Anda di halaman 1dari 5

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Sekolah : SMK N 10 Semarang Kelas/ Semester : X TIPK/ 1 Mata Pelajaran : Kontruksi Kapal Baja Waktu

: 1 x 45 Menit (1 Kali Pertemuan) Standar Kompetensi : Memahami kontruksi kapal baja Kompetensi Dasar : 1. Memahami satuan-satuan perkapalan Indikator : 1. Mampu menjelaskan satuan-satuan perkapalan

1. Kognitif a. Produk 1) Memahami macam-macam satuan pada perkapalan. b. Proses Menjelaskan macam-macam satuan pada perkapalan 2. Psikomotorik Menunjukkan macam-macam satuan pada perkapalan 3. Afektif a. Karakter siswa yang diharapkan 1) Tenang dan penuh hikmat ketika berdoa bersama 2) Terbuka dan saling menghormati pendapat teman ketika berdiskusi. 3) Teliti dalam mengerjakan tugas. 4) Bertanggungjawab akan tugas yang dikerjakan dan mengerjakan sendiri. 5) Berani mengerjakan tugas di depan. b. Keterampilan Sosial yang diharapkan 1) Bertanya ketika tidak begitu paham akan materi. 2) Menyumbang idea atau berpendapat ketika berdiskusi atau Tanya jawab 3) Menjadi pendengar yang baik ketika guru menerangkan. 4) Berkomunikasi dalam pembelajaran teknik kontruksi kapal. A. Tujuan Pembelajaran 1. Kognitif a. Produk 1) Siswa dapat menjelaskan macam-macam satuan-satuan pada perkapalan. b. Proses Diberikan gambar dan persamaan-persamaan pada satuan perkapalan, siswa dapat menunjukkan dan menjelaskan dengan tepat. 2. Psikomotorik Dapat menunjukkan macam-macam satuan perkapalan dengan tepat 3. Afektif a. Karakter siswa yang diharapkan Siswa memiliki karakter yang meliputi sebagai berikut:

1) Tenang dan penuh hikmat ketika berdoa bersama 2) Terbuka dan saling menghormati pendapat teman ketika berdiskusi. 3) Teliti dalam mengerjakan tugas. 4) Bertanggungjawab akan tugas yang dikerjakan dan mengerjakan sendiri. 5) Berani mengerjakan tugas di depan. b. Keterampilan Sosial yang diharapkan Siswa dapat berperilaku sebagai berikut: 1) Bertanya ketika tidak begitu paham akan materi. 2) Menyumbang idea atau berpendapat ketika berdiskusi atau Tanya jawab 3) Menjadi pendengar yang baik ketika guru menerangkan. 4) Berkomunikasi dalam pembelajaran teknik kontruksi kapal. B. Materi Ajar : SATUAN SATUAN PERKAPALAN 1. Isi Karene Karene adalah bentuk badan kapal yang ada di bawah permukaan air. Dengan catatan, bahwa tabel kulit, lunas sayap, daun kemudi, baling baling dan lain lain perlengkapan kapal yang terendam di bawah permukaan air tidak termasuk Karene. Isi karene adalah volume badan kapal yang ada di bawah permukaan air ( tidak termasuk volume kulit dan lain lain ). Isi Karene ( V ) = L . B . T . Cb, Dimana : L = Panjang Karene ( m ) B = Lebar Karene ( m ) T = Sarat Karene ( m ) Cb = Koefisien balok 2. Displacement Displacement adalah berat dari karene D=V. D = L . B . T . CB . .. ( Ton ), dimana Dimana : L = Panjang Kapa ( m ) B = Lebar Kapal ( m ) T = Sarat kapal ( m ) = Massa jenis air laut = 1,025 ton / m. 3. Bobot Mati ( Dead Weight ). Bobot mati adalah daya angkut dari sebuah kapal dimana di dalamnya termasuk berat muatan, berat bahan bakar, berat minyak lunas, berat air minum, berat bahan makanan, berat crew kapal dan penumpang serta barang yang dibawanya. Di dalam Dwt ( dead weight ) prosentase berat yang paling besar adalah berat muatan yaitu ( 70 ~ 85 ) %. Berat bahan bakar adalah jumlah berat bahan bakar yang dipakai dalam pelayaran. Jumlahnya tergantung dari besarnya PK mesin, kecepatan kapal itu sendiri dan jarak pelayaran yang ditempuh. Kecepatan yang digunakan dalam hal

ini adalah kecepatan dinas yaitu kecepatan rata rata yang dipakai dalam dinas pelayaran sebuah kapal dan dinyatakan dalam knot, dimana 1 Knot = 1mil laut / jam. = 1852 m / jam. = 0,5144 m / detik. Kecepatan percobaan adalah kecepatan terbesar yang dapat dicapai kapal dalam pelayaran percobaannya. Berat minyak lumas berkisar ( 2 ~ 4 ) % dari berat bahan bakar yang dipakai. Pemakaian air tawar diperkirakan ( 100 ~ 150 ) Kg / orang per hari ( untuk minum dan keperluan sanitasi ). Bahan makanan antara 5 kg / orang / hari. Berat crew dan penumpang serta barang perlengkapan yang di bawanya diperkirakan ( 150 ~ 200 ) kg / orang. 4. Berat Kapal Kosong. ( Light Weight ) Berat kapal kosong umumnya dibagi 3 bagian besar seperti berikut : a. Berat baja badan kapal ( berat karpus ), yaitu berat badan kapal, bangunan atas ( superstructure) dan perumahan geladak ( deck house). b. Berat peralatan, yaitu berat dari seluruh peralatan antara lain jangkar, rantai jangkar, mesin jangkar, tali temali, capstan, mesin kemudi, mesin winch, derrick boom, mast, ventilasi, alat alat navigasi, life boat, davit, perlengkapan dan peralatan dalam kamar kamar dan lain lain. c. Berat mesin penggerak beserta instalasi pembantunya, yaitu adalah berat motor induk, berat motor bantu, berat ketel, berat pompa pompa, berat compressor, separator, berat botol angin, cooler, intermediate shaft, propeller, shaft propeller, bantalan bantalan poros, reduction gear dan keseluruhan peralatan yang ada di kamar mesin. C. Metode Pembelajaran: 1. Model Pembelajaran 2. Metode Pembelajaran a. Ceramah b. Diskusi/Tanya jawab c. Penugasan D. Langkah-langkah Pembelajaran: Kegiatan Awal (+ 5 Menit) Rangkaian Kegiatan 1. Membuka kegiatan belajar mengajar dengan berdoa bersama dengan tenang dan penuh hikmat. 2. Mengecek kehadiran siswa dengan komunikatif, ramah dan santun. 3. Mengecek pengetahuan siswa dengan menanyakan, ukuran-ukuran dasar kapal yang kalian ketahui apa saja, coba sebutkan ? menanyakan kaitannya dengan satuan-satuan pada kapal, seperti isi karene, DWT atau LWT. 4. Memotivasi siswa dengan memberikan contoh-contoh aplikasi menghitung satuan-satuan perkapalan dengan mengondisikan siswa supaya tenang. Misalkan menentukan berat seluruh kapal yaitu dengan DWT + LWT.

Kegiatan Inti (+ 35 Menit) Rangkaian Kegiatan 1. Menerangkan materi mengenai cara menghitung macam-macam satuan perkapalan seperti isi karene, dead weight dan displacement dengan menampilkan slide powerpoint pada layar lcd. 2. Memberikan contoh pada siswa cara menghitung besarnya macam-macam satuan perkapalan seperti isi karene, displacement, perpindahan air, dan berat perpindahan air dengan menuliskan pada papan whiteboard dengan rapi dan teratur. Selain itu juga menampilkannya dalam slide powerpoint. 3. Dalam menjelaskan, guru tetap mengkoordinir siswa supaya memperhatikan dengan baik apa yang disampaikan guru. 1. Guru memberi kesempatan pada siswa untuk mengajukan pertanyaan dan mendiskusikan materi-materi yang masih sulit untuk dipahami. 2. Apabila ada yang bertanya, guru tidak langsung menjawab pertanyaanya, namun mempersilahkan siswa lain yang ingin menjawabnya. 3. Apabila terjadi diskusi tanyab, maka diskusi dilakukan dengan tenang dan saling menghormati pendapat teman. 1. Memberi soal-soal latihan untuk mengecek pemahaman siswa mengenai materi yang disampaikan. 2. Guru mengecek siswa dalam mengerjakan soal yang diberikan, apakah siswa mengerjakan dengan teliti, bertanggungjawab dan mengerjakan sendiri. 3. Guru mengevaluasi hasil pekerjaan siswa dan memberi kesempatan pada siswa untuk mengerjakan di papan tulis. 4. Guru memberi pujian terhadap siswa yang berani mengerjakan di depan. Kegiatan Akhir (+ 5 Menit) Rangkaian Kegiatan 1. Melakukan assessment dengan memberi pertanyaan pada siswa untuk mengulas dan memantapkan pengetahuan siswa. 2. Sedikit memberi wawasan mengenai materi yang akan disampaikan ada pertemuan berikutnya. 3. Menutup pertemuan dengan berdoa bersama. E. Sumber Belajar : 1. Modul Bahan Ajar 2. Internet F. Evaluasi : Assesment.. 1. Coba jelaskan, apa yang dimaskud dengan isi karene ! 2. Apa yang dimaksud dengan deid weight ! 3. Definisikan pengertian dari displacement !

Soal-soal latihan 1. Sebuah kapal dengan data kapal sebagai berikut: DATA UTAMA Nama Kapal : KMTHE BOOMENS Jenis Kapal : FISHING VESSEL Ukuran Kapal - LOA : 60.24 M - LWL : 56.45 M - LPP : 50.15 M - B : 8.20 M - H : 4.20 M - T : 3.40 M Kecepatan Dinas (Vs) : 11.00 Radius Pelayaran : 2640 Coeffisien Block : 0.54 Mesin Utama : 1300 BHP/ 390 rpm BRT : 470 NRT : 209 Letak Kamar Mesin : Di Belakang

a. b. c. d.

Tentukan besarnya .. Isi Karene (V) Displacement (D) Pemindahan air (Vs) Berat pemindahan air (W)

Pekerjaan Rumah (PR) 1. Carilah artikel tentang cara membaca tonase kapal ? Semarang, 18 April 2013-04-18 Pengampu Mata Diklat

Eko Saryono, S.Pd.