Anda di halaman 1dari 12

Protist Notes 11 Sept 2010

Trimulia High School grade X

PROTISTA
CIRI PROTISTA : - eukaryotic - unisel / multisel - tidak punya jaringan sebenarnya PEMBAGIAN PROTISTA : - Protista mirip jamur - Protista mirip hewan - Protista mirip tumbuhan

Phytophthora faberi

Kanker pada pohon karet

PROTISTA MIRIP JAMUR


Ciri : berperan sebagai jamur parasit & predator. Menghasilkan spora Jamur parasit berperan sebagai pengurai di air, punya enzim pemecah senyawa organic. Unisel. Heterotrof. Contoh : Oomycota & Myxomycota

PHYTIUM DEBARYANUM - Parasit pada tumbuhan muda tembakau, kina, bayam - Membusukkan tanaman kemiri, tembakau, jahe, nanas PLASMOPARA VITICOLA - Parasit pada daun anggur

Subdivisi Oomycotina
Ciri : hidup bebas. Habitat : darat & air Saprofit & parasit Mendapat nutrisi dari sisa tumbuhan di perairan. Contoh : Saprolegnia parasitica, Phytophtora infestans, Phytium debaryanum, Plasmopara viticola, Sclerospora, Reproduksi : aseksual dan seksual Aseksual : sporangiumnya menghasilkan zoospore. Seksual : oogami.

Plasmopara viticola

Plasmopara viticola SAPROLEGNIA - Hidup saprofit pada bangkai ikan dan bangkai serangga. - Habitat : darat & air

Saprolegnia parasitica PHYTPHTHORA - Parasit pada tumbuhan - Reproduksi : aseksual dengan zoospore (sebagian besar) - Secara seksual dengan konjugasi zoospore - Contoh : Phytophthora infestans Membusukan kentang

Subdivisi Acrasiomycota (Cellular Slime Molds)


Ciri : hidup di air tawar. Berbentuk pseudoplasmodium saat kurang makanan. Reproduksi dengan menghasilkan spora.

Subdivisi Myxomycotina (Jamur Lendir)


Phytophthora nicotianae Membusukan daun tembakau Ciri : Tidak punya kloroplas merupakan predator fagosit. Dapat menelan bakteri, hama, spora dan komponen organic.

Ineke Elisabeth, SKG

Protist Notes 11 Sept 2010

Trimulia High School grade X

Reproduksi : aseksual (membelah diri) dan seksual (penyatuan 2 inti membelah mitosis berulang plasmodium berinti banyak) Menghasilkan lendir saat lingkungan kurang menguntungkan. Contoh : Dictyostelium discoideum, Fuligo infestans, Aethalium septicum

2
Anisogami = perkawinan antara sel kelamin jantan dan betina yang memiliki bentuk sama namun ukuran beda (jantan lebih kecil) Oogami = perkawinan antara organism berbeda jenis kelamin, namun sudah punya gametangium jantan dan betina, masing-masing menghasilkan spermatozoid dan ovum.

Dictyostelium discoideum Jenis cadangan makanan pada ganggang : o Amilum & minyak (ganggang hijau) o Leukosin & minyak (ganggang keemasan) o Laminarin (ganggang coklat) o Tepung florid (ganggang merah) Fuligo sp Bentuk kloroplas ganggang : o Bulat : Chroococcum o Mangkuk : Chlorella & Chlamydomonas o Sabuk : Ulothrix o Cakram : Vaucheria & Chara o Jala : Oedogonium o Spiral : Spirogyra Pigmen utama pada ganggang : klorofil (klorofil a, b, c, d) karoten o santofil (keemasan) o fukosantin (coklat) fikobilin o fikoeritrin (merah) o fikosianin (biru)

Aethalium septicum (L)

PROTISTA MIRIP TUMBUHAN / ALGAE / GANGGANG


Ciri : Soliter & berkoloni Unisel : punya flagellum untuk pergerakan, soliter & berkoloni ; multisel (benang, lembaran, tumbuhan tingkat tinggi). Talus Eukariot Mempunyai kloroplas (= adalah organel plastida yang mengandung zat warna) Fotoautotrof Habitat : perairan, batuan, tanah, menempel pada tumbuhan lain (epifit) Fungsi ganggang : penyedia oksigen dan makanan (produsen ) pada ekosistem perairan Mempunyai struktur dalam kloroplas yg disebut Pirenoid menyimpan cadangan makanan.

Klasifikasi ganggang :
A. B. C. D. E. F. Euglenophyta (Euglenoid) Chrysophyta (ganggang keemasan) Pyrrophyta (ganggang api/ Dinoflagellata) Chlorophyta (ganggang hijau) Phaeophyta (ganggang coklat) Rhodophyta (ganggang merah)

Euglenophyta
Ciri : punya bintik mata berisi fotoreseptor dapat bergerak mendekati cahaya. Tidak punya dinding sel, tapi dibungkus selaput protein (pelikel ) lentur Ada yg heterotrof, ada yg autotrof. Yg autotrof : punya pigmen klorofil a dan b, serta karoten. Cadangan makanan : paramilon (sejenis zat pati) Punya 2 flagelum : panjang dan pendek. Yg panjang untuk pergerakan. Habitat di air tawar. Reproduksi asexual : pembelahan biner. Cth : Euglena sp.

Reproduksi Alga - Secara vegetative : pembelahan biner, pembentukan zoospora, fragmentasi. o pembelahan biner pada ganggang unisel. Cth : Chlorella & Euglena o fragmentasi pada ganggang berbentuk benang. Cth : Spirogyra, Laminaria, Sargassum. o pembentukan spora Chlamydomonas & Ulothrix. - Secara generative : isogami, anisogami, oogami - Isogami = perkawinan antara sel kelamin jantan dan betina yang memiliki ukuran dan bentuk sama

Ineke Elisabeth, SKG

Protist Notes 11 Sept 2010

Trimulia High School grade X

Mischococcus OCHROMONAS - Berbentuk bola - Alat gerak : 2 flagel - Kloroplasnya melengkung

VAUCHERIA - Berbentuk benang tak bersekat - Habitat di air tawar & payau - Reproduksi generative : penyatuan oogonium dengan anteridium - Reproduksi vegetative : zoospora

Euglena

Chrysophyta
Ciri : Vaucheria Habitat : air tawar & air laut Hidup sebagai fitoplankton pigmen dominant : karoten (xantofil), fukosantin, klorofil a dan c. bentuk : unisel soliter (Ochromonas), unisel berkoloni, dan multisel (Vaucheria). Dinding selnya : hemiselulosa, silica dan pectin. Sebagian punya flagellum untuk pergerakan. Cadangan makanan : lemak & karbohidrat. Sebagian besar hidup di air tawar. Reproduksi asexual : pembelahan biner (unisel), dan spora (unisel & multisel). Reproduksi sexual : penyatuan 2 gamet. Cth : Synura, Mischococcus, Ochromonas.

Bacillariophyta / Diatom
Ciri :
Habitat : air laut & air tawar Berperan sebagai phytoplankton Mengandung pigment chlorophyll a & c, caroten (orange pigments), & xanthophyll (yellow pigments) Centric diatoms : habitat di air laut, punya bentuk cangkang lingkaran / segitiga Pennate diatoms : habitat di air tawar, punya cangkang persegi Jika diatom mati, akan membentuk tanah diatom, yg digunakan untuk detergen, pasta gigi, pupuk dll Cadangan makanan : amilum Dinding sel : selulosa. Tidak punya cilia & flagella punya struktur seperti tutup epiteka dan dasar hipoteka. Cangkangnya SiO2 sehingga tampak seperti gelas.

Ineke Elisabeth, SKG

Protist Notes 11 Sept 2010

Trimulia High School grade X

saksitoxin, Noctiluca scintillans nontoxic, dpt berpendar.

Navicula Noctiluca

Gambar : Gonyaulax.

Chlorophyta
Ciri : punya pigmen dominant : klorofil a dan b, karoten. Dinding sel : selulosa Cadangan makanan : amilum. Bentuk : unisel & multisel Habitat : sebagian besar di air tawar, sisanya di laut (Ulva) Reproduksi asexual : pembelahan biner, pembentukan spora, & fragmentasi. Sexual : isogami, anisogami Cth : Chlorella, Chroococcum, Chlamydomonas, Volvox, Halimeda, Acetabularia, Spirogyra, Hydrodiction, Ulothrix, Oedogonium, Ulva lactuca, Chara.

Pyrrophyta
Ciri : Untuk beberapa spesies mampu berpendar di malam hari red tide.

CHROOCOCCUS - Unisel - Tidak punya alat gerak - Habitat : air tawar - Reproduksi : vegetative dengan membentuk zoospora - Reproduksi generative dengan konjugasi

red tide
Beberapa spesies menghasilkan toxin. Pigmen : klorofil a dan c, santofil, dinosantin, dan fikobilin. Dinding sel : selulosa. Punya 2 flagellum. Habitat : laut Nisia : produsen (fitoplankton laut) Reproduksi asexual : pembelahan biner. Cth : Gymnodinium breve neurotoxin, Gambierdiscus toxicus ciguatoxin, Gonyaulax

CHLORELLA - Unisel - Bentuk seperti bola - Kloroplas bentuk mangkuk - Reproduksi vegetative : pembelahan biner
Ineke Elisabeth, SKG

Protist Notes 11 Sept 2010

Trimulia High School grade X

Chlorella CHLAMYDOMONAS

Punya 2 flagel Kloroplas bentuk mangkuk Punya bintik mata (stigma) Reproduksi vegetative : zoospora Reproduksi generative : isogami

VOLVOX GLOBATOR - Hidup berkoloni

Reproduksi Chlamydomonas

HYDRODICTYON - Habitat : air tawar - Berkoloni - Reproduksi generative : menghasilkan gamet - Reproduksi vegetative : fragmentasi koloni

Chlamydomonas
Hydrodiction

Ulothrix
Kloroplas berbentuk lingkaran Habitat : air tawar Reproduksi vegetative : zoospora Reproduksi generative : isogami

Ineke Elisabeth, SKG

Protist Notes 11 Sept 2010

Trimulia High School grade X

Daur hidup Ulva

SPIROGYRA - Kloroplas berbentuk spiral - Habitat : air tawar jernih dan tenang - Punya pirenoid - Reproduksi vegetative : fragmentasi - Reproduksi generative : konjugasi

Spirogyra OEDOGONIUM - Habitat : air tawar - Reproduksi vegetative : zoospora - Reproduksi generative : fertilisasi ovum oleh spermatozoid

CHARA - Menyerupai tumbuhan tingkat tinggi - Habitat air tawar - Reproduksi generative saja - Memiliki oogonium dan anteridium ULVA LACTUCA Habitat di laut & di air payau Menempel pada batuan Reproduksi vegetative : zoospora Reproduksi generative : heterogami

Phaeophyta
Ciri : punya pigmen dominant : fukosantin, klorofil a, klorofil c, dan santofil. Multisel. Talus mencapai 50 meter. Punya struktur spt akar, batang, daun. Dinding sel : pectin & algin. Cadangan makanan : laminarin. Habitat : di laut (sebagian besar). Reproduksi asexual : fragmentasi (ganggang berbentuk benang & talus) serta pembentukan zoospore (ganggang berbentuk talus).
Ineke Elisabeth, SKG

