KERANGKA ACUAN KERJA ( KAK

)
Pengawasan Teknis Peningkatan Jalan Poros Anggana - Sidomulyo
URAIAN PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Dalam pelaksanaan Pekerjaan Pengawasan Teknis Peningkatan Jalan Poros Anggana - Sidomulyo, harus mendapat pengawasan secara teknis dilapangan, agar rencana teknis yang telah disiapkan dan dipergunakan sebagai dasar pelaksanaan konstruksi dapat berlangsung efektif. Pelaksanaan pengawasan lapangan harus dilakukan oleh pemberi jasa pengawasan yang kompeten, dan dilakukan secara penuh dengan menempatkan tenaga-tenaga ahli pengawasan di lapangan sesuai dengan kebutuhan dan kompleksitas pekerjaan. Konsultan pengawas bertujuan secara umum mengawasi pekerjaan konstruksi, dari segi biaya, mutu dan waktu kegiatan pelaksanaan. Kinerja pengawasan lapangan sangat ditentukan oleh kualitas dan intensitas pengawasan, serta yang secara menyeluruh dapat melakukan kegiatannya berdasarkan Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang telah disepakati.

2. Maksud dan Tujuan

Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini merupakan petunjuk bagi konsultan pengawas yang memuat masukan azas, kreteria, proses dan keluaran yang harus dipenuhi dan diperhatikan serta diinterprestasikan kedalam pelaksanaan tugas pengawasan. Dengan penugasan ini diharapkan konsultan pengawas dapat melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik untuk menghasilkan keluaran yang memenuhi sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK). Terselenggarannya Pengawasan teknis yang dapat melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik untuk menghasilkan keluaran yang memenuhi sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK). Kecamatan Anggana; Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan : APBD Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun Anggaran 2013.

3. Sasaran

4. Lokasi Pekerjaan 5. Sumber Pendanaan

6. Nama dan Organisasi Nama PPK : AKHDIAT INDRATNO, SE, ST
Pejabat Pembuat Komitmen
Proyek /Satuan Kerja : Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Kutai Kartanegara.

DATA PENUNJANG

7. Data Dasar 8. Standar Teknis

Di adakan pengambilan data data lapangan dan Hasil perencanaan awal.

Lingkup pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh konsultan pengawasan adalah berpedoman pada ketentuan yang berlaku antara lain :

·

Undang undang RI No. 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

Pengawasan Teknis Peningkatan Jalan Poros Anggana - Sidomulyo

33 tahun 2004 tentang Pem erintah daerah. 22 tahun 1999 tentang Otonomi Daerah. – UU No.Sidomulyo .· · Undang undang No. Pengawasan Teknis Peningkatan Jalan Poros Anggana .

dengan memasukkan hasil rapat-rapat lapangan.Sidomulyo . 2 9 t a h u n 2 0 0 0 t e n t a n g Penyelenggaraan Jasa Konstruksi Peratuaran Pemerintah No. yang minimal meliputi : .Hal-hal teknis lainya yang akan diatur pada saat pelaksanaan pekerjaan Pengawasan. d. Laporan Dokumentasi.Laporan Akhir. . c. serta mengawasi ketepatan waktu. b. dan bulanan pekerjaan kostruksi yang dibuat oleh kontraktor pelaksana. · · RUANG LINGKUP 9. kuantitas. .Laporan Pendahuluan. Mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi dari segi kualitas. Peraturan Presiden RI No. Memeriksa dan mempelajari dokumen untuk pelaksanan konstruksi yang akan dijadikan dasar dalam pengawasan pekerjaan dilapangan. dan baiaya pekerjaan konstruksi. Mengumpulkan data dan informasi dilapangan untuk memecahkan pesoalan yang terjadi selama pelaksanaan konstruksi. Peraturan Pemerintah RI No.· · · · Pe r a t u r a n Pe m e r i n t a h R I N o. 54 tahun 2010 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang terakhir diubah dengan Peraturan Presiden No. 20/PRT/M/2010 tentang Pedoman Pemanfaatan dan Penggunaan Bagianbagian Jalan: Standar Teknis yang berlaku di Indonesia. dan laju pencapaian volume/realisasi fisik.Laporan Bulanan yang didalamnya memuat : a. adalah : a. 10. g. mingguan. Meneliti gambar-gambar pelaksanaan (shop Drawings) yang di ajukan oleh Kontraktor Pelaksana. Meneliti gambar-gambar yang telah sesuai dengan pelaksanaan (As-built drawings) sebelum serah terima pekerjaan. . Pengawasan Teknis Peningkatan Jalan Poros Anggana . Keluaran Keluaran Yang dihasilkan oleh konsultan pengawas berdasarkan kerangka acuan kerja (KAK) ini adalah lebih lanjut akan diatur dalam Surat Perjanjian. b. laporan harian. e. Mengawasi pemakaian bahan. peralatan dan metode pelaksanaan. 11. Peraturan Mentri Pekerjaan Umum No. Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan 180 (Seratus Delapan Puluh) Hari Kalender. Lingkup Kegiatan Lingkup Kegiatan ini. c. membuat laporan mingguan dan laporan bulanan pekerjaan pengawasan. Menyelenggarakan rapat-rapat lapangan secara berkala. 34 tahun 2006 tentang Tentang Jalan. 70 Tahun 2012 Beserta petunjuk teknisnya. 28 tahun 2000 tentang Usaha Peran Masyarakat Jasa Konstruksi. Laporan Harian Laporan Mingguan. f.

2. Staff SMA SMA 1 1 1 1 Administrasi 1. terhitung sejak dikeluarkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Inspector Surveyor Labotorium D3/STM D3/STM D3/STM 1 1 1 1 1 1 Tenaga Pendukung : 1. Chief Inspector Teknik Sipil (S1) Ahli Muda Pengawas Jalan – 5 1 Tenaga Teknisi : 1. Quality Engineer Teknik Sipil (S1) Ahli Muda Pengawas Jalan – 5 1 3. 2. Op Komp.12.Sidomulyo . Pengawasan Teknis Peningkatan Jalan Poros Anggana . Site Engineer Teknik Sipil (S2) Ahli Madya Pengawas Jalan – 2. Jadwal Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Jadwal Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Pengawasan Teknis kegiatan ini dan sarana penunjang lainnya selama 6 (Enam) bulan termasuk mobilisasi dan demobilisasi. 3. Personil Posi si Tenaga Ahli : Kualifikasi Pengalam an ( Tahun ) 5 Ju ml ah 1 1.

14.Rencana kegiatan bulan yang akan datang 5. Membuat jadual penugasan personil dan jadual pemakaian peralatan. Laporan Bulanan Laporan bulanan memuat : 1 . awal Membuat rencana kerja pelaksanaan pekerjaan Pendekatan metodologi pelaksanaan pekerjaan yang paling tepat.Realisasi fisik bulan ini 3. sebagai hasil dari study meja dan hasil orientasi lapangan.Laporan harus diserahkan selambatlambatnya 3 (tiga) bulan sejak SPMK diterbitkan. Lapora n Pendah uluan Laporan pendahuluan memuat : Pemahaman Konsultan terhadap isi Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang ada. Membuat daftar mengenai data-data dan peta-peta yang akan dipergunakan/diperlukan.Realisasi fisik setiap bulan oleh masing masing Tenaga Ahli. sebanyak 5 (Lima) buku laporan dan soft copy dalam bentuk CD. Membuat jadual/rencana kerja pelaksanaan pekerjaan.Kurva “S” kemajuan pelaksanaan Pengawasan Teknis Peningkatan Jalan Poros Anggana .Realisasi komulatif bulanan 4. LAPORAN 15. 2.Sidomulyo .

Diskusi Laporan Pendahuluan Materi pembahasan mencakup metodologi dan rencana kerja konsultan.Final Report 2.Kesimpulan dan saran. Diskusi Konsep Laporan Akhir Diskusi ini secara khusus akan membahas Konsep Laporan Akhir (Draft Final Report). Pedoman Pengumpula n Data 19. Pengumpulan data lapangan harus memenuhi persyaratan berikut : Standart standart yang berlaku di Indonesia – 18. Dokumentasi Laporan bulanan harus diserahkan penyedia jasa kepada pemberi tugas selambat-lambatnya pada akhir bulan setiap bulannya sebanyak 5 (lima) buku laporan dan soft copy dalam bentuk CD.Sidomulyo . volume pekerjaan dan estimasi biaya. Laporan akhir yang telah dibahas. 16. dalam pelaksanaan pekerjaan secara keseluruhan. Alih Pengetahuan Jika diperlukan. maka jenis kegiatan diskusi yang akan dilaksanakan terdiri dari : a. serta penetapan alternatif definitif penanggulangan masalah di lokasi Studi Diskusi akan menggunakan bahan dari Laporan Kegiatan yang sudah dilaksanakan. HAL HAL LAIN – 17. dampak lingkungan dan perhitungan yang termuat pada laporan Nota Desain. Diskusi Laporan Bulanan Pembahasan dititik beratkan pada kajian hasil Studi yang telah dilakukan. konsultan. Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk menyelenggarakan pertemuan dan pembahasan dalam rangka alih pengetahuan kepada personil proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen berikut : Diskusi dan pembahasan dilakukan dengan melibatkan pihak Direksi. dan instansi terkait baik di tingkat daerah maupun pusat. Bahan diskusi diambil dari laporan pendahuluan yang telah disampaikan. yang dilengkapi dengan analisis kelayakan. *(bila diperlukan) Pengawasan Teknis Peningkatan Jalan Poros Anggana . hasil diskusi harus diserahkan pada akhir kontrak sebanyak 5 ( lima) buku laporan dan soft copy dalam bentuk CD.6.Gambar-gambar 3. Laporan Akhir Laporan akhir berisi : 1 . Pelaksanaan Pertemuan Konsultansi Masyarakat (PKM) I dan II. *(bila diperlukan) a. * (bila diperlukan) c. *(bila diperlukan) b. Sesuai dengan tahap dan sasaran pembahasan yang hendak dicapai. Produksi dalam Negeri Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi dalam negeri.

Sidomulyo . 19701220 199230 1 001 Pengawasan Teknis Peningkatan Jalan Poros Anggana . Konsultan pengawas wajib melaksanakan asistensi dan diskusi dengan pihak pemberi tugas atau yang dikuasakan. setiap kali konsultan akan memulai dan mengakhiri kegiatan suatu jenis pekerjaan Dibuat Oleh. ST NIP.Di samping ketiga jenis diskusi tersebut di atas. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN AKHDIAT INDRATNO. SE. untuk mencapai hasil terbaik.