SEL VOLTA

1.Prinsip Praktikum Sel Volta termasuk kedalam salah satu jenis sel Elektrolisis. Pada Sel Volta energy yang dihasilkan oleh reaksi kimia diubah menjadi energy listrik ,salah satu sel volta adalah rangkaian yang terdiri dari elektroda Zn yang dicelupkan kedalam larutan Zink II Sulfat dan Elektroda Cu Kedalam Tembaga II Sulfat .

2.Tanggal Praktikum 29 Mei 2012

3.Tujuan Praktikum Siswa dapat menentukan sel potensial dari berbagai sel volta

Zn2+/ Zn = – 0. jika potensial electrode Mg2+/Mg = – 2. sehingga logam magnesium bertindak sebagai anoda dan logam seng bertindak sebagai katoda. dan tempat berlangsungnya reaksi reduksi disebut katoda(electrode positif). . Jembatan garam mengandung ion-ion positif dan ion-ion negative yang berfungsi menetralkan muatan positif dan negative dalam larutan elektrolit.38 volt . Contoh: 1. sehingga logam Y bertindak sebagai anoda dan logam X bertindak sebagai katoda. Sel volta terdiri atas elektroda tempat berlangsungnya reaksi oksidasi disebut anoda(electrode negative). Jawab : Gambar sel Volta elektroda Mg dan Zn Penjelasan : potensial reduksi logam magnesium lebih negative dari potensial reduksi logam zeng. Dasar Teori Sel Volta atau sel galvani adalah sel elektrokimia yang melibatkan raksi redoks dan menghasilkan arus listrik. Gambarkan rangkaian sel volta yang terdiri atas elektroda magnesium dan seng.76 volt.4. Susunan sel volta adalah : Notasi sel : Y / ion Y // ion X / X Logam X mempunyai potensial reduksi yang lebih positip dibanding logam Y .

Beda potensial Sel dirumuskan : 1.2 / 0.34 – ( – 0. Gunakan rumus : = +0.1 M // Cu Jawab: a).76 ) + (0.2 M // Cu2+ 0. Gunakan rumus : Eosel = Ekatoda – E anoda = + 0.1 = + 1.059/2) log 0. Zn / Zn2+ // Ag+ / Ag b. Untuk keadaan standar dengan konsentrasi larutan 1 molar Eosel = Ekatoda – E anoda 2.80 – ( – 0.76) = + 1. Untuk keadaan standar dengan konmsentrasi larutan tidak 1 molar n = jumlah electron Contoh : Hitunglah beda potensial sel reaksi redok berikut : a. Zn / Zn2+ 0.56 volt b).4285 volt .

.

b)Baterai kering Baterai kering di temukan oleh Leclanche yang mendapat hak paten atas penemuan itu pada tahun 1866. Sel leclenche tidak dapat di isi ulang. d)Arus listrik mengalir dari katode ke anode. Sn. (H). Pb. Hg. Sel aki terdiri atas anode Pb (Timbel = timah hitam) dan katode PbO2 (Timbel(IV) Oksida). sehingga tidak diperlukan jembatan garam. K.5 volt. Tiap sel aki mempunyai beda potensial kurang lebih 2V. Aki 12V terdiri atas 6 sel yang dihubungkan seri. Kedua eletrode tersebut juga hasil reaksinya tidak larut dalam asam sulfat. Fe. Keduanya merupakan zat padat yang dicelupkan dalam asam sulfat. Potensial suatu sel leclanche adalah 1. f)Terjadi perubahan energi: energi kimia menjadi energi listrik. Sel ini kadang disebut sel kering asam karena adanya NH4Cl yang bersifat asam. Zn. salmiak. Aki dapat di isi kembali karena hsil-hasil reaksi pengosongan aki tetap melekat pada kedua elektrode. Mn. 1. Au. c)Semakin ke kiri semakin mudah dioksidasi dan sukar direduksi. Aki menjadi pilihan praktis karena dapat menghasilkan listrik yang cukup besar dan dapat di isi kembali. a. Mg. Ag. Pt. karbon dan sedikit air (jadi sel ini tidak 100% kering) zink berfungsi sebagai anode sedangkan sebagai katode digunakan elektrode inert. b)Semakin ke kanan.Elektrokimia merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari tentang hubungan antara perubahan zat dengan arus listrik yang berlangsung dalam sel elektrokimia.Sel Volta 1)Deret volta a)Li. yang di celupkan ditengah-tengah pasta. Sementara itu PbSO4 yang terdapat pada elektrode PbO2 mengalami oksidasi membentuk PbO2. Ba. Ni. Na. Pada pengosongan aki. Al. Pengisian aki dilakukan dengan membalik arah aliran elektron pada kedua elektrode. c)Arus elektron mengalir dari katode ke anode. 2)Prinsip kerja a)Terdiri atas elektrode dan elektrolit yang dihubungkan dengan sebuah jembatan garam. Cu. sebaliknya pada pengisian aki elektrode Pb dihubungkan dengan kutub negatif sumber arus sehingga PbSO4 yang terdapat pada elektrode Pb itu direduksi. e)Adanya jembatan garam untuk menyetimbangkan ion-ion dalam larutan. Ca. Sel leclanche terdiri atas suatu silinder zink yang berisi pasta dari campuran batu kawi. Sel elektrokimia di bedakan menjadi dua yaitu sel volta atau sel galvani dan sel elektrolisis. Pasta itu sendiri berfungsi sebagai oksidator. semakin mudah direduksi dan sukar di oksidasi. yaitu grafit.Sel Volta atau Sel Galvani Sel volta atau sel galvani adalah suatu sel elektrokimia yang terdiri atas dua buah elektrode yang dapat menghasilkan energi listrik akibat terjadinya reaksi redoks secara spontan pada kedua elektroda tersebut. 3)Macam-macam sel volta a)Aki Aki adalah jenis baterai yang banyak digunakan untuk kendaraan bermotor. . anode (Pb) mengirim elektron pada katode. b)Pada anode terjadi reaksi oksidasi dan pada katode terjadi reaksi reduksi.

