Anda di halaman 1dari 2

5. Sambungan Rukun kelima beriman kepada kampung akhirat 6.

Beriman bahawa setelah manusia dihidupkan kembali mereka dikumpulkan di mahsyar yakni tempat berhimpun setelah hari kiamat dalam keadaan seperti waktu dilahirkan yakni kaki telanjang, badan telanjang bulat dan tidak berkhitan. (QS AzZumar 69, Maryam 85,86.

: ) ( :
Maksudnya : Dari Aisyah ra ia berkata : Saya mendengar Rsulullah saw bersabda : Dihimpun manusia pada hari kiamat nanti dalam keadaan berkaki ayam, bertelanjang bulat dan tidak berkhitan. Lalu berkata Aisyah : "Wahai Rasulullah, kalau begitu mereka pada hari itu saling melihat aurat masing-masing. Baginda menjawab : "Wahai Aisyah urusan di hari itu lebih dahsyat daripada saling melihat aurat satu sama lain." (HR Muslim). 7. Beriman bahwa di Mahsyar manusia akan mengalami huru-hara yang dahsyat kecuali mereka yang dapat naungan dari Allah

: : )(
"Miqdad bin Al Aswad berkata : Bahawa Rasulullah saw bersabda : Pada hari kiamat nanti matahari akan menghampiri manusia hingga jadilah ia hampir dengan manusia hanya sekedar satu mil. Maka jadilah manusia tenggelam di dalam pelum sesuai dengan kadar amalan maing-masing. Ada di anatara mereka yang peluhnya sampai kepada dua mata kakinya, ada di antara mereka sampai kepada lututnya, ada di antara mereka sampai kepada pinggangnya dan ada di antara mereka peluh membelit tengkuknya dan baginda mengisyaratkan dengan tangannya kepada mulutnya." (HR Muslim) 8. Beriman di waktu manusia mengalami huru-hara yang besar di Mahsyar nanti, mereka memohon syafaat dari Allah melalui para Rasul dan Nabi, minta tolong agar diselamatkan dari huru-hara ini dan minta perhitungan dipercepat. Tiap Nabi dan Rasul menganjurkan agar minta tolong kepada Nabi dan Rasul yang kemudian daripada mereka sampai kepada Nabi Muhammad saw lalu baginda memberi syafaat dan dizinkan oleh Allah swt. 9. Beriman bahawaa setiiap manusia akan menerima balasan amalnya masing-masing secara teliti dan adil tidak dizalimi sedkit pun. (QS AN Nur 25, Ali Imran 185, AlQasas 84. Rasululllah saw bersabda dalam hadith Qudsi :

. ) (

Maksudnya :

"Allah berfirman wahai hamba-hamba-Ku itulah amalan-amalan kamu yang aku hitung untuk kamu, kemudian aku sempurnakan balasannya kepada kamu. Maka barangsiapa yang mendapati balasan yang baik maka hendaklah ia memuji Allah dan barangsiapa mendapati balasan yang sebaliqnya, maka janganlah ia mencela melainkan dirinya sendiri." (HR Muslim) 10. Beriman baahwa setiap manusia akan dihadapkan ke hadirat Allah untuk diadili secara adil dengan kesaksian2 baik mata, telinga, kulit, catatan-catatan amalnya dan kesaksian bumi yang diinjaknya. (Al Kahfi 48, Fussilat 19-22, AIsra 13/14, Al-Jathiah 29. Dari Adi bin Hatim ra bahaw Nabi saw bersabda :

. .

Maksudnya : "Tidak ada seorang pun dari kamu sekalian melainkan Allah akan bercakap dengan di hari kiamat. Tidak ada di antara dia dan Allah penterjemah. Kemudian ia memandang di hadapannya maka tidak tampak suatu pun di hadapannya. Kemudian ia memandang di hadapannya maka disambut oleh api neraka. Maka barangsiapa yang sanggup menjaga dirinya dari api neraka walaupun dengan bersedekah sebelah buah kurma. Maka hendaklah ia berbuat." (HR Bukhari dan yang lainnya).