilai sebesar Rp1.15/12/2006 tanggal 29 Desember 2006.118. Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Tahun Sebelumnya Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK RI terhadap Laporan Keuangan Kota Tarakan Tahun Anggaran 2005 dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2006 Belum Sesuai Rekomendasi dan Belum Ditindaklanjuti Sampai dengan Semester II TA 2006. 16 rekomendasi dengan nilai Rp266.64 juta.402.564.05 juta belum ditindaklanjuti.A. BPK RI telah melakukan pemeriksaan keuangan dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu pada Pemerintah Kota Tarakan yang meliputi : − Pemeriksaan investigatif Kota Tarakan TA 2003 dengan Laporan Hasil Pemeriksaan.71 juta telah ditindaklanjuti belum sesuai rekomendasi. 110 .d.52 juta.663.6/5/2006 tanggal 31 Mei 2006 Hasil pemeriksaan ini mengungkapkan adanya 19 (sembilan belas) temuan dan 42 (empat puluh dua) rekomendasi dengan nilai sebesar Rp1. Pasal 20 Undang-undang No.61 juta.638.261/S/XIV.671. Hasil pemeriksaan ini mengungkapkan adanya 11 (sebelas) temuan dan 20 (dua puluh) rekomendasi dengan nilai sebesar Rp68. Hasil pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK RI tahun sebelumnya mengungkapkan bahwa s.397.24/S/XIV. di antaranya 37 rekomendasi dengan nilai sebesar Rp149.

00) 30.097.52 68.038.75 3.64 Rekomendasi yang ditindaklanjuti sesuai rekomendasi Jumlah Nilai (Rp000.000.564.19 63.217.83 7 7 16 203.00 8 42 20 70 1.196.000.671.000. Data perkembangan tindak lanjut hasil pemeriksaan dimaksud.44 149.77 21 10 37 115.000. 111 .82 Rekomendasi yang belum ditindaklanjuti Jumlah Nilai (Rp000.00) 0.61 1.633.70 266.Hasil pemantauan tindak lanjut tersebut menggambarkan Pemerintah Kota Tarakan belum sepenuhnya menindaklanjuti rekomendasi BPK RI sehingga perbaikan dalam akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah belum sepenuhnya tercapai.402.71 14 3 17 800.47 802.103. dimuat dalam daftar berikut : Rekomendasi No Periode Jumlah 1 2 Investigatif Kota Tarakan TA 2003 Laporan Keuangan Kota Tarakan TA 2005 Belanja Daerah Kota Tarakan TA 2006 (Lampiran 2) Jumlah Nilai (Rp000.58 2.638.201.087.397.436.64 Rekomendasi yang ditindaklanjuti tidak sesuai rekomendasi Jumlah Nilai (Rp000.00) 2 496.00) 6 30.118.547.05 3 Tindak lanjut atas temuan BPK RI yang belum sesuai rekomendasi dan belum ditindaklanjuti terjadi karena Pemerintah Kota Tarakan belum secara sungguh-sungguh menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK RI.

112 .000.000.535. pencairan.000. dan Bank Mandiri Cabang Tarakan.500.00 Untuk Kepentingan Pribadi dan Rp5. deposito di BRI cabang Tarakan dengan nomor bilyet DB6358644 yang memiliki nominal sebesar Rp12.00 Diantaranya Belum Disetorkan Kembali Ke Kas Daerah Berdasarkan pemeriksaan atas saldo Deposito per 31 Desember 2006 diketahui bahwa saldo deposito sebesar Rp327.000.000.000. Deposito tersebut tersebar pada Bank BPD Kaltim.000.000. BRI Cabang Tarakan.00.000. Pemeriksaan terhadap mutasi deposito diketahui bahwa pada tanggal 3 Agustus 2006. Pencairan dan penggunaan sebagai panjar tersebut hingga tanggal 30 Maret 2007 tidak dicatat pada pembukuan Sekretariat Kota Tarakan maupun dilaporkan pada laporan keuangan Kota Tarakan. Namun dalam pelaksanaan.000.00 per tanggal tersebut.B. Berdasarkan dokumen dan informasi yang diperoleh. AN) bersama dengan mantan Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan (DS). diketahui bahwa instruksi pencairan dana tersebut berasal dari Wakil Walikota Tarakan pada tanggal 3 Juli 2006. Penyalahgunaan Dana Kas Daerah sebesar Rp20. Penyalahgunaan pencairan dan penggunaan atas deposito di Bank BRI cabang Tarakan sebesar Rp12.000. Jumlah deposito yang disalahgunakan tersebut adalah : a. penempatan dan pencairan pernah hanya menggunakan telepon ke customer service di Bank untuk pembukaan. maupun pemindahan deposito.000. TEMUAN PEMERIKSAAN ATAS KEPATUHAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANGUNDANGAN 1.000.00 (ditempatkan pada tanggal 3 Juli 2006) dicairkan dan dipergunakan langsung untuk kegiatan panjar. Pemeriksaan atas saldo mutasi deposito diketahui bahwa terdapat penyalahgunaan deposito milik Pemkot Tarakan oleh Asisten Administrasi dan mantan Kabag keuangan Sekretariat Kota Tarakan pada tahun 2006. Penempatan dan pencairan deposito selama ini dilakukan dan ditandatangani oleh Walikota/Wakil Walikota atau oleh Asisten Administrasi (Drs.

Sekretaris Daerah.000. surat perintah pencairan dana cadangan yang dibuat pada tanggal 30 Maret 2007 ditarik mundur ke tanggal 3 Juli 2006. Dari penjelasan Asisten Administrasi diketahui bahwa Wakil Walikota telah menarik surat perintah pencairan dana cadangan sebesar Rp12.000.00. Dana deposito yang dicairkan akan digunakan sebagai panjar untuk memperlancar proses bantuan subsidi TA 2007 dari Propinsi Kaltim dan kegiatan Pemerintahan lainnya.00 dalam bentuk deposito tersebut di atas pada tanggal 13 April 2007.000.000. yang dilakukan untuk melengkapi syarat pencairan deposito yang sebenarnya tidak ada. Wakil Walikota.000.000. Pemeriksaan lebih lanjut atas informasi tersebut diketahui bahwa instruksi pencairan tersebut adalah hasil rekayasa Asisten Administrasi dan mantan Kabag Keuangan. yang dilandasi oleh adanya pengakuan tertulis tentang perbuatannya untuk merekayasa surat tersebut.000. dan Kepala Bawaskot Tarakan pada tanggal 16 April 2007. Dalam pencairan tersebut. Kabag Keuangan baru Sekretariat Kota Tarakan.000.00 yang telah dicairkan oleh Asisten Administrasi dan mantan Kabag Keuangan tanpa ada perintah dari Walikota maupun Wakil Walikota.000. Sedangkan bunga depositonya ditransfer ke rekening atas nama masing-masing tersebut. Oleh mantan Kabag Keuangan dana tersebut dipecah menjadi tiga rekening deposito atas nama yang bersangkutan untuk selanjutnya diubah kedeposito atas nama YIS (Keponakan mantan Kabag Keuangan) tanggal 28 Agustus 2006. Penjelasan lebih lanjut dari Asisten Administrasi dan mantan Kabag Keuangan bahwa sebenarnya deposito sebesar Rp12. dan FKD (anak mantan Kabag Keuangan) tanggal 30 Agustus 2006 masing-masing sebesar Rp4. LM (Keponakan mantan Kabag Keuangan) tanggal 24 Agustus 2006. bahwa surat Wakil Walikota Tarakan sebagaimana dimaksud sebelumnya adalah rekayasa dari Asisten Administrasi dan mantan Kabag Keuangan Sekretariat Kota Tarakan.000. Bunga dari ketiga deposito tersebut sebesar 113 . Hal tersebut sesuai dengan penjelasan langsung dari Asisten Administrasi dan mantan Kabag keuangan Sekretariat Kota Tarakan dihadapan tim pemeriksa.000.00 tersebut dicairkan dan diserahkan oleh Asisten Administrasi kepada mantan Kabag Keuangan pada tanggal 3 Agustus 2006.ditujukan kepada Asisten Administrasi yang saat itu diwakili oleh Kabag Keuangan Sekretariat Kota Tarakan (pejabat lama).000. Surat tersebut dibuat untuk melengkapi syarat administrasi pencairan deposito sebesar Rp12.

48 Wite. telah dicairkan deposito dengan No. dana telah disetorkan kembali ke kas daerah dalam bentuk deposito di BRI cabang Tarakan dengan No.000.000.00.000.000.00 untuk kepentingan pribadi tersebut.000.000. Penjelasan yang diperoleh dari Drs.000. Penyalahgunaan pencairan dan penggunaan atas deposito di Bank BPD Kaltim cabang Tarakan sebesar Rp1. Atas pencairan dan penggunaan dana kas daerah sebesar Rp12.00.50 Wite dan No.000. Melainkan hanya dengan perintah lisan.000. Konfirmasi yang diperoleh dari BPD Kaltim cabang Tarakan pada tanggal 12 April 2007. Dana pencairan kemudian ditukar dengan travel cheque di Bank Mandiri Cabang Tarakan pada tanggal 9 Oktober 2006 dengan nomor seri FA371247 hingga FA371306 atau 60 lembar (@ Rp25.00 telah disetorkan ke kas Pemkot di BRI pada tanggal 12 April 2007.00) senilai total Rp1.DB6359633 bernominal sebesar Rp8. Kabag Keuangan Sekretariat Kota Tarakan.Rp486.500. tidak ada pencatatan apapun yang dilakukan di bagian keuangan Sekretariat Kota Tarakan.500.DB6359634 bernominal Rp4.000.500.000. Penjelasan yang diperoleh dari Asisten Administrasi pada tanggal 16 April 2007 diketahui bahwa.00 tersebut dilakukan tanpa perintah tertulis dari Walikota Tarakan. AW.000.000.000. pencairan deposito sebesar Rp1.443.000.500. Bilyet E004886 (ditempatkan tanggal 27 Desember 2005) dengan nominal Rp1. Drs.bilyet E004886 bernominal Rp1.000.00.00 pada tanggal 30 Maret 2007 pukul 07.000. b.000. AW juga menyatakan tidak pernah menerima Deposito dengan No.000. Pemeriksaan atas mutasi saldo deposito di Bank BPD Kaltim Cabang Tarakan diketahui bahwa pada tanggal 9 Oktober 2006.000.00 pada saat serah terima jabatan dari Kabag Keuangan Sekretariat Kota Tarakan terdahulu pada tanggal 8 Agustus 2006.838. Atas transaksi pencairan tersebut.000. pencairan dilakukan oleh Asisten Administrasi Kota Tarakan pada tanggal 9 Oktober 2006 dan langsung ditransfer ke rekening pribadi Asisten Administrasi di Bank Mandiri Cabang Tarakan. bahwa hingga tanggal 12 April 2007 tidak pernah mencairkan dan menggunakan dana tersebut. 114 . Nilai tersebut merupakan estimasi penerimaan bunga deposito oleh mantan Kabag Keuangan.500.00 tanggal 30 Maret 2007 pukul 07.

000.500.000. Dana tersebut telah dikembalikan oleh mantan Kabag Keuangan kepada Asisten Administrasi pada tanggal 11 November 2006 dan 20 Maret 2007. AC pada BRI Simpang Tiga dengan no rekening 33-22-0592 pada tanggal 5 Mei 2006.00 dan pada tanggal 25 Januari 2007 sebesar Rp200.00 dan langsung disetor ke kas daerah di Bank BPD Kaltim Cabang Tarakan. Sesuai penjelasan Asisten Administrasi bahwa dana tersebut digunakan sebagai panjar sewa bandwidth saluran internet Pemkot Tarakan TA 2006 sebesar Rp680. c.000.00 yang hingga tanggal 15 April 2007 belum dikembalikan ke kas daerah. Rekening 005900314 untuk bulan April s. Berdasarkan pada pengakuan Asisten Administrasi dan mantan Kabag Keuangan Sekretariat Kota Tarakan pada tanggal 16 April 2007.000.000.000.00.000.000.000. Penyalahgunaan Pencairan dan Penggunaan atas Rekening Titipan di Bank BPD Kaltim Cabang Tarakan Sebesar Rp5.000.00 yang hingga tanggal 16 April 2007 belum dikembalikan ke kas daerah. Dana sebesar Rp820.00 yang kemudian dana tersebut diganti melalui pencairan SPM.000. Kemudian dana tersebut dicairkan dua kali pada tanggal 04 September 2006 sebesar Rp500.000.000.000.535.500. Dana tersebut telah kembali ke kas daerah pada tanggal 16 April 2007 sebesar Rp1.000. Dana tersebut dicairkan melalui rekening pribadi Drs. AN di BRI cabang Tarakan dengan no rekening 0183-01-015727-50-8 pada tanggal 8 Mei 2006.535.d Juni 2006 pada tanggal 16 April 2006.500.Pada tanggal 16 April 2007.00. d.000. seluruh travel cheque tersebut telah ditukar kembali dengan uang senilai Rp1.Rp680. diketahui bahwa terdapat penggunaan dana sebesar Rp5.00) masuk ke rekening pribadi Drs. Penyalahgunaan pencairan dan penggunaan atas deposito di Bank BPD Kaltim Cabang Tarakan sebesar Rp1.000.000. Berdasarkan pemeriksaan atas copy rekening titipan Pemerintah Kota Tarakan di Bank BPD Kaltim Cabang Tarakan dengan No.000.000. 115 .00.00 .500.000.00 yang digunakan untuk kepentingan pribadi mantan Kabag Keuangan.500. diketahui bahwa terdapat penggunaan dana sebesar Rp1.00 (Rp1.000.000.000.

Informasi dan dokumen yang diperoleh dari BPD Kaltim cabang Tarakan diketahui bahwa terdapat transfer dana pada rekening titipan Pemkot Tarakan yang dilakukan oleh mantan Kabag Keuangan Sekretariat kota Tarakan dengan rincian sebagai berikut : No 1 2 3 4 Tanggal 29-05-2006 06-06-2006 06-06-2006 13-4-2006 Nilai 500. Sehingga mutasi untuk tahun 2006 dan 2007 tidak bisa ditelusuri karena data rekening Koran baru diperoleh menjelang pemeriksaan berakhir.Rekening titipan merupakan rekening milik Pemerintah Kota yang digunakan untuk menampung pencairan dari dana cadangan untuk panjar atau pendanaan kegiatan lain yang mendesak.00 20.000.000.00 5.535. Kabag Keuangan mengakui telah mentransfer dana tersebut ke rekening pribadi dan pada tanggal 17 April 2007 telah mengembalikan dana sebesar Rp535.00.000. Saldo awal tanggal 1 januari 2006 sebesar Rp520.000.00 1480005062750 Rekening Tujuan 004-061834-086 Bank HSBC Surabaya Bangkalan Mandiri Tarakan .319.139.000.00 untuk kepentingan pribadi tidak sesuai dengan : 116 .333.000.00 dan saldo akhir pada tanggal 29 Desember 2006 sebesar Rp0.000.000.000.33.000.00 yang didepositokan pada Bank Mandiri Cabang Tarakan sampai tanggal 18 April 2007 belum dikembalikan ke kas daerah sedangkan untuk bunga depositonya telah disetorkan ke kas daerah pada tanggal 19 April 2007 sebesar Rp445.00 15. Keberadaan rekening tersebut tidak disajikan di Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan per 31 Desember 2005 maupun per 31 Desember 2006.000.000.Deposito Bangkalan UK Atas Nama LM UK FKD Berdasar penjelasan Asisten Administrasi pada tanggal 13 April 2007 dan pengakuan mantan Kabag Keuangan Sekretariat Kota Tarakan pada tanggal 16 April 2007.833.000.00 ke kas daerah Pemkot Tarakan.000. Sedangkan untuk dana sebesar Rp5.000. Tim pemeriksa diberitahu adanya rekening titipan tersebut tanggal 16 April 2007 dan rekening Koran tersebut baru diserahkan secara lengkap pada tanggal 17 April 2007. Penyalahgunaan dana kas daerah sebesar Rp20.000.

000. efektif.000. c. Penyalahgunaan dana kas daerah sebesar Rp20.535.00 yang belum dikembalikan ke kas daerah. transparan.000. Pembukaan rekening titipan membuka peluang penyalahgunaan keuangan daerah. kepatutan. ekonomis. b.a. b. Terdapat kerugian daerah dari penggunaan dana milik Pemerintah Kota Tarakan sebesar Rp5.000.000. e. Pasal 89 ayat (3) Semua transaksi yang terjadi setelah berakhirnya Tahun Anggaran berkenaan dimasukkan sebagai transaksi Tahun Anggaran berikutnya. d.000. 29 Tahun 2002 tentang “Pedoman Pengurusan.000. Saldo dana panjar di rekening titipan milik Pemerintah Kota Tarakan kurang catat sebesar Rp5. Kepmendagri No.00. dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan. Penyalahgunaan dana kas daerah sebesar Rp20.000. Pertanggungjawaban Dan Pengawasan Keuangan Daerah Serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah.535. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah Dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah” Pasal 72 ayat (1) Semua transaksi atau kejadian keuangan yang menyangkut kas atau non kas dibukukan pada Buku jurnal yang disediakan untuk itu berdasarkan Bukti Transaksi yang asli dan sah. efisien. Terdapat potensi kerugian daerah dari bunga deposito bernominal total sebesar Rp12.00 untuk kepentingan pribadi mengakibatkan : a.000.000.535.000. Saldo kas dan setara kas pada Neraca per 31 Desember 2006 kurang catat sebesar Rp15. taat pada peraturan perundang-undangan. PP Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Pasal 4 ayat (1) Keuangan daerah dikelola secara tertib.000. dan manfaat untuk masyarakat.000.000. Pasal 57 (1) Pengguna Anggaran wajib mempertanggungjawabkan uang yang digunakan dengan cara membuat SPJ yang dilampiri dengan bukti-bukti yang sah.00 yang belum disetor ke kas daerah.000.00.00 untuk kepentingan pribadi disebabkan oleh : 117 .

AN pada BRI simpang tiga sebesar Rp820. Terhadap dana Rp1. Dana sebesar Rp5.000. AN untuk mempermudah penukaran dalam bentuk Travel Cheque.000.00 merupakan kesalahan administrasi yang tadinya digunakan untuk panjar pengadaan bandwidth sebesar Rp680.000.000.000.000.000. Serta dana tersebut telah dikembalikan ke kas daerah sebesar Rp1.500. b. sedangkan bunganya telah disetorkan ke rekening giro Pemkot Tarakan pada Bank Mandiri sebesar Rp445.000. Dana tersebut untuk membiayai kegiatan yang mendesak.443.000.000.a. d. c.00 untuk kepentingan pribadi.333.535. Terhadap dana CAP sebesar Rp5.000.00 dapat kami jelaskan penempatan uang kas rekening Drs.000.000.838. Dana tersebut telah disetorkan ke kas daerah pada tanggal 16 April 2007.00 pada tanggal 30 Maret 2007 dan bunga deposito sebesar Rp486.000.00 akan segera disetorkan ke kas daerah.000.00 adalah kesalahan dan kelalaian pengendalian terhadap dana CAP. Asisten Administrasi dan mantan Kabag Keuangan Sekretariat Kota Tarakan dengan sengaja mencairkan dan menggunakan dana dari Kas Daerah dan Dana Cadangan Pemerintah Kota Tarakan sebesar Rp20.00 adalah pemindahbukuan dana kas daerah ke rekening bank mandiri atas nama Drs.535. Terhadap dana Rp1.00 untuk kepentingan pribadi.000.000.00 Pemkot Tarakan mengakui telah terjadi kesalahan prosedur pengelolaan administrasi keuangan dan bukan merupakan kerugian daerah karena telah dikembalikannya dana tersebut dalam bentuk deposito atas nama Pemkot Tarakan pada BRI Cabang Tarakan sebesar Rp12.00 pada tanggal 16 April 2007.000. untuk dana sebesar Rp535.000.000.500.000. Tidak merupakan kerugian daerah.33.000. Pemerintah Kota Tarakan menjelaskan bahwa : a.000.535. Terhadap dana deposito Rp12. b.000.000.833. Atas penyalahgunaan dana kas daerah sebesar Rp20.500.00 Pemkot Tarakan dan sisanya digunakan untuk kegiatan lainnya dan bukan merupakan kerugian daerah.000.00 telah disetor pada rekening giro Pemkot Tarakan pada BRI cabang Tarakan pada tanggal 14 April 2007.00 telah disetorkan ke kas daerah. Pelaksanaan sistem pengendalian atas deposito dan dana cadangan di Pemerintah Kota Tarakan lemah.000. 118 .

2. Pemeriksaan lebih lanjut ditemukan hal-hal sebagai berikut : 119 . Memperbaiki sistem pengendalian yang jelas dan tegas atas proses penempatan dan pencairan deposito.84 Tidak Dapat Diyakini Kewajarannya Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan sebagai pengelola keuangan Pemerintah Kota Tarakan menerbitkan SPM sebagai alat pembayaran belanja masingmasing Pemegang Kas Satuan Kerja. menutup rekening titipan di BPD Kaltim dan atas penggunaan dana dari rekening titipan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan supaya disetorkan ke kas daerah. Berdasarkan pemeriksaan atas saldo kas dan belanja Kota Tarakan TA 2006 diketahui bahwa sebesar 93. c. Pada masa yang akan datang kami akan memperbaiki dan membuat mekanisme pengelolaan dana-dana pada kas daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan meningkatkan pengendalian dan pengawasannya.00 yang belum disetorkan ke kas daerah.622.52% dari realisasi belanja TA 2006 menggunakan mekanisme SPMUBT. Mekanisme yang digunakan selama ini adalah menggunakan SPM beban Tetap (SPM-BT) dan SPM Pengisian Kas (SPM-PK). Memerintahkan mantan kabag keuangan untuk menyetorkan ke kas daerah sisa pendapatan bunga dari penempatan deposito atas nama pribadi dan keluarga mantan Kabag Keuangan.662.000. Realisasi Belanja TA 2006 dengan Menggunakan Mekanisme SPM-BT Sebesar Rp266. Memberikan sanksi administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada Asisten Administrasi dan mantan Kabag Keuangan atas penyalahgunaan dana kas daerah.158. e.e.000. Mempertanggungjawabkan penggunaan rekening titipan di BPD Kaltim. BPK RI merekomendasikan Walikota Tarakan untuk : a. b. d. Memerintahkan kepada mantan Kabag Keuangan untuk mengembalikan dana sebesar Rp5.48% yang menggunakan mekanisme SPMU-PK. dan hanya sebesar 6.000.

324. Pencairan SPM-BT kepada bendahara atau pemimpin kegiatan adalah sebesar Rp266.52% dari total belanja TA 2006.55 dibayarkan langsung ke pihak ketiga.851.402.739. Total Belanja TA 2006 tidak termasuk Contra Pos dan UUDP Nilai total SPM 31.84 Tidak Sesuai Ketentuan Untuk SPM-BT.158.158. Pencairan SPM-BT kepada bendahara atau pemimpin kegiatan sebesar Rp266. diolah.84 pada masing-masing pemegang kas didapatkan pernyataan bahwa para pemegang kas mencairkan SPM-BT dari Kas Daerah dan menyetorkannya pada rekening bank pada BPD Kaltim Cabang Tarakan atas nama Bendahara Rutin masing-masing Satuan Kerja tersebut.84 atau 59.39 % 6.99% 59. sebagian ada yang diterima melalui kas daerah.00 184. Dana SPM-BT yang tersisa dari hasil kegiatan.755. Selain disetorkan ke Bank.39 atau 93.010.352.622.622.851.252.010.662.01% 93.111.158.402. sebagian dana juga dibawa tunai oleh pemegang kas untuk membayar biaya operasional yang harus dibayar pada saat itu.262.662.48% 40.1 Proporsi penggunaan SPM dan Penerima SPM-BT TA 2006 Jenis SPM Penerima SPM-PK Bendahara SPM BT Langsung Ke Pihak Ketiga SPM BT Diterima Bendahara/Pemimpin Kegiatan Total Penggunaan SPM-BT TA 2006 Total Belanja TA 2006 Sumber : Data SIMAKDA. Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan membukukan transaksi pengeluaran belanja tersebut hanya berdasarkan SPM-BT yang telah dicairkan ke bendahara/Pemimpin Kegiatan dan tidak memperhitungkan SPM-BT yang telah dicairkan namun belum direalisasikan pada tahun anggaran 2006 oleh bendahara/Pemimpin Kegiatan.39 482.622.84 451.701.01% dari total penggunaan SPM-BT TA 2006. selain dana langsung diserahkan ke pihak ketiga.739.662. dan sebagian lain tidak diketahui apakah disetorkan kembali 120 . Mekanisme Pembayaran Menggunakan SPM-BT Sebesar Rp266.622.787. Proporsi dari penggunaan SPM-BT (tidak termasuk pengembalian SPM-BT) untuk belanja tahun anggaran 2006 adalah sebagai berikut (detail per SKPD pada lampiran 4) : Tabel 2.a.52% 100% Dari tabel di atas nampak bahwa total penggunaan SPM-BT adalah sebesar Rp451.662.324. Pembayaran untuk kegiatan yang telah dicairkan dananya dari kas daerah melalui SPM-BT dilakukan oleh bendahara dengan menggunakan cek.55 266. Sedang sisanya sebesar Rp184.701. dana pencairan SPM juga dicairkan ke bendahara SKPD atau Pemimpin Kegiatan (PK).158.

terdiri dari Rp7.66.553.687.396.504. Dari saldo sebesar Rp20.00 190.00 6.429.100.575.925.376.00 3.345.200. Gaji Diknas Bend.00 19. dari dana sebesar Rp20.095.00 2.376.765.000.095.500.289.911.126.937.00 7.524.00 346.578. Rutin Setda Pemko TRK Bend.946.366.618.550.457. Dari penjelasan bendahara pemegang masing-masing rekening tesebut diketahui bahwa hingga tanggal 13 April 2007.00 120. Bag Sos BendProy Paket Tanah Uang Muka Kerja Disnak BendRut SDN Utama I UPTD PPH TRK DinKes TRK BenRut Kec.64 yang merupakan sisa pencairan SPM-BT TA 2005 dan sisanya sebesar Rp12.00 5.536.464.00 11.13 Sumber : Print Out Rekening Koran dari BPD Kaltim Cabang Tarakan 121 .000.925.00 33.095.925. Rek '0051401346 0051401369 0051401474 0051401529 0051401533 0051401662 0051401751 0051401794 0051401808 0051403127 0051400076 0051401867 0051401335 0051401503 0051401841 0051401441 0051401891 0051401875 0051401921 0051401883 Atas Nama Bend Dinas Pendidikan TRK Bend. diketahui bahwa dana dari penarikan SPM-BT yang masih tersisa di rekening Bendahara Rutin masingmasing SKPD per tanggal 31 Desember 2006 adalah sebesar Rp20.880.66. Gaji SLTPN 1 Trk Dishutbuntan Bend.66 yang berada di 20 rekening yang berasal dari SPM-BT yang belum digunakan.957. Berdasarkan konfirmasi ke Bank BPD Kaltim Cabang Tarakan.538.303. Terdapat dana sebesar Rp20.000.000.417.765.00 4.000.911.66 941.174.789.02 berasal dari pencairan SPM-BT TA 2006.366.760.817.404.00 2.35 5.66 Saldo per 13/4/07 16.00 1.00 33.553.854.376.376.371.417.376.757.00 17.000.13 masih berada di pemegang kas yang bersangkutan dengan rincian sebagai berikut : Tabel 2.492.095.000.00 29.369.000.66 telah dipergunakan sebesar Rp19.041.455.663.00 59.2 Rekening yang belum dilaporkan No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 No.687.65 292.303.000.345.618. Hal ini karena tidak ada kewajiban untuk melaporkan SPJ atas SPM-BT ke Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan.00 50.66 2.684.558.00 6.500.000. TRK TMR Bend Rut BKD TRK Ban Diklat TRK DBEKT Bencana alam Jogja Dispenda TRK Sat Pol PP & Linmas SMPN 7 TRK Jumlah Saldo Per 31/12/06 925.095.00 3.00 3.688.53 untuk operasional SPKD masing-masing pada tahun 2007 dan untuk membayar belanja TA 2006 yang belum terbayar di tahun 2006.000.00 190.303.303.00 15.578.163.00 0. Dana tersebut tersebar di 20 rekening yang masih memiliki saldo pada tanggal tersebut dan atas nama bendahara rutin di lingkungan Pemkot Tarakan.997.00 20.938.303.ataukan tidak.00 277.47 23. b.00 4. 20 rekening tersebut merupakan rekening yang memiliki saldo per 31 Desember 2006 dari total 40 rekening atas nama Bendaharawan Pengeluaran selama TA 2006.163.00 40.688. dan sisanya sebesar Rp277.128.000.260.Rut.00 869.127.

c.0051401794 di BPD Kaltim Cabang Tarakan atas nama Bendahara Proyek Paket Pembebasan Tanah.430.00 yang dananya telah dicairkan dengan menggunakan SPMU-BT pada tahun anggaran 2006. penerimaan lain-lain yang sah merupakan penerimaan yang diterima oleh kas daerah Kota Tarakan yang tidak memiliki kode rekening sendiri.789.66 belum dipertanggungjawabkan/dibayarkan ke pihak ketiga hingga tanggal 31 Desember 2006.070.070.782.310. Didalamnya termasuk pos penerimaan lain-lain yang sah sebesar Rp48.88 yang merupakan pengembalian belanja TA 2006.121.934. anggaran untuk pengadaan tanah tesebut ditarik terlebih dahulu dengan menggunakan SPM-BT dan dimasukkan ke rekening No. Pemeriksaan lebih lanjut atas bukti-bukti yang diterima dari bagian keuangan Sekretariat Kota Tarakan terdapat penerimaan sebesar Rp1. sehingga untuk mempermudah pembayarannya.88 yang Merupakan Pengembalian SPMU-BT Tahun Berjalan.310.67.20.400. d.684.684. Apabila negosiasi telah final.957. Dana tersebut masih tersimpan di Bank BPD Kaltim Cabang Tarakan hingga tanggal 1 Januari 2007. Belanja pengadaan tanah sebesar Rp7. Pengembalian belanja tersebut tidak dapat dikembalikan dengan Prosedur Kontra Pos sebagai pengurang belanja tahun berjalan dikarenakan pengembalian tersebut merupakan belanja yang pencairan dananya menggunakan SPMU-BT. Pemeriksaan atas bukti-bukti di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Tarakan dan penjelasan dari Kasubbag Pembukuan (Dispenda).121.096.000. sebesar Rp7. Penjelasan yang diperoleh dari Pemimpin Kegiatan pengadaan tanah bahwa hal tersebut karena adanya beberapa bidang tanah yang sedang dalam proses negosiasi final. maka pembayaran dilakukan menggunakan cek kepada pemilik tanah. 122 .910.337.313.789. Berdasarkan laporan Realisasi Anggaran Pemerintah Kota Tarakan sebelum diperiksa TA 2006 realisasi Penerimaan Asli Daerah Kota Tarakan disajikan sebesar Rp94. Terdapat Penerimaan Pengembalian Sisa Belanja TA 2006 Senilai Rp1.957.66 belum dipertanggungjawabkan Pemeriksaan atas belanja pengadaan aset tetap berupa tanah sebesar Rp49.

Mekanisme pencairan SPM-BT tersebut tidak sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri No. Penunjukan rekanan. berita acara tingkat penyelesaian pekerjaan. Bangunan. antara lain: a. f. keterangan domisili dari Kepala Desa/Lurah. SPK bagi penunjukan rekanan yang tidak melalui pelelangan. Penyusunan dan Perhitungan APBD. kontrak pelaksanaan pengadaan barang/jasa. i. kwitansi. Pembelian pekerjaan oleh pihak ketiga. SKO. g. e. Pelaksanaan pekerjaan oleh pihak ketiga. e. Pembelian barang dan bahan untuk pekerjaan yang dilaksanakan sendiri yang jenis 123 . h. Belanja Bagi Hasil dan Bantuan Keuangan. Namor Pokok Wajib Pajak. Pasal 52 (2) Pembayaran atas SPP-BT dapat dilakukan setelah pejabat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 51 Ayat (1) menyatakan lengkap dan sah terhadap dokumen yang dilampirkan.29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan. c. g. Pasal 52 (1) Pembayaran dengan cara Beban Tetap (SMP-BT) dapat dilakukan antara lain untuk keperluan: a. b. dan gambar. Belanja Pegawai. foto copy KTP pemilik tanah. dan Tanaman. nota dan atau faktur yang disetujui Kepala Unit Kerja Pengguna Anggaran. Belanja Perjalanan Dinas sepanjang mengenai uang pesangon. d. tanda terima pembayaran.denah lokasi. SPP-BT b. dan nilainya ditetapkan oleh Kepala Daerah. disertai risalah pelelangan. Pembayaran pokok pinjaman yang jatuh tempo biaya bunga dan biaya administrasi pinjaman. d.Berdasarkan pemeriksaan atas SPJ belanja pengadaan tanah TA 2006 juga diketahui bahwa pada sebagian besar SPJ belum dilengkapi dengan Berita Acara Perhitungan Luas Tanah. Pertanggungjawaban Keuangan Daerah serta Tata Cara Pengawasan. Daftar rincian penggunaan anggaran belanja. f. c.

b. akte notaris untuk pembelian barang tidak bergerak.66 yang telah dicairkan dari kas daerah namun belum dipertanggungjawabkan hingga tanggal 31 Desember 2006.310. c. q.622. p. e. c. Pengelolaan dan pengendalian dana untuk pengadaan tanah lemah.88. Realisasi Pendapatan dan Belanja pada Laporan Keuangan Daerah Pemerintah Kota Tarakan disajikan terlalu besar sebesar Rp1.158. berita acara pembebasan tanah yang dibuat oleh panitia pembebasan tanah. konosemen. dan s. m. r. l. berita acara pembayaran.662.j. Mekanisme pencairan SPM-BT yang tidak sesuai dengan ketentuan disebabkan karena : a.303.84 belum dapat diyakini kewajarannya. surat jaminan uang muka. berita acara penerimaan barang/pekerjaan. Pembayaran dengan mekanisme SPM-BT mengakibatkan: a. Kabag Keuangan Sekretariat Kota Tarakan lalai untuk memperhatikan tata cara pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan sesuai ketentuan perundangundangan yang berlaku. faktur pajak.121. Terdapat saldo dana dari SPM-BT sebesar Rp20.376.095. b. foto-foto yang menunjukkan tingkat kemajuan pekerjaan o. k. surat bukti pendukung lainnya. 124 . Membuka peluang penyalahgunaan dana keuangan daerah. d. Realisasi belanja pada perhitungan APBD TA 2006 sebesar Rp266. Bendahara/pemegang kas di masing-masing SKPD lalai untuk memperhatikan tata cara penggunaan anggaran sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. n. Bagian Verifikasi dan Perbendaharaan tidak melaksanakan tugasnya dengan baik. surat angkutan.070.

Dimasa yang akan datang kami akan lebih memperhatikan ketentuan tentang perlakuan SPM-BT. Untuk masa yang akan datang.66 tersebut dari tanggal 1 Januari sampai dengan 12 April 2007 telah digunakan sebesar Rp19.183.038. Dana sebesar Rp20. c. e.714.378. b. Memerintahkan kepada tim pengadaan tanah untuk mempertanggunjawabkan sisa SPM-BT yang belum dipergunakan.038.Atas mekanisme pencairan SPM-BT yang tidak sesuai ketentuan Pemerintah Kota Tarakan menjelaskan bahwa : a. d. 125 . Memberikan teguran tertulis kepada pemegang kas atas belanja yang penggunaannya tidak sesuai ketentuan. BPK RI merekomendasikan Walikota Tarakan agar : a. Namun dalam kenyataannya masih terdapat kelemahan dengan sistem pembayaran tersebut. Untuk masa yang akan datang pengendalian atas rekening dan pencairan dana atas belanja diseluruh SKPD pada bagian keuangan akan kami sesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.378. Kami mengakui terdapat 40 rekening giro pada BPD Kaltim di lingkungan Pemkot Tarakan diantaranya 20 rekening bernilai Rp20.19 mendahului penetapan APBD dan saldo rekening per 13 April 2007 akan diblokir dan disetorkan ke kas daerah.525.66 per 31 Desember 2006 dan belum dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Memerintahkan Kepala Bagian Keuangan agar dalam mengeluarkan SPM-BT menyesuaikan dengan aturan yang ditetapkan d. Kami mengakui bahwa kami kurang memahami peruntukkan SPM-BT.525. b. sehingga kebijakan mekanisme pembayaran dengan system SPM-BT dianggap yang paling efektif. c. Memberikan teguran tertulis kepada Kasubbag Pembukuan dan Verifikasi Bagian Keuangan Sekretariat Kota agar lebih cermat dalam memverifikasi SPP-BT. kami menyesuaikan dan mencermati peruntukkan sistem pembayaran yang tepat.537. Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan mengakui masih lemahnya verifikasi terhadap SPj dalam pencairan SPM-BT dan terdapat belanja yang seharusnya menggunakan SPM-PK tetapi menggunakan SPM-BT.

