DAFTAR PUSTAKA Almatsier, 2009, Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta, Gramedia Pustaka.

Andiyani, 2007, Faktor-faktor yang mempengaruhi gaya hidup dan coping mecanism guru SD negeri dan swasta (kejadian di Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Jawa Barat) [skripsi], Bogor, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Anggraini, 2009, Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pada pasien yang berobat di Poliklinik dewasa Puskesmas bangkinang periode januari sampai juni 2008[skripsi], Fakultas Kedokteran Universitas Riau Pekanbaru Riau. Amelia, 2008, Konsumsi pangan, pengetahuan gizi, aktivitas fisik dan status gizi pada remaja di Kota Sungai Penuh Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi [skripsi] , Bogor, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Arikunto, 2010, Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik, Jakarta, Rineka Karya Cipta Armilawati, 2007, Hipertensi dan faktor risikonya dalam kajian epidemiologi, Makasar, Bagian Epidemiologi FKM UNHAS. Dauchet, 2007, Dietary patterns and blood pressure change over 5-y followup in the SU.VI.MAX cohort. Am J Clin Nutr 85:1650–6. Departemen Kesehatan, 2008 dan 2009, Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar, Jakarta. Departemen Kesehatan Kalimantan Selatan, 2008 dan 2009, Laporan Hasil Riset KesehatanDasar, Kalimantan Selatan. DEP-KES RI, 2004, Sistem Kesehatan Nasional, Jakarta. Erwin, 2010, Aroma Rasa Kuliner Indonesia Sajian Sarapan Pagi, Jakarta Gramedia Pusaka Utama. Ganong, 1998, Buku Ajar Fisiologi Kedokteran Ed.17. Widjajakusumah MD dkk, penerjemah; Widjajakusumah MD, editor, EGC, Terjemahan dari: Review of Medical Physiology. hlm.567-569, Jakarta. Guallar-Castillon, 2007, Intake of fried foods is associated with obesity in the cohort of Spanish adults from the European Prospective Investigation intoCancer and Nutrition, Am J Clin Nutr 86:198 –205. Hartono, 2006, Terapi Gizi dan Diet Ed-2, Jakarta, EGC.

Hidup Bersama Penyakit Hipertensi. . editor. Klabunde. Jakarta. Bogor. Di dalam: Mahan. Jakarta. Asam Urat.LK dan Escott-Stump S. Bhuana Ilmu Populer.Hannan . Kelley GA & Kelley KS. dan Pengobatan. Intisari Mediatama. Evaluation. Jakarta. Cardiovascular physiology concept. Defisiensi dan Kelebihan Gizi. Bogor.cvpharmacology. Pencegahan. dan gaam penduduk indonesia [peneltian terbuka]. Johnson. a meta analysis. Surabaya. Fakultas Pertanian. Sumenep [skripsi]. Khomsan. 2004. terjemah edisi kelima. 2000. renin angiotensin aldosteron. Hubungan pola konsumsi santan dan minyak kelapa dengan kejadian hipertensi di Pulau Masalembu Kab. IPB Pres. Institut Pertanian Bogor. Medical Nutrition Therapy in Hypertension. The Seventh Report of the Joint National Committee on Prevention. 1996. Krummel. Tran ZV. 2006. 2007. 2010. 1996. Jakarta. hlm. Karyadi. Analisiskonsumsi Lemak. editor. Jakarta. Preventive Med 33:120-7. N Eng J Med 346:913. 2005.com. Khomsan. Perencanaan Menu Bagi Penderita Jantung Koroner. Food. Detection. Subtitle acquired renal injury as a mechanism of saltsensitive hypertension. 2004. Hipertensi Pengenalan. 2002. gula. Erlangga. 2010. Bangka Belitung. Trubus Agriwidya. USA: Saunders co. Jantung Koroner. www. Universitas Negeri Bangka Belitung. 2001. 900-918. 2008.. Di dalam: Khomsan A & Sulaeman A. 2002. Walking and resting blood pressure inadults. Junaidi. Peranan Pangan dan Gizi Untuk Kualitas Hidup. Herdiansyah. Psikologi perkembangan : suatu pendekatan sepanjang rentan kehidupan. and Treatment of High Blood Pressure. 2003. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. akses 21 Oktober 2012 Krisnatuti & Yenrina. JNC-7. Nutrition and Diet Therapy. JAMA. Mengutip Kandungan Senyawa Santan [penelitian] . Hurlock. 2004. Kusmiadi. Gizi dan Kesehatan dalam Pertanian. Grasindo.

