Anda di halaman 1dari 22

Hatta Syamsuddin, Lc

Solo Peduli, 30 April 2011

Keutamaan Bekerja dalam Islam Kesungguhan dalam Bekerja Nilai-nilai Profesionalisme Kerja Cara Menghasilkannya ?


Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.(QS Al Mulk )


Demia Allah, sekiranya seorang diantara kamu mengambil talinya, kemudian (dengannya mencari) dan memanggul kayu bakar di punggungnya, itu lebih baik dari pada ia mendatangi seseorang meminta-minta.(HR Bukhori )

Barang siapa yang sore hari duduk kelelahan lantaran pekerjaan yang telah dilakukannya, maka ia dapatkan sore hari tersebut dosadosanya diampuni oleh Allah SWT. (HR. Thabrani)

) (

: : Diriwayatkan bahwa Luqman al Hakim menasehati anaknya : wahai anakku, hendaknya engkau tetap bekerja mencari rizki yg halal, sesungguhnya tidak ada seorangpun yg tidak berpenghasilan kecuali ia akan mendapatkan tiga hal : Lemah dalam agamanya, lemah akalnya, dan hilangnya kewibawaan atau orang-orang meremehkannya

Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya (Al-Mulk 2) Sesungguhnya Allah SWT mewajibkan berlaku ihsan atas segala sesuatunya (HR Muslim

"

Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya Allah SWT mencintai jika seorang dari kalian bekerja, maka ia itqon (profesional) dalam pekerjaannya (HR Baihaqi)

Rasulullah SAW bersabda : Jika sebuah urusan diberikan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancurannya (HR Bukhori)

Rasulullah SAW bersabda : Jika engkau tidak punya malu, maka berbuatlah sekehendakmu (HR Bukhori)

PERTAMA : BEKERJA DENGAN ILMU & PEMAHAMAN Umar bin Abdul Aziz mengatakan : Barang siapa yang beramal tanpa ilmu, maka akan merusak lebih banyak dari pada memperbaiki (HR Baihaqi )

KEDUA: BEKERJA DENGAN DISIPLIN Kisah tiga sahabat yang tidak ikut berperang dalam medan Tabuk dan menerima sanksi (QS At-Taubah 118) Kisah Nabi Sulaiman dan Burung Hud-Hud ( QS An-Naml)

terencana
KETIGA: BEKERJA DENGAN PERENCANAAN Pemilihan sahabat sesuai dengan potensinya Musyawarah dan Konsultasi Rasulullah SAW sebelum menjalankan keputusan besar Filsafat Anjuran Sahur dalam Berpuasa

TARGET
KEEMPAT: BEKERJA DENGAN TARGET JELAS Perintah untuk Sholat Ashar di Bani Quroidhoh Larangan untuk menyelesaikan Al-Quran kurang dari tiga hari

AWAL PAGI

KELIMA: BEKERJA DI AWAL PAGI Rasulullah SAW berdoa dalam sabdanya : Ya Allah, berkahilah umatku di waktu pagi harinya . Beliau juga senantiasa mengirim pasukan di awal pagi sebagai langkah awal kesuksesan. Kisah pedagang sukses Madinah bernama Sokhr Al Ghomidi (HR Ahmad)

TELITI
KEENAM: BEKERJA DENGAN TELITI

Larangan penulisan Hadits di awal masa Rasulullah SAW Anjuran Islam untuk melakukan pencatatan transaksi keuangan (QS Al Baqoroh 268)

TEKNOLOGI
KETUJUH : BEKERJA DENGAN METODOLOGI DAN TEKNOLOGI

Filsafat Persiapan Jihad dalam Surat Al-Anfal 60 : Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah(QS Al Anfal

Hatta Syamsuddin 081329078646 sirohcenter@gmail.com www.indonesiaoptimis.com