898.913.702.054.054.444.648.394.061.27 970.000.457.370.522.00 300.370.175.85 (setelah diperiksa) atau mengalami peningkatan sebesar Rp204. hampir seluruhnya belum disertifikat atas nama Pemerintah Kota Tarakan.00 untuk tahun anggaran 2006.00 140.088.197. lokasi keberadaan.978.479.255.1 Saldo dan Mutasi Aset Tetap per 31 Desember 2006 dan 2005 (dalam rupiah) Jenis Aset Tetap Saldo Per 31/12/05 Mutasi dan Koreksi 2006 Saldo Per 31/12/06 diperiksa setelah Tanah Peralatan dan Mesin Gedung dan Bangunan Jalan. kondisi.85 belum didukung oleh Daftar Rincian Aset Tetap yang berisi data lengkap aset tetap yang dimiliki oleh Kota Tarakan meliputi jenis aset tetap.485.506. jumlah.3.890.16 212. dan Jaringan Aset Tetap lainnya Konstruksi dalam pengerjaan Jumlah 261.898.961.050. Berdasarkan hal tersebut.82.377.875.358.479.284. b.581.000.000.844.42 223.00 81.370. kondisi aset tetap.390.758.175.00 24. Irigasi. Dari masing-masing SKPD. Aset Pemerintah Kota Tarakan dalam bentuk tanah hingga tahun 2006 126 .890. diperoleh dokumen berupa Kartu Inventaris Barang (KIB) yang didalamnya disajikan jenis barang.39 297.464.215.00 87.873.466.00 105.85 Belum Dapat Diyakini Kewajarannya Nilai aset tetap yang disajikan oleh Kota Tarakan di Neraca per 31 Desember 2006 adalah sebesar Rp1. Rincian aset tetap per 31 Desember 2006 setelah diperiksa adalah sebagai berikut : Tabel 3.07 1.246.385.648.765.284.00 115.36 524.163.166.284.00 388.97 227.430.898.636.26 11.723.82 55. dan tahun perolehan. nilai perolehan/pengganti.000.454.175.090.80 204. tahun dan harga perolehan.400.326.544.522.898.03 316.504. tim tidak dapat menjalankan beberapa prosedur pemeriksaan yang signifikan untuk meyakini kewajaran penyajian saldo aset tetap di neraca Pemerintah Kota Tarakan per 31 Desember 2006.175.322.632.400.812. Penatausahaan aset tetap yang disajikan di Neraca per 31 Desember 2006 sebesar Rp1.506.370.091.894. Namun tidak semua SKPD menyajikan data dalam KIBnya dengan informasi yang lengkap.844.636. Penambahan aset tetap berupa tanah sebesar Rp49.00 25.03 dari saldo per 31 Desember 2005 sebesar Rp970.266. Nilai Aset Tetap Kota Tarakan per 31 Desember 2006 sebesar Rp1.295.85 Pemeriksaan atas aset tetap per 31 Desember 2006 diketahui bahwa : a.565.000.284.

b.85 yang belum ditatausahakan dengan tertib mengakibatkan : a.370. dan dicatat dalam Daftar Aset Daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yana berlaku.38 ha yang bersertifikat.284.85 belum dapat diyakini kewajarannya. dilakukan oleh satuan kerja yang melaksanakan fungsi akuntansi pemerintah daerah.370. depresiasi dan kapitalisasi. Pertanggungjawaban Dan Pengawasan Keuangan Daerah Serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah.175. Nilai aset tetap Kota Tarakan per 31 Desember 2006 sebesar Rp1.00 yang dananya diambil dari pengadaan tanah Inhutani I dari SPM No.berukuran + 1.370. termasuk penghitungan nilai buku. Ayat (2) Pembukuan Aset Daerah.898.898.284. Dari jumlah tersebut.175. Pasal 69 “Penambahan atau pengurangan nilai aset Daerah akibat perubahan status hukum dibukukan pada rekening Aset Daerah yang bersangkutan dan dicatat dalam Daftar Inventaris Barang Daerah”. Pemeriksaan lebih lanjut pada daftar pengadaan tanah tahun 2005 dan 2006.898. Pengendalian atas aset tetap menjadi sulit.29 Tahun 2002 tentang “Pedoman Pengurusan.4984/BT/2005.85 yang belum ditatausahakan dengan tertib tidak sesuai dengan Kepmendagri No. diketahui terdapat pengadaan tanah yang berlokasi di Embung senilai Rp5.000. baru sekitar 143. SPJ atas pengadaan tersebut juga belum didapatkan Nilai aset tetap Kota Tarakan per 31 Desember 2006 sebesar Rp1.175.284.400.144 ha yang tersebar di empat kecamatan di Kota Tarakan. Berdasarkan pemeriksaan atas tindak lanjut temuan BPK Tahun 2006. sedang sisanya belum disertifikat.000. wajib dibukukan ke dalam rekening Aset Daerah yang berkenaan. c. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah Dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah” : Pasal 65 : Ayat (1) Seluruh barang yang pengadaannya atas beban APBD. 127 . Nilai aset tetap per 31 Desember 2006 sebesar Rp1. tidak diketemukan daftar hasil pengadaan tanah berlokasi di Embung sebagaimana dimaksud.

Memberikan teguran secara tertulis kepada Kabag Pemerintahan dan Pemegang Kas pengadaan tanah agar dalam pelaksanaan kegiatan mengacu pada ketentuan yang berlaku. Menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah agar melakukan inventarisasi dan penilaian terhadap seluruh aset-aset Pemerintah Kota Tarakan. Walikota Tarakan menjelaskan bahwa : a.85 yang belum dapat diyakini kewajarannya. Memperbaiki sistem pengendalian atas pengelolaan aset tetap.Nilai aset tetap Kota Tarakan per 31 Desember 2006 sebesar Rp1.85 yang belum dapat diyakini kewajarannya disebabkan karena : a.370. c.370. b. b. c. Melakukan sertifikasi terhadap seluruh tanah milik Pemkot. dan Tim pengadaan tanah lalai untuk memperhatikan ketentuan yang berlaku tentang Pedoman Pengurusan.284. Kami mengakui bahwa Pemkot Tarakan telah melakukan inventarisasi yang dilakukan masing-masing SKPD melalui KIB namun dalam pengendaliannya masih belum memaksimalkan. 128 . b. Asisten Administrasi dan Kabag Umum dan Perlengkapan tidak melakukan pembinaan atas pengelolaan aset tetap daerah dengan memadai. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah Dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah.898.284. d.898. e. Bahwa benar pengelolaan dan pengendalian dana untuk pengadaan tanah belum optimal dan kami akan melakukan pengendalian dan inventarisasi terhadap seluruh aset tetap Pemkot Tarakan oleh tim inventarisasi dan penilai aset.175. Tim penyusun Neraca Daerah Kota Tarakan kurang cermat dalam melaksanakan tugasnya.175. Kabag Umum dan Perlengkapan. Kabag Keuangan Sekretariat Kota Tarakan. BPK RI merekomendasikan Walikota Tarakan agar : a. Menetapkan kebijakan akuntansi. Atas nilai aset tetap Kota Tarakan per 31 Desember 2006 sebesar Rp1. Pertanggungjawaban Dan Pengawasan Keuangan Daerah Serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah.

Biaya Penunjang Operasional Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah seharusnya hanya sebesar Rp400.562.000.000.833.768.000.096.00 Realisasi pos Belanja Kepala Daerah dalam Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota Tarakan TA 2006 sebesar Rp2.000.4.934.00.000. Pemeriksaan lebih lanjut terhadap bukti-bukti dari Bagian keuangan Sekretariat Kota Tarakan menunjukkan bahwa terdapat pencairan deposito sebesar Rp37. Salah pencatatan tersebut mengakibatkan Pendapatan Asli daerah Kota Tarakan TA 2006 terlalu besar Rp36.00 (Rp400. (Rp57.00).032.00 – Rp584.000.00.000. Penganggaran Biaya Penunjang Operasional Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Pemerintah Kota Tarakan tidak sesuai dengan : a.500. Realisasi Pendapatan Asli Daerah Pemerintah Kota Tarakan Tahun Anggaran 2006 sebesar Rp94. Berdasarkan hal tersebut.000.000.718.166.072 atau pada skala minimal yaitu sebesar Rp400.313. Pada Rincian Belanja Kepala Daerah tersebut di dalamnya termasuk Biaya Penunjang Operasional Kepala Daerah dengan realisasi sebesar Rp552.00 yang diakui sebagai Penerimaan Lain-Lain yang Sah dan salah catat pendapatan DAU sebesar Rp584.000.000.768.82 yang sebenarnya merupakan pendapatan jasa giro yang masuk dalam klasifikasi Penerimaan Lain-lain yang sah.000. Realisasi Biaya Penunjang Operasional Kepala Daerah Melebihi Ketentuan Sebesar Rp152.718.000.727.032.82) atau menjadi Rp57. Berdasarkan PP 109 Tahun 2000 disebutkan bahwa penganggaran untuk Biaya Penunjang Operasional Kepala Daerah dan Wakil Kepala ditetapkan berdasarkan prosentase dari Anggaran Pendapatan Asli Daerah.181.833.000. PP 109 tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala dan Wakil Kepala Daerah pasal 9 ayat (2) poin d yang menyatakan bahwa besarnya biaya penunjang operasional Kepala Daerah Kabupaten/Kota ditetapkan berdasarkan klasifikasi Pendapatan Asli Daerah sebagai berikut : 129 .000.20.02.673.188 (Rp37.915.00.00 Rp552.181.40% = Rp228.901.500.00).02 x 0.000.000.000.281. Sehingga Biaya Penunjang Operasional Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Tarakan melebihi ketentuan sebesar Rp152.

000.00 ke Kas Daerah Pemerintah Kota Tarakan. Atas Realisasi Tunjangan Operasional Kepala Daerah yang melebihi ketentuan Pemerintah Kota Tarakan mengakui terdapat Kelebihan atas realisasi biaya penunjang operasional Walikota. transparan. b. efektif. 130 . Realisasi Tunjangan Operasional Kepala Daerah yang melebihi ketentuan disebabkan karena : a.000.00. efisien. Subbag. PP Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah : pasal 4 ayat (1) yang menyatakan bahwa keuangan daerah dikelola secara tertib. Realisasi Tunjangan Operasional Kepala Daerah yang melebihi ketentuan tersebut mengakibatkan realisasi Tunjangan Operasional Kepala Daerah Kota Tarakan terlalu tinggi sebesar Rp152.Di atas Rp50 Milyar s/d Rp150 Milyar paling rendah Rp400 juta dan paling tinggi sebesar 0. ekonomis. Panitia Anggaran dalam menganggarkan Biaya Penunjang Operasional Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah tidak memperhatikan ketentuan yang berlaku. b.000. Kondisi tersebut terjadi karena Panitia Anggaran dan Subbag Pembukuan Bagian Keuangan Sekretariat Kota kurang memahami aturan tentang penetapan Biaya Penunjang Operasional Kepala Daerah.000. Pembukuan Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan tidak cermat dalam melakukan pencatatan penerimaan Pendapatan Asli Daerah yang menjadi tolak ukur Biaya Penunjang Operasional Kepala Daerah. kepatutan. taat pada peraturan perundang-undangan.40 %. dan manfaat untuk masyarakat. BPK RI merekomendasikan Walikota Tarakan agar mengembalikan kelebihan realisasi Tunjangan Operasional Kepala Daerah sebesar Rp152. dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan.

215.285.972.742.649. Kes Retr.268.437.00 7.998.931.828.97 4.00 66.090.000.00 19.680.00) (3.00 592.750.369.000. IMB Retr.549.581.25) 43.00 671.00 507.072.225.1 Piutang Pajak dan Retribusi Uraian 1 Pajak Hotel Pajak Restoran Pajak Hiburan Pajak Reklame PPJU Pajak Galian Pajak Parkir Total (A) Ret.225.00 67.313.049.500.75 7.315.508.00 90.058.160.432.019.50 2. Kebersihan Ret Pemakaian KD Ret.742. Untuk menguji keakuratan sumber data yang dijadikan dasar dalam menyajikan saldo piutang per 31 Desember 2006 serta membuktikan bahwa nilai piutang pajak dan retribusi yang ada di Seksi Pembukuan merupakan akumulasi dari penetapan tahun 2006 dengan saldo tunggakan tahun 2005.00 189.75 (565.800.806.379.00 12.137.561.850.00 536.01 131 .500.00 66.945.250.760.50) (67.00 455. Piutang Pajak dan Retribusi Per 31 Desember 2006 Pada Neraca Daerah Kota Tarakan Sebesar Rp2.125.962.00 1.01 695.003.000.475.674.750.674.10 1.01 yang terdiri dari Piutang Pajak sebesar Rp1.417.670.75 382.104.153.059.814.50 23.00 696.00 3.175.962.500.680.547.657. Pel.675.545.00 1.609.75 (315.819.785.00 486.000.124. Izin Kes Total (B) Total (A+B) Piutang per 31/12/2005 2 978.452.363.07 315.073.553.414.885.00 87.607.00 156.016.00 1.704.00) 175.993.314.515.00 2.238.000.390.565.414.000.147.857.530.880.00 Penetapan TA 2006 3 261.095.987.51 2.00 10.593.553.585.500.00 4.00) (431.053.875.571. Pemeriksa telah menelaah data penetapan pajak dan retribusi serta penerimaannya.632.57 Penerimaan TA 2006 4 1.955.633.127. Jumlah tersebut merupakan selisih antara jumlah Surat Keputusan Pajak Daerah (SKPD) dan Surat Keputusan Retribusi Daerah (SKRD) yang ditetapkan oleh Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Tarakan dengan penerimaan pajak dan retribusi selama tahun 2005 dan 2006.00 9.604.857.883.00 1.920.00 431.00 85.00 158.286.666.607.5.125.790. Hasil penelaahan tersebut adalah sebagai berikut : Tabel 5.598. Izin gangguan Retr.909.51 dan Piutang Retribusi sebesar Rp1.82 382.00 943.499.00 565.875.00 49.00 29.124.314.529.000.850.073.920.50) 115.333.882.85 704.000.50 139.00 7.475.000.655.080.01 Belum Menunjukkan Keadaan Sebenarnya Berdasarkan Neraca Pemerintah Kota Tarakan per 31 Desember 2006 diketahui saldo piutang sebesar Rp2.146.197.50 32.00) (12.549.742.558.642.665.000.680.553.00 274.674.452.357.003.00) (1.175.07 Saldo Piutang (5)=(2)+(3)-(4) 220.125.50 605.909.301.500.266.350.603.170.931.245.188.82 4.50.90 (718.00 2.50 Saldo Neraca per 31/12/06 6 437.168.845.000. Untuk meyakini kewajaran data tersebut Tim Pemeriksa melakukan konfirmasi kepada Dispenda Kota Tarakan sebagai pihak yang mengadministrasikan piutang tersebut.000.996.976.

Perbedaan terjadi karena Bagian Pembukuan tidak mencatat piutang pajak dan piutang retribusi sebelum tahun 2005 pada piutang per 31 Desember 2005. dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan. Untuk dimasa yang akan datang kami akan lebih memperhatikan peraturan tentang pengelolaan piutang.01 belum dapat diyakini kewajarannya. Bagian Pembukuan Dinas Pendapatan Daerah mengakui bahwa piutang sebelum tahun 2005 tidak dicatat pada saldo piutang tahun 2005 karena kesulitan dalam penagihannya.674. efisien. Sehingga ketika ada penerimaan. taat pada peraturan perundang undangan. Kami mengakui terdapat piutang – piutang dari tahun-tahun sebelum tahun 2005 yang tidak dicatat pada saldo piutang per 31 Desember 2005. transparan. piutang pajak dan piutang retribusi untuk tahun-tahun sebelum 2005 penerimaan menjadi lebih besar dibandingkan dengan nilai piutang dan penetapan. Pemerintah Kota Tarakan menjelaskan bahwa : a. b. Piutang Pajak dan Retribusi yang belum dikelola dengan tertib disebabkan Bagian Pembukuan Dinas Pendapatan Daerah belum memahami ketentuan dan mekanisme dalam penyusunan Neraca Daerah. ekonomis. Bagian Pembukuan Dispenda mengakui adanya kelemahan dalam pencatatan piutang disebabkan karena belum memahami peraturan dan mekanisme penyusunan piutang dikarenakan pelaksanaannya baru dimulai tahun 2006. dan manfaat untuk masyarakat.Dari data tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa piutang pajak dan retribusi tidak dikelola dengan tertib. Kami akan memasukkan nilai piutang sebelum tahun 2005 kedalam saldo piutang. kepatutan. 132 .553. efektif. Piutang Pajak dan Retribusi yang belum dikelola dengan tertib mengakibatkan saldo piutang pajak dan retribusi yang disajikan pada Neraca Pemkot Tarakan per 31 Desember 2006 sebesar Rp2. c. Piutang Pajak dan Retribusi yang belum dikelola dengan tertib tidak sesuai dengan Pasal 4 ayat (1) PP Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah : Keuangan daerah dikelola secara tertib.680.

00.00.00 atau 72.400.76% dari anggaran.000. b.729.000. Berdasarkan bukti-bukti yang diperoleh dari Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan. Sedangkan untuk pengeluaran belanja tidak tersangka dari pos anggaran Biaya Penyelenggaraan Pemerintahan terdapat realisasi sebesar Rp4.400. yang terdiri dari pos anggaran Bencana Alam dan Biaya Penyelenggaraan Pemerintahan sebesar masing-masing Rp1. Belanja tak tersangka juga digunakan biaya penayangan potensi pendidikan dan pengembangan Kota Tarakan sebesar Rp27.00 Tidak 133 .00.000.000.000.5.000. Sdr HP (Ajudan Walikota Tarakan).500.500.000.00 (lampiran 5.3) dimana seharusnya belanja tersebut tidak dibebankan pada belanja tidak tersangka karena sudah memiliki rekening tersendiri pada belanja pegawai.00. kuitansi penerimaan uangnya ditandatangani oleh Sdr YH (pemegang Kas Sekkot).025.400. Dirjen Perbendaharaan dll. PTUN. Drs.3) dan untuk Biaya Pengembalian Dana PDAM Tahun 2005 sebesar Rp1.000. Keuangan Sekkot) dan Sdri RA (Ajudan Walikota Tarakan) dengan total Belanja Tidak Tersangka Sebesar Rp3. 6. Realisasi Rekening Sesuai Ketentuan APBD Kota Tarakan Tahun Anggaran 2006 untuk Pos Tidak Tersangka no rekening 2.00 dengan rincian pada lampiran 5.000.000. belanja Tidak Tersangka digunakan untuk Insentif Honor Daerah sebesar Rp1.704. Selain itu belanja tidak tersangka juga digunakan untuk biaya konsultasi dan koordinasi dengan Kejaksaan.00 (lampiran 5.000.00.000.00 dan Rp5. Untuk biaya konsultasi.729.1.000. c.502. AW (Kabag.252. Laporan Realisasi Anggaran Pemerintah Kota Tarakan menunjukkan bahwa realisasi belanja tidak tersangka adalah sebesar Rp4.0103. Memerintahkan secara tertulis kepada Kepala Dispenda agar dalam mencatat dan melaporkan piutang pajak dan piutang retribusi memasukkan semua piutang yang dimiliki Pemkot Tarakan. Memerintahkan Kepala Dispenda untuk membuat daftar umur piutang.2 sebesar Rp6.000.BPK RI merekomendasikan Walikota Tarakan agar a. Agar menginventarisasi nilai Piutang yang dimiliki oleh Pemkot Tarakan.350. Pemeriksaan atas bukti-bukti pertanggungjawaban belanja tidak tersangka pada unit kerja Sekretariat Kota Tarakan menunjukkan bahwa tidak ada realisasi untuk Belanja tidak tersangka Bencana Alam.01.00.

dasar pencairan SPMU untuk belanja tidak tersangka menggunakan memo dari Walikota dan Wakil Walikota Tarakan yang kemudian kuitansi penerimaan ditandatangani oleh Sdr.2. Penelaahan lebih lanjut terhadap bukti-bukti yang ada. efektif.000. Ayat (2) Pelaksanaan belanja daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1). anggota keluarga. AW. golongan tertentu. kroni. YH dan Sdr HP diketahui bahwa mereka hanya diperintahkan untuk menandatangani kuitansi tetapi tidak pernah menerima dan mengeluarkan uang dari belanja tidak tersangka tersebut. atau kelompok politiknya yang bertentangan dengan peraturan perundangundangan. kepatutan. tidak mewah. merugikan kepentingan umum dan meresahkan sekelompok kepentingan masyarakat atau mendiskriminasikan warga Negara dan atau golongan masyarakat lain”. Sampai dengan pemeriksaan selesai. dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan.00 yang ditandatangani oleh Walikota Tarakan. harus didasarkan pada prinsip hemat.32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. dan/atau yang tidak cukuptersedia anggarannya dalam APBD. Sdr HP. UU No.550. ekonomis. pasal 28 yang menyatakan “bahwa Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dilarang membuat keputusan yang secara khusus memberikan keuntungan bagi diri. transparan.424.00.300. efektif. dan manfaat untuk 134 . taat pada peraturan perundang-undangan. Penggunaan belanja tidak tersangka tidak sesuai dengan: a. PP Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah 1) Pasal 4 ayat (1) Keuangan daerah dikelola secara tertib. Sdr RA dan Drs.000. Rincian penggunaan dana tersebut terdapat dalam lampiran 5. Hasil wawancara kepada Sdr. masyarakat. efisien. efisien dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. b. pemeriksa hanya memperoleh bukti penggunaan belanja tidak tersangka sebesar Rp94.nilai sebesar Rp2. 2) Pasal 54 : Ayat (1) SKPD dilarang melakukan pengeluaran atas beban anggaran belanja daerah untuk tujuan yang tidak tersedia anggarannya. YH.

Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah pasal 48 : 1) Belanja tidak terduga sebagaimana dimaksud dalam pasal 37 huruf h merupakan belanja untuk kegiatan yang sifatnya tidak biasa atau tidak diharapkan berulang seperti penanggulangan bencana alam dan bencana sosial yang tidakdiperkirakan sebelumnya. 3) Pengembalian atas kelebihan penerimaan daerah tahun-tahun sebelumnya yang telah ditutup sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus didukung dengan buktibukti yang sah. Bagian Keuangan dan Pemegang Kas Sekretariat Kota Tarakan dalam pencairan SPMU untuk belanja tak tersangka tidak memahami ketentuan yang berlaku.550. 2) Kegiatan yang bersifat tidak biasa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yaitu untuk tanggap darurat dalam rangka pencegahan gangguan terhadap stabilitas penyelenggaraan pemerintahan demi terciptanya keamanan. Penggunaan belanja tidak tersangka yang tidak sesuai ketentuan terjadi karena: a. Walikota dan Wakil Walikota sebagai pihak yang mengeluarkan memo pencairan dana tidak tersangka tidak memperhatikan ketentuan-ketentuan terkait dengan penggunaan belanja tidak tersangka.850.279. Sehingga Biaya Bencana Alam yang tersedia pada Belanja TIdak Tersangka tidak 135 . c. dan ketertiban masyarakat di daerah.000.00 tidak dapat diyakini kewajarannya. b. termasuk pengembalian atas kelebihan penerimaan derah tahunyahun sebelumnya yang telah ditutup.3) Pasal 60 ayat (1) Setiap pengeluaran harus didukung oleh bukti yang lengkap dan sah mengenai hak yang diperoleh oleh pihak yang menagih.00 dan sebesar Rp2. Penggunaan belanja tidak tersangka tidak sesuai ketentuan mengakibatkan memboroskan keuangan daerah sebesar Rp1.424. ketentraman.000. Pemerintah Kota Tarakan menyatakan bahwa agar tidak terjadi tumpang tindih dalam pengeluaran/realisasi pada Belanja Tidak Tersangka khususnya pada Biaya Bencana Alam yang mana pengeluaran tersebut telah direalisasikan pada Belanja Bantuan melalui Bagian Sosial.

00. Dan pengeluaran Biaya Penyelenggaraan Pemerintahan adalah untuk menunjang kegiatan pada pemerintahan. Melengkapi surat pertanggungjawaban atas penggunaan dan tak tersangka sebesar Rp2.604.824.424.308. Dari hasil pengujian terhadap Surat Pertanggungjawaban (SPJ) pada Sekretariat Kota Tarakan diketahui : 136 . c.00 atau sebesar 71. Terdapat Realisasi Bantuan Instansi Vertikal sebesar Rp2.00.direalisasikan. d. karena pengeluaran tersebut tidak dapat dilakukan pada kode rekening lainnya.58%.00 pada Sekretariat Daerah Kota Tarakan tidak sesuai ketentuan Dalam Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kota Tarakan Tahun Anggaran 2006 nomor rekening 2.00.01.449.465. 7.03.0.000.550.000.1 Belanja Aparatur Daerah untuk Sekretariat Daerah dianggarkan sebesar Rp33.170. b.00 dan atas jumlah yang tidak dapat dipertanggungjawabkan supaya disetorkan ke kas daerah. sedangkan realisasi Belanja Bagi Hasil dan Bantuan Keuangan sebesar Rp48.073. Menganggarkan Biaya Penyelenggaraan Pemerintahan pada RASK/DASK unit/Satker/Dinas Daerah yang berkenaan sesuai dengan jenis pengeluarannya.00 dan telah direalisasikan sebesar Rp24. khususnya dalam pelaksanaan otonomi daerah yang dimasukkan pada kode rekening Belanja Tidak Tersangka. Menginstruksikan Sekretaris Daerah untuk memerintahkan Pemegang Kas agar memperkuat pengendalian keuangan terhadap pengeluaran dana tidak tersangka.421.837. BPK RI merekomendasikan Walikota Tarakan agar : a.00 atau 90 % dari anggaran yang ditetapkan.764. Memberikan teguran tertulis kepada Sekretaris Daerah selaku Pengguna Anggaran dalam hal pengajuan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) dan Bagian Keuangan dalam hal penerbitan SPMU untuk lebih memperhatikan ketentuan-ketentuan pengelolaan keuangan daerah.098.

SPMU Plus Plus Plus Plus Plus 26/BT/2006 1503/BT/2006 3499/BT/2006 6337/BT/2006 7130/BT/2006 JUMLAH JUMLAH 63.a. Datasemen Polisi Militer Kota Tarakan. Dana diberikan kepada Dandim.000.000. Pengadilan Tinggi.00 Berdasarkan pemeriksaan atas bukti Surat Perintah Membayar (SPM) pada Sekretariat Daerah Kota Tarakan. s. 2. Kapolres. Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Tarakan. Terdapat Realisasi Rekening Belanja Insentif Kerja untuk Biaya Operasional Muspida Plus sebesar Rp252. Juni 2006 Bantuan operasional Muspida bulan Juli. DanLanal dan Komandan Yonif secara tunai setiap bulan dengan rincian sebagai berikut: NO 1. 3. URAIAN Bantuan operasional Muspida bulan Jan.00 42. Kepala Pengadilan.000.dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Tarakan.000.000.000. 5. Oktober 2006 Bantuan operasional Muspida bulan Nop.d. Desember 2006 NO. 4. kemudian dibebankan pada rekening Belanja Bagi Hasil dan Bantuan Keuangan. 137 .000.00 42. b.000. Pemeriksaan lebih lanjut terhadap Surat Pertanggungjawaban (SPJ) pada Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan diketahui bahwa persetujuan permintaan bantuan Instansi Vertikal tersebut berdasarkan Surat Keputusan Walikota Tarakan untuk masing-masing permohonan bantuan yang masuk.00 Yang Dibebankan Pada Rekening Belanja Bagi Hasil dan Bantuan Keuangan Dari hasil pengujian terhadap Surat Pertanggungjawaban (SPJ) pada Sekretariat Kota Tarakan diketahui bahwa realisasi belanja Bagi Hasil dan Bantuan Keuangan diantaranya terdapat bantuan kepada Instansi Vertikal yang diberikan kepada Satuan TNI dan POLRI.d. Yonif 613/RJA.465. Maret 2006 Bantuan operasional Muspida bulan April s.000.d.000.572. diketahui bahwa pembayaran biaya insentif kerja untuk Muspida Plus dilaksanakan dengan mekanisme SPM-BT.465. Kejaksaan. s.00 Realisasi biaya insentif kerja tunjangan operasional Muspida plus seharusnya tidak diberikan mengingat tidak adanya ketentuan yang memperbolehkan. s.000. Kepala Kejaksaan.000.000.000.00 (Lihat Lampiran 6) yang sebenarnya sudah menjadi beban APBN.d.572.00 63. Jumlah realisasi bantuan kepada Instansi Vertikal tersebut sebesar Rp2.000.000. Agustus 2006 Bantuan operasional Muspida bulan Sept s.00 252. Terdapat Realisasi Bantuan Instansi Vertikal Sebesar Rp2.00 42. Departemen Agama Kota Tarakan .d.

138 .Realisasi bantuan Instansi Vertikal tidak sesuai dengan : a.29 Tahun 2002 Pasal 55 ayat (1) dan (2) bahwa “Pengguna anggaran dilarang melakukan tindakan yang mengakibatkan beban APBD jika dana pengeluaran tersebut tidak tersedia atau dananya tidak cukup tersedia. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah : 1) Pasal 155 Ayat (2) yang menyatakan bahwa Penyelenggaraan urusan pemerintah yang menjadi kewenangan Pemerintah di daerah didanai dari dan atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Kepmendagri No.465. Realisasi Bantuan kepada Instansi Vertikal yang tidak sesuai ketentuan mengakibatkan pemborosan keuangan daerah sebesar Rp2. dan Pengguna anggaran dilarang melakukan pengeluaran-pengeluaran atas beban Belanja Daerah untuk tujuan lain dari pada yang ditetapkan”. wakil kepala daerah. Dalam hal pemerintah daerah membutuhkan dukungan dana untuk koordinasi penyelenggaraan pemerintahan di daerah kebutuhan pendanaan supaya diformulasikan dalam RASK perangkat daerah yang secara fungsional mempunyai hubungan tugas dengan Instansi Vertikal terkait. c. SE Mendagri Nomor 903/2429/SJ Perihal Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2006 Pengalokasian anggaran dalam APBD yang diperuntukkan membantu instansi vertikal dalam melaksanakan tugas dan fungsinya didaerah tidak diperkenankan.00 Realisasi bantuan keuangan kepada Instansi Vertikal yang tidak sesuai ketentuan disebabkan karena panitia anggaran dan pengguna anggaran dalam menetapkan dan melaksanakan anggaran tidak berpedoman pada ketentuan yang berlaku. b. pimpinan DPRD. dilarang melakukan pengeluaran atas beban anggaran belanja daerah untuk tujuan lain yang telah ditetapkan dalam APBD.824. dan pejabat daerah lainnya.000. 2) Pasal 192 Ayat (4) bahwa kepala daerah.

hal tersebut dilakukan karena keberadaan Muspida dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan sangat dibutuhkan.00 Kepada Muspida yang belum sesuai dengan ketentuan. Pemerintah Kota Tarakan mengadakan perjanjian kerjasama dengan PT. b. (Persero) Asuransi Kesehatan untuk penyelenggaraan pemeliharaan kesehatan bagi PNS. 8.00 untuk dinas lainnya dan instansi vertikal yang telah memiliki anggaran tetap. Pada tahun 2007 Pemerintah Kota Tarakan akan memberikan bantuan kepada Muspida dalam bentuk kegiatan yang berhubungan dengan penyelenggaraan Pemerintahan. Hal tersebut dilakukan karena kegiatan tersebut bersifat insidentil dan tidak dianggarkan pada tahun bersangkutan.465. Veteran. veteran.000.000. Pemberian Asuransi Kesehatan dan Bantuan Kepada Gakin Belum Memiliki Dasar Hukum yang Memadai Dalam rangka memperoleh jaminan kesehatan bagi PNS. Asuransi tersebut 139 . Memberikan teguran secara tertulis kepada Kepala Bagian Sosial Sekretariat Kota dan memerintahkan kepada masing-masing kepala SKPD bahwa dalam hal pemerintah daerah membutuhkan dukungan dana untuk koordinasi penyelenggaraan pemerintahan di daerah kebutuhan pendanaan supaya diformulasikan dalam RASK perangkat daerah yang secara fungsional mempunyai hubungan tugas dengan Instansi Vertikal terkait. Perintis Kemerdekaan dan masyarakat miskin di lingkungan Kota Tarakan. perintis kemerdekaan beserta keluarganya dan masyarakat miskin di lingkungan Kota Tarakan. dalam rangka mendukung kegiatan pemerintahan.Atas realisasi bantuan keuangan kepada Instansi Vetikal Pemerintah Kota Tarakan menjelaskan bahwa : a.824. Pemerintah Kota Tarakan mengakui bahwa terjadi pengeluaran sebesar Rp252. Memerintahkan Panitia Anggaran agar tidak lagi menganggarkan insentif kerja kepada Muspida plus. Pemerintah Kota Tarakan mengakui bahwa terjadi pengeluaran sebesar Rp2. b.000. BPK RI merekomendasikan Walikota Tarakan agar : a.

334.01.d Nopember 2006 Jumlah (dalam Rupiah) Jumlah 2.1.069. Veteran dan Honda serta keluarga miskin untuk bulan Januari s.000. Pemkot Tarakan telah membayar sebesar Rp5.00 Dari jumlah yang telah dibayarkan tersebut terdapat pembayaran sebesar Rp3. Realisasi Biaya Asuransi (2. 140 .0103.000.1.089.188.01.0103.498.00 262.00 208.digunakan sebagai subsidi untuk menutup selisih biaya antara yang dibayar ASKES yang telah diterima oleh PNS.00 dengan perincian sebagai berikut : Tabel 8. veteran.05) diketahui bahwa selama tahun 2006.000.308.0103.d Juni 2006 Biaya premi PP 28 pada Pemkot Tarakan untuk bulan Januari s.840.808. Berdasarkan perjanjian tersebut.000.383. Pemeriksan terinci atas seluruh SPM rekening Biaya Asuransi menunjukkan bahwa Pemkot Tarakan telah melakukan pembayaran premi sebesar Rp1.503.00 2.265. Veteran dan Perintis Kemerdekaan dimana pembayarannya bersamaan dengan pembayaran premi asuransi lainnya.300.00 dengan penjelasan sebagai berikut : a.01.089. Pemeriksaan atas pembayaran Biaya Asuransi (2.00 5.334.000. (Persero) Asuransi Kesehatan Indonesia cabang Tarakan tentang penyelenggaraan Asuransi kesehatan bagi PNS Pemkot Tarakan.00 diperuntukkan bagi PNS.05) Tgl 04/07/2006 10/07/2006 29/11/2006 26/12/2006 No SPMU 2217/BT/2006 2218/BT/2006 5919/BT/2006 6345/BT/2006 Uraian Biaya premi semester I kepada PNS.04.04.04. Veteran dan Perintis Kemerdekaan Tidak Memiliki Dasar Hukum yang Memadai Perjanjian kerjasama antara PT. Pemerintah Kota Tarakan harus membayar paket premi sebesar Rp104.129.890.05) Berupa Premi Askes Bagi PNS.503.291. Veteran dan Perintis Kemerdekaan beserta keluarganya di Kota Tarakan.01.1 Biaya Asuransi (2.056.309.1.d Mei 2006 Biaya Premi Askes untuk triwulan ke III dan ke IV tahun 2006 Biaya iuran premi Askes PP 28 untuk bulan Juni s.01. perintis kemerdekaan beserta keluarganya dan masyarakat miskin dengan biaya yang ditetapkan oleh RSUD Tarakan. (Persero) Asuransi Kesehatan Indonesia dengan Pemerintah Kota Tarakan Nomor: 90/16-03/PKS/1205 dan Nomor: 440/66/HK yang ditandatangani oleh Walikota Tarakan dan Kepala PT.00 untuk PNS dan Sebesar Rp3.514.01.00 untuk premi bagi Veteran.

510.2) sebesar Rp1.Selain asuransi tersebut.0103.00 Tidak Sesuai Ketentuan Pemeriksaan atas Buku Besar Pengeluaran pos Sekretariat Daerah Kota Tarakan tahun anggaran 2006 diperoleh data bahwa terdapat pengeluaran atas jaminan kesehatan bagi Keluarga Miskin.132.05.00. Sampai dengan 141 .2) Tgl 16/05/2006 03/08/2006 12/12/2006 19/12/2006 28/12/2006 No SPMU 1142/BT/2006 2955/BT/2006 6757/BT/2006 7614/BT/2006 8946/BT/2006 Uraian Pembayaran Biaya bantuan keuangan kepada Bagian Sosial Sekretariat Kota Tarakan dalam rangka Pembayaran RSU Daerah Kota Pembayaran Biaya Bantuan Keuangan Kepada Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tarakan dalam rangka Biaya Pelayanan Kesehatan Pasien Bantuan Keuangan kepada Camat Tarakan Tengah dalam rangka meringankan Biaya Berobat di RSUD Tarakan Biaya Bantuan Keuangan kepada saudara Rachman staf DPRD dlm rangka meringankan Biaya Berobat di RSUD Tarakan Bantuan Keuangan kepada Camat Tarakan Barat dalam rangka meringankan biaya berobat anak seorang karyawan Hutan Mangrove Jumlah (dalam Rupiah) Jumlah 1. Jaminan kesehatan tersebut dibebankan pada akun Bantuan Perawatan Medis GAKIN (2.0103.000.01.829.00 227.383. (Persero) Asuransi Kesehatan dengan Pemerintah Kota Tarakan.000.49. namun hanya didasari oleh perjanjian kerjasama antara PT.593.2 Bantuan Perawatan Medis GAKIN (2.383.829.49.05. b. Realisasi Bantuan Keuangan Perawatan Medis GAKIN (2.383. perintis kemerdekaan dan keluarga miskin tersebut tanpa didasari oleh Surat Keputusan dari Walikota Tarakan.00 1.00 Berdasarkan penjelasan dari Bagian Sosial Sekretariat Kota Tarakan bahwa terdapat perjanjian antara Pemkot Tarakan dengan Pemprov Kalimantan Timur sebagai pemilik RSUD Tarakan bahwa seluruh biaya pengobatan untuk masyarakat miskin ditanggung bersama antara Pemkot Tarakan dengan Pemprov Kaltim.49.00.4.383. sebenarnya PNS di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan telah mendapatkan asuransi kesehatan.01.4.000.0103. Pemberian tambahan fasilitas bagi PNS dan Asuransi Kesehatan bagi veteran.00 5.4.132.829.00 1500.500.622.000.00 1. 28 tahun 2003 sesuai besaran gaji dan penghasilan yang diterima PNS. yang dibayar berdasarkan PP No.05.00.00 sesuai dengan rincian sebagai berikut : Tabel 8.2) Sejumlah Rp1.132.000.01.

Teknis penyusunan Anggaran Belanja 142 . c. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pasal 55 ayat (2) Pengguna Anggaran dilarang melakukan pengeluaran. Pemberian jaminan kesehatan kepada masyarakat miskin dalam bantuan perawatan medis GAKIN tersebut tidak didasari dengan keputusan Walikota sehingga pembayaran klaim RSUD Kota Tarakan tidak seharusnya dilakukan oleh Pemerintah Kota Tarakan. dan asuransi pendidikan bagi putra putri Pegawai Negeri Sipil. asuransi kesehatan. Pemberian asuransi kesehatan dan bantuan perawatan medis GAKIN yang tidak mempunyai dasar hukum yang memadai tersebut tidak sesuai dengan: a. Tahun Anggaran 2006 dan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Seluruh Indonesia. Keputusan Menteri Dalam Negeri No. Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor : 903/2429/SJ 4. 2) Usaha kesejahteraan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas Undang –Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian Pasal 32 ayat: 1) Untuk meningkatkan kegairahan bekerja.29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan. b. tanggal 21 September 2005 tentang Pedoman Penyusunan APBD DPRD Kabupaten/Kota. 4) Untuk penyelenggaraan program pensiun dan penyelenggaraan asuransi kesehatan. Pegawai Negeri Sipil wajib membayar iuran setiap bulan dari penghasilannya. Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. 3) Untuk penyelenggaraan usaha kesejahteraan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2).pengeluaran atas beban Belanja Daerah untuk tujuan lain dari pada yang ditetapkan. Pemerintah menanggung subsidi dan iuran. tabungan perumahan. diselenggarakan usaha kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil.pemeriksaan selesai.Anggaran 2005. meliputi program pensiun dan tabungan hari tua. Bagian Sosial Sekretariat Kota Tarakan tidak bisa menunjukkan surat perjanjian tersebut kepada pemeriksa.