. Mengatasi Silent Killer Hipertensi. Siagian. Social and Culture Perspective in Nutrition. 2002. Rimbawan & A. Lingga. Keragaan status gizi dan tekanan darah pada mahasiswa program diploma Institut Pertanian Bogor 2006/2007 [skripsi] . Peebles & Hammer. Perencanaan Menu untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi. Bogor.Chilhood Obesity. 1994. Hassan Basry Kandangan Hulu Sungai Selatan Tahun 2009. 1-34. Mengenal. Semarang. Institut Pertanian Bogor. 2004. Salemba merdeka. Jakarta. 2006. Metodologi penelitian Kesehatan. 2008. Jakarta. 2012. Konsep dan Penerapan Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pedoman Skiripsi. Sanjur. 2011. Jakarta. New York. dan Instrumen Penelitian Keperawatan. editor Nutritional and Clinical Management of Chronic Conditions and Disease. 2007. 2011. Di dalam: Bronner F. Terapi Kelapa Untuk Kesehatan dan Kecantikan. Cara Jitu Mengatasi Kolesterol. Pusaka Widayamara. Elekmedia Komputindo. Panebar Swadaya. Balitbangkes-Depkes RI. Riskesdas Indonesia Tahun 2007 dan Tahun 2006. Ridwan. Yogyakarta. 1982. Mumpuni & Ari. USA. Am J Clin Nutr 85:1212–21. Bogor Fakultas Pertanian. 2010. Jakarta. Mulyono. hlm. Tesis. 2010.CRC Press. Penerbit Andi Yogyakarta. Medical Record BLUD RS H. 2007. Purwati & Rahayu. Notoadmodjo. Rineka Cipta. Indeks Glikemik Pangan. 2012. Panebar Swadana. Bogor Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor.Ledikwe. Mencegah. 2002. Nursalam. Analisis profil gaya hidup konsumen dan pilihan penggunaan media: satu pendekatan strategis media iklan (kejadian di masyarakat Kotamadya Bogor) [skripsi] . Jakarta. Reductions in dietary energy density are associated withweight loss in overweight and obesitas participants in the PREMIER trial. Sabunga. Prentice Hall.

Suhardjo. JAMA 294: 2330-2335. Sugiyono. hlm.Saraswati. Dian Rakyat. 2008. Am J ClinNutr 85(3):718-723. Association between body mass index and blood pressureacross three population in Africa and Asia.Institut Pertanian Bogor. Andi Yogyakarta. Hipertensi dan Stroke. He J. 2011. Syaifuddin. 2006. Merokok dan Kesehatan. 2006. Monica Ester. EGC: Jakarta. 2001.and refine-grain intakes and the risk of hypertension in Women. A. Wang. 2007. Williams. Bogor. Inc. 2008. Ann Intern Med136(7):493503. Ilmu Gizi Untuk Perawat. Jakarta. Analisis Regresi Terapan dengan SPSS. 2009. Susilo & Ari. J of Human Hypertension 21:28-3. McGraw-Hill. 1989. www. 1991. Coffee intake and insidence of hypertension.Xin. 2002. Harrison’s Principles of Internal Medicine . Am J Clin Nutr86(2):472-479. Suharjo. Bandung Alfabet.editor. Tandra. askses 21 Oktober 2012 . Diabetes. Habitual caffeine intake and the risk ofhypertension in women. 2005. 2007. EGC. Plus. Sosio Budaya Gizi. Tesfaye. Etal. Effect of aerobic exercise and bloodpressure: a meta-analysis of randomized controlled trials. Anti rokok. 2003. Jakarta Sediaoetama. Cara Jitu Mengatasi Hipertensi.mymealcatering. Uiterwaal. Whelton & Chin. 1001-1015. Diet Sehat Untuk Penyakit Asam Urat.Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi . Whinkelmayer. Yogyakarta. Di dalam: Wilson Jean D. Supariasa.com.id/berita/berita rokok. Jakarta. Whole. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi . Yogyakarta. 2007.12th ed.. Penilaian Status Gizi.Anatomi Fisiologi untuk Mahasiswa Keperawatan Ed-3. Metode penelitian kuatitatif kuanlitatif dan R&D. Spanish. Hypertensive vascular disease. Graha.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful