Anda di halaman 1dari 11

BAB II ULASAN EKONOMI KABUPATEN BATANG TAHUN 2010

Perekonomian Indonesia tahun 2010 menunjukkan perbaikan dibanding tahun 2009. Hal ini dapat dilihat dari membaiknya beberapa indikator ekonomi makro, seperti pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, laju inflasi dan nilai tukar rupiah yang relatif stabil, serta tingkat suku bunga bank yang turun. Untuk investasi belum menunjukan adanya kenaikan yang berarti. Investasi bruto yang dilihat dari penanaman modal tetap bruto, tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun 2010 pertumbuhan ekonomi nasional relatif lebih tinggi dibanding tahun 2009, yaitu 6,1%, sedang tahun sebelumnya 4,5%. Untuk Jawa Tengah, pertumbuhan ekonomi 2010 relatif lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya yaitu 5,8% sementara tahun 2009 sebesar 4,7%. Kabupaten Batang pertumbuhan ekonomi tahun 2010 sebesar 4,97%, relatif lebih tinggi dari tahun 2009 sebesar 3,7%. Laju inflasi 6,62% lebih tinggi dari inflasi tahun sebelumnya ekonomi sebesar tahun 3,16%. 2010 ini Pertumbuhan menyebabkan 2009.

CHAPTER II REVIEW THE ECONOMIC OF KABUPATEN BATANG 2010


Indonesias Macro economy economic in 2010

enjoyed an improvement compared to indicators validates such an improvement, the economic growth is higher than in previous year, inflation rate and the value of rupiah remained stable, the interest rate is also down. However, there were also a downturn, there have been no significant increase in investment, the gross investment remain in its last years value. In year 2010, growth of national economic relatively higher than year 2009, 6,1%, in year before is 4,5%. For Jawa Tengah Province, economic growth in 2010 is 5,8%, relatively The real economic is higher growth of than year 2009 is 4,7%. Kabupaten Batang in 2010 is 4,97%, relatively higher than year 2009, in year before is 3,7%. Inflation rate 6,62% is higher than last years 3,16%. The 2010 economic growth has contributed to the 3,67% figure of annual growth in the past five years (2006-2010).

rata-rata

pertumbuhan

ekonomi selama lima tahun terakhir (20062010) mencapai 3,67%.

PDRB Kab. Batang 2010

11

Hasil pengolahan PDRB tahun 2010 menunjukan pertumbuhan positif di semua sektor. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor jasa-jasa sebesar 8,63%. Sektor pertanian atas dasar harga berlaku masih tetap memberikan sumbangan terbesar yaitu 29,36%. Sektor jasa-jasa atas dasar berlaku mengalami kenaikan kontribusi dari 13,11 pada tahun 2009 menjadi 13,48% pada tahun 2010. Untuk mengetahui gambaran selengkapnya tentang kondisi perekonomian di Kabupaten Batang dapat dijelaskan pada uraian berikut.

The estimation result GDRP 2010 shows positive growth in all sector. The higher growth occurred in services for 8,63%. Agriculture sector at current prices give the largest contribution that is 29,36%. Services sector at current prices has increase of contribution which 13,11% at 2009 reaches 13,48% at 2010. To have a complete description for economic condition of Kabupaten Batang bellow are the fuller explanation.

.
PDRB Kab. Batang 2010

12

3.1. PDRB Kabupaten Batang

3.1. GRDP of Kabupaten Batang

Grafik II.1. PDRB Kab. Batang Harga Berlaku & Harga Konstan 2000 Tahun 2006-2010 Figure II.1. GRDP of Kab. Batang at Current Prices & Constant 2000 Prices 2006-2010

6000 5000 5269 4357 4000 3000 2000 1000 0 2006 2007 2008 Tahun 2009 2010 2022 2093 2170 2251 2362 3504 3879 4685

PDRB (Milyar Rp.)

Konstan

Berlaku

Grafik di atas memberikan gambaran perbandingan PDRB Kabupaten Batang selama lima tahun terakhir. Tahun 2006 2010, baik harga berlaku maupun harga konstan nilai PDRB Kabupaten Batang selalu mengalami kenaikan. Pada tahun 2010 PDRB Kabupaten Batang atas dasar harga berlaku telah mencapai 5.269 milyar rupiah , sedang menurut harga konstan 2.362 milyar rupiah. 3.2. Pertumbuhan Ekonomi Kab. Batang Tahun 2010 pertumbuhan ekonomi Kab.

The

graph

above

show

comparison GRDP of Kabupaten Batang for last five year. In year 2006-2010, even the current or constant prices, GRDP value of Kabupaten Batang always increase. In year 2010 GRDP of Kabupaten Batang at current prices increased 5.269 billion rupiahs rupiahs. 3.2. Economic Growth of Kab. Batang In year 2010, the economic growth and at constant prices increased 2.362 billion

PDRB Kab. Batang 2010

13

Batang sebesar 4,97%, untuk Jawa Tengah 5,8 % dan nasional 6,1%. Ilustrasi berikut memberi pertumbuhan 2010. gambaran ekonomi perbandingan nasional, Jawa

Kabupaten Batang within 4,97% ,for Jawa Tengah 5,8% and national for 6,1%. The next illustration the shows a growth comparison between economic

Tengah dan Kabupaten Batang tahun 2006

National, Jawa Tengah and

Kabupaten Batang in 2006 2010.

Grafik II.2. Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Jateng dan Kab. Batang Tahun 2006-2010 (%) Figure II.2. Economic Growth of National, Jateng and Kab Batang 2006-2010 (%)

7 6 5 4 3 2 1 0 2006
2,51 5,48 5,33

6,3

6,06

6,1 5,8 4,97

5,59

5,46

4,5 4,7

3,49

3,67

3,72

2007 Nasional

2008 Jateng

2009 Batang

2010

Dari

grafik

di

atas

rata-rata

From average

the

graph

above,

the

pertumbuhan ekonomi nasional selama lima tahun terakhir adalah 5,73%, sedang Jawa Tengah 5,34%. 3,67% Dengan dapat rata-rata disimpulkan ekonominya, pertumbuhan dilihat dari

national

economic

growth

within the last five year is 5,73%, for Jawa Tengah is 5,34%. The average growth 3,67% can be concluded that the economic of Kabupaten Batang position in sight from the economic growth was bellow from average national economic growth, whether Jawa Tengah .

bahwa posisi perekonomian Kab. Batang pertumbuhan masih di bawah rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional maupun Jawa Tengah.

PDRB Kab. Batang 2010

14

3.3. Pertumbuhan Ekonomi Sektoral Laju berikut. pertumbuhan ekonomi setiap sektor dapat dilihat pada tabel dan grafik

3.3. Economic Growth By Sector The economic growth rate of each sector shown in the below graph and table.

Tabel II.1. Pertumbuhan Ekonomi Sektoral Kabupaten Batang Tahun 2006-2010(%) Table II.1. Economic Growth by Sector of Kabupaten Batang 2006-2010(%) Sektor
(1)

2006
(2)

2007
(3)

2008
(4)

2009
(5)

2010
(6)

1. Pertanian 2. Pertambangan & penggalian 3. Industri pengolahan 4. Listrik, gas dan air 5. Bangunan 6. Perdagangan, Hotel, RM 7. Angkutan & Komunikasi 8. Keuangan, Sewa & Jasa Perusahaan 9. Jasa-Jasa PDRB

2,42 1,99 0,46 23,82 4,66 2,34 2,35 5,12 4,91 2,51

4,06 2,39 1,71 4,57 5,60 3,29 2,68 5,88 5,32 3,49

4,56 2,07 2,24 3,97 4,72 2,68 2,88 5,95 5,57 3,67

2,78 4,49 2,19 3,68 4,36 4,46 6,29 4,05 6,97 3,72

2,95 4,40 4,83 5,87 4,04 5,33 7,16 5,56 8,63 4,97

Grafik II.3. Pertumbuhan Ekonomi Sektoral Tahun 2010 Figure II.3. Economic Growth by Sector 2010
9 8 7

5 4 3 2 1 0

an ian ali g tan r ng Pe Pe

tri us d n I

Lis

trik B

an un g an

rd Pe

an ng a ag

n uta gk n A

an ng a eu

sa Ja

Pertumbuhan (%)

PDRB Kab. Batang 2010

15

Dari grafik di atas dapat dilihat bahwa semua sektor mengalami pertumbuhan positif. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor jasa-jasa sebesar 8,63%, disusul sektor angkutan dan telekomunikasi 7,16% serta sektor listrik, gas dan air bersih 5,87%. Pertumbuhan terendah terjadi pada sektor pertanian yang hanya 2,95%. 3.4. Indek Perkembangan PDRB Untuk mengetahui perkembangan 3.4.

From the above graph it can be inferred that all sectors experiences positive growth. The highest growth occured in services sector for 8,63%, followed with transportation & communication sector 7,16% and trade, electricity, gas, and water 5,87 %. The lowest rate of growth occured agriculture for 2,95%. GRDP Growth Index To know the economic growth of Kabupaten Batang calculated from the basic year this can be seen from growth index figures. The growth of GRDP of Kabupaten Batang from basic year (2000) in the year 2010 indicates at current prices reaches 200,13%, whereas the real reaches 34,58%. In general all sectors experiences reasonable high rise if seen from current price. Whereas at constant prices the highest growth experienced by electricity, gas and water supply sector, which reaches 137,84% and the lowest growth is agriculture sector which growth 16,11%.

ekonomi Kabupaten Batang bila dihitung dari tahun dasar, dapat dilihat dari angka indek perkembangan. Perkembangan PDRB Kabupaten Batang dari tahun dasar (2000) sampai tahun 2010 menurut harga berlaku mencapai 200,13% sedangkan secara riil baru mencapai 34,58%. Secara umum semua sektor mengalami kenaikan yang tinggi bila dilihat atas dasar harga berlaku. Sedangkan menurut harga konstan perkembangan tertinggi terjadi pada sektor listrik, gas dan air minum yang mencapai 137,84%, sedang yang terendah perkembangannya adalah sektor pertanian yang hanya mencapai 16,11%.

PDRB Kab. Batang 2010

16

Tabel II.2. Indek Perkembangan PDRB Menurut Sektor Atas Dasar Harga Konstan 2000 Tahun 2006-2010 Table II.2. GRDP Growth Index by Sector at Constant 2000 Prices 2006-2010
Sektor
(1)

2006
(2)

2007
(3)

2008
(4)

2009
(5)

2010
(6)

1. Pertanian 2. Pertambangan & penggalian 3. Industri pengolahan 4. Listrik, gas dan air 5. Bangunan 6. Perdagangan, Hotel, RM 7. Angkutan & Komunikasi 8. Keuangan, Sewa & Jasa Perusahaan 9. Jasa-Jasa

100,85 108,77 115,46 199,28 149,09 112,97 124,10 129,45 134,51

104,95 111,37 117,44 208,39 157,44 116,69 127,42 137,06 141,67

109,73 113,68 120,07 216,67 164,87 119,81 131,09 145,21 149,57

112,78 118,78 122,70 224,65 172,06 125,15 139,34 151,08 159,98

116,11 124,02 128,63 237,84 179,02 131,82 149,31 159,49 173,80

PDRB

115,20

119,23

123,61

128,21

134,58

Grafik II.4. Indek Perkembangan PDRB Menurut Sektor Tahun 2010 Figure II.4. GRDP Growth Index by Sector 2010

Perkembangan (%)

500

1000

a rt Pe

a ni

lia ga g n Pe

du In

ri st

Li

ri st

k B

na gu n a

n a rd Pe

ng ga

an An

an ut k g

n ua e K

n ga

sa Ja

Konstan

Berlaku

PDRB Kab. Batang 2010

17

3.5. Struktur Ekonomi Kabupaten Batang

3.5. Economic Structure of Kabupaten Batang

Tabel II.3. Struktur Ekonomi Kabupaten Batang Atas Dasar Harga Konstan 2000 Tahun 2006-2010 (%) Table II.3.Economic Structure of Kabupaten Batang at Constant 2000 Prices 2006-2010 (%)
Sektor
(1)

2006
(2)

2007
(3)

2008
(4)

2009
(5)

2010
(6)

1. Pertanian 2. Pertambangan & penggalian 3. Industri pengolahan 4. Listrik, gas dan air 5. Bangunan 6. Perdagangan, Hotel, RM 7. Angkutan & Komunikasi 8. Keuangan, Sewa & Jasa Perusahaan 9. Jasa-Jasa PDRB

26,77 1,36 28,83 0,93 5,97 16,68 3,74 3,63 12,09

26,91 1,34 28,33 0,94 6,10 16,65 3,71 3,71 12,30

27,14 1,32 27,94 0,94 6,17 16,49 3,68 3,79 12,52

26,90 1,33 27,53 0,94 6,19 16,61 3,78 3,81 12,92

26,38 1,32 27,49 0,95 6,14 16,66 3,85 3,83 13,37

100,00

100,00

100,00

100,00

100,00

Grafik II.5. Struktur Ekonomi Kab. Batang Harga Berlaku Tahun 2010 Figure II.5. Economic Structure of Kab. Batang at Current Prices 2010
Ja sa ( Ke ua An gk uta ng a

13 ,48 %

Pe r

tan

n( 3,8

ia n

n(

6% )

(29 ,36 %)

3,8 3% )

Pe n

gg ali an

Pe r

1,1 7%

da ga

ng an

Ba ng

15 ,8 5%

un an (

Lis 5,9 8% )

tri k

Ind (1, 35 %)

us tri

(25 ,12 %)

PDRB Kab. Batang 2010

18

Struktur perekonomian di Kabupaten Batang dapat ditunjukkan oleh besarnya kontribusi masing-masing sektor terhadap total PDRB kabupaten. Dari grafik II.5 di atas dapat dilihat bahwa menurut harga berlaku, pada tahun 2010 ini, sektor pertanian memberikan sumbangan terbesar terhadap pembentukan PDRB Kabupaten Batang yaitu sebesar 29,36%, disusul sektor industri pengolahan sebesar 25,12%. Kontribusi terbesar ketiga diberikan oleh sektor Perdagangan sebesar 15,85%. Sektor pertambangan dan penggalian memberikan sumbangan terkecil yaitu hanya 1,17 %. 3.6. Indek Implisit PDRB

The

economic

structure

of

Kabupaten Batang can be indicated by the contribution of each sector to the kabupaten total GRDP. The above graph II.5 show at current prices, in the year 2010 agricultural sector contributes the most to the formation of Kabupaten Batang GRDP which is 29,36 % followed by manufacturing industrial sector for 25,12%. The third largest contributor is trade sector which accounts for 15,85%.. Mining and quarrying gives the smallest contribution namely only 1,17 %.

3.6. GRDP Implicit Index

Tabel II.4. Perubahan Indek Implisit PDRB Kabupaten Batang Tahun 2006-2010 (%) Table II.4. GRDP Implicit Index Change of Kabupaten Batang 2006-2010 (%)
Sektor
(1)

2006
(2)

2007
(3)

2008
(4)

2009
(5)

2010
(6)

1. Pertanian 2. Pertambangan & penggalian 3. Industri pengolahan 4. Listrik, gas dan air 5. Bangunan 6. Perdagangan, Hotel, RM 7. Angkutan & Komunikasi 8. Keuangan, Sewa & Jasa Perusahaan 9. Jasa-Jasa PDRB

15,11 8,86 8,00 12,43 8,13 9,26 7,66 5,03 5,92 9,89

12,01 4,45 3,68 2,25 5,15 7,72 2,69 4,84 5,52 6,97

8,97 7,64 7,52 6,31 9,81 7,79 7,85 8,41 8,66 8,34

3,90 4,08 2,21 1,46 5,05 2,98 4,36 3,31 6,37 3,68

10,01 3,81 7,29 3,90 4,80 5,76 0,10 6,78 6,48 7,13

PDRB Kab. Batang 2010

19

Grafik II.6. Perubahan Indek Implisit PDRB Tahun 2006-2010 Figure II.6. GRDP Implicit Index Change 2006-2010
12 10

9,89

Perubahan (%)

6,97
6 4 2 0 2006 2007

8,34

7,13

3,68

2008

2009

2010

Tahun

Dari angka-angka indek implisit PDRB dapat diketahui besarnya perubahan indek harga dari waktu ke waktu. Tabel di atas memperlihatkan perbandingan tingkat perubahan indek implisit dari tahun 20062010 . Untuk tahun 2010 ini inflasi tertinggi terjadi pada sektor pertanian sebesar 10,01% disusul sektor industri pengolahan sebesar 7,29%. Rata-rata inflasi menurut harga produsen tahun 2010 sebesar 7,13%. 3.7. Rata-Rata Pendapatan Regional Per 3.7.

GRDP

implicit

index

figures

indicates the change in price index either aggregative or by sector from time to time. The above table shows the comparison of level of implicit index change from 2006-2010. For the year 2010 the highest inflation occured in agriculture sector for 10,01% followed by manufacturing industry sector for 7,29%. The average inflation rate in the year 2010 is 7,13%.

Kapita Salah satu alat untuk mengukur atau menilai tingkat kesejahteraan penduduk suatu daerah per adalah kapita. besarnya nilai pendapatan Perkembangan

Average

per

Capita

Regional

Income One of tools to measure or to discern the population prosperity level of a region is from value of per capita income. Per capita income at current

pendapatan per kapita atas dasar harga

PDRB Kab. Batang 2010

20

berlaku setiap tahun selalu mengalami peningkatan. pada tahun Untuk Kenaikan 2010 harga pendapatan II.5) per kapita terbesar lima tahun terakhir terjadi (Tabel sebesar kenaikan 11,87%. konstan pendapatan per kapita tertinggi lima tahun terakhir terjadi pada tahun 2006 sebesar 4,73%.

prices experiences improvement each year. The highest rise of per capita income within the last five years occured in 2010 (Table II.5) for 11,87% . The highest rise of per capita income at constant prices within the last five years occured in 2006 for 4,73%..

Tabel II.5. Rata-Rata Pendapatan Per Kapita Penduduk Kabupaten Batang Tahun 2006-2010 Table II.5.Average Per Capita Income of People in Kabupaten Batang 2006-2010

Pendapatan Per Kapita (Rupiah) Tahun


(1)

Pertumbuhan (%) Berlaku


(4)

Berlaku
(2)

Konstan 2000
(3)

Konstan 2000
(5)

2006 2007 2008 2009 2010

4.412.027 4.846.951 5.408.811 5.813.081 6.503.164

2.526.397 2.598.029 2.678.028 2.792.054 2.917.243

10,91 9,86 11,59 7,47 11,87

4,73 2,84 3,08 4,26 4,48

PDRB Kab. Batang 2010

21