Pemberian asuransi kesehatan dan bantuan perawatan medis GAKIN yang tidak mempunyai dasar hukum yang memadai tersebut mengakibatkan pemborosan keuangan daerah sebesar Rp3. belanja daerah yang dianggarkan dalam satuan kerja perangkat daerah terdiri dari : 1) Belanja Pegawai/Personalia (e) Penyediaan dana penyelenggaraan asuransi kesehatan yang dibebankan pada APBD agar berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2003 tentang Subsidi dan luran pemerintah dalam Penyelenggaraan Asuransi Kesehatan bagi Pegawai Negeri Sipil dan Penerima Pensiun serta Keputusan Bersama Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 616. Bagian Sosial Sekretariat Kota Tarakan tidak mencermati klaim biaya perawatan dari RSUD Tarakan sehingga terjadi pembayaran klaim biaya perawatan RSUD yang tidak sesuai peruntukkannya. Atas pemberian asuransi kesehatan dan bantuan perawatan medis GAKIN yang tidak mempunyai dasar hukum yang memadai tersebut Pemerintah Kota Tarakan menjelaskan bahwa : a. Walikota Tarakan tidak menerbitkan SK tentang tambahan tunjangan atau fasilitas asuransi kesehatan bagi PNS dan pegawai honor di lingkungan Pemkot Tarakan dan SK tentang fasilitas asuransi kesehatan bagi veteran dan perintis kemerdekaan di Kota Tarakan.188.00. 143 .A/MENKES/SKB/VI/2004 Nomor 155 A Tahun 2004 tantang Tarip Pelayanan Kesehatan bagi Peserta PT.Daerah mengenai Jenis Belanja Daerah Jenis. Askes (Persero) dan Anggota Keluarganya di Puskesmas dan di Rumah Sakit Daerah. b. Pemberian asuransi kesehatan dan bantuan perawatan medis GAKIN yang tidak mempunyai dasar hukum yang memadai tersebut disebabkan oleh: a.129. Terhadap biaya asuransi kepada PNS/Honor dan veteran/perintis kemerdekaan kami mengakui belum ada SK walikota dalam pemberian tunjangan kesehatan tersebut dan kami dengan segera melengkapi dengan SK Walikota.383.

Air. maka belum ada kekuatan hukum yang menjadi dasar pencairan dan penggunaan belanja tersebut.00 atau 71. 9.000. Persetujuan Pemanfaatan Dana Kas Daerah mendahului penetapan APBD TA.50% dari anggaran sebesar Rp14.718. b.990. Mekanisme yang digunakan dalam proses penerbitan dan pencairan SPMU tersebut adalah sebagai berikut : a.253. Karena APBD TA 2006 belum disahkan. BPK RI merekomendasikan Walikota Tarakan agar : a. serta Asuransi kepada Veteran/Perintis Kemerdekaan dengan 144 .b.900/01/Keu tanggal 2 Januari 2006 tentang Upaya menjaga kesinambungan. Walikota Tarakan yang ditujukan Kepada Ketua DPRD Kota Tarakan No. b. 2006 Berdasar Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Tarakan Tahun Anggaran 2006 untuk Sekretariat DPRD dan DPRD telah direalisasikan sebesar Rp10.00 Mendahului Penetapan APBD TA. Surat Permintaan Persetujuan pemanfaatan Dana Kas Daerah mendahului Penetapan APBD TA.715. Memperjelas perjanjian dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur atas pemberian subsidi kepada GAKIN pada RSUD milik Pemprov di Tarakan. Dinas. kelancaran penyelenggaraan Pemerintahan terutama untuk mengatasi pengeluaran-pengeluaran Lembaga. Bantuan keuangan perawatan medis GAKIN yang dibayarkan melalui Bagian Sosial Sekretariat Kota adalah subyek orang miskin yang tidak termasuk dalam GAKIN yang melalui Askes yang melalui Bagian Perekonomian Sekretariat Kota. Pemeriksaan atas bukti-bukti SPMU yang terbit awal tahun diketahui bahwa terdapat belanja APBD TA 2006 yang mendahului penetapan anggaran. seperti pembayaran Gaji PNS.314. Menerbikan SK Walikota dalam pemberian tunjangan kesehatan tambahan bagi PNS dan PTT (Askes) persetujuan DPRD. Perjalanan Dinas dan Honor.500. Kantor.n. Badan. 2006 dari Sekretaris Daerah Kota Tarakan a.214. Biaya Listrik. Bagian dan Sekolah-sekolah Negeri khususnya mengenai Belanja Aparatur dan Operasional yang tidak dapat dihindari. Telepon. Realisasi Belanja pada Pos Sekretariat DPRD dan Anggota DPRD Kota Tarakan Sebesar Rp962. 2006 dari Ketua DPRD Kota Tarakan yang ditujukan kepada Walikota Tarakan No.00.

3. 2) Pasal 55 Ayat (1).1.3. biaya makan/minum rapat.1 2.000.1. Peraturan Pemerintah No. Pemeriksaan atas bukti SPMU yang digunakan mendahului penetapan APBD. yaitu SPMU No.01.2 RINCIAN PENGGUNAAN Biaya Makanan/Minuman Harian Biaya Makanan/Minuman Rapat Biaya SPPD Sekretariat DPRD Dalam Daerah Biaya SPPD Sekretariat DPRD Luar Daerah Biaya SPPD Anggota.04.01.01.2.05.01.00 962.3. tidak dapat dilakukan sebelum Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD disahkan dan ditempatkan dalam Lembaran Daerah.500.3. 3.170/02. 6.01.05.000.01.1.000. KODE REKENING 2.01. Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Serta Tata Cara Pengawasan Penyusunan dan Perhitungan APBD : 1) Pasal 49 ayat (1) yang menyatakan bahwa pengeluaran kas yang mengakibatkan beban APBD.1 2. biaya perjalanan dinas Sekretariat DPRD dan DPRD.00 Realisasi belanja yang mendahului APBD tersebut tidak sesuai dengan : a.000.01.1 2. 7.000. 2006.2. 4.1.000.04.000.DPRD Luar Daerah JUMLAH JUMLAH 37.01.01.01.02.04.00 250.00 500.000.000. 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah : 1) Pasal 60 ayat (2) Pengeluaran Kas yang mengakibatkan beban APBD tidak dapat dilakukan sebelum rancangan Peraturan Daerah tentang APBD ditetapkan dan ditempatkan dalam lembaran daerah.01.000. b.DPRD Dalam Daerah Biaya SPPD Anggota.02.04. Pengguna Anggaran dilarang melakukan tindakan yang mengakibatkan beban APBD jika dana untuk pengeluaran tersebut tidak tersedia atau dananya tidak cukup tersedia.1.000.04.01.003/PK/2006 tanggal 30 Januari 2006 dipergunakan untuk membayar biaya makan/minum harian. 2) Pasal 60 ayat (3) Pengeluaran Kas sebagaimana yang dimaksud pada ayat (2) tidak termasuk belanja yang bersifat mengikat dan belanja yang bersifat wajib. 2.500.00 50.000. 145 . Keputusan Menteri Dalam Negeri RI No.00 25.2 2. dengan rincian sebagai berikut : (dalam rupiah) NO 1.01.04.1 2.00 100.b/DPRD tanggal 2 Januari 2006 tentang Persetujuan Pemanfaatan Dana Kas Daerah mendahului penetapan APBD TA.29 Tahun 2002 Tentang Pedoman Pengurusan.1.

Terdapat Realisasi Belanja Sekretariat Daerah Sebesar Rp549. Sekretaris DPRD Kota Tarakan sebagai Pengguna Anggaran dan Ketua DPRD Kota Tarakan sebagai pemberi persetujuan dalam menetapkan kebijakan tidak mentaati peraturan perundang-undangan tentang APBD.104. Sekretaris DPRD dan Kepala Bagian Keuangan Setwan lama Kota Tarakan menjelaskan bahwa sebelum APBD TA 2006 disahkan pada saat itu banyak kegiatan Dewan yang sudah dijadwalkan dan sudah sangat mendesak untuk dilaksanakan sehingga memerlukan dana untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.00 Realisasi belanja yang mendahului APBD tersebut disebabkan karena : a.380.33%.00 atau terealisasi sebesar 82.Realisasi belanja yang mendahului APBD tersebut membuka peluang terjadinya penyalahgunaan anggaran keuangan daerah sebesar Rp962.00 Diperuntukkan Bagi Satuan Kerja Lain di Lingkungan Pemerintah Kota Tarakan Berdasarkan APBD tahun 2006 sebelum diperiksa. Pemeriksaan atas bukti pembayaran SPMU menunjukkan bahwa terdapat realisasi belanja untuk dinas lain yang dibebankan pada pos Sekretariat Daerah Kota Tarakan.529.500.000. Oleh sebab itu pada saat Ketua DPRD menjawab surat permohonan tersebut kami juga menyampaikan kebutuhan dana dalam rangka pelaksanaan kegiatan dilingkungan Setwan. realisasi Belanja pos Sekretariat Daerah Kota Tarakan sebesar Rp156. BPK RI merekomendasikan Walikota Tarakan agar Memberikan teguran tertulis kepada Sekretaris DPRD dan Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Kota agar dalam mengelola keuangan daerah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.362.651. APBD TA 2006 terlambat disahkan. Pada tanggal 2 Januari 2006 Walikota Tarakan mengajukan surat permohonan persetujuan penggunaan anggaran mendahului penetapan APBD.510. 10. Dimasa yang akan datang kami akan melaksanakan sesuai dengan ketentuan tentang penggunaan anggaran sebelum penetapan APBD. 146 . Anggaran Belanja untuk pos Sekretariat Daerah sebesar Rp190.959.020. b.00.

Kecamatan Tarakan Utara.959. transparan dan bertanggungjawab dengan memperhatikan asas keadilan.000.00 32. Realisasi Belanja Sekretariat Kota untuk Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah sebesar Rp378. pembelian dispenser untuk rumah dinas Walikota. efisien.138.00 Realisasi Belanja Sekretariat Kota untuk BKD sebesar Rp62.020. yaitu BKD. penganggaran pengeluaran harus didukung dengan adanya kepastian tersedianya penerimaan dalam jumlah yang cukup.00 549.159.00 76. Seharusnya belanja masing-masing SKPD tersebut tidak dibebankan pada Pos Sekretariat Daerah karena masing-masing SKPD sudah memiliki anggaran tersendiri Pembebanan belanja SKPD lain pada Sekretariat Kota tidak sesuai dengan : a.00 antara lain untuk membayar biaya jasa telepon dan Telkomsel.083. 2) Pasal 18 yang menyatakan bahwa dalam menyusun APBD.154. efektif.083. pembelian gorden untuk rumah dinas Walikota.020.159.00 merupakan belanja perbaikan rumah dinas Camat Tarakan Utara. meja dan jendela dudukan ruang rapat BKD. dan Bappeda.000. biaya pemeliharaan rumah dinas Walikota dan Wakil Walikota.00 378. biaya air rumah dinas Walikota. taat pada peraturan perundang-undangan. kepatutan dan manfaat untuk masyarakat. 147 .645.154.00 diperuntukkan bagi 4 (empat) SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan yang telah memiliki anggaran tersendiri dalam APBD Kota Tarakan TA 2006.959. Dengan rincian penggunaan masing-masing SKPD sebagai berikut : No 1 2 3 4 Satuan Kerja Badan Kepegawaian Daerah Kecamatan Tarakan Utara Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Bappeda Jumlah (dalam Rupiah) Jumlah 62. Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.Realisasi belanja Sekretariat Kota Tarakan sebesar Rp549.000.645.00 merupakan belanja perbaikan ruang rapat.800. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah : 1) Pasal 4 yang menyatakan bahwa Pengelolaan Keuangan Daerah dilakukan secara tertib. Realisasi Belanja Sekretariat Kota untuk Kecamatan Tarakan Utara sebesar Rp32.800.

020. 148 .959.00. Pembebanan belanja SKPD lain pada Sekretariat Kota Tarakan disebabkan: a. b. Pertanggungjawaban Dan Pengawasan Keuangan Daerah Serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah. Kekurang cermatan pengguna anggaran dalam merealisasikan belanja pada pos Sekretariat Daerah untuk SKPD lain di luar Sekretariat Daerah.3) Pasal 54 ayat (1) yang menyatakan bahwa SKPD dilarang melakukan pengeluaran atas beban anggaran belanja daerah untuk tujuan yang tidak tersedia anggarannya. SKPD yang bersangkutan tidak cermat dalam merencanakan kegiatannya. hal tersebut terjadi karena adanya kegiatan yang tidak dianggarkan atau anggaran yang ada kurang dan harus dilaksanakan dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan. Pemerintah Kota Tarakan mengakui adanya pengeluaran sebesar Rp549.959. BPK RI merekomendasikan Walikota Tarakan agar memberikan teguran tertulis kepada masing-masing kepala SKPD yang bersangkutan agar lebih cermat dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pembebanan belanja SKPD lain pada Sekretariat Kota mengakibat belanja pada Sekretariat Kota lebih saji sebesar Rp549. Dimasa yang akan datang kami akan memperbaikinya dan menyesuaikan dengan peraturan yang berlaku. dan/atau yang tidak cukup tersedia anggarannya dalam APBD. b. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah Dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Pasal 55 Ayat (1) yang menyatakan bahwa Pengguna Anggaran dilarang melakukan tindakan yang mengakibatkan beban APBD jika dana untuk pengeluaran tersebut tidak tersedia atau dananya tidak cukup tersedia dan Ayat (2) yang menyatakan bahwa Pengguna Anggaran dilarang melakukan pengeluaranpengeluaran atas beban Belanja Daerah untuk tujuan lain daripada yang ditetapkan.00 pada Sekretariat Kota yang digunakan untuk pembiayaan kegiatan di SKPD lainnya. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2002 Tentang Pedoman Pengurusan.020.

Bantuan Keuangan Kepada Tarakan TV (2.750. Pemerintah Kota Tarakan membentuk berbagai Unit Pelaksana Daerah (UPD) di berbagai bidang sebagai motor penggerak kemajuan Kota Tarakan.01.00 Tarakan Televisi Media Mandiri (TTV) Kota Tarakan dibentuk oleh Pemerintah Kota Tarakan dengan Keputusan Walikota Tarakan Nomor 09 Tahun 2004 tanggal 9 Februari 2004 tentang Pembentukan Tarakan Televisi Media Mandiri Kota Tarakan. Biaya operasional masing-masing UPD tersebut masih menjadi beban Pemerintah Daerah Kota Tarakan melalui pos anggaran bantuan keuangan yang dikelola oleh Bagian Sosial Sekkot.000.0103.158. UPD biasanya mengajukan bantuan dana operasional kepada Asisten Administrasi Kota Tarakan berikut SPJ-nya.4.00 Tidak Sesuai Peruntukkannya dan Bantuan Keuangan Kepada UPD.00. UPD tersebut antara lain: Tarakan TV. Apabila telah disetujui. DASK Bagian Sosial dan PK Pengesahan. Kemudian atas dasar pengajuan tersebut. Kebun Anggrek. a. Pemeriksaan lebih lanjut atas dokumen keuangan berupa SPM. diketahui bahwa: 149 . administrasi dan informasi.389. maka bantuan dapat segera dicairkan. Asisten Administrasi meminta Bagian Sosial Sekretariat Kota Tarakan untuk membuat telaahan dan kemudian diajukan kepada Walikota Tarakan untuk memperoleh persetujuan. Tengkayu I Sebesar Rp20.000. Bantuan Keuangan yang diberikan melalui Bagian Sosial Sekkot kepada UPD tersebut antara lain sebagai berikut. TTV merupakan Unit Pelaksana Daerah yang secara administrasi berada di bawah koordinasi Bagian Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Sekretariat Kota Tarakan.00 Tidak Sesuai Ketentuan Dalam rangka meningkatkan program pembangunan Kota Tarakan. dan Perusahaan Daerah Kota Tarakan. Berdasarkan hasil konfirmasi dengan beberapa UPD yang menerima dana bantuan tersebut.07. bukan pada SKPD yang menangani UPD yang bersangkutan. Pelabuhan Tengkayu I dan II.06. Realisasi Bantuan Keuangan Daerah Kepada Unit Pelaksana Daerah Sebesar Rp7. Biaya operasional TTV dibebankan pada APBD Kota Tarakan.2) Sebesar Rp1.022.653.11. TTV mempunyai tugas untuk memberikan pelayanan komunikasi.000. Berdasarkan SK tersebut.

01.4. menyediakan obat-obatan tanaman.0103.000 22.00 Kebun Anggrek merupakan salah satu Unit Pelaksana Daerah.000. Sebagai koordinator.000. Ahmad Maulana.000. 2) DASK Bagian Sosial Sekretariat Kota Tarakan menganggarkan Belanja Bantuan Keuangan kepada Organisasi Profesi. 150 . Sebagai pengelola kebun anggrek.06.000.1 Bantuan Keuangan Kepada Tarakan TV Tanggal 12/04/2006 15/06/2006 12/12/2006 No SPMU 0364/BT/2006 1815/BT/2006 6754/BT/2006 Uraian Bantuan keuangan kepada Tarakan TV dalam rangka kegiatan operasional tahun 2006 Bantuan keuangan kepada Tarakan TV Media Mandiri dalam rangka kegiatan operasional Bantuan keuangan kepada Tarakan Televisi Media Mandiri dalam rangka kegiatan Internasional Broadcast dan Multimedia Jumlah (dalam Rupiah) Jumlah 500. dan melakukan alih pengetahuan dan teknologi mengenai pengelolaan bunga anggrek.000. Bantuan Keuangan Operasional Kebun Anggrek (2.00 3) Terdapat realisasi Bantuan Keuangan Kepada TTV sebesar Rp1.000.000 1. Hermansyah. Pendirian Unit Pelaksana Daerah tersebut tidak didasari oleh Surat Keputusan Walikota Tarakan.000.000 500. MM yang berdomisili di Provinsi Banten untuk Pengelolaan Taman Anggrek Pemerintah Kota Tarakan pada tanggal 15 Desember 2005 untuk masa pengelolaan selama 1 (satu) tahun.000. Drs.01.00. mempersiapkan tanaman agar dapat di ekspor ke Tawau. MM kemudian mengadakan perjanjian kerjasama dengan Ir.022. Pihak pengelola berkewajiban untuk menyediakan blok tanaman anggrek. Ahmad Maulana.4. Perjanjian tersebut dibuat tanpa nomor perjanjian.05.2). Informasi tersebut didapat berdasarkan hasil konfirmasi dengan salah satu pegawai Kebun Anggrek. MM sesuai dengan Nota Dinas Walikota Tarakan Nomor: 820/1954/Up tanggal 14 Desember 2005. ditunjuk Drs.00 dengan rincian sebagai berikut: Tabel 11. Atas dasar konfirmasi itu pula diketahui bahwa selama ini Dinas Peternakan dan Tanaman Pangan merupakan pihak yang menangani operasional Kebun Anggrek dengan menempatkan 6 (enam) pegawainya.0103.022.50.000.000.1) Biaya operasional Tarakan Televisi Mandiri dibebankan pada pos Belanja Bantuan Keuangan Kepada Organisasi (2. Tarakan TV sebesar Rp1.000 b.2) Sebesar Rp528.000.

00 setiap bulannya.750.000. 151 . bibit. 460/HK-XII/1555/2006 Jumlah (dalam Rupiah) Jumlah 359. Bantuan keuangan didistribusikan untuk kegiatan operasional Taman Anggrek seperti Biaya Supervisi Ir.0103.000 528.05. Bantuan Keuangan UPD Pelabuhan Tengkayu I Sebesar Rp20.000.000.0103.2).4.00 dengan perincian sebagai berikut ini: Tabel 11.2) sebesar Rp528. SPM dan PK Pengesahan diketahui bahwa: 1) Bantuan Operasional Kebun Anggrek ((2.000.00.000. Camfilo. Camfilo berkewajiban untuk membayar kompensasi dari pelaksanaan kerjasama tersebut sebanyak Rp20.2) merupakan bagian dari Bantuan kepada organisasi sosial lainnya (2.05.000. Dalam perjanjian tersebut.000.50.000. Drs.00 setiap kali datang sesuai dengan Surat Perjanjian dan Pembelian pot. Pelabuhan Tengkayu 1 (satu) merupakan aset yang dikelola oleh Perusda Tarakan yang kemudian disewakelolakan kepada CV. CV. Berdasarkan lampiran SPM nomor 0676/BT/2006 dan SPM nomor 8648/BT/2006. Perjanjian Kerjasama No.00 Pelabuhan Tengkayu 1 (satu) terletak di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Sebengkok Kecamatan Tarakan Tengah.000.000.01.Pemeriksaan yang dilakukan atas DASK Bagian Sosial.01. pupuk dan pestisida disediakan oleh Ir. arang. Operasional Kebun Anggrek (2. 2) Di dalam DASK Bagian Sosial dianggarkan Bantuan Keuangan kepada Organisasi Sosial Kemasyarakatan.50.000. 3) Terdapat pengeluaran kepada kebun anggrek sebesar Rp528.000 Bantuan keuangan tersebut diterima oleh pengelola Taman Anggrek.000 169.4. c.460/HK-IV/349/2006 Pembayaran bantuan keuangan kepada koordinator kebun anggrek kota Tarakan Sesuai SK Walikota No. Camfilo dalam rangka kegiatan pengelolaan Pelabuhan Tengkayu I (satu) selama 3 (tiga) tahun sejak tanggal 1 Juli 2005 sampai 1 Juli 2008.2 Bantuan Keuangan Kepada Kebun Anggrek Tgl 28/04/2006 27/12/2006 No SPMU 0676/BT/2006 8648/BT/2006 Uraian Bantuan keuangan kepada koordinator pengelola kebun anggrek tahun 2006 Sesuai SK Walikota No. Hermansyah. Buku Besar Pengeluaran.5.000. MM. 539/03/Perusda tanggal 30 Juni 2005 tentang perjanjian kerjasama pengelolaan Pelabuhan Tengkayu I ditanda tangani oleh Pemko Tarakan dengan CV.0103. Ahmad Maulana.01.4. Hermansyah sebesar Rp5.00.00.

0103. Bantuan Sosial Lainnya (2. pengelolaan pelabuhan perikanan multi fungsi dan terintegrasi.4.158. Camfilo.00 Bantuan keuangan tersebut diterima oleh sdr.750.000. Tengkayu I 1.4.00 20. Namun.Selain itu.3 Bantuan Keuangan Kepada UPD. Susunan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Daerah (UPD) Pengelola Pelabuhan Khusus Tengkayu II Kota Tarakan.12. pengawasan melalui check point kapal perikanan. 460/HK-VI/700/2006 2.675. membantu kelancaran urusan tata pengusahaan dan kesyahbandran kapal perikanan serta pusat informasi perikanan. Hamzah alias Budi sebagai pihak CV.00 Pelabuhan Tengkayu II merupakan Unit Pelaksana Daerah yang mempunyai tugas pokok melaksanakan pembinaan.22. Camfilo juga wajib menanggung seluruh biaya-biaya yang timbul akibat pemakaian dan pemeliharaan sarana dan prasarana.2) 21/12/2006 8416/BT/2006 Pembayaran Biaya Bantuan keuangan Kepada CV Camfilo dlm rangka Pemasangan Kabel Tanam untuk PJU Pelabuhan tengkayu Kepe Jumlah 11.2) 12/07/2006 2476/BT/2006 Pembayaran Bantuan Keuangan Kepada Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dalam rangka Perbaikan Ruang Tunggu Pelabuhan Tengkayu I sesuai SK Walikota No.0103.00 dengan rincian : Tabel 11.00.000. CV. d. sebesar Rp20.0103. Camfilo.945.00. apabila terjadi kerusakan karena bencana alam atau kesalahan konstruksi bangunan awal. Berdasarkan pemeriksaan atas bukti pembayaran SPM.06. Pemeriksaan yang dilakukan atas bukti pembayaran atau SPM dari Bagian Sosial diketahui bahwa terdapat bantuan keuangan yang diberikan kepada Pelabuhan Tengkayu I dalam hal ini CV. UPD Tengkayu II didirikan berdasarkan Surat Keputusan Walikota Nomor 39 Tahun 2002 tentang Pembentukan.2) Sebesar Rp456.000. biaya perbaikan menjadi tanggungan Pemerintah Kota Tarakan.05. diketahui bahwa terdapat pengeluaran bantuan keuangan dari Bagian Sosial Sekretariat Daerah yang 152 .075. Bantuan Keuangan UPD Pelabuhan Tengkayu II (2. Biaya yang timbul dari pengelolaan Pelabuhan Tengkayu II dibebankan kepada APBD Pemerintah Kota Tarakan. SPM pembayaran tersebut hanya dilampiri dengan lembar rincian biaya yang dibutuhkan oleh CV.01.00.01.00 9.06.4. Organisasi Profesi Lainnya (2. Camfilo.750.01.58.000.

Berdasarkan pemeriksaan atas bukti pembayaran berupa SPM.01. Bantuan Keuangan Kepada Perusda Tarakan (2.000. Tengkayu II UPD Pelabuhan Tengkayu II (2.158.000. Biaya operasional Perusda masih tergantung pada bantuan keuangan dari Pemkot Tarakan.12. Bantuan tersebut diterima oleh staf pengelola UPD. sepanjang tahun 2006.000.945.00 456. Rincian bantuan yang telah diberikan adalah sebagai berikut : Tabel 11. Biaya operasional tersebut dibebankan pada pos Bantuan Keuangan. Bantuan operasional Perusda dirinci sebagai berikut.158. 460/HKIV/347/2006 27/12/2006 8641/BT/2006 Bantuan keuangan kepada UPD Tengkayu II Tarakan sesuai SK Walikota No. Hamidan. Bantuan Keuangan diterima oleh sdr. 460/HK-XI/1536/2006 Jumlah (dalam Rupiah) Jumlah 250.00.2) Tgl No SPMU Uraian 26/04/2006 0632/BT/2006 Biaya bantuan keuangan kepada UPD Pelabuhan Tengkayu II dalam rangka biaya Administrasi Umum dan Operasional UPD Tengkayu 30/06/2006 2203/BT/2006 Pembayaran Bantuan Keuangan Kepada Pelaksana Daerah (UPD) Pengelolaan Pelabuhan Khusus Tengkayu II Tarakan sesuai SK Walikota No. Bantuan Keuangan tersebut didasari Surat Keputusan Walikota Tarakan Nomor: 460/HKIV/517/2006 tentang Pemberian Bantuan Keuangan Kepada Perusahaan Daerah (Perusda) Kota Tarakan Dalam Rangka Biaya Operasional Perusahaan Daerah (Perusda) Kota Tarakan.2) Sebesar Rp500. Pembayaran bantuan tersebut didasari Surat Keputusan Walikota Tarakan Nomor: 460/HK-IV/347/2006 tentang Pemberian Bantuan Keuangan Kepada Unit Pelaksana Daerah (UPD) Pengelola Pelabuhan Khusus Tengkayu II Tarakan Dalam Rangka Biaya Administrasi Umum dan Operasional Unit Pelaksana Daerah (UPD) Pengelola Pelabuhan Khusus Tengkayu II Tarakan.4. 153 .20 Tahun 1999.diperuntukkan bagi UPD Pelabuhan Tengkayu II. staf Perusda.0103.09. Perusda Tarakan memperoleh Bantuan Keuangan sebesar Rp500.00.4 Bantuan Keuangan Kepada UPD.01.00. Tengkayu II. dengan.237.06.00 Perusda atau Perusahaan Daerah Tarakan didirikan berdasarkan Perda No.000.708.00 201.06.000.000.000.0103.00 e.00 14.4.

Dengan dibubarkannya Yayasan Pinekindi dan pengalihan semua aset Pemerintah Kota Tarakan di Universitas Borneo.5 Bantuan Keuangan Kepada Perusda Tanggal 02/10/2006 15/05/2006 Nomor SPM 4150/BT/2006 1144/BT/2006 Uraian Pembayaran Bantuan Keuangan Kepada Perusahaan Daerah (PERUSDA) dalam rangka Biaya Operasional Pembayaran Biaya bantuan keuangan kepada Perusda biaya Operasional Perusda Kota Tarakan sesuai SK Walikota No.000.000.000.00 Sesuai penjelasan dari pihak Perusda. Pada bulan Oktober 2006. sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. yang diajukan kepada Bagian Sosial Sekretariat Kota Tarakan. f.00 500.000. SK Menteri Kehakiman RI Nomor: C-135. Bantuan Keuangan Kepada Universitas Borneo Sebesar Rp5.444. semua aset milik Universitas Borneo dialihkan ke Pemerintah Kota Tarakan. Hal tersebut mengacu pada pembubaran Yayasan Pinekindi pada tanggal 26 September 2006.146. dana tersebut digunakan untuk operasional Perusda Tarakan. Universitas Borneo secara resmi menyelenggarakan proses belajar mengajar pada tanggal 5 Juni 2001.00 250.03.000. Pengalihan semua aset Pemkot Tarakan di Universitas Borneo telah didokumentasikan dalam bentuk Kartu Inventaris Barang Pemkot Tarakan pada Universitas Borneo.Tabel 11. Th. 37/D/O/2001. Saat ini UB telah menyelenggarakan Pendidikan Strata 1 (S-1) yang terdiri atas 6 (enam) Fakultas dengan 14 program studi. 40/HK-IV/517/2006 Jumlah (dalam rupiah) Jumlah 250.000.01. ditambah dengan satu Akademi Keperawatan (Diploma 3). 154 . HT. SH tentang Pembubaran Yayasan Pinekindi.000. 011/YP/TRK/III/2002. maka biaya operasional Universitas Borneo menjadi beban Pemerintah Kota Tarakan. Pembubaran tersebut sesuai dengan Akta Berita Acara Rapat Para Pendiri Yayasan Pinekindi tanggal 26 September 2006.00 Tidak Sesuai Peruntukkannya Universitas Borneo (UB) merupakan Perguruan Tinggi Swasta Nasional yang berkedudukan di Kota Tarakan yang didirikan oleh Yayasan Pinekindi pada tanggal 9 Oktober 1999 dan ditetapkan pada tanggal 30 Maret 2000 berdasarkan Surat Keputusan Yayasan Pinekindi No. 1996 Notaris: Muchlis Tabrani.

Bantuan Sosial Lainnya (2.000.000 585.000 10. Pembagian Deviden pada UB (2. Pembentukan Tim Pengelola Universitas Borneo tersebut didasari oleh Keputusan Walikota Tarakan Nomor: 421.000 155 . Tim Pengelola tersebut akan berakhir tugasnya apabila telah dibentuk Badan Penyelenggara Universitas Borneo yang definitif.0103.000 500.29.444.05.4.2) 08/12/2006 6613/BT/2006 Biaya bantuan keuangan kepada Universitas Borneo dalam rangka pembagian deviden UB tahun 2006 2.000.00.764.Sebagai tindak lanjut pengalihan aset tersebut Pemerintah Kota Tarakan membentuk tim pengelola Universitas Borneo. Dana Abadi Universitas Borneo (2.840.01. mensosialisasikan. Bantuan Keuangan Kepada Akper Pemkot (2.00.58.000 4.05.000 254.000.05/HKX/115/2006.4. Pembangunan dlm rangka pembersihan perpustakaan UB 5.4.000.05.01.000 750.4.000 5.000 980.000. dan merealisasikan model pelembagaan dan pengelolaan Universitas Borneo sebagai Research University dan melaksanakan tugas dan fungsi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.4. Tabel 11. Bantuan Pengembangan Fasilitas UB 27/12/2006 8798/BT/2006 Biaya Pengembangan Fasilitas UB 3.000 585.00. Pemeriksaan terinci atas SPM pos Bantuan Keuangan pada Bagian Sosial Sekretariat Daerah Kota Tarakan.0103. Borneo Kota Tarakan dalam rangka Pendamping Program KKN 27/12/2006 8681/BT/2006 Bantuan keuangan kpd Bag.000.2) 23/05/2006 1305/BT/2006 Bantuan keuangan kepada Univ.00.01. diperoleh bukti adanya pemberian bantuan keuangan yang diberikan Bagian Sosial kepada Universitas Borneo dengan rincian sebagai berikut.0103.840.60.0103.000 500.2) 20/04/2006 0487/BT/2006 Bantuan keuangan kepada Yayasan Pinekindi Tarakan tahun 2006 12/06/2006 03/08/2006 1722/BT/2006 2952/BT/2006 Bantuan keuangan kepada Yayasan Pinekindi untuk Dana Abadi tahun 2006 Pembayaran Biaya Bantuan Keuangan Kepada Yayasan Penikindi Kota Tarakan untuk dana abadi Tahun 2006 Jumlah (Rp) 900.146.28.6 Bantuan Keuangan Kepada Universitas Borneo Tgl No SPMU Uraian 1.05.000.2) 06/12/2006 6441/BT/2006 Biaya Bantuan keuangan kepada Akademi Keperawatan dalam rangka menunjang operasional dan adm umum akper 27/12/2006 8700/BT/2006 Bantuan keuangan kepada akper pemkot 16/05/2006 1138/BT/2006 Biaya bantuan keuangan kepada Akademi Keperawatan (AKPER) Kota Tarakan dalam rangka menunjang operasional Jumlah 80. Tugas tim pengelola Universitas Borneo yaitu merumuskan. Tim pengelola Universitas Borneo diketuai oleh Sekretaris Daerah Kota Tarakan.

Penyusunan dan Perhitungan APBD 1) Pasal 55 Ayat (1) Pengguna Anggaran dilarang melakukan tindakan yang mengakibatkan beban APBD jika dana untuk pengeluaran tersebut tidak tersedia atau dananya tidak cukup tersedia.berikut: a) Tidak menerima secara langsung imbal barang dan jasa seperti lazimnya yang terjadi dalam transaksi pembelian dan penjualan. Pertanggungjawaban Keuangan Daerah serta Tata Cara Pengawasan. 2) Pasal 8 yang menyatakan bahwa Belanja Bagi Hasil dan Bantuan Keuangan dianggarkan untuk pengeluaran dengan kriteria sebagai. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 tahun 2006 pasal 45 : Ayat (1) Bantuan sosial sebagaimana dimaksud dalam pasal 37 huruf e digunakan untuk menganggarkan pemberian bantuan dalam bentuk uang dan/atau barang kepada masyarakat yang bertujuan untuk peningkatan kesejahtaeraan masyarakat. Pada lampiran SPM tidak disertakan proposal permohonan bantuan. Bantuan Keuangan kepada Unit Pelaksana Daerah tersebut tidak sesuai dengan : a. selektif dan memiliki kejelasan peruntukkan penggunaannya. Ayat (2) Bantuan sosial sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan tidak secara terus menerus/tidak berulang setiap tahun anggaran. Baharuddin Baraq.29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan. staf Yayasan Pinekindi. b) Tidak mengharapkan akan diterima kembali dimasa yang akan datang seperti lazimnya suatu piutang. Keputusan Menteri Dalam Negeri No. Surat Perjanjian Kerjasama dalam Pengelolaan Taman Anggrek Pemerintah Kota Tarakan tanggal 15 Desember 2005. c. c) Tidak mengharapkan adanya hasil seperti lazimnya suatu penyertaan modal atau investasi. b. Ayat (2) Pengguna Anggaran dilarang melakukan pengeluaran. 156 .Bantuan tersebut diterima oleh Drs.pengeluaran atas beban Belanja Daerah untuk tujuan lain dari pada yang ditetapkan.

000.00 + Rp456. Pasal 4 Pihak pertama menyediakan bonus “success fee” sebesar Rp5. Kepala Daerah menerbitkan Surat Keputusan Walikota tanpa mempedomani ketentuan yang berlaku.000.000. pengarahan serta pelatihan kepada petugas Taman Anggrek.000 + Rp528. Pembebanan biaya operasional Unit Pelaksana Daerah kepada pos Bantuan Keuangan disebabkan: a.000.158. b.146.000. b.000. 157 . Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Pelabuhan Tengkayu I antara Pemkot Tarakan dengan CV Comfilo No. pasal 5 ayat (3) “Mengadakan perbaikan-perbaikan jika terjadi kerusakan kecil maupun besar yang disengaja maupun tidak disengaja yang disebabkan karena kelalaian maupun kesalahan pihak kedua dan segala biaya perbaikan ditanggung oleh pihak kedua.00 + Rp500.Pasal 3 Pihak Pertama selanjutnya membayar uang jasa kepada pihak kedua sebesar Rp5.000. Bagian Sosial Sekretariat Kota Tarakan tidak melaksanakan Tupoksinya dengan benar.750. Tengkayu I sebesar Rp20.158.00 (Rp1.00). akomodasi dan biaya jasa dalam melaksanakan observasi. Camfilo selaku pengelola UPD.00 + 5. Belanja Bantuan Keuangan tidak sesuai peruntukkan sebesar Rp7.022. pasal 10 “Biaya-biaya yang timbul akibat pemakaian dan pemeliharaan sarana dan prasarana yang berhubungan dengan obyek perjanjian kerjasama ini menjadi beban dan tanggungjawab pihak kedua dan pihak kedua wajib melaksanakan perbaikan-perbaikan sarana dan prasarana tesebut.00.000.945.00 kepada pihak kedua apabila pihak kedua dapat melaksanakan kewajiban dengan baik dan berhasil sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 2 perjanjian kerjasama ini d.389.000.444.00 setiap kali 1 (satu) kali datang sebagai biaya transportasi. 539/03/Perusda tanggal 30 Juni 2005.653.000. Pembebanan biaya operasional Unit Pelaksana Daerah kepada pos Bantuan Keuangan tersebut mengakibatkan: a. Kerugian Daerah atas pemberian Bantuan Keuangan kepada CV.000.

Bahwa Pemkot Tarakan sedang melakukan kajian terhadap pengalokasian anggaran untuk UB kepada SKPD yang sesuai dengan kegiatannya. Bahwa sementara belum ada keputusan dan kepastian secara hukum terhadap bentuk kepengurusan yang menaungi UB dan untuk kelancaran proses belajar mengajar maka Pemkot membentuk Tim Pengelola UB sampai dengan adanya kepastian dan keputusan dari Departemen Pendidikan Nasional terhadap status pengelolaan UB.00 Menggunakan Dana Cadangan Dengan diberlakukannya PP No 37 tahun 2006 tentang Perubahan Kedua atas PP No 24 Tahun 2006 Tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD.c.000. c. Atas pembebanan biaya operasional Unit Pelaksana Daerah kepada pos Bantuan Keuangan. Pemerintah Kota Tarakan menjelaskan : a. 12.000.00 yang tidak sesuai perjanjian tersebut dan menyetorkan kembali ke kas daerah. Asisten Administrasi dan Bagian Sosial Sekretariat Kota Tarakan tidak memahami tanggungjawab masing-masing pihak dalam perjanjian pengelolaan Taman/Kebun Anggrek dan Pelabuhan Tengkayu I. b. Pembayaran Rapelan Biaya Komunikasi Intensif dan Biaya Operasional DPRD Sebesar Rp1. Bahwa Sejak di inventarisasinya seluruh aset yang ada pada Universitas Borneo (UB) Tarakan menjadi aset Pemkot Tarakan maka pengelolaan operasional UB menjadi tanggung jawab Pemkot Tarakan. Begitu pula untuk bantuan lainnya disesuaikan dengan SKPD yang membidangi. Memberikan instruksi kepada Panitia Anggaran agar Biaya Operasional masing-masing UPD dianggarkan pada SKPD yang menangani kegiatan UPD tersebut dan tidak dianggarkan dalam Belanja Bantuan Keuangan. Menarik kembali Bantuan Keuangan kepada UPD Tengkayu I Sebesar Rp20.872. b.750.108. maka pada bulan Desember 2006 diberikan kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tarakan rapelan Tunjangan Komunikasi Intensif (TKI) dan Dana Operasional (DO) 158 . BPK RI merekomendasikan Walikota Tarakan agar : a.

Hal tersebut diperkuat dengan surat Plt.108.00 hingga 12 April 2007 belum dibayarkan oleh Pemkot Tarakan.00 dan sisanya untuk pajak sebesar Rp330. Pembayaran Tunjangan Komunikasi Intensif dan Dana Operasional dengan menggunakan dana cadangan tidak sesuai dengan : a. maka rapel TKI dan DO menggunakan dana cadangan.260. transparan.untuk bulan Januari s.544.872.00 untuk masing-masing wakil ketua setelah dipotong pajak.00 setelah dipotong pajak dan DO sebesar Rp128.000.372.000.000. Masing–masing anggota DPRD mendapat TKI sebesar Rp64.480. efisien. kepatutan.d Desember 2006 sebesar Rp2. Dasar penggunaan dana cadangan untuk pembayaran TKI dan DO adalah surat Ketua DPRD Kota Tarakan Nomor 170/808/DPRD tanggal 30 November 2006 perihal Persetujuan Pembayaran Dana Operasional dan Tunjangan Komunikasi Intensif Anggota DPRD Kota Tarakan.00 untuk ketua dan sebesar Rp68. Surat tersebut menyatakan bahwa Panitia Anggaran merekomendasikan pembayaran DO dan TKI anggota DPRD Kota Tarakan melalui peminjaman dari dana cadangan dan pengembaliannya melalui penganggaran pada APBD tahun 2007. Dikarenakan TKI dan DO belum dianggarkan dalam APBD dan APBD-P. Pembayaran dana TKI dan DO untuk bulan Januari s.000.00 (belum dipotong pajak).000. PP Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah 1) Pasal 4 ayat (1) Keuangan daerah dikelola secara tertib.202. efektif. dan manfaat untuk 159 . taat pada peraturan perundang-undangan. ekonomis.000.520. dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan.d Desember 2006 yang diambilkan dari pos Dana Cadangan tersebut diterimakan kepada Anggota DPRD sebesar Rp1. Sekretariat Dewan tentang penggunaan dana panjar cadangan untuk pembayaran TKI dan DO dengan dilampirkan PP 37 tahun 2006 dan daftar tanda terima TKI dan DO Anggota Dewan padahal surat tersebut merupakan surat pengajuan pencairan dana cadangan sebagai panjar untuk pembayaran TKI dan DO. masyarakat.

b. Ayat (2) Pemindahbukuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling tinggi sejumlah pagu dana cadangan yang akan digunakan untuk mendanai pelaksanaan kegiatan dalam tahun anggaran berkenaan sesuai dengan yangditetapkan dalam peraturan daerah tentang pembentukan dana cadangan. Ayat (2) Pelaksanaan belanja daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1). dan/atau yang tidak cukuptersedia anggarannya dalam APBD. setelah jumlah dana cadangan yang ditetapkan berdasarkan peraturan daerah tentang pembentukan dana cadangan yang berkenaan mencukupi. 160 . tidak mewah. 3) Pasal 19 yang menyatakan bahwa Tahun Anggaran APBD meliputi masa 1 (satu) tahun mulai tanggal 1 Januari sampai dengan 31 Desember.29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan. Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Serta Tata Cara Pengawasan.2) Pasal 18 yang menyatakan bahwa dalam menyusun APBD. yang dikelola oleh Bendaharawan Umum Daerah. 5) Pasal 69 : Ayat (1) Pemindahbukuan dari rekening dana cadangan ke Rekening Kas Umum Daerah dilakukan berdasarkan rencana pelaksanaan kegiatan. Penyusunan dan Perhitungan APBD pasal 61 : 1) Dana cadangan dibukukan dalam rekening tersendiri atas nama Dana Cadangan Pemerintah Daerah. 4) Pasal 54 : Ayat (1) SKPD dilarang melakukan pengeluaran atas beban anggaran belanja daerah untuk tujuan yang tidak tersedia anggarannya. efektif. Ayat (3) Pemindahbukuan dari rekening dana cadangan ke rekening kas umum daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan surat perintah pemindahbukuan oleh kuasa BUD atas persetujuan PPKD. penganggaran pengeluaran harus didukung dengan adanya kepastian tersedianya penerimaan dalam jumlah yang cukup. Keputusan Menteri Dalam Negeri No. efisien dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. harus didasarkan pada prinsip hemat.

2) Pasal 6 : Penggunaan Dana Cadangan diserahkan sepenuhnya kepada kebijakan Kepala Daerah. Pembayaran Tunjangan Komunikasi Intensif dan Dana Operasional kepada Pimpinan dan Anggota DPRD melalui dana cadangan mengakibatkan : a. Perda Kota Tarakan Nomor 05 Tahun 2001 tentang Dana Cadangan: 1) Pasal 2 : Penganggaran Dana Cadangan Bertujuan untuk : (a) Menyiapkan anggaran/dana bagi proyek-proyek fisik yang memerlukan pembiayaan yang sangat besar yang tidak dapat diselesaikan dalam 1 (satu) atau 2 (dua) tahun anggaran. 3) Program/kegiatan yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah sebagaimana dimaksud dalam pasal 11 ayat (3) dilaksanakan apabila Dana Cadangan yang disishkan telah tercapai 4) Untuk pelaksanaan program atau kegiatan sebagaimana dimaksud pada ayat (3). 161 . Lemahnya pengendalian. dan membuka peluang terjadinya penyalahgunaan dana cadangan. Pembayaran Tunjangan Komunikasi Intensif dan Dana Operasional kepada Pimpinan dan Anggota DPRD disebabkan : a. c. dengan terlebih dahulu dimintakan persetujuan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. (b) Mengantisipasi kekurangan dana dimasa yang akan datang dalam rangka mengamankan jalannya roda pembangunan. Tidak disiplin anggaran karena merealisasikan pengeluaran yang tidak tersedia anggarannya. c. Dana Cadangan yang dimaksud terlebih dahulu dipindahbukukan ke Rekening Kas Daerah.2) Dana Cadangan tidak dapat digunakan untuk membiayai program atau kegiatan lain diluar yang telah ditetapkan. Ketua DPRD. b. Sekretaris DPRD. Saldo dana cadangan pada LRA tidak menunjukkan keadaan yang sebenarnya. Walikota dan Kepala Bagian keuangan Kota Tarakan tidak memahami peraturan tentang proses pencairan dan penggunaan dana cadangan.

b. Penjelasan yang diberikan oleh Kabag Keuangan Sekretariat Kota Tarakan pada tanggal 12 April 2007. TKI dan DO tersebut telah dibayarkan kepada seluruh anggota Dewan berdasarkan hasil keputusan rapat Panitia Rumah Tangga DPRD yang kemudian diteruskan dengan surat Ketua DPRD kepada Walikota Tarakan Nomor 170/808/DPRD tanggal 30 November 2006 tentang Pembayaran Panjar TKI dan DO anggota DPRD Melalui Dana CAP. Sesuai dengan PP 21 tahun 2007 maka seluruh dana rapelan TKI dan DO yang telah diterima anggota DPRD Kota Tarakan tahun 2006 harus dikembalikan.417. Sekretariat DPRD Kota Tarakan telah mengupayakan pengembalian dana tersebut dan beberapa anggota DPRD telah mengembalikannya. bahwa dana tersebut tidak diketahui siapa yang melakukan pengelolaan dan siapa yang membentuknya. Meminta anggota DPRD yang telah menerima rapelan TKI dan DO agar menyetorkan kembali ke kas daerah sejalan dengan diberlakukannya PP 21 Tahun 2007. Rekening tersebut adalah rekening No.786.786.0051512898 atas nama Pemkot Tarakan/Bencana Alam yang memiliki saldo per tanggal 2 April 2007 sebesar Rp290.63 Tidak Jelas Berdasarkan pemeriksaan atas saldo rekening giro milik Pemkot Tarakan. 13.63.000. Kabag Keuangan Sekretariat Kota Tarakan 162 . Pengelolaan Rekening Bencana Alam sebesar Rp324. diketahui bahwa terdapat dua rekening yang merupakan rekening dana kontinjensi atau bencana alam. Adanya unsur kesengajaan pihak legislatif dan eksekutif dalam menggunakan dana cadangan untuk pembayaran rapelan TKI dan DO Sekretaris DPRD Kota Tarakan menjelaskan bahwa Dengan keluarnya PP 37 Tahun 2006 dimana seluruh anggota DPRD mendapat TKI dan untuk pimpinan Dewan ditambah DO. Lebih memperhatikan ketentuan yang berlaku tentang pengelolaan dana cadangan.b.00 dan rekening No. BPK RI merekomendasikan Walikota Tarakan agar : a.0051401891 atas nama Bencana Alam Gempa Yogyakarta yang memiliki saldo per tanggal 1 Desember 2006 sebesar Rp33.351.934.

Membuka peluang penyalahgunaan rekening bencana alam Pengelolaan rekening bencana alam yang tidak jelas disebabkan Asisten Administrasi dan Kabag Keuangan Sekretariat Kota Tarakan tidak melakukan pengelolaan dana kontinjensi/bencana alam sesuai dengan peraturan yang berlaku. kepatutan dan manfaat untuk masyarakat. Pengelolaan rekening bencana alam yang tidak jelas tidak sesuai dengan : a. transparan dan bertanggungjawab dengan memperhatikan asas keadilan. Saldo kedua rekening tersebut juga belum dilaporkan dalam Neraca per 31 Desember 2006. 163 . Pemerintah Kota Tarakan menjelaskan bahwa rekening dana untuk bencana alam dikelola oleh Bagian Keuangan Sekretariat Kota tetapi kami mengakui pengelolaan terhadap dana tersebut masih belum maksimal sehingga sampai saat ini dana tersebut belum disalurkan. Pertanggungjawaban Dan Pengawasan Keuangan Daerah Serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah. taat pada peraturan perundang-undangan. Kepmendagri No.juga menjelaskan bahwa hingga saat ini tidak ada transaksi pengeluaran untuk rekening tersebut. 29 Tahun 2002 tentang “Pedoman Pengurusan. efektif. Selanjutnya kami akan segera membuat mekanisme pengelolaan dana tersebut dengan SK Walikota. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah : Pasal 4 yang menyatakan bahwa Pengelolaan Keuangan Daerah dilakukan secara tertib. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah Dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah” Pasal 33 (3) Pembukaan rekening di Bank sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) ditetapkan dengan Keputusan Kepala Daerah dan diberitahukan kepada DPRD Pengelolaan rekening bencana alam yang tidak jelas mengakibatkan: a. efisien. Pengendalian atas rekening bencana alam lemah. b. Juga tidak ada pencatatan apapun yang dibuat untuk kedua rekening tersebut. yang dibuat oleh Pemkot Tarakan. b.

BRI DB6359529 .271 Berdasarkan pemeriksaan atas dana cadangan diketahui bahwa pada tahun 2006.1 Dana Cadangan Per 31 Desember 2006 (dalam rupiah) Seri DB6358645 .999.395.000.271 25.00% 11. Membuat mekanisme pengelolaan rekening bencana alam. terdapat pemberian panjar untuk kegiatan-kegiatan di lingkungan Pemkot Tarakan yang dananya diambil dari dana cadangan.395.000. Dana tersebut tersimpan dalam bentuk deposito di Bank BRI Cabang Tarakan dan Bank BPD Kaltim Cabang Tarakan dengan rincian sebagai berikut : Tabel 14.000.000. Pengajuan penggunaan dana cadangan untuk panjar dilakukan oleh Walikota Tarakan kepada DPRD melalui lisan dan tertulis. Membuat teguran secara tertulis kepada Asisten Administrasi dan Kabag Keuangan Sekretariat Kota Tarakan agar dalam membuka rekening atas nama Pemkot Tarakan dan pengelolaannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.318.000 9. Penggunaan Dana Cadangan sebesar minimal Rp64. b.000 14.000 82.00 Tidak Sesuai Ketentuan dan tidak dapat diyakini kewajarannya Saldo Dana Cadangan per 31 Desember 2006 sebelum diperiksa adalah sebesar Rp73.BRI DB6359508 .00% 8. Berdasarkan penjelasan dari Kabag Keuangan Sekretariat Kota Tarakan.025.635.583.030.148-00-0528713-4 E001643 .000. Kabag Keuangan Sekretariat Kota Tarakan juga mengakui bahwa selama ini. Menetapkan pejabat pengelola rekening bencana alam.BPK RI merekomendasikan Walikota Tarakan agar : a. 14. panjar tidak pernah dicatat pada 164 . c.000.00. penggunaan dana panjar dilakukan dengan seijin Walikota.557.557.BRI Mandiri No.BPD Kaltim Period 1 bulan 1 bulan 1 bulan 1 bulan Settlement 03/07/2006 23/08/2006 03/10/2006 27/12/2006 Bunga 12.50% 11. Kabag Keuangan Sekretariat Kota Tarakan hanya melakukan pengelolaan administrasi saja. namun hingga tanggal 19 April.274.000 11.00% Nominal 23. jawaban tertulis dari DPRD untuk ijin penggunaan dana cadangan belum didapatkan oleh tim pemeriksa.000. Namun.

000 menjaga kesinambungan.274.00.000.116.000.pembukuan Sekretariat Kota Tarakan ataupun dibuat buku khusus untuk panjar.116.000 menjaga kesinambungan. kelancaran penyelenggaraan pemerintahan 10.000 Panjar kegiatan yang tidak tercatat dan telah dikembalikan pada 30/3/07 75. adalah sebesar Rp10.271.116. kelancaran penyelenggaraan pemerintahan 12.318 menjaga kesinambungan. Berdasarkan dokumen surat menyurat dari bagian keuangan Sekretariat Kota Tarakan dan beberapa dokumen lainnya diketahui bahwa selama tahun anggaran 2006. kelancaran penyelenggaraan pemerintahan.055.000 pelaksanaan kegiatan pemerintahan tidak diprogram 200. Panjar kegiatan untuk bulan Januari 2006 20.737 Panjar kegiatan yang masih berlum dipertanggung jawabkan per 31/12/06 12.00 dengan perincian sebagai berikut : Tabel 14. Pemkot telah mengajukan dan menggunakan dana cadangan untuk panjar sebesar minimal Rp75.737.000.000. Sedang saldo panjar yang belum dipertanggungjawabkan hingga per 31 Desember 2006 yang disampaikan ke tim pemeriksa pada tanggal 10 April 2007 menyusul kemudian data-data pengajuan panjar disampaikan ke tim pemeriksa pada tanggal 13 April 2007.000. Penjelasan yang diperoleh dari Kabag keuangan Sekretariat Kota Tarakan diketahui bahwa sisa dana panjar per 31 Maret 2007 yang tersimpan di Bank Mandiri dengan Rekening No.999.00 dengan perincian sebagai berikut : 165 .000. Pemberian panjar dilakukan dengan memberikan cek ke pihak yang mengajukan panjar untuk dicairkan di bank persepsi dan tidak menggunakan SPM.000.055 Jumlah Dana panjar yang telah digunakan akan dikembalikan ke rekening dana cadangan apabila telah tersedia dana untuk mensgganti panjar yang telah dicairkan.025.635.074.2 Penggunaan Panjar No 1 2 3 4 5 6 Tanggal Pengajuan 03/01/06 11/05/06 16/08/06 16/08/06 31/12/06 03/08/06 Nomor Surat 900/08/Keu 900/1513/Keu 900/141/Keu 900/140/Keu Nominal Tujuan (dalam Rupiah) 20.116.148-00-0528713-4 adalah sebesar Rp9.999.999.274.

H. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Keterangan SKPD PT Sakti Nusa Indo perdana PU PT Gusher PU+umum Mulawarman Indah PU Kholik DKPP H.108.999.000. hasil konfirmasi pada BPD Kaltim Cabang Tarakan diketahui bahwa pencairan dana cadangan untuk dana panjar ditransfer ke rekening titipan di BPD Kaltim Cabang Tarakan dengan No.250 3. Selain itu.000.000 392. Bambang sosial Panjar Pel.00 tersebut di atas.737.000 50.000.700.557. tim pemeriksa tidak dapat menerapkan prosedur pemeriksaan untuk meyakini kewajarannya. Rp10.000 7.000 11. Mengingat keterlambatan penyampaian rekening koran tersebut.000.000 94.116. sebesar maupun minimal pertanggungjawaban penggunaan panjar selama tahun 2006 dari Kabag Keuangan panjar Rp64.000 12.352 392.000.00.000.999.000.000 10.000.000.000 18.000 75.000 25.729.875.600. Keberadaan rekening titipan tersebut baru diberitahukan ke tim pemeriksa pada tanggal 16 April 2007.000 120.0059000314.000 300.133.3 Panjar Belum dipertanggunjawabkan Per 31 Desember 2006 (dalam rupiah) No.000 1.306.300.000.318.135 773.395.737. pengajuan.999.000 26.000 90. Salinan rekening koran tersebut baru disampaikan ke tim pemeriksa pada tanggal 17 April 2007.00 (Rp75. Dana yang tersisa di rekening tersebut pada tanggal 31 Desember 2006 adalah sebesar Rp0.250.737 Atas penggunaan panjar selama tahun anggaran 2006 selain sejumlah Rp10. DPRD 2007 Panjar Bantuan STPDN BKD 2007 Panjar Ganti/Rugi u/pipa kuning Tapem 2007 Bayar Tanah Marthen Ludjen Tapem 2007 Panjar Biaya akhir tahun Muspida Sosial 2007 Panjar biaya pemagaran Hutan Lind Dinas Kehut 2007 Panjar SPPD Kepala BKD BKD Silvi 2007 Panjar Salam/Bag Umum Bag sosial/umum Panjar Salam/Bag Umum Sosial/Umum Panjar Forum FBC-TT Bag Ekonomi/Sosial NILAI 1.000 1.000 33.000.999.00 kewajarannya. sehingga pencairan penyelesaian atau catatannya.000 395.511.100.274.240.116. Harianto Pemadam Kbkr Takot 2007 Tapem Beli Tanah Abu Bakar Tapem 2007 Bag.00) tidak dapat diuji 166 .000 100.000 613.000.000 50.872.000.500.Tabel 14. Rek. Tengkayu II sosial 2007 Panjar DP Konsep Pantai Amal pariwisata Panjar pembuatan jalan sosial 2007 Panjar biaya sekolah S2 BKD/Silvi/2007 Pinjaman UB Awal Des sosial 2007 Pinjaman UB Awal Jan sosial 2007 Panjar Koni U Bonus dll sosial 2007 Panjar Operasional Dewan Set.310. Sosial. tim pemeriksa hingga tanggal 19 April 2007 belum memperoleh Sekretariat data/dokumen Kota Tarakan.116.000.

Penggunaan dana cadangan sebesar minimal Rp64.274.999.318,00 tersebut tidak Sesuai dengan : a. Kepmendagri No. 29 Tahun 2002 tentang “Pedoman Pengurusan, Pertanggungjawaban Dan Pengawasan Keuangan Daerah Serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah, Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah Dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah” Pasal 11, ayat (1) Pemerintah Daerah dapat membentuk Dana Cadangan guna membiayai kebutuhan dana yang tidak dapat dibebankan dalam satu Tahun Anggaran. Pasal 55 Ayat (1) Pengguna Anggaran dilarang melakukan tindakan yang mengakibatkan beban APBD jika dana untuk pengeluaran tersebut tidak tersedia atau dananya tidak cukup tersedia; Ayat (2) Pasal 61 Ayat (2) Dana Cadangan tidak dapat digunakan untuk membiayai program/kegiatan lain diluar yang telah ditetapkan. Ayat (3) Program/kegiatan yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 Ayat (3) dilaksanakan apabila Dana Cadangan yang disisihkan telah tercapai. Ayat (4) Untuk pelaksanaan program/kegiatan sebagaimana dimaksud pada Ayat (3) Dana Cadangan dimaksud terlebih dahulu dipindah bukukan ke Rekening Kas Daerah. Pasal 62 “Penatausahaan pelaksanaan program/kegiatan yang dibiaya dari Dana Cadangan diperlakukan sama dengan penatausahaan pelaksanaan program/kegiatan lainnnya.” b. Peraturan Daerah Kota Tarakan No.05 Tahun 2001 tanggal 26 April 2001 tentang Dana Cadangan, pasal 6 “Penggunaan dana cadangan diserahkan sepenuhnya kepada Pengguna Anggaran dilarang melakukan pengeluaran-pengeluaran atas beban Belanja Daerah untuk tujuan lain daripada yang ditetapkan.

167

kebijakan kepala daerah, dengan terlebih dahulu dimintakan persetujuan kepada DPRD. c. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah : 1) Pasal 4 yang menyatakan bahwa Pengelolaan Keuangan Daerah dilakukan secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, efektif, transparan dan bertanggungjawab dengan memperhatikan asas keadilan, kepatutan dan manfaat untuk masyarakat. 2) Pasal 54 ayat (1) yang menyatakan bahwa SKPD dilarang melakukan pengeluaran atas beban anggaran belanja daerah untuk tujuan yang tidak tersedia anggarannya, dan/atau yang tidak cukup tersedia anggarannya dalam APBD. Penggunaan Dana Cadangan tidak sesuai ketentuan mengakibatkan : a. Membuka peluang penyalahgunaan Penggunaan dana cadangan b. Penggunaan dana panjar sebesar minimal Rp64.274.999.318,00 selama Tahun Anggaran 2006 tidak dapat diyakini kewajarannya. Penggunaan Dana Cadangan sebesar minimal Rp64.274.999.318,00 yang tidak sesuai ketentuan disebabkan Kabag Keuangan Sekretariat Kota Tarakan tidak mengelola panjar dengan memadai dan tidak memperhatikan ketentuan yang berlaku terkait penggunaan dana cadangan dan keuangan daerah. BPK RI merekomendasikan Walikota Tarakan agar : a. Menegur Kabag Keuangan secara tertulis agar mengadministrasikan semua pengelolaan keuangan daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. b. Menginstruksikan kepada Kabag keuangan Sekretariat Kota Tarakan untuk mempertanggungjawabkan/melampirkan bukti SPJ penggunaan dana dari rekening titipan TA 2006 c. Menginstruksikan agar mengembalikan dana cadangan yang digunakan untuk panjar ke rekening dana cadangan. d. Menutup dan tidak membuka kembali rekening titipan di bank. e. Tidak menggunakan dana cadangan selain untuk tujuan yang telah ditetapkan.

168

LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN ATAS PENGENDALIAN INTERN

LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KOTA TARAKAN TAHUN ANGGARAN 2006

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN ATAS PENGENDALIAN INTERN
Nomor : 01.C/OP/XIV.15/04/2007

Kepada Para Pengguna Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan Berdasarkan ketentuan Pasal 23E Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 31 Undang-Undang No. 17 Tahun 2003, Pasal 56 Undang-Undang No.1 Tahun 2004, dan Pasal 6 Undang-Undang No. 15 Tahun 2006, Pemerintah Kota Tarakan telah menyampaikan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan Tahun Anggaran (TA) 2006 kepada BPK RI untuk diperiksa melalui surat Walikota Tarakan nomor 900/304/Keu tanggal 12 Maret 2007. Laporan Keuangan TA 2006 (dengan angka pembanding TA 2005) tersebut terdiri dari Laporan Realisasi Anggaran TA 2006, Neraca per 31 Desember 2006, Laporan Arus Kas TA 2006, dan Catatan atas Laporan Keuangan TA 2006. Laporan Keuangan adalah tanggung jawab Pemerintah Kota Tarakan. Laporan keuangan untuk tahun anggaran yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2005 diaudit oleh BPK-RI. Laporan audit atas Laporan Keuangan Kota Tarakan TA 2005 bernomor 261/S/XIV.6/5/2006 tanggal 31 Mei 2006 menyatakan pendapat tidak wajar untuk semua hal yang material yang disajikan sesuai dengan Prinsip Akuntansi yang ditetapkan di dalam berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemerintah Daerah Kota Tarakan bertanggungjawab untuk mendesain dan menyelenggarakan secara efektif pengendalian intern. Sebagai bagian dalam pemerolehan keyakinan yang memadai tentang apakah laboran keuangan bebas dari salah saji material, BPK RI melakukan pengujian atas efektivitas pengendalian intern terkait penyusunan laporan keuangan. Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN) mengharuskan BPK RI untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian intern atas pelaporan keuangan. BPK RI mengungkapkan kelemahan-kelemahan pengendalian intern Pemerintah Kota Tarakan yang secara material berpengaruh terhadap kewajaran laporan keuangan dalam Laporan Auditor Independen. Kelemahan-kelemahan pengendalian intern yang tidak terkait langsung dengan laporan keuangan adalah sebagai berikut : (1) Penyusunan rekonsiliasi bank tidak dilakukan; (2) Terdapat pemisahan Buku Kas Umum Antara transaksi belanja gaji dan belanja non gaji di masing-masing SKPD; (3) Buku PPn/PPh belum disusun oleh beberapa SKPD di lingkungan

169

Beni Ruslandi. Samarinda.Ak Akuntan..653. (4) Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan tidak melakukan pengelolaan atas dana di bank dengan memadai.15/04/2007 tanggal 19 April 2007 serta Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-undangan nomor 01. (7) Realisasi belanja bantuan keuangan sebesar Rp3. Atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan TA 2006.840. D-38.440. (6) Terdapat ketidaksesuaian pencatatan penerimaan Pendapatan Asli Daerah antara Bagian Pembukuan Dinas Pendapatan Daerah dengan Bagian Keuangan Sekretariat Daerah.A/OP/XIV.B/OP/XIV. BPK-RI menyatakan tidak memberikan pendapat dan telah menerbitkan Laporan Auditor Independen nomor 01.330.000. Register Negara No.. (5) Verifikasi oleh Sub Bagian Pembukuan tidak sesuai ketentuan.M.19 April 2007 BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Perwakilan Samarinda Penanggung Jawab Pemeriksaan.Com.381 170 .15/04/2007 tanggal 19 April 2007.602. SE. yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan ini.00 tidak melalui pos belanja bantuan keuangan Sekretariat Kota. (8) Terdapat realisasi belanja yang melampaui anggaran sebesar Rp4.00.Pemerintah Kota Tarakan.

Lingkungan pengendalian meliputi unsur-unsur antara lain: a. Telaah atas Pengendalian Intern Pemerintah Kota Tarakan. 24 tahun 2005 yang mengatur prinsip-prinsip akuntansi yang diterapkan dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangan pemerintah. Pemerintah telah menetapkan Standar Akuntansi Pemerintahan yang tertuang di dalam Peraturan Pemerintah No. Sistem dan Prosedur Akuntansi digunakan untuk mengatur pengorganisasian dokumen. Sistem Akuntansi Keuangan Daerah Kota Tarakan tertuang dalam Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 02 tahun 2005 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah. GAMBARAN UMUM ATAS PENGENDALIAN INTERN Pembukuan dan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan dilakukan oleh Bagian Keuangan Sekretariat Kota. uang. Pelaksanaan pembukuan dan penyusunan laporan keuangan. Integritas dan Nilai Etika Integritas dan nilai etika dinilai dengan mengamati sejauh mana integritas dan nilai etika dari segenap Pejabat Pengelola Keuangan Daerah dan pegawai di lingkungan 171 . Lingkungan Pengendalian Lingkungan Pengendalian mencerminkan kondisi pengendalian serta mempengaruhi kesadaran segenap pegawai tentang pentingnya pengendalian intern di Pemerintah Kota Tarakan. Laporan Keuangan yang disusun Pemerintah Kota Tarakan berupa Laporan Realisasi Anggaran. Sub Bagian Pembukuan dan Sub Bagian Perbendaharaan.A. 24 tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. Laporan Arus Kas dan Catatan Atas Laporan Keuangan. Neraca. yang membawahi Sub Bagian Anggaran. Kebijakan Akuntansi Pemerintah Kota Tarakan belum dibuat atau ditetapkan dalam Keputusan Walikota Tarakan. Pemerintah Kota Tarakan telah diselenggarakan berdasarkan sistem pembukuan berpasangan (double entry) dengan dasar modifikasian kas. catatan akuntansi dan laporan keuangan Pelaksanaan pembukuan dan penyusunan laporan keuangan Pemerintah Kota Tarakan Tahun Anggaran 2006 telah mengacu kepada Peraturan Pemerintah No. aset. adalah sebagai berikut: 1.

Komitmen Pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan masih kurang terhadap Pengendalian pengeluaran keuangan daerah melalui mekanisme pengelolaan keuangan daerah. Asisten Administrasi Kota Tarakan selaku koordinator di bidang administrasi keuangan tidak memberikan pengarahan secara rinci kepada staf Bagian keuangan sebagai pusat pengelola keuangan Pemerintah Kota Tarakan. pengetahuan dan keahlian mengenai pengelolaan keuangan daerah masih lemah. c. karena keterbatasan kompetensi aparatur. Komitmen Manajemen Komitmen manajemen terhadap pelaporan keuangan yang akurat dari segenap Pejabat Pengelola Keuangan Daerah dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan belum berjalan secara optimal dimana komitmen untuk meningkatkan pemahaman atas uraian tugas. khususnya mengenai pengelolaan keuangan daerah. Aparatur Pemerintah Kota Tarakan belum sepenuhnya menguasai bidang yang menjadi tanggung jawabnya. Perbendaharaan dan Anggaran yang belum sepenuhnya mengerti tata cara pembukuan dan pelaporan keuangan dan terdapat pula oknum pejabat yang dengan sengaja menyalahgunakan jabatannya untuk kepentingan pribadi. Tupoksi pada masing-masing sub bag Keuangan disosialisasikan hanya berdasarkan pembagian tugas secara lisan. Gaya Operasi dan Filosofi Manajemen Pemerintah Kota Tarakan belum melakukan analisa mendalam dan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam mengelola keuangan. Hasil pengamatan menunjukkan Pejabat Pengelola Keuangan Daerah Kota Tarakan masih kurang memahami tupoksinya dalam penatausahaan keuangan daerah dan terdapat beberapa pemegang kas dan Sub Bagian Pembukuan. Pemerintah Kota Tarakan memiliki kendala di bidang sumber daya manusia.Pemerintah Kota Tarakan dalam memahami dan menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. b. Pemerintah Kota Tarakan masih mempercayakan kepada Perwakilan BPKP Propinsi Kaltim secara sepenuhnya untuk penyusunan laporan keuangan daerah yang meliputi 172 .

Kebijakan Akuntansi belum ditetapkan oleh Pemerintah Kota Tarakan dan selama ini belum ada pedoman yang jelas mengenai perlakuan akuntansi terhadap proses pelaporan keuangan. Namun dalam implementasinya. Antara Bagian Keuangan selaku unit pelaksana dengan Asisten Administrasi selaku penanggung jawab. masih banyak ditemui kekurangan yang menyebabkan output-nya sulit untuk diyakini kehandalannya. Laporan Arus Kas dan Catatan Atas Laporan Keuangan. Pengelolaan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan tidak terkoordinasi dengan baik. pengelolaan keuangan Kota Tarakan dikelola oleh Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan. Aset tetap yang dimiliki Pemerintah Kota belum dilaporkan seluruhnya oleh Bagian Umum dan Perlengkapan Sekretariat Kota Tarakan. sedang Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) dan Bendaharawan Umum Daerah (BUD) belum terbentuk. fungsi akuntansi. Selama tahun anggaran 2006. pengelolaan Keuangan Daerah masih dikelola oleh Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan. keandalan laporan keuangan dan perlindungan terhadap kekayaan entitas. sehingga Pemerintah Kota Tarakan belum memiliki pengendalian yang memadai atas aset tetap yang dimiliki. Neraca. melainkan hanya dengan rekomendasi Badan Pengawas (Bawas). Pemerintah Kota Tarakan belum memandang perlu untuk menetapkan BUD secara sah karena BPKD belum terbentuk. PPKD tersebut tidak ditetapkan dengan SK Walikota Tarakan. 173 . Pemerintah Kota Tarakan telah memandang penting fungsi pengolahan data. Hal ini dibuktikan dengan telah digunakannya program SIMAKDA dalam proses pelaporan keuangannya. Struktur Organisasi Dalam Struktur organisasi Pemerintah Kota Tarakan.Laporan Realisasi Anggaran. d. tidak ada koordinasi menyangkut pengendalian atas siklus keuangan daerah Pemerintah Kota Tarakan. BUD Kota Tarakan hanya ditetapkan dalam Pengesahan DASK dan belum ditetapkan dengan Keputusan Walikota. Pemerintah Kota Tarakan lalai dalam menetapkan Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD) tahun anggaran 2006 pada 11 (sebelas) SKPD Kota Tarakan.

Peraturan Daerah Nomor 03 Tahun 2004 tentang Pembentukan Organisasi Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD mengatur secara jelas struktur kedudukan Walikota. Masih terdapat Pemegang Kas yang menjadi Pemegang Kas pada 2 (dua) SKPD. Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan dan mengkoordinasikan penyusunan program. Tugas koordinasi Bagian Keuangan untuk menyusun Laporan Keuangan tahun anggaran 2006 kurang optimal. perubahan dan perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah serta membina administrasi keuangan. Selain itu. Wakil Walikota. Badan Pengawas melakukan pemeriksaan atas SKPD di Pemerintah Kota Tarakan bekerja sama dengan Badan Pengawas Propinsi Kaltim. Kegiatan Pengawasan Kegiatan Pengawasan Pemerintah Kota Tarakan telah memadai. g. e. Penunjukan Pemegang Kas dengan jabatan rangkap mengakibatkan resiko tumpang tindih pembukuan antar SKPD tinggi. Tanggung Jawab dan Wewenang Tanggung Jawab dan wewenang masing-masing personil di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan belum dirinci secara tertulis. f. Penetapan tanggung jawab dan wewenang secara global tertuang dalam Surat Keputusan Walikota Nomor 30 Tahun 2004 tentang Tugas Pokok dan Fungsi serta Tata Kerja Organisasi Sekretariat Daerah Kota Tarakan. Kebijakan dan Praktik Sumber Daya Manusia (SDM) Kebijakan dan Praktik SDM Kota Tarakan masih terbatas. Pemegang Kas DPRD dan Sekretariat DPRD juga dipegang oleh orang yang sama dan ditetapkan dengan Surat Keputusan Walikota. Sekretaris Kota hingga Sub Bagian di lingkungan Sekretariat Kota dengan jelas serta mengatur kedudukan Sekretaris DPRD hingga Sub Bagian di lingkungan Sekretaris DPRD dengan terstruktur. Pemegang Kas Sekretariat Daerah dan Walikota dipegang oleh orang yang sama dan ditetapkan dengan Surat Keputusan Walikota. 174 . Hasil Pemeriksaan tersebut kemudian direviu oleh Tim Reviu atau Tim Tindak Lanjut. sehingga batasan tanggung jawab dan wewenang tidak dapat diukur dengan jelas.

Pemerintah Kota Tarakan masih melakukan proses pembukuan atau input data setelah tanggal tutup buku dan setelah Laporan Keuangan diserahterimakan kepada BPK RI untuk diperiksa. Pengendalian atas Sistem Informasi Laporan Keuangan merupakan produk output dari seluruh siklus akuntansi yang telah terprogram dalam SIMAKDA. Pemisahan fungsi ini merupakan salah satu unsur pengendalian atas penggunaan keuangan daerah. 3. Pemisahan Fungsi Pemerintah Kota Tarakan telah melakukan pemisahan fungsi antara unit yang melaksanakan penerbitan SKO dengan unit yang melaksanakan verifikasi/pembukuan dan unit yang menerbitkan SPMU.Badan Pengawas Kota Tarakan telah melakukan pemantauan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK dengan rutin dan tepat waktu. Aktivitas Pengendalian Meliputi beberapa aspek yang perlu dilaksanakan lebih baik antara lain: a. b. 2. c. Pemerintah Kota Tarakan belum melakukan penilaian resiko dengan memadai. Pengawasan Pengawasan atas penggunaan keuangan SKPD belum optimal dilakukan oleh Kepala Dinas. pemantauan terhadap pelaksanaan sistem pembukuan dan penyusunan Laporan Keuangan dengan selalu mengikuti setiap bentuk perubahan peraturan baru di bidang pengelolaan keuangan daerah. Penilaian Resiko Penilaian / penaksiran resiko telah mencakup pertimbangan terhadap resiko yang timbul dari perubahan keadaan. Hal ini terlihat dari belum adanya antisipasi yang baik terhadap transaksi yang memerlukan prosedur akuntansi yang baru dan signifikan. Kepala SKPD kurang mencermati hasil pengelolaan keuangan pemegang kas dan 175 .

penerbitan SKO. Pemerintah Kota Tarakan telah memanfaatkan sistem komputerisasi mulai dari penyusunan dan penetapan APBD. SPJ sampai penyajian Laporan Keuangan dibukukan dengan menggunakan program SIMAKDA. 29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan. dapat disimpulkan bahwa pengendalian intern Kota Tarakan untuk TA 2006 kurang memadai dan tidak efektif untuk mencegah potensi terjadinya penyimpangan atas pengelolaan keuangan daerah. SPM. 4. 176 . Pertanggungjawaban Keuangan Daerah serta Tata Cara Pengawasan Penyusunan dan Laporan Keuangan. Dari hasil telaah atas Pengendalian Intern Pemerintah Kota Tarakan. Informasi dan Komunikasi Sistem pembukuan dan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tarakan Tahun Anggaran 2006 menggunakan sistem pembukuan ganda (double entry) sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri No. Untuk menjalankan sistem tersebut. Pemerintah Kota Tarakan telah menetapkan PokokPokok Pengelolaan Keuangan daerah yang tertuang dalam Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 02 tahun 2005.pembantu pemegang kas apakah telah sesuai dengan aturan pengelolaan keuangan daerah atau menyimpang dari ketentuan yang berlaku.