1 M KBr 2M .5.Alat Dan Bahan Alat Tabung U/sel konduktivitas Volt Meter Kabel Penjepit Gelas kimia Bahan Agar – agar KCl Elektroda Zn Cu Pb Fe C -Larutan ZnSO4 CuSO4 MgSO4 Pb(CH3COO)2 FeSO4 KI 0.

Setelah Dipasang dengan Benar Catat Perubahan yang terjadi pada Voltmeter dan pengamatan perubahan pada Elektroda dan Larutan Baik Hasilnya (-) Negatif Baik Hasilnya (+) Positif .PROSEDUR 1.Susunlah alat dan bahan seperti gambar dibawah ini!! 2.

0.71 V I Cu I Cu2+ II Pb2+ I Pb I Eo Sel = I Cu I Cu2+ II Fe2+ I Fe I Eo Sel = -0.37 – 0.Perhitungan Ket : I L I L2+ II M2+ I M I Anode Katode Eo Sel = Eo Katode – Eo Anode  Menurut Perhitungan I Zn I Zn2+ IICu2+ I Cu I Eo Sel = 0.1 V  Menurut Data I Zn I Zn2+ IICu2+ I Cu I Eo Sel =  Menurut Perhitungan I Mg I Mg2+ IICu2+ I Cu I Eo Sel = 0.0.34 = -27.1 V I Cu I Cu2+ II Zn2+ I Zn I Eo Sel = I Cu I Cu2+ II Mg2+ I Mg I Eo Sel = -2.78 V .34 =.34 – (.34 – (.2.34 – (.44) = 0.76 – 0.71 V  Menurut Data I Mg I Mg2+ IICu2+ I Cu I Eo Sel =  Menurut Perhitungan I Pb I Pb2+ IICu2+ I Cu I Eo Sel = 0.76) = 1.1 V I Cu I Cu2+ II Mg2+ I Mg I Eo Sel = I Cu I Cu2+ II Pb2+ I Pb I Eo Sel = -0.47 V  Menurut Data I Pb I Pb2+ IICu2+ I Cu I Eo Sel =  Menurut Perhitungan I Fe I Fe2+ IICu2+ I Cu I Eo Sel = 0.34 = -1.44 – 0.34 – (.78 V I Cu I Cu2+ II Zn2+ I Zn I Eo Sel = -0.13 – 0.0.7.37) = 2.13) = 0.34 = -2.0.

13 – (-0.76 – (.24 V I Zn I Zn2+ II Mg2+ I Mg I Eo Sel = I Zn I Zn2+ II Pb2+ I Pb I Eo Sel = -0.63 V  Menurut Data I Pb I Pb2+ IIZn2+ I Zn I Eo Sel =  Menurut Perhitungan I Fe I Fe2+ IIZn2+ I Zn I Eo Sel = -0.0.61 V  Menurut Data I Mg I Mg2+ II Zn2+ I Zn I Eo Sel =  Menurut Perhitungan I Pb I Pb2+ IIZn2+ I Zn I Eo Sel = -0.44 – (.32 V  Menurut Data I Fe I Fe2+ IIZn2+ I Zn I Eo Sel =  Menurut Perhitungan I Pb I Pb2+ II Mg2+ I Mg I Eo Sel = -2.0.2.24 V .63 V I Zn I Zn2+ II Pb2+ I Pb I Eo Sel = I Zn I Zn2+ II Fe2+ I Fe I Eo Sel = -0.37 – (-0.0.61 V I Cu I Cu2+ II Fe2+ I Fe I Eo Sel = I Zn I Zn2+ II Mg2+ I Mg I Eo Sel = -2.13 – (.76) = 0.76 – (.13) = -2.32 V I Zn I Zn2+ II Fe2+ I Fe I Eo Sel = I Mg I Mg2+ II Pb2+ I Pb I Eo Sel = -0.44) = -0.37) = 2.76) = 1.76 – (.13) = -0. Menurut Data I Fe I Fe2+ IICu2+ I Cu I Eo Sel =  Menurut Perhitungan I Mg I Mg2+ II Zn2+ I Zn I Eo Sel = -0.37) = 1.37 – (.2.76) = 0.0.

.16 V I Mg I Mg2+ II Fe2+ I Fe I Eo Sel = I Pb I Pb2+ II Fe2+ I Fe I Eo Sel = -0.0. Sesuai dengan deret volta pada pembahasan sebelumnya bahwa logam hanya dapat mereduksi unsur-unsur di sebeleh kanannya. yaitu 25oC 1 atm.0. Reaksi redoks spontan E0 bernilai positif dan reaksi redoks tidak spontan E0-nya bernilai negatif. suhu dan tekanan berbeda dengan keadaan standar yang dibutuhkan untuk menentukan potensial elektroda.44) = -0.2. Elektroda logam yang digunakan memiliki tingkat pengotor yang tinggisehingga mengganggu jalannya reaksi sel volta.31 V I Pb I Pb2+ II Fe2+ I Fe I Eo Sel = Pembahasan      Saat melakukan percobaan.13 – (.0.76) = -1.16 V  Menurut Data I Fe I Fe2+ IIMg2+ I Mg I Eo Sel =  Menurut Perhitungan I Fe I Fe2+ IIPb2+ I Pb I Eo Sel = -0.37) = 1.76 – (.13) = 0.37 – (.44 – (. Menurut Data I Pb I Pb2+ II Mg2+ I Mg I Eo Sel =  Menurut Perhitungan I Fe I Fe2+ IIMg2+ I Mg I Eo Sel = -2. Keadaan kabel pada Voltmeter tidak memadai Keadaan Volt meter sangat mempengaruhi tegangan yang akan dihasilkan Dari percobaan ini kita dapat mengelompokkan reaksi redoks spontan dan mana reaksi yang tidak spontan.31 V  Menurut Data I Fe I Fe2+ IIPb2+ I Pb I Eo Sel = I Mg I Mg2+ II Pb2+ I Pb I Eo Sel = I Mg I Mg2+ II Fe2+ I Fe I Eo Sel = -0.  Reaksi redoks spontan artinya reaksi redoks yang langsung terjadi reaksi redoks tanpa dipengaruhi oleh lingkungan.

 Mg(s) + + Zn(s) + Mg2+(aq)  Zn2+(aq) + Mg(s) . Cu(s) + Fe(s) + Cu2+(aq)  Fe2+(aq) + Cu(s) Mg(s)|Mg2+(aq)|| Zn2+(aq)|Zn(s) A : Mg(s)  Mg2+(aq) + 2e K : Zn2+(aq) + 2e. Cu(s) Zn(s)  Zn2+(aq) + 2eCu2+(aq) + 2e. Cu(s) + Zn(s) + Cu2+(aq)  Zn2+(aq) + Cu(s) Mg(s)|Mg2+(aq)||Cu2+(aq)| Cu(s) Mg(s)  Mg2+(aq) + 2eCu2+(aq) + 2e. Cu(s) Mg(s)  Mg2+(aq) + 2eCu2+(aq) + 2e.Persamaan Reaksi Zn(s)|Zn2+(aq)||Cu2+(aq)| Cu(s) Zn(s)  Zn2+(aq) + 2eCu2+(aq) + 2e. Mg(s) Cu(s) + Mg2+(aq)  Cu2+(aq) + Mg(s) Zn(s)|Zn2+(aq)|| Mg2+(aq)|Mg(s) A : Zn(s)  Zn2+(aq) + 2eK : Mg2+(aq) + 2e. Zn(s) + Fe(s) + Zn2+(aq)  Fe2+(aq) + Zn(s) Cu(s)|Cu2+(aq)|| Mg2+(aq)|Mg(s) A : Cu(s)  Cu2+(aq) + 2e K : Mg2+(aq) + 2e. Cu(s) Mg(s) + Cu2+(aq)  Mg2+(aq) + Cu(s) + Fe(s)|Fe2+(aq)|| Cu2+(aq)| Cu(s) A : Fe(s)  Fe2+(aq) + 2eK : Cu2+(aq) + 2e.

 Fe(s) + Zn(s) + Fe2+(aq)  Zn2+(aq) + Fe(s) Mg(s)|Mg2+(aq)|| Fe2+(aq)| Fe(s) A : Mg(s)  Mg2+(aq) + 2e K : Fe2+(aq) + 2e.Zn(s)|Zn2+(aq)|| Fe2+(aq)| Fe(s) A : Zn(s)  Zn2+(aq) + 2e K : Fe2+(aq) + 2e. Fe(s) + Mg(s) + Fe2+(aq)  Mg2+(aq) + Fe(s .

Sel volta menghasilkan arus listrik yang ditunjukkan dengan adanya potensial sel.  . Jika E0 bernilai negative maka reaksi tersebut merupakan reaksi redoks tidak spontan. sel volta harus dilengkapi jembatan garam.Kesimpulan    Jika E0 bernilai positif maka reaksi tersebut merupakan reaksi redoks spontan. Agar tidak menghantarkan arus listrik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful