Anda di halaman 1dari 2

Judul Dinamika Rotasi Tujuan Mengamati gerak rotasi yag dialami oleh benda tegar Menentukan torsi yang

dialami oleh benda tegar

Landasan Teori Dalam pertemuan yang lalu kita telah mempelajari dinamika partikel, di mana benda dianggap sebagai sebagai suatu titik meteri (ukuran benda diabaikan), sehingga gaya-gaya yang bekerja pada hanya mengkin menyebabkan gerak translasi. Pada kesempatan kali ini kita akan mempelajari dinamika rotasi dan keseimbangan benda tegar. Dalam benda tegar, ukuran benda tidak diabaikan, sehingga gaya-gaya yang bekerja pada benda dapat menyebabkan gerak translasi dan rotasi terhadap suatu poros. Rotasi disebabkan oleh adanya torsi= , yaitu ukuran kecenderungan sebuah gaya untuk memutar suatu benda tegar terhadap suatu titik poros tertentu. Besar torsi dapat dihitung dengan persamaan, . Torsi total, Dinamika rotasi yang secara analogi didasari olah hukum II Newton untuk benda bergerak translasi: gerak rotasi: . Masalah gerak menggelinding dapat diselesaikan dengan menggunakan hukum kekekalan energi mekanik. Walaupun benda tidak bergerak translasi, tetapi jika benda tersebut berotasi (berputar) terhadap suatu poros, maka benda tersebut memiliki energi kinetic yang disebut energi kinetik rotasi : . Jika suatu benda bergerak translasi dalam suatu ruang sambil berotasi, disebut gerak menggelinding, maka total energi kinetiknya adalah jumlah energi kinitik translasi dan rotasinya : Alat dan Bahan Kaleng soft drink Mistar Neraca Stopwatch Pasir Langkah Kerja Siapkan tiga buah kaleng soft drink dengan isi yang berbeda. Kaleng pertama dengan isi soft drink, kaleng kedua dengan isi pasir, dan kaleng ketiga dibiarkan kosong. Buatlah sudut miring pada meja ( sehingga kaleng dapat meluncur ). Letakkan ketiga kaleng berbanjar di puncak meja dan ganjal dengan mistar panjang. Setelah itu

lepaskan penggaris dan hitung dengan stopwatch waktu yang ditempuh kaleng sampai pada titik terendah. Hasil Pengamatan

Jawaban Pentanyaan 1. Benda apa yang tiba lebih dahulu? Kaleng yang mencapai dasar terlebih dahulu adalah kaleng berisi soft drink, kemudian keleng berisi pasir, disusul kaleng kosong. 2. Hitunglah! a. Moment inersia masing-masing benda. b. Percepatan sudut (anguler). c. Torsi masing-masing benda. Analisis Data Momen Inersia I = 1/2 MR^2 Percepatan Linear F = m.g Percepatan Anguler alfa = a/R Torsi Torsi = I . alfa Kesimpulan Dari hasil percobaan yang kami lakukan, kami mengambil kesimpulan yaitu, jika massa berbeda maka juga berbeda dan akan juga berbeda.