Anda di halaman 1dari 1

Metoclopramide Indikasi : Untuk meringankan (mengurangi simptom diabetik gastroparesis akut dan yang kambuh kembali) Juga digunakan

untuk menangulangi mual, muntah metabolik karena obat sesudah operasi Rasa terbakar yang berhubungan dengan refluks esofagitis

Kontraindikasi : Penderita gastrointestinal hemorrhage, obstruksi mekanik atau perforasi Penderita feokromositoma Penderita epilepsi atau pasien yang menerima obat-obatan yang menyebabkan reaksi ekstrapiramidal

Mekanisme Kerja Mekanisme kerja metoklorpamid pada saluran cerna bagian atas mirip dengan obat kolinergik, tetapi metoklopramid tidak dapat menstimulasi sekresi dari lambung, empedu, atau pankreas dan tidak dapat mempengaruhi konsentrasi gastrin serum. Efek dari metoklopramid pada motilitas usus tidak tergantung pada persyarafan nervus vagus. Tetapi dihambat oleh obat-obat kolinergik. Metoklopramid mempengaruhi Chemoreceptor Trigger Zone) medulla yaitu dengan menghambat reseptor doopamin padat CTZ. Mekanisme kerja dengan cara meningkatkan ambang rangsang CTZ dan menurunkan sensitivitas saraf visceral yang membawa impuls saraf aferen dari gastrointestinal ke pusat muntah pada formatio reticularis lateralis. Efek samping : Efek SSP : kegelisahan, mengantuk, kelelahan dan kelemahan. Rekasi ekstrapiramidal distonia akut Gangguan endokrin : galaktore, amenore, ginekomastia, impoten sekunder, hiperprolaktinemia Efek kardiovaskular : hipotensi, hipertensi supraventrikular, takikardia dan bradikardia Efek gastrointestinal : diare Efek hati :hepatotoksisitas Efek hematologik : neutropenia, leukopenia, agranulositosis Reaksi alergi : gatal-gatal, urtikaria dan bronkospasme