*** Trio Komunis

***
Aidit, Lukman, dan Njoto bahu-membahu membesarkan partai. Karena perempuan, Njoto tersisih. Madiun, 19 September 1948… Revolusi memakan anak sendiri. Sebelas pemimpin teras PKI tewas. Muso, Amir Sjarifuddin, dan Maruto Darusman ditembak mati di Desa Ngalihan, Solo. Partai limbung, tercerai-berai. Tiba-tiba muncul tiga anak muda, Aidit, Njoto, dan Lukman, bagaikan The Three Musketeers. Mereka muncul menjadi tulang punggung partai. Ketiganya menghidupkan partai—dan bisa membuat lebih besar. Mereka kemudian dikenal sebagai trisula PKI: Sekretaris Jenderal, Wakil Sekjen I, dan Wakil Sekjen II. Kisah persahabatan—dan konflik—tiga sahabat itu menarik dikenang. Dipa Nusantara Aidit pertama kali bertemu dengan Mohamad Hakim Lukman pada 1943 di Menteng 31, Jakarta. Bekas Hotel Schomper itu terkenal sebagai sarang para pemuda aktivis kemerdekaan. Mereka bergabung dengan Gerakan Indonesia Merdeka. Aidit tiga tahun lebih muda daripada Lukman, yang ketika itu baru 23 tahun. Aidit kemudian menjadi Ketua Dewan Politik Gerakan Indonesia Merdeka, dan Lukman anggota. Sejak itu, Aidit dan Lukman menjadi akrab dan seolah ditakdirkan melakoni sejarah hidup yang sama. Keduanya pada 1944 terpilih masuk Barisan Pelopor Indonesia—kumpulan 100 pejuang paling setia kepada Bung Karno. Keduanya pernah dijebloskan ke penjara Jatinegara oleh Polisi Militer Jepang karena ikut menggerakkan demonstrasi di Lapangan Ikada pada 19 September 1945. Keduanya juga pernah ditangkap dan ditawan di Pulau Onrust, Jakarta Utara, selama tujuh bulan. Keduanya bersama memilih jalan komunis dan berguru ke tokoh-tokoh komunis senior. Saat menjadi penghuni Menteng, mereka misalnya menjalin kontak dengan Widarta, penanggung jawab organisasi bawah tanah PKI Jakarta. Widarta adalah kawan akrab Wikana, pemimpin PKI Jawa Barat yang terkenal cerdas. Aidit dan Lukman terkesan pada Wikana.

http://serbasejarah.wordpress.com

1

Sampai-sampai, setelah bebas dari Onrust, mereka mencari Wikana di Yogyakarta. Di Yogya saat itu, pemimpin PKI Sardjono, eks Digulis, baru saja memindahkan kantor pusat PKI di Jalan Boemi 29, Solo, ke Jalan Bintaran, Yogyakarta. Aidit dan Lukman kemudian tinggal di Yogya. Mereka menghidupkan majalah dwibulanan Bintang Merah. Di sinilah keduanya lalu bertemu Njoto. Njoto saat itu 19 tahun. Pemuda berkacamata tebal itu adalah wakil PKI Banyuwangi dalam Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP). Sejak itulah terjalin persahabatan antara Aidit, Njoto, dan Lukman. Saat KNIP bersidang di Malang pada Maret 1947, Aidit terpilih menjadi Ketua Fraksi PKI, Njoto memimpin Badan Pekerja KNIP. Aidit, Njoto, dan Lukman kemudian masuk Komisi Penterjemah PKI di awal 1948, yang tugasnya menerjemahkan Manifes Partai Komunis karya Karl Marx dan Friedrich Engels. Pada Agustus 1948, tiga serangkai ini sama-sama menjadi anggota Comite Central PKI. Aidit mengurus agraria, Lukman di sekretariat agitasi dan propaganda, sedangkan Njoto menjalin relasi dengan badan-badan perwakilan. Hingga pecahlah geger Madiun…. Aidit sempat tertangkap, tapi dibebaskan karena tak ada yang mengenalnya. Ibarruri Putri Alam, putri sulung Aidit, melukiskan, ayahnya bisa lolos ke Jakarta dengan menyamar menjadi pedagang Cina. ”Rambutnya digundul habis, Papa ikut iring-iringan konvoi barang.” Njoto dan Lukman, kemudian menyusul Aidit ke Jakarta. Di Jakarta, trio Aidit-Lukman-Njoto ditempa. ”Mereka menggodok orientasi partai,” kata Sumaun Utomo, kini 85 tahun, bekas Ketua Lembaga Sejarah CC PKI, mengenang. Terbunuhnya banyak kader dalam Peristiwa Madiun membuat mereka harus mandiri. ”Mereka jadi independen karena tak punya lagi tempat bertanya,” kata Murad Aidit dalam bukunya, Aidit Sang Legenda. Mereka diam-diam memperluas jaringan PKI di Jakarta dengan membentuk Onder Seksi Comite di tingkat kecamatan. Adapun organisasi dijalankan lewat sistem komisariat di Comite Central. Situasinya sulit karena setiap kabinet alergi komunisme.

http://serbasejarah.wordpress.com

2

Sampai-sampai itu membuat trio Aidit-Lukman-Njoto harus bersembunyi dengan menyamar. Aidit dan Lukman bahkan pernah disiarkan pergi ke Cina pada 1949. Padahal itu hanya bualan belaka untuk mengecoh pengejaran. Ada yang bilang sesungguhnya mereka ke Medan. Ada yang bilang ke Jakarta. ”Mereka sering menginap di rumah seorang kawan di Kemayoran,” tulis sejarawan Prancis, Jacques Leclerc, dalam Aidit dan Partai Pada Tahun 1950. Dalam situasi serba repot itu, Aidit dan Lukman justru nekat kembali menerbitkan Bintang Merah pada 15 Agustus 1950. Dua pekan sekali mereka meluncurkan stensilan Suara Rakjat, embrio Harian Rakjat yang menjadi koran terbesar dengan oplah 55 ribu per hari. Njoto bergabung di redaksi pada Januari 1951. Dua tahun kemudian, tiga sahabat kelompok Bintang Merah ini memimpin partai. Aidit menjadi sekretaris jenderal, Lukman wakil sekjen I, dan Njoto wakil sekjen II (jabatan ini diganti menjadi ketua dan wakil ketua pada 1959). Sebagai ketua, Aidit memelototi politik secara umum. Lukman, yang jago main sepak bola, memimpin Front Persatuan. Urusan agitasi dan propaganda kini diemban Njoto. Tak cuma berorganisasi, untuk meluaskan jaringan, mereka mendirikan sekolah, dari tingkat dasar sampai universitas. Usaha itu berbuah. Pada Pemilihan Umum 1955, PKI menclok di urutan keempat. Hasil itu membuat Aidit optimistis partainya bisa meraih posisi nomor satu sebelum 1975. ”Asalkan keadaan berjalan normal,” kata Murad mengutip ucapan kakaknya. Kenyataannya, cita-cita itu terempas. Tragedi 1965 menguak cerita bahwa tiga sekawan itu, meski di luar tampak guyub, ternyata tidak melulu solid. Aidit dan Njoto, misalnya, amat berbeda pendapat soal teori revolusi. Aidit percaya kup yang didukung sedikitnya 30 persen tentara bisa bermutasi menjadi revolusi. Aidit saat itu, menurut Manai Sophiaan (almarhum)—dalam sebuah tulisannya—terinspirasi oleh kudeta di Aljazair pada Juni 1965. Saat itu Kolonel Houri Boumedienne mengambil alih kekuasaan dari tangan Presiden Ben Bella.

http://serbasejarah.wordpress.com

3

http://serbasejarah. Rita mengiriminya kosmetik. Soetarni membalasnya dengan batik. Tapi.wordpress.” kata Soetarni. Gara-gara itulah seluruh posisi dipreteli oleh Aidit. ”Revolusi siapa melawan siapa?” kata Njoto. Ia mengaku semula tidak menaruh curiga pada Rita. Soekarno pernah menyebut Njoto sebagai Marhaen sejati.” kata Sumaun. Njoto akhirnya disidang CC. Tidak etis. Ia dipecat dari Biro Agitasi dan dari kursi Pemimpin Redaksi Harian Rakjat. Isinya: perempuan 20-an tahun itu jatuh cinta dan ingin menikahi suaminya. Njoto justru mempertanyakan kesahihan teori itu.com 4 . Soetarni jelas marah. Soetarni. Ia bahkan menyangsikan premis Letnan Kolonel Untung soal Dewan Jenderal bisa membenarkan kup. Bahkan. dalam wawancaranya dengan koresponden Asahi Shimbun di Jakarta pada 2 Desember 1965—dua pekan sebelum ia dinyatakan ”hilang”—ia tak yakin Gerakan 30 September dapat dikategorikan sebagai kudeta yang bisa menjadi revolusi. Mereka bahkan kerap bertukar suvenir. ”Njoto tahu kalau saya marah. Namanya Rita. ”Di mata Soekarno. Lalu terjadilah tragedi 1965…. ”Hal itu dilakukan karena bila dibiarkan akan merusak partai di mata orang lain. itu baru komunis. menurut Aidit. menurut Sumaun. Njoto tersingkir karena punya pacar orang Rusia. ”Three Musketeers” retak. Tapi anak ningrat Solo itu cuma bisa menumpahkannya kepada salah satu pamannya. sesungguhnya menjelang petaka 1965 suaminya yang pandai main musik dan dandy sudah disingkirkan Aidit. seorang pentolan partai yang sudah berkeluarga memiliki pacar. Hingga datanglah sepucuk surat dari Rusia. Ia kemudian minta maaf. Soetarni tak menyembunyikan hal itu. bekas istri Njoto—kini 79 tahun—ingat. Njoto kerap menulis naskah pidato si Bung. Aidit malah melihat Njoto ”dipakai” Soekarno.Sebaliknya. Njoto pertama-tama adalah nasionalis.” kata Aidit saat itu. Saat ditanyai Tempo bagaimanakah sesungguhnya hubungan Njoto dan Rita. Masalahnya adalah kedekatan Njoto dengan Soekarno.

Juga Aidit. ia terlibat peristiwa Rengasdengklok—penculikan Soekarno oleh pemuda setelah pemimpin revolusi itu dianggap lamban memproklamasikan kemerdekaan. Diamdiam komunisme dipelajari kembali dan Aidit menjadi mitos lain: sang idola. Di tempat lain. Tapi ia terempas dalam prahara 1965. Dipa Nusantara Aidit memimpin Partai Komunis Indonesia pada usia belia. 31 tahun. dengan bibir bergetar memerintahkan pembunuhan itu. Ia terlibat pemberontakan PKI di Madiun. seorang penulis muda pernah di luar kepala mengutip doktrin 151—ajaran dasar bagi kaum kiri dalam berkesenian. Aidit memimpikan revolusi. ia jadi mitos. ”Kita tak boleh terlambat…!” Dipa Nusantara Aidit pada 1980-an adalah Syu’bah Asa. terutama setelah Orde Baru runtuh dan orang lebih bebas berbicara. Setiap 30 September film itu diputar di TVRI. Putra Belitung yang lahir dengan nama Achmad Aidit itu menapaki karier politik di asrama mahasiswa Menteng 31—sarang aktivis pemuda ”radikal” kala itu.5 juta pendukung dan menjadi partai komunis terbesar di dunia setelah Uni Soviet dan Republik Rakyat Cina. Seniman dan wartawan ini memerankan Ketua Umum Comite Central Partai Komunis Indonesia itu dalam film Pengkhianatan G-30-S/PKI. Dalam sebuah diskusi di Yogyakarta.*** Dua Wajah Dipa Nusantara *** EMPAT puluh dua tahun berlalu dan kini kita mengenang lelaki itu dengan kebencian dan rasa kagum. Siapa Aidit ini sebenarnya? BERTAHUN-TAHUN orang mengenalnya sebagai ”si jahat”. 1948. kisah tentangnya dipenuhi mitos dan pelbagai takhayul. PKI mengklaim memiliki 3. Lelaki gugup berwajah dingin dengan bibir yang selalu berlumur asap rokok. Bertahun-tahun terdengar kalimat-kalimat ini meluncur dari mulutnya: ”Djawa adalah kunci…”. Pikiran-pikirannya dipelajari seperti juga doktrin-doktrin Marxisme-Leninisme.com 5 . http://serbasejarah. Lalu di depan layar kaca kita ngeri membayangkan sosoknya: lelaki penuh muslihat. Setelah itu. ia berkhayal tentang Indonesia tanpa kelas.wordpress. Seperti juga peristiwa G-30-S. Bersama Wikana dan Sukarni. ”Djam D kita adalah pukul empat pagi…”. PKI didiskusikan kembali. Ia hanya perlu setahun untuk melambungkan PKI ke dalam kategori empat partai besar di Indonesia. Dia memulai ”hidup” sejak belia.

Adapun Abdullah Aidit adalah anak Haji Ismail. Aidit hanya butuh waktu setahun untuk membesarkan kembali PKI. Ketika partai-partai lain tertatih-tatih dalam regenerasi kader. Dua tahun kemudian. pengusaha ikan yang cukup berhasil. Aidit adalah anak sulung dari enam bersaudara—dua di antaranya adik tiri.5 juta orang. lll LAHIR dari keluarga terpandang di Belitung. Mailan. dia ”muncul” kembali. Setelah itu. Sudisman (34). dalam Pemilu 1955 partai itu sudah masuk empat pengumpul suara terbesar di Indonesia. Sumatera Selatan. Dalam kongres partai setahun sebelum pemilu. PKI mengklaim beranggota 3. 30 Juli 1923. ia raib tak tentu rimba. Ayahnya. Aidit. ketika Gerakan 30 September gagal dan pemimpin PKI harus mengakhiri hidup di ujung bedil. Aidit sendiri tutup buku dengan cara tragis: tentara menangkapnya di Boyolali.N. Jawa Tengah. M. sedangkan yang lain mengatakan ia bolak-balik Jakarta-Medan. Inilah partai komunis terbesar di dunia setelah Uni Soviet dan Republik Rakyat Cina. Ayah Mailan seorang tuan tanah. lahir dari keluarga ningrat. Meski disebut-sebut bahwa http://serbasejarah. D. Dipa Nusantara bercita-cita menjadikan Indonesia negara komunis.wordpress. 31 tahun. PKI memunculkan anak-anak belia di tampuk pimpinan partai: D. Ia mengambil alih partai itu dari komunis tua—Alimin dan Tan Ling Djie—pada 1954. Orang-orang Belitung menyebut luas tanah keluarga ini dengan ujung jari: sejauh jari menunjuk itulah tanah mereka. dan Njoto (27). Aidit berpidato tentang ”jalan baru yang harus ditempuh untuk memenangkan revolusi”. Tapi semuanya berakhir pada Oktober 1965.com 6 . Sebagian orang mengatakan ia kabur ke Vietnam Utara. dan ia tewas dalam siraman satu magazin peluru senapan Kalashnikov serdadu. jabatan yang cukup terpandang di Belitung ketika itu. Lukman (34).Usianya baru 25 tahun.H. adalah mantri kehutanan. Abdullah Aidit. Tak banyak fakta yang menguraikan kehidupannya pada periode Belitung ini kecuali keterangan dari Murad Aidit. Ibunya. anak bungsu Abdullah-Mailan.N.

keduanya cuma tersenyum simpul. sutradara Pengkhianatan G-30-S/PKI. Ia menjadi bagian dari anak pribumi. ia tak flamboyan.com 7 . Ketika gadis itu menikah dengan lelaki lain.wordpress. Ia tak main musik. Dikabarkan pernah pula ia berenang di sepotong sungai di Jakarta karena tahu Ketua Mao pernah menyeberangi Sungai Yang-Tse di Cina. Noer. http://serbasejarah. Achmad tak peduli benar soal ”akar”. tapi sajak-sajaknya miskin imajinasi. Utuy Tatang Sontani. Tidak lebih. Puisi-puisinya pernah ditolak dimuat di Harian Rakjat.” kata bekas wartawan itu. Kini peristiwa itu dikenal dengan pelbagai tafsir dengan Aidit sebagai tokoh yang selalu disebut. apa pun. potret Arifin C. ia bergaul dengan banyak orang. Aidit pernah mengatakan satu-satunya hal yang mengaitkan mereka berdua adalah mereka berasal dari ibu dan bapak yang sama. Tapi tak ada perselisihan yang berarti. ia membanting telepon. Katanya. Dalam hal ini. Aidit memang menulis puisi. Pernah terdengar kabar ia menyukai seorang gadis yang juga dicintai sastrawan kiri. Dengan kata lain. Di Belitung. tentang Aidit mungkin tak kelewat salah: Aidit adalah pegiat partai yang dingin— mungkin cenderung kering. ada pula cerita yang menyebutkan ia sebetulnya tak peduli benar dengan keluarga. Untuk itu ia murka. koran yang sebetulnya berada di bawah kendalinya. Dipa Nusantara bukan orang yang mudah didekati. Tapi. Tapi seorang bekas wartawan Harian Rakjat. menangkap kesan lain tentang Aidit. Simpatinya kepada kaum buruh dimulai dari persahabatannya dengan seorang pekerja Gemeenschapelijke Mijnbouw Billiton. suatu ketika saat mereka sudah di Jakarta. Kepada Murad. Ada dugaan ia menulis sajak karena Mao Tse-Tung menulis sajak. Tak seperti Njoto. Ia tegang. dokter yang belakangan menjadi istrinya. ”Saya tak pernah merasa nyaman bila bersamanya. kecuali dengan Soetanti. tapi juga bergaul dengan pemuda Tionghoa.Achmad adalah kakak yang melindungi adik-adiknya. Kisah cintanya jarang terdengar. ia tak ramah. koran yang berafiliasi dengan PKI. tambang timah di kampung halamannya. ia memimpin partai yang berhasil—setidaknya sampai G-30-S membuatnya porak-poranda.

kekuasaan lahir dari laras bedil. PKI pernah mengusulkan dibentuknya angkatan kelima—dengan mempersenjatai buruh dan tani—tapi gagasan itu segera ditentang tentara. Bekerja sama dengan klik tertentu dalam Angkatan Darat.N. Tapi PKI punya kelemahan: mereka tak punya tentara. Ada pula yang yakin Amerika Serikat dan CIA yang menjadi dalang. gagasan ini sempat dipersoalkan aktivis partai komunis negara lain karena ide itu tak ada dalam ajaran Marxisme. ia punya massa. Ia dekat dengan Soekarno.com 8 . Kabarnya. AS memprovokasi PKI untuk menjatuhkan Soekarno. Ada pula yang berpendapat G-30-S adalah skenario Soekarno untuk melenyapkan oposisi tertentu dalam Angkatan Darat. Di sinilah muncul spekulasi bahwa Aidit ”berjalan sendiri”. Hasil studi sejumlah Indonesianis asal Cornell University. Yang lain percaya ada skenario Inggris dan CIA yang bertemu untuk menjatuhkan Soekarno yang prokomunis.Buku putih pemerintah Orde Baru menyebutkan PKI adalah dalang prahara itu. seperti kata Mao.wordpress. AIDIT sebetulnya punya sejumlah modal untuk melancarkan revolusi—sesuatu yang dipercaya kaum komunis bisa menjadikan masyarakat lebih baik: masyarakat tanpa kelas. Mengatasi keadaan. menyimpulkan kejadian itu adalah buah konflik internal Angkatan Darat. Pengalaman partai komunis di banyak negara menunjukkan kekuatan bersenjata di bawah kendali partai adalah esensial karena. Indikasi yang paling sering disebut adalah ketika ia mendirikan Biro Chusus bersama Sjam Kamaruzzaman—tokoh misterius yang bahkan tak banyak dikenal oleh petinggi PKI sendiri. Aidit datang dengan teorinya sendiri. Peneliti Geoffrey Robinson termasuk yang mempercayai skenario ini. Amerika Serikat. Sebuah revolusi bisa dimulai dengan kudeta asalkan kup itu disokong 30 persen tentara. Pendirian Biro Chusus menjadi bahan gunjingan karena dilakukan tanpa konsultasi dengan anggota Comite http://serbasejarah. lll D. Tujuannya jelas: menjadikan Indonesia sebagai negara komunis. Studi ini disokong penelitian lain yang dilakukan Coen Holtzappel.

Aidit. Njoto pernah bertanya kepada Lukman tentang apa yang terjadi dengan G-30-S. Aidit bertanya-tanya. dalam wawancaranya dengan Asahi Shimbun. ”Revolusi siapa melawan siapa? Apakah dengan demikian premis Untung (Letnan Kolonel Untung. kini bermukim di Paris.wordpress. Sudisman menyebut ada dua faksi dalam partainya: PKI legal dan PKI ilegal.Central yang lain. menurut Soejono. Prancis.com 9 . Kepada Soejono. Persoalannya. Aidit membenarkan kabar bahwa informasi-informasi penting yang ditujukan kepadanya harus melalui Sjam. Yang terakhir ini adalah sindiran Sudisman terhadap Biro Chusus.) mengenai adanya Dewan Jenderal itu membenarkan coup d’etat?” tanya Njoto. oleh aktivis PKI tak lama setelah pembunuhan terjadi. Dari sejumlah studi yang dibacanya. http://serbasejarah. Njoto. ditemukan bahwa saat dibawa ke Halim. Skenario ini bukan tak punya argumentasi.N. Jakarta Timur. 6 Oktober 1965. Itulah sebabnya. Sebuah studi misalnya mengutip keterangan Mayor Angkatan Udara Soejono yang berbincang dengan Aidit pada 30 September malam. di hadapan seorang wartawan Harian Rakjat. meyakini bapaknya pun tak tahu-menahu soal pembunuhan para jenderal. Iba. ”Saya mau dibawa ke mana?” Di sinilah muncul spekulasi lain: Aidit ditelikung Sjam Kamaruzzaman. Lukman menggeleng. rapat-rapat Politbiro menjelang G-30-S hanya memerintahkan penangkapan para jenderal—untuk diserahkan kepada Bung Karno— bukan pembunuhan. anak sulung D. Aiditkah dalang tunggal prahara G-30-S? Dalam diskusi internal redaksi Tempo. menyangkalnya. Ketidaksetujuan terhadap analisis militer Sjam juga telah disampaikan seorang komandan batalion gerakan yang kemudian ditahan di Rumah Tahanan Militer Salemba. Ibarruri Putri Alam. pemimpin aksi G-30-S—Red. 2 Desember 1965—dua pekan sebelum ia dinyatakan ”hilang”—menyerang keyakinan Aidit tentang kudeta yang bisa bermutasi menjadi revolusi itu.

tidak juga keyakinan Ibarruri.N. Apa yang disajikan dalam Liputan Khusus Tempo kali ini adalah upaya mengetengahkan versi-versi itu. Sejarah adalah sebuah proses menafsirkan.com 10 . sebagaimana ia bukan sepenuhnya tokoh yang patut jadi panutan. Tidak buku putih Orde Baru. Juga ikhtiar membongkar mitos tentang D. Bahwa ia bukan sepenuhnya ”si brengsek”. Aidit. http://serbasejarah.Begitukah? Tak pernah ada jawaban tunggal atas prahara yang menewaskan ratusan ribu orang tersebut.wordpress.

Adapun Abdullah Aidit. itulah tanah mereka. Pangkallalang. sekolah menengah pemerintah Belanda ketika itu.com 11 . firma ini berubah menjadi PT Pertambangan Timah Balitung. sebuah perusahaan tambang timah milik Belanda. orang-orang Tionghoa di pasar. anak Haji Ismail. seorang pengusaha ikan yang makmur. Ayahnya Abdullah Aidit dan ibunya Mailan. Selain mudah bergaul dengan tuan-tuan Belanda. jabatan yang cukup bergengsi di Belitung ketika itu. Ya.wordpress. dan none-none Belanda di Gemeenschapelijke Mijnbouw Billiton. sejauh jari menunjuk. Kini bangunan sekolah itu masih tegap berdiri dan berganti wujud menjadi Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Tanjung Pandan. Ayah Mailan bernama Ki Agus Haji Abdul Rachman. Dia juga tuan tanah. ACHMAD Aidit lahir pada 30 Juli 1923 di Jalan Belantu 3. Berdiri pada 1825. Achmad yang belakangan berganti nama menjadi Dipa Nusantara (D. Titel ki pada nama itu mencirikan ia ningrat. Karena datang dari kaum terpandang itulah keluarga ini gampang bergaul dengan polisi di tangsi. Mereka memiliki puluhan sero. bibit komunisme tumbuh dalam diri Aidit ketika menyaksikan nasib buruh kecil di perusahaan tambang timah di Belitung. Maksudnya. Mailan lahir dari keluarga ningrat Bangka Belitung. dan pemasok ikan terbesar ke sejumlah pasar. Abdullah adalah mantri kehutanan.) Aidit memang datang dari keluarga terhormat.N. http://serbasejarah. Orang-orang Belitung menyebut luas tanah keluarga ini dengan ujung jari. Dinasionalisasi pada era Soekarno.*** Masa Kecil di Belitung *** Datang dari keluarga terhormat. Belitung. lalu ditutup pada April 1991 setelah stok timah di kawasan itu merosot. anak-anak Abdullah juga gampang masuk Hollandsch Inlandsche School (HIS). perusahaan itu hanya dua kilometer dari rumah Aidit. semacam tempat penangkapan ikan di laut.

Achmad biasanya membawa jeriken paling besar. geng itu punya nama lain yakni geng pasar. Ibrahim (meninggal dunia ketika dilahirkan) dan Murad. Geng kampung adalah kumpulan anak pribumi. Saat ini kawasan pecinan itu masih berdiri tegak bahkan berbiak. lahir Achmad. Setidaknya. Achmad adalah yang paling mudah bergaul. ”Namun bukan marga. anak benteng.” kata Ibarruri Aidit.Abdullah punya delapan anak. Kelompok ketiga adalah geng Tionghoa. Guru mereka Abdurracham. Anak polisi yang datang dari Jawa masuk kelompok anak benteng atau kerap juga disebut anak tangsi–menyebut asrama tempat tinggal polisi.” kata kata Murad Aidit. “Karena suara Bang Achmad keras. Dia pendiri Nurul Islam. Rosiah dan Mohammad Thaib. Achmad dan adik-adiknya masuk kelompok ini. Sepulang sekolah. Aidit. Kawasan ini cuma 500 meter dari rumah Aidit.N. Karena tinggal di pasar.wordpress. Orang-orang di Jalan Belantu mengenal Achmad Aidit sebagai tukang azan. Setelah mengaji.com 12 . Belitung juga belum punya pengeras suara guna mengumandangkan azan. adalah anak bawaan Marisah dengan suami sebelumnya. Semua lelaki. geng Tionghoa. Hingga kini sekolah itu masih tegak berdiri. Abdullah kemudian menikah lagi dengan Marisah dan melahirkan Sobron dan Asahan. Sebagai kakak tertua. organisasi pendidikan Islam dekat kawasan pecinan di kota itu. Aidit dan adik-adiknya belajar mengaji. Walau dididik di sekolah Belanda. Dua anak lainnya. Rupa-rupa geng remaja di Belitung ia dekati. dan geng Sekak. Achmad kerap nongkrong bersama anakanak geng pasar ini. putri sulung D. http://serbasejarah. Abdullah adalah tokoh pendidikan Islam di Belitung. Dari delapan anak Abdullah. anak-anak Abdullah tumbuh dalam keluarga yang rajin beribadah. dia kerap diminta mengumandangkan azan. ada empat geng di sana: geng kampung. Keenam anaknya itu menyandang nama belakang Aidit–nama keluarga. Orang tua mereka berdagang di pasar dan pelabuhan Belitung. Basri. Seperti di sebagian besar wilayah Indonesia saat itu. Achmad dan adik-adiknya meluncur ke sungai mengambil air. adik ipar Abdullah. Dari perkawinan dengan Mailan.

Mereka datang dari keluarga yang kerap berpindah tempat tinggal. Mungkin karena sering angkat besi. Abdullah yang mendengar kisruh ini murka besar.com 13 . Pulang ke rumah. Situasi yang serba keras itu membuat Aidit membesarkan otot. Tak rela Basri dimarahi. Walau pertikaian cukup sengit. rupanya Aidit tahu bahwa musuh itu masih sebanding dengan adiknya.” kata Murad.wordpress.Sejumlah toko dan papan jalan ditulis dengan aksara Cina. “Karena dia bisa melakukan kontra-salto. Tapi Achmad menang. Dia melepas 15 ekor itik dari kandang milik keluarga itu. Aidit rupanya cuma membantu kalau lawannya lebih besar. Aidit juga rajin menelusuri sungai bersama anak-anak Sekak. Suatu hari perlombaan dimulai dengan salto dari sebuah batu besar. Achmad sejak petang hingga magrib ke sana-kemari mencari kawanan unggas itu.” Dari pelacakan itu. Diam-diam Aidit melacak lawan sang adik. Si bungsu ini mengadu ke kakak sulungnya itu. Aidit juga kerap melindungi adik-adiknya dari sikap keras sang ayah. kerap pulang malam karena menonton wayang bersama anak-anak benteng di tangsi. ”Kau lawan saja sendiri. Tapi dia tidak main hajar. Aidit menjadi pelindung saudara-saudaranya dari perseteruan antargeng. semacam kaum gypsy di Eropa. Melihat adiknya dalam bahaya. Mereka kerap berlomba berenang di sungai dekat Gunung Tajam. Achmad mudah bergaul dengan pelbagai geng. Dia juga kerap nongkrong di pasar bersama anak-anak Tionghoa. tubuh Aidit lebih gempal daripada adik-adiknya. Anak-anak gunung melakukannya dengan sempurna. Dia rajin berlatih tinju dan olahraga angkat besi. Aidit bilang kepada Murad. Dia. Suatu petang Basri pernah bertindak ceroboh. Achmad mengaku dialah penyebab kaburnya itik-itik itu. sekitar 20 kilometer dari Belitung. Suatu hari Murad baku pukul dengan seorang anak geng tangsi. Kedekatan dengan geng ini lantaran mereka satu sekolah di HIS. Kelompok anak muda yang terakhir adalah geng Sekak. Antargeng kerap terjadi baku pukul. http://serbasejarah. misalnya.

http://serbasejarah. Kadang mereka ngobrol sembari menyeruput kopi dan mengudap singkong rebus. Achmad menawarkan bantuan. gedung khusus tempat petinggi perusahaan dan none-none Belanda menonton film terbaru sembari menenggak minuman keras. Dari ngobrol-ngobrol santai itulah Aidit kemudian tahu kesulitan para buruh. Sejak saat itu Aidit bersahabat dengan buruh itu.com 14 . dan hidup susah. Tapi tak mudah karena para buruh cenderung tertutup. Letak perusahaan itu sekitar dua kilometer dari rumah Aidit. Pergaulan dengan kaum buruh itu. dia juga bergaul dengan buruh di Gemeenschapelijke Mijnbouw Billiton. Kian hari hubungan mereka kian dekat. yang menentukan jalan pikiran dan sikap politik Achmad setelah di Jakarta. Hingga akhir ia memimpin partai komunis dan tenggelam dalam peristiwa yang dikenal dengan Gerakan 30 September. si buruh itu mengangguk. Achmad mendekati mereka. Selain gemar berkumpul dengan pelbagai kelompok remaja itu. Sampai suatu hari Achmad melihat seorang buruh sedang menanam pisang di pekarangan rumah. Perusahaan ini menyediakan societet. Saban hari Aidit melihat buruh berlumur lumpur. bermandi keringat. Tertarik mendalami hidup para buruh. Buruh tambang itu cuma bisa menelan ludah dan sesekali mengintip bioskop.wordpress. Aidit lalu mencangkul. menurut Murad. juga soal pestapora petinggi tambang. Boleh jadi semangat antiBelanda dan perjuangan antikelas di kemudian hari bermula dari tambang itu. Sedangkan meneer Belanda dan tuan-tuan dari Inggris hura-hura. Tertegun sebentar.Pergaulan Achmad memang lebih laju daripada remaja seusianya.

Tapi Moedigdo menolak mewarisi jabatan yang dianggapnya hanya antek penjajah. Aidit. dia sering menjadi tukang azan di surau dekat rumahnya. Moedigdo kemudian merantau ke Medan dan bertemu serta menikah dengan Siti Aminah.A. Moedigdo Siti Aminah Keturunan ningrat Minang ini adalah teman sekolah Sutan Sjahrir. Basri cuma pegawai biasa di Dinas Pekerjaan Umum Tanah Abang. Basri Aidit Ibarruri Putri Alam (58 tahun) Menginjakkan kaki pertama kali di Moskow. Tapi garis hidup dan politik ideologi mencerai-beraikan anak dan cucu Abdullah.M. Ilya Aidit Iwan Aidit (55 tahun) Setelah berpisah dari orang tua. Koesoemodikdo. Di Jakarta Achmad tertarik pada Marxisme dan aktif berpolitik. Toh.N. Dia bebas pada 1980.” kata Ilham Aidit. membantu membiayai sekolah Soetanti. pada 1958. Setelah G30S. Ketika kakaknya sukses memimpin partai. Kini ia menjadi warga negara Kanada dan bekerja untuk Petronas. termasuk memberikan pengobatan gratis untuk para tetangga miskinnya di Pondok Gede. Menurut Ibarruri–putri sulung D. Ilya ikut Ibarruri berkelana ke Cina. cHMAD ”Dipo Nusantara” Aidit tak lahir dari keluarga komunis. Selepas dari penjara Orde Baru pada 1980. Burma. R. Kartini. Kakek dari garis ibu. (56 tahun) Dia bergabung dengan kakaknya di Moskow pada usia 8 tahun. Ilham dan Irfan. menumpang di rumah keluarga Mulyana. Karena suaranya nyaring. dan akhirnya menetap di Paris. adalah bupati pertama Tuban.Ayahnya. Tahun lalu dia menerbitkan otobiografi berjudul Anak Sulung D. Soesalit. Dipa Nusantara Aidit (30 Juli 1923-23 November 1965) Sejak kecil dikenal pemberani. dia kembali praktek. Rusia. (1925-1992) Boleh dibilang dia agak jauh dari dunia D. ketika anggota PKI dikejar-kejar. setelah khatam ngaji.N. sebagian menjadi eksil di Eropa. adalah muslim taat dan pemuka masyarakat yang dihormati. Abdullah Aidit. Ayahnya. Jakarta.N. Kerabat ayahnya. Aidit–neneknya yang berbadan besar itu sering membantu Sjahrir dalam perkelahian di sekolah. neneknya khawatir dia menjadi Serani (Kristen). Sewaktu dia memutuskan ke Jakarta. Basri ikut dikirim ke Pulau Buru. saudara ibunya di Bandung. ”Ketika Ibu meninggal. Aidit.1991) Dia dokter Indonesia pertama yang menguasai akupunktur. orang kampung melayat sambil membawa ayam dan kelapa. Jakarta. kampung di pesisir di barat Belitung. anak tunggal R. A Ranting yang Terberai Silsilah keluarga Aidit Dokter Soetanti Achmad Aidit alias (1924 . Kini dia menetap di Paris dan bekerja sebagai perawat. adalah pendiri Batu Itam. Iwan bersama kedua adiknya. Ki Agus Haji Abdul Rachman. Lulus dari Teknik Pertambangan Institut Teknologi Bandung. Makao. perusahaan minyak Malaysia. Kini mereka hidup terpisah. sekitar 15 kilometer utara Tanjungpandan. 60 | TEMPO 1 Oktober 2007 . Iwan sepenuhnya jadi profesional dan mencari hidup di luar negeri.

Saat ini menetap di Cimahi. sebuah perkumpulan keagamaan di Belitung. Depok. adalah pendiri kampung Batu Itam di Belitung. Razia Agustus adalah buku terakhirnya. Kini arsitek lulusan Universitas Parahyangan Bandung itu tinggal di Kota Kembang dan kini terlibat proyek rekonstruksi Aceh. Buku Anak Sulung D. dia seorang pemain biola. Koleksi Ilham Aidit. Foto: istimewa. telah diterjemahkan ke banyak bahasa. Aidit.Mailan (Meninggal 1927) Istri pertama Abdullah. Dia pernah pula menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Sementara-Republik Indonesia Serikat mewakili Belitung. Irfan Aidit (48 tahun) Dia sempat belajar di fakultas kedokteran. Abdullah Aidit (Meninggal 1968) Dia ikut membesarkan Nurul Islam. Syafeii Embut. mereka membentuk kelompok kuartet. hingga sastrawan seperti Chairil Anwar. Dia juga terpilih menjadi Wakil Bupati Belitung. Asahan Aidit (69 tahun) Sewaktu muda.N.B. dan Guru di Masa Pergolakan. oleh Budi Kurniawan dan Yani Andriansyah 3. Repro/tempo/Ramdani Sumber: 1. saudara kembarnya. Setelah terdampar di Cina dan Vietnam. Jakarta. Ketika sedang di Moskow untuk memperdalam filologi. Pada Juni 1954 Abdullah mengundurkan diri dari lembaga perwakilan tersebut.2007) Kegemaran akan sastra bertambah setelah datang ke Jakarta pada 1948 dan mengenal Chairil Anwar. Bersama Mokhtar Embut. puisi. Sanusi Pane. oleh Ibarruri Aidit 2. Sahabat. Murad Aidit (80 tahun) Temannya banyak: dari aktivis pelajar di Menteng 31. Jasin. Tempo/Ahmad Taufik. Mailan meninggal tak lama setelah melahirkan Murad. Hasil pemilu 1955. Sobron Aidit (1934 . dan H. pecah peristiwa G30S. Buku Menolak Menyerah: Menyingkap Tabir Keluarga Aidit. Kini tinggal di Cikumpa. Wawancara Tempo 1 Oktober 2007 TEMPO | 61 . namun lebih suka melanjutkan studi ekonomi di Moskow. Buku-buku­ nya. Murad menjadi anggota DPRD II Belitung. oleh Sobron Aidit 4. Masirah (Meninggal 1974) IbrahimAidit (1926) Usianya tak sampai sehari. Ilham Aidit (48 tahun) Empat tentara dengan pistol di tangan berniat ”menghabisi” Ilham dan Irfan. baik fiksi. dan Theo Djin Hui. KAH Abdul Rachman. Ayahnya. Buku Aidit: Abang. Jawa Barat. namun urung setelah tentara menyadari keduanya hanya bocah berusia 8 tahun. Tempo/arif Fadillah. maupun memoar. terbit November lalu. Dia menetap di Prancis hingga berpulang pada 10 Februari 2007. dia kini menetap di Belanda.

Itulah rumah Abdullah Aidit. biarlah ia cuma-cuma menempatinya. Belitung Barat. Hanya kerangka utama yang menggunakan kayu ulin yang masih kukuh. Ditempati oleh nelayan miskin. Sebagian atap berbahan sirap telah koyak dan diganti seng. Sekretaris Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.wordpress. Bagian depan dibongkar tak lama setelah Abdullah Aidit meninggal pada 23 November 1965. rumah itu terletak di Jalan Dahlan 12 (dulu Jalan Belantu 3) Dusun Air Berutak. Aidit dari garis bapak. Di sana sekarang tinggal Gakdung. adik D. Sebagian lagi yang lebih dekat jalan adalah bekas halaman yang kini dipakai untuk lapangan badminton. Tapi. Selebihnya ringkih dimakan zaman. kakek D. Abdul Hadi Adjin. Di dinding kayu menuju dapur terdapat kalender Partai Bulan Bintang bergambar Yusril Ihza Mahendra. Yang tersisa hanya sebuah bilik. Sebagian kebun ini adalah bekas rumah depan.com 15 . Di sana-sini. ayah Dipa Nusantara Aidit—Ketua Umum Partai Komunis Indonesia. Aidit. Seperti rumah-rumah lain di Belitung.*** Rumah Tua Mantri Idit *** RUMAH panggung itu tua dan setia. dan dapur. seorang buruh lepas Pelabuhan Tanjung Pandan asal Bugis. Antara rumah dan Jalan Dahlan yang memanjang di depannya.N. Rumah Abdullah sempat menjadi asrama pelajar asal Kelapa Kampit. rumah ini punya dua bangunan utama: rumah depan dan rumah belakang. Desa Pangkalalang. Di sanalah dulu Achmad Aidit—nama kecil Dipa Nusantara— http://serbasejarah. sebuah kawasan sekitar 54 kilometer dari Tanjung Pandan. ruang tamu. terdapat kebun dengan beberapa pokok pohon pisang dan pohon jengkol.” kata Murad aidit. ”Semula dia sewa. rumah itu lusuh tak terawat. Gakdung tinggal seorang diri. kayunya lapuk dan berjamur. pernah tinggal di sana. Belitung Timur.N. Dibangun pada 1921 oleh Haji Ismail. Kini yang tersisa hanya rumah belakang berukuran 8×7 meter. 48 tahun. karena hidupnya pun susah. bekas ketua umum partai itu.

54 tahun. cucu Siti Azahra. saudara sepupu Azahra.” kata Taufan. Di sinilah Achmad kecil kerap didapuk mendendangkan azan saat magrib dan isya. Di rumah Liman. Rosihan. Kini rumah ini dimiliki Efendi. istri Abdurrachman. ”Buat kami. 52 tahun. dinas kehutanan zaman Belanda. Semua memang sudah lewat. qari di kampung itu. Seratus meter dari rumah Abdullah dulu berdiri surau panggung.N. Rumah Liman tak jauh dari kediaman Siti. Pada hari kematian itu. Hingga D. dan senam. Adakah orang-orang di kampung Air Berutak menghubungkan rumah tua itu dengan Aidit. Achmad bersama teman seumurannya juga berlatih kesenian hadrah. semua biasa-biasa saja. Yang tersisa hanya gubuk ringkih beratap sirap—rumah panggung yang tua dan setia. Sekitar 20 meter dari rumah tua itu terdapat rumah tua lainnya yang lebih terawat dan kukuh.berlatih tinju. Marisah menempati rumah itu hingga akhirnya Sang Khalik memanggilnya pada 1974. Anak-anak Abdullah Aidit juga belajar mengaji kepada Liman. tokoh penting Partai Komunis Indonesia? Tidak. Inilah rumah peninggalan Siti Azahra. Marisah tengah pergi ke rumah kerabatnya dan baru pulang tiga hari kemudian. angkat besi. kerabat Siti Azahra. tiga hari setelah ia wafat. Jasadnya baru ditemukan Marisah. mengungkapkan bahwa sebagian orang yang lahir sebelum tahun 1970 mengenal rumah ini milik Mantri Aidit.wordpress. Kepada Abdurrachmanlah dulu Ahmad belajar mengaji Quran. Abdullah meninggal pada 1968 dalam keadaan yang mengenaskan. Sepeninggal Abdullah. Aidit hijrah ke Jakarta. Ini sebutan untuk Abdullah yang pernah menjadi pegawai Boswezen.com 16 . cucu Siti Azahra. istri kedua Abdullah. http://serbasejarah. Sekarang surau itu sudah rata tanah dan digantikan Kantor Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan Cabang Belitung. halaman rumah ini masih menjadi lapangan olahraga pemuda kampung Pangkalalang.

Sahabat. Karena terlalu aktif di luar sekolah. sudah disunat. kata Murad. adik kandung Achmad. Meninggalkan Belitung bukan pilihan yang lazim pada masa itu. sebuah sekolah dagang di Jalan Sabang.*** Merantau ke Jakarta *** Aidit muda tertarik pada politik setibanya di Jakarta. dan sudah khatam mengaji. Setibanya di Batavia. Untuk masuk sekolah menengah—dikenal dengan nama Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO)—pemuda-pemuda pulau itu harus merantau ke Medan atau Jakarta. ”Abang saya paling jarang meminta sesuatu kepada Bapak. Achmad berusia 13 tahun.wordpress. Aidit mengorganisasi kawannya melakukan bolos massal untuk mengantar jenazah pejuang kemerdekaan Muhammad Husni Thamrin. Dia harus puas bersekolah di Middestand Handel School (MHS). Di sekolahnya yang baru. baru lulus Hollandsch Inlandsche School. Achmad Aidit ditampung di rumah kawan ayahnya.” kata Achmad Aidit kepada ayahnya. Di Belitung. seorang mantri polisi. Abdullah. Adik Aidit yang lain. dan Guru di Masa Pergolakan. Tapi Aidit bisa meyakinkan ayahnya. Keempat syarat itu sudah dipenuhi Aidit. AKU mau ke Batavia. Jakarta Pusat. Aidit tidak pernah menyelesaikan pendidikan formalnya di MHS.com 17 . di kawasan Cempaka Putih. pendaftaran MULO sudah ditutup ketika Aidit tiba di Jakarta.” kata Murad Aidit. http://serbasejarah. dua pekan lalu. itu artinya tekad Aidit sudah benar-benar bulat. bisa mencuci pakaian sendiri. Sayangnya. Bakat kepemimpinan Aidit dan idealismenya yang berkobar-kobar langsung menonjol di antara kawan sebayanya. menjelaskan bahwa untuk diizinkan merantau. Mendirikan Antara dan berganti nama. yang ketika itu akan dimakamkan. dalam bukunya Aidit: Abang. Sobron. tempat tinggal keluarga Aidit. setingkat sekolah dasar masa itu. Pemuda yang merantau sampai tanah Jawa bisa dihitung dengan jari. sekolah ”paling tinggi” memang hanya itu. Marto. seorang remaja harus memenuhi empat syarat: bisa memasak sendiri. Kalau sudah sampai meminta sesuatu. kepada Tempo. Waktu itu awal 1936.

aneka jenis barang diangkut massa ke Pasar Senen. Dr Soetomo. mesin ketik. Aidit lalu membuat biro pemasaran iklan dan langganan surat kabar bernama Antara. Apalagi ketika masa pendudukan Jepang tiba. kawasan Senen. Mochtar. di dekatnya. Tatkala abangnya sibuk melayani pelanggan. Dari pagi sampai sore. Antara juga berjualan buku dan majalah.com 18 .wordpress. Lama-kelamaan. Ketika masih tinggal di Belitung. selain biro iklan. Otomatis. Berdagang memang bukan pekerjaan baru untuk Aidit. Aidit menyaksikan ribuan orang berduyun-duyun menjarah gudang-gudang perkapalan di Pelabuhan Tanjung Priok. Kiriman uang dari Belitung macet. Dari jumlah itu. dari rumah tumpangannya di Tanah Tinggi. Achmad dan Murad mau tak mau harus mulai bekerja. Tentu saja jumlah itu juga pas-pasan untuk dua bersaudara Aidit. Mochtar ini seorang penjahit yang punya toko lumayan besar di Pasar Baru. setiap kali ada pertandingan sepak bola di Kampung Parit. Gajinya sebagai mantri kehutanan hanya sekitar 60 gulden sebulan. juga untuk bersekolah di Jakarta. Saat itu. sampai gulungan kain bahan baju. jaringan relasi Aidit meluas. Murad biasanya berjualan pin dan lencana bergambar wajah pahlawan seperti Kartini. Menyekolahkan dua anak jauh dari rumah tentu tak mudah untuk keuangan Abdullah Aidit. dan Diponegoro. Jakarta Pusat. Ketika indekos di sini. Hubungan komunikasi antara Jakarta dan kota sekitarnya terputus total. Untuk bertahan hidup.” Sobron berkisah dalam bukunya. pada 1942. Karena lokasi usahanya yang strategis. http://serbasejarah. ”Untuk ditabung. seperti Adam Malik dan Chaerul Saleh. Aidit pindah ke sebuah rumah di Tanah Tinggi 48. Aidit kemudian mengajak seorang kawan yang tinggal satu indekos dengannya. untuk berkongsi. Aidit selalu berjualan kerupuk dan nanas.Tiga tahun di Cempaka Putih. Tak puas dengan perkembangan usahanya. 15-25 gulden dikirimnya ke Batavia. Murad datang menyusul dari Belitung. mulai dari ban mobil. toko Mochtar segera menjadi tempat mangkal para aktivis masa itu.

Namun situasi ekonomi yang terus memburuk membuat Aidit akhirnya angkat tangan. Aidit diangkat menjadi Ketua Umum Pertimu.N. Pekumpulan ini dimotori Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindo). Kondisi ini menguntungkan Aidit. pergantian nama itu lebih dipicu perhitungan politik Aidit. karena dilahirkan dari ibu dan bapak yang sama. Sekitar masa-masa itulah Achmad Aidit memutuskan berganti nama. kalau Mochtar sedang butuh duit. karena Mochtar sering membiarkan kakak-beradik itu tidak membayar sewa. Dia memilih memakai nama Dipa Nusantara—biasa disingkat D. ”Dia mulai membaca risiko. makanya dia terima. sebelum dikirim pulang ke Belitung. Aidit akan menggerutu. Tapi. ”Kamu sih.wordpress. di depan namanya adalah singkatan ”Djafar Nawawi”. misalnya.” katanya seperti ditirukan Murad. lll SITUASI politik Ibu Kota yang gegap-gempita sudah menarik minat Aidit sejak awal. Murad diminta tinggal di sebuah asrama korban perang. Ketika Murad berkali-kali meminta bantuan finansial. Hanya dalam waktu singkat. di bawah pimpinan Amir Syariffudin dan Dr Ahmad Kapau Gani. ”Pakai saja untuk keperluan lain. Suatu kali Aidit bahkan berujar bahwa persamaan di antara mereka hanyalah faktor kebetulan.” kata Murad.N.” katanya. Di balik karier politiknya yang mulai menjulang. Dia sering disebut-sebut berdarah Minangkabau. Dalam organisasi inilah persinggungan Aidit dengan politik makin menjadi-jadi. tak ada hubungan apa pun di antara kita. setoran uang sewa Murad akan dimasukkan ke kantong. ”Selebihnya. Biasanya. Dia pertama-tama bergabung dengan Persatuan Timur Muda atau Pertimu. kalau begitu. http://serbasejarah. terlalu menyodor-nyodorkan uangnya. Aidit dan Murad ikut pindah ke sana. Menurut adik-adiknya.” katanya memarahi Murad.Ketika Mochtar menikah dan menyewa rumah sendiri di kawasan Kramat Pulo. Aidit seperti mencoba mengibaskan bayang-bayang keluarga dan masa lalunya di Belitung. Sejak namanya berubah itu memang tak banyak orang yang tahu asal-usul Aidit. dan D. Aidit selalu menolak.com 19 .

Proses perubahan nama itu juga tak mudah. Abdullah. Akan muncul banyak persoalan jika nama itu mendadak lenyap dari daftar keluarga. tak bisa dengan segera menerima gagasan anaknya.com 20 . Abdullah mengaku tidak bisa menerima rencana pergantian nama itu karena nama Achmad Aidit sudah kadung tercetak di slip gajinya sebagai putra sulung keluarga itu. nama D. Abdullah dan Aidit bersurat-suratan beberapa kali. Aidit baru akan dipakai jika sudah ada pengesahan dari notaris dan kantor Burgelijske Stand—atau catatan sipil. sebelum akhirnya Abdullah menyerah.wordpress.N. Di depan anak-anaknya. ayah Aidit. http://serbasejarah. Ayah dan anak itu sepakat.

kini 85 tahun. mereka datang untuk silaturahmi saja. Kunjungan berikutnya tak lagi ke kantor Bintang Merah. Soetanti—yang disapa ”Bolletje” (sebuah kata Belanda yang berarti bundar) oleh temantemannya—datang lagi beberapa hari kemudian. Dua gadis berdiri di depan pintu. tapi ke kantor PKI di Jalan Boemi 29. Meminang Lewat Sepucuk Surat *** Gaya orasi dan wawasan Aidit memikat hati seorang calon dokter. Yang agak gemuk dan berpipi bulat memperkenalkan diri sebagai Soetanti. Karena urusan organisasi itulah Soetanti kerap bolak-balik Klaten-Solo. Hasan Raid dan Dipa Nusantara Aidit. Mereka kemudian dijamu dua redaktur. dan suka bicara ceplas-ceplos. Kantor majalah dua bulanan Bintang Merah di Jalan Purnosari. yang biasanya lengang lengau. Yang dipikirkannya hanyalah bagaimana memajukan partai. kedatangan tamu tak diundang. kata Hasan. Sebagai seorang ningrat Mangkunegaran (kakeknya seorang Bupati Tuban). dan patriotisme. Tanti punya banyak teman dari pelbagai golongan. dengan kawan lain yang lebih banyak. kepada Tempo dua pekan lalu. Yogyakarta. Dari pertemuan-pertemuan itulah. Predikat mahasiswi kedokteran membuatnya kian dihormati dalam organisasi dan dalam kehidupan sehari-hari. Suatu siang di awal 1946.wordpress. Kali ini atas nama Sarekat Mahasiswa Indonesia. dan suka musik klasik. Padahal keduanya punya watak bertolak belakang. Beda dengan Aidit.*** Kisah Cinta .” kata Hasan. ”Seingat saya. Mereka mengundang Aidit sebagai Ketua Departemen Agitasi dan Propaganda Partai Komunis Indonesia Solo untuk memberikan ”kuliah” soal politik dan keorganisasian. Sangat antipoligami. hubungan Aidit-Soetanti kian akrab. Dua gadis itu mengaku mahasiswi tingkat tiga Perguruan Tinggi Kedokteran di Klaten. gampang akrab.com 21 . http://serbasejarah. Solo. Anak seorang mantri kehutanan dari Belitung itu seorang pemuda serius. seperti dikenang Hasan. revolusi. tak pandai berkelakar. Mengobrol dengannya. tak akan lepas dari soal-soal politik. Itu disokong sifat dasarnya yang periang.

juga soal-soal politik mutakhir. untuk turne ke kampung-kampung memperkenalkan dan menggalakkan program-program PKI. tak pernah melihat Aidit ngapel ke asrama atau ke rumah Tanti laiknya orang pacaran. menikah secara Islam tanpa pesta. Aidit menghampiri Tanti. Aidit. seorang kepala polisi Semarang yang aktif di Partai Sosialis Indonesia. awal 1948. Aidit ditangkap. Aminah. Hasan Raid. Ia kian sibuk dengan bepergian ke luar negeri. Moedigdo. 25 tahun. Aidit jarang ada di rumah. si bolle senantiasa menyimak di bangku paling depan. ”Kalau menginap di kantor PKI. Dalam ceramahnya.wordpress. Setelah menikah. dan empat adik Soetanti datang. Moedigdo langsung setuju. Di Jakarta pun. Ketika pada September 1948 ”Peristiwa Madiun” meletus. Suatu ketika. ayah Tanti. pada 23 November 1949. Tanti datang beramai-ramai. dan Soetanti. sesepuh PKI Solo. seusai pidato. Setiap kali Aidit berpidato. Surat itu ternyata surat lamaran. di rumah KH Raden Dasuki. Aidit-Tanti tak pernah terlihat berduaan. tewas ditembak. Aidit fasih mengutip filsafat Marxisme. lalu menyerahkan sepucuk surat yang ditujukan kepada Bapak Moedigdo. Tanti kian sedih karena ayahnya. Ia bahkan sering meninggalkan Soetanti. Pertemuan keduanya pun selalu dalam acara organisasi. aktivitas Aidit di partai dan pergerakan tak surut.” katanya. mengurai revolusi Prancis dan Rusia. mengunjungi dan menghadiri rapat-rapat internasional http://serbasejarah. kecuali dalam acara-acara resmi partai atau kenegaraan. Meski akrab. yang bertindak sebagai penghulu. Maka. Aidit lalu menjadi Ketua Politbiro—eksekutif dalam partai—PKI pada 1951. 24 tahun. yang kemudian diangkat anak oleh Siti Aminah—ibu Tanti—karena sama-sama dari Minang. Soetanti hanya ditemani adik-adik Aidit ketika melahirkan Ibarruri Putri Alam. Aidit menyampaikan niat meminang Soetanti.com 22 . lalu ”buron” ke Jakarta. Suami-istri ini jarang terlihat jalan bareng. Hanya Murad dan Sobron—dua adik Aidit—yang mewakili keluarga Belitung. yang mendukung Amir Syarifuddin. yang buka praktek dokter. putri sulung mereka.Tapi justru inilah yang membuat Soetanti kesengsem.

”Suka-suka saya. keduanya sering bertemu di parlemen. http://serbasejarah. Fransisca. Ismiyati. Aidit dengan guyon menyatakan kagum pada kecantikan seorang perempuan anggota konstituante. Ia pernah memarahi Njoto. Utuy dan Aidit cuma ketawa-ketawa. Selain cerita ini. Ketika Fransisca menanyakan ihwal panggilan itu. tak sekali pun Aidit curhat soal pribadi kepadanya. Apalagi Aidit orang yang sangat antipoligami. Belanda. adalah satu-satunya perempuan yang akrab dengan Aidit. tak pernah terdengar Aidit berhubungan dengan perempuan lain. Kalau tidak mau. menjadi kembang parlemen dan disukai banyak laki-laki. kini 82 tahun dan tinggal di Utrecht. Tiongkok. yang akan menikah lagi dengan seorang penerjemah asal Rusia. ia pandai menyenangkan dan menghargai orang. gadis itu. baik sebelum maupun setelah bertemu dengan Soetanti. Hanya sekali.” kata Fransisca. Ketika Ismiyati menikah dengan pemuda lain. Mendengar guyonan Aidit itu. dong. Tapi tidak tahu kalau Utuy.com 23 .wordpress.” kata Fransisca. kata Fransisca. Utuy Tatang Sontani—sastrawan kiri kondang di zaman itu—menyatakan kekaguman yang sama. Wakil Ketua II Comite Central PKI. Padahal Aidit dikagumi banyak perempuan di partai dan di gedung DPR. kata Fransisca. tergelak. juga egaliter.” katanya. Tanti memanggil suaminya cukup dengan ”Dit”. Bisik-bisik. keduanya bersaing menggapai hati Ismiyati.komunis di Vietnam. Apalagi tentang hasrat kepada perempuan lain. pada 1950-an.” Selama perkawanan itu. dan Rusia. wartawan Harian Rakjat dan radio Gelora Pemuda Indonesia yang kemudian menjadi anggota parlemen dari PKI pada 1957-1959. ”Tak ada mesra-mesraan seperti pasangan muda lain. ”Padahal semua orang menyapa Aidit dengan panggilan hormat ’Bung’. Wong dia suami saya. Ciri paling menonjol dari keluarga Aidit. selain sederhana. Tapi agaknya ”persaingan” itu tak serius. Sementara anak-anak memanggil dengan sebutan borjuis ”Papa”. ”Selain ganteng. Selain di kantor partai. karena dia suka mengejar perempuan. dia pasti menyampaikan keberatan. Tanti menjawab. berwawasan luas.” Itu kesaksian Fransisca Fanggidaej. ”Keduanya sebatas mengagumi kecantikan.

Semasa kepemimpinan Aidit. sikap antipoligami dan antiperselingkuhan ini hampir menjadi ”garis partai”. pada masa jayanya banyak anggota PKI yang diskors karena ketahuan memacari istri orang.wordpress. bekas anggota parlemen dan Dewan Pakar Ekonomi PKI.com 24 . bercerita. Oey Hay Djoen. http://serbasejarah.

Murad melihat kakaknya mengikuti rapat rahasia di bawah pohon jarak. Hari itu Rabu. Inilah malam yang dikenang hingga kini karena berjasa mempercepat proklamasi Indonesia. Bung! Malam ini juga kita kobarkan revolusi. http://serbasejarah. Mohammad Hatta yang datang belakangan pun tak setuju dengan ide mereka. empat jam sebelumnya. Armansjah. Ikut menculik Soekarno dan Hatta? Pukul 11. juga oleh Soekarno dalam buku Penyambung Lidah Rakyat—terjadi pertengkaran hebat antara pihak pemuda dan Bung Karno pada malam itu.30 malam.” sambung Wikana berapi-api. Anak Muda di Beranda Republik Aidit aktif dalam gerakan pemuda menjelang dan setelah proklamasi.” cerita Murad Aidit. Aidit. besok akan terjadi pertumpahan darah.” katanya setengah berteriak sambil mendekati Wikana. Tepatnya di belakang kebun bekas Institut Bakteriologi Ejkman di Pegangsaan. Aidit datang bersepeda membonceng Wikana. ”Seret saya ke pojok itu dan potong malam ini juga! Kamu tidak usah menunggu esok hari!” ”Mereka pulang marah-marah. ”Sekarang. Bung Karno marah. 15 Agustus 1945.wordpress. dan Joesoef Koento. Soebadio Sastrosatomo.N. Mula-mula Chaerul Saleh dan Wikana. Tapi Bung Karno menolak. Mereka adalah aktivis pemuda antifasis dari Asrama Menteng 31.Aidit dan Revolusi 1945 .com 25 .” ujar Chaerul Saleh. ”Kalau Bung tidak mau mengumumkan proklamasi. Djohar Noer. ”Ini batang leherku. Jakarta. Soeroto. Soedewo. Lalu D. Sekelompok anak muda bergegas ke luar rumah di Pegangsaan Timur 56. Para pemuda itu baru saja mendesak Soekarno agar memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia. Aboebakar. Sebagaimana dicatat Hatta dan Sidik Kertapati—salah seorang tokoh 1945. Pardjono.

dari radio BBC. Yasni–tertuang dalam buku Bung Hatta Menjawab–Hatta menegaskan Aidit tak ada di rumah Bung Karno malam itu.com 26 . Kitab Sejarah Perjuangan Pemuda Indonesia terbitan Balai Pustaka—oleh Panitia Penjusun Biro Pemuda Departemen P&K—mencatat hal yang sama. Setelah Bung Karno menolak. yakni menculik dan membawa Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok.Sudah lama para pemuda mendesak golongan tua agar memproklamasikan kemerdekaan. anggota PETA. Ada beragam versi peran Aidit. Mereka khawatir. Karawang. Kamis dini hari itu. Golongan tua tak sependapat. http://serbasejarah. Agustus 1975). Sedangkan dalam buku Menteng 31 Membangun Jembatan Dua Angkatan. Aidit memang aktif dalam kelompok pemuda antifasis yang bergerilya di Jakarta pada masa pendudukan Jepang hingga kembalinya Belanda. para pemuda yang dipimpin oleh Soekarni nekat menjalankan rencana B. mereka mendengar kabar bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. yang bersama Soekarni membawa Soekarno-Hatta. Kepada Z. London. Syodanco Singgih. Dia cuma mengingat Wikana dan Soekarni. Soalnya. A. Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia memilih menunggu instruksi dari Jepang. di seputar proklamasi. Murad tak ingat pasti apakah Aidit ikut membawa Soekarno ke Rengasdengklok. Hanafi mengatakan bahwa Aidit terlibat karena mengantarkan Wikana. Hanya banyak juga rekaman sejarah yang tak menyebut keterlibatan Aidit dalam ”perang” antara kaum muda dan kaum tua menjelang proklamasi. ketika itu 22 tahun. Dalam tulisannya Sidik menyebut Aidit juga ikut rombongan pemuda menculik Soekarno-Hatta. Soekarno dan Hatta bahkan mengenalnya dengan baik sejak periode awal Angkatan Baru Indonesia di Asrama Menteng 31.wordpress.M. Jepang. Cerita keikutsertaan Aidit ke rumah Soekarno dituturkan Sidik Kertapati dalam buku Sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945. Jepang akan mengembalikan Indonesia kepada Belanda. pun tak menyebut kehadiran Aidit dalam rombongan ”penculik” (Tempo.

pimpinan Angkatan Laut Jepang di Indonesia. Aidit. 1987).com 27 . Aidit dan Wikana kian rapat setelah Laksamana Maeda. M.wordpress. Aidit dan teman-teman mendapat gemblengan dari bapak bangsa seperti Bung Karno. Wikana mereka pilih sebagai ketua. ”Belakangan. Jalan Defenci van de Bosch—kini Bungur Raya. Maklum. Chalid Rasjidi. Nishijima.N. Hanafi. Loekman. Aidit dekat dengan Wikana. Aidit) menjadi Ketua API Jakarta Raya. Di sekolah inilah diam-diam Aidit. Sidik Kertapati. Bung Hatta. Setelah Belanda pergi pada 1942 tempat itu menjadi salah satu basis perlawanan anak muda. Hatta marah.H. ketika Aidit mulai terlibat dengan kelompok kiri. Wikana menjadi kepala sekolah tersebut. Di bidang keorganisasian mereka membentuk Barisan Rakyat yang mengorganisasi pada petani. mengatakan.M. pada awal September. Buku-buku bertema Marxisme dan sosialisme menjadi bacaan utamanya. Chalid Rasjidi. Setelah proklamasi kemerdekaan. Budayawan dan penerjemah Oey Hay Djoen mengatakan. lalu Sekutu yang datang kemudian. Saat itu sekitar setahun sebelum proklamasi. mendirikan sekolah Dokuritsu Juku (Asrama Kemerdekaan). Di tempat yang kini berubah nama menjadi Gedung Joang 45 itu. pelajar sekolah ini ikut berperan dalam mendirikan Republik” (Tempo. yang terdaftar sebagai anggota API dengan nomor 13. http://serbasejarah.” ujar Murad. Ahmad Soebardjo. Sekolah ini memanfaatkan fasilitas Kaigun (Angkatan Laut Jepang) di belakang Komando Angkatan Laut Gunung Sahari. dan Ki Hajar Dewantara. ”Meski tak menyelesaikan kuliah. Hatta amat menyukai Aidit yang cerdas dan berani. dan puluhan pemuda lain menjadi siswa. aktivis Menteng 31 membentuk Angkatan Pemuda Indonesia (API). dan Salam membentuk organisasi semi-militer yang beraksi menyerang tentara-tentara Jepang dengan nama Banteng Merah.Menteng 31 dulunya hotel bernama Schomper I. ”Bang Amat (D. API segera menjadi momok bagi Jepang. Amir Syarifudin. Sekretarisnya H. Agustus. yang memimpin perjuangan PKI bawah tanah di Jawa Barat. salah seorang pengasuh sekolah ini.” ujarnya.

