Anda di halaman 1dari 1

Sel Surya Sel surya diproduksi dari bahan semikonduktor yaitu silicon, yang berperan sebagai insulator pada

temperatur rendah dan sebagi konduktor jika ada panas dan energy. Sebuah silicon pada sel surya adalah sebuah diode yang terbentuk dari lapisan atas silicon tipe n (silcon doping of phosphorus) dan lapisan silicon bawah tipe p (silicon doping of boron). Electron-elektron bebas terbentuk dari million foton atau benturan atom pada lapisan penghubung (0.20.5micron) sehingga menyebabkan terjadinya aliran listrik. Pekembangan sel surya Pengembangan sel surya secara individu (chip) : 1. Mono-cyrstalline (Si) Dibuat dari silicon kristal tunggal yang didapat dari peleburan silicon dalam bentuk bujur. Sekarang Mono-cyrstalline dapat dibuat setebal 200 micron, dengan nilai efisiensi 24%. 2. Poly-cyrstalline (Si) Dibuat dalam peleburan silicon di tungku keramik, kemudian dilakukan pendinginan perlahan untuk mendapatkan bahan campuran silicon yang akan timbul di bagian lapisan atas silicon. Sel ini kurang efektif dibandingkan dengan sel Mono-cyrstalline (efektivitas 18%), tetapi biayanya lebih murah. 3. Gallium Arsenide Sel surya III-V yang sangat efisien, nilai efisiensinya sekitar 25%. Sel surya silicon terpadu Thin Film a. Amorphus Silicon (a-Si) Banyak digunakan dalam jam tangan dan kalkulator, sekarang dikembangkan untuk system bangunan terpadu sebagai pengganti tinted glass yang semi transparan. b. Thin Film Silikon (tf-Si) Dibuat dari thin-crystalline / poli-crystalline pada grade bahan metal yang cukup murah (cladding system). c. Cadmium Telluride (Cd-Te) Terbentuk dari bahan materi Thin-film poli-cyrstalline secara deposit, semprot, dan evaporasi tingkat tinggi. Nilai efisiensi 16%. d. Copper Indium Diselenide (CulnSe2/CIS) Merupakan bahandari thin filmn polycrystalline, nilai efisiensinya 17.7% e. Chalcophyrites [Cu(ln,Ga) (S,Se)5] f. Electrochemical cells