Penjelasan yang diperoleh dari Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan menyebutkan bahwa selama ini rekonsiliasi hanya dilakukan tak tertulis dengan mencocokkan saldo akhir buku kas umum dengan saldo bank. Selain itu. Penyusunan Rekonsiliasi Bank Tidak Dilakukan Berdasarkan pemeriksaan mekanisme pengelolaan saldo kas dan bank pada Sekretariat Kota Tarakan diketahui bahwa selama ini Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan tidak pernah menyusun rekonsiliasi bank untuk mencocokkan saldo menurut pembukuan BUD dan saldo menurut Laporan Bank. sehingga masih ditemui kelemahankelemahan dalam Pengendalian Intern sebagai berikut ini. 1. Kepmendagri No. Pemerintah Kota Tarakan belum sepenuhnya mengikuti ketentuan yang berlaku. 177 . berdasarkan konfirmasi dengan seluruh pemegang kas SKPD yang memiliki rekening giro di Bank BPD Kaltim Cabang Tarakan ataupun di Bank lainnya diketahui bahwa para pemegang kas juga tidak pernah menyusun rekonsiliasi Bank. 29 tahun 2002 tentang “Pedoman Pengurusan. Sedang masing-masing bendahara pemegang kas yang memiliki rekening giro menjelaskan bahwa mereka tidak mengetahui adanya aturan tersebut dan tidak tahu cara membuat rekonsiliasi bank. Hal tersebut mengakibatkan pengendalian atas saldo buku kas umum dan rekening di Bank lemah. TEMUAN PEMERIKSAAN ATAS PENGENDALIAN INTERN Dalam pelaksanaan Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah.B. Pertanggung-jawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah” pasal 34 ayat (1) Bendahara Umum Daerah setiap bulan menyusun Rekonsiliasi Bank yang mencocokkan Saldo menurut pembukuan Bendahara Umum Daerah dengan saldo menurut Laporan Bank.

akan diupayakan untuk membuat rekonsiliasi bank. Menurut penjelasan secara lisan Panitia Anggaran. Bappeda melakukan pergeseran anggaran antar akun yang 178 . b. dalam hal ini Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) diketahui bahwa perbedaan nilai tersebut dikarenakan pada saat asistensi penyusunan RASK. Berdasarkan pencocokan anggaran antara Penjabaran Laporan Realisasi Anggaran 2006 sebelum diperiksa dengan Perda Kota Tarakan tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2006. Memberikan teguran tertulis kepada Kepala Bagian Keuangan atas kelalaiannya untuk tidak membuat rekonsiliasi antara buku bank dan buku di Bagian Keuangan. diketahui bahwa terdapat perbedaan antara anggaran pada Penjabaran Laporan Realisasi Anggaran 2006 sebelum diperiksa dengan Perda Kota Tarakan tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2006. 2. Pemerintah Kota Tarakan mengakui bahwa Rekonsiliasi antara buku bank dan buku di Keuangan belum dilakukan. Pemerintah Daerah Kota Tarakan mengesahkan RASK menjadi DASK sebagai rincian belanja per SKPD dan per kegiatan SKPD.Hal tersebut disebabkan Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan dan masingmasing bendahara pemegang rekening giro/bank lalai dalam memperhatikan ketentuan untuk menyusun rekonsiliasi bank. Nilai Anggaran Dalam Laporan Realisasi Anggaran 2006 Sebelum Diperiksa Tidak Sesuai Dengan Perda Kota Tarakan tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2006 Perda tentang APBD merupakan pedoman prioritas dan plafon anggaran belanja bagi pengguna anggaran dan target pendapatan yang harus dicapai Pemerintah Daerah untuk satu tahun anggaran tertentu. Memerintahkan Kepala Bagian Keuangan dan KaSubBag Pembukuan untuk menyusun rekonsiliasi bank secara berkala. Hal ini semata-mata karena ketidaktahuan Bagian Keuangan akan keharusan tersebut dan sumber daya yang kurang memadai. BPK RI merekomendasikan kepada Walikota Tarakan agar: a. Atas dasar APBD. Untuk ke depan.

743.00 46.367.00 160.202.264.474.161.236.291.878.948.788.00 231.1 Perbandingan Perbedaan Anggaran Menurut Perda dan LRA 2006 Jenis Belanja PERDA No.275.230.125.236.326.466. RASK tersebut disetujui oleh Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan dan Asisten Administrasi sehingga disahkan menjadi DASK. Pertanggungjawaban Keuangan Daerah serta Tata Cara Pengawasan.134.41 229.215.238.590.608.00 214.359.00 331.671.00 609.171.144.472.526.090.582. Perbedaan tersebut disajikan pada tabel berikut.602.00 167. yang nantinya juga akan tercetak menjadi Laporan Realisasi Anggaran sebelum diperiksa.321.900.00 39.588.45 13.00 53.086.753.00 222.713.947.00 356.308.119. Keputusan Menteri Dalam Negeri No.241.724.03 Jumlah APBD 443.537.323.58 603.700.924.00 338.754.613.04 Tahun 2006 APBDAWAL APBDUBAH LRA 2006 / SIMAKDA APBDAWAL APBDUBAH Belanja Aparat BAU BOP Belanja Publik BAU BOP Belanja Modal Aparat Publik 136.681.251.392.300.00 36.00 16.902.41 160.41 443.662.712.00 201. Perbedaan nilai anggaran mencakup hampir seluruh nilai nominal anggaran Belanja masing-masing SKPD.864.371.917.726.526.742.292. Tabel 2.00 17.480.129. Penyusunan dan Perhitungan APBD Pasal 25 dan 30 179 .155.669.416.00 167.700.00 30.818.946.602. Perbedaan nilai anggaran pada Laporan Realisasi Anggaran 2006 sebelum diperiksa dengan nilai anggaran pada Penjabaran Perda Kota Tarakan tentang APBD tahun anggaran 2006 tersebut tidak sesuai dengan: a.775.947.00 15.055.770.319.618.00 40.835.00 16.086.055.00 199.455.00 29.703.00 137.626.350.45 57.862.302.785.382.00 7.019.751.527.043.753.838.00 17.367.501.00 30.464.902.telah ditetapkan dalam Perda tentang Perubahan APBD TA 2006.387.547.878.00 16.532.625.988.152.943.00 Konfirmasi dengan Bagian Keuangan diketahui bahwa Sub Bagian Pembukuan menginput nilai anggaran pada SIMAKDA berdasarkan data dari Sub Bagian Perbendaharaan dimana Sub Bagian Perbendaharaan memperoleh data anggaran berdasarkan DASK masingmasing SKPD.035. Anggaran yang terinput pada SIMAKDA merupakan pagu anggaran untuk penerbitan SPM.840.00 40.00 44.937.591.427.719.753.844.58 344.699.919.00 27.847.256.919.248.29 Tahun2002 tentang Pedoman Pengurusan.

c. Untuk tahun-tahun mendatang kami akan melakukan koordinasi dan rekonsiliasi dengan masing-masing 180 .04 Tahun 2006 tentang Perubahan APBD Kota Tarakan tahun anggaran 2006. memuat Pendapatan dan Belanja setiap Satuan kerja yang digunakan sebagai dasar Pelaksanaan oleh Pengguna Anggaran.Ayat (1) Berdasarkan Peraturan Daerah tentang APBD/perubahan APBD. Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 02 Tahun 2005 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah pasal 37 ayat (2) Perubahan DASK sebagaimana dimaksud pada ayat 1 (satu). Ayat (2) Dokumen Anggaran Satuan Kerja sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) memuat Pendapatan dan Belanja setiap Satuan kerja yang digunakan sebagai dasar pelaksanaan oleh Pengguna Anggaran. Nilai anggaran APBD Perubahan pada Laporan Realisasi Anggaran sebelum diperiksa tidak dapat dijadikan patokan anggaran. Kesepadanan realisasi APBD TA 2006 tidak melebihi anggaran APBD perubahan TA 2006 tidak dapat diyakini. Perbedaan nilai anggaran pada Laporan Realisasi Anggaran 2006 sebelum diperiksa dengan Perda Kota Tarakan tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2006 mengakibatkan: a.04 Tahun 2006 tentang Perubahan APBD Kota Tarakan TA 2006 berikut lampirannya. b. Peraturan Daerah No. b. Kepala Daerah menetapkan Rencana Anggaran Satuan Kerja menjadi Dokumen Anggaran Satuan Kerja. Perbedaan nilai anggaran pada Laporan Realisasi Anggaran 2006 sebelum diperiksa dengan Perda Kota Tarakan tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2006 dikarenakan Panitia Anggaran dan Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan tidak mematuhi Perda No. Kepala Sub Bagian Pembukuan dan Kepala Sub Bagian Anggaran Bagian Keuangan Setkot menjelaskan bahwa perbedaan tersebut dikarenakan adanya kesalahan posting belanja ke dalam masing-masing kode rekening dan tidak adanya koordinasi dan rekonsiliasi antara Bagian Keuangan Setkot dengan Pemegang Kas Masing-masing SKPD.

Pemisahan BKU transaksi belanja rutin dan belanja gaji tersebut dilakukan oleh hampir seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Tarakan kecuali Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Terdapat Pemisahan Buku Kas Umum Antara Transaksi Belanja Gaji dan Belanja Non Gaji Di Masing-masing SKPD Buku Kas Umum (BKU) merupakan catatan yang menggambarkan kondisi seluruh transaksi yang menyangkut kas harian yang terjadi pada Satuan Pemegang Kas. Tunjangan Kesejahteraan dan Tunjangan Khusus lainnya dibukukan oleh Pemegang Kas Rutin masing-masing SKPD. diketahui bahwa Belanja Gaji Pokok dan Tunjangan (Tunjangan Keluarga. Tunjangan PPh. baik untuk transaksi penerimaan maupun untuk transasksi pengeluaran. Tunjangan Jabatan Struktural. 181 . Sedang Tunjangan yang menjadi beban Belanja Pegawai/Personalia yang terdiri dari Tunjangan Operasional.Pemegang Kas seluruh SKPD dan akan lebih cermat dan lebih hati-hati dalam memposting realisasi belanja pada masing-masing kode rekening. Taperum tidak dicatat dalam BKU) pada tahun anggaran 2006. dan Pembulatan Gaji) yang dipegang oleh Bendaharawan Gaji (Pembantu Pemegang Kas – Gaji) dibukukan terpisah dari BKU dan dicatat oleh Pembantu Pemegang Kas-Gaji. Pemeriksaan lebih lanjut atas BKU Gaji Dinas Pendidikan Kota Tarakan diketahui bahwa Pembantu Pemegang Kas-Gaji Dinas Pendidikan membukukan Belanja Gaji secara netto (potongan gaji berupa IWP 10%. Tunjangan Beras. dalam hal ini Bappeda atas perbedaan nilai anggaran antara Laporan Realisasi Anggaran 2006 sebelum diperiksa dan Perda tentang Perubahan APBD TA 2006 dan untuk masa yang akan datang agar lebih cermat dalam melaksanakan tugasnya sesuai tugas pokok dan fungsinya. Tunjangan Fungsional. termasuk pencatatan atas tansaksi belanja Gaji dan non gaji. BPK RI merekomendasikan Walikota Tarakan agar memberikan teguran tertulis kepada Panitia Anggaran. 2% PPh. 3. Hasil konfirmasi dengan Pemegang Kas masing-masing SKPD.

Kepala Bagian Keuangan akan mengupayakan menyatukan Pengeluaran Belanja Gaji dan Non Gaji dalam BKU yang sama.29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan. Hal ini semata-mata karena ketidaktahuan Kepala Bagian Keuangan akan keharusan tersebut dan sumber daya yang kurang memadai. Pencatatan BKU yang terpisah mengakibatkan: a. b. Pertanggungjawaban Keuangan Daerah serta Tata Cara Pengawasan. Penyusunan dan Perhitungan APBD Pasal 72 (1) yang juga diatur dalam Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 02 Tahun 2005 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah pasal 79 ayat (1) Semua transaksi atau kejadian keuangan yang menyangkut kas atau non kas dibukukan pada Buku jurnal yang disediakan untuk itu berdasarkan Bukti Transaksi yang asli dan sah. Bagian Keuangan tidak melakukan koordinasi dengan Pemegang Kas masing-masing SKPD. b. Kendali atas penerimaan dan pengeluaran kas sulit dilakukan. 182 . Asisten Administrasi tidak memerintahkan kepada bendahara untuk mencatat semua transaksi kas dalam BKU yang sama. Pemisahan antara BKU transaksi belanja kegiatan rutin dan belanja gaji tersebut disebabkan: a. Jumlah penerimaan dan pengeluaran kas sesungguhnya di masing-masing SKPD tidak menggambarkan nilai yang sebenarnya. Untuk ke depan.Pemisahan pencatatan BKU transaksi belanja kegiatan rutin dan belanja gaji tersebut tidak sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri No. Pemerintah Kota Tarakan mengakui bahwa terdapat pemisahan BKU antara Pengeluaran Belanja Gaji dengan Belanja Non Gaji.

selama ini Bagian Keuangan tidak pernah memantau apakah Satuan Pemegang Kas sudah atau belum membuat Buku PPn/PPh atau rekapitulasi PPn/PPh. diketahui bahwa beberapa Pemegang Kas tidak menyelenggarakan buku PPn/PPh. Bagian Keuangan hanya mengarsipkan Surat Setoran Pajak (SSP) tersebut tanpa membuat buku atas penerimaan dan pengeluaran PPn/PPh.29 Tahun2002 tentang Pedoman Pengurusan. antara lain Sekretariat Daerah dan Dinas Pendidikan. Buku PPn/PPh Belum Disusun oleh Beberapa SKPD Di Lingkungan Pemerintah Kota Tarakan Salah satu formulir yang digunakan dalam penatausahaan Satuan Pemegang Kas yang wajib dibuat adalah Buku Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penghasilan (PPn/PPh). Pemegang Kas Sekretariat Daerah dan Dinas Pendidikan mengakui bahwa selama ini kendali atas PPn/PPh yang dipungut hanya berdasarkan pengarsipan Surat Setoran Pajak (SSP) yang mereka terima dan tidak melakukan rekapitulasi atas transaksi pajak. Berdasarkan pengakuan Kepala Bagian Keuangan. bahkan tidak melakukan kendali atas pemungutan dan penyetoran PPn/PPh masing-masing SKPD. Penyusunan dan Perhitungan APBD Pasal 43 (1) yang juga diatur dalam Peraturan Daerah 183 . Dalam hal penyetoran PPn/PPh atas gaji dilakukan dengan cara pemotongan langsung oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim atas SPMU yang dicairkan. Belum disusunnya Buku PPn/PPh pada beberapa SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan tidak sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri No.BPK RI merekomendasikan kepada Walikota Tarakan agar menginstruksikan semua Pemegang Kas masing-masing SKPD untuk menyatukan pencatatan Pengeluaran Belanja Gaji dan Belanja Non Gaji pada BKU yang sama. Hasil konfirmasi kepada masing-masing Pemegang Kas di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan. Pertanggungjawaban Keuangan Daerah serta Tata Cara Pengawasan. Buku PPn/PPh tersebut dipergunakan untuk mengendalikan jumlah pajak yang telah dipungut dan berapa jumlah yang harus disetorkan sebagai penerimaan PPn/PPh. 4.

Hal ini semata-mata karena pemahaman kami belum memadai akan keharusan tersebut. Dan selanjutnya di masa yang akan datang.Buku PPn/PPh. BPK RI merekomendasikan kepada Walikota Tarakan agar mengintruksikan Pemegang Kas masing-masing SKPD untuk membuat Buku Pajak. Belum disusunnya Buku PPh/PPn oleh beberapa SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan mengakibatkan kendali yang lemah atas penerimaan dan penyetoran PPn/PPh dan tidak dapat diketahui secara pasti berapa nilai pajak yang telah disetor atau belum disetor oleh Pemerintah Kota Tarakan. kami akan mewajibkan setiap SKPD untuk membuat dan melaporkan pemotongan PPn/PPh. Belum disusunnya Buku PPn/PPh disebabkan Pemegang Kas tidak memahami ketentuan yang berlaku dan Bagian Keuangan tidak melakukan koordinasi atas penerimaan dan pengeluaran PPn/PPh dengan Pemegang Kas SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan. sedangkan perubahan APBD didasarkan Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tarakan Nomor: 12/DPRD/X/2006 tentang 184 . Pemerintah Kota Tarakan mengakui bahwa beberapa SKPD belum membuat Buku PPn/PPh dan belum melaporkannya kepada Bagian Keuangan.Kota Tarakan Nomor 02 Tahun 2005 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah pasal 50 ayat (1)Formulir yang digunakan dalam penatausahaan Satuan Pemegang Kas terdiri dari : . Klasifikasi Kode SKPD Pada Kode Rekening Antara Perda Penetapan APBD Perubahan dan Laporan Realisasi Anggaran 2006 Sebelum Diperiksa Tidak Konsisten Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Tarakan Tahun Anggaran 2006 ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 04 tentang Anggaran Belanja dan Pendapatan Kota Tarakan Tahun Anggaran 2006. 5.

00 4. 29 Tahun 2002 tentang “Pedoman Pengurusan.04 01.804. Perbedaan Kode Rekening ini tidak sesuai dengan: a.131.00 13.843.872.701. dan neraca berdasar klasifikasi tertentu.10 01.730.570. Penggunaan kode rekening ditentukan berdasarkan pada peraturan perundangan-undangan atau kebijakan akuntansi.00 13.11 4.603. belanja.00 17.404.469.213.238.665.606.316.354.794. Pertanggungjawaban Dan Pengawasan Keuangan Daerah Serta Tata Cara Penyusunan Anggaran Pendapatan 185 .00 1.396.540.484.057.16 01.606.213. Kepmendagri No.00 LRA Sebelum Pemeriksaan Kode Anggaran 01.282.013.00 5.00 625.10 01.154.679.895.344.136.339.367. sehingga antara anggaran dan realisasi dapat dikomparasikan dengan tepat.00 3.610. diketahui terdapat perbedaan kode SKPD yang dipergunakan pada kode rekening diantara keduanya.344.1 Perbedaan Kode SKPD pada Kode Rekening SKPD DPRD Badan Pendidikan dan Latihan Badan Kepegawaian Daerah Dinas Kesehatan Dinas Kesatuan Bangsa & PM Dinas Tata Kota Kantor Arsip dan Perpustakaan Kantor Pengolahan Data Kode 01.228.08 10.00 3.01 01.264.00 624.15 APBD 2006 Anggaran 3.201.08 15.00 Kode rekening digunakan untuk mengelompokkan jenis anggaran pendapatan. Anggaran yang terinput pada SIMAKDA merupakan pagu anggaran untuk penerbitan SPM.00 17.Persetujuan Bersama Pengesahan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Tarakan Tahun Anggaran 2006.776. Konfirmasi dengan Bagian Keuangan diketahui bahwa Sub Bagian Pembukuan menginput nilai anggaran pada SIMAKDA berdasarkan data dari Sub Bagian Perbendaharaan dimana Sub Bagian Perbendaharaan memperoleh data anggaran berdasarkan DASK masingmasing SKPD.01 01.01 01.01 13.966. Ketidakkonsistenan dalam penggunaan kode SKPD pada kode rekening antara lain sebagaimana disajikan pada tabel berikut : Tabel 5.966.09 11. Berdasarkan pengujian atas Laporan Realisasi Anggaran 2006 sebelum diperiksa dan data register SPM yang disahkan.404. Kode rekening tersebut digunakan baik pada saat penganggaran maupun pada saat pelaporan realisasi anggaran.799.00 5.672.711.837.096.01 12.00 01. dan digunakan oleh semua SPKD secara konsisten.01 3.09 01. yang nantinya juga akan tercetak menjadi Laporan Realisasi Anggaran.00 1.

Tarakan tidak melakukan verifikasi dalam 186 . dan keakuratan penganggaran dan realisasi APBD TA 2006 untuk SKPD yang tidak sesuai kode rekeningnya menjadi tidak dapat diyakini. Masing-masing SKPD kurang memperhatikan kode rekening yang telah ditetapkan untuk digunakan oleh Pemkot Tarakan. dapat dipercaya dan mudah dimengerti. akuntabilitas. c. Untuk ke depan Panitia Anggaran akan lebih teliti dan cermat dalam proses penyusunan anggaran.Pasal 81 ayat (2) Laporan Pertauggungjawaban Keuangan Daerah sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) harus mengungkap: “konsistensi penyusun laporan keuangan antara satu periode akuntansi dengan periode akuntansi sebelumnya” b. Bagian Keuangan Sekretariat Kota pembebanan anggaran dengan benar. Laporan keuangan disusun dengan memenuhi asas tertib. transparansi. perubahan APBD. akurat. komparabilitas. yang didasarkan pada sistem dan prosedur penyusunan APBD. Pemerintah Kota Tarakan mengakui bahwa perbedaan kode SKPD pada kode rekening antara perda penetapan APBD perubahan dengan LRA TA 2006 sebelum diperiksa merupakan kelalaian Panitia Anggaran pada saat input data kode rekening SKPD dalam proses pembuatan buku perda penetapan APBD perubahan.Dan Belanja Daerah. konsistensi. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah Dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah”. b. penatausahaan keuangan daerah dan perhitungan APBD yang terstandardisasi Konsistensi. Perbedaan kode rekening antara APBD-P dengan Laporan Realisasi Anggaran 2006 sebelum diperiksa disebabkan oleh: a. komparabilitas. Panitia Anggaran lalai untuk memperhatikan kode rekening yang telah ditetapkan untuk digunakan oleh Pemkot Tarakan.

c. Mekanisme yang digunakan untuk pencairan di Bank selain Bank BPD Kaltim Cabang Tarakan hanya menggunakan cek dan mekanisme transfer antar Bank. k. Penyusunan dan Perhitungan APBD Pasal 43 ayat (1) Formulir yang digunakan dalam penatausahaan Satuan Pemegang Kas terdiri dari : a. e.29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan.402.35.879. h. 6. d.BPK RI merekomendasikan kepada Walikota Tarakan agar memberikan teguran tertulis kepada Panitia Anggaran atas kelalaian pada saat input kode SKPD dalam proses pembuatan buku Perda tentang Perubahan APBD Kota Tarakan TA 2006. f.845. Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan Tidak Melakukan Pengelolaan Atas Dana Di Bank Dengan Memadai Pemeriksaan atas Neraca per 31 Desember 2006 diketahui bahwa Pemerintah Kota Tarakan memiliki saldo kas yang tersimpan di Bank BPD Kaltim Cabang Tarakan sebesar Rp253.504. Daftar pengantar SPP BT/PK SPP BT/PK Daftar Perincian Rencana Penggunaan BT/PK Pengesahan PK yang terpakai Register SKO Register SPP Register SPM Buku Kas Umum Pemegang Kas Buku Simpanan Bank Buku Panjar Buku PPN/PPh 187 .341.293. j.64 dan Bank Mandiri Cabang Tarakan sebesar Rp10. i. Keputusan Menteri Dalam Negeri No.331. Dari penjelasan Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan diketahui bahwa selama ini buku kas umum hanya diselenggarakan untuk transaksi kas di Bank BPD Kaltim Cabang Tarakan. Pertanggungjawaban Keuangan Daerah serta Tata Cara Pengawasan. b. g.784. Sedang buku kas umum untuk Bank BRI Cabang Tarakan dan Bank Mandiri Cabang Tarakan tidak diselenggarakan.017. Bank BRI Cabang Tarakan sebesar Rp10.

Untuk ke depan. Hal tersebut disebabkan Kepala Bagian Keuangan Kota Tarakan lalai dalam melaksanakan ketentuan tentang Pedoman Pengurusan. Pertanggungjawaban Keuangan Daerah serta Tata Cara Pengawasan. Menginstruksikan agar dibuat BKU pada Bank Mandiri dan BRI. yang terdiri dari Sub Bagian Anggaran. Pemerintah Kota Tarakan akan membuat mekanisme prosedur pengelolaan pada bank-bank pemerintah dimana dana Pemerintah Kota Tarakan ditempatkan. Sub Bagian Perbendaharaan dan Sub Bagian Pembukuan. BPK RI merekomendasikan kepada Walikota Tarakan agar: a. sedangkan pengelolaan dana pada Bank Mandiri dan BRI hanya bersifat penempatan dana deposito saja. 188 .Hal ini mengakibatkan pengendalian atas transaksi di Bank selain Bank BPD Kaltim Cabang Tarakan lemah. Bagian Keuangan berkedudukan di bawah Asisten Administrasi. b. Verifikasi Atas Surat Pertanggungjawaban Oleh Sub Bagian Pembukuan Tidak Sesuai Ketentuan Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 03 tahun 2004 tentang Pembentukan organisasi Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tarakan mengatur tentang kedudukan Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kota Tarakan. Penyusunan dan Perhitungan APBD Pemerintah Kota Tarakan mengakui bahwa selama ini kurang memahami tentang prosedur pengelolaan atas dana pada bank selain BPD Kaltim Cabang Tarakan karena persepsi Pemerintah Kota Tarakan menganggap bahwa hanya rekening bank pada BPD Kaltim sebagai Kas Daerah yang melalui mekanisme prosedur pengelolaan dana sebagai Kas Daerah. Memberikan teguran tertulis kepada Kepala Bagian Keuangan atas tidak dibuatnya BKU pada Bank Mandiri dan BRI. 7.

Berdasarkan wawancara dengan Sub Bagian Pembukuan. Sub Bagian Pembukuan mengakui bahwa mereka melakukan verifikasi atas bukti-bukti pertanggungjawaban secara lisan kepada masing-masing SKPD. Penyusunan dan Perhitungan APBD Pasal 57 Ayat (1) Pengguna Anggaran wajib mempertanggungjawabkan uang yang digunakan dengan cara membuat SPJ yang dilampiri dengan bukti-bukti yang sah. Tupoksi tersebut tidak dijabarkan dengan lebih terinci. Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan dan mengkoordinasikan penyusunan program. Bagian Keuangan dan ketiga Sub Bagian di bawahnya menjalankan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan Keputusan Kepala Daerah Nomor 30 Tahun 2004 tentang Tugas Pokok dan fungsi serta Tata Kerja Organisasi Sekretariat Daerah Kota Tarakan. Pertanggungjawaban Keuangan Daerah serta Tata Cara Pengawasan. Sub Bagian Pembukuan tidak melakukan verifikasi dengan seksama. Pemegang Kas menyerahkan bukti pertanggungjawaban setiap akhir bulan namun mereka tidak pernah diberikan tembusan tertulis mengenai verifikasi pertanggungjawaban mereka. mempunyai tugas melakukan pembukuan secara sistematis dan kronologis serta menyiapkan bahan penyusunan perhitungan anggaran rutin dan pembangunan. Sub Bagian Pembukuan sebagai salah satu sub bagian keuangan. Selama ini. 29 tahun 2002 ataupun Kertas Kerja Verifikasi. b.Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi). diperoleh informasi bahwa verifikasi atas bukti pertanggungjawaban tidak dilakukan dengan Surat Pertanggungjawaban sesuai lampiran XXVI Kepmendagri No. 189 . perubahan dan perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah serta membina administrasi keuangan. seperti masih adanya SPM-BT yang pengajuannya tidak dilampiri dengan bukti-bukti pertanggungjawaban yang lengkap. Pembagian tupoksi terinci dijabarkan secara lisan oleh Kabag Keuangan kepada ketiga sub bagiannya. Konfirmasi dengan Pemegang Kas diperoleh beberapa penjelasan sebagai berikut: a. Verifikasi yang tidak dilaksanakan dengan tertib tersebut tidak sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan.

Hasil PMD dan pengelolaan kekayaan daerah serta lain-lain PAD yang sah.000. b. Terdapat Ketidaksesuaian Pencatatan Penerimaan Pendapatan Asli Daerah antara Bagian Pembukuan Dinas Pendapatan Daerah dengan Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Laporan Realisasi Anggaran 2006 sebelum diperiksa Pemerintah Kota Tarakan menunjukkan bahwa realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tarakan sebesar Rp94.934. Laporan realisasi belanja yang dilaporkan oleh SKPD tidak dapat diyakini kehandalannya.Verifikasi yang tidak dilakukan dengan tertib mengakibatkan: a.% dari anggaran sebesar Rp30.00. dalam hal ini Sub Bag Pembukuan akan melakukan verifikasi berpedoman kepada ketentuan yang berlaku. namun belum maksimal dan baru sebatas verifikasi lisan. Membuka peluang terjadinya pengajuan belanja yang tidak sesuai dengan kenyataannya. Pemerintah Kota Tarakan mengakui bahwa selama ini verifikasi sudah dilaksanakan. Berdasarkan dokumen pencatatan/pembukuan Pendapatan Asli Daerah baik yang dilakukan oleh Dinas Pendapatan Daerah Kota Tarakan Maupun Bagian Keuangan Sekretariat Kota diketahui bahwa terdapat perbedaan pencatatan realisasi PAD antara Dinas Pendapatan Daerah dengan Bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan pada tabel berikut : 190 .000. Pendapatan Asli Daerah Kota Tarakan terdiri dari Pajak Daerah. Verifikasi yang dilaksanakan dengan tidak tertib tersebut disebabkan Bagian Keuangan dalam hal ini Sub Bagian Pembukuan lalai dalam melaksanakan tugas verifikasi.096.313. BPK RI merekomendasikan kepada Walikota Tarakan agar memberikan teguran tertulis kepada Bagian Keuangan dalam hal ini Sub Bag Pembukuan agar melaksanakan verifikasi sesuai ketentuan 8. Untuk ke depannya.20 atau 313. Pemerintah Kota Tarakan. Retribusi Daerah.000.

07 5.234.369.23 94.622.00 -347.313.06 5.56 Hasil konfirmasi kepada Kabid Pembukuan Dispenda diketahui bahwa proses pencatatan pada bagian pembukuan Dispenda berdasarkan data penerimaan yang diperoleh dari bagian keuangan dan tembusan yang diperoleh dari BPD Kaltim Cabang Tarakan. Penelusuran lebih lanjut ke Bagian Keuangan diketahui bahwa pos-pos penerimaan.729.578.000.00 dicatat sebagai penerimaan di pos Lain-lain PAD yang sah tetapi tidak mengkonfirmasikannya ke Bagian Pembukuan Dispenda.953. Bagian Keuangan juga mencatat pencairan deposito sebesar Rp37.192.121.726.030.500.315.07 5.326.878.346. efektif.56 48. taat pada peraturan perundang undangan.139.955.975.320.072. ekonomis.552.64 (dalam Rupiah) Selisih 209.619.539.006.310.096.489. dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan.934.996.942.000.84 73. 191 .500.006.Jenis PAD Pajak Retribusi Hasil PMD Lain-Lain PAD Total LRA 9. kepatutan.84 25. dan manfaat untuk masyarakat.06 5.074.268.757.975. transparan. yang selanjutnya dicatat pada masing-masing rekening penerimaan yang berkenaan. sehingga terjadi perbedaan klasifikasi pos yang mengakibatkan perbedaan pada pelaporannya.066.88 dan pengembalian belanja dari tahun-tahun sebelum TA 2006 sebesar Rp9. Perbedaan yang lain yang ditemukan pada proses pencatatan penerimaan adalah pada pos lain-lain PAD yang sah. Berdasarkan bukti-bukti yang diperoleh menunjukkan bahwa bagian keuangan mencatat pengembalian belanja untuk tahun TA 2006 sebesar Rp1.282.278.377.953.072.070.00 48.206. khususnya pendapatan retribusi yang ada di Bagian Keuangan berbeda dengan pos-pos pendapatan retribusi yang ada di Bagian Pembukuan Dispenda.20 Dispenda 9.238. Tidak adanya kecocokan laporan penerimaan PAD TA 2006 antara bagian pembukuan Dispenda dan Bagian keuangan Sekretariat Kota Tarakan tidak sesuai dengan Pasal 4 ayat (1) PP Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah : Keuangan daerah dikelola secara tertib.79.00 0.67 46. efisien.

Bagian Pembukuan Dispenda.000.602.602. BPK RI merekomendasikan Walikota Tarakan agar memerintahkan BUD. Bendaharawan Penerimaan SKPD.06 % dari anggaran yang ditetapkan.00 tidak melalui Pos Belanja Bantuan Keuangan Sekretariat Kota Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Pemerintah Kota Tarakan Tahun Anggaran 2006 menunjukkan bahwa realisasi Belanja Bagi Hasil dan Bantuan Keuangan sebesar Rp48.Tidak adanya kecocokan laporan penerimaan PAD TA 2006 antara bagian pembukuan Dispenda dan Bagian keuangan Sekretariat Kota Tarakan mengakibatkan Pendapatan Asli Daerah Pemerintah Kota Tarakan TA 2006 yang dilaporkan oleh Dispenda Pemkot Tarakan tidak disajikan dengan klasifikasi yang tepat dan akurat. 9.00 atau 90. Dispenda Kota Tarakan mengakui hal ini terjadi dikarenakan belum adanya BPKD selaku BUD namun demikian di masa yang akan koordinasi dan rekonsiliasi antara Bagian Pembukuan Dispenda dan Bagian Keuangan setiap bulannya akan dilakukan. Realisasi Belanja Bantuan Keuangan Sebesar Rp3. Tidak adanya kecocokan laporan penerimaan PAD TA 2006 antara bagian pembukuan Dispenda dan Bagian keuangan Sekretariat Kota Tarakan disebabkan tidak adanya rekonsiliasi dan koordinasi antara bagian Keuangan Sekretariat Kota Tarakan dan Bagian Pembukuan Dispenda.600.330.421. Berdasarkan penelusuran terhadap bukti-bukti yang ada diketahui terdapat realisasi belanja bantuan keuangan sebesar Rp3. dan Sub Bag Keuangan Sekretariat Kota untuk melakukan rekonsiliasi atas Penerimaan Daerah setiap bulan.330.098.000.00 yang tidak melalui Pos Sekretariat Kota dengan rincian sebagai berikut : 192 .

130. Bantuan tersebut digunakan untuk memberikan subsidi untuk kegiatan Posyandu. Sedangkan untuk bantuan pada Dinas Pendidikan Pemegang Kas Dinas Pendidikan menjelaskan bahwa bantuan tersebut digunakan untuk bantuan operasional kepada sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan yang berada di Kota Tarakan baik Negeri maupun Swasta dan termasuk juga Madrasah.000. b. Bantuan tersebut juga tercantum dalam DASK Dinas Pendidikan.00 Pengendalian atas belanja bantuan keuangan menjadi lemah. PP Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Pasal 4 ayat (1) Keuangan daerah dikelola secara tertib.602. dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan.00 3. Bantuan keuangan di kedua Dinas tersebut menggunakan kode rekening bantuan sama seperti kode rekening belanja bantuan keuangan pada Pos Sekretariat Kota.00 Kepala dinas Kesbang dan PM menjelaskan bahwa bantuan pada Dinas Kesbang dan PM telah sesuai dengan DASK.330.000. Realisasi bantuan keuangan tidak sesuai peruntukkan sebesar Rp3.000. Bantuan keuangan melalui SKPD lain diluar Sekretariat Kota mengakibatkan : a.200. efektif.000.00 250. transparan. penganggaran bagi hasil dan bantuan keuangan serta belanja tak tersangka tidak diperkenankan dianggarkan dalam belanja satuan kerja perangkat daerah lainnya kecuali Sekretariat Daerah”.330.122.000. 193 .602. kepatutan. b. taat pada peraturan perundang-undangan. efisien.00 3. ekonomis.000. dan manfaat untuk masyarakat. Realisasi Belanja Bantuan Keuangan di luar Pos Sekretariat Kota tidak sesuai dengan : a. Surat Edaran Mendagri Nomor 903/2429/SJ Perihal Pedoman Penyusunan APBD DPRD Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2006 dan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2005 No 4 tentang Anggaran Belanja Daerah huruf e “Dalam rangka akuntabilitas penyediaan belanja daerah.(dalam rupiah) No Uraian 1 Belanja Bantuan Kepada Pemerintah Desa/Kelurahan 2 Belanja Bantuan Keuangan Kepada Lembaga 3 Belanja Bantuan Keuangan Kepada Sekolah TOTAL SKPD Dinas Kesbang dan PM Dinas pendidikan Dinas Pendidikan Nilai 230.

555. pelampauan anggaran untuk Belanja Administrasi Umum terjadi karena adanya gaji ke 13 untuk PNS dan tunjangan fungsional untuk guru.000.681.038.330.00 oleh SKPD di luar Sekretariat Kota yang tidak sesuai ketentuan disebabkan oleh Panitia Anggaran kurang mempedomani aturan yang terkait dengan penyusunan anggaran.368.00 dengan realisasi sebesar Rp41. BPK RI merekomendasikan Walikota Tarakan agar memberikan teguran tertulis kepada panitia anggaran agar dalam proses penyusunan anggaran memperhatikan peraturan yang berlaku 10.972. kedua belanja tersebut 194 . Pemeriksaan lebih lanjut terhadap bukti-bukti pertanggungjawaban. Dan Penerima Pensiun/Tunjangan dan Surat Edaran Dirjen perbendaharaan Nomor SE-92/PN/2006 tentang Tunjangan Tenaga Kependidikan terlambat diterima oleh Panitia Anggaran sehingga pada saat APBD-P disahkan.Realisasi Pengeluaran sebesar Rp3. Kedua belanja tersebut tidak dimasukkan kedalam APBD Perubahan karena Peraturan Dirjen perbendaharaan No PER-38/PB/2006 tentang Pemberian Gaji/Pensiun/Tunjangan Bulan Ketiga Belas Dalam Tahun Anggaran 2006 Kepada Pegawai Negeri.116.653.840.440.00 Laporan Realisasi Anggaran Kota Tarakan TA 2006 menunjukkan bahwa anggaran untuk belanja Administrasi Umum sebesar Rp36. Pejabat Negara.602. Untuk masa yang akan datang panitia anggaran akan lebih memperhatikan kode rekening sesuai dengan ketentuan yang berlaku.00 atau 113 % dari anggaran. Terdapat Realisasi Belanja yang Melampaui Anggaran Sebesar Rp4. Pemerintah Kota Tarakan menjelaskan bahwa bantuan keuangan pada Dinas Pendidikan merupakan biaya operasional kepada sekolah-sekolah di seluruh Kota Tarakan baik negeri maupun swasta dan bantuan pada Dinas Kesbang PM untuk Kelurahan kami mengakui terdapat kesalahan pencantuman kode rekening pada RASK/DASK dan APBD 2006 sehingga biaya operasional tersebut masuk kedalam rekening Bantuan Keuangan.

