Anda di halaman 1dari 14

BELAJARBELAJARBELAJARBELAJAR MEMPERBAIKIMEMPERBAIKIMEMPERBAIKIMEMPERBAIKI KOMPUTERKOMPUTERKOMPUTERKOMPUTER UNTUKUNTUKUNTUKUNTUK PEMULAPEMULAPEMULAPEMULA

Pendahuluan

Terimakasih karena telah membuka dan sedang membaca eBook ini. Sesuai dengan judulnya tulisan saya ini ditujukan kepada pengguna komputer yang masih pemula seperti saya, tetapi apabila anda adalah orang yang ahli dalam security komputer atau bahkan seorang teknisi komputer saya mohon pencerahannya dan koreksinya apabila ada yang kurang atau salah (karena saya juga masih dalam tahap belajar).

Pada tulisan ini saya ingin berbagi ilmu tentang cara memperbaiki komputer. Saya bukanlah teknisi komputer, tetapi dikarenakan pada waktu dulu komputer saya sering sekali mengalami kerusakan akhirnya saya beranikan diri untuk memperbaiki sendiri komputer tersebut.

Tentang cara memperbaiki tidak datang dengan sendiri kepada saya tetapi saya cari ketika komputer saya mengalami kerusakkan, nanya kepada teman saya, nyari di toko buku, nanya sama om google di internet dan dari berbagai sumber.

Memiliki kemauan dan semangat belajar yang tinggi serta rela berkorban demi mendapatkan ilmu, dan pada akhirnya mau berbagi kepada orang lain ilmu yang didapatkan adalah doa setiap manusia.

Diperbaharui di Lahat, 10 Mei 2010 Suhup Tahala s_tahala@yahoo.com

Suhup Tahala

Modal Dasar

1. Waktu, yang cukup tanpa mengganggu rutinitas anda, karena disini saya tidak mengajak anda untuk menjadi teknisi komputer tetapi hanya menambah wawasan anda (itung-itung menghemat uang jika komputer sendiri yang rusak).

2. Seperangkat komputer, ini yang agak repot. Tetapi anda harus punya karena kalau computer tetangga yang anda jadikan bahan prakteknya ‘sangat berbahaya’.

3. Kesabaran yang tebal, sesuai dengan modal dasar berikut ini. Jangan berhenti jika menemui kesulitan tetapi ditunda untuk semetara untuk menghilangkan stress kita, lalu pada waktu yang tepat kita lanjutkan lagi. Sesuai nasehat dari nenek saya, ‘Orang sabar itu pantatnya lebar’.

4. Uang, (orang ini mau ngasih tahu, apa mau ngajak arisan!). Ya, harus anda sadari modal yang satu ini karena sangat berpengaruh dalam hal untuk belajar.

5. Cinta, mengapa hal ini harus anda miliki? karena setelah menonton sebuah acara di TV saya menjadi tahu kalau hidup tanpa cinta layaknya manusia yang pake baju tapi ngga pake celana. Seperti belajar juga membutuhkan cinta kepada ilmu yang akan kita pelajari, jika tidak ada maka sangat sulit untuk menguasai ilmu tersebut.

6. Ada yang ingin menambahkan? Saya pikir modal-modal diatas sudah mencukupi untuk anda ketahui jika ada niat dan tujuan yang baik, maka ada sesuatu hal yang tidak kita duga akan mengejutkan kita, walaupun entah kapan itu akan terjadi. Jadi, ingatlah! Bahwa Pancasila itu ada lima. Ingat itu. Ya…

Cara Belajar

1. Siapkan Waktu yang tepat untuk belajar misalnya pada hari libur, tetapi jika anda benar- benar punya banyak waktu. Andai saja hari libur anda hari senin, selasa, rabu, kamis, jum’at, sabtu atau mungkin sampai hari minggu. Maka sangat menyenakan sekali hari-hari anda.

2. Pelajari Dulu Daripada Isi Komputer, untuk yang satu ini khusus PC (Personal Computer) bukan untuk Laptop atau Notebook. Karena sangat beresiko untuk membongkar isi daripada Laptop, mengapa? Karena kita bukan mau jadi seorang teknisi tetapi hanya

Suhup Tahala

menambah pengetahuan kita. Tetapi, jika anda memang berniat ingin menjadi seorang teknisi, cari tempat khusus yang memberikan materi pelajaran Teknisi Komputer, jadi modal dasar Uang sangat anda perlukan dan sangat harus ada. Seandainya jika anda hanya sekedar ingin tahu dan ingin bisa memperbaiki komputer sendiri atau komputer teman, tetangga anda, pacar, dan yang lain-lainnya. Maka yang anda perlukan adalah modal dasar Seperangkat Komputer dan memerlukan uang tentunya.

Maafkan saya ya, jika ada kata-kata saya yang kurang berkenan dihati seperti terlalu sangat menggunakan bahasa yang tidak jelas. Lanjutkan membaca jika anda ingin tahu maksud daripada saya, atau mungkin anda sudah mengerti. Jika iya, saya berikan tips agar anda lebih memahami Isi Komputer, yang saya ketahui Komputer terdiri dari dua bagian utama Hardware dan Software keduanya saling membutuhkan.

Apa itu Hardware dan Software?

Hardware adalah konstruksi perangkat keras terdiri dari komponen elektronika yang dapat dilihat, diraba dan dapat disentuh. Hardware komputer, antara lain:

Motherboard, Processor, RAM, Power Supply, Harddisk, CD/DVD Drive, Floppy Disk Drive (FDD tempat disket), USB, Kipas angin (Fan), LAN Card, VGA Card, Sound Card, Monitor, keyboard, mouse, kabel IDE dan lain-lain.

Software adalah konstruksi perangkat lunak terdiri dari program-program yang tidak dapat dilihat dan disentuh tetapi dapat dirasakan keberadaanya dalam sebuah system (seperti cinta yang bersemi dihati kita…) :* Software komputer, antara lain: Operating System (OS), yang kita bahas disini terbatas pada OS Windows. (Mengapa hanya Windows yang mau dibahas? Linux dan Macintosh ngga dibahas. Karena yang umum dan banyak dipakai di Indonesia adalah OS Windows). Selanjutnya, OS itu sendiri punya teman yang membantu kita khususnya pengguna (user) komputer yang bekerja menggunakan komputer seperti software writer (Ms Office, Open Office dan lain-lain), editing suara (Cool Edit Pro, Audacity dan lain-lain), editing gambar (Adobe Photoshop dan lain-lain), editing video (Pinacle dan lain-lain), dan masih banyak lagi lainlainnya.

3. Sediakan Master Software, yaitu:

CD/DVD Installasi Windows (Windows 9X/ME/XP/2003/VISTA/7).

Driver Hardware, (Driver Sound, Driver VGA, Driver Modem, LAN Card dan lainnya, jika mau anda koleksi semua driver-driver yang ada saat ini).

Microsoft Office (word, excel, power point, access, publisher, outlook dan infopath).

Adobe Photoshop, Correl Draw (penyunting gambar).

Suhup Tahala

Adobe Reader (untuk membaca file *.PDF).

Open Office (sama fungsinya dengan Microsoft Office dan Adobe Reader).

WinRar dan WinZip (untuk mengompres dan mengekstak file yang dikompres), anda pilih saja salah satu dari keduanya.

Software player musik jika diperlukan (Winamp, MPlayer Classic dan lain-lain), tidak harus ada karena Windows telah menyediakan player musik yaitu Windows Media

Player.

Software Utility, seperti:

a. Deep Freeze, belum dapat saya jelaskan disini silahkan kunjungi saja situsnya di http://www.faronics.com

b. TuneUp Utilities, http://www.tuneup.com

c. Software pemindai virus (Ansav, SmadaV, Avira, Avast, Kaspersky, NOD32, Norton, Bit Defender, Mc Afee, Panda dan lain-lain).

Dan lai-lain. Saya tidak dapat menulis semua software-software yang ada didunia ini karena akan membuat jari- jari tangan saya menjadi keriting.

4. Mempelajari Gejala-gejala Umum Kerusakan Komputer 1. Hang Biasanya dapat kita lihat gejalanya pada layar monitor, misalnya: tidak berfungsinya mouse, keyboard, melambatnya kinerja komputer, dan biasanya, terjadi karena kerusakkan pada Windows atau adanya bug pada software, dan biasanya, komputer terinfeksi program nakal, seperti worm, virus, trojan, spyware, dan biasanya lagi, disebabkan hardware yang bermasalah.

Jika, hang pada software biasanya mouse atau keyboard masih berfungsi dengan baik. Anda dapat mengatasinya dengan menekan tombol Ctrl+Alt+Del atau Ctrl+Shift+Esc secara berkala, untuk menjalankan program Windows Task Manager. Setelah Windows Task Manager tampil lalu anda klik tab Applications lihat status program dengan keterangan Not Responding, bila ada maka tutuplah program tersebut dengan cara meng-klik nama program lalu klik End Task.

Jika, hal tersebut sudah dilakukan tetapi komputer masih tetap hang anda restart computer dengan menekan tombol Reset pada CPU.

Jika, Windows berjalan lagi setelah di-restart lakukan pemeriksaan pada program yang bermasalah kemudian jika hang berasal dari program tersebut maka lakukan instalasi

Suhup Tahala

ulang program tersebut. Dan jika lagi, masing tetap hang kemungkinan Hang karena ada hardware yang bermasalah.

2. Crash (Tabrakan) Hampir sama dengan hang tetapi disini tampilan pada layar monitor akan benar-benar berbeda. Tampilan monitor berwarna biru (blue screen) disertai tulisan berwarna putih dengan kata Stop kemudian di ikuti sebuah kode yang menerangkan adanya kerusakkan pada hardware. Ada juga yang mengatakan kalau crash itu dapat terjadi disebabkan:

harddisk yang kemasukkan debu, kejutan listrik yang mengganggu power supply dan motherboard, atau kerusakkan kecil pada chip memory yang menyebabkan sistem tidak dapat di-start. Sangat jarang terjadi crash karena adanya bug pada Windows, jika itu terjadi maka anda dapat mengatasi dengan via fasilitas Windows Update.

3. Sistem Operasi (OS) Tidak Tampil Disebabkan file Windows terkorupsi atau hilang. Biasanya akan tampil pesan file yang terkorupsi atau hilang pada layar monitor, antara lain:

BOOT.INI, NTLDR, NTOSKRNL, NTDETECT.COM, HAL.DLL, korup

atau hilangnya \Windows\System32\Config Untuk memperbaiki file hilang atau terkorupsi pada Windows tersebut dapat diperbaiki menggunakan CD Windows untuk mengakses Recovery Console dan dapat juga dengan cara Repair Install.

4. Beep Beep adalah suara yang dihasilkan oleh speaker internal pada motherboard. Anda dapat mengetahui gejala kerusakkan komputer dari suara beep ini. Informasi suara beep

 

Beep

Penyebab

Penjelasan

 

1

panjang.

Video adapter error.

Disebabkan kartu grafis (VGA Card) rusak atau tidak terpasang dengan baik.

Pendek dan berulang-ulang

RAM bermasalah.

Kemungkinan RAM rusak atau tidak terpasang dengan sempurna.

1

panjang 3 pendek.

 

Video error.

Tidak ada kartu gafis atau RAM, kartu grafis rusak.

Beep berulang-ulang dengan frekwensi tinggi rendah.

CPU error.

CPU rusak

atau

tidak

terpasang dengan sempurna.

Beep

frekwensi

tinggi

ketika

CPU terlalu panas.

Periksa kipas (pan) prosesor.

system berjalan.

