Kelompok III

Deri Purnama Heno Ardian Kurniaan Saputra M. Arga prasetyo Riduan
Page 1

Daftar isi
• 1.1 pengertian mesin grinda • 1.2 keselamatan kerja • 1.3 jenis-jenis mesin grinda
– 1.3.1 mesin grinda permukaan – 1.3.2 mesin grinda silindris – 1.3.3 mesin grinda potong

• 1.4 roda grinda • 1.5 jenis-jenis bahan asah • 1.6 proses pempuatan roda grinda Page 2 Free Powerpoint Templates

Mesin Grinda
Mesin gerinda merupakan proses menghaluskan permukaan yang digunakan pada tahap finishing dengan daerah toleransi yang sangat kecil sehingga mesin ini harus memiliki konstruksi yang sangat kokoh.

Alat- Alat Keselamatan Kerja
a. Masker b. Kacamata c. Pakaian Bengkel d. Sarung Tangan e. Sepatu Safety f. Helm(Bils perlu) g. PenutupTelinga (Bila perlu)

JENIS MESIN GRINDA Mesin Grinda Permukaan Rata Mesin Grinda Silindris Mesin Grinda Potong .

Mesin gerrinda sumbu datar Mesin gerinda sumbu tegak .Mesin Gerinda Permukaan Rata(surface grinding) Mesin gerinda permukaan rata adalah mesin yang digunakan untuk menggerinda permukaan benda kerja hingga permukaannya rata.

Mesin Gerinda Silindris ( silindris grinding) Mesin Gerinda Silindris adalah mesin yang digunakan untuk benda yang silindis .

Bagian-Bagian Utama Mesin Gerinda Datar .

Bagian-Bagian Utama Mesin Gerinda Silindris .

Mesin Gerinda Alat Potong ( tool Grinding) Mesin gerinda alat potong adalah mesin yang digunakan untuk menggerinda alat potong Click here to download this powerpoint template : Brown Floral Background Free Powerpoint Template For more : Templates For Powerpoint Page 10 .

SPESIFIKASI BATU GERINDA Form 1 500 x 63 x 200 57 A 80 H8 V8 TYPE Free Powerpoint Templates SPECIFICATION DIMENSION Page 11 .

2.Roda Gerinda Roda gerinda banyak digunakan di bengkel-bengkel pengerjaan logam. hanya penyayatannya sangat halus. Fungsi batu gerinda sebagai berikut. Untuk pemotongan. 5. Untuk pekerjaan finishing permukaan. 1. Roda gerinda sebetulnya juga menyayat seperti penyayatan pada pisau milling. Penajaman alat-alat potong Powerpoint Templates Page 12 . 4. Untuk penggerindaan silindris. 3. datar dan profil. Menghilangkan permukaan yang tidak rata. dan tatalnya tidak terlihat seperti milling. Tatal hasil penggerindaan ini sangat kecil seperti debu.

Flat wheels b. Shaped grinding wheels e. Saucer Grinding Wheels . Diamond Grinding Wheels g. Dish grinding wheels d. Cup wheels c. Cylindrical grinding wheels f.Jenis Batu Gerinda a.

Flat wheels Cup wheels Dish grinding wheels Cylindrical grinding wheels Shaped grinding wheels Diamond Grinding Wheels Saucer Grinding Wheels .

DIMENS I SPESIFIKASI 64 60 H 15 V Indeks & type Grit size Hardness Structure Type of Bonds .

macam Bentuk Roda Gerinda .Macam.

.

.

Identitas Roda Gerinda Gerinda .

 STRUCTURE .

Melakukan proses kerja ringan. cocok digunakan untuk proses pengerjaan roughing. Struktur tertutup / padat ( ruang butiran kecil ) Apabila butiran – butiran pengasah saling berdekatan dibandingkan ukurannya. Struktur tertutup melakukan proses kerja keras ( teliti. Maka cocok untuk penggerindaan akhir ( finishing process )  Struktur terbuka ( ruang butiran besar ) Ruang antara butiran – butiran pengasah lebar. Click here to download this powerpoint template : Brown Floral Background Free Powerpoint Template For more : Templates For Powerpoint Page 21 . halus. feeding kecil ).

Proses damar d.Proses bakelit .Proses silikat c.Proses vitrified b.Proses perekatan a.Proses karet e.

minyak ) Dapat disimpan dalam waktu yang lama Tidak dibuat dalam bentuk tipis Silicate Bond Perekat ini menggunakan Silicate dari soda. asam.alat potong Tahan terhadap air Cocok untuk penggerindaan basah Campuran . kwarsa dicampur pada suhu 11000C – 13500C Sensitive terhadap hentakan dan perubahan temperature Tahan terhadap pengaruh bahan kimia ( air.Vitrified Bond dari tanah liat. sebagai bahan anti air ditambahkan oksida seng. feldspar. campuran butiran abrasive dan perekat dipadatkan dalam cetakan besi dan dibakar pada temperatur 2600C selama 2 – 4 hari Digunakan khusus untuk mengasah alat . Pembuatan batu gerinda dengan silicate bonds.

 Cocok untukbatu gerinda yang tipis dan profil – profil tajam . digunakan juga untuk penggerindaan ulir Rubber Bond  Pembuatan batu gerinda ― Rubber Bonds ― adalah karet murni dicampur dengan sulfur ( belerang ) sebagai komponen pemanas. Digunakan sebagai ― Centereless feed wheels ‘  Dipakai untuk penggerindaan dengan hasil permukaan yang sangat halus seperti alur pada bantalan peluru.  Perekat ini ulet dan elastis sehingga batu gerinda dapat digunakan dengan kecepatan potong tinggi  Digunakan untuk menghilangkan terak – terak pada besi atau baja tuang atau pada produk pengelasan .  Dipakai juga pada portable grinders untuk penghalusan bekas pengelasan pada stainless steel dan pemotongan dengan hasil yang halus.  Ulet dan elastis.Resinoid Bond  Disebut juga synthetic resin bond atau bakelit bond karena menggunakan bakelit sebagai perekat.  Disebut juga synthetic resin bond atau bakelit bond karena menggunakan bakelit sebagai perekat.

karena bahan pengikatnya terbuat dari bahan organik Cara pengolahannya adalah mencampur gumpalan atau serbuk shellac dengan butiran abrasive kemudian dipanaskan sampai shellacnya melelehdan menyelimuti setiap butiran abrasive. Campuran itu kemudian diroll menjadi lembaran dan dipotong menjadi dies. Ketahanan terhadap panas rendah Ulet dan elastis Cocok untuk batu gerinda yang tipis dan profil profil tajam . SHELLAC BOND      Merupakan organik bonds.

 PEMILIHAN JENIS BATU GERINDA 7 Faktor yang perlu dipertimbangkan untuk menentukan jenis batu gerinda antara lain :       Jenis material benda kerja dan kekerasannya Kecepatan pembuangan geram dan kehalusan yang diinginkan Penggunaan cairan pendingin Kecepatan putaran batu gerinda Kemudahan / kesulitan proses yang direncanakan Daya mesin gerinda .

Alumunium Oxide (Al2O3) Bahan ini dipergunakan untuk menggerinda benda kerja yang mempunyai tegangan tarik tinggi. aluminium. keramik. Simbol: CBN. . marmer. Boron Nitride (BN) Bahan ini digunakan untuk menggerinda benda kerja yang sangat keras. Misalnya baja carbon. batu permata. Contohnya carbida semen. d. karbida. Silicon Carbida (SiC) Digunakan untuk menggerinda benda kerja bertegangan tarik rendah. granit. kuningan. Kristal bahan ini berbentuk kubus. Contoh: baja perkakas dengan kekerasan di atas 65 HRC. baja paduan. Simbol: D. kaca. Simbol: A b. grafit. HSS. c. Simbol: C.Jenis Bahan Asah a. Diamond (Intan) Digunakan untuk menggerinda benda kerja dengan kekerasan sangat tinggi. besi tuang kelabu. Misalnya. dan carbida.

Jenis Bahan Asah Alumunium Oxide (Al2O3) Silicon Carbida (SiC) Diamond (Intan) Boron Nitride (BN) .

Ukuran Butiran Bahan Asah Kasar 1 12 14 15 Sedang 30 36 46 60 Halus 70 80 90 100 Sangat Halus 150 180 220 240 Tepung 280 320 400 500 20 24 - 120 - - 600 800 1200 .

serta untuk memudahkan dalam pengecekan. maka ukuran kerenggangan itu ditunjukkan dengan kode nomor. Dengan ukuran butiran yang sama dapat disusun dengan jarak yang berbeda. . untuk menunjukkan dari tingkat rapat (0) sampai tingkat renggang (12). dan rapat.Susunan Butir Bahan asah Susunan butiran asah adalah jarak antar butiran asah yang terdapat pada suatu batu gerinda. Agar tidak keliru dalam penggunaannya. sedang.beda: renggang. Nomor berkisar 0 sampai dengan 12.

Proses Pembuatan Roda Gerinda •Proses pembuatan •Proses perekatan Click here to download this powerpoint template : Brown Floral Background Free Powerpoint Template For more : Templates For Powerpoint Page 31 .