195 . Selain itu berdasarkan hasil uji petik diketahui bahwa pelampauan anggaran juga terjadi untuk belanja-belanja diluar belanja Administrasi Umum dengan pelampauan anggaran sebesar Rp93.023.00 (rincian dapat dilihat pada lampiran 7. efektif. 2) Pasal 54 : Ayat (1) SKPD dilarang melakukan pengeluaran atas beban anggaran belanja daerah untuk tujuan yang tidak tersedia anggarannya. transparan. efisien dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. harus didasarkan pada prinsip hemat. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2002 tentang pedoman pengurusan. Pelaksanaan tata usaha keuangan daerah dan penyusunan perhitungan APBD : 1) Pasal 55 ayat (1) yang menyatakan bahwa pengguna anggaran dilarang melakukan tindakan yang mengakibatkan beban APBD jika dana untuk pengeluaran tersebut tidak tersedia atau dananya tidak cukup tersedia.00 (rincian dapat dilihat pada lampiran 7. PP Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah : 1) Pasal 4 ayat (1) Keuangan daerah dikelola secara tertib. dan manfaat untuk masyarakat. b.417.296. 2) Pasal 55 ayat (3) menyatakan bahwa jumlah kredit anggaran setiap obyek belanja perangkat daerah merupakan batas tertinggi pengeluaran belanja.tidak dimasukkan anggarannya.2). ekonomis. taat pada peraturan perundangundangan. Realisasi belanja yang melampaui anggaran tidak sesuai dengan : a.00. Ayat (2) Pelaksanaan belanja daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1).1). dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan.357.023. efisien. pertanggungjawaban dan pengawasan keuangan daerah serta tata cara penyusunan APBD. efektif. Sehingga ketika realisasi dari gaji ketiga belas dan tunjangan fungsional mengakibatkan pelampauan anggaran belanja Administrasi Umum sebesar Rp4. kepatutan.747. dan/atau yang tidak cukup tersedia anggarannya dalam APBD. tidak mewah.296. Hasil konfirmasi dengan staf Bagian Keuangan Sekretariat Kota diperoleh informasi bahwa pelampauan anggaran terjadi karena salah pemostingan belanja ke masing-masing pos sehingga pada Laporan Realisasi Anggaran sebelum audit terdapat pelampauan anggaran sebesar Rp93.

b. Untuk ke depannya.00 disebabkan karena panitia anggaran tidak cermat dalam penyusunan anggaran. Kami mengakui kurang melakukan pengecekan terakhir pada saat naik cetak sehingga terdapat halaman yang kurang dicetak. BPK RI merekomendasikan Walikota Tarakan agar memberikan teguran tertulis kepada Panitia Anggaran agar lebih cermat dalam penyusunan anggaran 196 .Realisasi belanja administrasi umum yang melampaui anggaran mengakibatkan pelaksanaan keuangan daerah tidak tertib. Pemerintah Kota Tarakan menjelaskan bahwa : a.653. Kami mengakui adanya pelampauan anggaran. kami akan melakukan koordinasi dengan Panitia Anggaran dan akan lebih berhati-hati untuk melakukan input/posting.440. Kami sebenarnya telah mengusulkan usulan kenaikan gaji (Tunjangan Fungsional. Realisasi belanja administrasi umum yang melampaui anggaran Rp4. Namun pada kenyataannya tidak ter-cover secara keseluruhan dalam APBD-P 2006. Gaji ke-13).840. Kondisi terjadi karena Surat Edaran dari Departemen Keuangan tentang gaji ke 13 terlambat kami terima. Untuk APBD – P 2006. Hal itu disebabkan adanya salah posting untuk Belanja Non Gaji. Kedepan akan lebih teliti dan berhati-hati dalam proses pembuatan dan pencetakan dokumen-dokumen anggaran. Perbedaan angka antara LRA dengan Perda APBD perubahan merupakan kelalaian kami pada saat pencetakan buku Perda APBD perubahan.

LAMPIRAN LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KOTA TARAKAN TAHUN ANGGARAN 2006 .LAMPIRAN .

700/117/Bawasda tanggal 25 Januari 2005 kepada Kepala Bagian Keuangan perihal Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Investigasi atas Realisasi APBD Kota Tarakan TA 2003 yang antara lain memerintahkan Kepala Bagian Keuangan untuk mempertanggungjawabkan kerugian daerah sebesar Rp3.00 pada saat pelunasan pembayaran realisasi kontrak kepada PT.000.500.909.(Deposito No.560.034.STS Tanggal 29 Desember 2005 sebesar Rp90.500.000.000.000.034.500.00 ke dalam Kas Daerah dengan bukti dukung berupa STS yang terdiri dari: • STS tanggal 13 Januari 2005 sebesar Rp4.00dan komitmen penyelesaian panjar Rp8.00 Pengembalian kerugian daerah sebesar Rp3.000.00 • STS tanggal 22 Desember 2004 sebesar Rp2. . Cahaya Baru.909. TEMUAN PEMERIKSAAN 2 Pembayaran Panjar Tidak Sesuai Ketentuan Sebesar……………….00.00 dan memerintahkan Kepala Bagian Keuangan untuk memperhitungkan panjar sebesar Rp8.000.342.560.000. Sakti Nusaindo Perdana dan CV.560.00 • STS tanggal 31 Desember 2004 sebesar Rp915.091.000.909.034.560.900/28/Keu kepada Walikota Tarakan perihal Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Investigasi atas Realisasi APBD Kota Tarakan TA 2003 mengenai penyelesaian pengembalian kelebihan pembayaran 4 kotraktor sebesar Rp3.218. Cahaya Baru.000.00.00 dari PT Sakti Nusaindo Perdana dan CV Cahaya Baru berupa: .000.115.00 STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 √ KETERANGAN 8 Tindak lanjut per 9 Januari 2006 telah dikirim bukti penyelesaian panjar sebesar Rp8. SARAN 3 Walikota Tarakan agar melakukan Tuntutan Ganti Rugi (TGR) terhadap Kepala Bagian Keuangan atas terjadinya kerugian daerah sebesar Rp3.00 dan memperhitungkan panjar sebesar Rp8.LAMPIRAN 1 LAMPIRAN PEMANTAUAN TINDAK LANJUT LAMPIRAN MONITORING TINDAK LANJUT ATAS PEMERIKSAAN INVESTIGATIF KOTA TARAKAN TA 2003 Lampiran 1 NO 1 1.500.034.STS Tanggal 28 Oktober 2005 sebesar Rp7.415.000.000. Rp11.085.034.560. REKOMENDASI 4 Surat Walikota Tarakan No.00.00.Seri E 004872) - - L-1 .000. Sakti Nusaindo Perdana dan CV.500. Surat Kepala Bagian Keuangan No..090.00 pada saat pelunasan pembayaran realisasi kontrak kepada PT.

862.49 ke dalamKas Daerah dengan bukti dukung berupa STS yang terdiri dari: • STS tanggal 13 Januari 2005 sebesar Rp2.862. REKOMENDASI 4 Surat Walikota Tarakan No.49 Belum DiKembalikan Kedalam Kas Daerah.229. Rp20.00.862.973/011/Penda-I tanggal 5 Januari 2005 kepada Kepala KP PBB Tarakan perihal Tindak Lanjut LHP BPK yang antara lain meminta agar Bank Persepsi tidak lagi menyalurkan dana BP PBB ke dalam rekening Kepala Dinas Pendapatan.978.595.1 Bantuan Keuangan sebesar Rp14. Pengelolaan TEMUAN PEMERIKSAAN 2 Dan Penggunaan SARAN 3 Walikota Tarakan agar memerintahkan Kepala Dinas Pendapatan dan Kepala Bagian Keuangan untuk melakukan koordinasi pengelolaan BP PBB di dalam Kas Daerah dan membuka ayat BP PBB dalam APBD Kota Tarakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.037.880. 2003 Sebesar…………………….595.1 Bantuan Keuangan sebesar……Rp14.00 STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 √ KETERANGAN 8 Tindak lanjut sudah dilaksanakan sesuai dengan rekomendasi Biaya Pemungutan PBB Tahun Anggaran 2002 Dan 2003 Tidak Sesuai Ketentuan.643.409.842.000.1 Bantuan Keuangan sebesar Rp14.965. 2.00 • STS tanggal 31 Desember 2004 sebesar Rp1.00 • STS tanggal 31 Desember 2004 sebesar Rp6. APBD 2005 yang telah memuat ayat BP PBB.13.842.236. Surat Walikota Tarakan No. melainkan ke dalam Kas Daerah dengan tembusan kepada Walikota.13.49 Diantaranya Sebesar…………………………… Rp14.1 Bantuan Keuangan TA.862.13.767.595. Realisasi Panjar Melalui Pos Walikota Tarakan agar memerintahkan Kepala Bagian Keuangan untuk segera mempertanggungjawabkan panjar yang direalisasikan melalui Pos 2.000.595.115.834.842.49 Pengembalian panjar melalui Pos 2.49 • STS tanggal 22 Desember 2004 sebesar Rp2. • STS tanggal 31 Desember 2004 sebesar Rp2.13.49 - √ Tindak lanjut per 9 Januari 2006 telah di lengkapi dengan rekening koran atas STS dimaksud.Lampiran 1 NO 1 2. - L-2 . - 3.648.000.862.842. 700/118/Bawasda tanggal 25 Januari 2005 kepada Kepala Dinas Pendapatan Daerah perihal Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Investigasi atas Realisasi APBD Kota Tarakan TA 2003 yang antara lain memerintahkan Kepala Dinas Pendapatan Daerah untuk segera melakukan pengelolaan BP PBB di dalam Kas Daerah dan segera membuat Ayat BP PBB dalam APBD sesuai ketentuan yang berlaku. Surat Kepala Dinas Pendapatan No.892. 700/117/Bawasda tanggal 25 Januari 2005 kepada Kepala Bagian Keuangan perihal Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Investigasi atas Realisasi APBD Kota Tarakan TA 2003 yang antara lain memerintahkan Kepala Bagian Keuangan untuk segera mempertanggungjawabkan realisasi panjar melalui Pos 2.

176. Atasan Langsung Pemimpin Proyek Penanggulangan Banjir.000.00 • STS tanggal 30 Desember Rp39.00 2004 2004 2004 2004 sebesar sebesar sebesar sebesar STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 KETERANGAN 8 4. Rp128.00. Walikota Tarakan memerintah-kan kepada : a. - - - b.950.000.00 • STS sebesar Rp26.000. Surat Kepala Dinas Pekerjaan Umum No. Surat Asisten Administrasi No. 600/37/DPU tanggal 3 Februari 2005 kepada Pimpinan Proyek Bantuan RS AL TA 2003 perihal Teguran Tertulis agar selalu mentaati dan berpedoman kepada peraturan yang berlaku di dalam pengelolaan keuangan daerah.464.061/127/org tanggal 01 √ Tindak lanjut sesuai dengan rekomendasi.Lampiran 1 NO 1 TEMUAN PEMERIKSAAN 2 SARAN 3 REKOMENDASI 4 • STS tanggal 31 Desember Rp1.700/116/Bawasda tanggal 25 Januari 2005 kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum perihal Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Investigasi atas Realisasi APBD Kota Tarakan TA 2003 yang antara lain memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum untuk memberikan teguran tertulis kepada Pemimpin Proyek Penanggulangan Banjir Kota Tarakan TA 2003 agar selalu mentaati dan berpedoman kepada peraturan yang berlaku. Atasan Langsung Pemimpin Proyek Bantuan Rumah Sakit Angkatan Laut Kota Tarakan TA. Atasan Langsung Kepala Bagian Keuangan untuk memberikan teguran tertulis kepada Kepala Bagian Keuangan agar dalam merealisasikan SPMU mentaati peraturan yang berlaku dalan pengelolaan keuangan daerah. L-3 . 600/36/DPU tanggal 3 Februari 2005 kepada Pimpinan Proyek Penanggulangan Banjir Kota Tarakan TA 2003 perihal Teguran Tertulis agar selalu mentaati dan berpedoman kepada peraturan yang berlaku di dalam pengelolaan keuangan daerah.777.600. Realisasi SPMU Tiga Buah Proyek Melebihi Anggaran Senilai………. 2003 untuk memberikan teguran tertulis kepada Pemimpin Proyek yang bersangkutan agar men-taati peraturan yang berlaku dalam pengelolaan keuangan daerah. Surat Kepala Dinas Pekerjaan Umum No.160. 700/115/Bawasda tanggal 25 Januari 2005 kepada Asisten Administrasi perihal Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Investigasi atas realisasi APBD Kota Tarakan TA 2003 yang antara lain memerintahkan Asisten Administrasi selaku atasan langsung Kepala Bagian Keuangan agar selalu mentaati dan berpedoman kepada peraturan yang berlaku.600.00 • STS tanggal 30 Desember Rp14.445.468. - - Surat Walikota Tarakan No. Surat Walikota Tarakan No.269.00 • STS tanggal 31 Desember Rp235.

001/P. 440/222/2005 kepada Pimpinan Proyek perihal Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Investigasi atas Realisasi APBD Kota Tarakan TA 2003 yang antara lain memberikan teguran tertulis dan memerintahkan agar dalam melaksanakan pengelolaan proyek berpedoman pada peraturan perundangan yang berlaku. Surat tanggapan dari Kepala Bagian Keuangan No. Surat Kepala Dinas Kesehatan No.00 dan komitmen untuk selalu berpedoman pada laporan perundangan.B. Surat Walikota Tarakan No.RSAL/2005 perihal Teguran tertulis Pimpro Bantuan Rumah Sakit AL Tahun Anggaran 2003 yang antara lain berisi tentang tindak lanjut dan penyetoran kelebihan dana proyek sebesar Rp83.580.934. 900/30/Keu kepada Asisten Administrasi Sekretariat Kota Tarakan perihal Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Investigasi Atas Realisasi APBD Kota Tarakan TA 2003 yang berisi komitmen untuk melaksanakan SPMU dengan berpedoman pada Peraturan dan Perundangundangan yang berlaku STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 KETERANGAN 8 - - - - L-4 .Lampiran 1 NO 1 TEMUAN PEMERIKSAAN 2 SARAN 3 REKOMENDASI 4 Februari 2005 kepada kepala Bagian Keuangan Perihal Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Investigasi atas Realisasi APBD Kota Tarakan TA 2003 yang antara lain memberikan teguran tertulis dan memerintahkan agar dalam melaksanakan SPMU yang berakibat pengeluaran atau pembebanan keuangan daerah agar berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.700/177/Bawasda kepada Kepala Dinas Kesehatan Perihal Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Investigasi atas Realisasi APBD Kota Tarakan TA 2003 yang antara lain memberikan teguran tertulis kepada ybs agar mentaati dan berpedoman pada peraturan yang berlaku serta melaporkan hasil pelaksanaannya kepada Kepala Daerah. Surat tanggapan dari Pimpinan Proyek kepada Kepala Dinas Kesehatan No.

00 Walikota Tarakan agar memerintahkan Kepala Dinas Pendapatan untuk segera melakukan upaya penagihan terhadap pajak bahan Galian Golongan C yang belum dibayar sebesar……………….250. Pendapatan Pengambilan Bahan Dari Dan Pajak Pengolahan C - Galian Golongan Kurang/Tidak Dipungut Sebesar Rp689.000.502.000. Rp1.500.000. REKOMENDASI 4 Surat Walikota Tarakan No.000.502. Berita acara serah terima penyelesaian 6.00 √ pekerjaan tanggal 28 November 2003.00 sesuai ketentuan yang berlaku. 700/130/Bawasda tanggal 25 Januari 2005 kepada mantan Ketua dan Anggota DPRD Kota Tarakan masa bakti 1999-2004 penerima Uang Tali Asih perihal Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Investigasi atas Realisasi APBD Kota Tarakan TA 2003 yang antara lain meminta pengembalian dana masing-masing sebesar Rp45.Surat dari Kepala Bagian Keuangan kepada Walikota Tarakan No.00 Kwitansi pembayaran dari Pemkot Tarakan yang diterima CV Cahaya Baru tanggal 18-11-2003 sebesar Kebakaran Rp1.00 .500.00. H.. 900/31/Keu senilai Rp1. Soefyantan yang dinyatakan meninggal dunia) Tindak lanjut per tanggal 9 Januari 2006 berupa: STS tanggal 2 Agustus 2005 sebesar Rp67.000.000.500.318.000. CV Sumber Baru. - Surat Walikota Tarakan No.117.000.319.000.000.000.319.125.217. STS tangal 8 Agustus 2005 sebesar Rp108. dan CV Cahaya Baru perihal Tagihan Pajak Pengambilan Bahan Galian Golongan C √ L-5 .00 Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Tidak Didukung Dengan Pertanggung-jawaban Yang Sah.000.00 ke dalam kas daerah. sehingga kekurangan yang belum dikembalikan sebesar Rp17.000.00(setelah dipotong PPh).00 .00(An.Surat Walikota Tarakan tentang Penunjukan Pekerjaan Pematangan Lahan Dan Pembuatan Parit Lokasi Karang Rejo Tarakan No.000.700/117/Bawasda tanggal 25 Januari 2005 kepada Kepala Bagian Keuangan Perihal Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Investigasi atas Realisasi APBD Kota Tarakan TA 2003 yang antara lain memerintahkan Kepala Bagian Keuangan untuk segera mempertanggungjawabkan penggunaan Dana Bantuan Kebakaran dari Gubernur Kalimantan Timur sebesar Rp1. Walikota Tarakan agar segera melakukan proses Tuntutan Ganti Rugi (TGR) terhadap 25 orang Pimpinan dan Anggota DPRD penerima Uang Tali Asih atas indikasi kerugian daerah sebesar……………….117.00.00.00 (dilampiri bukti setor) Surat Walikota Tarakan No.000.125.700/118/Bawasda tanggal 25 Januari 2005 kepada Kepala Dinas Pendapatan Daerah perihal Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Investigasi atas Realisasi APBD Kota Tarakan TA 2003 yang antara lain memerintahkan Kepala Dinas Pendapatan Daerah untuk segera melaksanakan penagihan Pajak Pengambilan Bahan Galian C sebesar Rp689.00.00.000. Surat Kepala Dinas Pendapatan No.000.250.973/233/Penda-I tanggal 20 Oktober 2004 kepada Direktur CV Banuang Indah .500.000.000. Rp1. Penggunaan Musibah TEMUAN PEMERIKSAAN 2 Dana Bantuan Sebesar Dari SARAN 3 Walikota Tarakan agar memerintahkan Kepala Bagian Keuangan untuk segera mempertanggungjawabkan penggunaan dana bantuan kebakaran dari Gubernur Kalimantan Timur sebesar…… Rp1.000.Lampiran 1 NO 1 5.000. Rp689. STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 √ KETERANGAN 8 Tindak lanjut per 9 Januari 2006 telah dikirim pertanggungjawaban berupa: . Biaya Penunjang Kegiatan Dan Insentif Pos DPRD Kota Tarakan Tahun Anggaran 2002 Dan 2003 Tidak Sesuai Ketentuan Sebesar Rp1.000.000.Surat Walikota Tarakan tentang Penunjukan Pekerjaan Pematangan Lahan Dan Pembuatan Parit Lokasi Karang Rejo Tarakan No. 900/29/Keu perihal Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Investigasi atas Realisasi APBD Kota Tarakan TA 2003 yang berisi tentang penyetoran sisa dana proyek senilai Rp2.000. 7.269.000.00 dari total uang yang harus dikembalikan sebesar Rp956. Tindak lanjut per tanggal 9 Januari 2006 berupa pengembalian Uang Tali Asih sebesar Rp939.500.000. 900/132/Keu senilai Rp1.00.

00 kepada ketiga perusahan tersebut.217.217.973/025/Penda-I tanggal 7 Februari 2005 kepada Direktur CV Banuang Indah .Lampiran 1 NO 1 TEMUAN PEMERIKSAAN 2 SARAN 3 REKOMENDASI 4 Tahun 2003 sebesar Rp689.318.318.00 kepada ketiga perusahan tersebut. dan CV Cahaya Baru perihal Tagihan Pajak Pengambilan Bahan Galian Golongan C Tahun 2003 sebesar Rp689. STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 KETERANGAN 8 - Keterangan : TS TB BT : : : Tindak Lanjut Sesuai dengan Rekomendasi Tindak Lanjut Belum Sesuai dengan Rekomendasi Belum Dilakukan Tindak Lanjut L-6 . CV Sumber Baru. Surat Kepala Dinas Pendapatan No.

Keu untuk melaksanakan pencatatan penerimaan dari DAK √ √ Surat Teguran telah dibuat L-7 .000. TEMUAN PEMERIKSAAN 2 Sisa Lebih Perhitungan Tahun Lalu dan Sisa Lebih Perhitungan Tahun Berjalan Tidak Mencerminkan Keadaan Yang Sebenarnya SARAN 3 BPK-RI menyarankan kepada Walikota Tarakan untuk: a.640.LAMPIRAN 2 LAMPIRAN PEMANTAUAN TINDAK LANJUT LAMPIRAN MONITORING TINDAK LANJUT ATAS PEMERIKSAAN LAPORAN KEUANGAN KOTA TARAKAN TA 2005 Lampiran 2 NO 1 1.042. 3. 2.. √ 2.109. 1. Surat Sekretaris Daerah Nomor: 700/33/Bawas tanggal 2 Oktober 2006 kepada Kabag Keuangan Sekkot Tarakan agar melakukan pencatatan secara tertib dan teratur semua penerimaan daerah (DAK Non DR dan Dana HWS) sebagai bahan penyusunan laporan realisasi APBD Kota Tarakan tahun berjalan Surat Kabag Keuangan kepada Sekretaris Daerah Kota Tarakan Nomor: 700/169/KEU tanggal 7 Oktober 2006 tentang komitmen Bag. Memerintahkan kepada Bendahara dan penerima panjar untuk segera menyetorkan Kas pada Pemegang Kas sebesar Rp1. Surat Teguran Tertulis Sekretaris Daerah Nomor: 862. REKOMENDASI 4 Surat Sekretaris Daerah Nomor: 700/33/Bawas tanggal 2 Oktober 2006 kepada Kabag Keuangan Sekkot Tarakan agar mengalihkan rekening DAK Non DR dan Rekening Gaji menjadi rekening Bendaharawan Umum/kas Daerah (ke rekening Kas Daerah).1/38/Peg tanggal 4 Oktober 2006 kepada Kabag Keuangan Sekretariat Kota Tarakan agar mencatat secara tertib dan teratur semua penerimaan daerah sebagai bahan dalam penyusunan Laporan Realisasi Anggaran tahun berkenaan.000. b. Surat Walikota Tarakan Nomor: 700/36/Bawas tanggal 27 September 2006 tentang TLHP atas LKD Tarakan TA 2005 Surat Sekretaris Daerah Nomor: 700/33/Bawas tanggal 2 Oktober 2006 kepada Kabag Keuangan Sekkot Tarakan agar melakukan pencatatan secara tertib dan teratur semua penerimaan daerah (DAK Non DR dan Dana HWS) sebagai bahan penyusunan laporan realisasi APBD Kota Tarakan tahun berjalan.635. Surat Teguran Tertulis Sekretaris Daerah Nomor: 862.728. 3.1/38/Peg tanggal 4 Oktober 2006 kepada Kabag Keuangan Setda Tarakan agar mencatat seluruh realisasi dana-dana yang telah direalisasikan ke dalam laporan realisasi APBD tahun berjalan. Penerimaan Dana Alokasi Khusus Non Dana Reboisasi (DAK Non DR) Sebesar Rp4.00 Tidak Tercatat Dalam Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Tarakan Tahun Anggaran 2005 BPK-RI menyarankan kepada Walikota Tarakan agar menginstruksikan kepada Sekretariat Daerah untuk menegur secara tertulis Kepala Bagian Keuangan agar mencatat seluruh penerimaan daerah secara tertib dan teratur sebagai bahan dalam penyusunan Laporan Realisasi Anggaran tahun berkenaan.00 Tidak Tercatat Dalam Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Tarakan Tahun Anggaran 2005 1. BPK-RI menyarankan kepada Walikota Tarakan agar menginstruksikan kepada Sekretariat Daerah untuk menegur secara tertulis Kepala Bagian Keuangan agar mencatat secara tertib dan teratur semua penerimaan daerah sebagai bahan dalam penyusunan Laporan Realisasi Angaran tahun berkenaan.000.422. Surat Kabag Keuangan kepada Sekretaris Daerah Kota Tarakan Nomor: 700/169/KEU tanggal 7 Oktober 2006 tentang rencana pengalihan rekening DAK Non DR dan Rekening Gaji ke Kasda STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 √ KETERANGAN 8 Per tanggal 31 Desember 2006. rekening DAK Non DR dan Rekening gaji telah dipindah menjadi Rekening Bendahara Umum atau Kas Daerah Surat Teguran telah dibuat 2. Dana Health Workforce and Service (HWS) Dinas Kesehatan Sebesar Rp681.00 dan sisa Panjar sebesar Rp2.583.850. 1.00 ke Kas Daerah. 3. Mengalihkan Rekening DAK Non DR dan Rekening Gaji menjadi Rekening Bendahara Umum/Kas Daerah. 2.

1 Termasuk Didalamnya Bantuan Biaya Operasional Kepada Kecamatan Dan Kelurahan Sebesar Rp1. Tidak menganggarkan lagi Biaya Operasional MUSPIDA pada unit kerja Sekretariat Daerah.112. BPK RI menyarankan kepada Walikota Tarakan agar : a. Menginstruksikan Sekretaris Daerah untuk membuat surat teguran secara tertulis kepada tim penyusunan anggaran Eksekutif dan Legislatif agar lebih memperhatikan ketentuan-ketentuan pengelolaan keuangan daerah dalam penyusunan APBD.00 Surat Sekretaris Daerah Nomor: 700/33/Bawas tanggal 2 Oktober 2006 kepada Kabag Keuangan Sekkot Tarakan agar biaya insentif kerja termasuk di dalamnya biaya operasional Kecamatan dan Kelurahan sebesar Rp1. 1.000.Lampiran 2 NO 1 TEMUAN PEMERIKSAAN 2 SARAN 3 REKOMENDASI 4 Non DR dan HWS sesuai dengan mekanisme yang berlaku.000.00.137.01. a. Dukungan dana untuk membiayai kegiatan instansi vertikal yang berkaitan dengan pemerintahan daerah agar dianggarkan dalam RASK/DASK satuan kerja terkait sesuai jenis pengeluarannya dan menghindari tumpang tindih dengan APBN. √ L-8 .00 (SPJ hanya berupa kuitansi internal memo dan disposisi dari Walikota atau pejabat 6. a.12 6. 3.80 0. STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 KETERANGAN 8 4.000.728. Surat Teguran Tertulis Sekretaris Daerah Nomor: 862.00 Tidak Sesuai Ketentuan.0.00.650. 4.03.00 Tidak Sesuai Peruntukkannya Terdapat Belanja Bagi Hasil dan Bantuan Keuangan Tidak sesuai Ketentuan Sebesar Rp14.00 Total SPJ bantuan Ro1. c. Realisasi Biaya Insentif Kerja 2. Menganggarkan biaya operasional dalam RASK/DASK satuan kerja berkenaan sesuai dengan jenis pengeluarannya.919.886. Surat Walikota Tarakan Nomor: 700/36/Bawas tanggal 27 September 2006 tentang TLHP atas LKD Tarakan TA 2005 Surat Sekretaris Daerah Kota Tarakan Nomor: 700/35/Bawas tanggal 2 Oktober 2006 kepada Kabag Sosial Sekretariat Kota Tarakan agar segera menindaklanjuti catatan hasil pemeriksaan.521.000.2.01.00 tidak sesuai peruntukannya.000.601. Menginstruksikan kepada Kepala Bagian Keuangan agar di masa mendatang dalam penyusunan Laporan Realisasi Anggaran senantiasa berpedoman pada ketentuan yang berlaku. Sekretaris Daerah untuk membuat surat teguran tertulis kepada Kepala Bagian Sosial agar dalam penyusunan anggaran untuk Belanja Bagi Hasil dan Bantuan Keuangan menaati pedoman yang berlaku.00.800. 2.03. Realisasi Rekening 2.01.800.1/42/Peg tanggal 4 Oktober 2006 kepada Kabag Sosial Sekda Tarakan agar dalam melaksanakan tugas-tugas selalu berpedoman pada peraturan dan ketentuan yang berlaku Surat Kabag Sosial Setda Kota Tarakan Nomor: 700/284/Sos tanggal 5 Oktober 2006 tentang tindak lanjut.729. BPK-RI menyarankan kepada Walikota Tarakan untuk : a.1 Belanja Aparatur Daerah Pada Sekretariat Daerah Kota Tarakan sebesar Rp2.03. Pengguna anggaran/dana agar mempertanggungjawabkan dana bantuan yang diterimanya seperti tercantum dalam Surat Keputusan Walikota Tarakan dan atas jumlah √ b. b. BPK RI menyarankan kepada Walikota Tarakan menginstruksikan kepada : Surat Kabag Keuangan kepada Sekretaris Daerah Kota Tarakan Nomor: 700/169/KEU tanggal 7 Oktober 2006 tentang komitmen Bag Keu untuk mengalokasikan anggaran Belanja Aparatur Daerah dan Insentif Kerja dan Bantuan Operasional utk Kecamatan dan Kelurahan dialokasikan pada SKPD yang bersangkutan. untuk tertib penyusunan anggaran di masa mendatang agar berpedoman pada peraturan yang berlaku dan menganggarkan biaya operasional kecamatan dan kelurahan dalam RASK/DASK satuan kerjanya. √ Belum Membuat Surat Teguran √ √ 5. b. STS bantuan keuangan kepada RSU dalam rangka pelayanan √ √ Total STS Rp2.03.

00 STS tanggal 7 April 2006 setoran bantuan keuangan kepada bagian sosial dalam rangka pengelolaan keuangan organisasi sosial kemasyarakatan SPMU No.774.00 Total bantuan yang dipertanggungjawabkan Rp1.356.486.2118/BT/05 sebesar 1.00. 2310/BT/05 sebesar Rp183. f. Atau tidak ada pertanggungjaw aban dari penerima bantuan Masih terdapat kekurangan pertanggungjaw aban bantuan c.00 STS bantuan keuangan kepada RSU dalam rangka Pelayanan Kesehatan Pasien keluarga miskin 7 April 2006 SPMU No. 6349/BT/05 sebesar Rp1.046.142.01.00 STS tanggal 7 April 2005 Setoran bantuan keuangan kepada Bagian sosial dalam rangka menunjang kegiatan profesi SPMU No. i.436. Surat Teguran Tertulis Sekretaris Daerah Nomor: 862.01. 7.0103.4344/BT/05 tanggal 12 Desember 2005 sebesar Rp521. 361/BT/05 tgl 26 Mei 2005 sebesar Rp62.879. kepada bagian sosial dalam rangka pengelolaan keuangan. 2.2 Belanja Tidak Tersangka Sebesar Rp2. h. b. 4312/BT/05 tanggal 12 Desember 2005 sebesar Rp1. Surat Teguran tertulis kepada Sekretaris Kota Tarakan sesuai Surat Nomor: 862.601. d.500.910.950.00 STS SPMU no.00.00 STS tanggal 7 April 2006 setoran bantuan keuangan.521.00 STS bantuan keuangan kepada Bagian Sosial dalam rangka rehabilitasi fisik 10 gedung SD 7 April 2006 SPMU No.789.546.1/38/Peg tanggal 4 Oktober 2006 kepada Kabag Keuangan Setda Tarakan agar dalam hal penerbitan SPMU untuk lebih memperhatikan ketentuan-ketentuan pengelolaan keuangan daerah (TL point a). g.500.800.000. Memberikan teguran tertulis kepada Sekretaris Daerah selaku Pengguna Anggaran dalam hal pengajuan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) dan Bagian Keuangan dalam hal penerbitan SPMU untuk lebih memperhatikan ketentuan- 1.000.011. REKOMENDASI 4 kesehatan tanggal 12 April 2006 SPMU No.760. Tidak lagi menganggarkan dan merealisasikan bantuan keuangan untuk unit/satker/dinas daerah. √ c.00 Surat Teguran Tertulis Asisten Pembangunan kepada Kepala Bagian Sosial Sekkot Nomor 862.750.1/43/Bawas tentang pengelolaan dan pengendalian √ Surat Teguran telah dibuat (TL point 2) L-9 .5. melainkan agar dimasukkan dalam RASK/DASK unit/satker/dinas daerah yang berkenaan sesuai dengan jenis pengeluarannya. e.00 STS tanggal 7 April 2006 bantuan keuangan kepada bagian sosial dalam rangka menunjang kegiatan pelayanan Sosial kemasyarakatan SPMU No. 4356/BT/05 tanggal 21 Desember 2005 sebesar Rp49. organisasi profesi SPMU no.382. Realisasi Rekening 2.6345/BT/05 tanggal 28 Desember 2005 sebesar Rp1.Lampiran 2 NO 1 TEMUAN PEMERIKSAAN 2 SARAN 3 yang tidak dapat dipertanggungjawabkan agar disetorkan ke Kas Daerah.391.00 Tidak Sesuai Dengan BPK RI menyarankan kepada Walikota Tarakan agar : a.00 STS bantuan keuangan kepada Bagian Sosial dalam rangka menunjang kegiatan Sosial Kemasyarakatan 7 April 2006 SPMU No.1/341/Bawas tanggal 5 Desember 2006 STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 KETERANGAN 8 yang berwenang lainnya). j. 360/BT/05 tgl 26 Mei 2006 sebesar Rp132.

Menginstruksikan kepada Sekretaris DPRD untuk mengadministrasikan bukti-bukti pendukung dan melengkapi pertanggungjawaban atas pengeluaran sebesar Rp71. Terdapat Realisasi Belanja Perjalanan Dinas Sekretariat DPRD Kota Tarakan Sebesar Rp101. Surat Sekretariat DPRD Kota Tarakan Nomor: 961/632/Setwan tgl 5 Oktober 2006 tentang tindak lanjut penyetoran perjalanan dinas fiktif. b.000. SH. Yahya HT. c. drs.600. Menginstruksikan kepada masing-masing penerima dana yang belum mempertangggungjawabkan perjalanan dinasnya agar segera melengkapi dokumen pertanggungjawaban atau mengembalikan sisa dana ke Kas Daerah.000.d 18 Juli 2005. MAP. Sekretaris DPRD Kota Tarakan. Bismark Sanusi & H.000.00 tidak disetor ke Kasda. Keuangan (Point 5 huruf a dan b) Surat Sekretaris Daerah Kota Tarakan Nomor: 700/30/Bawas tanggal 2 Oktober 2006 tentang kewajiban melengkapi bukti pendukung perjalanan dinas dan menyetor ke Kas Daerah perjalanan dinas fiktif. Menganggarkan Biaya Penyelenggaraan Pemerintahan pada RASK/DASK unit/Satker/Dinas Daerah yang berkenaan sesuai dengan jenis pengeluarannya.000.00 Tidak Sesuai Ketentuan √ b.656.0 0 sedangkan Perdin a. d. dkk Administrasi bukti-bukti pendukung & pertanggungjawaban SPPD a.n. g.000. c. Drs. Udin Hianggio.697.n. Surat Perintah untuk melakukan SPPD telah dilampirkan.000.00 dan Rp6. Administrasi bukti-bukti pendukung & pertanggungjawaban SPPD a.000. 14 s. Nasib sebesar Rp3. melainkan mempertanggun gjawabkannya dalam bentuk Laporan Perjalanan dinas 8. Ahmad Gazali SPPD telah dicap dan ditandatangani oleh pihak yang dituju.Lampiran 2 NO 1 TEMUAN PEMERIKSAAN 2 Peruntukkannya SARAN 3 ketentuan pengelolaan keuangan daerah. Surat Walikota Tarakan Nomor: 700/36/Bawas tanggal 27 September 2006 antara lain memerintahkan Sekretaris Daerah Kota Tarakan agar memberi keterangan tertulis kepada Kabag. tgl Perdin. STS a.180.00. √ c. Tidak lagi menganggarkan biaya bencana alam pada belanja bantuan Bagian Sosial. BPK RI menyarankan kepada Walikota Tarakan agar : a.00 STS a. √ L-10 .n.n. Menyetorkan kembali perjalanan dinas fiktif sebesar Rp29. b.n. Penyetoran Perjalanan Dinas Fiktif sebesar Rp20. Menginstruksikan Sekretaris Daerah untuk memerintahkan Pemegang Kas agar memperkuat pengendalian keuangan terhadap pengeluaran dana tidak tersangka. Iskandar Dinata Rp4.n. f. h.912. Nasib. e. H.959. d. Siswantara Rp15. REKOMENDASI 4 dilaksanakan secara tertib dan cermat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. M. tujuan perjalanan Mendampingi Kunker Rapat Komisi III ke DKPP Kota Bogor.00.092. Syamsudin Arfah. melainkan supaya diintegrasikan dalam belanja tidak tersangka.00 Laporan Perjalanan Dinas a.005.000. STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 KETERANGAN 8 √ √ √ a.

Surat Sekretaris Daerah Nomor: 700/33/Bawas tanggal 2 Oktober 2006 kepada Kabag Keuangan Sekkot Tarakan agar rekomendasi √ √ √ L-11 . Persero PLN Tarakan Nomor: 700/318. PLN dicatat dalam penerimaan Kas Daerah secara bruto.11. 5. 1. Realisasi Belanja Kepala Daerah. 7.1.a/Penda tanggal 4 Oktober 2006 agar Setoran PPJU dilakukan secara bruto.083.942.01.1/38/Peg tanggal 4 Oktober 2006 kepada Kabag Keuangan Setda Tarakan agar tidak menerbitkan SPMU sebelum Pemegang Kas mempertanggungjawabkan dana periode sebelumnya (TL point c).135. Menginstruksikan Sekretaris Daerah untuk memberikan teguran tertulis kepada Pemegang Kas agar lebih cermat dalam pengelolaan keuangan yang menjadi tanggungjawabnya.871. PLN Tarakan pada tanggal 4 Oktober 2006. Surat GM UB PP PT. Surat Kadispenda kepada Direktur PT.05 Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) Tahun Anggaran 2005 Sebesar Rp3. 6. Membuat surat teguran tertulis kepada Sekretaris Daerah agar lebih cermat dalam melakukan pengawasan terhadap pengelolaan keuangan 1. Surat Teguran Tertulis Sekretaris Daerah Nomor: 862.Lampiran 2 NO 1 TEMUAN PEMERIKSAAN 2 SARAN 3 REKOMENDASI 4 STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 KETERANGAN 8 (TL point f) 9.00.242.833. 2005 yang antara lain memerintahkan Sekretaris Daerah Kota Tarakan agar memberi keterangan tertulis kepada Kabag.874. Keuangan (point 6). 3.00 Tidak Termasuk Didalamnya Upah Pungut PPJU Sebesar Rp160.1/43/Bawas tentang pengelolaan dan pengendalian dilaksanakan secara tertib dan cermat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. b.180.00 Surat Teguran tertulis kepada Sekretaris Kota Tarakan sesuai Surat Nomor: 862.911.00 Tanda Bukti Penerimaan Nomor: 000242 tanggal 17 Juli 2006 senilai Rp755. Tanda Bukti Penerimaan nomor: 000223 tanggal 29 Mei 2006 senilai Rp1.00 BPK-RI menyarankan kepada Walikota Tarakan untuk menginstruksikan kepada Kepala Bagian Keuangan agar melakukan koordinasi dengan pihak PLN supaya menganggarkan dan mencatat pendapatan dan belanja secara bruto.PP-TRK/2006 tentang penyetoran uang PPJU yang akan disetor secara bruto sejak awal tahun 2006 sesuai bukti terlampir.827.874.00 BPK RI menyarankan kepada Walikota Tarakan agar : a. 4. dan melengkapi bukti-bukti pertanggungjawaban untuk pengeluaran sebesar Rp97.1. PLN Tarakan kepada Kadispenda Kota Tarakan Nomor: 176/543/UB.201. 3.083.041. Wakil Kepala Daerah dan Sekretariat Daerah Kota Tarakan Tahun Anggaran 2005 Belum Dipertanggungjawabkan Sebesar Rp97.980.911. Surat Sekretaris Daerah Kota Tarakan nomor: 700/32/Bawas tanggal 2 Oktober 2006 Kepada Kadispenda agar segera menindaklanjuti catatan hasil pemeriksaan yaitu selaku koordinator pendapatan daerah dan Kabag Keuangan untuk berkoordinasi dengan pihak PT. PLN Tarakan agar penerimaan dan penyetoran PPJU oleh pihak PT. Surat Walikota Tarakan kepada Sekretaris Daerah Nomor: 700/36/Bawas tanggal 27 September 2006 tentang TLHP atas LKD Kota Tarakan TA.05. Surat Tugas Nomor: 970/312/Penda tanggal 3 Oktober 2006 untuk melaksanakan tugas konfirmasi dan koordinasi penerimaan dan penyetoran PPJU pada PT. 2. 10. 2. Realisasi Rekening 1.