 

Suhup Tahala

Selain informasi dari tabel diatas, suara beep yang lainnya akan disertai dengan pesan pada layar monitor, seperti tidak terpasangnya mouse atau keyboard pada socket-nya.

5. Matot (Mati Total) Hal ini dapat terjadi anda tidak menekan tombol power dengan ser ius, sehingga lampu indicator tidak menyala. Jika hal tersebut sudah anda lakukan dengan sempurna lakukanlah langkah-langkah berikut ini:

Periksa koneksi kabel power, jika menggunakan stabilizier periksa apakah berfungsi dengan baik.

Power supply rusak atau kerusakkan pada motherboard. Untuk kerusakan yang satu ini ada baiknya anda bawa komputer ke Teknisi Komputer.

6. CD/DVD Drive Tidak Dapat Membaca Disk Sebelum memastikan CD/DVD Drive rusak cobalah terlebih dahulu dengan beberapa CD. Jika CD/DVD Drive tetap tidak dapat membaca disk. Anda pergi ketempat penjualan hardware komputer lalu, beli yang baru!. Tetapi jika anda ingin mencoba melihat isi CD/DVD Drive, coba anda buka CD/DVD Drive tersebut kemudian bersihkan Optic Laser dengan Lens Cleaner atau jika tidak punya dapat anda ganti dengan Cotton Bud (pembersih telinga) :D - :P - ~!@#$%^&*()_+|\=-`.

7. Windows Protecting Error Layar menampilkan sebuah pesan bertuliskan Windows Protecting Error. You need to restart your computer” Pesan tersebut mengindikasikan ada sebagian hardware yang tidak berfungsi dengan baik, pada saat komputer Start. Langkah awal anda dapat me-Repair Install Windows, jika setelah di-Repair Install tetap menampilkan pesan tersebut anda Instalasi Ulang Windows. Apabila dengan Instalasi ulang pesan tersebut tetap muncul dapat dipastikan kerusakkan pada komponenkomponen komputer.

8. Harddisk Failure Pesan tersebut tampil pada saat komputer booting. Dapat juga diketahui dengan memeriksa pada Bios. Jika harddisk tidak terditeksi atau tidak terbaca pada bios. Maka, ganti harddisk dengan yang baru!. Tetapi sebelum menggatinya coba anda bawa harddisk tersebut ke teknisi yang dapat memperbaiki harddisk tersebut.

9. Berdasarkan pengalaman, sering terjadi kerusakan pada Motherboard (MOBO), Power Supply, Harddisk, OS Windows kerasukan virus.

Suhup Tahala

Hal-Hal Penting

A. Mengakses Safe Mode

1. Reboot / restart computer, pada saat booting atau pada saat tampilan pada monitor dengan latar belakang hitam dan ada tulisan warna putih, anda berteriak histeris dan

sambil menekan F8 pada keyboard secara berkala / berulang-ulang.

2. Pada Advanced Options Menu, pilih opsi / pilihan Safe Mode.

3. Tekan Enter, tunggu sampai ada pesan yang mananyakan pada anda untuk masuk Safe Mode atau System Restore. Jawab saja Yes.

B. Mengakses Last Known Good Configuration

1. Sama seperti langkah nomor satu Mengakses Safe Mode.

2. Pada Advanced Options Menu, pilih opsi Last Known Good Configuration.

3. Tekan Enter.

Last Known Good Configuration merupakan catatan (Record) semua driver dan konten- konten dari registry key HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet, oleh sistem operasi setelah berhasil men-start Windows dalam mode normal. Pada saat komputer mengalami hang maka Record tersebut dapat mengatasi masalah, tetapi apabila tidak berhasil anda dapat menggunakan System Restore karena lebih efektif dibanding dengan Last Known Good Configuration.

C. Mengakses System Restore System Restore adalah layanan Windows XP yang beker ja di garis belakang, dengan kontinyu memonitor segala perubahan file, folder, dan seting-seting yang mendukung sistem operasi selama layanan ini aktif. System Restore dapat diakses melalui Windows normal atau melalui Safe Mode, caranya:

Start > All Programs > Accessories > System Tools > System Restore Atau Start > Run > ketik C:\WINDOWS\system32\Restore\rstrui.exe System Restore dapat mengatasi kesalahan konfigurasi, konflik diantara program atau software, dan permasalahan stabilitas Windows.

Catatan:

Jika harddisk dipartisi (dibagi-bagi) sebagai contoh harddisk dibagi dua, drive C dan D. Secara umum Windows di instal pada drive C, maka:

Suhup Tahala

Untuk data penting anda simpan pada drive selain drive C: (tempat sistem operasi berada). Jadi, dalam contoh ini sebaiknya tempat menyimpan data adalah pada drive D. Kemudian matikan System Restore pada drive tersebut, dengan cara:

Klik kanan mouse pada My Computer pilih Properties klik tab System Restore pilih drive yang akan dimatikan system restore-nya kemudian klik Setting centang pada Turn off System Restore on this drive, klik OK dan OK. System Restore pada drive C tetap aktif untuk membuat log-log dari setiap perubahan menjadi sebuah file yang disimpannya dalam %SystemRoot%\System32\Restore\Filelist.xml. Selang waktu tertentu System Restore mengkopi file-file sistem ke sebuah tempat tersembunyi demi keamanan. Kemudian, mengambil snapshot regular dar i system state yang didalamnya terdapat account-account user, setting-setting hardware dan software, dan file-file yang diperlukan untuk startup.

Nah… ini yang gawat, System Restore memiliki keterbatasan yaitu tidak memonitor file- file dan folder-folder, sebagai berikut:

a. Pagef ile (virtual memory) atau file hibernation.

b. Semua file yang terdapat dalam folder data personal, seperti My Document, Favorites, Cookies, Recycle Bin, Temporary Internet Files, History, dan Temp.

c. File-file image dan grafik, seperti bitmap dan jpeg, dan file-file yang menggunakan ekstensi file data seperti: *.doc, *.xls, *.mdb, dan *.pdf, dan file data lainnya.

d. File-file email yang di manage oleh Microsoft Outlook atau Outlook Express.

D. Mengakses Bios

1. Pada saat booting anda tekan kunci Delete atau F2.

2. Pada langkah ini anda dapat mengatur seting hardware komputer misalnya: mengaktifkan

dan mendisable hardware, mengatur booting pertama pada CD/DVD Drive atau pada Floppy atau pada Harddisk atau pada USB Drive (Flashdisk). Pada Bios masih banyak yang dapat anda pelajar i, seperti Over Clocking (menambah kinerja komputer) seperti menambah kecepatan pada Processor dan VGA. Tetapi tidak dapat saya jelaskan bagaimana caranya, karena tema eBook ini adalah memperbaiki komputer. Jadi, yang perlu anda perhatikan adalah pengaturan booting komputer, dapat anda cari dengan kata kunci Boot pada bios. Jika anda menginstalasi komputer menggunakan CD Windows booting pertama pada komputer harus berada pada CD/DVD Drive.

Catatan:

Bila anda ragu untuk merubah seting pada Bios anda tekan kunci Esc pada keyboard, dan bila ingin menyimpan perubahan anda tekan F10. Dan perlu diperhatikan setiap tampilan menu

Suhup Tahala

yang anda lihat, pelajari dan pahami. Kunci keyboard yang sering digunakan (Esc, Enter, F10, F9, Page Up, Page Down, ←↑→↓, angka 0 sampai 9).

E. Mengakses Recovery Console Recovery Console adalah tool-tool yang dijalankan melalui prompt perintah (Command Prompt). Jika sistem diformat dalam NTFS, tool-tool tersebut sangat membantu mengatur partisi-partisi yang telah dibuat dan dapat mengatasi masalah pada Wondows contohnya jika ada file Windows yang hilang atau terkorupsi.

Recovery Console dapat dijalankan melalui dua cara, sebagai berikut:

>> Pada Windows normal

1. Klik Start > Run

2. Ketik “CMD” tanpa tanda kutip.

3. Setelah Command Prompt tampil ketik HELP untuk menampilkan daftar fungsi-fungsi.

>> Menggunakan CD windows

1. Akses / masuk Bios untuk memastikan booting pertama pada CD/DVD Drive.

2. Pada tampilan Welcome Sreen tekan R.

3. Layar akan menjadi hitam dan ada tulisan yang menanyakan instalasi yang akan di Logon.

4. Jika hanya satu instalasi, tekan 1 (satu). Mode Num Lock pada keyboard harus dimatikan.

5. Apabila tampil tulisan yang meminta password Admin maka tekan Enter.

6. Pada prompt perintah C:\Windows, ketik HELP agar tampil daftar perintah yang dapat kita gunakan.

F. Memperbaiki File Hilang atau Terkorupsi pada Windows

1. ntldr atau ntdetect.com hilang atau terkorupsi (rusak). Masuk Recovery Console dan anda perhatikan CD/DVD Drive berada pada huruf apa, misalnya harddisk anda dipartisi menjadi dua maka biasanya huruf C dan D adalah harddisk dan huruf setelahnya E adalah CD/DVD Drive. Maka untuk memperbaiki file yang hilang atau terkorupsi anda ketik pada prompt perintah, COPY E:\i386\NTLDR C:

COPY E:\i386\NTDETECT.COM C:

Dapat juga dengan cara mengetikkan FIXBOOT pada prompt perintah, kemudian tekan Enter lalu jawab Y.

2. Hive Sistem atau Software rusak atau hilang. Pesan error:

Suhup Tahala

Windows

XP

could

not

start

because

the

following

file

is

missing

or

corrupt:\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM

 

Windows

XP

could

not

start

because

the

following

file

is

missing

or

corrupt:\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE

 

Stop

c0000218

{Registry

File

Failure}

The

registry

cannot

load

the

hive

(file):

\SystemRoot\System32\Config\SOFTWARE or its log or alternate

Untuk memperbaiki anda masuk Recovery Console kemudian lakukan langkah berikut ini:

1. Pada prompt perintah “C:\Windows” anda ketik “cd system32\config”, tekan Enter.

2. Ketik “dir”, kemudian tekan Enter.

3. Perlu diperhatikan, karena yang diutamakan adalah file System dan Software yang diperbaiki. Pastikan file yang hilang atau rusak tersebut ada pada folder C:\Windows\system32\config, sebagai contoh disini file System yang rusak. Jika file tersebut ada maka ketikan dibawah ini: ren system system.bak, kemudian tekan Enter copy c:\windows\repair\system, kemudian tekan Enter. Apabila file yang hilang atau rusak tersebut adalah Software maka anda ganti system dengan software. Ketik exit untuk keluar dar i Recovery Console.

G. Memeperbaiki (Repair) Installasi Repair install adalah cara untuk memperbaiki Windows dan untuk meng-Upgrade Windows misalnya dari Windows Sevice Pack 1 ke Windows Sevice Pack 2 tanpa mem-format drive yang akan di install.

Repair install memiliki keunggulan, tidak merubah atau menghilangkan, data, program- program yang terinstall dan setting pada Windows. Dengan kata lain Repair Install adalah meng-install Windows di atas setup yang sudah ada.

Sebagai contoh kita akan Memeperbaiki (Repair) Installasi Windwos XP. Langkah-langkah Repair Install:

1. Pastikan BIOS komputer, booting pertama kali adalah CD/DVD Drive (jika menggunakan

CD installasi Windows) atau USB Flash Drive (jika menggunakan Flashdisk installasi Windows) dan jangan lupa catat Serial Number Windows XP.

2. Masukkan CD Intallasi Windows XP, kemudian restart / reboot komputer.

3. Ketika muncul tulisan Press any key to boot from CD, tekan sembarang tombol di

keyboard.

4. Tunggu, Windows Setup akan melanjutkan dengan me-load file-file yang diperlukan dari

CD.

5. Kemudian pada layar Welcome to Setup, tekan ENTER.

Suhup Tahala

6. Pada layar berikutnya akan tampil Windows XP Licensing Agreement.

7. Tekan tombol F8 (I Agree) untuk melanjutkan.

8. Windows Setup akan mencari apakah sudah ada Installasi Windows XP.

9. Jika sudah ada Installasi Windows XP, maka akan ditampilkan dalam daftar. Jika tidak ada, maka tidak akan bisa me-repair Installasi Windows XP ( harus install ulang).

10. Setelah ditemukan, maka dipilih Windows XP yang di inginkan dan tekan tombol R untuk merepair Installasi windows XP tersebut. Pada layar tampilan inilah perbedaan antara Repair Install dan Install Ulang. Untuk InstallasWindows atau Install Ulang Windows maka anda tekan Esc.

11. Windows XP akan mengkopi file-file yang diperlukan ke harddisk sebagai awal installasi, kemudian akan melakukan reboot/restart.

12. Setelah restart, dan muncul menu Press any key to boot from CD jangan menekan tombol apapun pada keyboard. Ikuti proses repair sampai selesai.

Setelah selesai dan komputer restart, perlu diperiksa beberapa hal, sebagai berikut:

Apakah XP sudah diaktivasi atau belum dengan cara, klik Start > Run, ketik oobe/msoobe<spasi>/a

Periksa semua driver hardware, klik Start > Run, ketik devmgmt.msc

Jalankan semua program/aplikasi yang digunakan seperti Ms Office, Adobe Reader, Photoshop, ACD See, Anti virus dan lain-lain. Jika ada program yang tidak berjalan dengan sempurna maka install ulang aplikasi tersebut. Dan periksa semua data.

Restart computer. Kemudian matikan komputer untuk mendinginkan semua hardware pada komputer tersebut karena bekerja ekstra pada saat installasi.

H. Instalasi Windows Instalasi Windows atau sangat populer disebut dengan instal ulang adalah mengisi harddisk dengan Sistem Operasi Windows (Windows Operating System). Langkah- langkah instal ulang Windows hampir sama dengan (Memeperbaiki (Repair) Installasi) perbedaannya terletak pada langkah No. 10.

I. Terimakasih, karena eBook ini untuk pemula maka kita cukupkan sampai disini.

Suhup Tahala

Tambahan

Software

Serial Number

Windows XP PRO SP2

CRTGH-B68P2-XB6JC-44GCD-X9JHM

Windows XP PRO SP2(1)

XP8BF-F8HPF-PY6BX-K24PJ-TWT6M

Windows XP PRO SP2(2)

WGT3Y-46FDQ-RJTPX-B48TX-DYC3J

Windows Xp PRO SP2 Gold Reload

MYHVT-WQ49M-QRPVF-V86FC-P3R8Y

Windows XP PRO SP3

V2C47-MK7JD-3R89F-D2KXM-VPK3J

Windows XP Arabic

3FC6J-PVRYV-38KFF-B2K46-CDHH6

Windows XP Home Edition

P247D-DR868-M3KQB-QDP9Q-GXT9Y

Windows 2000 PRO SP4

HM89J-F2C9Y-684QW-HQM7G-D87PB

Windows VISTA Colection

YFKBB-PQJJV-G996G-VWGXY-2V3X8

Windows XP x64bit PRO Corporate Plat Edition

VCFQD-V9FX9-46WVH-K3CD4-4J3JM

Windows XP PRO SP2 Platinum Edition

XR3WH-V9YVD-XMPDG-83RXB-7C3HJ

TT282-RTJTH-BC8P8-MJ4Q7-YDC9G

P2BPT-FMY96-Y9KXM-XQ344-KB96D

Windows Server 2003 Standard Edition

JK6JC-P7P7H-4HRFC-3XM7P-G33HM

V9RX3-3GMKQ-M23KP-FYTQX-KQP8B

P8TMF-WW9GT-XVQJ4-43V9D-69KJB

PQ93W-D2H8Y-VVY2M-H7K99-MTXJB

Windows Server 2003 Standard Edition x64

HH4QD-RWTVV-Q3W2B-FPB88-KHTVW

PX24C-6C8PY-VKR63-PF93F-RBGVW

K6PCD-97GXK-HJBWF-D4F79-VMMD8

Windows Server 2003 R2 Enterprice Edition

V893X-4RHCY-6PPH8-8VMT6-W97QT

TVF69-YXHGB-C9X28-XRJR9-Q6RX6

QVHVK-H6G69-3CXT9-Q43HC-Y8P7G

Windows Server 2003 R2 Enterprice Edition x64

JPG64-99R3T-KJ2KC-DH3HQ-HFBF3

D4FWM-FR3F9-KJ2HY-CQ2XG-MD2CD

XFP7M-RD6PV-B43JK-9TBRX-YWP8Q

Windows Vista Ultimate 6,6000

6F2D7-2PCG6-YQQTB-FWK9V-932CC

2QBP3-289MF-9364X-37XGX-24W6P

6P8XK-GDDTB-X9PJQ-PYF36-G8WGV

Microsoft Windows Vista Ultimate 6.0 (Build 6000)

Name: Your Name

89580-014-0000025-71487

Microsoft Windows Vista Ultimate

YFKBB-PQJJV-G996G-VWGXY-2V3X8

VMCB9-FDRV6-6CDQM-RV23K-RP8F7

GLAD2-SEEUH-AVEAS-ENSEO-FHUMR

VMCB9-FDRV6-6CDQM-RV23K-RP8F7

R8G6T-YBCXF-R29PG-9VFY3-FR9JB

6F2D7-2PCG6-YQQTB-FWK9V-932CC

2QBP3-289MF-9364X-37XGX-24W6P

Microsoft Windows Vista Ultimate Final

YFKBB-PQJJV-G996G-VWGXY-2V3X8

PVYFQ-2JTBV-PKXQ2-FQHDY-MTBVH

Microsoft Windows Vista Ultimate Final (activation)

FBK3P-9HCG-YJGBB-CRVGV-X32M9

Windows 7 Beta 32 Bit

6JKV2-QPB8H-RQ893-FW7TM-PBJ73

Suhup Tahala

Microsoft Windows 7.000 Beta 1

JYDV8-H8VXG-74RPT-6BJPB-X42V4

J7PYM-6X6FJ-QRKYT-TW4KF-BY7H9

D67PP-QBKVV-6FWDJ-4K2XB-D4684

HQDKC-F3P6D-C9YYM-HRB89-QDBB7

Microsoft Office XP

FM9FY-TMF7Q-KCKCT-V9T29-TBBBG

Microsoft Office 2003

gwh28-dgcmp-p6rc4-6j4mt-3hfdy

Microsoft Office 2007

KGFVY-7733B-8WCK9-KTG64-BC7D8

HCFPT-K86VV-DCKH3-87CCR-FM6HW

VB48G-H6VK9-WJ93D-9R6RM-VP7GT

Microsoft Visual Basic 6.0 Enterprise Edition

812-2224558

TuneUp Utilities 2007

JMNCG-FKNGR-WMAMT-FRTQL-BLYJB-XDYMX

TuneUp Utilities 2008

MAHQF-GBXAS-SWNHH-DGSPS-WLXQB-JLRWC

TuneUp Utilities 2009

AQKA2P-HY7FQF-8M0930-DW4H4V-1EJPRC-16CHPN

A9MAPC-87KH2K-9YQE1A-150BR3-MTWHKR-20RPC7

Alcohol 120%

ALR6KC3F6PQ6BM38PY4RTBCKM2GPQXYC3YBBCM

P6BBBCDDD7C8Y4VBCJKQRTVBCXYPQ4VBC67XYB

CBCBCGH4JH8Y4B2BCBCKMXXCCDD7C994VK2D4Q