Anda di halaman 1dari 3

1. Dalam cara bagaimanakah Somersby mengendalikan operasi dari seksi di divisinya?

Dalam cara bagaimana manajemen puncak mengendalikan operasi dari divisi hukum? Cara Somersby mengendalikan operasi dari seksi di divisinya : Memberikan tugas yang sama tetapi perusahaan menerapkan mekanisme operasional dan kontrol yang berbeda Masing-masing bagian/divisi perusahaan bersama-sama melakukan sejumlah pinjaman dan menjual Cara manajemen puncak mengendalikan operasi dari divisi hukum : Divisi hukum untuk NJIC dikelompokkan pada satu bagian. Setelah pinjaman mendapatkan persetujuan oleh divisi investasi, hal itu akan diteruskan ke divisi hukum untuk prosedur hukum. Pinjaman yang diberikan masing-masing bagian berdasarkan lokasi geografis karena mereka memiliki transaksi yang sama

2. Apakah perusahaan tetap dengan pemikiran yang ada untuk tidak menambah personil baru? Keputusan perusahaan memang relevan apabila memang permintaan surat utang hanya muncul ketika waktu-waktu tertentu saja, sehingga apabila pada saat permintaan berkurang tidak terjadi karyawan yang mengganggur. Namun apabila permintaan terus-menerus sepanjang tahun perlu diperhatikan untuk menambah karyawan baru. Pada kasus ini permintaan surat utang hanya muncul pada waktu-waktu tertentu.

3.

Sebagai Montgomery, komentar apa yang akan anda buat dan pertanyaan apa yang akan anda ajukan pada Somersby mengenai kinerja dari dua bagian divisi hukum selama enam bulan pertama pada tahun 1987? Problem1. - Anggaran kendur. Pada bagian pinjaman individu memiliki slack buruk bagi Gaji lembur. Perusahaan menghabiskan 7 kali lebih banyak dari yang direncanakan. karyawan dalam mengambil pekerjaan untuk mendapatkan tambahan pendapatan, mengambil overtimes banyak dan ini mempengaruhi kinerja perusahaan karena terlalu memaksakan kinerja mereka. Juga perusahaan menghabiskan uang untuk "borrowed labor" yang tidak direncanakan

Pada bagian kredit korporasi perusahaan memiliki kendur dari 100% untuk "Gaji paruh waktu" dan "Gaji lembur". Perusahaan tidak menggunakan anggaran untuk 2 biaya ini. Mr Somersby bisa mengontrol divisi tenaga kerja , meninjau biaya estimasi dan perencanaan anggaran.

Problem 2. - estimasi yang jelek untuk penguji hipotek pelatihan. Diperkirakan bahwa pelatihan membutuhkan waktu 3 bulan namun ternyata mengambil satu setengah tahun. Akibatnya, perusahaan memiliki peramalan buruk "biaya & pendapatan", kontrol manajemen disbalanced dll

mr Somersby mungkin dapat mengontrol proses pemilihan orang-orang untuk pelatihan. Misalnya, mereka dapat mengubah persyaratan: untuk mengambil orang-orang yang sudah memiliki atau menjadi pendidikan hukum formal. Jika tidak ada perubahan, mereka mungkin harus meninjau anggaran.

Problem 3. Kebijakan Perusahaan. Kebijakan perusahaan membatasi kegiatan. Kebijakan tersebut membuat manajemen enggan untuk mempekerjakan karyawan baru.

Meninjau kebijakan perusahaan dan mengubahnya cara untuk menyederhanakan pengambilan keputusan dan untuk bebas mempekerjakan karyawan baru ketika diperlukan.

Problem 4. - Dovetailing dalam alur kerja dan masalah komunikasi. Masalah ini menyangkut masalah 1. Untuk lebih jelasnya lihat paragraf terakhir dari proses Anggaran yaitu tidak perlu menyewa para pengacara firma hukum dari luar karena itu membutuhkan biaya yang jauh lebih besar dibandingkan dengan memberikan bayaran untuk kerja lembur

Harus mengatur kembali sentralisasi komunikasi antara semua bagian pelayanan hukum. Sebagai solusinya, perusahaan dapat mengatur pertemuan, meningkatkan manajemen sumber daya manusia, dan implan pelaporan kegiatan, perangkat lunak khusus.