memimpin API Jakarta melakukan serangan-serangan ”kecil” kepada tentara Netherlands Indies Civil Administration (NICA) yang datang membonceng sekutu pada 28 September 1945. Itu terjadi berulang-ulang hingga tentara Sekutu meledakkan markas API. M. antara lain Darah Rakyat. hingga waktu yang direncanakan. Mereka merazia Asrama Menteng 31. Aidit bersama Suryo Sumanto naik podium. Sidik Kertapati. Dan sejak itu aktivitas Menteng 31 berhenti. Rapat di lapangan Ikada membuat tentara Jepang naik darah. Hanafi. Tentara Inggris menyerahkan mereka http://serbasejarah. Aidit kembali ke jalan. Namun mereka sial. Ketika itu API bersama barisan buruh dan tani memprakarsai sebuah rapat raksasa untuk menunjukkan dukungan rakyat kepada para pimpinan negara. mereka berpencar melarikan diri ke perkampungan Kramat Pulo. Para pemimpin API. termasuk Aidit. Tiba-tiba. di bawah todongan moncong senapan tentara Jepang yang mengelilingi Ikada.H. Sekitar 30 aktivis tertangkap. Para aktivis API bermarkas di tepi Jalan Kramat Raya. kepergok tentara Inggris yang berpatroli dengan lima truk.M. Hampir setiap jip sekutu yang melaju dari Markas Batalion X di Lapangan Banteng menuju Jatinegara mereka tembaki. Aidit dan teman-teman berhasil menyogok penjaga penjara dan kabur. Loekman.wordpress. Padamu Negeri.com 28 . Sebuah gerbong trem sengaja mereka taruh di depan pos untuk bersembunyi saat membidik patroli sekutu. dan A. Tapi. Puncak dari aktivitas ”bawah tanah” Aidit pada periode sekitar kemerdekaan adalah pada 5 November 1945. termasuk Aidit. Bung Karno tak juga muncul. mereka bawa ke penjara Jatinegara.Sidik juga mencatat sebuah pengalaman menarik tentang Aidit sewaktu di lapangan Ikada—sekarang Monas—pada 19 September 1945. dan Maju Tak Gentar. Massa yang datang sejak pagi mulai marah. Massa pun tenang kembali hingga Bung Karno tiba. Kalau dikejar. Ketika itu Aidit bersama Alizar Thaib memimpin sekelompok pemuda menyerbu pos pertahanan Koninklijke Nederlands Indische Lege atau Tentara Kerajaan Hindia Belanda. Mereka mengajak massa menyanyikan lagu perjuangan.

dia lalu menyusul teman-temannya ke Yogya. Ketika itu ibu kota negara sudah pindah ke Yogyakarta. http://serbasejarah. di gugusan Kepulauan Seribu.ke Belanda. menumpang kereta dari Karawang. yang lalu membuang mereka ke Pulau Onrust. setelah kesepakatan Hoge Voluwe di Belanda pada 24 April 1946. Cuma sehari di Jakarta. Aidit bebas tujuh bulan kemudian.com 29 .wordpress. utara Jakarta.

*** Karir di PKI . Cepu. Kepemimpinan nasional jatuh ke tangan individu yang ditudingnya borjuis: Soekarno-Hatta. Blora. Aksi massa revolusioner di lapangan berujung getir. Baginya. Madiun. Ia begitu terkesan pada gagasan Muso. tiga letusan pistol menyalak di kesunyian Kota Madiun. Magetan. Mayoritas pimpinan partai tertangkap. buruh dan tani. Aidit muda ditugasi mengkoordinasi seksi perburuhan partai. yang dicapnya sebagai pengkhianat Republik. Bendera merah bergambar palu arit ditancapkan di banyak tempat. Sikap ini diyakini Aidit. bukan sekadar angan revolusi. Keduanya telah mencoba. Muso balik menuduh Soekarno-Hatta sebagai kolaborator imperialis.wordpress. ”Jalan Baru bagi Republik”. banyak yang lebih senior dan berpengalaman. Untuk merebut kekuasaan. keduanya gagal. yang kemudian dilibas Belanda. Ini fase penting sekaligus genting bagi karier politik Aidit. Puluhan ribu buruh dan tani merangsek mengambil alih kekuasaan pemerintah di daerah-daerah. Padahal umurnya baru 25 tahun. Menurut arsitek pemberontakan PKI di Jawa dan Sumatera pada 1926 itu. seluruh kekuatan sosialis komunis harus disatukan. http://serbasejarah. Muso mencoba mendirikan apa yang disebutnya ”Soviet Republik Indonesia”. tepatnya pada dini hari 18 September 1948. dan sejumlah kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur dikuasai massa PKI. Posisi strategis ini merupakan kepercayaan besar bagi lelaki tamatan sekolah dasar itu. Menurut dia. kehadiran Muso menjanjikan aksi.com 30 . Hanya sebulan setelah Aidit menerima jabatan koordinator seksi perburuhan partai. Pada pertengahan 1948 itu. lalu dihukum tembak. Muso mencela Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus. KEDATANGAN Muso dari Rusia membangkitkan gairah revolusi Dipa Nusantara Aidit. Bukan ke genggaman kaum proletar. Berakhir Seperti Muso *** Muso mengubah paham revolusioner Dipa Nusantara Aidit menjadi aksi. Soekarno meminta rakyat memilih: dirinya atau Muso. Massa yang menyebut dirinya kaum revolusioner bergerak. revolusi itu justru merupakan kegagalan besar kaum revolusioner. PKI tak boleh bergerak sendiri. Jawa Timur.

yang dinilai melakukan banyak kesalahan. karier politik Aidit makin moncer.wordpress. dan dikabarkan kabur ke Beijing. bersama beberapa yang tersisa. Sempat tertangkap di Yogyakarta. Seperti Muso. sebagai pihak yang memprovokasi. seorang pentolan partai yang berakhir di ujung bedil. Dari Yogyakarta. Ia memakai nama samaran Ganda. ia menyebarkan lagi paham revolusioner dan anti-imperialis. Aidit menyebut peristiwa itu sekadar ”permainan anak-anak” (kinderspel). Aidit masih setia pada ide Muso. Namun. Aidit terus di puncak kekuasaan itu hingga tak lama setelah Gerakan 30 September 1965. Pengalaman itu terasa semakin pahit bagi Aidit. menurut buku karangan Murad Aidit. Aidit mencoba membangun kembali partai yang terserak. http://serbasejarah. anggota senior politibiro. Mentor yang digugu. setelah jadi Ketua Comite Central PKI. tewas ditembak tentara. Jakarta Utara. gerakan gagal karena sepi dukungan rakyat. Ia ”mengkudeta” kelompok PKI tua. Ia menuduh Mohammad Hatta. Aidit ”hijrah” ke Jakarta. Tiga tahun berlalu. Aidit cukup beruntung lepas karena tak dikenali. Ia kerap mencantumkan nama ”Alamputra” di bawah tulisannya. sang abang bersembunyi di daerah pelabuhan Tanjung Priok. 1951. Bergerak dalam senyap. Muso.Menurut Suripno. Aidit berakhir diterjang peluru. didepak karena perbedaan pandangan politik. Layu dalam dua pekan. Tan Ling Djie. Cina.com 31 . Didukung sejumlah aktivis muda dalam Kongres V PKI. Amerika Serikat dicurigai di belakang pemerintah untuk melawan ”bahaya merah”. ia berhasil mencapai posisi Ketua Comite Central PKI. perdana menteri saat itu. Belakangan. Alimin dkk. Lewat penerbitan Bintang Merah.

Ketika terjadi agresi Belanda. ”Malah saya dipesan mematikan lampu. Ada yang menyebut bahwa sebenarnya ia hanya mondar-mandir Jakarta-Medan. http://serbasejarah. ia sempat dijebloskan ke penjara Wirogunan. Karena PKI terlibat. Dari Menteng ke Pusaran Kekuasaan Sejumlah kesaksian menyebut D. Menjelang ”peristiwa Gerakan 30 September” itu. Aidit disebut-sebut juga berperan dalam pemberontakan PKI di Madiun pada 1948. Seberapa jauh dia terlibat? PERISTIWA 42 tahun lalu itu tetap saja masih menjadi tanda tanya keluarga besar Aidit: apa sebenarnya peran Aidit dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965 itu? Peran Aidit dalam ”kup” 30 September 1965 memang masih misteri. adik kandung Aidit. Aidit sangat dekat dengan Wikana. Aidit mengawali ”karier politiknya” dari Asrama Menteng 31.” katanya. Tentang kepergiannya ke Vietnam ada pendapat lain. Yogya. maka Aidit pun. Adam Malik. Para penghuni Menteng 31 sempat menculik Soekarno dan memaksa si Bung memproklamasikan kemerdekaan Indonesia—sesuatu yang kemudian ditolak Bung Karno. Di tempat ini berdiam. dan Sayuti Melik (pengetik naskah Proklamasi).N. Pada ”malam berdarah” itu tak ada tandatanda atau kesibukan khusus di rumah Aidit. juga sejumlah kalangan militer. Dia tidak yakin abangnya yang memerintahkan pembunuhan para jenderal. berkisah. yakin PKI dalang penculikan dan pembunuhan tujuh jenderal Angkatan Darat. Anak Marhaen Hanafi (pernah menjadi Duta Besar Republik Indonesia untuk Kuba). antara lain. sebagai Ketua Committee Central. Rumah Aidit sepi. asrama yang dikenal sebagai ”sarang pemuda garis keras” pada awal kemerdekaan.Gerakan 30 September . Pascapemberontakan yang gagal itu. Aidit mengetahui rencana Gerakan 30 September. Sejumlah sejarawan. Murad memang menginap di rumah Aidit di Pegangsaan Barat.” kata Murad. ”Sampai sekarang saya lebih bisa menerima tragedi itu karena ada pengkhianat dalam tubuh PKI. ia kabur dari penjara dan tinggal di Vietnam Utara. Di kelompok Menteng 31.com 32 . seorang pemuda sosialis.wordpress. dituding sebagai otaknya. Jakarta Pusat. Murad Aidit.

Saat itu disepakati bahwa PNI tidak akan mengganggu PKI dalam rangka membangun partai. pada pertengahan 1950. ia memindahkan kantor PKI dari Yogyakarta ke Jakarta. Sumatera Utara. Bisa dibilang. PKI masuk ”empat besar” setelah PNI. Aidit. Puncak kerja sama terjadi pada masa Sidik Djojosukarto memimpin PNI. seorang diplomat senior Indonesia dalam otobiografinya. pengurus PKI beralih ke generasi muda.Yang pasti. 6 Juni 1953. juga ada figur Soekarno yang bisa dipakai mengatasi tekanan lawan-lawan politik mereka. Kesuksesan ini memompa semangat baru ke tubuh partai tersebut. dan Njoto. Aidit juga membangun aliansi kekuatan dengan Partai Nasional Indonesia (PNI) untuk memperkuat PKI.wordpress. Aidit dikukuhkan menjadi Sekretaris Jenderal PKI. 23 tahun. 30 tahun. 30 tahun. Ada kesan bahwa Bung Karno berdiri di depan PKI. PNI dipilih karena. Bersama M. Tokoh partai semacam Tan Ling Djie dan Alimin disingkirkan. perjuangan gerilya di desa-desa oleh http://serbasejarah. Kerusuhan yang digerakkan kader PKI itu menjatuhkan kabinet Wilopo. Pada kongres itu. dan Nahdlatul Ulama. Masyumi. Pada Kongres PKI 1954. strategi ini berhasil ”menyandera” Bung Karno. Momentum konsolidasi partai terjadi ketika meletus kerusuhan petani di Tanjung Morawa.H.com 33 . PKI terus maju. Lukman. Pada Pemilu 1955. Menurut Ganis Harsono. dalam kurun waktu inilah karier politik Aidit sesungguhnya dimulai. selain sama-sama anti-Barat. Kerja keras Aidit membuahkan hasil. Sudisman. Bentuk pertama. Bersama ”kelompok muda” partai. Cakrawala Politik Era Sukarno. Di masa ini PKI menjadi partai komunis terbesar di negara non-komunis dan partai komunis terbesar ketiga di dunia setelah Rusia dan Cina. yang saat itu berusia 27 tahun ”muncul” lagi. Pada tahun itu juga partai ini menerbitkan dokumen perjuangan ”Metode Kombinasi Tiga Bentuk Perjuangan”. sekaligus memberi citra PKI pendukung revolusi Bung Karno dan Pancasila. Aidit menyingkirkan tokoh-tokoh lama partai. Aidit lantas meluncurkan dokumen perjuangan partai berjudul ”Jalan Baru Yang Harus Ditempuh Untuk Memenangkan Revolusi”.

Tugas biro ini mematangkan situasi untuk merebut kekuasaan dan infiltrasi ke tubuh TNI. Sjam mengaku dipanggil Aidit pada 12 Agustus 1965. Sebuah berita dari dokter RRC yang merawat Presiden datang: Bung Karno akan lumpuh atau meninggal dunia. gerakan merebut kekuasaan harus dimulai jika tak ingin didahului Dewan Jenderal. Sjam lantas menggelar rapat-rapat di rumahnya dan di rumah Kolonel A. perjuangan revolusioner oleh kaum buruh di kota-kota. Dalam Buku Putih G-30-S/PKI yang diterbitkan Sekretariat Negara pada 1994. Latief (Komandan Brigade Infanteri I Kodam Jaya). Ada pun Sjam ditunjuk sebagai pemimpin pelaksana gerakan. khususnya Angkatan Darat. Dalam pertemuan itu.kaum buruh dan petani. Di rapat ini hadir Letnan Kolonel Untung (Komandan Batalyon I Kawal Kehormatan Resimen Cakrabirawa) dan Mayor Udara Sudjono (Komandan Pasukan Pengawal Pangkalan Halim Perdanakusumah). terutama kaum buruh di bidang transportasi. Ketiga. disebutkan bahwa Aidit kemudian menyatakan. suhu politik Tanah Air makin panas pula. Aidit memerintahkan dia meninjau ”kekuatan kita”.com 34 . menyepakati gerakan dimulai 30 September 1965 dengan Untung sebagai pemimpinnya. Tak sampai setahun.wordpress. Di Jakarta bertiup rumor menyengat. Pada Juli 1965. Biro Chusus Central (demikian namanya) dipimpin Sjam Kamaruzzaman. Rapat terakhir. Menurut Sjam. Kedua. http://serbasejarah. PKI membentuk Biro Khusus yang langsung dibawahi Aidit sebagai Ketua Committee Central PKI. Saat diadili Mahkamah militer. muncul Dewan Jenderal yang hendak menggulingkan Bung Karno. yakni TNI. Biro Chusus berhasil menyelusup ke dalam TNI. pembinaan intensif di kalangan kekuatan bersenjata. Pada 1964. ia diberi tahu bahwa Presiden sakit dan adanya kemungkinan Dewan Jenderal mengambil tindakan bila Bung Karno mangkat. seiring dengan merebaknya kabar kesehatan Bung Karno memburuk. Gerakan itu dipimpinnya sendiri. Sejak 6 September 1965. 29 September 1965.

Rencana kup semula disepakati 1 Mei 1965. Sjam datang. kok. dan esok paginya ditembak mati. memilih menjemput ”anggota” Dewan Jenderal untuk dihadapkan ke Soekarno. saat pasukan Cakrabirawa pimpinan Letnan Dul Arief. tidak begitu rencananya. malam hari. para perwira tersebut. Menurut Asahi. tapi kemudian Dul Arief bilang semua jenderal mati. http://serbasejarah. tetapi Lukman. Saya betul-betul kaget. Aidit dikabarkan sempat membuat pengakuan sebanyak 50 lembar. ujar Latief. Keesokan harinya. Hidup atau mati. Alasan pemberontakan. Jawa Tengah. koresponden koran berbahasa Inggris yang terbit di Tokyo. ”Rencananya akan dihadapkan hidup-hidup untuk men-clear-kan masalah. Pengakuan itu jatuh ke Risuke Hayashi.” katanya.wordpress. Rencana pemberontakan itu sudah mendapat sokongan pejabat PKI lainnya serta pengurus organisasi rakyat di bawah PKI. Latief menyatakan. Asahi Evening News. pada 22 November 1965 malam. Aidit sendiri belum pernah memberi pernyataan tentang hal ini. Dul Arief melaporkan kepada Latief dan Jenderal Soepardjo bahwa semua telah selesai. Sjam menjawab. mereka tak puas dengan sistem yang ada. ”Bagaimana kalau para jenderal ini membangkang. 5 April 1999.” kata Latief yang mengaku tidak kenal dengan Aidit. Aidit mengaku sebagai penanggung jawab tertinggi peristiwa ”30 September”. yang mengaku terlibat karena loyal pada Soekarno. Ini apa? Mau defile saja. apakah memang benar ada Dewan Jenderal.” kata Latief. Sakirman dan Nyono—semuanya anggota Committee Central—menentang. Tapi. A.” kata Dul Arief. Ia ditangkap di Desa Sambeng. menolak diajak menghadap Presiden. tiba-tiba. akan berangkat menuju rumah para jenderal. Karena merasa bakal terjadi sesuatu.com 35 . ”Mula-mula mereka saya salami semua. Gerakan 30 September dirancang untuk menggagalkan upaya kup Dewan Jenderal. anak buah Untung. para jenderal ditangkap. Menurut Latief gerakan itu diselewengkan oleh Sjam. ”Kami dengar ada pasukan di luar Jakarta yang didatangkan dalam rangka defile Hari Angkatan Bersenjata dengan senjata lengkap. Sebelum ditangkap pasukan pimpinan Kolonel Yasir Hadibroto. Alasannya. dekat Solo. Njoto.Dalam wawancara dengan majalah D&R. membawa peralatan berat.

atas perintah Menteri Panglima Angkatan Darat Jenderal Achmad Yani. Aidit termasuk yang tahu kabar tentang kesehatan Bung Karno itu bohong. PKI mendapat info bahwa tentara. khusus hanya kepada Aidit. Soebandrio dan Leimena. pada Agustus 1965 kelompok ”bayangan Soeharto” (Ali Moertopo cs) sudah ingin secepatnya memukul PKI. Akhirnya. dan dirinya sendiri. ada lima orang yang bisa ditanya: Bung Karno. sekembalinya dari perjalanan ke Aljazair dan Peking. kata Soebandrio. Waktu itu. Alasan Soebandrio. Aidit kembali melakukan pertemuan rahasia dengan Lukman. Dalam buku Bayang-bayang PKI yang disusun tim Institut Studi Arus Informasi (1999). Biro Chusus adalah badan PKI tidak resmi. mereka melontarkan provokasi-provokasi untuk mendorong PKI mendahului memukul Angkatan Darat. disepakati mulai Juli 1965 pasukan Pemuda Rakyat dan Gerwani dikumpulkan di Pangkalan Halim Perdanakusumah. Kesimpulan mereka sama: Bung Karno cuma masuk angin. Hanya. Menurut bekas Wakil Perdana Menteri era Soekarno ini.persiapan belum selesai. ternyata. setelah berdiskusi dengan Letkol Untung dan sejumlah pengurus lain pada Juni 1965. ikut memeriksa Soekarno. Menurut Soebandrio. Kesaksianku Tentang G-30-S. diduga Aidit tahu adanya peristiwa G-30-S karena ia membentuk dua organisasi: PKI legal dan PKI Ilegal. Sjam bertugas mendekati tentara dan melaporkan hasilnya.wordpress. tak semua ”hasil” itu dilaporkan Sjam. dipilih tanggal 30 September. Akhirnya. ”Kami terpaksa mempercepat pelaksanaan coup d’etat. dokter Cina yang ia lupa namanya tersebut. Aidit membawa seorang dokter Cina yang tinggal di Kebayoran Baru. Leimena. Pertengahan Agustus. sejak isu sakitnya Bung Karno merebak. yang juga dokter. menyesalkan pengadilan yang tidak mengecek ulang kesaksian Sjam. G-30-S didalangi tentara dan PKI terseret lewat tangan Sjam. http://serbasejarah. akan memeriksa PKI karena dicurigai mempunyai senjata secara tidak sah. Njoto. Menurut Soebandrio. dan Letkol Untung. Aidit. Soebandrio dalam memoarnya. Caranya. Tentang besarnya peran Aidit dalam peristiwa 30 September ditampik Soebandrio.com 36 . Brigjen Soepardjo.” kata Aidit.

”Hubungan PKI dengan Gerakan 30 September dan pembunuhan Jenderal Angkatan Darat tidak ada. Setelah puluhan tahun tragedi itu berlalu. Presiden Soekarno sendiri menyatakan Gestok (Gerakan Satu Oktober)—demikian istilah Bung Karno—terjadi karena keblingernya pemimpin PKI.” kata dia. tapi terlibat seperti apa?” kata Murad. ”Menurut kami. Saya tidak tahu apa pun. serta adanya ”oknum yang tidak benar”. Setidaknya bagi Murad dan anggota keluarga Aidit yang lain. mantan anggota Comite Central. PKI memang terlibat. Keterangan Njoto sama dengan komentar Oei Hai Djoen.Njoto membantah pernyataan Aidit.” katanya dalam wawancara dengan Asahi Evening News. Menurut Njoto. lihainya kekuatan Barat atau kekuatan Nekolim (Neo-Kolonialisme dan Imperialisme). ”Kami semua tidak tahu apa yang terjadi. http://serbasejarah. pertanyaan itu belum menemukan jawabannya. sampai-sampai sesudah terjadinya.com 37 .wordpress. Misteri memang masih melingkupi peristiwa ini.

http://serbasejarah. ”Saya waktu itu baru saja dihijrahkan dari Jawa Barat. Percakapan di Markas Komando Strategis Angkatan Darat. Aidit ada di Jawa Tengah. 2 Oktober 1965. orang kepercayaan pimpinan PKI sedang meringkuk di salah satu rumah tahanan. Sumatera Utara. Sekitar pukul sembilan malam.” tanya Mayor Jenderal Soeharto. Jakarta. Ketua Central Committee PKI. Dan benar. Di sana dia bertemu Sri Harto. Hanya dalam beberapa hari Sri Harto melapor: Aidit berada di Kleco dan akan segera pindah ke sebuah rumah di Desa Sambeng. Yasir mengawasinya dari jauh.com 38 . Tapi Dipa Nusantara Aidit. Pak. Rencana pun disusun. mereka kembali. Orang itu dia lepaskan. pada 22 November. belakang Stasiun Balapan. Letnan Ning Prayitno memimpin pasukan Brifif IV menggerebek rumah milik bekas pegawai PJKA itu.” jawab Kolonel Yasir Hadibroto. Sekarang bereskan itu semua! D. menghilang. sekitar pukul sebelas siang.” ”Nah.*** Dan Soeharto pun Tersenyum *** Ada di mana kamu saat pemberontakan PKI Madiun. menumpang vespa Sri Harto. Aidit muncul di rumah itu. Bawa pasukanmu ke sana. Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat. itu dituturkan ulang oleh Yasir dalam Kompas edisi 5 Oktober 1980.wordpress. Brigif IV sebenarnya tengah melakukan operasi di Kisaran. Karena mendengar peristiwa G-30-S. Saat itu dia bersama pasukannya baru saja tiba di Tanjung Priok.” ujar Soeharto memberi perintah.N. Di hari pertemuan itu. ”Kompi saya lalu mendapat tugas menghadapi tiga batalyon komunis di daerah Wonosobo. yang memberontak sekarang ini adalah anak-anak PKI Madiun dulu. Yasir pun memboyong pasukannya ke Solo. Komandan Brigade IV Infanteri. tentara telah mulai mengejar orang-orang Partai Komunis Indonesia yang dituduh terlibat G-30-S.

Mereka menggunakan tiga buah jip. Yasir membelok masuk ke Markas Batalyon 444.com 39 . Trisno menunjuk sebuah sumur tua di belakang rumahnya. Yasir membawa Aidit meninggalkan Solo menuju ke arah Barat. ”Mau apa kamu?” Aidit membentak anak buah Yasir itu saat keluar dari lemari. menurut Yasir. Di tepi sumur. tapi Aidit malah berapi-api pidato.Alwi Shahab. Menjelang dini hari Yasir kebingungan. Saat terang tanah iring-iringan itu tiba di Boyolali. Setengah membujuk dia membawa Aidit ke markas mereka di Loji Gandrung.” kata Yasir seperti dikutip Abdul Gafur dalam bukunya. pasti akan memutarbalikkan fakta sehingga persoalannya akan jadi lain. Isinya. Sayang. Prayitno keder pada mulanya. pada pagi buta keesokan harinya. hanya dia yang bertanggung jawab atas peristiwa G-30-S. ”Ada sumur?” tanyanya kepada Mayor Trisno. Aidit yang diborgol berada di jip terakhir bersama Yasir. Tanpa sepengetahuan dua jip pertama. tapi segera menguasai keadaan. berhasil mendapatkan bocoran pengakuan Aidit untuk korannya. Maka: dor! Dengan dada berlubang tubuh gempal Menteri Koordinasi sekaligus Wakil Ketua MPRS itu terjungkal masuk sumur. lll http://serbasejarah. Aidit berkali-kali minta bertemu dengan Presiden Soekarno. dia mempersilakan Aidit mengucapkan pesan terakhir. ”Jika diserahkan kepada Bung Karno. sang Ketua membuat pengakuan tertulis setebal 50 halaman. Akhirnya. Siti Hartinah Soeharto: Ibu Utama Indonesia. Ini membuat Yasir dan anak buah marah. selanjutnya harus bagaimana. waktu digerebek Aidit bersembunyi di dalam lemari.wordpress. Ke sana Yasir membawa tahanannya. menulis di harian Republika. Kabarnya. komandan batalyon. Malam itu juga Yasir menginterogasi Aidit. Pangdam Diponegoro kemudian membakar dokumen itu. Risuke Hayasi. Entah bagaimana. wartawan gaek yang kala itu sedang meliput di Solo. Prayitno sendiri yang menemukannya. antara lain. Yasir tak mau. koresponden Asahi Evening News di Jakarta. Tekadnya bulat.

http://serbasejarah. Yogyakarta. Yasir bertemu Soeharto di Gedung Agung. termasuk keputusannya membunuh Aidit. pukul 3 sore. Pak?” Soeharto tersenyum. Setelah melaporkan pekerjaannya.24 November 1965. sang kolonel memberanikan diri bertanya: ”Apakah yang Bapak maksudkan dengan bereskan itu seperti sekarang ini.com 40 .wordpress.

Hanya itu. Sewaktu didesak menceritakan bagaimana pucuk pimpinan PKI itu tewas. Jawa Tengah. dia bertemu Kolonel Yasir Hadibroto dalam sebuah rapat organisasi massa di pendapa kabupaten. ”Sejak lulus kuliah sampai 1998. organisasi yang banyak terlibat dalam ”operasi pembersihan”. cerita itu sampai juga ke telinga putra Aidit. ”Ini arloji Aidit. bangunan ini adalah bagian dari kompleks markas Batalion 444 TNI Angkatan Darat di Boyolali— sebuah kota kabupaten sekitar 25 kilometer di sebelah barat Solo. Setelah puluhan tahun. Yasir berujar. Saat itu Tamam muda adalah aktivis Gerakan Pemuda Ansor. Meski tak berbekas. di sepetak halaman itu pernah ada sebuah sumur tua tempat jenazah Dipa Nusantara Aidit.” katanya. Jawa Tengah. Ketua Umum Comite Central PKI. saya selalu mencari kuburan ayah dengan sembunyi-sembunyi. Pohon mangga dan jambu biji menaunginya di kanan-kiri. Hamparan tanah berkerikil itu ditumbuhi labu siam dan ubi jalar.wordpress.” katanya tatkala dihubungi pekan lalu. Tamam Saemuri. tapi tak ada satu pun yang tahu nasib Aidit selepas meninggalkan Ibu Kota. ”Dia diberondong senapan AK sampai habis 1 magasin. Se-akan meneguhkan ucapan kepada lawan bicaranya. Dulu. ”Eksekusi-nya subuh-subuh. Empat tahun lalu dia memutuskan datang sendiri ke tempat yang diduga sebagai pusara ayahnya. Tak ada satu pun penanda yang menunjukkan bekas sumur di pekarangan belakang gedung tua itu. 71 tahun. Berbilang kawan dekat ayahnya dia tanyai. dikuburkan pada 23 November 1965. dia bercerita bahwa dalam pertemuan itu Yasir mengumumkan pasukannya telah menembak mati Aidit beberapa hari sebelumnya. Saat itu dia hanya berbekal sepotong informasi dari koran bahwa Aidit tewas ditembak di Boyolali.” Sejumlah sumber lain membenarkan cerita Tamam. Kepada Tempo dua pekan lalu. Ilham. Anaknya pernah berziarah ke sana. Pada suatu malam di tahun berdarah 1965. Salah satunya Mustasyar Nahdlatul Ulama Boyolali.*** Kuburan Aidit : Rahasia Sumur Mati *** Aidit konon dikuburkan di Boyolali. Yasir menunjukkan jam tangan yang dia kenakan.com 41 . banyak orang meyakini.” Tamam menirukan Yasir. http://serbasejarah.

Salah satu komandan kompinya adalah Letnan Kolonel Untung Syamsuri. Si penghuni ini menolak disebut namanya karena khawatir keselamatannya terancam. yang kemudian memimpin operasi penculikan sejumlah jenderal pada malam 30 September. Pencarian Ilham baru berbuah ketika sebuah lembaga swadaya masyarakat lokal di Boyolali menghubunginya dan menceritakan temuan mereka. misalnya.” kata Ilham. Gedung itu sekarang digunakan sebagai mes pegawai Komando Distrik Militer (Kodim) Boyolali.com 42 . Lubang itu buru-buru ditutup lagi. “Mereka mengetahui lokasi ini dari sumber-sumber kredibel yang terlibat langsung dalam pembunuhan anggota PKI saat itu. Boyolali juga dikenal sebagai basis PKI Jawa Tengah. Saat bergeser beberapa meter ke samping. Pekarangan tersebut bagian dari satu rumah berarsitektur tua yang sekarang menjadi gedung Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah. Tempo mendatangi lokasi itu dua pekan lalu. sampai dua kali diuruk batu setelah November 1965. justru muncul pecahan tulang tempurung tengkorak.wordpress. Di sanalah. Ada upaya sistematis untuk membuat peristirahatan terakhir Aidit dilupakan orang. telah lama warga setempat berusaha menghindari bekas sumur tua itu. Kompleks gedung markas Batalion 444 juga dibongkar dan kini hanya menyisakan sebuah gedung tua. Dan seorang penghuni di mes Kodim membenarkan pekarangan belakang gedung itu disebut-sebut sebagai lokasi kuburan Aidit. Dia menambahkan. tapi cangkulnya membentur batu keras. PKI meraih kemenangan besar di sana. Tak sampai 100 meter dari sana. Tahun-tahun menjelang 1965.” katanya. http://serbasejarah. Wakil Ketua Majelis MPR Sementara itu ditembak mati. konon. ada sebuah lokasi lain yang juga disebut-sebut berhubungan dengan Aidit. Dalam pemilu 1955 dan pemilihan kepala daerah dua tahun sesudahnya. bahkan bagi anaknya.Menemukan makam Aidit bukan perkara mudah. ”Pernah ada orang yang mau membuat bak sampah tepat di atasnya. Batalion 444 dikenal sebagai kesatuan tentara pro-komunis. Sumur tua itu.

” kata Ilham kepada Tempo. seorang pensiunan pegawai negeri setempat yang banyak mengetahui ihwal kejadian pada masa itu. membenarkan kisah Ilham. Pada 1965. ”Naluri saya mengatakan memang di sinilah tempatnya. baru jenazahnya dimasukkan ke sumur di sebelahnya. Ilham mengaku tak kuasa menahan getaran hatinya. ”Kami harus bersabar.” katanya pelan. Lokasinya tak jauh dari Pasar Boyolali.com 43 . Mbah Jungkung. rumah itu digunakan sebagai Sekolah Pendidikan Guru. Putra Aidit itu juga mengaku memendam keinginan untuk memindahkan jenazah ayahnya ke tempat yang layak. gedung sekolah itu dahulu dijadikan semacam kamp tahanan.wordpress. Para anggota dan simpatisan PKI dikumpulkan di situ sebelum dieksekusi. setelah ditembak di sana. yang berhadap-hadapan dengan markas polisi militer Kodim Boyolali dan gedung yang dulu digunakan sebagai Sekretariat PKI. menurut dia. Bahkan. lll Ketika akhirnya berdiri di samping pusara ayahnya pada 2003 lalu.”Jadi. ”Tapi mungkin belum bisa sekarang.” http://serbasejarah.” katanya dengan suara tercekat.

yang pergi tanpa pamit. Abdullah lalu mengasuh tiga cucunya: Iwan.com 44 . Jakarta Selatan. Karena tak ada yang mengurus. jenazah Abdullah membusuk tiga hari. Abdullah kerap membesarkan hati cucu-cucunya. keluarga D. ayahnya kemudian terbang ke Belitung atas bantuan Wakil Perdana Menteri Chaerul Saleh. dan Ilham. dibawa pergi tiga orang tentara bersama pengawal pribadi bernama Kusno. Aidit tak kunjung pulang.N. Abdullah Aidit (Ayah D. tengah menginap di rumah saudaranya. Tetangga sekitar jarang ke rumah itu. Pada 1965 itu. Dua anak gadisnya menjadi eksil dan berpindah dari satu negara ke negara lain. putra bungsu Abdullah Aidit. istrinya. demikian pula dengan Soetanti.N. takut terkena getah G30S. Si kakek melihat massa yang beringas datang ke rumah.” Tiga anak laki Aidit itu kemudian diangkut seorang paman ke Kebayoran. Irfan. ”Sebentar lagi ayah dan ibu kalian datang menjemput. Abdullah menginap di rumah D. Abdullah jatuh sakit. istri kedua Abdullah. Banyak orang mengira dia wakil dari Masyumi karena saat itu ada dua anggota Dewan dengan nama yang mirip. di rumah itu masih ada dua pembantu dan keluarga dari Belitung. http://serbasejarah. Abdullah sudah pindah dari Belitung ke Jakarta karena menjadi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Jenazahnya Membusuk Tiga Hari Malam 30 September 1965. Aidit.Keluarga Besar Aidit . yang lain Abdullah Aidit yang ke Senayan karena kiprahnya dalam organisasi Nurul Islam. Yang satu dari Masyumi bernama Aidid.wordpress. Aidit di Jalan Pegangsaan Barat 4. Beruntung. Kejadian itu berlangsung pada hari ditemukannya jenazah lima jenderal di Lubang Buaya.N. Aidit). Jakarta Pusat. Tiga tahun menetap di Belitung. Sesudah Malam Horor itu Dari sebuah keluarga yang sentosa. Aidit luluh-lantak setelah horor 30 September 1965. ”Mereka berteriak-teriak dan melempar rumah kami. Ada yang masuk penjara. Anak dan istri pemimpin Partai Komunis Indonesia (PKI) itu cerai-berai.” kata Ilham Aidit kepada Tempo. D.N. ada yang dibuang ke Pulau Buru. D. Dia melihat anak sulungnya. Menurut Murad Aidit. Dia akhirnya meninggal ketika rumah itu kosong karena Marisah.N.

”Matikan lampu depan. Murad Aidit (Adik D. Aidit). Aidit sejak remaja.” http://serbasejarah.N. Basri keluar dari Buru pada 1980. Jadi Tukang Kebun di Bogor Nasib Basri memang paling apes. dan teman. Jakarta Pusat. Sebelumnya dia adalah pegawai rendahan di kantor Dinas Pekerjaan Umum Tanah Abang. Diisolasi di Unit 15 Seperti saudara-saudaranya yang lain. Akibat kurang gizi dan makan tak teratur selama ikut Tentara Pelajar.N. Atas bantuan keluarganya di Belitung. Sebelum pergi dengan tiga orang tentara yang menjemputnya. Selama sang ayah di pembuangan. Aidit).Basri Aidit (Adik D. Penyair Chairil Anwar adalah sohib kentalnya. Sehari setelah pembunuhan para jenderal. Aidit. asrama mahasiswa zaman itu. Basri gampang dikenali. kenalan. Ketika meninggal dunia. dia bisa membeli sebuah rumah di Bogor.wordpress. dia cuma mewariskan uang Rp 2. Murad banyak mengenal teman Aidit yang aktif di Menteng 31. Setelah semuanya ludes.N.5 juta kepada anak cucunya. anak-istrinya menjual habis barang di rumah untuk bertahan hidup. Ia ditahan di penjara Kramat.com 45 . hidup keluarga ini amat bergantung pada bantuan saudara. Murad menginap di rumah D.N. Di sana dia berkebun sambil mengajar bahasa Inggris untuk anak-anak tetangga. Jawa Barat. Lulusan fakultas ekonomi dari Universitas Lumumba Moskow ini berkawan dengan banyak sastrawan. Karena ikut D. Bekerja di kantor PKI. ia dibekuk bersama sejumlah orang PKI lainnya. Aidit cuma memberikan pesan singkat kepada Murad. Peristiwa 30 September 1965 meletus cuma beberapa hari setelah dia pindah kerja di kantor Comite Central PKI di Kramat. kemudian pada 1969 dibuang ke Pulau Buru. dia sempat menderita TBC dan diopname enam tahun. Murad datang ke Jakarta setelah tamat sekolah menengah zaman Belanda. Pada saat peristiwa 30 September 1965.

Saat itu usia Sobron baru 13 tahun. Sesudah makan.B. Noer Cahya. Asrul Sani. Ini unit khusus untuk menahan petinggi PKI dan mahasiswa yang pernah dikirim Soekarno belajar ke luar negeri. Kebetulan Chairil adalah teman Murad dan kerap bermalam di kos Murad di Gondangdia. Istrinya. Murad baru tahu bahwa sejumlah jenderal dibunuh dan PKI dituduh terlibat. Pada 1971 Murad dibuang ke Pulau Buru. Sebagaimana anggota PKI lainnya. Kini keduanya tinggal di Depok dan hidup dari pekerjaan menerjemahkan buku. Ketika peristiwa G30S meletus. nasi campur. Jassin. Dia kemudian menjadi petani di negeri tirai bambu itu dan menikahi gadis setempat. Sobron Aidit (adik tiri Aidit). Semula ditahan di Bogor. Di pembuangan itu dia diisolasi di Unit 15. Dibantu Chairil.Esok harinya. dia sempat datang ke kantor PKI. meninggal tak lama setelah bebas dari penjara wanita Pelantungan. Markas yang biasanya meriah itu sunyi senyap. Hingga Wafat di Paris Sejak remaja Sobron suka sastra.wordpress. Murad kemudian menikah lagi dengan Lilik Hartini. puisi Sobron ketika itu muncul di Mimbar Indonesia. setelah itu di Bandung. dan H. Sobron baru tahu bahwa uang makan adalah honor puisinya di Mimbar Indonesia. Tapi dia tidak berusaha sembunyi. http://serbasejarah. Murad bebas pada 1979. Sobron berada di Beijing untuk mengajar bahasa Indonesia. empal. Kegemaran itu kian menyala setelah dia datang ke Jakarta pada 1948 dan bertemu dengan Chairil Anwar. Chairil mentraktirnya makan-makan. Kendal. Murad ditangkap beberapa hari kemudian. Sobron menyantap soto. Jawa Tengah. Tapi kontrak tak diperpanjang akibat peristiwa itu. Malam setelah sajak itu dimuat. Dari Chairil. Sobron menimba banyak ilmu. Murad dipenjara berpindah-pindah. lalu ke rumah tahanan khusus di Salemba. Jakarta. dan ruparupa lauk. Jakarta Pusat. ketika kembali ke rumahnya di Depok. Di tengah kegentingan situasi Jakarta saat itu. juga sastrawan lain seperti Rivai Apin.com 46 .

Tak lama di Boyolali. Asahan enggan pulang. Bersama eksil lainnya. Asahan Aidit (adik tiri Aidit). Belakangan baru terungkap. pada 1981 ia pindah ke Paris. Dia menikahi gadis Vietnam. Asahan sedang memperdalam studi filologi. J. satu-satunya adik Aidit yang pernah naik mobil dinas menteri koordinator bernomor B 13. dia kembali ke Jakarta dengan cara menyamar. terbit pada November lalu. Aidit. Sobron mendirikan Restoran Indonesia di Rue de Vaugirard. Kusni dan Umar Said. Razia Agustus.Sempat menjadi penyiar dan redaktur Radio Beijing. Asahan termasuk dekat dengan Dipa Nusantara. Mendengar sanak familinya di Indonesia diuber-uber. abangnya. Asahan yang ”disewa” untuk memutar musik-musik klasik. Tetapi Aidit memilih pergi.com 47 .” kata Ilham aidit. Anak tunggalnya meninggal secara misterius dan dikuburkan di Inggris beberapa tahun lalu. Buku terakhirnya. Tiga hari setelah malam kelabu itu. Agar aksi penyamaran ini sukses. Sobron meninggal pada Februari 2007 karena penyumbatan darah di otak.N. Paris. Tanti menyusul suaminya ke Boyolali dan bertemu Bupati Boyolali yang juga tokoh PKI. Kalau Aidit harus bekerja hingga larut.wordpress. Tanti ingin suaminya tetap tinggal di rumah dan tidak mengikuti kemauan para penjemputnya. 3 Beethoven. ”Dua orang bocah kemudian diambil sebagai anak angkat. Dari sana Asahan pindah ke Vietnam dan meraih gelar doktor dalam bidang bahasa di sana. Soetanti bertengkar keras dengan D.J. Dia kemudian pergi ke Cina. Ia. http://serbasejarah. Dokter Soetanti (Istri Aidit) . Aidit biasanya minta diputarkan Symphony No. Tanti menghilang dari rumah meninggalkan tiga anak lakinya yang masih kecil. Asahan sedang di Moskow. di kawasan Luxembourg. Jatuh Cinta pada Gadis Vietnam Saat peristiwa 30 September meletus. Tanti dan Pak Bupati itu pura-pura menjadi suami-istri. Menyamar Jadi Istri Orang Malam 30 September 1965. Di ibu negeri beruang merah itu. Pada 1984 dia mendapat suaka politik di Belanda dan tinggal di sana hingga sekarang. misalnya.

bajunya kekecilan. Sekitar 16 tahun Soetanti tidak berjumpa anaknya. Jakarta. Sandiwara itu sukses berbulan-bulan.wordpress.A.M Susalit. memilih merantau ke Medan. Di antaranya tahanan Kodim 66 dan Penjara Bukit Duri. Soetanti bukan wanita biasa. yang juga putra tunggal R. Iba sudah menginjakan kaki di Moskow.com 48 . Setelah sembilan tahun sakitsakitan.N. Setahun kemudian Ilya yang baru berumur delapan tahun menyusul. Ketika itu masih remaja. Lepas dari penjara Tanti masih sempat berpraktek sebagai dokter. sampai akhirnya para tetangga curiga karena Pak Bupati ini selalu bilang ”injih-injih” kepada istrinya. Tanti masuk sekolah kedokteran di Semarang atas biaya R. Tanti memperdalam ilmu kedokterannya di Korea dan menjadi dokter ahli akupunktur yang pertama di Indonesia. paman yang memelihara bocah-bocah itu tak berani membawa mereka menjenguk ibunya di Bukit Duri. Soalnya. Moedigdo. Dalam sel ia kerap membuat baju untuk anaknya meski salah ukuran: dia selalu menduga anak-anaknya masih kecil. Menolak untuk meneruskan jabatan sang bapak. Setelah menikah dengan Aidit. adalah keturunan ningrat Minang dan teman sekolah Sutan Syahrir. ”Mereka tidak pernah manja kepada dua orang tuanya. ayah Tanti. Aidit). Setelah ditangkap. keduanya ditangkap. Memilih Berlabuh di Paris Keduanya terakhir bertemu sang ayah ketika berlibur ke Jakarta pada Mei-September 1965. Rusia.” kata Iba. pada 1958. Siti Aminah. Dari situ. Tanti berpindah dari satu penjara ke penjara lainnya hingga 1980. Sang ayah. http://serbasejarah. Ibu Tanti. Kakeknya. Koesoemodikdo. kerap menatap anak sulungnya itu secara sembunyi-sembunyi. saudara sepupu ayahnya. Bersama ibunya.” kata Ilham. kata Ibarruri. ”Seperti ada sesuatu dalam tatapannya itu. Kartini. Ada yang aneh dari liburan kali ini.”Suami-istri” ini kemudian mengontrak sebuah rumah di Cirendeu.” kata Ilham. Ibarruri Putri Alam dan Ilya Aidit (dua putri D. Sikap dua anak angkat juga mencurigakan. Tanti wafat pada 1991. adalah Bupati Tuban yang pertama. ”Begitu dipakai.

Cina. Bandung. seorang utusan dari Partai Komunis Soviet menemui mereka dan mengabarkan bahwa sang ayah telah ditembak. Sepuluh tahun mereka tinggal bersama keluarga itu. Pada 17 Februari 1970 mereka pindah ke Beijing. Ketika usianya 9 tahun. dan sang ibu menghilang beberapa hari kemudian. Tuan rumah ini mengajak petugas itu ke halaman di mana Ilham dan Irfan tengah main kelereng. Koran-koran mengabarkan Aidit ditembak mati di Boyolali. Dua gadis itu kemudian berkelana dari suatu negara ke negara lain. Ilham dan Irfan kelas satu. Ada yang bilang ayah kedua remaja melarikan diri ke Hong Kong dengan kapal selam. Tiga anak ini kemudian dijemput Om Bayi. Mereka sekolah di SMP Aloysius. Dari rumah pamannya di Kebayoran itu ketiga anak itu dipindahkan ke Bandung dan menetap di rumah Paul Mulyana. tiga bocah ini pindah ke rumah saudara Paul lainnya bernama Yohanes Mulyana.com 49 . empat orang petugas datang ke rumah Yohanes dan bertanya betulkah dia memelihara anak-anak Aidit. sedangkan Iwan kelas enam. Di koran beredar informasi rupa-rupa: ada yang menulis Aidit telah mati.Setelah peristiwa G30S. adik lelaki Soetanti yang bekerja sebagai direktur perusahaan pelayaran Djakarta Lloyd. Mengetahui dua anak itu masih kecil-kecil. Iwan Aidit dan si Kembar Ilham dan Irfan . dua petugas itu menyarungkan pistol http://serbasejarah. Iwan Ilham dan Irfan dijaga Abdullah Aidit. sebelum akhirnya menetap di Paris hingga sekarang. 23 November 1965. kakeknya. Saat itu mereka bersekolah di SD Cikini. saudara lain ibu mereka. Yohanes mengangguk. lama kedua remaja itu tak tahu keadaan keluarga. Dari situ mereka ke Burma. Disapa Sarwo Edhie Setelah sang ayah pergi pada malam 30 September 1965. Belakangan.wordpress. Ihlam selalu teringat akan pengalaman menggetarkan ini. Setelah Paul pindah ke Belanda untuk meneruskan kuliah. Hampir Ditembak.

sewaktu dia dilantik menjadi anggota Wanadri. Sarwo Edhie bertanya tentang kabar dan kuliah Ilham. dan Iwan di Institut Teknologi Bandung.” tutur Ilham sembari tertawa.” kata Ilham.wordpress.30 pagi. hanya belasan detik. Tangkuban Perahu. ”Bagus. ”Kamu sekarang jadi apa nih?” tanya Sarwo. Sarwo Edhie mendatanginya.” katanya. Irfan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. menasehatinya agar tabah. Irfan.A. Brouwer. yang mengajar di sekolah. tidak meminta maaf. Sarwo Edhie lalu berkisah tentang peristiwa 30 September 1965 itu. Pertemuan kedua berlangsung pada 1983 dalam sebuah acara pelantikan anggota baru Wanadri di Kawah Upas. Tapi Ilham lega. Ketika sekolah di SMA Kanisius. komandan pasukan khusus yang membasmi PKI pasca-G30S. melewati hari-hari itu dalam diam. Dari Brouwer dia tahu bahwa ada versi lain soal peristiwa 30 September itu. Itu membuat kehidupan lebih baik. Bandung. ”Yang penting sekolah setinggi mungkin. Sarwo.N. Sarwo Edhie kemudian meminta waktu berbicara berdua.” Beruntung. sebaliknya. ia bertemu pertama kali dengan Sarwo Edhie pada 1981. M.” kata Brouwer sebagaimana dikisahkan Ilham. Saat itu Ilham menjadi komandan operasi pendidikan dasar Wanadri. Ilham gemar mendaki gunung dan menjadi anggota kelompok pecinta alam Wanadri. Sarwo Edhie adalah anggota kehormatan Wanadri. http://serbasejarah. Ilham kerap berkelahi karena sering diejek sebagai anak D. ”Aku betul-betul gemetar. Di situ dia mengenal Letnan Jenderal (Purn) Sarwo Edhie Wibowo. Sekitar pukul 6. Aidit.” kenang Ilham. meski sebenarnya tidak begitu lancar.com 50 . ”Aku didekap sama dia. ”Ini bentuk rekonsiliasi yang lengkap. ”Kamu bisa menerima ini kan?” kata Sarwo. Mereka menyingkir ke tebing Kawah Upas. Ilham memberitahukan bahwa dia sudah jadi kepala operasi. ”Kami selamat karena umur. Tidak lama. Seorang rohaniwan Katolik. kata Ilham. Menurut Ilham. ”Aku jawab lancar.” sahut Sarwo Edhie. Iwan yang sudah agak besar tidak di tempat.dan berlalu. Ilham kemudian kuliah di Jurusan Arsitek Universitas Parahyangan.

Lulus jadi arsitektur pada 1987. Irfan kini menetap di Cimahi. Dia juga kerap bolak-balik ke Aceh.com 51 . Jawa Barat. Iwan. Sang kakak. dikeluarkan dari sebuah perusahaan ternama setelah diketahui anak PKI. sedangkan Iwan menjadi warga negara Kanada dan bekerja di sebuah perusahaan pertambangan.wordpress. Pada 1980 ketiga anak laki-laki itu bertemu sang ibunda dan mendapat kontak dengan Iba dan Ilya di Paris. mereka membuat aku tidak betah supaya keluar. ikut serta dalam proses rekonstruksi Aceh pasca-tsunami. persis ketika pemerintah gencar melakukan screening terhadap anak-anak mantan anggota PKI. ”Begitu mereka tahu aku anak Aidit.” Sejak 1992. Sejak dua tahun lalu Ilham menetap di Bandung setelah tinggal di Bali selama 10 tahun. Ilham lalu membuka usaha sendiri di bidang arsitektur. http://serbasejarah. Adapun Ilham selalu pindah kerja.

putri ketiga Letnan Jenderal Achmad Yani.wordpress. Ia menyaksikan sejumlah tentara Cakrabirawa bersenjata lengkap menghabisi nyawa ayahnya pada pagi buta di rumah mereka di Jalan Lembang.N. masih berusia 16 tahun.” kata Amelia. anak-anak Pahlawan Revolusi. terutama Yani dan jenderal-jenderal lain yang pernah bersekolah di Amerika. masih remaja. dini hari. Sebaliknya. dia tahu pelakunya adalah G-30-S/PKI pimpinan Dipa Nusantara Aidit. Jakarta Pusat. kini 58 tahun.N. bersama pasukan berseragam Cakrabirawa. Aidit. trauma belum juga pergi.*** Aidit dan Serangan di Pagi Buta *** Jumat. Hal ini telah disampaikan beberapa kali oleh Yani kepada Presiden Soekarno. yang sekarang jadi pengusaha di Yogyakarta. Sehingga diam-diam mereka melancarkan serangan propaganda untuk menghabisi TNI Angkatan Darat. tapi mereka sepakat tidak membalas dendam. guna mencari kebenaran di balik peristiwa itu. ”Mereka melihat Angkatan Darat sebagai penghalang mereka. Belakangan. kata Amelia. Tapi. Itulah terakhir kali mereka melihat ayahanda masing-masing: meninggalkan rumah. 30 September 1965. Amelia Achmad Yani Amelia. Mereka merasa D. Aidit bertanggung jawab atas kejadian berdarah di malam mengerikan itu.” ujar Amelia. semula tidak tahu persis siapa dalang pembunuhan ayahnya. Perseteruan dengan Aidit. ”Aidit ingin merebut kekuasaan dan menganggap Yani dan jenderal lainnya sebagai penghalang. Namun kedekatan Aidit dengan Soekarno menyebabkan PKI tidak bisa disingkirkan begitu saja. empat puluh dua tahun berselang. http://serbasejarah. juga tentang D. mereka membentuk Forum Silaturahmi Anak Bangsa. Berikut ini tanggapan anak-anak Pahlawan Revolusi tentang kejadian itu. Mereka. Menteng. Amelia. Rangkaian adegan itu masih bergerak perlahan di kepala mereka. bermula dari ketidaksetujuan Yani dengan keinginan PKI mengganti ideologi Pancasila menjadi komunis.com 52 .

dihantam peluru panas pasukan Cakrabirawa.” http://serbasejarah.” kata Salomo Pandjaitan. Waktu itu Salomo masih 13 tahun. Pembunuhan D. ”Bagaimana saya tidak benci dia? Di depan kepala saya. Amelia mengaku tidak banyak tahu soal Aidit.Dalam pidato di depan taruna TNI Angkatan Laut pada 1964. Sumatera Utara. putra ketiga Brigadir Jenderal Donald Ishak Pandjaitan. melesakkan peluru ke kepala Pandjaitan saat jenderal bintang satu itu berdoa. Tukang jahit kami saja ikut baris-berbaris di siang bolong mengikuti rapat raksasa PKI. Pasukan Cakrabirawa. Amelia menilai PKI sebenarnya tidak memiliki kekuatan apa-apa. Sayang. Salomo Pandjaitan ”Suara tembakannya saja masih terngiang sampai sekarang. otak ayah saya berhamburan. di antaranya Pembantu Letnan Satu Sudjono di Bandar Betsi. ”Kekuatan PKI saat itu luar biasa.” ujar Amelia. Mereka diisukan akan berkhianat. Pandjaitan baru saja melipat tangan ketika senapan meletus. Yang jelas. ”Ada 360 peluru ditemukan di rumah kami. PKI juga menyebarkan isu Angkatan Darat telah membentuk Dewan Jenderal untuk melancarkan usaha kudetanya terhadap Presiden. PKI tidak cerdik dalam strategi. Aidit menyebut jenderal lulusan Amerika sebagai jenderal Pentagon berkulit sawo matang yang berbahaya. ”Mereka hanya berlindung (di belakang Soekarno—Red. Puncaknya. ”Dia sudah hitung-hitungan siapa yang berkuasa jika Presiden Soekarno meninggal.” katanya.” kata Salomo. PKI membunuh beberapa prajurit TNI di sejumlah daerah. kini 55 tahun. Ia hanya melihat Aidit sebagai ahli propaganda ulung yang sangat berambisi untuk berkuasa. Tidak hanya itu. kata Amelia. yang luasnya 700 meter persegi.” ujarnya.” ujar Amelia.wordpress. ”Jadinya pontang-panting setelah pembunuhan itu.com 53 . Pandjaitan memang paling tragis. yang datang di pagi buta ke rumah mereka.) dan menggunakan Soekarno.I. kata Amelia. yang sering mendengar percakapan politik antarjenderal di rumahnya. Dengan kekalahan dalam waktu singkat itu. bapak saya tidak boleh hidup karena akan menghalanginya.

Selang beberapa menit. yang kini pengusaha.Bagi pensiunan karyawan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi ini. di mata Salomo. Aidit akhirnya berhasil menjalankan rencananya. Ia sempat mendatangi ayahnya.N. Salah satunya dengan mendekati dan mempengaruhi Presiden Soekarno. dengan kekerasan. Salomo membatasi kebenciannya hanya kepada Aidit. Dalam ingatan Salomo. adalah dalang Gerakan 30 September. Meski begitu. Justru pembunuhan terhadap para jenderal yang memacu saya jadi antikomunis. Apalagi Achmad Yani.wordpress.” kenang Rianto Nurhadi. ayahnya telah terkapar bersimbah darah dan diseret ke atas truk. ”Satu-satunya cara.” kata Salomo. baru sembilan tahun. ”Bukan kepada anak atau keluarganya.com 54 . selalu berapi-api. D. yang ingin membelokkan ideologi negara.” Aidit.” katanya. Riri tidak bisa memastikan apakah PKI satu-satunya dalang pembunuhan itu. saya belum merasakan pengaruh PKI pada diri saya. Namun Riri mengakui peran politik PKI pada 1965 cukup besar.” Rianto Nurhadi Harjono ”Saya trauma bahkan masuk rumah sakit selama empat hari setelah peristiwa itu. Tidak mudah menyingkirkan kekuatan politik Angkatan Darat saat itu. pemimpin Angkatan Darat. Ia terbangun ketika mendengar tembakan menghantam kamar ayahnya. ”Aidit adalah pengkhianat. Ia juga berpidato seperti Soekarno. sehingga kelompok lain. cara terbaik adalah membunuh mereka. Semua berawal dari perseteruan TNI Angkatan Darat dengan PKI. Karena itu. kesayangan Soekarno. PKI juga kuat karena didukung Soekarno dan negara luar seperti Cina dan Rusia. ya. Walau orang tuanya menjadi korban. Aidit selalu mencari pengaruh. http://serbasejarah. ”Waktu itu. Saat itu Rianto Nurhadi.” ujar Salomo. pandai mengobarkan semangat anggotaanggotanya. ”Karena waktu itu PKI merupakan partai paling kuat dengan anggota yang sangat militan. dipanggil Riri. tapi sang ayah memberi kode agar ia berlindung bersama ibu dan saudaranya di kamar lain. Riri putra ketiga Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Harjono.

com 55 . Lama ia baru menyadari bahwa ayahnya menjadi salah satu sasaran PKI karena dianggap sebagai batu penghalang PKI untuk berkuasa.” kata Agus. kini 60 tahun.” kata Riri. Kami keluarga Pahlawan Revolusi dan keluarga PKI sama-sama jadi korban.” ujar Riri. Aidit berhasil menjalankan rencananya. Di kemudian hari. ”Kebencian kepada Aidit dan PKI tetap ada. tapi beberapa menit kemudian ia melihat ayahnya dibawa segerombolan orang berbaret merah. Ia dekat dengan Presiden Soekarno. ”Saya tahu Aidit dalang pembunuhan itu setelah mencari tahu. ia baru tahu bahwa ayahnya diculik dan dibunuh PKI. Sampai saat ini. Karena itu. ”Kami tidak mau benci dan dendam itu berlarut-larut. apalagi menyalahkan anak-anak dan keluarga Aidit.” ujarnya. Namun ia tidak mau memendam kebencian itu.di antaranya TNI Angkatan Darat. Agus Widjojo Agus Widjojo sedang lelap tidur saat peristiwa berdarah itu terjadi. sehingga tidak mudah dilumpuhkan. ”Aidit sosok yang berambisi besar untuk berkuasa. ia memandang Aidit sebagai orang yang yakin betul pada ideologi yang diperjuangkannya. Agus putra pertama Brigadir Jenderal Soetojo Siswomihardjo.” kata pensiunan jenderal ini. namun dihalangi Angkatan Darat. membunuh para jenderal. Itulah terakhir kali ia melihat sang ayah.” ujar Agus. ”PKI berambisi ingin berkuasa. Namun PKI di bawah pimpinan Aidit saat itu sangat kuat. Ia terbangun setelah mendengar derap sepatu lars dan kegaduhan di rumahnya. menjadi khawatir. ”Saat itu saya tidak tahu jelas perseteruan politik antara TNI Angkatan Darat dan PKI dan kenapa ayah saya dibunuh. agar bisa berkuasa. Selama ini. http://serbasejarah. Apalagi saat itu PKI hendak memaksakan sistem komunis di Indonesia.wordpress. Menurut Agus. Tidak ada suara tembakan. Inilah yang kemudian memicu perseteruan antara PKI dan TNI Angkatan Darat. perseteruan antara Angkatan Darat dan PKI bermula dari tersiarnya kabar bahwa Presiden Soekarno sakit keras.

Walau merasa kehilangan setelah peristiwa itu. pensiunan Pertamina. Untuk menghindari rasa dendam antara keluarga Pahlawan Revolusi dan keluarga Aidit.” kata Ratna.” Ratna kerap melihat Aidit berpidato di samping Soekarno. Apalagi melihat Aidit sebagai sosok yang heroik. Agus menilai pembunuhan terhadap ayahnya lebih karena alasan politik. kini 60 tahun.” kata Ratna.com 56 . Karena sejak awal mengetahui bahwa paham komunis tidak mengenal agama. dan Komunis. ”Baru setelah Pak Umar Wirahadikusumah (Panglima Kodam V/Jaya waktu itu) datang ke rumah. bukan oleh bangsa lain. Soekarno bahkan merangkul PKI menjadi salah satu kekuatan dengan mengembangkan sistem Nasakom: Nasionalis. Dia tidak bisa menyimpulkan PKI sebagai pelaku utamanya. ”Dia tidak berani datang sendiri. rumahnya tidak dijaga oleh seorang prajurit pun. hal itu tidak mudah dilakukan. Soeprapto. kata Agus. tapi menggunakan dan memperalat orang-orang bawah untuk mencapai tujuannya. Agama. Aidit. Agus tidak dendam kepada PKI. apalagi kepada anak-anak D.wordpress. Tidak hanya itu. sehingga pasukan Cakrabirawa bisa leluasa membawa ayahnya. Ratna Purwati Soeprapto Ratna Purwati telah berumur 18 tahun ketika peristiwa yang merenggut nyawa ayahnya.N. ”Kita kan harus tetap berjalan ke masa depan.” katanya. Ratna. ”Karena saat itu Aidit sangat dekat dengan Presiden Soekarno. ”Yang menyakitkan para jenderal dibunuh oleh bangsa sendiri. ”Kami mencoba mengambil pelajaran dan berusaha mengungkap kebenaran. ia bahkan memprakarsai pembentukan Forum Silaturahmi Anak Bangsa. terjadi. melihat PKI dan Aidit tidak lebih dari sosok pengecut. Meski tidak mengetahui pasti apakah PKI pelaku tunggal penculikan itu. http://serbasejarah. sehingga dia tidak merasa trauma. Saat penculikan itu. tidak hanya terpuruk dengan masa lalu. apa yang sebenarnya terjadi.” ujarnya. Mayor Jenderal R.” ujarnya—walaupun. Ratna tidak terlalu peduli dengan pertumbuhan pesat partai pimpinan Aidit itu. kami tahu Ayah diculik gerombolan PKI.

Lukman. Pada 1957 Aidit dengan bangga melaporkan bahwa jumlah perempuan anggota partai sudah mencapai 100 ribu.*** Rahasia Aidit *** Oleh : Hilmar Farid Sejarawan Aidit memimpin PKI sejak Januari 1951. ribuan pemimpin dan kader partai ditangkap di Medan dan Jakarta. Sekalipun pemimpin partai membuat pernyataan tidak terlibat dalam serangan itu. PKI menempati urutan keempat dalam pemilihan umum dengan 6. Dalam berbagai kesempatan. dalam pemilihan daerah. Pada pertengahan Agustus. Pada usia 32 tahun Aidit sudah menjadi pemimpin salah satu kekuatan politik pasca-revolusi yang paling signifikan dan hidup. Dua tahun kemudian. jumlah suara untuk PKI meningkat hampir 40 persen. dan Njoto.4 persen dari total suara. Aidit bersama Lukman dan Njoto lolos dari kejaran. September 1955. Ini terjadi setelah serangan terhadap sebuah kantor polisi di Tanjung Priok oleh gerombolan yang mengenakan simbol palu arit. Perdebatan berlangsung di tingkat pimpinan pusat sampai kader-kader daerah. Banyak dari mereka yang diadili kemudian diturunkan jabatan dan status keanggotaannya. Jumlah anggotanya yang semula hanya 4.000 orang meningkat puluhan kali lipat. Politbiro baru di bawah Aidit menggunakan tangan besi.wordpress. http://serbasejarah.com 57 . pemerintah Sukiman tetap mengirim aparat untuk mengejar kaum komunis. bahkan dikeluarkan dari partai. partai yang baru dipukul secara politik dan fisik menyusul peristiwa Madiun 1948 itu kembali berhadapan dengan represi. Apa rahasia Aidit mengubah partai yang semula terbelah ke dalam banyak faksi menjadi kekuatan politik yang solid dan andal? Pengambilalihan partai dari apa yang disebut ”kalangan tua” oleh Aidit. pada awal 1951 bukanlah proses yang mudah. bahkan di beberapa daerah mereka mayoritas.1 juta suara atau meraih 16. Tepat empat tahun kemudian. ”Pengadilan” dibentuk untuk mendisiplinkan kader yang berseberangan pandangan dengan pemimpin baru. Baru beberapa bulan.

Setiap calon anggota melalui tahap pemeriksaan dan pengawasan selama lima sampai enam bulan sebelum menjadi anggota penuh dan kemudian kader partai. Orang yang bertanggung jawab melakukan tugas berat ini adalah Sudisman. pada awal 1957 sudah menjadi harian dengan tiras 60 ribu eksemplar. Namun elemen yang paling penting dalam konsolidasi partai adalah tumbuhnya komunitas yang berpusat pada organisasi partai. yang semula terbit terbatas untuk kader dan anggota partai. Politbiro yang dipimpin Aidit mulai membangun struktur organisasi yang ketat. Seleksi dan perekrutan anggota dirapikan. mulai dari tekanan politik pihak lawan sampai urusan sehari-hari seperti melahirkan dan kematian.com 58 . Pada saat bersamaan diberlakukan juga asas demokrasi di mana kader bisa menyuarakan perbedaan pendapat dan kritik sehingga tidak terakumulasi menjadi faksi seperti terjadi pada masa sebelumnya. Menurut Donald Hindley. http://serbasejarah.wordpress. Kantor partai adalah tempat yang hidup dan para pengurusnya adalah orang yang aktif dalam komunitas. Pendidikan politik mendapat perhatian khusus dan menurut Ruth McVey inilah kunci yang membuat PKI mempesona banyak orang. Perluasan pendidikan ini dibarengi dengan berlipat gandanya kegiatan penerbitan. Suara Persatuan di Semarang. studi ekonomi politik. Analisis Marxis. Di Jawa Barat. PKI berhasil membangun komunitas-komunitas berbasis solidaritas dalam masyarakat yang penuh ketegangan dan pertentangan. Harian Rakjat. yang diajarkan di sekolah dan kursus politik milik partai tidak hanya menawarkan isi tapi juga cara ”berilmu” baru. kegiatan pendidikan yang diselenggarakan PKI di berbagai tingkat seperti menjadi jalan menuju modernitas. sejarah masyarakat. jumlah sekolah dan guru yang terbatas. kader partai membaca karya Mao dalam bahasa Sunda. Cabang-cabang partai mempunyai penerbitan sendiri seperti Suara Ibukota di Jakarta. Di tengah sistem pendidikan nasional yang belum berkembang. Terjemahan karya asing ke dalam bahasa Indonesia banyak dilakukan. Buletin PKI Djawa Timur di Surabaya. Organisasi secara konkret membantu anggota menghadapi masalah.Setelah berhasil melakukan konsolidasi dengan menyatukan unsur-unsur yang setuju pada garis kebijakan baru partai. dan Lombok Bangun di Mataram.

Sejak 1951 Aidit menitikberatkan perjuangan partai melalui jalan parlemen. Ancaman bahwa PKI akan berhasil menguasai pemerintah melalui pemilihan umum dan perjuangan parlementer membuat lawan politiknya diam-diam mensyukuri Demokrasi Terpimpin. jika sasarannya adalah sekutu dalam front nasional. Semua ini berubah pada awal 1960-an.Perkembangan pesat ini hampir tidak mendapat hambatan berarti. Komunitas yang tumbuh di sekeliling organisasi partai kini terpusat pada mobilisasi dan semakin banyak pertimbangan survival yang melandasi kebijakan partai. Buruh dilarang mogok. dan aksi subversi. Bagi mereka menjadi anggota partai adalah jalan mengamankan posisi dalam birokrasi dan membangun perlindungan diri menghadapi http://serbasejarah. Tidak mengherankan jika Soekarno melihatnya sebagai sekutu penting untuk mengimbangi tekanan pihak militer. petani diminta menahan diri agar tidak mengambil alih lahan. Dengan strategi front nasional PKI berhasil menciptakan ruang yang memudahkan konsolidasi partai. meminjam istilah sejarawan Jacques Leclerc. Tekanan berbagai pihak membuat keputusan-keputusan penting semakin terpusat di tangan segelintir pimpinan. Sepanjang 1950-an PKI praktis tidak pernah ”bermain di luar jalur” seperti halnya partai-partai yang bertualang dengan terlibat aksi pemberontakan di daerah-daerah. tapi juga para pejabat dan mereka yang dalam analisis sosial PKI disebut kabir alias kapitalis birokrat. usaha putsch atau persekongkolan untuk menyingkirkan pemimpin nasional. sekalipun jumlah anggota partai semakin bertambah. Para ahli psychological warfare dalam maupun luar negeri sementara itu meramaikan suasana politik dengan desas-desus. PKI mulai memasuki gelanggang politik baru. Jarak dengan massa mulai terasa. Seruan Aidit untuk memperkuat barisan partai dengan menambah jumlah anggota tidak hanya disambut oleh rakyat di kampung dan desa yang melihat PKI sebagai pintu menuju modernitas dan kemakmuran. pengacauan informasi.com 59 . Angkatan Darat dan kekuatan antikomunis kini melihat PKI sebagai ancaman nyata. Itu membuat PKI seperti ”raksasa berkaki lempung”.wordpress. Jarak pemimpin dengan massa semakin terasa. Ketegangan sosial dan politik meningkat karena perekonomian memburuk.

Ada yang menyebutnya pengkhianatan. http://serbasejarah. PKI pun tumbuh menjadi tubuh besar yang lamban dan tidak lagi tangkas menghadapi perubahan. Keadaan menuntut ketangkasan politik.com 60 . dan tipu daya. Aidit pun terkucil dari Comite Central dan kawan-kawannya sendiri. Di tengah keadaan ini Aidit mendengar berita tentang Dewan Jenderal yang berencana menggulingkan pemerintahan Soekarno. PKI sebagai partai sudah terlalu lamban untuk mengikuti dinamika yang berlangsung cepat. Selama September 1965 tidak ada lagi rapat Politbiro. Ada juga yang bilang petualangan.wordpress. Bagi saya. Aidit bersama sejumlah pemimpin partai terseret dalam gelap politik klandestin. kata yang lebih tepat adalah tragedi. agen ganda.pergulatan sosial yang kadang berlangsung keras dan penuh konflik. Ketika keputusan menentukan harus diambil dalam hitungan hari dan jam.

” ujarnya kesal saat ada anggota Politbiro lain menyangsikan eksistensi Dewan Jenderal dan rencana mereka untuk melakukan kup terhadap Presiden Soekarno. Saat tubuhnya terempas membentur pintu. ”Tadinya saya ingin memberikan perwatakan yang lebih utuh. budayawan yang kala itu wartawan majalah Tempo.” kata Syu’bah. http://serbasejarah. Bagaimana gayanya berbicara. Sebutan itu keluar dari mulut Dipa Nusantara Aidit. terutama ketika menunjukkan strategi yang tengah dirancang. 30 September 1965. pada saat Aidit muncul di layar. bagaimana ekspresinya saat berpikir. Malam Jumat Pahing.com 61 . untuk beberapa lama. BERONDONGAN peluru Cakrabirawa merangsek ke tubuh Letnan Jenderal Achmad Yani pada malam Jumat Pahing. yang didapuk Arifin sebagai sang gembong PKI. Aidit hasil tafsiran sutradara Arifin C. Peristiwa malam Jumat Pahing yang kelak dikenal sebagai Gerakan 30 September itu direka ulang lewat film kolosal Pengkhianatan G-30-S/PKI (1982). ”Saya tidak merasa sukses memainkan peran itu. Jenazah Yani yang masih hangat lantas digeret keluar oleh para pelaku. termasuk caranya mengepulkan asap rokok.*** Wajah Aidit di Seluloid *** Film Pengkhianatan G-30-S/PKI. putranya menyaksikan dari bawah meja setrika dengan wajah pasi. Ada saat Aidit hanya disorot dengan close-up pada gerak bibirnya. yang tersodor adalah fragmen-fragmen seperti mata yang mendelok-delok marah atau gaya merokok yang menderu-deru gelisah. ”Kita tak boleh terlambat. seperti tersaji di film berdurasi 271 menit itu.wordpress.” ungkap mantan Ketua Komite Teater Dewan Kesenian Jakarta ini. Adalah Syu’bah Asa. menjadi sumber visualisasi tentang sosok Aidit. Ketua Partai Komunis Indonesia. Noer adalah Aidit yang penuh muslihat.” Maka. saat ia menyebutkan hari-H dari sebuah operasi rahasia. memborehkan jejak darah yang berlimpah-ruah di permukaan ubin. Itulah pertama kalinya masyarakat bisa menyaksikan rekaan wajah Aidit dengan jelas melalui interpretasi Syu’bah Asa. ”tapi Arifin bilang tak perlu karena dia hanya butuh beberapa ekspresi saja.

” Di awal proses preproduksi. Amarzan. Bahan riset minim. Semua karismatis di mata dia. penyair yang mengenal Aidit secara pribadi. Syu’bah sempat ketiduran. Syu’bah kembali mengunjungi Amarzan.” Danarto menandaskan.” tuturnya. ”Dari informasi itulah saya tafsirkan ke dalam gerak wajah. Maka. Ketika film itu selesai.” ujar sang penyair seperti diulangi Syu’bah. Tapi Aidit tidak. ”Waktu itu tidak mungkin menghubungi keluarga Aidit. 66 tahun. Syu’bah mendalami tokoh yang akan diperankannya melalui diskusi intens dengan Amarzan Ismail Hamid. saya akhirnya juga mengundurkan diri sebagai art director karena soal honor. Jawa Barat. ”Setelah berbulan-bulan melakukan riset.wordpress. sebetulnya Amarzan sempat terlibat atas ajakan Arifin dan Danarto. Semua yang ada di dalamnya dibuat berdasarkan keinginan sang pemesan.” ungkap Syu’bah.” Namun. Megamendung.com 62 . selain dengan penafsirannya sendiri atas skenario yang ditulis Arifin. dan akses ke keluarga almarhum saat itu tak ada. Tidak seperti sekarang.” katanya. ”Sulit untuk menggambarkan sosok seorang Aidit.” tuturnya. http://serbasejarah. Sepanjang malam mereka berdiskusi di Wisma Tempo Sirnagalih.” ujar Syu’bah. yang menjadi direktur artistik film. ”Buruk. menyatakan memang itu bukan peran yang gampang. Apa saja informasi penting yang ia dapatkan? ”Amarzan bilang dia sudah bertemu pemimpin komunis dunia seperti Mao Tse Tung dan Ho Chi Minh. yang dihubungi wartawan Tempo Arti Ekawati. menanyakan pendapatnya tentang peran yang ia mainkan. Belakangan ia mengundurkan diri setelah sarannya tidak banyak didengar. ”Apalagi itu film propaganda. Danarto pun tak bertahan lama dalam pembuatan film yang digarap selama dua tahun dengan melibatkan lebih dari 10 ribu pemain figuran itu. ketika besoknya syuting dilakukan. ”Kecapekan.Tapi ia tak kecewa karena sejak awal tahu bahwa sosok Aidit dibutuhkan hanya sebagai pengimbang. bukan tokoh utama yang menjadi alasan film itu dibuat. Belum lagi menyangkut akses untuk mempelajari karakter Aidit yang sangat terbatas. ”Saya memberikan masukan tentang setting suasana rapat-rapat PKI dan suasana pada waktu itu. Ada jurang besar yang tak terjembatani.

Bujet film ini sendiri tercatat Rp 800 juta, yang menjadikannya sebagai film termahal di awal 1980-an. lll EMBIE C. Noer, yang bertindak sebagai direktur musik film itu, ingat kata-kata Arifin saat mendeskripsikan film yang akan mereka buat dengan sangat singkat, ”Ini film horor, Mbi.” Bagi Embie, frasa sependek itu cukup menjadi dasar baginya untuk mengembangkan tafsir bebunyian. ”Saya bukan cuma adiknya atau krunya, melainkan juga anaknya sekaligus muridnya sejak dia masih muda,” tutur Embie. ”Karena itu, yang sama-sama kami pahami adalah Aidit sebagai sebuah diskusi politik ketimbang sebagai rekonstruksi fakta yang debatable.” Contoh kecil yang menunjukkan itu, antara lain, adegan Aidit merokok yang dianggap menyimpang dari kebiasaan Aidit sebenarnya yang tidak merokok—seperti diyakini sang adik, Murad Aidit. ”Adegan itu justru menegaskan Mas Arifin sedang tidak merekonstruksi fakta, melainkan menyodorkan sebuah diskusi politik,” kata Embie. Ia prihatin melihat pelbagai diskusi yang muncul saat itu tentang pencitraan Aidit, dan film itu secara umumnya, yang hanya ditakar dari sisi estetika, bukan secara substantif. ”Banyak yang gagal membaca film ini,” keluh Embie. Dalam wawancaranya dengan majalah ini 23 tahun silam, Arifin mengatakan bahwa niatnya membuat film ini adalah sebagai ”film pendidikan dan renungan tanpa menawarkan kebencian” (Tempo edisi 6/14, 7 April 1984). Berkaitan dengan tugasnya untuk memberi tafsir musikal pada film itu, Embie berkeyakinan bahwa ranah politik Indonesia, sampai detik ini, adalah konsep budaya Barat dengan para pionir seperti Ronggowarsito untuk sastra dan metafisika serta Raden Saleh untuk estetika. ”Maka saya meramu suling bambu, tape double-cassette, keyboard, dengan semangat budaya pseudo-modern,” ujarnya. Perdebatan yang sempat muncul mengenai sosok Aidit dalam film itu, seingat Jajang C. Noer, tak sampai menggelisahkan suaminya. ”Dia sangat excited ketika melihat hasil akhirnya,” tutur Jajang.

http://serbasejarah.wordpress.com

63

Bagi Jajang, proses persiapan bahan untuk sosok Aidit adalah saat yang sibuk sekaligus mencemaskan. Mereka sibuk membuat kompilasi dari pelbagai bahan tertulis. Itulah yang diolah Arifin menjadi sebuah skenario. Yang membuat cemas, tim Arifin hanya memiliki satu foto Aidit, ketika sang figur berada di sebuah acara di Istora. Rumitnya lagi, foto itu pun tak begitu jelas. Persoalan menjadi sedikit lebih mudah setelah mereka berhasil mendapatkan sebuah pasfoto Aidit yang lebih jelas. ”Ternyata bentuk fisik Aidit tak sebesar yang kami bayangkan semula,” ujar Jajang. ”Dari pasfoto itulah Mas Arifin punya kesan bahwa Aidit terlihat mirip Syu’bah. Bukan pada kepersisan wajah, tapi pada wibawa.” Jajang mencontohkan, pencarian pada ”kemiripan wibawa” ketimbang kemiripan wajah juga menjadi pertimbangan utama saat mencari pemeran Bung Karno, yang akhirnya jatuh pada Umar Kayam. Sudah selesaikah persoalan? Ternyata belum. Jajang mengungkapkan, mereka masih kesulitan mendapatkan ciri atau gestur khusus Aidit, meski sudah mencari informasi ke Subandrio dan Syam Kamaruzzaman. ”Satu-satunya tambahan informasi yang muncul adalah bahwa Aidit itu dandy. Bukan dalam pengertian genit, tapi pada gaya busana. Dan di situlah repotnya,” Jajang terkekeh sejenak. ”Syu’bah nggak bisa dibilang dandy.” Ihwal Aidit yang merokok itu, Jajang punya jawaban lain. Saat itu Arifin merasa merokok sebagai representasi dari The Thinker. ”Secara visual terlihat lebih bagus penggambaran seseorang yang berpikir keras itu lewat rokoknya,” ulas Jajang. ”Itu sebabnya ada adegan di mana layar hanya dipenuhi asap rokok sebagai metafor sumpeknya suasana politik Indonesia.” Dengan segala pro-kontra yang muncul akibat film Pengkhianatan G-30-S/PKI, satu hal yang tak bisa disangkal adalah generasi yang lahir pada 1970-an dan sesudahnya mendapatkan satu-satunya gambaran tentang sosok Aidit secara jelas hanya dari film itu. Setelah Presiden Soeharto mengundurkan diri pada 1998, buku tentang Aidit kemudian bermunculan, termasuk yang ditulis oleh mereka yang mengenalnya lebih dekat.

http://serbasejarah.wordpress.com

64

*** Sajak Pamflet Sang Ketua ***
D.N. Aidit berhasrat juga menjadi penyair. Tapi puisinya pernah ditolak HR Minggu.
TELEPON kantor Harian Rakjat di Jalan Pintu Besar Selatan Nomor 93, Jakarta Pusat, meraung-raung pada suatu Sabtu malam, sekitar awal 1965. Dipa Nusantara Aidit, Ketua Comite Central Partai Komunis Indonesia, mencari ”orang yang bertanggung jawab” atas seleksi puisi di HR Minggu, lembar kebudayaan yang berbeda isi, bahkan logonya, dengan Harian Rakjat edisi reguler. Telepon itu disambut Amarzan, redaktur yang memang ditugasi menyeleksi kiriman puisi. ”Apakah sajak-sajak saya sudah diterima?” terdengar Aidit di seberang telepon. ”Sudah.” ”Jadi, dimuat dalam edisi besok?” Setelah berpikir sejenak, Amarzan menjawab, ”Tidak.” ”Maksudnya?” ”Ya, tidak dimuat” ”Mengapa tidak dimuat?” ”Menurut saya, belum layak dimuat.” Hening. Lalu brak! Telepon dibanting. Amarzan, ketika itu 24 tahun, baru dua tahun menjadi redaktur. Ia paham, menolak puisi Aidit bisa menjadi perkara besar. Sejam kemudian, telepon kantor kembali berdering, masih mencari Amarzan. Kali ini dari Njoto, Wakil Ketua II CC PKI sekaligus Pemimpin Redaksi Harian Rakjat. Dengan nada kalem, Njoto bertanya apakah benar Amarzan menolak memuat sajak-sajak kiriman Aidit. Amarzan membenarkan. ”Bung yakin akan pendapat Bung?” Njoto bertanya.

http://serbasejarah.wordpress.com

65

dari 1946 sampai 1965. Selain di Harian Rakjat itu. tiga pekan lalu. Sajak-sajaknya hampir seluruhnya berisi puji-pujian kepada partai. Aidit menggunakan puisi sebagai media untuk berkomentar atas peristiwa aktual yang ia lihat dan dengar.” ”Tak ada hal-hal lain yang bisa dipertimbangkan?” ”Tidak.” ”Baik. dengan gaya menyeru dan berpe_tuah. gajinya Rp 525 per bulan. Tadinya ia menyangka Njoto bakal memaksanya memuat sajak-sajak Aidit itu. sajak Aidit kerap muncul di Suara Ibukota. sajaknya Raja Naik Mahkota Kecil. menggantikan Jenderal Abdul Harris Nasution. Hasan Raid.” katanya.wordpress. Aidit lumayan banyak menulis puisi. misalnya. bahkan dalam sajak yang sangat personal sekalipun.” katanya mengenang ”insiden telepon” itu. ”Puisinya sejenis puisi poster. ”Jika itu terjadi. Udara hari ini cerah benar pemuda nyanyi nasakom bersatu gelak ketawa gadis remaja http://serbasejarah. Ketika itu. Kalau begitu. Sayang.”Yakin. cukup untuk makan dua pekan di masa beras sulit dan apa-apa harus mengantre. saya akan keluar. atau anjuran revolusi. Menurut Amarzan. sebuah koran politik Jakarta yang diasuh seorang aktivis PKI.” Plong. Amarzan lupa puisi Aidit mana yang ia tolak ketika itu. Sajak-sajak di kedua koran itu kemudian dikumpulkan dan diterbitkan dalam antologi Lumpur dan Kidung. yang ditulis pada 23 Juni 1962 untuk menyindir pengangkatan Letnan Jenderal Ahmad Yani sebagai Kepala Staf Angkatan Darat. Baca. saya mendukung keputusan Bung. kini 66 tahun. ia menolak puisi Aidit justru karena ingin menyelamatkan ”martabat” sang Ketua.com 66 .

Aidit kemudian kerap http://serbasejarah. dan mengabdi kepada buruh dan rakyat.” tulis Sobron dalam Aidit (2003). dan laut. ia sering dikirimi sajak oleh Aidit untuk dimintai pendapat. Aidit—sekali waktu pernah bercerita bahwa abangnya sesungguhnya mengagumi sajak-sajak Chairil Anwar. Kredo ini menjadi semacam tren yang dianut para penulis ”berhaluan kiri”.N. Oey Hay Djoen. ”Buat apa? Jelek. pasti berpihak pada PKI. yang ditulisnya pada 14 Februari 1961.” katanya. sebagai penyair. sebulan setelah Patrice Émery Lumumba. berkepribadian nasional. Bekas pejabat PKI itu mengenang. bulan. Sobron Aidit—adik D. bisa saja menulis puisi tentang cinta.com 67 . Mengetahui adiknya berkawan dengan penyair terkemuka Indonesia itu. Chairil dan Sobron pada 1949 pernah satu kos di Jalan Gondangdia Lama Nomor 2.mendengar si lalim naik takhta tapi konon mahkotanya kecil Sajak empat kuplet ini ditutup dengan stanza: Ayo. secara pribadi menganggap puisi tak selalu harus begitu. pemimpin gerilya rakyat Kongo. CIA. Aidit membual: ”Chairil itu. Tapi laki-laki yang masih gesit di usia 78 tahun itu mengaku tak pernah menggubrisnya. sebagai redaktur HR Minggu. Jakarta Pusat. bekas anggota parlemen dan Dewan Pakar Ekonomi PKI.” Sobron sendiri saat itu kerap mengirim cerpen ke beberapa koran dan majalah sastra. kalau masih hidup. maju terus kawan-kawan/ Halau dia ke jaring dan jerat/ tangkap dia dan ikat erat/ hadapkan dia ke mahkamah rakyat! Atau baca: Yang Mati Hidup Kembali. meski tak mau jadi PKI. kebimbangan. ”Abangku ini ternyata banyak tahu soal-soal teori sastra mutakhir. Ia sendiri. Amarzan. Tak hanya Amarzan yang menganggap puisi-puisi Aidit jelek. juga berpendapat demikian. Aidit kerap mengkritik cara adiknya itu menulis. Hay Djoen sendiri menulis prosa memikat dengan nama samaran Ira Iramanto atau Samandjaja. mati dibunuh agen rahasia Amerika. Butir-butir airmata membasahi koran pagi/ Orang hitam berhati putih itu/ dibunuh siputih berhati hitam! Aidit sendiri pernah sekali menulis pada 1964 bahwa sastra itu harus bertanggung jawab.wordpress.

Prison Diary. dan Chekov kepada Sobron. Para pemimpin PKI lainnya—Njoto. Dostoyevsky. Ketika tersebar kabar Aidit meninggal.wordpress. bagi Aidit. http://serbasejarah.com 68 .H. Mao Zedong menulis sajak. banyak pemimpin partai komunis di Asia yang pandai menulis sajak. dan M. 23 November 1965.meminjamkan buku-buku penulis Rusia seperti Tolstoi. Ho Chi Minh malah punya kumpulan sajak yang diterjemahkan ke berbagai bahasa. hanya semacam gaya seorang pemimpin partai. Alimin. Sudisman. Mao Zedong menulis sajak belasungkawa yang dimuat di sebuah koran Tiongkok. Sebab. yang terjemahan Indonesianya kira-kira: Di jendela dingin berdiri reranting jarang beraneka bunga di depan semarak riang apa hendak dikata kegembiraan tiada bertahan lama di musim semi malah jatuh berguguran. Lukman—juga menulis sajak. Barangkali menulis puisi.

Setelah Keluar dari Laci Penulis Puluhan buku menyajikan aneka versi tentang sosok D. Buku-buku dari lingkaran terdalam keluarga Ketua Comite Central Partai Komunis Indonesia itu tak mungkin bisa kita baca sepuluh tahun lalu. Begitu pula Ibarruri. ”Bang Amat. Kini.N. Dokter memberi Murad obat TBC terbaru dari Swiss. Cerita pun mengalir.” Ia mencontohkan saat meminta uang biaya pernikahan. mengandalkan jaringan pertemanannya di luar negeri. Aidit kali ini disebut sebagai kakak yang sempurna. Ayah yang baik hingga politikus oportunis. ”Di masa aku remaja. Iba menyebut sang ayah dalam buku Ibarruri Putri Alam yang terbit tahun lalu sebagai ”manusia yang paling kucintai”. misalnya. Sobron Aidit. di era reformasi. kata sejarawan Asvi Warman Adam. juga menulis beberapa buku.” begitu Murad memanggil Aidit. Aidit dan PKI adalah kesatuan yang tak mungkin dipisahkan. kukagumi. yang belum beredar di Indonesia. Tak cuma Murad.wordpress. putri tertuanya.com 69 . adik sepupu Aidit. Adalah Aidit yang mendapatkan obat itu. buku-buku itu hanya teronggok di laci penulis. D. Begitu sibuknya.” Murad Aidit menuangkan kesaksiannya terhadap sang kakak dalam buku Aidit Sang Legenda.N. Tapi. Ia melukiskan Achmad Aidit alias Dipa Nusantara Aidit sebagai aktivis yang habis-habisan membesarkan partai palu arit. aku tiba-tiba kehilangan manusia yang paling kucintai. Inilah sepenggal kisah haru-biru hubungan kakak-beradik yang ditulis dalam buku 264 halaman yang terbit dua tahun lalu. Aidit kurang memperhatikan segala kesulitan yang ia hadapi. Aidit. ia sama sekali tak diberi. Kendati sudah mulai ditulis belasan tahun lalu.” Ketika mendengar berita kepastian tewasnya sang Ayah. yang http://serbasejarah. pada saat yang lain. Iba menuliskan. ”adalah kakak yang sungguh tak dapat diharapkan. ”Kita bisa lebih mengenal sosok Aidit dari sudut pandang personal. rasa kesal dan benci kepada Bang Amat tandas ketika Murad tergolek lemah akibat TBC.

yang mengakibatkan terputusnya komunikasi. Dalam buku itu. Iba menyebut Aidit sebagai ayah yang tak mengerti merawat anak. Jenderal Franco. Ia bahkan dituding sebagai sosok yang menyaring informasi yang akan disampaikan kepada Presiden. Menyingkap Tabir Keluarga Aidit (2005) karya Budi Kurniawan dan Yani Andriansyah boleh dikelompokkan dalam buku yang tak boleh terbit di masa Orde Baru.” tulis Budi dan Yani.com 70 .wordpress. dan memanfaatkan kedekatan itu untuk kepentingannya sendiri. Buku Pergolakan Politik Tentara Sebelum dan Sesudah G30S/PKI yang ditulis Todiruan Dydo pada 1989 menyebut Aidit sebagai pemimpin partai licik dan oportunis yang khawatir Angkatan Darat akan berkuasa setelah Soekarno meninggal. Aidit dituding sebagai orang yang selalu menjelek-jelekkan tentara di hadapan Soekarno. Dolores Ibarruri. Meski memuji setinggi langit sang ayah. buku-buku yang berusaha ”membersihkan” sosok Aidit bebas beredar. tak ada kesan dalang pembunuhan kejam dan bengis—sifat yang tertanam pada sebagian besar benak orang Indonesia karena dijejali buku-buku sejarah yang memojokkan Aidit—pada sosok politisi yang dikenal dekat dengan Soekarno ini. Buku Menolak Menyerah. Aidit pula yang memerintahkan penangkapan para jenderal. Ketika itu. Maka Aidit meniupkan isu adanya Dewan Jenderal yang akan melakukan kudeta. ia pernah menangis.” Kebanyakan buku yang terbit di era Orde Baru memperkenalkan Aidit sebagai sosok yang pantas dimusnahkan. ”Terjadi penyingkiran ke Halim. Buku tersebut bahkan memuat informasi bahwa Aidit terkucilkan dari peristiwa besar G30S/PKI. Buku ini menyebut Aidit sebagai sosok yang amat dekat dengan Soekarno. Suatu kali di masa kecil. http://serbasejarah. Sejak Soeharto tumbang. Tak hanya tulisan saudara dan anak—yang jelas lebih banyak memunculkan sosok manusia Aidit dan dibumbui emosi karena kedekatan pada sang tokoh—tapi juga penulis atau peneliti yang tak ada hubungan apa pun dengan Aidit.menjadi teladan dalam cita-cita.” Ibarruri adalah nama pemberian Aidit yang diambil dari nama pemimpin gerakan Komunis Internasional asal Spanyol. ”Yang terjadi adalah peristiwa di luar skenario Aidit. Dolores terkenal dengan aksi menentang diktator Spanyol. Aidit yang tak tahu kenapa anaknya menangis terus memberi minum hingga perutnya kembung.

” demikian buku ini mengutip konstitusi PKI yang merupakan ide Aidit. berbagai golongan mengecam Aidit. maka Pancasila tak lagi dibutuhkan sebagai alat pemersatu. Tribuana Said dan D. Aidit digambarkan sebagai sosok yang anti-Tuhan.” begitu tertulis dalam buku keluaran Lembaga Studi Ilmu-Ilmu Kemasyarakatan. jelas-jelas menyebut PKI dan Aidit http://serbasejarah. Demikian buku kontroversial Siapa Menabur Angin akan Menuai Badai yang dikarang Soegiarso Soerojo pada 1988. Jakarta. Pro-kontra berakhir setelah Wakil Perdana Menteri Chaerul Saleh memerintahkan semua pihak menghentikan polemik pidato tersebut. Para tentara yang sebelumnya memiliki latar belakang PKI didekati dan dipakai untuk melancarkan kudeta 1965. ”Seperti disambar geledek di siang bolong. Aidit berkata bahwa sosialisme. ”Juga dalam kesempatan berpidato di depan peserta Pendidikan Kader Revolusi 1964. D.N.Presiden tidak bisa mengandalkan informasi intelijen karena dalam kalangan tentara sendiri terjadi kesimpang-siuran akibat penyusupan orang-orang PKI.com 71 .S. padahal ia tidak bermaksud mengatakan bahwa Pancasila tak lagi diperlukan. Moeljanto dalam Perlawanan Pers Indonesia BPS Terhadap Gerakan PKI menceritakan buntut panjang pidato Aidit itu. Ini tak jauh berbeda dengan buku-buku pelajaran sekolah yang memuat versi pemerintah Orde Baru. Aidit adalah dalang G30S/PKI. Koran-koran berhaluan komunis memproklamasikan Pancasila tanpa sila pertama. Soetopo Soetanto dalam kumpulan tulisan Kewaspadaan Nasional dan Bahaya Laten Komunis menyebutkan kelihaian Aidit memanfaatkan tentara untuk membunuh para jenderalnya sendiri.” tulis Soegiarso. D. Namun dokumen yang berisi instruksi agar seluruh pimpinan PKI bersiap memuluskan rencana itu bocor. Dalam Rangkaian Peristiwa Pemberontakan Komunis di Indonesia. Aidit yang ketahuan belangnya menjadi sangat marah. Buku Sejarah Nasional Indonesia. Dituliskan bahwa Aidit sebenarnya baru akan merencanakan kudeta pada 1970. ” Bahwa cara kerja PKI harus konspiratif. Pers pun terbelah. Inilah yang membuat Aidit mempercepat kudeta menjadi 1965. Aidit pun sempat mengatakan bahwa pidatonya dipelintir harian Revolusioner. kalau sudah tercapai di Indonesia. misalnya. Pemimpin Politbiro PKI ini pun memerintahkan infiltrasi ke tubuh militer.wordpress.N.

Aidit mengemukakan prinsip dan pilihan hidupnya kepada Murad.sebagai dalang tunggal peristiwa 1965. juga buku-buku pelajaran lain. Pahlawan keluarga itu terlalu sederhana dan amat egois. Dalam suatu kesempatan. Ia tak akan pernah tercatat sebagai pahlawan. http://serbasejarah. ”Kau tahu. Buku yang antara lain dikarang oleh Nugroho Notosusanto itu menuai kontroversi karena menghujat Soekarno dan menyanjung Soeharto sebagai penyelamat bangsa. dan tak percaya pada Tuhan alias ateis. ucapan Aidit ini tak berujung sebagaimana yang ia harapkan. aku memang tidak akan menjadi pahlawan keluarga. Di buku itu.wordpress. Kita harus menjadi pahlawan bangsa. bengis.” Kita tahu.com 72 . digambarkan sosok Aidit yang kejam.

dan Angkatan Darat (AD). Menurut Soekarno. Menjelang peristiwa itu. Soeharto. Kalau digunakan matematika sederhana. PKI. Proses penulisan pidato Nawaksara itu sendiri perlu diteliti karena Soekarno meminta masukan dari beberapa tokoh.com 73 . pihak asing atau unsur dalam negeri? Pimpinan PKI yang ”keblinger” itu adalah Biro Chusus yang diketuai langsung Aidit di mana Sjam Kamaruzzaman boleh dikatakan direktur eksekutifnya. Nekolim (Neokolonialisme) tentu mengacu kepada Amerika Serikat (AS). yakni Soekarno. subversi Nekolim. AD menguasai senjata. terlibat) dan RRC.) tak luput dari kritik. dst. Arsip Jepang mengenai tahun 1965 juga perlu diperiksa. kekuasaan terpusat pada tiga pihak. andil masing-masing pihak yang disebut dalam pidato Nawaksara itu 33. satu kelompok. Rumusan ”oknum yang tidak benar” itu konon penghalusan dari ”jenderal yang tidak benar”. Soekarno. konon agen asal Cek. atau satu golongan saja.Aidit dalam Bingkai Nawaksara Oleh: Asvi Warman Adam. Peristiwa yang begitu kompleks tidak mungkin dilakukan satu orang. dokterdokter Cina telah keluar-masuk Istana Presiden.wordpress. Dalang peristiwa itu lebih dari satu. Peneliti LIPI Pertanyaan seberapa besar atau seberapa kecil peran Aidit dalam Gerakan 30 September mengimplikasikan bahwa ia terlibat dalam manuver politik tingkat tinggi tahun 1965. CIA. sehingga analisis Bung Karno sebagaimana disampaikan dalam pidato Nawaksara tahun 1967 dianggap lebih tepat. Ladislav Bittman. Sebelum meletusnya Gerakan 30 September. Angkatan Darat. Apakah yang dituju Soekarno adalah Soeharto (yang pada masa awal beraliansi dengan Nasution)? Atau termasuk juga Untung dan Latief? ”Keblingernya” Aidit disebabkan situasi yang sangat meruncing saat itu. sungguhpun arsip yang terbuka belakangan memperlihatkan bahwa Inggris dan Australia juga mendukung sepenuhnya gebrakan membasmi komunis.33 persen. dan adanya oknum-oknum yang tidak benar. Versi-versi dalang peristiwa tersebut yang selama ini bersifat tunggal (PKI. Tulisan ini mencoba mengelaborasi persentase tersebut. Kalau saat http://serbasejarah. peristiwa itu merupakan pertemuan tiga sebab: keblingernya pimpinan PKI. Namun dalam kategori pihak asing itu tentu tidak dapat diabaikan peran Uni Soviet (termasuk Pakta Warsawa. Mana yang lebih menentukan. sedangkan PKI mendominasi dukungan massa.

Ia akhirnya jatuh karena keseimbangan itu patah setelah meletus Gerakan 30 September. Presiden akan terguling dan selanjutnya PKI akan dibasmi.itu diadakan pemilu. Pada 1980. Soekarno juga menolak usulan pembubaran Himpunan Mahasiswa Islam oleh mahasiswa kiri. menyebabkan semua pihak bersiaga. Sebab itu kekuatan antikomunis seperti Jenderal Suhardiman mengupayakan Soekarno menjadi presiden seumur hidup agar status quo tetap terjaga. Dalam konteks ini. Konsep culik sudah dipraktekkan sejak Desember 1945.wordpress. konfrontasi dengan Malaysia dan agitasi terhadap pihak asing (AS dan Inggris). suasana politik yang kian panas karena konflik tanah dan kebudayaan. PM Sjahrir juga pernah diculik walaupun kemudian ia kembali dengan selamat. Bung Karno sendiri tidak pernah memberikan kesempatan kepada elite komunis memimpin departemen kecuali jadi menteri negara. Pidato tersebut mendapat penentangan dari kelompok yang kemudian dikenal sebagai Petisi 50. ketika terjadi penculikan dan pembunuhan terhadap Menteri Negara Otto Iskandar di Nata. Bila mereka dipecat atau dipermalukan.com 74 . Sebelum akhir pemerintahan Soeharto. manuver Dewan Jenderal (yang keberadaannya dipercayai sang ketua) harus dicegah. Soeharto berpidato bahwa ia tidak segan memerintahkan untuk menculik seorang anggota MPRS bila mereka mencoba mengubah UUD 1945. Kekuatan Soekarno selain dukungan masif dari rakyat juga terletak pada kemampuan menjaga perimbangan politik. PKI tidak punya senjata untuk makar. bila AD mengambil langkah lebih dulu dan berhasil. serta beredarnya dokumen Gilchrist dan Dewan Jenderal. Kondisi perekonomian yang terpuruk. yakni culik. Rapat antara motor Biro Chusus PKI. Para Jenderal itu akan diculik dan dihadapkan kepada Bung Karno. niscaya partai komunis akan menang. Sjam (pihak sipil) dengan Untung dan Latief (unsur militer) memilih cara yang ”lazim” dalam sejarah revolusi Indonesia. anggota komando khusus TNI AD telah menculik beberapa orang aktivis. Bahkan Soekarno dan Hatta pada hakikatnya pernah diculik oleh pemuda sehari sebelum Proklamasi. ancaman kudeta tidak terjadi lagi dan selanjutnya pihak kiri tentu dapat meminta kursi pimpinan departemen kepada Presiden. Karena itu. AD dapat mengkudeta Soekarno namun tidak akan didukung rakyat dan dunia internasional. http://serbasejarah.

wordpress. gerakan itu dipimpin oleh Komandan Batalion Cakrabirawa. mungkin korban yang jatuh tidak banyak. satu menit pun sangat berharga. Terjadi kekalutan karena ternyata di dalam gerakan itu tidak ada satu komando yang dapat mengambil keputusan tunggal.com 75 . Keblingeran keduanya adalah meneruskan gerakan dengan menyiarkan dokumen kedua (tentang pendemisioner kabinet Dwikora) dan dokumen ketiga (penyesuaian pangkat militer tertinggi menjadi letnan kolonel) setelah terjadi kevakuman enam jam pada tanggal 1 Oktober 1965. Padahal. Dalam peristiwa 1965 itu Soekarno adalah pihak yang dirugikan karena selanjutnya ia kehilangan jabatannya. Siapa yang diuntungkan? Peran seseorang atau kelompok dalam suatu kegiatan berbanding lurus dengan keuntungan yang (akan) diperolehnya. maka dapat dipahami keanehan struktur Gerakan 30 September yang dipimpin seorang letnan kolonel. Keblingeran pertama dari Biro Chusus PKI adalah keterlibatan mereka dalam perencanaan penculikan. Namun ternyata penculikan terhadap tujuh orang jenderal itu gagal. Kekurangan utama Soekarno adalah karena ia menganggap enteng seorang Mayor Jenderal Soeharto. dalam percobaan kudeta. Ketika dilapori peristiwa ini. Soekarno di pangkalan AU Halim Perdanakusuma memerintahkan agar mereka menghentikan gerakan. tetapi membawahkan perwira yang lebih tinggi pangkatnya. Sjam hanya koordinator antara Biro Chusus dan perwira militer. Persiapan militer tidak dilakukan secara besarbesaran karena tujuannya bukan menguasai ibu kota. sedangkan Soeharto sangat diuntungkan. Kalau Soeharto yang membangkang perintah Presiden untuk datang ke Halim Perdanakusuma langsung dipecat oleh Soekarno tentu sejarah Indonesia akan berbeda.Karena misi utamanya hanya penculikan. Kalau perintah Soekarno untuk menghentikan Gerakan 30 September itu dipatuhi. karena hanya tiga orang yang masih hidup ketika dibawa ke Lubang Buaya. Ia yang selama ini kurang diperhitungkan berpeluang meraih puncak kekuasaan karena para seniornya telah terbunuh dalam satu malam. Dengan alasan menyelamatkan Presiden. Yang sangat dirugikan http://serbasejarah.

Terjadi perubahan drastis secara serempak dalam segala bidang. Tahun 1965 menjadi watersheet. Selanjutnya Bung Karno akan beristirahat di danau angsa Cina. seorang gadis cilik. Polemik dalam bidang politik dan kebudayaan berganti dengan asas tunggal yang tidak membiarkan kritik. Pergantian Duta Besar Howard Jones dengan Marshal Green bulan Juni 1965 menandai perubahan rencana AS terhadap politik Indonesia. habisi semua jenderal dan para perwira reaksioner itu dalam sekali pukul. Jakarta. empat perwira. Aidit: Itu berarti membunuh beberapa ratus perwira. Aidit: Saya khawatir AD akan menjadi penghalang. Skenario model AS itu lebih didukung arsip sejarah ketimbang imajinasi seorang profesor gaek bernama Victor Fic bahwa Mao Tse Tung menyuruh Aidit mengambil kekuasaan. Dialog imajiner itu berbunyi: Mao: Kamu harus bertindak cepat. dan sekitar setengah juta orang terbunuh setelah peristiwa tersebut. 25 April 1966. Yang paling diuntungkan dari tragedi nasional tersebut tak lain dari Nekolim. lakukanlah apa yang saya nasihatkan kepadamu. Politik luar negeri Indonesia menjadi lembek dan proBarat. Anehnya. pembatas zaman. Mao: Baiklah.wordpress. Tulisan Fic bersumber dari harian The Straits Times. 26 April 1966.com 76 . Kelompok kiri didorong untuk melakukan suatu gerakan sehingga ada alasan bagi AD untuk menumpasnya sampai habis. Mao: Di Shensi Utara saya membunuh 20.000 orang kader dalam sekali pukul saja. Siapa http://serbasejarah. Singapura. Soekarno kok mau dan membiarkannya.pula adalah bangsa Indonesia secara keseluruhan karena enam jenderal. yang mengutip tulisan anonim di Harian Angkatan Bersenjata. Ekonomi berdikari berubah jadi ekonomi pasar yang bergantung pada modal asing dan utang. Angkatan Darat lalu akan menjadi seekor naga yang tidak berkepala dan akan mengikutimu.

Menurut hemat saya.com 77 . Andil ketiganya (keblingeran pimpinan PKI. 19 September 2007 Semua tulisan bersumber dari : Majalah Tempo Edisi 32/XXXVI/01 – 7 Oktober 2007 http://serbasejarah. Apakah penerbitan itu bekerja sama dengan pihak AS dan Inggris? Yang jelas. yakni Nekolim. harian tersebut memiliki versi bahasa Inggris.wordpress.E. merupakan pemegang saham mayoritas. arsip departemen luar negeri AS mengakui bahwa mereka memberikan daftar pengurus PKI di Indonesia kepada pihak AD melalui Adyatman. saya cenderung menganggap pemikiran Soekarno bahwa Gerakan 30 September adalah pertemuan dari tiga sebab merupakan analisis yang paling lengkap dari berbagai versi tunggal yang ada. Setelah membaca berbagai buku dan arsip. Nekolim.penulis anonim di Jakarta itu? Menurut keterangan Salim Said yang saat itu wartawan pemula Harian Angkatan Bersenjata. sekretaris Adam Malik. Beijing. faktor kedua. dan Harry Tjan Silalahi. dan oknum yang tidak benar) tidak sama. Juga mereka memberikan bantuan dana Rp 50 juta kepada KAP (Komite Aksi Pengganyangan) Gestapu yang terbentuk setelah meletus Gerakan 30 September serta dipimpin oleh Subchan Z.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful