Anda di halaman 1dari 29

FISIKA DASAR 1A (FI- 1101)

Kuliah 6

Gesekan

Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 1

Topik Hari Ini


l

Gesekan Apa itu gesekan? Bagaimana mengenalinya? Model Gesekan Gesekan Statik dan Kinetik Contoh persoalan gesekan

Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 2

GESEKAN
l

Bagaimana gesekan bekerja? Melawan gerak! Bagaimana mengenalinya? Gesekan menghasilkan suatu gaya yang arahnya berlawanan dengan arah gerak!
N FAPPLIED j

ma
fFRICTION mg

Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 3

GESEKAN...
l

Gesekan disebabkan oleh interaksi mikroskopik antara dua permukaan:

Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 4

GESEKAN...
Gaya gesekan bekerja melawan gerak: Sejajar permukaan. Tegak lurus dengan gaya Normal.

N F

ma
fF mg

Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 5

Model untuk gesekan


Arah vektor gaya gesekan adalah tegak lurus dengan vektor gaya normal N. Besar vektor gaya gesekan |fF| adalah sebanding dengan besarnya vektor gaya normal |N |. |fF| = K | N | Sesuatu yg lebih berat menurut perasaan akan memberikan gesekan yang lebih besar. Konstanta K disebut sebagai koefisien gesekan kinetik.
Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 6

Model untuk gesekan...


Dinamika:
i: j: so F KN = ma N = mg F Kmg = ma

N F

ma
K mg mg

Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 7

Contoh: Gesekan dan Gerak


Sebuah kotak bermassa m1 = 1.5 kg ditarik arah sejajar dengan tali yang memiliki tegangan T = 90 N. Kotak bergeser (k = 0.51) di atas balok kedua yang bermassa m2 = 3 kg, yang mana sedang bergerak di atas lantai tanpa gesekan. Berapa percepatan kotak kedua ? (a) a = 0 m/s2 (b) a = 2.5 m/s2 (c) a = 3.0 m/s2

T
a=? m2

m1

slides with friction (k=0.51 )


slides without friction
Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 8

Contoh: Gesekan dan Gerak Solution


Pertama-tama gambar diagram benda bebas kotak 1:
N1 T

m1

f = KN1 = Km1g

m1g

Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 9

Contoh: Gesekan dan Gerak Solution


Hk III Newton mengatakan kotak 2 mempekerjakan gaya pada kotak 1 yang sama tapi berlawanan dengan kotak 1 mempekerjakan gaya pada kotak 2. Sebagaimana yang telah dibahas, gaya ini adalah gaya gesekan:
m1 f2,
1

f1,2 = Km1g

m2

Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 10

Contoh: Gesekan dan Gerak Solusi


Sekarang perhatikan diagram benda bebas untuk kotak 2:
N2

f2,1 = km1g

m2

m1g m2g
Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 11

Contoh: Gesekan dan Gerak Solusi


Akhirnya, selesaikan F = ma dalam arah horisontal: Km1g = m2a a = 2.5 m/s2
a
1.5 kg m1 0.51 9.81 m s 2 k g 3 kg m2

f2,1 = Km1g

m2

Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 12

Bidang Miring dengan Gesekan:


Gambar diagram benda bebas:
ma

KN

N mg i

Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 13

Bidang Miring...
Perhatikan komponen i dan j dari
i KN ma j N mg i mg sin
Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 14

FNET = ma : mg sin KN = ma N = mg cos

mg sin Kmg cos = ma

mg cos

a / g = sin Kcos

Gesekan Statik...
Sejauh ini kita telah membahas gesekan yang bekerja saat benda bergerak saja. Kita juga mengenal bahwa gesekan juga bekerja pada sistem yang tidak bergerak, static. Di dalam kasus-kasus ini, gaya yang diberikan oleh gesekan akan bergantung pada gaya yang diberikan pada sistem.
N F j i

fF

mg
Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 15

Gesekan Statik...
Seperti pada kasus pergeseran, kecuali a = 0. i: F fF = 0 j: N = mg

Sementara balok dalam keadaan statik: fF F

N F

j i

fF

mg
Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 16

Gesekan Statik...
Gaya gesekan maksimum yang mungkin antara dua buah benda adalah fMAX = SN, dengan s disebut sebagai koefisien gesekan statik. Sehingga fF S N. Jika F membesar, fF akan membesar sampai fF = SN dan benda mulai bergerak.
N F j i

fF

mg
Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 17

Gesekan Statik...
S ditemukan dengan memperbesar F sampai balok mulai bergerak :
i: j: FMAX SN = 0 N = mg S FMAX / mg N FMAX j i

Smg

mg
Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 18

Gesekan Statik :
Mari kita tinjau S pada bidang miring.

Dalam hal ini, gaya yang diberikan oleh gesekan akan bergantung pada sudut dari bidang.

Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 19

Gesekan Statik...
Gaya yang diberikan oleh gesekan, fF , bergantung pada .

fF ma = 0 (balok masih diam)

mg sin ff N mg i (Hk II Newton sepanjang sb-x)

Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 20

Gesekan Statik...
Kita dapat menentukan s dengan memperbesar sudut sehingga balok bergerak:
mg sin ff In this case: SN j N M mg ff SN Smg cos M mg sin M Smg cos M

S tan M

Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 21

Komentar tambahan mengenai Gesekan:


Karena fF = N , gaya gesekan tidak bergantung pada luas permukaan bidang kontak. Dengan definisi, adalah benar bahwa untuk sistem apapun. S > K

Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 22

Aside: Grafik antara Gaya gesekan vs Gaya terapan:

fF = SN

fF = KN
fF fF = FA FA
Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 23

Problem1: Truk & Kotak Sebuah kotak bermassa m diletakkan di bagian belakang truk. Koefisien gesekan statik antara kotak & truk adalah S. Berapa percepatan maksimum truk a agar kotak tidak bergeser?
S

Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 24

Problem1: Truk & Kotak


Gambar diagram benda bebas untuk kotak: Tinjau kasus dimana fF adalah maksimum... (i.e. jika percepatan lebih besar lagi, kotak akan slip).

N
j i fF = SN mg

Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 25

Problem1: Truk & Kotak


Gunakan FNET = ma untuk komponen i dan j i SN = maMAX j N = mg

aMAX = S g

N
j

aMAX i fF = SN mg

Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 26

Problem2: Bidang miring dipercepat


Sebuah bidang miring dipercepat dengan percepatan konstan a. Sebuah balok yang diam pada bidang dipertahankan pada posisinya oleh gesekan statik. Tentukan arah dari gaya gesekan statik?
S

Ff Ff Ff (b) (c)
Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 27

(a)

Problem2: Bidang miring dipercepat


Pertama-tama perhatikan kasus dimana bidang miring tidak dipercepat. N Ff

mg

Jumlah semua gaya adalah nol!

N mg Ff
Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 28

Problem2: Bidang miring dipercepat


Jika bidang mengalami percepatan, gaya normal berkurang dan gaya gesekan bertambah, tetapi gaya gesekan tetap searah dengan bidang: N Ff a mg

Jumlah semua gaya menjadi ma! F = ma Jawabannya adalah (a)

N mg Ff

ma

Fisika Dasar 1A FI-1101: Kuliah 6, Hal 29