Oleh : Muhammad Azinar

.23 tahun 1992 tentang Kesehatan Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan. jiwa dan sosial yang memungkinkan hidup produktif secara sosial dan ekonomi.Arti dan Konsep Sehat  WHO (1947) Sehat : suatu keadaan yang sempurna baik secara fisik.  UU No. mental dan sosial serta tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan.

Arti dan Konsep Sehat  Arti luas Sehat : merupakan suatu keadaan yang dinamis dimana individu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan lingkungan internal (psikologis. intelektua. social. dan ekonomi) dalam mempertahankan kesehatannya. . spiritual dan penyakit) dan eksternal (lingkungan fisik.

Sakit  Model Rentang Sehat-Sakit .Model Sehat .

Model Sehat .Sakit  Model Kesejahteraan Tingkat Tinggi Berorientasi pada cara memaksimalkan potensi sehat pada individu melalui perubahan perilaku.  Model Agen-Pejamu-Lingkungan 5 .

Sakit  Model Keyakinan-Kesehatan  Model ini memberikan cara bagaimana klien akan berperilaku sehubungan dengan kesehatan mereka dan bagaimana mereka mematuhi terapi kesehatan yang diberikan.  Persepsi Individu tentang manfaat yang diperoleh dari tindakan yang diambil.  Persepsi Individu terhadap keseriusan penyakit tertentu.Model Sehat .  Terdapat tiga komponen dari model Keyakinan-Kesehatan antara lain:  Persepsi Individu tentang kerentanan dirinya terhadap suatu penyakit. 6 .

Persepsi Individual Faktor-Faktor Modifikasi Variabel Demografik Variabel Sosiofisiologis Tindakan Yang Mungkin KEUNTUNGAN tind Prev BARIER thd tindakan KERENTANAN Yang dirasakan KESERIUSAN Yang dirasakan ANCAMAN Yang dirasakan Kemungkinan Untuk BERTINDAK PETUNJUK Untuk bertindak  Kampanye media  Saran Dokter  Penyakit keluarga 7 .

Model Sehat . 8 .Sakit  Model Peningkatan-Kesehatan Fokus dari model ini adalah menjelaskan alasan keterlibatan klien dalam aktivitas kesehatan (kognitifpersepsi dan faktor pengubah).

9 .

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEYAKINAN DAN TINDAKAN KESEHATAN 1. Faktor Eksternal 10 . Faktor Internal 2.

1. Faktor Internal  Tahap Perkembangan  Pendidikan atau Tingkat Pengetahuan  Persepsi tentang fungsi  Faktor Emosi  Spiritual 11 .

2. Faktor Eksternal  Praktik di Keluarga  Faktor Sosioekonomi  Latar Belakang Budaya 12 .

perkembangan. 13 . bukan hanya keadaan terjadinya proses penyakit. atau seseorang berkurang atau terganggu. mendefinisikan dan menginterpretasikan gejala yang dialami. sosial.  Perilaku sakit merupakan perilaku orang sakit yang meliputi: cara seseorang memantau tubuhnya. melakukan upaya penyembuhan. emosional. intelektual. dan penggunaan sistem pelayanan kesehatan.SAKIT DAN PERILAKU SAKIT  Sakit adalah keadaan dimana fisik.

Faktor Internal  Persepsi individu terhadap gejala dan sifat sakit yang dialami  Asal atau Jenis penyakit 2.Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Sakit 1. Faktor Eksternal       Gejala yang Dapat Dilihat Kelompok Sosial Latar Belakang Budaya Ekonomi Kemudahan Akses Terhadap Sistem Pelayanan Dukungan Sosial 14 .

3. 5. Tahap-tahap Perilaku Sakit Asumsi Tentang Peran Sakit Kontak dengan Pelayanan Kesehatan Peran Klien Dependen Pemulihan dan Rehabilitasi 15 . 2. 4.Tahap-tahap Perilaku Sakit 1.

DAMPAK SAKIT 1. 3. Terhadap Perilaku dan Emosi Klien Terhadap Peran Keluarga Terhadap Citra Tubuh Terhadap Konsep Diri Terhadap Dinamika Keluarga 16 . 5. 2. 4.

17 .  Peningkatan Kesehatan Aktif Setiap individu diberikan motivasi untuk melakukan program kesehatan tertentu.PENINGKATAN KESEHATAN DAN PENCEGAHAN PENYAKIT  Peningkatan Kesehatan Pasif Individu akan memperoleh manfaat dari kegiatan yang dilakukan oleh orang lain tanpa harus melakukannya sendiri.

PENCEGAHAN PENYAKIT 1. Pencegahan Sekunder 3. Pencegahan Tersier 18 . Pencegahan Primer 2.

..Terimakasih. 19 .