P. 1
Cara Penulisan Resep

Cara Penulisan Resep

|Views: 43|Likes:
Dipublikasikan oleh Priza Baktiar

More info:

Published by: Priza Baktiar on May 06, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/15/2013

pdf

text

original

Latihan Penulisan Resep

DERMATITIS ALERGIKA

menimbulkan kelainan klinis berupa efloresensi polimorfik ( eritema. skuama. likenifikasi) dan gatal. vesikel. edema. Dermatitis cenderung residif dan menjadi kronis. bahkan mungkin hanya beberapa (oligomorfik). papul. Tanda polimorfik tidak selalu timbul bersamaan. .PENDAHULUAN  Dermatitis adalah peradangan kulit ( epidermis dan dermis ) sebagai respons terhadap pengaruh faktor eksogen dan atau faktor endogen.

 Dx: Dermatitis Alergika  . Wati (25 thn)  Keluhan : Keluhan gatal-gatal.sejak kemaren sore badan dan lengan terasa gatal –gatal dan muncul bintil-bintil kecil seperti gigitan nyamuk. Sejak kecil gatal-gatal ini sering muncul hilangtimbul dan pasien tidak tahu apa penyebabnya. Sudah diberi bedak Rodeca tapi masi saja gatal dan tetap ingin menggaruk sampai ada yang luka dan sakit.KASUS Pro : Nn.

OBAT OBATAN  Golongan Antihistamin Loratadin Clorfeniramin maleat  Golongan Kortikosteroid Prednison Dexamethason .

7 . Gang Sempit No.8 Banjarmasin No. Priza SIP. XV RESEP OFFICINALIS =10 CM L = 15 CM P No.7 Banjarmasin. Mawar No.dr. No. Wati : 25 tahun : 45 kg : Gg. 12 20 12 PRAKTEK UMUM Rumah : Jl. 13 September 2011 R/ Prednison tab 10 mg S t dd tab I pc R/ Loratadin tab 10mg S prn t dd tab 1 pc (pruritus) No.Indah Permai no. Telp (0511) 898595 Banjarmasin. X Pro Umur BB Alamat : Nn.Telp (0511) 758959 Praktek : Jl.

Telp (0511) 758959 Praktek : Jl. Mawar No. X Pro Umur BB Alamat : Nn.8 Banjarmasin No. Wati : 25 tahun : 45 kg : Gg. Telp (0511) 898595 Banjarmasin. No.Indah Permai no. Priza SIP.dr. 12 20 12 PRAKTEK UMUM Rumah : Jl. Gang Sempit No. 13 September 2011 R/ Prednison Sach Lach m f l a pulv dtd da in caps s t dd caps 1 pc R/ Loratadin Sach Lach m f l a pulv dtd da in caps s prn t dd caps 1 pc (pruritus) 10 mg GS No.7 . XV RESEP MAGISTRALIS =10 CM L = 15 CM P 10 mg GS No.7 Banjarmasin.

No. Gang Sempit No. Mawar No.Telp (0511) 758959 Praktek : Jl.dr. 12 20 12 PRAKTEK UMUM Rumah : Jl.7 . X Pro Umur BB Alamat : Nn. Wati : 25 tahun : 45 kg : Gg.Indah Permai no. Telp (0511) 898595 Banjarmasin.8 Banjarmasin No. XV RESEP OFFICINALIS =10 CM L = 15 CM P No. 13 September 2011 R/ Eltazon tab 10 mg S t dd tab I pc R/ Alloris tab 10mg S prn t dd tab 1 pc (pruritus) No.7 Banjarmasin. Priza SIP.

7 Banjarmasin. Priza SIP. 13 September 2011 R/ Liquid pred syr s q dd ½ cth pc R/ Bernamin syr s prn q dd ½ cth pc (pruritus) no.lag I no. No.Telp (0511) 758959 Praktek : Jl.79 . 12 20 12 PRAKTEK UMUM Rumah : Jl. Telp (0511) 898595 Banjarmasin. Mawar No.5 tahun : 9 kg : Gg.lag I RESEP RASIONAL =10 CM L = 15 CM P Pro Umur BB Alamat : An Darmiya : 1. Gang Sempit No.8 Banjarmasin No.Indah Permai no.dr.

gastritis) . konjungtivitis alergi.KHASIAT DAN EFEK SAMPING  Loratadin (Antihistamin) K :Meringankan gejala alergi (rinitis alergika. alergi kulit). mulut kering. jarang : gang. GI tract (mual. Merupakan antagonis thdp histamin sbg pemicu terjadinya reaksi alergi Mempunyai efek sedasi minimal bahkan (–) ES : Rasa lelah. sakit kepala.

nyeri otot. anti mitotik dan vasokonstriksi ES : mual. anoreksia. edema. Prednison K : menekan reaksi radang dan reaksi alergi. hipernatemia. gelisah. iritasi lambung . anti pruritus. hipokalemia.

HISTAMIN Histamin >> senyawa normal yang berada di dalam jaringan tubuh (sel mast & basofil)  Histamin berperan dalam proses fisiologis penting yaitu mediator kimia yang dikeluarkan pada fenomena alergi.  .

fungsi kognitif. hemostasis energi dan endokrin. dan memori karena keterlibatan dalam sistem saraf pusat. Pada kasus digunakan antagonis reseptor H1 >> dikarenakan 85 % reseptor histamin yang berada di kulit adalah H1.  . 15% H2 Reseptor H1 berperan bagi seseorang untuk tidur dan terjaga.

yaitu :  Mencegah pengikatan histamin terhadap resptor (terutama H1) untuk mencegah gejala alergi berlanjut.MEKANISME ANTIHISTAMIN H1 a. .  menghambat pelepasan mediator dari sel mast dan basofil dengan mempengaruhi ion chanel kalsium sehingga menimbulkan keadaan dimana kalsium intraseluler mengalami deplesi. Antialergi Mekanisme aksi dari antihistamin H1 sebagai antialergi.

 Mekanisme aksi tersebut yaitu dengan menghambat adhesi molekul kemotaksis (eosinofil) dan mediator lain yang mengatur produksi sitokin dan prostatglandin. Antiinflamasi  Antihistamin bekerja sebagai antiinflamasi yaitu ketika histamin telah berikatan dengan reseptor dan menimbulkan gejala klinis.b. .

obes. efek samping min. serta pola hidup pasien (pola mkn.obesitas. & faktor penderita (umur.toleransi.  . cara pemberian obat (oral.dll).& rasio terapi  Tepat dosis faktor obat (sifat fisika. bioavaibilitas.dll)  Tepat BSO efek terapi optimal.dll)  Tepat keadaan penderita apakah dia bayi/ank2.BB. malnutrisi.rasio manfaat-harga.& toksisitas).jenis kelamin.parenteral. menyusui. ibu hamil.kimia. tdr. dg memperhatikan hrg obat  Tepat cara & waktu penggunaan cara kerja obat.RESEP RASIONAL Tepat obat rasio manfaat-resiko. defekasi.ras.

TERIMA KASIH .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->