Protist Notes 11 Sept 2010

Trimulia High School grade X

Reproduksi sexual : antheridium & oogonium, yg dihasilkan oleh konseptakel. Konseptakel terdapat dalam reseptakel. Terdapat metagenesis (pergiliran keturunan antara fase gametofit ke sporofit). Cth : Sargassum, Laminaria, Turbinaria, Fucus vesiculosus & Macrocystis, Neurocystis, Hormosira. Sargassum membentuk Laut Sargasso di Samudra Atlantik. Sargassum menempel di batu karang pada suhu o o 27,25 C- 29,5 C tersebar di seluruh pantai Indonesia Terdapat 12 jenis Sargassum yg tumbuh di perairan Indonesia. Macrocystis & Neurocystis ganggang raksasa. Hormosira Neptunes necklace.

Rhodophyta
Ciri : pigmen dominant : fikoeritrin, klorofil a dan d, karoten, fikosianin. Dinding sel : pectin & selulosa. Cadangan makanan : tepung florid. Habitat : laut dalam. Reproduksi asexual : spora. Reproduksi sexual : oogami. Mengalami metagenesis Cth : Eucheuma spinosum, Gelidium pusilum, Chondrus crispus, Gigartina mammilosa, Gracillaria verrucosa, Corallina mediterranea, Palmaria palmate, Polysiphonia sp.

Eucheuma spinosum

Sargassum

Macrocystis (kiri) dan Fucus (kanan)

Chondrus crispus

Turbinaria (kiri) dan Laminaria (kanan)

Manfaat ganggang bagi manusia Chlorella food suplemen Ulva, Caulerpa, sayur Enteromorpha Diatom (tanah diatom) bahan peledak, campuran semen, bahan penggosok,bahan isolasi. Laminaria pupuk pertanian, makanan lavaniea ternak (mengandung kalium) Laminaria penghasil yodium digitalis Macrocystis & penghasil asam alginate, Laminaria pengental es krim. Eucheuma & gelatin untuk agar-agar. Gellidium Note :

Neurocystis
Ineke Elisabeth, SKG

Protist Notes 11 Sept 2010

Trimulia High School grade X

Tabel perbedaan fila pada ganggang

Filum
Chlorophyta (Ganggang Hijau)

Struktur
Unisel Berkoloni berbentuk benang Multisel

Pigmen
Chlorophyll a & b Carotenoids

Bentuk cadangan Materi dinding makanan sel


Amilum terutama Selulosa

Phaeophyta (Ganggang Coklat)

Multisel

Chlorophyll a & c Carotenoids Fucoxanthin Peridinin

Laminarin

Selulosa Algin

Rhodophyta (Ganggang Merah)

Multisel

Chlorophyll a Phycobilins Carotenoid

Amilum

Selulosa CaCO3

Bacillariophyta (Diatom)

Unisel Beberapa diantaranya hidup berkoloni

Chlorophyll a & c Carotenoids Xanthophyll

Amilum

Pectin SiO2

Dinoflagellata (Dinoflagellates)

Unisel

Chlorophyll a & c Carotenoids

Amilum

Selulosa

Chrysophyta (Ganggang Keemasan)

Unisel Beberapa diantaranya hidup berkoloni

Chlorophyll a & c Xanthophyll Carotenoids

Laminarin

Selulosa

Euglenophyta (Euglenoid)

Unisel

Chlorophyll a & b Carotenoids Xanthophyll

Paramylon

Tidak punya dinding sel Pellicle

Ineke Elisabeth, SKG

Protist Notes 11 Sept 2010

Trimulia High School grade X

PROTISTA MIRIP HEWAN / PROTOZOA


CIRI : Unisel, ukuran tubuh 3 1000 m. Heterotrof. Mikroskopis. Punya alat gerak bervariasi : flagellum, cilia, pseudopodia. Struktur tubuh : membrane sel, sitoplasma, mitokondria, robosom, lisosom, nucleus, vakuola berdenyut (kontraktil), vakuola makanan, kloroplas (hanya dimiliki oleh Flagelata). Membrane sel pelindung, pengatur pertukaran makanan & gas. Vakuola makanan vakuola yg berfungsi mencerna makanan. Vakuola kontraktil vakuola yg berfungsi mengeluarkan sisa makanan berbentuk cair, dan mengatur kadar air sel. Inti sel mengatur aktivitas sel. Hidup dengan memangsa bakteri, protista lain maupun sampah organisme. Soliter atau berkoloni. Sebagian besar habitatnya di air tawar atau laut yang kaya dengan zat organic. Reproduksi asexual : pembelahan biner. Reproduksi sexual : penyatuan 2 gamet yg berbeda, atau dengan konjugasi (penyatuan 2 inti sel vegetatif) Menghasilkan kista yg diselubungi kapsul polisakarida jika lingkungan tidak menguntungkan. KLASIFIKASI PROTOZOA Rhizopoda (Sarcodina) Ciliata (Ciliophora / Infusoria) Flagellata (Mastigophora) Sporozoa (Apicomplexa)

Perubahan kadar air antara ektoplasma dan endoplasma menyebabkan terjadinya gerak amoeboid dengan rhizopod.

Rhizopoda/Sarcodina
Ciri : bergerak dg penjuluran sitoplasma (pseudopodia/ kaki semu) fungsi pseudopodia : alat gerak & memangsa makanan. Yg punya cangkang (Globigerina), tanpa cangkang (Amoeba proteus). Cangkang terdiri dari silica atau CaCo3. Reproduksi asexual : pembelahan biner. Membentuk kista saat lingkungan tidak menguntungkan Amoeba. Habitat : tanah lembab, lingkungan berair. Heterotrof. Pemangsa ganggang unisel, bakteri, atau protozoa lain. Cth : Amoeba proteus (hidup soliter di tanah), Difflugia (di air tawar), Globigerina (di laut), Entamoeba gingivalis & Entamoeba histolytica (parasit pd manusia)

Amoeba proteus menangkap mangsa


ENTAMOEBA COLI - Hidup di usus besar manusia - Membantu membusukkan makanan

Struktur tubuh Amoeba 1) Plasmodesma Adalah membrane sel pada Rhizopoda, bertindak 2) Sitoplasma, terdiri dari endoplasma dan ektoplasma

Ineke Elisabeth, SKG

Protist Notes 11 Sept 2010

Trimulia High School grade X

Entamoeba coli ENTAMOEBA GINGIVALIS - Hidup di saku gusi - Populasi meningkat kalau ada radang gusi (Gingivitis & Periodontitis)

Habitat di laut Pelindung tubuh dari zat kersik Bila mati membentuk endapan zat kapur di dasar laut. - Salah satu endapan tanah Foraminifera adalah tanah Globigerina, yang memberi petunjuk endapan minyak buni. HELIOZOA - Habitat : air tawar

10

Entamoeba gingivalis ENTAMOEBA HISTOLYTICA - Hidup di usus besar manusia - Menyebabkan disentri amoeba - Menghancurkan selaput mukosa usus

RADIOLARIA - Mengandung zat kersik - Bila mati, membentuk tanah bahan penggosok.

Radiolaria E.histolytica ARCELLA - Hidup soliter di air tawar - Terlindung oleh pelindung dari zat kersik

Ciliata
Ciri : bergerak menggunakan silia. Fungsi silia : pergerakan, alat bantu makan, penerima rangsang Habitat : air tawar & laut Punya 2 inti makronukleus & mikronukleus. Makronukleus pertumbuhan & perkembangbiakan. Mikronukleus berfungsi saat konjugasi. Punya trikokis untuk pertahanan diri. Hidup bersimbiosis & parasit. Reproduksi asexual : pembelahan biner transversal. Reproduksi sexual : konjugasi. Cth : Paramecium caudatum, Stentor, Didinium, Vorticella.

DIFFLUGIA - Hidup bebas di air tawar - Menghasilkan lender yang dapat melekatkan pasir

FORAMINIFERA

Stentor
PARAMECIUM Habitat di air rendaman jerami atau rumput - Punya gullet (sitofaring) - Punya vakuola kontraktil - Tubuh dilindungi pelikel - Memiliki 2 nukleus

Ineke Elisabeth, SKG

Protist Notes 11 Sept 2010

Trimulia High School grade X

5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14.

3 mikronukleus menghilang. Mikronukleus yang tertinggal membelah jadi 2 inti kecil yang berukuran tidak sama. Mikronukleus yang kecil saling bertukar 2 inti dalam tiap Paramecium bergabung, menghasilkan zigotanukleus Paramecium memisahkan diri Zigotanukleus membelah secara mitosis 3 x, hasilnya 8 inti baru 3 inti menghilang 4 inti melebur menjadi makronukleus baru 1 inti yang tertinggal jadi mikronukleus Tiap Paramecium membelah mitosis 2 kali,hasilnya 4 Paramecium baru.

11

Reproduksi Paramecium :

Vorticella

Flagellata
Ciri : Tubuh dilindungi pelikel, sehingga punya bentuk tetap Terdiri dari zooflagellata dan fitoflagellata alat gerak : flagellum. Ada 2 flagellum Soliter atau berkoloni Reproduksi asexual : pembelahan biner transversal. Habitat : lingkungan berair, air tawar, laut.

ZOOFLAGELLATA Cirri : - tidak punya plastida - Makanan : zat organic - Contoh : Zooflagellata Leishmania donovani

Hospes manusia

Leishmania tropica

manusia

Penyakit Kala-azar = penyakit mematikan menyerang organ dalam dan sumsum tulang Penyakit kulit

1. 2. 3. 4.

Paramecium saling berdekatan Saling menempelkan celah mulut Mikronukleus membelah 2 x berturut-turut. Hasilnya 4 mikronukleus baru.. Makronukleus menghilang

Trypanosoma evansi

Ternak, unta, kuda

surra

Ineke Elisabeth, SKG

Protist Notes 11 Sept 2010

Trimulia High School grade X

12

T.gambiense & T.rhodosiense

manusia

tidur

Plasmodium melakukan reproduksi aseksual dengan skizogoni (multiple fission) di tubuh manusia dan sexual dengan pembuahan mikrogamet oleh makrogamet (Sporogoni) di tubuh nyamuk Anopheles betina.

Trychomonas vaginalis

manusia

Penyakit kelamin Trikomoniasis

Toxoplasma gondii Peranan protozoa thd manusia Foraminifera cangkangnya merupakan petunjuk adanya kandungan minyak bumi, gas alam Radiolaria mengendap di dasar laut, digunakan utk bahan penggosok Enatamoeba disentri amoeba hystolitica Trypanosoma penyakit tidur di afrika brucei Trypanosoma penyakit ternak evansi Leishmania penyakit kala-azar Trichomonas penyakit kelamin vaginalis Trikomoniasis Balantidium coli penyakit diare amoeba Toxoplasma penyakit Toxoplasmosis gondii Plasmodium penyakit malaria Malaria Plasmodium vivax & Plasmodium ovale Plasmodium malariae Plasmodium falciparum malaria tertian demam tiap 48 jam malaria kuartana Demam tiap 72 jam malaria tropikana Demam tidak teratur

FITOFLAGELLATA
- Punya kloroplas - Autotrof - Habitat : air tawar & laut Contoh : Euglena viridis, Pandorina

Pandorina

Pleodorina

Sporozoa
Ciri : membentuk spora. Tidak punya alat gerak. Unisel. Parasit pada hewan & manusia Reproduksi sexual & asexual diserta pergiliran keturunan. Cth : Toxoplasma gondii, Plasmodium

Ineke Elisabeth, SKG