Anda di halaman 1dari 2

Contoh Soal

1. Sumur resapan dangkal Jenis tanah : lempung kelanauan mengandung butiran pasir (silty clay) Koefisien permeabilitas tanah, K : 1,5 x 10-4 m/detik Durasi aliran, Td : 2 jam = 7.200 detik Intensitas hujan kala ulang 2 tahunan, I : 48 mm/jam Jenis sumur : resapan di dasar (dari buis beton) Nilai F : 5,5 R Besarnya debit, Qp : 0,00278 CIA Kedalaman sumur, H :
H=
FKT Q 1 e R 2 FK

Dengan : H = tinggi muka air dalam sumur ( m ) F = faktor geometrik ( m ) Q = debit air masuk ( m / dt ) T = waktu pengaliran ( etik ) K = koefisien permeabilitas tanah ( m/dt ) R = jari-jari sumur ( m ) Diameter sumur D : 1,0 meter Hasil perhitungan ditampilkan dalam tabel berikut: Tabel 6-1. Kebutuhan sumur resapan dangkal untuk berbagai ukuran kapling
Luas kapling, m2 Qp, liter/detik Diameter sumur, cm Kedalaman sumur, H Jumlah sumur (buah) < 200 1,13 60 6 1 200 300 1,70 80 6 1 > 300 400 2,27 100 6 1 >400 500 2,83 100 7 1 >500 600 3,40 100 8 1

2. Suatu kawasan di Kab Karanganyar direncanakan dibangun komplek perumahan dengan konsep drainase berkelanjutan, data pada lokasi sebagai berikut : Perencanaan lahan seperti pada tabel dibawah ini :
No 1 2 3 4 Jenis Tata Guna Lahan Perumahan multi unit Lahan terbuka Jalan aspal Sawah Luas (ha) 11,00 1,00 4,00 3,00

Hasil analisis hidrologi seperti pada tabel dibawah ini :


T (tahunan) 2 5 10 RT (mm) 76,50 108,85 130,27 iT (mm/jam) 67,00 96,00 115,00

Dua angka dibelakang koma diisi dua digit NIM terakhir sdr Kemiringan lahan : 0,004

Panjang lintasan aliran diatas permukaan lahan terjauh : 450 m Panjang lintasan aliran di dalam saluran terjauh : 440 m Jenis material saluran dan gorong-gorong : cor beton. Hasil penyelidikan tanah seperti keterangan di bawah ini Jenis tanah : lempung kelanauan mengandung butiran pasir (silty clay) Koefisien permeabilitas tanah, K : 2 cm/detik Durasi aliran : 2 jam Kondisi muka air tanah rata-rata : 4m Diameter SRAH yang sesuai lahan : 1,0 meter

Soal : 1. Rencanakan demensi saluran utama pada kawasan tersebut 2. Rencanakan SRAH (dengan metode PU) pada salah satu rumah dengan tipe 80/200