Proses pemisahan c. Proses akhir . Proses pengelompokan e. Proses penghancuran b. Proses pembentukan f.Proses pembuatan Tahap pembuatan a. Proses pencucian d.

b. Perekat tembikar(Vitrified) Perekat silikat (Silicate) Perekat bakelit (Rsinoid) Perekat karet (Rubber) Perekat embalau Shellac) Perekat Logam (Metal-bond) . d.Perekat Perekat adalah bahan yang digunakan sebagai pengikat butiran bahan asah sehingga menyatu dan tidak mudah terlepas dari butiran lainnya. f. Jenis perekat yang biasa digunakan a. c. e.

Tingkat Kekerasan Roda Gerinda Tingkat Kekerasan (Grade) Tingkat kekerasan adalah kemampuan perekat untuk mengikat butiran pemotong dalam melawan pelepasan butiran akibat adanya tekanan pemotongan. a. . Roda Gerinda Lunak Digunakan untuk meggerinda material yang keras. Ada dua macam tingkat kekerasan baru gerinda. bukan kekerasan dari butiran asah. karena material lunak. b. tidak membutuhkan butiran asah yang selalu tajam. Batu Gerinda Keras Digunakan untuk menggerinda material yang lunak. karena butiran asah akan cepat lepas dan berganti dengan butiran asah yang masih baru dan tajam.

Tabel Tingkat Kekerasan Roda Gerinda Kekerasan roda gerinda biasanya di beri kode alfabet Lunak sekali LUNAK SEDANG E J L F K M N G H KERAS SANGAT KERAS O Q P R S .

•Penggerindaan Kering Proses penggerindaan tanpa menggunakan pendingin .Proses Penggerindaan •Penggerindaan Basah Proses Penggerindaan menggunakan pendingin seperti Dromus. dll. oli.

Kecepatan potong Roda Gerinda Material Grinding Methode Stell Cort Iron Cemerfed Carbide 8 8 8 Zirc Audy Light 35 25 20 External Grinding Internal Grinding Surface Grinding 30 25 25 25 20 25 .

Kecepatan Roda Gerinda Saat Penggerindaan Material Grinding Methode External Grinding Fine Soft Stell 12-18 10-15 Tarden Stell 14-18 10-12 Cost Iron 12-15 1-12 Light Metal 25-40 20-30 Internal Grinding Surface Grinding 18-20 20-24 7 20-24 14 28-32 .

Perbandingan Pemakanan Perputaran benda Kerja Dengan Tebal Roda Gerinda mm Rotation External cyilindrical Grinding Rough Finishing Internal Surface Grinding Rough Finishing 2/3 ÷ 3/4 Stell 3/4 ÷ 5/6 Cost Iron 1/4 ÷ 1/3 1/3 ÷ 1/2 1/2 ÷ 3/4 2/3 ÷ 3/4 1/5÷ 1/4 1/4 ÷ 1/5 .

.Penyetelan penghitungan Mesin Gerinda Datar a.

.

15 Keterangan a = Tebal batu gerinda (30mm) l = lebar benda kerja ø = Batu gerinda (30 cm) Pemakanan Melintang L=l – 1/3 a .Penyetelan Langkah Pemakanan Memanjang L=l + 2.

14 D = Diameter roda(mm) Keterangan nw = kecepatan putar benda kerja (rpm) Vw = kecepatan potong benda kerja(m/mnit) µ = 3. d (diameter benda) Keterangan Ng= Kecepatan putar(rpm) Vc= Kecepatan potong(m/det) µ = 3. 1000 Ng= µ.d (diameter roda) Kecepatan putar benda kerja Putaran BendaKerja Vw.14 D = diameter benda kerja(mm) . 1000 Nw= µ.Perhitungan Kecepatan Putar Pada Mesin Gerinda Silindris Kecepatan putar batu gerinda Putaran Roda Gerinda Vc.

.........001 — 0...........mm/menit Feeding roda gerinda 0.0025— 0...Finishing Waktu Pengerjaan Surface Grinding Keterangan Ls =Kecepatan gerak meja(m/menit) Ng = Putaran roda gerinda(Rpm) Sr = Pemakanan tiap putaran benda kerja (mm/put) Vw = Kecepatan potong benda kerja(m/menit) Nw = Kecepatan putar benda kerja(Rpm) Tm = Waktu pengerjaan(Menit) S = Kecepatan pemotongan setiap putaran benda kerja (m/putaran) T total= Tsetting+ Tm Panjang langkah (mm) Tm= Kecepatan meja memanjang Waktu Total .003 =...............Kassar 0.....mm/menit Cylindrical Grinding Ls= Vw..........002 =...Gerakan Meja Memanjang Ls= Nw........ Sr..

Terimah kasih HENO ARDIAN AS DIRECTOR DERI PURNAMA AS ANIMATOR KURNIAWAN AS EDITOR .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful