Anda di halaman 1dari 19

PEMERIKSAAN FISIK II

OLEH :
Tri Amin Lestari,SKep.,Ns

PENGKAJIAN PAYUDARA DAN KETIAK

A. INSPEKSI 1. Bantu klien mengatur posisi duduk menghadap ke depan 2. Inspeksi ukuran, bentuk dada, kesimetrisan 3. Inspeksi kulit payudara mengenai warna, lesi, vaskularisasi dan udem 4. Inspeksi warna aerola 5. Inspeksi adanya penonjolan, atau retraksi akibat adanya skar atau lesi 6. Inspeksi putting susu adanya keluaran,ulkus,pembengkakan 7. Inspeksi ketiak dan klavikula

lanjutan pengk. payudara


B. PALPASI 1. Palpasi di sekitar putting susu untuk mengetahui adanya keluaran, identifikasi sumber, jumlah, warna, konsistensi dan kaji adanya nyeri tekan 2. Palpasi daerah klavikula dan ketiak terutama pd area limfonodi

lanjutan pengk. payudara.


3. Lakukan palpasi pd tiap payudara dg teknik bimanual terutama untuk payudara yg berukuran besar, dg cara : tekankan telapak tangan ( tiga jari yg tengah ) ke permukaan payudara pd kuadran samping atas. Lakukan palpasi dg memutar thd dinding dada dari tepi menuju aerola dan memutar searah jarum jam. 4. Bila diperlukan lakukan pengkajian dg posisi pasien supinasi dan diganjal bantal dibawah bahu.

PENGKAJIAN PERUT
A. INSPEKSI
1. Atur posisi ps, supinasi dg pemeriksa berada di samping kanan ps 2. Lakukan pengamatan - bentuk perut - kulit - umbilikus - pembesaran organ

lanjutan pengk. perut


B. AUSKULTASI Berguna untuk menilai bising usus dan bising vaskuler 1. Siapkan stetoskop, hangatkan tangan dan bagian diafragma stetoskop 2. Tanyakan pd ps kpn terakhir makan 3. Tentukan bagian stetoskop yang akan digunakan 4. Letakkan bagian diafragma dg tekanan ringan, pd setiap area empat kuadran perut. Normalnya suara usus 5-35 X/ mnt.

lanjutan pengk. perut


5. Letakkan bagian bell diatas aorta, arteri renale, dan arteri iliaka. pada orang normal akan terengar bising sistole. 6. Auskultasi setiap tempat khususnya pd area hepar dan lien.

lanjutan pengk. perut C. PERKUSI Bertujuan untuk mendeteksi adanya gas, cairan atau masa di dalam perut dan untuk mengetahui posisi lien dan hepar. 1. Perkusi mulai dari kuadran kanan atas lalu bergerak searah jarum jam 2. Perhatikan reaksi pasien, nyeri tekan. 3. Lakukan perkusi pd area timpani dan redup. timpani dpt di dengar pd rongga atau organ yang berisi udara. suara redup didengar pd masa yg padat (kead. Asites, distensi KK, pembesaran atau tumor hepar dan limfe)

lanjutan pengk. perut


4. Hepar : perkusi pd garis midklavikula kanan mulai dari umbilikus keatas. Akan terdengar suara timpani sampai terdengar redup yg menunjukkan batas bawah hepar. Perkusi dari daerah sonor paru sampai terdengar redup hepar, ini menunjukkkan batas atas hepar.

lanjutan pengk. perut


5. Lien : perkusi di sepanjang garis midklavikula kiri ke atas dan ke bawah. Catatlah dimana suara redup terdengar. Normalnya terdengar pd area intercosta ke-6 sampai IC ke-10 dg panjang sekitar 7 cm pd orang dewasa. Jika daerah redup meluas berarti ada pembesaran lien.

lanjutan pengk. perut


D. PALPASI Palpasi ada 2 macam : 1. palpasi ringan untuk mengetahui ketegangan otot, nyeri tekan abdomen serta meraba masa di permukaan. Palpasi dilakukan lembut dan ringan. Jari- jari digerakkan agak melingkar dan ditekankan ke bawah kira-kira sedalam 1 cm atu sedalam jaringan subkutan.

lanjutan pengk. perut


2. Palpasi dalam : untuk memeriksa

masa di abdomen, dg cara menekankan seperempat distal permukaan tangan pd tangan yg lain. Penekanan ke bawah dilakukan 4-5 cm. catat bila teraba masa, tentukan lokasinya, ukuran ,bentuk, konsistensi, mobilitas, dan nyeri tekan.

lanjutan pengk. perut


PALPASI HEPAR
1. Berdiri di samping kanan ps 2. Letakkan tgn kiri pd dinding thorax posterior kira-kira pd tlg rusuk 11 atu 12 3. Tekankan tgn kiri ke atas shg sedikit mengangkat dinding dada. 4. Letakkan tgn kanan pd batas bawah tlg rusuk sisi kanan, saat ps ekhalasi lakukan penekanan sedalam 4-5 cm.

lanjutan pengk. perut


5. Jaga posisi tgn dan suruh ps inhalasi 6. Sementara ps inhalasi, rasakan batas hepar bergerak menentang tgn pemeriksa. 7. Bila hepar membesar, lakukan palpasi di batas bawah tulang rusuk kanan, catat pembesaran dg berapa cm pembesaran tjd di bawah batas tlg rusuk.

lanjutan pengk. perut


PALPASI LIEN PALPASI GINJAL
- Ginjal kanan - Ginjal kiri - Nyeri ketok ginjal PALPASI KK PEMERIKSAAN AORTA PENGK. ANUS

PENGKAJIAN ALAT KELAMIN


ALAT KELAMIN PRIA
A. INSPEKSI B. PALPASI C. Inpeksi dan palpasi hernia

ALAT KELAMIN WANITA


A. Alat kelamin luar B. Alat kelamin dalam

PENGKAJIAN MUSKULOSKELETAL
A. OTOT B. TULANG C. PERSENDIAN

PENGKAJIAN NEUROLOGI
A. KESADARAN B. MENTASI C. PERGERAKAN

WASSALAAM & TERIMA KASIH