Menginstruksikan kepada Direktur PDAM Kota Tarakan agar melakukan penilaian terhadap seluruh aset-aset PDAM Kota Tarakan dengan menggunakan standar biaya atau perhitungan teknis oleh perusahaan jasa penilai resmi atau tim 1.2 Biaya Konsumsi Kegiatan Reses DPRD Sebesar Rp117.833.000.05.550.2 Biaya Sewa Perlengkapan Kegiatan Reses DPRD Sebesar Rp58. Surat Kabag Keuangan kepada Sekretaris Daerah Kota Tarakan Nomor: 700/169/KEU tanggal 7 Oktober 2006 tentang dibuatnya Surat pernyataan pemegang kas Sekda bahwa realisasi belanja walikota. yang menyatakan akan membuat pertanggungjawaban atas pengeluaran SPMU yang telah diterima mulai bulan Juli s.000.1.900. c. Surat Pernyataan Pemegang Kas Sekretariat Kota Tarakan a.000(87.2.04.00 (175.00 Bukti Pertanggungjawaban Kegiatan Reses DPRD Kota Tarakan bulan Nopember 2005 sebesar Rp87.083.00 (Rp87.01. Menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah untuk membuat surat teguran tertulis kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum agar membuat Berita Acara Serah Terima proyek-proyek Penyediaan dan Peningkatan Prasarana Air Bersih kepada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Tarakan. Yayan Hendri H.803. Menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah untuk membuat Berita Acara Serah Terima proyekproyek Penyediaan dan Peningkatan Prasarana Air Bersih dari Pemerintah Kota Tarakan kepada PDAM Kota Tarakan sebagai bukti penyertaan modal.2) sebesar Rp82. √ Surat Teguran tertulis telah dibuat 4. √ 5. 509.690.1.799.983.2) sebesar Rp41. SARAN 3 pada unit kerja yang dipimpinnya.058. Nilai Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Kota Tarakan Pada PDAM Kota Tarakan Sebesar Rp45.00 sehingga dana yang harus disetorkan ke Kas Daerah adalah sebesar Rp300.000.690. 3.01.04.2.2.044.12.00 Diterima Tunai Oleh Pimpinan/Anggota DPRD.d.00 STS tanggal 30/12/2006 untuk biaya konsumsi (2.696. b.00 dikurangi Rp175.533.02. 11.00) = Rp124.000.04.00 sehingga total yang disetorkan Rp124.000.n.00 Total dana yang diterima sesuai SPMU sebesar Rp300. 2.00 masih dalam proses penyelesaian.02.04.000. Realisasi Rekening 2.467.000.04.01.983)) yang harus disetor ke Kasda 12.000. 3.956. Menginstruksikan Sekretaris Daerah untuk membuat surat teguran tertulis kepada Bagian Keuangan agar tidak menerbitkan SPMU sebelum Pemegang Kas mempertanggungjawabkan dana periode sebelumnya.509. Terdapat kekurangan pertanggungjaw aban sebesar Rp574. Surat Kabag Umper Nomor: 700/170/UP tanggal 6 Oktober 2006 kepada Sekretaris Daerah Kota Tarakan yang melaporkan Berita Acara Serah Terima Proyek Penyediaan dan Peningkatan Prasarana Air Bersih dari Pemerintah Kota Tarakan kepada PDAM Kota Tarakan masih dalam proses penyelesaian STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 KETERANGAN 8 4.00 Surat Walikota Tarakan Nomor: 700/36/Bawas tanggal 27 September 2006 (point 8) Surat Walikota Tarakan Nomor: 700/36/Bawas tanggal 27 September 2006 kepada Sekretaris Kota Tarakan tentang perlunya pemeriksaan oleh auditor independent (point 2) Surat Sekretaris Daerah Nomor: 700/28/Bawas tanggal 2 Oktober 2006 kepada Kabag Umper Setda Tarakan agar membuat Berita Acara Serah Terima Proyek-Proyek Penyediaan dan Peningkatan Prasarana Air Bersih kepada PDAM Kota Tarakan Surat Sekretaris Daerah Nomor. 2. √ √ Berita Serah Terima telah dibuat 5.983.652.956.550.348.04. 700/29/Bawas tanggal 2 Oktober 2006 kepada Kadis PU agar membuat Berita Acara Serah Terima Proyek-proyek Penyediaan dan Peningkatan Prasarana Air Bersih kepada Pemkot Tarakan melalui Bagian Umper Sekretariat Kota Tarakan.874.00 dan Rekening 2.00 Tidak Dapat Diyakini BPK-RI menyarankan kepada Walikota Tarakan untuk menginstruksikan kepada penerima dana agar melengkapi bukti-bukti pertanggungjawaban sebesar Rp175.05.04. BPK-RI menyarankan kepada Walikota Tarakan untuk: a. REKOMENDASI 4 point a dilakukan.304.911.000. wakil walikota dan Sekda Kota Tarakan sebesar Rp97.00 dan biaya sewa peralatan (2.509.690.Lampiran 2 NO 1 TEMUAN PEMERIKSAAN 2 c. L-12 .04. Desember 2005 Bukti Pertanggungjawaban Kegiatan Reses DPRD Kota Tarakan bulan Mei 2005 sebesar Rp87.550+87.000.01.00 1.200.00+Rp87.1. √ 4.

9. a.00 Tanpa Diikat Dengan Perjanjian Berpotensi Merugikan Pemerintah Kota Tarakan.234. REKOMENDASI 4 Berita Acara Penyerahan Aset Proyek-Proyek Penyediaan dan Peningkatan Prasarana Air Bersih Kota Tarakan Tahun 20002005 Nomor: 01/BAP/X/UP/2006 7. SARAN 3 penilai yang kompeten. Surat Walikota Tarakan Nomor: 700/36/Bawas tanggal 27 September 2006 (point 9) Surat Sekretaris Daerah Nomor: 700/28/Bawas tanggal 2 Oktober 2006 kepada Kabag Umper Setda Tarakan agar mencatat semua asset yang dibeli dari dana Pemkot melalui Yayasan Pinekindi (Universitas Borneo) menjadi asset milik Pemkot Tarakan. √ Telah dibuat Berita Acara Pembubaran Yayasan Pinekindi 4. 6. Berita Acara Serah Terima Proyek-proyek penyediaan dan peningkatan prasarana air bersih kepada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Tarakan dalam proses. Inventarisasi semua asset yang berada di Universitas Borneo melalui yayasan Pinekindi sedang dalam proses pencatatan ke dalam Kartu Inventaris Milik Pemerintah Kota Tarakan. SH tentang STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 √ Surat Walikota tentang perlunya auditor independen telah dibuat KETERANGAN 8 13. tidak ikut serta dalam kepengurusan Yayasan dibidang apapun. APBD Prov.150. Surat Kadis PU Nomor: 700/945/DPU tanggal 17 Oktober 2006 kepada SekretarisDaerah Kota Tarakan ttg Penyampaian Berita Acara Serah Terima Proyek-proyek Penyediaan dan Peningkatan Prasarana Air Bersih ke Bag. Umper. Kaltim dan APBD Kota Tarakan.081. HT. Penilaian terhadap seluruh aset PDAM Kota Tarakan dengan menggunakan standar Biaya atau perhitungan teknis oleh Perusahaan jasa penilai resmi atau tim penilai yang kompeten dalam tahap proses. dan agar semua aset yang dibeli dengan dana 2. L-13 . Proyek Penyediaan dan Peningkatan Prasarana Air Bersih di Kota Tarakan dilaksanakan sejak tahun 2000-2005 yang bersumber dari dana APBN. Surat Kabag Umper Nomor: 700/170/UP tanggal 6 Oktober 2006 kepada Sekretaris Daerah Kota Tarakan yang melaporkan pengalihan semua asset Pemkot Tarakan di Universitas Borneo telah dilakukan mengacu pada pembubaran pendirian pengurus Yayasan Pinekindi pada tanggal 26 September 2006.000.01. b.03. Menginstruksikan kepada Direktur PDAM Kota Tarakan agar Laporan Keuangan PDAM Kota Tarakan diaudit oleh auditor independen. Th. 8. Surat Teguran Tertulis dari Sekretaris Daerah Kota Tarakan Nomor: 862. 10. Surat Kadis PU Nomor: 700/911/DPU tanggal 7 Oktober 2006 kepada Sekretaris Kota Tarakan tentang penyampaian: a. SK Menteri Kehakiman RI Nomor: C-135. BPK-RI menyarankan kepada Walikota Tarakan untuk 1.Lampiran 2 NO 1 TEMUAN PEMERIKSAAN 2 d. Keikutsertaan Pejabat Walikota Tarakan Sebagai Badan Pendiri Dalam Yayasan Pinekindi Bertentangan Dengan Ketentuan dan Pengeluaran Dalam Bentuk Bantuan Keuangan dan Belanja Modal Kepada Yayasan Pinekindi Sebesar Rp63. 1996 Notaris: Muchlis Tabrani. Kekeliruan nilai disebabkan kekeliruan pada point 41 (telah dilakukan perbaikan aset proyek).934.00. Pemkot Tarakan melalui Yayasan Pinekindi (termasuk Universitas Borneo dan aset lainnya jika ada) dialihkan menjadi milik Pemerintah Kota Tarakan. 3. Nilai yang benar Rp1.1/41/Peg tanggal 4 Oktober 2006 Kepada Kadis PU. Akta Berita Acara Rapat Para Pendiri Yayasan Pinekindi tanggal 26 September 2006.310.

Membuat Surat Keputusan tentang Kebijakan Akuntansi Penyisihan Investasi DBEKT yang tidak tertagih. Pemerintah Kota Tarakan Berkewajiban Menjamin Pengembalian Pinjaman ExHutang Jangka Panjang PDAM Kabupaten Bulungan yang Berasal dari Pinjaman Dana Rekening Pembangunan Daerah Departemen Keuangan RI Akibat Penyerahan Aset dan Pengelolaan PDAM Cabang Tarakan dari PDAM Kabupaten Bulungan Penarikan Dana Cadangan Tidak Dimintakan Persetujuan DPRD Terlebih Dahulu BPK-RI menyarankan kepada Walikota Tarakan untuk 1. 15. b. Teguran Tertulis Sekretaris Daerah Nomor: 862. penyampaian laporan inventarisasi seluruh aset Univ.700/14/UP tgl 19 Feb 2007 kepada Setkot Tarakan tentang TLHP 2005. Menentukan jenis program/Kegiatan yang dibiayai dari Dana Cadangan tersebut dan menetapkannya dalam peraturan daerah.d. √ Instruksi Walikota belum dibuat 16 BPK-RI menyarankan kepada Walikota Tarakan untuk: a. Borneo Surat Walikota Tarakan No.16 tahun 2006 tentang Kebijakan Akuntansi Penyisihan Dana Investasi Dana Bergulir Kerakyatan (DBEKT) Pemerintah Kota Tarakan Surat Walikota Tarakan Nomor: 700/36/Bawas tanggal 27 September 2006 kepada Sekretaris Kota Tarakan agar segera menyelesaikan permasalahan hutang jangka panjang eks. REKOMENDASI 4 Pembubaran Yayasan Pinekindi.802. Surat Kabag Umper Setkot Tarakan no.574. Teguran tertulis telah dibuat 3.00 atau 66. Meminta persetujuan DPRD terlebih dahulu untuk 1. sisa tunggakan Rp2.811. bahwa Temuan ini masih dalam proses.00) Surat Sekretaris Daerah Kota Tarakan Nomor: 700/31/Bawas tanggal 2 Oktober 2006 tentang TLHP atas LKD Kota Tarakan TA.1/40/Peg tanggal 4 Oktober 2006 kepada Kepala Disperindagkopin untuk menindaklanjuti temuan pemeriksaan atas LKD Kota Tarakan TA.00 ke dalam rekening dana cadangan dengan menggunakan mekanisme APBD (melalui persetujuan DPRD Kota √ L-14 . Peraturan Walikota Tarakan No.000.19% dari Saldo Pinjaman BPK-RI menyarankan kepada Walikota Tarakan untuk: a. 7. Surat Sekretaris Daerah Nomor: 700/33/Bawas tanggal 2 Oktober 2006 kepada Kabag Keuangan Sekkot Tarakan agar menyetorkan kembali dana cadangan yang digunakan untuk panjar sebesar Rp20. menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah untuk menyelesaikan permasalahan sehubungan dengan Utang Jangka Panjang ex PDAM Kabupaten Bulungan.332. STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 KETERANGAN 8 √ 2. 1. 2005 (Realisasi Angsuran DBEKT s.026. √ Peraturan Walikota Tarakan tentang Kebijakan Akutansi telah dibuat. September 2005 yang berhasil diangsur Rp169. 2005 untuk Kadisperindagkopin agar menindaklanjuti catatan hasil pemeriksaan terkait. Pinjaman Macet Sampai Dengan Desember 2005 Dana Bergulir Ekonomi Kerakyatan Terpadu (DBEKT) Pemerintah Kota Tarakan Mencapai Rp2. 2005 (TLHP point c). Menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah untuk membuat teguran tertulis kepada Tim Penanggungjawab DBEKT Kota Tarakan agar melakukan tata cara penerimaan dan penggunaan dana hasil pengelolaan DBEKT sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengupayakan penjualan agunan atau jaminan yang ada untuk menutup kerugian akibat DBEKT yang macet.000. 518/2641/Disperindagkopin tanggal 9 Oktober 2006 tentang Keputusan tentang TLHP atas LKD Kota Tarakan TA. 14. 4. 2. b. 799/243/Bawas tanggal 21 Feb 2007 kepada BPK RI Samarinda.440.000.481. Bulungan dan perlunya pemeriksaan oleh auditor independent (point 2) Berita Acara Rapat tanggal 25 Januari 2007 tentang Batas Waktu Penyelesaian Kerugian Per 25 April 2007.Lampiran 2 NO 1 TEMUAN PEMERIKSAAN 2 SARAN 3 5.946. PDAM Kab. Kartu Inventaris Barang Pemkot Tarakan pada Universitas Borneo Surat Kepala Disperindagkopin No. 6.

000.000.640. Inhutani I yang akan direalisasikan pada waktu dekat.00 (kekurangan pembayaran Rp9.000.534.000. baik aktiva tetap maupun utang dalam laporan realisasi √ √ L-15 .000. 3.712.000.000. 4.00 dan sisa pembayarannya akan dicatat dalam aktiva.000. c.534.534.000.00.00 Tidak Dicatat Sebagai Utang Pemkot Tarakan 1.00 Tercatat Dalam Akun Tanah Sebesar Rp10.00 akan dilunasi setelah disyahkannya APBD Perubahan TA 2006).534.728. Menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah untuk membuat teguran tertulis kepada Kepala Bagian Keuangan untuk menyajikan nilai aktiva dan utang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.00 dan Sisa Pembayaran Atas Pembelian Aset PT. Menarik kembali dana-dana yang disimpan dalam rekening titipan dan menyetorkannya ke Kas Daerah. Memerintahkan kepada Sekretaris Daerah untuk mempertanggungjawabkan terjadinya selisih kurang dana cadangan sebesar Rp2.000.000.712.000. Menyetorkan kembali Dana Cadangan yang telah digunakan untuk panjar sebesar Rp20.00 dan dalam tahun anggaran 2006 telah dianggarkan sebesar Rp10. 3.00 STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 √ √ √ √ KETERANGAN 8 2. b. Inhutani I. Surat Sekretaris Daerah Nomor: 700/302/Pemb tanggal 17 Oktober 2006 tentang Pengalihan Aset PT. REKOMENDASI 4 Tarakan) (TL point c).00 telah direalisasikan pembayarannya sebesar Rp15. 4. Surat Sekretaris Daerah Nomor: 700/33/Bawas tanggal 2 Oktober 2006 kepada Kabag Keuangan Sekkot Tarakan agar menarik kembali dana-dana yang tersimpan dalam rekening titipan dan menyetorkan kembali ke Kas Daerah (point d) Surat Kabag Keuangan kepada Sekretaris Daerah Kota Tarakan Nomor: 700/169/KEU tanggal 7 Oktober 2006 tentang dana cadangan yang digunakan Pemkot Tarakan sebesar Rp20. 0183-01-000843-408 tanggal 23 Agustus 2006 sebesar Rp20. 6.1/38/Peg tanggal 4 Oktober 2006 Kepada Kabag Keuangan agar menyajikan nilai aktiva dan utang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.000. 17 Pembelian Tanah dan Bangunan PT.042.00 ke dalam rekening dana cadangan dan menggunakannya melalui mekanisme APBD.Lampiran 2 NO 1 TEMUAN PEMERIKSAAN 2 SARAN 3 setiap penggunaan Dana Cadangan.000. Surat Sekretaris Daerah Nomor: 700/33/Bawas tanggal 2 Oktober 2006 kepada Kabag Keuangan Sekkot Tarakan agar menindaklanjuti rekomendasi point b 2.00 telah dikembalikan sesuai bukti terlampir melalui deposito Fotokopi legalisir bukti Deposito BRI untuk rek.712.000.000. Menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah untuk segera meminta sertifikat HGB atas pembelian tanah dan bangunan PT. Inhutani sebesar Rp34. Inhutani I Senilai Rp34. Inhutani I.000.400. e. BPK-RI menyarankan kepada Walikota Tarakan untuk: a. 5.712.000.000. Surat Kabag Pembangunan Kota Tarakan Nomor: 700/084/Pemb tanggal …Oktober 2006 tentang pembayaran atas pembelian tanah dan bangunan asset PT. Surat Sekretaris Kota Tarakan Nomor: 700/34/Bawas tanggal 2 Oktober 2006 kepada Kabag Pembangunan Sekretariat Kota Tarakan agar segera berkoordinasi dengan Bagian Tata Pemerintahan dan Bagian Keuangan agar segera menarik dan meminta sertifikat HGB atas pembelian tanah dan bangunan kepada PT. Inhutani I sebesar Rp34.000.534. Teguran Tertulis Sekretaris Daerah Kota Tarakan Nomor: 862.000.000. Inhutani I Sebesar Rp19. d.712. Surat Kabag Keuangan kepada Sekretaris Daerah Kota Tarakan Nomor: 700/169/KEU tanggal 7 Oktober 2006 tentangpembelian asset PT.

000.06.000.16. 14. REKOMENDASI 4 keuangan daerah. 12.700/1302/Pemb tgl 17 Oktober 2006 kepada Kepala Unit PT. 22.00 Slip Permohonan Pengiriman Uang Dalam Negeri (22/12/2006) Rp9.16.3. 17. Bulungan No. Inhutani I (Notaris: Muchlis Tabrani. 20.000. Surat Sekretaris daerah No.000. AA 113601.71. 15.00 Slip Permohonan Pengiriman Uang Dalam Negeri (25/4/2006) Rp9. Bulungan No. 18.000.000.00 Slip Permohonan Pengiriman Uang Dalam negeri (24/10/2005) Rp5.70.000. Inhutani I kepada Pemerintah Kota Tarakan (Notaris: Muchlis Tabrani. 16.06.000.00041 Sertipikat (Tanda Bukti Hak) Kantor Pertanahan Kab. Inhutani I untuk diserahterimakan kepada Pemkot Tarakan tanggal 31/12/2006 Berita Acara Penyerahan Dokumen Aset berupa Sertifikat HGB antara PT.00087 STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 KETERANGAN 8 19.06.534. SH) Nomor: 123/D-2003 tanggal 9 Desember 2006 Perjanjian Pengalihan Aset PT.000. Inhutani I Tarakan tentang pengalihan asset yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat Slip Permohonan Pengiriman Uang Senilai Rp25.06.000.000.000.16.1/489/BPN44.07/2004 tanggal 31 Mei 2004 tentang Pengembalian Batas Tanah Berita Acara Pembayaran Nilai Pengalihan Aset PT. 10. 11.712.06.000. 8. AA 113600.00056 Sertipikat (Tanda Bukti Hak) Kantor Pertanahan Kab.3. 9.70.08. AA 274275.000.00 Surat dari Kepala Kantor Pertanahan Tarakan No. SH) tanggal 24 Desember 2004 Nomor: 594/D-2004 Sertipikat (Tanda Bukti Hak) Kantor Pertanahan Kab.000.00 Slip Permohonan Pengiriman Uang Dalam Negeri (27/12/2004) Rp10.00 Slip Permohonan Pengiriman Uang dalam negeri (28/02/2006) Rp1.Lampiran 2 NO 1 TEMUAN PEMERIKSAAN 2 SARAN 3 7. L-16 . 23. Inhutani I Nomor:591/100/Pemb Nomor: 859/IC/10/Inh/2006 Dari Walikota Tarakan kepada Direktur Berita Acara Pemeriksaan Aset Tanah dan Bangunan PT. Inhutani I dengan Pemerintah Kota Tarakan tanggal 09/12/2006 Nomor: 591/098/Pemb Nomor: 858/IC/10/Inh/2006 Berita Acara Serah Terima Aset Tanah PT.520. Bulungan No.3. 13. 21.

756. Menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah untuk membuat teguran tertulis kepada Kepala Bagian Sosial agar tertib dan tegas dalam melakukan pengelolaan kegiatan pada unit kerja yang dipimpinnya.Lampiran 2 NO 1 TEMUAN PEMERIKSAAN 2 SARAN 3 24. AA 266108. 28 Surat Ukur No: GS No. 25.06.122. Buku Tanah Desa Pamusian HGB No.16. 26. REKOMENDASI 4 Sertipikat (Tanda Bukti Hak) Kantor Pertanahan Kab. Buku Tanah Desa Pamusian HGB No. Bulungan.70. 18 Nilai Aktiva Tetap Dalam Neraca Pemerintah Kota Tarakan per 31 Desember 2005 Sebesar Rp797. b.06.01.00.963.00 BPK-RI menyarankan kepada Walikota Tarakan untuk menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah agar melakukan penilaian terhadap seluruh aset-aset Pemerintah Kota Tarakan oleh tim penilai indepeden atau lembaga penilai yang kompeten.4.3.15/BUL/1988 STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 KETERANGAN 8 √ 19 √ √ Keterangan : TS TB BT : : : Tindak Lanjut Sesuai dengan Rekomendasi Tindak Lanjut Belum Sesuai dengan Rekomendasi Belum Dilakukan Tindak Lanjut L-17 .55 Belum Dapat Diyakini Kewajarannya Realisasi Rekening 2. Bulungan.00073 Sertipikat (Tanda Bukti Hak) Kantor Agraria Kab.2 Belanja Bantuan Termasuk Didalamnya Belanja Sekretariat DPRD Untuk Pembayaran Kegiatan Sosial Kemasyarakatan Sebesar Rp100. 30 Surat Ukur No: GS No. BPK-RI menyarankan kepada Walikota Tarakan untuk: a. Bulungan No.00.0103.00. Tidak membuat kebijakan pembebanan Belanja yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.09/BUL/1988 Sertipikat (Tanda Bukti Hak) Kantor Agraria Kab.318.179.

820/71/Bawas tanggal Maret 2007 kepada Kepala DPU Kota Tarakan agar Pemegang Kas menarik pembayaran Honor Pengguna Anggaran L-18 .989.60 b. Memerintahkan Kepala Dinas PU agar pemimpin kegiatan swakelola untuk pemeliharaan saluran mempertanggungjawabkan pekerjaan saluran di sekitar taman anggrek sebesar Rp206.506. Selanjutnya √ √ d.00 dan menyetorkan ke Kasda.a/SPK/DPU tanggal 1 Mei 2006 kepada CV. Karya Jaya Pratama untuk pengadaan material senilai Rp48.371.1/72/Bawas tanggal 26 Maret 2007 kepada Kepala DPU karena lalai melaksanakan swakelola yang tidak didukung dengan tenaga dan peralatan memadai dan tidak hemat dalam penentuan upah kerja dan bahan material Surat Perintah Kerja Kepala DPU No.851.00 Surat Perintah Kerja Kepala DPU No. Karya Jaya Pratama.80 ke Kasda Surat Perintah Kepala DPU No. REKOMENDASI 4 Surat Walikota Tarakan No. Surat Perintah Walikota Tarakan No.792. 820/71/Bawas tanggal Maret 2007 kepada Kepala DPU Kota Tarakan agar pemimpin kegiatan Swakelola Pemeliharaan Saluran di sekitar Taman Anggrek agar menyetorkan sebesar Rp206.506. Memberi teguran tertulis kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum atas kelalaiannya melaksanakan swakelola yang tidak didukung dengan tenaga dan peralatan yang memadai serta tidak diupayakan penghematan dalam penentuan upah kerja dan bahan material.a/SPK/DPU tanggal 1 Mei 2006 kepada CV.00.347. Pekerjaan Pemeliharaan Saluran Irigasi. Surat Perintah Walikota Tarakan No. c. Karya Jaya Pratama untuk pengadaan material senilai Rp49.829.792.279.060.52 Tidak Dapat Diselesaikan Sesuai Kontrak.406.406.989.a/DPU tanggal 3 April 2006 kepada CV. 418.792.222. 804/198/DPU kepada Pemimpin kegiatan pemeliharaan jalan dan jembatan agar menarik kembali pembayaran di atas harga standar yang telah ditetapkan sebesar Rp23. Karya Jaya Pratama untuk pengadaan material senilai R30. Teguran tertulis Walikota Tarakan No. Surat Jawaban Pemimpin Kegiatan Swakelola bahwa harga sewa alat sudah mengacu harga standarisasi Pemkot Tarakan tahun 2006 Surat Perintah Kepala DPU no.20 Surat Perintah Kerja Kepala DPU No. 360.506.249. Memerintahkan Kepala Dinas PU agar pemimpin kegiatan pemeliharaan jalan dan jembatan menarik kembali pembayaran di atas harga standar yang telah ditetapkan dalam Keputusan Walikota Tarakan sebesar Rp23.850.00 c.a/SPK/DPU tanggal 23 Maret 2006 kepada CV. Jalan dan Jembatan Secara Swakelola Tidak Sesuai Ketentuan Sehingga Merugikan Keuangan Daerah Sebesar Rp236.513.038.574.495.545.406.80 √ b.80 dan Memboroskan Keuangan Daerah Sebesar Rp53.00 dan menyetorkan ke kas daerah. 862. 804/199/DPU Tanggal 26 Maret 2007 kepada pemimpin kegiatan swakelola pemeliharaan saluran agar mempertanggungjawabkan pekerjaan saluran di sekitar Taman Anggrek sebesar Rp206. Karya Jaya Pratama untuk pengadaan material senilai Rp39.80 yang dilaksanakan oleh CV. Surat Perintah Walikota Tarakan No.750.LAMPIRAN 3 LAMPIRAN PEMANTAUAN TINDAK LANJUT LAMPIRAN MONITORING TINDAK LANJUT ATAS PEMERIKSAAN BELANJA KOTA TARAKAN TA 2006 Lampiran 3 NO 1 1 TEMUAN PEMERIKSAAN 2 Terdapat 4 (Empat) Paket Pekerjaan Sebesar Rp 2. SPK/317.980. 820/71/Bawas tanggal Maret 2007 kepada Kepala DPU Kota Tarakan agar menarik kembali pembayaran di atas standar yang telah ditetapkan dlm Keputusan Walikota Tarakan sebesar Rp23. SARAN 3 BPK RI merekomendasikan kepada Walikota Tarakan agar memberikan teguran tertulis kepada Ketua Bappeda dan Kepala Dinas PU atas kelalaiannya tidak melaksanakan perencanaan yang memadai BPK RI merekomendasikan kepada Walikota Tarakan agar a. 278. 700/67/Bawas tanggal 26 Februari 2007 kepada Kepala DPU Tarakan agar menindaklajuti TLHP atas Belanja Daerah STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 √ KETERANGAN 8 2 a.45 Surat Perintah Kerja Kepala DPU No.

Dan pernyataan tidak setuju atas temuan.349.78 √ 4 Terdapat Pelaksanaan Pekerjaan Tidak Sesuai Bestek/ Kontrak Sebesar Rp190. BPK RI merekomendasikan kepada Walikota Tarakan agar memerintahkan Pemimpin Kegiatan dan Pembantu Pemegang Kas mempertanggungjawabkan pembayaran honor yang tidak sesuai standar honor yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Tarakan sebesar Rp112. Memerintahkan Kepala Dinas PU agar Pemegang Kas menarik pembayaran honor pengguna anggaran yang ganda sebesar Rp6. sehingga dalam hal ini para pekerja bertindak untuk dan atas nama pribadi masing-masing dan bukan atas nama CV.000. 804/202/DPU tanggal 26 Maret 2007 kepada Pemimpin Kegiatan Pembangunan SMP Negeri I Tarakan agar menarik kekurangan volume pekerjaan pembangunan SMPN I Tarakan sebesar Rp30.375.00 kepada PT.000.00 tgl 5 Feb 2007 untuk pengembalian honorarium Pengguna Anggaran Kegiatan pemeliharan saluran Kota Tarakan (Swakelola) Surat Walikota Tarakan No.00 dan menyetorkan ke kas daerah dan selanjutnya dalam melakukan penetapan honor kepanitiaan berdasarkan standar honor yang berlaku.Karya Jaya Pratama.162.702.00 ke Kasda.645.78 kepada PT.78 Surat Perintah Walikota Tarakan No.375.353. d.807.00 untuk pengembalian biaya hasil temuan BPK RI Perwakilan Kaltim di Samarinda pada kegiatan pembangunan SMP N 1 Tarakan TA √ L-19 .78 dan memberikan teguran tertulis kepada pemimpin kegiatan dan konsultan pengawas atas kelalaiannya dalam melaksankan tugas dan tanggung jawabnya Surat Perintah Kepala DPU No.890.645. dengan penjelasan bahwa CV.353.Lampiran 3 NO 1 TEMUAN PEMERIKSAAN 2 SARAN 3 pemimpin kegiatan agar menyetorkan ke kas daerah atas sejumlah pengeluaran yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. sedangkan untuk pelaksana pekerjaan dilakukan oleh para pekerja melalui SPK kepada seluruh pekerja melalui Kepala Kerjanya masing-masing. 804/201/DPU tanggal 26 Maret 2007 kepada Pemimpin Kegiatan Pembangunan Embung Persemaian agar menarik kekurangan volume pekerjaan pembangunan embung persemaian sebesar Rp150. Karunia Wahananusa Surat Perintah Kepala DPU No. 820/73/Bawas tanggal Maret 2007 kepada Kepala DPU Kota Tarakan agar memerintahkan Pemimpin Kegiatan untuk menarik kekurangan volume pekerjaan kepada rekanan sebesar Rp190.00 untuk disetor ke Kasda STS sebesar Rp 6.807.000.375. BPK RI merekomendasikan kepada Walikota Tarakan agar memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum supaya: a.375.000.890.00 untuk disetor ke Kasda Jawaban Pemimpin Kegiatan bahwa pemimpin kegiatan bersedia dan telah mengembalikan Honor Pengguna Anggaran sebesar Rp6.00. Memerintahkan Pemimpin Kegiatan untuk menarik kekurangan volume pekerjaan kepada rekanan sebesar Rp190.00 REKOMENDASI 4 yang ganda sebesar Rp6.702.000. 804/200/DPU tanggal 26 Maret 2006 kepada Pemegang Kas DPU agar menarik pembayaran honor Pengguna Anggaran ganda sebesar Rp6. Karya Jaya Pratama adalah rekanan yang ditunjuk sebagai supplier material.000.375.702.000.2700/64/Bawas tanggal 26 Februari 2007 Kepada Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Tarakan STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 KETERANGAN 8 √ 3 Terdapat Kelebihan Penetapan Honor Panitia Pengadaan Tanah Sebesar Rp112.807. Prambangan Dwipaka STS tanggal Februari 2007 sebesar Rp30.c/SPK/DPU tanggal 28 April 2006 tentang pembayaran dan daftar nama pekerja dan standar upah/hari yang diterima oleh masing-masing pekerja Surat Perintah Kepala DPU No. bulan sebagai pelaksana konstruksi. Bukti SPK Nomor 417.

818/204/DPU tanggal 26 Maret 2007 kepada Pemimpin Kegiatan dalam pekerjaan pembangunan SMP N I tidak sesuai bestek Surat Teguran Tertulis Kepala DPU Kota Tarakan No.n.n.441. Rakhmat Kurniadi karena lalai melakukan biaya umum dlm penyusunan OE pekerjaan persiapan Surat Teguran Tertulis Kepala DPU No. Prambanan Dwipaka Surat Teguran Tertulis Kepala DPU Kota Tarakan No. Syahrul karena lalai melakukan biaya umum dlm penyusunan OE pekerjaan persiapan Surat Teguran Tertulis Kepala DPU No. Fandariansyah karena lalai melakukan perhitungan biaya umum dlm penyusunan OE pekerjaan persiapan √ STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 KETERANGAN 8 b. 818/207/DPU tanggal 26 Maret 2006 kepada Kepala Sub Bag Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DPU a. Pilar Pusaka Inti karena lalai melakukan tugas dan tanggung jawab sehingga terdapat perhitungan volume pekerjaan Surat Teguran Tertulis Kepala DPU Kota Tarakan No. Menarik biaya umum/biaya tidak langsung/overhead dari rekanan sebesar Rp250. M. Ali Ayung karena lalai dalam penyusunan OE pekerjaan persiapan Surat Teguran Tertulis Kepala DPU No. 818/206/DPU tanggal 26 Maret 2007 kepada Direktur PT.n. Johan karena lalai melakukan biaya umum dlm penyusunan OE pekerjaan persiapan Surat Teguran Tertulis Kepala DPU No.441.180. 818/205/DPU tanggal 26 Maret 2007 kepada Direktur CV. Memberikan teguran tertulis kepada Pemimpin Kegiatan dan Konsultan Pengawas atas kelalaiannya dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya 5 Terdapat Biaya Umum Yang Diperhitungkan Sebagai Item Pembayaran Tersendiri Dalam Rab/Kontrak Pekerjaan Sehingga Terjadi Perhitungan Ganda Sebesar Rp 250. BPK RI merekomendasikan kepada Walikota Tarakan menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum agar : a.180. Syahrun DPU Tarakan karena lalai melakukan biaya umum dlm penyusunan OE pekerjaan persiapan Surat Teguran Tertulis Kepala DPU No. √ b. Memberikan teguran tertulis kepada Pemimpin Kegiatan atas kelalaiannya perhitungan biaya umum/ biaya tidak langsung/overhead dalam penyusunan owners Estimate (OE).441.n. Murhansyahi karena lalai melakukan biaya umum dlm penyusunan OE pekerjaan persiapan Surat Teguran Tertulis Kepala DPU No.68. 818/208/DPU tanggal 26 Maret 2006 kepada Kepala Sub Bag Pengairan DPU a. 818/212/DPU tanggal 26 Maret 2006 kepada staf bidang Binamarga DPU Tarakan a. √ L-20 . 818/212/DPU tanggal 26 Maret 2006 kepada staf bidang Binamarga DPU Tarakan a. 818/209/DPU tanggal 26 Maret 2006 kepada staf bidang Binamarga DPU Tarakan a. 818/210/DPU tanggal 26 Maret 2006 kepada staf bidang Binamarga a.n.Lampiran 3 NO 1 TEMUAN PEMERIKSAAN 2 SARAN 3 REKOMENDASI 4 2006 yang dilaksanakan oleh PT. 818/211/DPU tanggal 26 Maret 2006 kepada staf bidang Binamarga DPU Tarakan a.180. 818/203/DPU tanggal 26 Maret 2007 kepada Pemimpin Kegiatan dalam pekerjaan pembangunan embung persemaian tidak sesuai bestek Surat Teguran Tertulis Kepala DPU Kota Tarakan No.n.68. 820/74/Bawas tanggal Maret 2007 kepada Kepala DPU agar menarik biaya umum dari sekanan sebesar Rp250. Super Teknik Consultant karena lalai melakukan tugas dan tanggung jawab sebagai konsultan pengawas pembangunan SMP N I Tarakan sehingga terdapat perhitungan kekurangan volume pekerjaan Surat Perintah Walikota Tarakan No.n.68 dan memberikan teguran tertulis kepada Pemimpin Kegiatan atas kelalaian perhitungan biaya umum dlm penyusunan OE Surat Teguran Tertulis Kepala DPU No.

