Anda di halaman 1dari 2

Durasi Hujan: Durasi hujan adalah lama kejadian hujan (menitan, jam-jaman, harian) diperoleh terutama dari hasil

l pencatatan alat pengukur hujan otomatis (Anonim, 2009). Durasi hujan adalah lamanya waktu hujan tercurah dari atmosfer yang dinyatakan dengan satuan waktu (menit, jam, hari) (Anonim, 2010). Durasi Hujan (t,Duration), lamanya waktu hujan tercurah dari atmosfer ke permukaan bumi, dinyatakan sebagai satuan waktu (menit,jam,hari) (Indra, 2010).

Infiltrasi: Infiltrasi didefinisikan sebagai aliran air ke bawah perlahan-lahan dari permukaan tanah menembus profile tanah. (Imam, 1994). Infiltrasi ini akan mengalami kejenuhan atau dengan kata lain air tidak meresap lagi ke dalam tanah. Oleh karena itu, adanya tumbuh-tumbuhan sangat berpengaruh membantu meresapnya air, melalui akar. Bila masih ada air di atas permukaan tanah maka terjadi limpasan air. Jadi air hujan yang jatuh sampai tanah akan bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah serta batuan menuju muka air tanah. Di samping itu, air dalam tanah dapat bergerak secara vertikal dan horisontal karena daya tarik kapiler hingga air tersebut keluar lagi di permukaan menjadi mata air. Daya serap (kapasitas infiltrasi) tanah menurut Linsey (1982), tergantung pada banyak faktor, antara lain jenis tanah, kadar lengas, bahan-bahan organik yang terkandung, dan jenis tumbuhan penutup.

Daftar Pustaka: Anonim. 2009. Bab 2 Aspek Hidrologi.

http://referensi.dosen.narotama.ac.id/files/2012/01/bab2-aspek-hidrologi.pdf diakses pada 3 Maret 2013 (19:37).

Anonim.

2010.

Hujan

Presipitas.

http://ekhalmussaad.files.wordpress.com/2011/03/hujan_pdf.pdf diakses pada 3 Maret 2013 (20:05)