P. 1
3. Riwayat Alamiah Penyakit

3. Riwayat Alamiah Penyakit

|Views: 134|Likes:
Dipublikasikan oleh Muhammad Sudrajad
ioughug
ioughug

More info:

Published by: Muhammad Sudrajad on May 04, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/02/2013

pdf

text

original

Riwayat Alamiah Penyakit

Riwayat alamiah penyakit (Natural History of Disease) adalah….. gambaran perkembangan suatu penyakit tanpa campur tangan medis atau bentuk intervensi lainnya, sehingga suatu penyakit berlangsung secara natural

 Riwayat alamiah penyakit berbeda-beda untuk tiap penyakit, namun gambaran skematis riwayat alamiah penyakit adalah sama  diperlukan sebagai kerangka pikir dalam upaya pencegahan dan pengendalian

 Riwayat alamiah penyakit menunjukkan pada tahap kejadian suatu penyakit yg meliputi : 1. Mulai timbulnya patologi penyakit 2. Tahap presimtomatis dari timbulnya perubahan patologis dgn munculnya gejala gejala atau tanda tanda 3. Tahap suatu penyakit yg secara klinik benar benar nyata dan mungkin dpt mengalami remisi dan relaps, memburuk atau kematian

Tahap-tahap riwayat alamiah penyakit
Waktu diagnosis ditegakkan Perubahan patologik Timbul gejala

Pemajanan

Tahap rentan

Tahap penyakit subklinis

Tahap klinis

Tahap pemulihan cacat atau mati

Riwayat Alamiah Penyakit

6

Tahap Riwayat Alamiah Penyakit
1. Tahap Kerentanan (Stage of Susceptibility) 2. Tahap Presimtomatis (Stage of Presymptomatic) 3. Tahap Klinis (Stage of Clinical Disease) 4. Tahap Kecacatan atau Kesembuhan (Stage of Disability or Recovery)

1. Tahap Kerentanan (Stage of Susceptibility)
 Penyakit belum berkembang  Faktor untuk timbulnya penyakit telah terjadi  faktor risiko:  Kolesterolemia  PJK  Pengasuhan anak yang tidak adekuat  gangguan jiwa  Alkoholisme  hepatoma  Kelelahan, alkoholisme yg akut maupun kronis  pneumoni  Keadaan supresi imun dipercaya meningkatkan risiko mengalami kanker

 Faktor risiko perlu diidentifikasi untuk kewaspadaan terhadap penyakit kronis yg menjadi tantangan kesehatan dewasa ini

Tahap Kerentanan (stage of Susceptibility)
 Berdasarkan perubahan jaringan  prepatogenesis  Periode saat terjadinya stimulus penyakit sampai terjadinya respons dari tubuh  Telah terjadi interaksi antara host dan agent (masih di luar tubuh)  Belum ditemukan tanda-tanda penyakit  Daya tahan host masih kuat dan bisa menolak penyakit  sehat

2. Tahap Presimtomatis (Stage of Presymptomatic)
 Belum terjadi manifestasi penyakit  telah ada perubahan sebagai hasil interaksi dari faktor patogenetik ( tahap patogenesis)  Perubahan yang terjadi masih di bawah horizon klinik (clinical horizon)  garis imajiner membagi penyakit yang manifes dan belum  Contoh: perubahan aterosklerosis pd pembuluh darah koroner dgn gejala ringan yg tidak khas

3. Tahap Klinis (Stage of Clinical Disease)
 Telah terjadi perubahan pada target organ, ada gejala dan tanda  Tahap Patogenesis (bersama dengan tahap presimtomatis)  Sub tahap: 1. Inkubasi 2. Penyakit dini 3. Penyakit lanjut

1. Inkubasi
 Agent masuk tubuh, gejala klinis belum tampak  periode waktu dari pemaparan sampai timbulnya gejala penyakit. Pd penyakit kronis sering digunakan istilah periode laten  Jika daya tahan tubuh tidak kuat  proses penyakit akan berjalan terus dan semakin hebat atau berat

Periode inkubasi
 Mungkin dalam beberapa detik
Reaksi hipersensitivitas Reaksi toksik

 Mungkin sangat lama
Penyakit kronik tertentu

 Mempunyai kisaran waktu
 2 – 6 minggu  hepatitis A 2 – 12 tahun, puncaknya 6 – 7  leukimia akibat terpajan bom atom di Hiroshima
Riwayat Alamiah Penyakit 14

Periode inkubasi
 Pada periode ini mungkin dapat dideteksi perubahan patologik melalui
Laboratorium Radiografik atau metode skrining yang lain

Riwayat Alamiah Penyakit

15

2. Penyakit dini
 Mulai muncul gejala penyakit, namun masih ringan  Mulai munculnya gejala penyakit, dengan sifat penyakit masih ringan  Host masih dapat menjalankan aktivitas seharihari

3.Penyakit lanjut
 Penyakit bertambah hebat  kelainan patologis, tanda dan gejalanya  Penderita sudah tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari dan memerlukan perawatan

4. Tahap Kecacatan atau Kesembuhan (stage of Disability or Recovery)
 Merupakan masa akhir penyakit  1. Sembuh sempurna 2. Sembuh dengan cacat 3. Karier 4. Kronis 5. Meninggal

Manfaat Mengetahui Riwayat Alamiah Penyakit
1. Untuk diagnostik dpt dipakai sbg pedoman penentuan jenis penyakit 2. Untuk pencegahan dpt dengan mudah dicari titik potong yg penting dlm upaya pencegahan penyakit 3. Untuk terapi biasanya diarahkan ke fase paling awal

Cara Transmisi Penyakit
Faktor yg berperan dlm transmisi penyakit adalah : 1. Tempat keluarnya penyakit 2. Reservoir atau perantara 3. Tempat masuknya penyakit

Rantai infeksi

Riwayat Alamiah Penyakit

21

Portal of exit
 Jalan agen meninggalkan pejamu sumber, biasanya berhubungan dengan agen yang terlokalisasi

Riwayat Alamiah Penyakit

22

Portal of exit
 Sistem respirasi  tubercule bacilli, influenza  Urin  schistosoma  Feses  Vibrio cholera  Lesi kulit  Sarcoptes scabiei, enterovirus 70  Saluran pencernaan  tiphus abdominalis, kolera, disentri, hepatitis  Conjunctiva  penyakit mata
Riwayat Alamiah Penyakit 23

Portal of entry
 Sama dengan portal of exit
Kulit  cacing tanah Sistem respirasi  influenza Enterik  “fecal-oral” (makanan, air, peralatan masak) Membrana mukosa  (sifilis, trakhoma) Darah  hepatitis B

Riwayat Alamiah Penyakit

24

Mode transmisi
 Langsung (Direk)  Tidak langsung (Indirek)

Riwayat Alamiah Penyakit

25

Transmisi langsung
 Transfer agen segera dari reservoir ke pejamu yang rentan dengan cara
Kontak langsung (Kontak direk)
 Contoh: mononukleosis infeksius, gonore, cacingan (karena cacing tambang)

Penyebaran droplet
 Semprotan relatif besar, seperti bersin, batuk, bicara

Riwayat Alamiah Penyakit

26

Transmisi tidak langsung
 Airborne  Vechicleborne  Vectorborne
Mekanis Biologik

Riwayat Alamiah Penyakit

27

Airborne
 Transmisi melalui udara
Partikel yang berada di udara: debu dan droplet nuclei (residu droplet yang dikeringkan) Misal: penyakit tuberkulosis, histoplasmosis

Riwayat Alamiah Penyakit

28

Vechicleborne
 Transmisi secara tidak langsung oleh suatu agen yang masuk dalam
Makanan, air, produk biologik (darah), fomites (objek yang tidak bergerak

Riwayat Alamiah Penyakit

29

Vectorborne
 Transmisi mekanis
Agen tidak mengalami perubahan fisiologik

 Transmisi biologik
Agen mengalami perubahan dalam tubuh vektor

Riwayat Alamiah Penyakit

30

terimakasih

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->