Anda di halaman 1dari 5

IKATAN KIMIA

Created by : Fitri Rusmayanti (41612120085) M. Audi Sidiq P. (41612120086)

A. IKATAN ANTAR ATOM

1. Ikatan Ionik

adalah gaya tarik-menarik listrik antar ion yang berlawanan muatan. Ion terbentuk akibat serah terima elektron dari satu atom ke atom yang lain. Contohnya: pembentukan NaCl (11Na , 17Cl)

2. Ikatan Kovalen

adalah ikatan yang terjadi karena penggunaan bersama pasangan elektron. Ikatan antara sesama non logam adalah ikatan kovalen. Contohnya: H + H H H Berdasarkan jumlah pasangan elektron yang dipergunakan bersama ikatan kovalen dapat dibedakan menjadi: a. Ikatan tunggal (dilambangkan dengan satu garis ikatan) melibatkan sepasang elektron b. Ikatan kovalen rangkap (melibatkan lebih dari sepasang elektron, 2 pasang elektron disebut ikatan rangkap dua, dan kalau 3 pasang elektron disebut ikatan rangkap 3).

3.

Ikatan Koordinat

dapat dikatakan juga ikatan semipolar atau ikatan dativ. Pada ikatan koordinat, pasangan elektron yang dipakai bersama berasal dari salah satu atom yang berikatan. Jadi satu atom mendonorkan pasangan elektron sedangkan atom yang satunya menjadi akseptor. Contohnya dalam molekul NH3
NH4+ NH3 + H+ NH4+

4. Ikatan Logam adalah

ikatan kimia yang terbentuk akibat penggunaan bersama elektron-elektron valensi antar atom-atom logam. Contoh: logam besi, seng, dan perak. Contoh terjadinya ikatan logam. Tempat kedudukan elektron valensi dari suatu atom besi (Fe) dapat saling tumpang tindih dengan tempat kedudukan elektron valensi dari atom-atom Fe yang lain. Tumpang tindih antarelektron valensi ini memungkinkan elektron valensi dari setiap atom Fe bergerak bebas dalam ruang di antara ion-ion Fe+ membentuk lautan elektron. Karena muatannya berlawanan (Fe2+ dan 2 e), maka terjadi gaya tarik-menarik antara ion-ion Fe+ dan elektron-elektron bebas ini. Akibatnya terbentuk ikatan yang disebut ikatan logam.

B. IKATAN KIMIA ANTAR MOLEKUL

1. Ikatan Hidrogen, merupakan gaya tarik menarik antara atom H


dengan atom lain yang mempunyai keelektronegatifan besar pada satu molekul dari senyawa yang sama. Ikatan hidrogen merupakan ikatan yang paling kuat dibandingkan dengan ikatan antar molekul lain, namun ikatan ini masih lebih lemah dibandingkan dengan ikatan kovalen maupun ikatan ion. Ikatan hidrogen sangat dominan dalam kimia air, larutan air, pelarut hidroksilik, spesies yang mengandung gugus -OH umumnya, dan penting juga dalam sistem biologi misalnya sebagai penghubung rantai polipetida dalam rantai protein dan pasangan basa dari asam nukleat.

2. Ikatan Van der Waals adalah gaya tarik menarik atau gaya
tolak menolak antarmolekul yang tidak memiliki ikatan hidrogen. Ikatan gaya van der Waals merupakan ikatan yang paling lemah dari semua jenis ikatan yang ada. Gaya van der Waals dapat terjadi pada partikel atau molekul yang sama atau berbeda