Anda di halaman 1dari 2

TIU.3. Memahami dan menjelaskan asites TIK 3.

1 : Definisi Asites adalah penimbunan cairan secara abnormal di rongga Peritoneum. ( IPD, Jilid 2 edisi 5)

TIK 3.2 : Mekanisme asites 1. Transudasi : gangguan trnsport Contoh : sirosis hati dan hipertensi portal 2. Eksudasi : gangguan mikroorganisme Contoh : peritoritis TBC ( Fisiologi )

TIK 3.3 : Patofisiologi asites Pertukaran cairan antara darah dan cairan intersisial dikontrol oleh keseimbangan antara tekanan darah kapiler yang mendorong cairan masuk ke dalam jaringan intersisial dan tekanan osmotik dari plasma protein yang menarik cairan tetap tinggal di dalam kapiler. Ada 4 faktor yang mempengaruhi terbentuknya asites : 1. Tekanan koloid osmotik plasma (onkonik) Bergantung pada kadar albumin Hati terganggu pembentukan albumin terganggu albumin berkurang tekanan koloid osmotik plasma Albumin < 3gr % tanda kritis. 2. Tekanan vena porta Penderita sirosis dengan hipertensi portal tidak selalu asites tetap bisa dengan muntah dan BAB darah. Pendarahan gastrointestinal protein plasma tekanan koloid osmotik asites. Kalau protein plasma normal lagiasites hilang tapi hipertensi portal tetap ada.

3. Perubahan elektrolit Retensi Na o Sirosis hati tanpa asites ekskresi Na normal sirosisekskresi Na < 5 mEq dan Na serum < normal o Agar cairan isotonis retensi air tekanan hidrostatik asites o Hipertrofi jukstaglomerulus merangsang sistem RAA aldosteron reabsorpsi Na di tubulus distal. Retensi air Absorpsi Na di tubulus proksimal ADH gangguan ekskresi air. Perubahan kalium Umumnya kalium sedikit berkurang 4. Transudasi Underfilling : asites dimulai dari volume cairan plasma yang menurun akibat hipertensi porta dan hipoalbuminemia Overfilling : asites dimulai dari ekspansi cairan plasma akibat reabsorpsi air oleh ginjal. Vasodilatasi tinggi : evolusi dari underfilling dan overfilling. ( Patofisiologi ) TIK 3.4 : Etiologi 1. Penyakit hati kronik Adanya asites pada gangguan hati menunjukkan keadaan penyakit 2. Gagal jantung 3. Sindroma nefrotik 4. Hipoalbuminemia yang berat 5. Perkarditis konstriktif 6. Gangguan intraabdomen 7. Hipotiroid 8. Pankreatitis 9. Gagal ginjal