220. Memberi teguran tertulis kepada Pemimpin Kegiatan yang tidak memberi teguran kepada rekanan yang melaksanakan pekerjaan tidak tepat waktu dan tidak mengevalusi secara teliti pemberian persetujuan addendum perpanjangan waktu. 804/215/DPU tanggal 26 Maret 2007 agar menarik denda keterlambatan pekerjaan Gedung Akper sebesar Rp285.323. REKOMENDASI 4 Surat Perintah Walikota Tarakan no.51 dan menyetorkan ke Kasda Surat Teguran Tertulis Kepala DPU No. Mantap Surat Keterangan sanggahan dari Panitia Lelang Kegiatan terhadap temuan pemeriksaan sebesar Rp24.51 dan menyetorkan ke kas daerah. pekerjaan peningkatan jl.880. 820/75/Bawas tanggal Maret 2006 kepada Kepala DPU agar memberikan teguran tertulis kepada Pemimpin Kegiatan yang tidak memberi teguran kepada rekanan yang melaksanakan pekerjaan tidak tepat waktu dan tidak mengevaluasi secara teliti pemberian persetujuan addendum perpanjangan waktu dan memerintahkan pemimpin kegiatan untuk menarik keterlambatan pekerjaan sebesar Rp598.411.711. 818/218/DPU tanggal 26 Maret 2007 kepada staf DPU Murhansyah.970. Rivai Saini STS tgl 8 Feb 2007 sebesar Rp157.00 dan disetorkan ke kas daerah √ 7 Perhitungan Harga Satuan Pekerjaan Dalam RAB Tidak Sesuai Dengan Stardar Teknis Yang Digunakan Minimal Sebesar Rp24.914.00 dan pekerjaan pembangunan SDN 024 dan 025 Karang Anyar sebesar Rp251. Memerintahkan kepada Pemimpin Kegiatan untuk menarik denda keterlambatan pekerjaan sebesar Rp598.323.506. peningkatan jalan dan jembatan. 820/76/Bawas tanggal Maret 2007 kepada Kepala DPU agar memberikan teguran tertulis kepada Panitia Lelang yang tidak cermat dalam melakukan evaluasi penawaran yang diajukan oleh rekanan dan menarik dari rekanan ybs kerugian keuangan daerah sebesar Rp24. Basori. AC.506. Kamboja yang dilaksanakan oleh CV. staf Bidang Cipta Karya DPU Tarakan karena tidak memberi teguran tertulis kepada rekanan yang melaksanakan kegiatan pembangunan Gedung Akper tidak tepat waktu dan tidak mengevaluasi secara teliti pemberian persetujuan addendum perpanjangan waktu Surat Perintah Kepala DPU No. √ • • • • • L-21 .00 SARAN 3 BPK RI merekomendasikan kepada Walikota Tarakan agar menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum untuk: a. Sudi Wahyuni. Ajat Jatnika. Barata TA.323.n. Kenanga.323.00 Surat Perintah Kepala DPU No. 2006 STS tgl 7 Feb 2007 sebesar Rp3.00 dan disetor ke kasda Surat Teguran Tertulis Kepala DPU No.51 BPK RI merekomendasikan kepada Walikota Tarakan agar menginstruksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum untuk memberikan teguran tertulis kepada Panitia Lelang yang tidak cermat dalam melakukan evaluasi penawaran yang diajukan oleh rekanan dan menarik dari rekanan yang bersangkutan kerugian keuangan daerah sebesar Rp24.506. Prasetyo Andri. Syahrun.000. dan Jln. 818/21/DPA tanggal 26 Maret 2007 kepada M. M.00 atas pengembalian biaya hasil temuan BPK RI.Lampiran 3 NO 1 6 TEMUAN PEMERIKSAAN 2 Pelaksanaan 3(tiga) Paket Pekerjaan Tidak Dapat Diselesaikan Tepat Waktu Sesuai Kontrak Sehingga Dikenakan Sanksi/Denda Sebesar Rp598.970. Pemimpin Kegiatan Pembangunan SMP N I Tarakan agar menarik denda keterlambatan pekerjaan pembuatan sarana penunjang sekolah sebesar Rp60. Syahrun.970.00. Basori.51 STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 KETERANGAN 8 √ b. Syahrul.82 atas pengembalian biaya hasil temuan BPK RI ttg pekerjaan pemasangan batu dg mortar pada kegiatan peningkatan jalan bengkirai tenbus SMP 5 yang dilaksanakan oleh penyedia jasa a.750. Paket kegiatan pembangunan. Saleh. Staf Bidang Cipta Karya DPU Tarakan karena tidak memberi teguran tertulis kepada rekanan yang melaksanakan pekerjaan pembuatan sarana penunjang sekolah (meubeler) dan pembangunan SDN 024 dan 025 tidak tepat waktu dan tidak mengevaluasi secara teliti pemberian persetujuan addendum perpanjangan waktu Surat Teguran Tertulis Kepala DPU No.00 • Surat Perintah Walikota Tarakan No. 818/217/DPU tgl 26 Maret 2007 kepada Deddy Armand.506.682. 804/214/DPU tanggal 26 Maret 2007 kepada M.411. Surat Teguran Tertulis Kepala DPU No.617. 818/219/DPU tanggal 26 Maret 2007 kepada staf DPU Puji Utomo.411.

000. 818/222/DPU tanggal 26 maret 2007 kepada M. 818/221/DPU tanggal 26 maret 2007 kepada Rosalie Dirketur CV.00 ke Kas Daerah d.00 ke Kas Daerah b. Voorspoed karena tidak melaksanakan tugas dengan baik atas pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis pembangunan gedung akper • Surat Teguran Tertulis Kepala DPU No. Kasubbid Prasarana Lingkungan karena tidak melaksanakan tugas dengan baik atas pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis. 818/220/DPU tanggal 26 maret 2007 kepada Slamet Widodo.a/Setwan TANGGAL 28 Februari 2007 kepada Pemegang Kas Sekretariat DPRD agar menyetorkan sisa Belanja DPRD sebesar Rp468. Memberi teguran tertulis kepada Konsultan perencana.040.401.00 dan selanjutnya disetorkan ke kas daerah. b. REKOMENDASI 4 a. Direktur CV. pengawas lapangan.121. 700/66/Bawas tgl 26 Februari 2007 kepada Sekretaris DPRD agar menindaklajuti temuan pemeriksaan BPK.040.a/Setwan TANGGAL 28 Februari 2007 kepada Pemegang Kas Sekretariat DPRD agar menyetorkan sisa Belanja DPRD sebesar Rp468121. c. STS sebesar Rp463. 700/133.00 Belum disetor Ke Kas Daerah.121. Perumahan Anggota DPRD Kota Tarakan e.000. Surat Sekretaris DPRD No.637.600. STS 1 sebesar Rp280.51 Dalam Kondisi Rusak.173/HK-VIII/904/2006 dan memerintahkan Sekretaris DPRD menarik kelebihan pembayaran tunjangan perumahan kepada Anggota DPRD sebesar Rp561.800. Terdapat 3(tiga) Paket Pekerjaan Pembangunan Senilai Rp61. konsultan pengawas lapangan dan pemimpin kegiatan yang tidak melaksanakan tugasnya dengan baik atas pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis √ √ L-22 . Surat Sekretaris DPRD No.00 tanggal 5 Maret 2007 atas pengembalian kelebihan uang Tunj. Super Teknik Consultant karena tidak melaksanakan tugas dengan baik atas pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis Pembangunan Gedung Universitas Borneo Tahap II • Surat Teguran Tertulis Kepala DPU No. Surat Walikota Tarakan No. SARAN 3 BPK RI merekomendasikan kepada Walikota agar meninjau kembali SK Walikota Tarakan No. konsultan.965.000. 700/133. Jaya Bakri.040. 700/159/Bawas tanggal 5 Maret 2007 Kepada Walikota Tarakan tentang penyampaian tindak lanjut penyetoran pembayaran Tunjangan Perumahan DPRD Tarakan sebesar Rp561. 820/77/Bawas tanggal Maret 2007 kepada Kepala DPU agar memberi teguran tertulis kepada konsultan perencana. Direktur CV. STS sebesar Rp463.600. STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 √ KETERANGAN 8 9 10 Terdapat Sisa Belanja DPRD Kota Tarakan Sebesar Rp468.00 tanggal 29 Des 2006 atas pengembalian sisa anggaran Sekretariat DPRD Kota Tarakan 2006 a. 818/222/DPU tanggal 26 maret 2007 kepada M.637. • Surat Teguran Tertulis Kepala DPU No.401.600. BPK RI merekomendasikan kepada Walikota Tarakan untuk memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum agar: a.00 tanggal 29 Des 2006 atas pengembalian sisa anggaran Sekretariat DPRD Kota Tarakan 2006 • Surat Perintah Walikota Tarakan No.882.00.00 tanggal 5 Maret 2007atas pengembalian kelebihan uang Tunj.00 dan penyetoran sisa belanja DPRD Kota Tarakan sebesar Rp463.000.800.00 ke Kas Daerah. Perumahan Anggota DPRD Kota Tarakan f.00.171.121. BPK RI merekomendasikan kepada Walikota Tarakan agar memerintahkan Sekretaris DPRD supaya memberi teguran tertulis kepada Pemegang Kas untuk segera menyetor ke Kas Daerah sisa belanja DPRD sebesar Rp468. Surat Sekretaris DPRD No.677.637.401. Syahril. Mitra Utama Consultant karena tidak melaksanakan tugas dengan baik atas pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis penataan kembali eks kebakaran Beringin • Surat Teguran Tertulis Kepala DPU No. menginstrukan rekanan ybs agar segera memperbaiki kerusakan bangunan sesuai spesifikasi teknis dlm kontrak dan membentuk tim yang independen untuk memeriksa dan menguji hasil perbaikan atas kerusakan bangunan. STS 2 sebesar Rp280.Lampiran 3 NO 1 8 TEMUAN PEMERIKSAAN 2 Terdapat Kelebihan Pembayaran Tunjangan Perumahan DPRD Tarakan sebesar Rp561.

1/68/Bawas tanggal 28 Februari 2007 kepada Kepala DPU agar selalu membuat perencanaan secara komprehensif dan pekerjaan swakelola agar didukung oleh tenaga dan peralatan yang memadai serta menekankan prinsip efektifitas pada hasil pekerjaan STATUS YANG DIUSULKAN TS TB BT 5 6 7 KETERANGAN 8 • • b. b. Membentuk tim yang independen untuk memeriksa dan menguji hasil perbaikan atas kerusakan bangunan apakah telah sesuai spesifikasi teknis dan kualitasnya dapat dipertanggungjawabkan. Meluncurkan kegiatan yang bersangkutan pada Tahun Anggaran 2007. Mengistruksikan rekanan yang bersangkutan agar segera memperbaiki kerusakan bangunan sesuai spesifikasi teknis dalam kontrak c.1/69/Bawas tanggal 28 Februari 2007 kepada Kepala Bappeda agar selalu membuat perencanaan secara komprehensif Surat Teguran Tertulis Sekretaris Daerah No. Nindya Karya telah melakukan perbaikan pada dinding yang mengalami retak rambut pada gedung Perpustakaan Lantai 1 dan 2 Surat Keterangan Perbaikan Pekerjaan PT. 818/222/DPU tanggal 26 maret 2007 kepadaDeddy Armand karena tidak melaksanakan tugas dengan baik atas pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Memerintahkan kepada Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan supaya memberikan teguran tertulis kepada Panitia Lelang atas kelalaiannya yang tidak mematuhi ketentuan pelaksanaan tahun anggaran.Lampiran 3 NO 1 TEMUAN PEMERIKSAAN 2 SARAN 3 • REKOMENDASI 4 Surat Teguran Tertulis Kepala DPU No. Kepala Divisi Konstruksi dan Properti PT. Direktur PT. Direktur PT. Hasil pemeriksaan tim dituangkan dalam berita acara hasil pemeriksaan. Jhonson atas retakan pada dinding gedung lantai 1 & 2 UB Surat Walikota Tarakan No. Tanjung Mas untuk memperbaiki kerusakan bangunan sesuai spefisikasi teknis dalam kontrak pembagunan Gedung Akper Surat Perintah Kepala DPU No. Tanjung Mas div.033. 700/65/Bawas tanggal 26 Februari 2007 kepada Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kota Tarakan Surat Teguran Tertulis Sekretaris Daerah No. Tunas Nelayan Mandiri untuk memperbaiki kerusakan bangunan sesuai spesifikasi teknis dalam kontrak Penataan Kembali eks Kebakaran Beringin Berita Acara Peninjauan Lapangan oleh PT. 11 Surat Perjanjian Pekerjaan Pemagaran Keliling Hutan Lindung Sebesar Rp1. Tunas nelayan Mandiri Indonesia bahwa telah melakukan perbaikan dan volume gorong-gorong yang terpasang di lapangan sudah sesuai dengan volume yang terdapat dlm kontrak diketahui Pemimpin Kegiatan dari DPU Berita Acara Peninjauan Lapangan oleh PT. Nindya Karya atas keretakan dinding gedung UB diketahui Pemimpin Kegiatan Pembangunan Kampus Universitas Borneo Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan lapangan dan foto oleh PT. Nindya karya bahwa PT. b. 804/225/DPU tanggal 26 Maret 2007 kepada Haedar A. Surat Perintah Kepala DPU No. Nyndia Karya untuk memperbaiki kerusakan bangunan sesuai spesifikasi teknis dalam kontrak pembangunan Gedung Universitas Borneo tahap II Surat Perintah Kepala DPU No. 862. Karim. 862. BPK RI merekomendasikan kepada Walikota Tarakan agar: a.179.946.00 Tidak Sesuai Ketentuan. 804/227/DPU tanggal 26 Maret 2007 kepada Jumain. c. 804/226/DPU tanggal 26 Maret 2007 kepada Jhonson. • • • • √ √ • a. √ √ Keterangan : TS TB BT : : : Tindak Lanjut Sesuai dengan Rekomendasi Tindak Lanjut Belum Sesuai dengan Rekomendasi Belum Dilakukan Tindak Lanjut L-23 . Konstruksi & Properti Proyek gedung Akper.

69 3.193.55 5.662.096.771.24 53.520.755.00 530.324.00 160.50 2.35 76.132.00 1.765.643.00 1.00 16.300.71 59.961.00 19.461.55 27.00 135.00 1.00 7.414.145.131.512.258.065.71 82.989.010.376.168.934.76 46.458.894.309.319.461.00 2.00 79.88 12.015.066.932.700.220.69 5.00 1.888.498.189.00 4.693.155.109.00 599.799.060.260.000.792.402.98 74.995.944.318.00 156.00 1.00 2.00 184.522.075.418.00 2.567.864.12 87.049.845.929.442.00 40.102.127.896.258.497.14 22.00 12.180.105.894.576.483.161.568.673.538.00 1.684.00 148.310.622.00 243.352.00 715.765.81 100.00 876.69 20.151.213.00 91.881.987.165.507.00 4.749.76 49.19 1.02 25.080.886.890.00 3.00 7.00 985.308.880.742.060.561.00 405.00 4.150.011.664.00 500.388.348.562.522.00 1.226.347.45 94.616.00 1.243.950.00 519.637.00 2.65 23.00 1.859.110.691.99 11.252.703.967.567.38 37.262.45 72.553.55 PEMEGANG KAS Jumlah 7.00 266.985.356.31 96.364.520.538.193.40 81.00 295.494.00 112.851.50 93.176.890.00 1.62 62.430.763.00 469.636.787.993.00 181.272.928.97 93.469.458.24 50.50 6.437.979.999.908.094.00 141.041.89 96.043.240.061.00 722.00 77.701.00 140.06 86. diolah % 21.739.00 945.376.535.00 599.00 535.00 1.247.00 1.422.00 2.654.638.03 6.264.13 13.97 24.221.367.597.00 2.151.664.225.00 148.743.062.16 92.979.210.380.85 81.84 7.15 18.115.607.39 31.504.373.00 13.006.46 47.726.349.923.665.00 618.00 563.00 100.004.00 1.006.11 3.00 3.722.674.151.071.158.05 207.00 133.339.500.84 (dalam rupiah penuh) TOTAL SPM BT % 78.244.99 L-24 .00 3.00 1.00 5.907.327.270.94 13.00 530.310.318.00 13.676.906.983.510.986.623.08 4.156.479.001.131.599.426.901.904.00 5.099.546.838.00 362.131.644.963.037.29 17.509.01 9.00 4.984.87 86.60 18.975.00 2.00 1.599.823.610.747.724.111.00 1.03 75.712.29 40.711.380.247.00 1.913.39 1 DINAS KESEHATAN 2 DKPP 3 DPU 4 BADAN PENCATATAN SIPIL 5 DINAS LINGKUNGAN HIDUP 6 DINAS PERTANAHAN 7 DINAS PARIWISATA 8 DINAS PERHUBUNGAN 9 DINAS PENDIDIKAN 10 DINAS KELAUTAN 11 DINAS TERNAK 12 BADAN PENGAWAS 13 WALIKOTA 14 SEKRETARIAT KOTA 15 DPRD 16 SEKRETARIAT DPRD 17 TARAKAN BARAT 18 TARAKAN TIMUR 19 TARAKAN TENGAH 20 BADAN DIKLAT 21 TARAKAN UTARA 22 DISPENDA 23 DISHUTBUN 24 DISPERINDAG 25 KANTOR ARSIP & PERPUSTAKAAN 26 KANTOR SATPOL PP & LINMAS 27 KANTOR PENGOLAHAN DATA 28 BAPPEDA 29 BKD 30 DINAS TATA KOTA 31 DINAS KEBANG & PM 32 DISNAKER JUMLAH SPM PK TOTAL SPM Sumber : Data SIMAKDA.560.86 100.279.893.149.00 4.388.19 2.Lampiran 4 PROPORSI PENCAIRAN SPM-BT NO NAMA PIHAK KE3 Jumlah 2.071.24 1.92 95.330.114.00 3.00 5.649.14 27.00 20.204.00 35.710.133.00 1.00 1.00 2.00 100.00 482.989.00 845.01 88.402.245.594.502.824.104.502.499.00 550.00 80.214.342.145.629.509.327.46 46.098.00 451.696.86 73.421.538.010.625.320.19 8.00 732.273.594.31 100.

1 JUMLAH 313.000.00 104.000.00 103.000. Tdk. NO. & Kajari Kaltim Biaya Penayangan Potensi Pendidikan dan Penayangan/Pengembangan Kota Tarakan melalui Program Otonomi Channel Insentif Honor Daerah Kota Tarakan bulan Juni 2006 Biaya Pembinaan dan Dukungan unsur jajaran pemkot Trakan dalam rangka Kuker Kejati dan Rombongan By.III Thn 2006 By. 1 2 3 BULAN Maret 2006 April 2006 Mei 2006 URAIAN Insentif Honor Daerah Kota Tarakan bulan Januari s.000.000. Tdk.00 120.000.000.00 4 Juni 2006 1652/BT/2006 1917/BT/2006 104.00 5 Juli 2006 2731/BT/2006 2733/BT/2006 135.d.00 85. 2006 By.Tersangka u/ Koordinasi & Pembinaan Keuangan Pusat dan Daeran Thn.000.000.000.800.00 45.REKAPITULASI PENGGUNAAN BELANJA TIDAK TERSANGKA NO.00 371. Tdk.Tersangka Dalam rangka fungsi-fungsi Penunjang Pengawasan & Pengendalian dibidang Hukum ke PTUN Kaltim Thn 2006 Insentif Honor Daerah Kota Tarakan bulan Juli 2006 By.00 24.00 52.000.Tersangka u/ Koordinasi & Pembinaan Keuangan Pusat dan Daeran Thn.00 224.000.000.000.I dan II Thn 2006 Biaya Konsultasi & Koordinasi Kajari Trk.00 2279/BT/2006 3143/BT/2006 3105/BT/2006 3120/BT/2006 3151/BT/2006 3773/BT/2006 3926/BT/2006 4026/BT/2006 4355/BT/2006 104.00 12.000.00 6 Agustus 2006 7 September 2006 L-25 .100.000.00 27. 2006 Insentif Honor Daerah Kota Tarakan bulan Agustus 2006 Iuran Keanggotaan Team/Forum Konsultasi Daerah Penghasil Migas Triw.000.000.000.200.000.000.00 103. Tdk Tersangka untuk Penyelenggaraan Pemerintahan Insentif Honor Daerah Kota Tarakan bulan September 2006 Biaya Konsultasi & Koordinasi Pembinaan Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah Biaya Konsultasi & Koordinasi Pembinaan Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah Biaya Konsultasi Dengan Kajati Kaltim Biaya Bantuan Tim Kejagung dalam tugas pemeriksaan Ktr.000.000.000.000.00 105. Pos dll. SPMU 35/BT/2006 284/BT/2006 873/BT/2006 1479/BT/2006 2093/BT/2006 1501/BT/2006 Lampiran : 5.000.000.000.00 54.550. Maret 2006 Insentif Honor Daerah Kota Tarakan bulan April 2006 Insentif Honor Daerah Kota Tarakan bulan Mei 2006 Iuran keanggotaan Team/Forum Konsultasi Daerah penghasil Migas Triw.500.00 108.800.550.500.000.950.

000.000. Des.000.000. Keuangan RI.000.s. Jan.729. 2006 Biaya Konsultasi & Koordinasi dalam rangka Seminar Nasional Pengembangan Konsep Penata an Kelembagaan Biaya Konsultasi & Koordinasi dalam rangka Pembinaan Keuangan oleh Dirjen Anggaran Dept. Kaltim NO.n.000.000. Slemet Riyanto Bln.025.00 103.800.800.00 1.Lampiran : 5.00 1.00 100.000.000.800.250.000.00 400.000.000.800.00 103.00 L-26 . Insentif Honor Daerah Kota Tarakan a. Insentif Honor Daerah Kota Tarakan bulan Nopember 2006 Insentif Honor Daerah Kota Tarakan bulan Desember 2006 Iuran keanggotaan Team/Forum Konsultasi Daerah Penghasil migas dll.d.00 543.000.000. Biaya Kegiatan Fungsi Pengawasan & Pengenda lian kepada Anggota DPRD Prop. Kaltim Biaya Kegiatan Fungsi Pengawasan & Pengenda lian kepada Anggota DPRD Prop. SPMU 4583/BT/2006 5875/BT/2006 5366/BT/2006 6735/BT/2006 7111/BT/2006 8030/BT/2006 8294/BT/2006 JUMLAH 103.400.00 10 Desember 2006 8307/BT/2006 100. 8 9 BULAN Oktober 2006 Nopember 2006 URAIAN Insentif Honor Daerah Kota Tarakan bulan Oktober 2006 Biaya Pengembalian Dana PDAM Tahun 2005 dll.000.00 4.000.1 NO.00 8308/BT/2006 8310/BT/2006 50.

00 Hariyanto Purnomo 12.000.000.00 L-27 . Kaltim Nilai Lampiran : 5.00 54.000.000.000.000.000.Si Hariyanto Purnomo Yayan Hendri Agus Wahyono Hariyanto Purnomo 400.00 85.00 Yayan Hendri 135.000.000. Retno Ambarwati 100.000.konsultasi dan pembinaan perimbangan keuangan pusat dan daerah Biaya koordinasi.800.500.550.000.000.000.00 108. Dll Biaya Koordinasi dan Pembinaan keuangan Pusat dan Daerah Kegiatan fungsi-fungsi penunjang pengawasan dan pengendalian dibidang hukum ke PTUN Biaya FKDPM Biaya Koordinasi dan Pembinaan keuangan Pusat dan Daerah Penyelenggaraan pemerintahan Biaya koordinasi.000.00 Dra.000.000.000.M.000. Konsultasi ke BPKP Kaltim.PENGGUNAAN BELANJA TIDAK TERSANGKA YANG BERPOTENSI MERUGIKAN KEUANGAN DAERAH No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Tanggal 30-05-2006 21-06-2006 23-06-2006 25-07-2006 25-07-2006 25-08-2006 08-08-2006 08-08-2006 18-09-2006 15-09-2006 29-09-2006 15-12-2006 26-12-2006 26-12-2006 26-12-2006 26-12-2006 No SPM 1479/BT/2006 1917/BT/2006 2093/BT/2006 2731/BT/2006 2733/BT/2006 3120/BT/2006 3143/BT/2006 3151/BT/2006 3926/BT/2006 4026/BT/2006 4355/BT/2006 7111/BT/2006 8294/BT/2006 8307/BT/2006 8308/BT/2006 8310/BT/2006 Uraian Iuran keanggotaan forum konsultasi daerah penghasil migas Biaya pembinaan dan dukungan unsur-unsur jajaran Pemkot dalam rangka kunjungan kerja kejati dan rombongan Biaya Konsultasi dan Koordinasi Kejari Tarakan&Kejati Kaltim.00 Yayan Hendri Hariyanto Purnomo Azwirman.00 Hariyanto Purnomo 371.00 Dra.00 Dra.000.2 Penerima 24.00 45. konsultasi dan pembinaan dana perimbangan Konsultasi ke Kajati& tim Kejagung Kontribusi iuran anggota forum konsultasi daerah penghasil migas dan konsultasi dan pembinaan dana perimbangan keuangan pusat dan daerah Biaya konsultasi dan koordinasi dalam rangka seminar nasional pengembangan konsep penataan kelembagaan Biaya konsultasi dan koordinasi dalam rangka pembinaan keuangan oleh dirjen anggaran Depkeu Kegiatan fungsi-fungsi penunjang pengawasan dan pengendalian kepada anggota DPRD Prov.000.000.424.000. SSTP.00 Dra. Retno Ambarwati 50.00 Hariyanto Purnomo 52.000.000.000.000.00 Yayan Hendri 120.000.00 543.250. Retno Ambarwati 2.000.000.00 224. Kaltim Kegiatan fungsi-fungsi penunjang pengawasan dan pengendalian kepada anggota DPRD Prov.000. Retno Ambarwati 100.

00 1652/BT/2006 Insentif Kerja Honda Bulan Juni 104.800.800.000.200.800.00 4583/BT/2006 Insentif Kerja Honda Bulan Oktober 103.00 2279/BT/2006 Insentif Kerja Honda Bulan Juli 104.550.850.00 0873/BT/2006 Insentif Kerja Honda Bulan Mei 104.800.000.800.100.000.279.00 5366/BT/2006 Insentif Kerja Honda Bulan November 103.000.00 1501/BT/2006 27.00 0284/BT/2006 Insentif Kerja Honda Bulan April 105.000.000.00 L-28 .000.000.500.00 6735/BT/2006 Insentif Kerja Honda Bulan Desember 103.000.000.00 8030/BT/2006 Insentif Kerja Honda Riyanto 1.00 3773/BT/2006 Insentif Kerja Honda Bulan September 103.950.000.000.000.00 Biaya Penayangan potensi pendidikan dan pengembangan Kota Tarakan 1.3 SPM No Uraian Nilai 0035/BT/2006 Insentif Kerja Honda Bulan Jan-Maret 313.550.No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Tanggal 09-03-2006 06-04-2006 03-05-2006 06-06-2006 07-07-2006 08-08-2006 06-09-2006 09-10-2006 08-11-2006 21-12-2006 02-06-2006 PENGGUNAAN BELANJA TIDAK TERSANGKA YANG MEMBOROSKAN KEUANGAN DAERAH Lampiran : 5.00 3105/BT/2006 Insentif Kerja Honda Bulan Agustus 103.000.

A. dalam rangka menyambut Kedatangan Rombongan M.500. XXII Yonif 613 Tarakan Bantuan keuangan kepada Ha.00 73. Pembayaran Bantuan keuangan kepada Kantor Urusan Agama (KUA) Tarakan Barat dalam rangka Biaya Operasional KUA Trk.000.00 6.000.000.000. 1 2 3 4 BULAN JANUARI FEBRUARI MARET APRIL URAIAN Pembayaran Bantuan keuangan kepada bagian sosial dlm rangka pelayanan organisasi profesi tahun2006 Pembayaran Bantuan keuangan kepada Pengurus persit Kartika Candra Kirana Cab.000.00 7. Kaltim Pembayaran bantuan keuangan kepada Koramil 091/ASN Bataliyon Infantri 613/RJA Kota Tarakan Bantuan Keuangan kepada Polres Tarakan dalam rangka biaya operasional penanganan kasus narkoba Tahun 2006 Pembayaran bantuan keuangan kepada Depag Kota Tarakan dlm rangka menghadiri Musda di Samarinda Pembayaran Biaya Bantuan Keuangan kepada Kantor Depag dalam rangka Biaya Operasional Kantor Depag.000. Pembayaran Keuangan kepada satuan TNI dan POLRI di Kota Tarakan untuk Triw.000.000.000. I dan II Pembayaran Bantuan keuangan kepada Kepolisian Resort Trk.000.00 30.00 5 MEI 6 JUNI L-29 .00 15.650.350.00 114.00 114.00 350.00 15.000. dalam rangka Keg.00 15.REKAPITULASI BANTUAN ORGANISASI VERTIKAL SEKRETARIAT KOTA TARAKAN NO.00 17. NO.000.00 15.00 1. dalam rangka Konser Amal Band Kerispatih Pembayaran Bantuan keuangan kepada Kejaksaan Negeri Trk.000.000. Pembayaran Bantuan keuangan kepada Kantor Urusan Agama (KUA) Tarakan Utara dalam rangka Biaya Operasional KUA Trk. Penyuluhan Hukum dan Penerangan Hukum Pembayaran Bantuan keuangan kepada Pengadilan Negeri Trk.000.000. Bantuan Keuangan kepada Polres Tarakan dalam rangka pelatihan patroli keamanan sekolah tahun 2006 Pembayaran Bantuan keuangan kepada Panitia Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 42 Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Trk Pembayaran bantuan keuangan kepada Korem 091/RJA dalam rangka menunjang biaya operasional Helekopter tahun 2 Pembayaran Biaya Bantuan Keuangan kepada Kantor Depag dalam rangka Biaya Operasional Kantor Depag.00 2.000.S.000.500.Gorden dan AC.Ag. Dalam rangka mengikuti calon Dewan Hakim Prov.500.000.000 7.00 2.000. untuk pembelian perlengkapan Mebulair.000.000.000.00 75.000.00 15.000.000.00 5.000.000.000.Ramli.125.000.000. Pembayaran Bantuan keuangan kepada Kejaksaan Negeri Trk.000.000. Bantuan Keuangan kepada Polres Tarakan dalam rangka renovasi rumah dinas Pembayaran Bantuan keuangan kepada Kantor Urusan Agama (KUA) Tarakan Timur dalam rangka Biaya Operasional KUA Trk.Latif HS dan M. SPMU 0378/BT/2006 0455/BT/2006 0459/BT/2006 0463/BT/2006 0668/BT/2006 0922/BT/2006 0732/BT/2006 0733/BT/2006 0734/BT/2006 0629/BT/2006 0214/BT/2006 1253/BT/2006 0922/BT/2006 0844/BT/2006 1245/BT/2006 1307/BT/2006 1721/BT/2006 1597/BT/2006 1598/BT/2004 1599/BT/2006 Lampiran : 6 JUMLAH 500.

120.Kodim Satuan Radar.000.00 10.000.000.00 3.00 8.000.00 35.000.00 3. Yonif Tarakan tahun 2006 Pembayaran Bantuan kepada Kejaksaan Negeri Tarakan dlm rangka HUT Pembayaran Bantuan kepada Kejaksaan Negeri Tarakan dlm rangka penyuluhan Hukumdan HAM Pembayaran Bantuan keuangan kepada Kodim 0907 dlm rangka pengamanan Bakti sosial Navy Mercy SEPTEMBER Pembayaran Bantuan keuangan kepada Pengadilan Negeri Tarakan dalam rangka peneliti hukum adat di Kota Tarakan Pembayaran Bantuan keuangan kepada Pengadilan Agama Trk.000. dalam rangka mengikuti sosialisasi KBA dan SAI di Banjarmasin OKTOBER Pembayaran Bantuan keuangan kepada Dewan Pimpinan Cab.00 5.000.00 15.500.000.00 40.000.000.NO.000.00 350.550. Operasional AGUSTUS Pembayaran Bantuan keuangan kepada Detasemen Polisi Militer kota Tarakan tahun 2006 Pembayaran Bantuan keuangan kepada Batalyon 613/RJA Tarakan Tahun 2006 Pembayaran bantuan keuangan kepada Polres.000.000. RI BULAN JULI NO.000.Kpd.Yulianti.00 L-30 . SPMU 2411/BT/2006 2854/BT/2006 3426/BT/2006 3427/BT/2006 3195/BT/2006 3502/BT/2006 3579/BT/2006 3985/BT/2006 4094/BT/2006 4154/BT/2006 4689/BT/2006 4731/BT/2006 5019/BT/2006 Lampiran : 6 JUMLAH 3.Eko Suwarno.000.SH biaya operasional perkara Perikanan NOPEMBER Pembayaran Bantuan keuangan kepada Koramil 091/ASN KODIM 0907 Tarakan dalam rangka HUT TNI Pembayaran Bantuan keuangan kepada Kepolisian Resor Trk.000. 7 8 9 10 11 URAIAN Pembayaran Bantuan keuangan kepada Komandan Kompi Senapan C Yonif 613/RJA Pembayaran Bantuan kepada kepala Kepolisian Tarakan dlm rangka menunjang keg.000.00 1.000.000.00 7.Keuangan Kpd.000.000.SH Jaksa Muda biaya Transportasi Pembayaran Pemberian Bantuan Keuangan Kejaksaaan Negeri Tarakan dalam rangka Penyuluhan Hukum Pembayaran Pemberian Ban.00 30. AL. Pembayaran Pemberian Bantuan Keuangan Kepada Kepoli sian Sektor Tarakan Timur Pembayaran Pemberian Bantuan Keuangan Kepada Kepoli sian Sektor Tarakan Timur dalam rangka Pemeriksaan Barang Bukti Pembayaran Pemberian Bantuan Keuangan Kpd.500.000.000.00 5.000.000.00 22.000.00 5.000. Partai Demokrat Kota Trk.720.Adung Sutranggono.000.000.500.00 6.Brimob. dalam rangka Latihan Gabungan Penanganan Tsunami Pembayaran Bantuan keuangan kepada Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Tarakan memperingati HUT.000.00 4805/BT/2006 4806/BT/2006 4807/BT/2006 4848/BT/2006 5308/BT/2006 5355/BT/2006 5362/BT/2006 5.000. Keu.000.000.SH Jaksa Muda biaya Transportasi Pembayaran Pemberian Ban.00 1.000.00 2.

500. penambahan Masjid At.000. Bantuan kepada Rias Rasyid Direktur Jenderal Otonomi Daerah dalam rangka pelaksanaan Dialog Bantuan kepada Komisi Gabungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Propinsi Kaltim dalam rangka perubahan Bantuan Kepada Depag dalam rangka mengikuti sosialisasi dan evaluasi Data Etnis Tahun 2006 di Samarinda Bantuan kepada TNI AL dalam rangka memperingati HUT TNI AL ke 61 Bantuan kepada PPP dalam rangka mengikuti Musyawarah Wliayah PPP Bantuan kepada KODIM 091 dalam rangka Lomba Ton Tangkas Yonif tingkat KODAM di Samarinda Bantuan kepada Kepolisian Negara RI daerah KALTIM Resor Tarakan kunjungan Kapolda Kaltim di Polres Pembayaran Bantuan Keuanagn kepada Polres Tarakan dalam rangka HUT Satpam ke XXV Bantuan kepada Datasemen Polisi Militer VI/1-1 dalam rangka pembangunan Asrama Sub Datasemen Bantuan dalam rangka Rapat Kerja Daerah Mahkamah Agung RI se Kaltim di Samarinda Bantuan kepada Kejaksaan Negeri Tarakan dalam rangka biaya transportasi ke Samarinda Bantuan kepada Pengadilan Negeri Tarakan berupa 2 dua unit komputer pentium 4 Bantuan kepada Pengadilan Negeri dalam rangka pemaga ran rumah dinas Bantuan kepada Pengadilan Negeri Tarakan dalam rangka koordinasi. Taubah Bantuan keuangan Kpd Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Trk.000.000.000.00 15.000.00 10.00 10.00 25.600.00 10.000.000.00 5.000.000. Kantor Depag dalam rangka Pelatihan kloter haji Tahun 2006 NO.000.00 200.00 15.000.000.000.00 100.000.00 50.00 15.00 25.00 6.500.000.572. Hongkun Ototh.000. monitoring dan evaluasi kerja TA.000.00 20.000.000.600.000.000.000.000.000.000.SH. 2006 Bantuan kepada Kejaksaan Negeri Tarakan dalam rangka sosialisasi Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi Bantuan kepada Yonif 613/RA Kompi C dalam rangka pengaspalan jalan tahun 2006 Biaya bantuan Kpd. 12 BULAN URAIAN DESEMBER Biaya Bantuan Kpd.000.00 22.000.550.00 3.00 3.00 L-31 . Hakim Pengadilan dalam rangka kepindahan ke Semarang Bantuan keuangan Kpd Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Trk.600.000.000. SPMU 6376/BT/2006 6677/BT/2006 6753/BT/2006 6755/BT/2006 7187/BT/2006 7267/BT/2006 7622/BT/2006 8857/BT/2006 8898/BT/2006 8901/BT/2006 8706/BT/2006 8096/BT/2006 8097/BT/2006 8106/BT/2006 8640/BT/2006 8774/BT/2006 8775/BT/2006 8635/BT/2006 8508/BT/2006 4096/BT/2006 2802/BT/2006 1585/BT/2006 4777/BT/2006 3889/BT/2006 7241/BT/2006 JUMLAH Lampiran : 6 JUMLAH 1.00 40. Pengadilan Negeri Tarakan dalam rangka penelitian hukum adat di Kota Tarakan Bantuan keuangan Kpd Kantor Urusan Agama (KUA) Trk.00 2.000.00 10.00 2.NO.000. Tengah Bantuan keuangan Kpd sdr.000.000.00 7.00 600.000.000.000.000.000.000.000.000. Ketua Pengadilan Agama dalam rangka Ujian Lisan/Psikotes Calon Hakim Pengadilan Bantuan kepada Badan Intelijen Negara dalam rangka Operasional Kegiatan Pos Daerah BIN.465.00 25. transportasi bagi napi/anak pidana lapas Tarakan Biaya bantuan Kpd.000. Kantor Depag dalam rangka biaya transport menyertai Jemaah Haji Biaya bantuan Kpd.000.00 10.000.

00 162.500.00 REALISASI 286.1 PELAMPAUAN ANGGARAN 1.684.00 Lampiran : 7.968.00 2.1 2.300.01.1101.00 123.341.00 123.00 14.01.681.02.900.00 296.00 130.623.821.500.760.132.820.00 3.956.2.PELAMPAUAN ANGGARAN PADA BELANJA ADMINISTRASI UMUM No 1 2 3 4 5 6 Uraian Gaji Pokok Tunjangan Beras Tunjangan Fungsional Tunjangan Jabatan Tunjangan Keluarga Tunjangan PPh Anggaran LRA Unaudited APBD-P 26.899.01.00 1.01.00 2.00 1.2 PELAMPAUAN ANGGARAN 266.00 REALISASI 28.000.09.899.00 35.442.00 36.478.00 72.05.023.000.000.850.900.442.1 2.00 46.712.055.1001.00 5.00 352.280.00 93.02.00 1.00 10.745.052.250.684.00 2.00 16.00 175.05.01.820.750.681.890.000.12.000.00 352.055.800.0103.00 66.645.1.250.00 77.00 1. Laporan Keuangan Kota Tarakan TA 2006 PELAMPAUAN ANGGARAN PADA BELANJA LAINNYA No 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Uraian Belanja Modal Komputer Biaya Alat Tulis Kantor Biaya Obat-obatan Biaya Pelatihan dan Kursus Biaya Jasa Non PNS Biaya Makan dan Minum Tamu Biaya Insentif Kerja Honorarium Kerja Insentif Petugas Lapangan Biaya Perjalanan Dinas Luar Kota Kode Rekening 2.130.353.654.2 2.760.341.00 35.03.00 30.00 .623.374.087.00 8.000.11.00 L-32 .500.00 3.1.000.821.1001.000.000.953.00 28.00 26.000.00 4.00 3.0103.2 2.303.010.00 77.000.400.00 41.000.736.000.2.355.444.2 2.000.02.840.043.487.00 2.400.00 123.00 8.357.791.02.2 2.359.01.00 102.02.698.038.01.000.00 4.170.555.00 367.000.300.00 4.00 4.540.1 Anggaran LRA Unaudited APBD-P 286.605.01.615.00 1.000.00 286.890.000.178.712.500.2 2.00 8.2.11.545. Perda-P APBD Kota Tarakan TA 2006.500.01.941.764.00 2.422.430.03.000.111.000.1.1 2.390.800.00 1.687.686.0103.686.01.01.000.942.894.01.000.1 2.00 46.296.500.000.440.000.00 2.827.1 2.2.000.10.250.987.000.02.898.615.805.3.00 3.02.038.03.1.00 1.00 Lampiran : 7.827.600.444.972.02.03.000.085.116.750.02.654.158.00 4.478.01.747.03.02.0201.000.968.675.03.Sumber.789.000.550.555.10.647.00 1.007.476.000.368.179.1.941.00 508.00 14.0109.633.645.04.885.00 78.00 1.374.0201.987.01.407.087.736.179.000.00 36.540.00 1.368.00 3.800.147.609.705.647.00 35.07.01.03.02.417.10.00 56.1001.600.010.1101.1.000.00 20.135.00 66.850.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful