Anda di halaman 1dari 10

Riza Irfani Julius Ade Saputra Rezkie Aulia Fajar Rahmat Risalah Arif Ribut Wahyudi Idham Arifa

Nugraha Jefrian Gretya Fransisko

DBC DBC DBC DBC DBC DBC DBC DBC

111 111 111 111 111 111 111 111

0019 0038 0044 0048 0054 0108 0110 0125

Automatic Repeat Request (ARQ), juga dikenal sebagai Ulangi otomatis Query, adalah metode error-kontrol untuk transmisi data yang menggunakan acknowledgment (pesan yang dikirim oleh penerima menunjukkan bahwa ini benar menerima data frame atau paket) dan timeout (ditentukan periode waktu diperbolehkan untuk berlalu sebelum pengakuan harus diterima) untuk mencapai transmisi yang handal data melalui layanan tidak bisa diandalkan.

ARQ terbagi menjadi 3 yaitu: Stop-and-wait ARQ Go-Back-N ARQ Selective Reject ARQ
Disini kami akan membahas tentang Selective Reject ARQ

Sistem Selective-Reject ARQ juga disebut sebagai Selectivedetransmission. Informasi tentang Selektif-menolak permintaan ulang secara otomatis (Selective-reject ARQ). Selektif-menolak permintaan ulang otomatis (selektif-menolak ARQ) adalah teknik error kontrol yang dalam pengiriman hanya memancarkan kembali blok yang salah. Topik lain sumber daya pada Sistem Komunikasi yang terkait dengan Selective-menolak permintaan ulang otomatis meliputi: Pengakuan (Ack) Go-back-N otomatis mengulangi permintaan (Go-back-N ARQ) Stop-dan-tunggu permintaan repreat otomatis (Stop-and-wait ARQ) Negatif pengakuan (NACK)

Dengan Selective-Reject ARQ, frame-frame yang hanya ditransmisikan adalahframe-frame yang menerima balasan negatif, dalam hal ini disebut SREJ atau frameframe yang waktunya sudah habis. Sebagai contoh, bila frame 5 diterima rusak, B mengirim SREJ 4, yang berarti frame 4 tidak diterima. Selanjutnya, B berlanjut dengan menerima frame-frame yang datang dan menahan mereka sampaiframe 4 yang valid diterima. Dalam hal ini, B dapat meletakkan frame sesuai pada tempatnya agar bisa dikirim ke software pada lapisan yang lebih tinggi.

Selective Reject lebih efisien dibanding go-back-N ARQ, karena selective reject meminimalkan jumlah retransmisi. Dengan kata lain, receiver harus mempertahankan penyangga sebesar mungkin untuk menyimpan tempat bagi frame SREJ sampai frame yang rusak diretransmisi, serta harus memuat logika untuk diselipkan kembali frame tersebut pada urutan yang tepat.

Batas ukuran jendela lebih terbatas untuk selective-reject daripada go-back-N. Amati kasus ukuran nomor urut 3-bit untuk selective reject. Dengan ukuran jendela sebesar tujuh, Ialu amati skenario berikut:

Stasiun A mengirim frame 0 melalui 6 menuju stasiun B Stasiun B menerima ketujuh frame dan membalasnya secara komulatif dengan RR7. karena adanya derau besar, RR7 menghilang. Waktu habis dan mentransmisikan frame 0 kembali. B memajukan jendela penerimanya agar menerima frame 7, 0, 1, 2, 3, 4, dan 5. Jadi diasumsikan bahwa frame 7 sudah hilang dan berarti pula ini merupakan frame 0 yang baru diterimanya.

Mekanisme Sistem Selective-Reject ARQ adalah seperti berikut :

Hanya frame yang salah dikirim ulang dan frame yang diterima oleh penerima akan ditampung dalam satu buffer. Meminimumkan retransmission. Disini receiver narus menjaga frameyang telah diterima sehigga memiliki buffer yang besar. Pada transmitter harus memiliki data mengenai tentang frame yang dikirim.