Anda di halaman 1dari 6

CHAPTER IV ARRAY ABSTRAK Untuk mempermudah pengelolaan atau pengembangan program mengingat setiap subrutin memiliki kode yang

relatif sedikit jika dibandingkan dengan kode program secara keseluruhan yang disusun tanpa melibatkan subrutin oleh karena itu digunakanlah array untuk mengurangi jumlah kode akibat sejumlah kode yang sama digunakan beberapa kali dalam program. Untuk menjadikan program lebih bersifat modular sehingga akan mudah dipahami dan dapat digunakan kembali, baik untuk program itu sendiri maupun untuk program lain yang memiliki proses yang sama. 1. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Array merupakan struktur data yang sering digunakan dalam pemrograman untuk menyimpan data yang akan diolah kemudian (misalnya pada proses sorting atau searching). Pada C/C++, array merupakan pointer yang mempunyai alokasi memori tetap (pointer constant). Nila (Isi) dari elemen elemen suatu array ditempatkan pada memori yang berurutan. Akses elemen suatu array bersifat random , artinya dapat dari mana saja dan tidak harus dari elemen pertamanya. Elemen-elemen array tersusun secara berderet dan dapat diakses secara random di dalam memori.Array memiliki alamat yang bersebelahan / berdampingan tergantung lebar tipe datanya. Array dapat berupa array 1 dimensi, 2 dimensi, bahkan n-dimensi .Elemen-elemen array bertipe data sama dan bisa berisi nilai yang sama atau berbeda-beda .Elemen-elemen array dapat diakses oleh program menggunakan suatu indeks tertentu secara random ataupun berurutan. Pengisian dan pengambilan nilai pada indeks tertentu dapat dilakukan dengan mengeset nilai atau menampilkan nilai pada indeks yang dimaksud. 1.2 Tujuan 1. Mengerti struktur dari array 2. Bisa mengakses nilai dari arrays, membaca keduanya dan dapat dimodifikasi 3. Mampu menggunakan multidimensional array dalam menyelesaikan masalah. 2. Landasan teori Array Array sering disebut sebagai larik. Array merupakan koleksi data dengan setiap elemen data menggunakan nama yang sama dan masing-masing elemen data bertipe sama. Setiap komponen /elemen array dapat diakses dan dibedakan melalui indeks array. Deklarasi Array

Seperti halnya penggunaan variabel, array pun sebelum digunakan harus dideklarasikan terlebih dahulu. Pada bahasa C pendeklarasian array adalah sebagai berikut: a. Bentuk umum :

Array dapat digolongkan menjadi: 1. Array berdimensi satu 2. Array berdimensi dua 3. Array berdimensi banyak a. Array Satu Dimensi Bentuk umum deklarasi array dimensi satu dalam bahasa C:
tipe_data nama_var[ukuran];

Tipe_array nama_array[ukuran]; - tipe_array : dimana: - tipe_data untuk menyatakan jenis tipe data elemen array (misal char, int, long, dsb) - nama_var menyatakan nama variabel array - ukuran untuk menyatakan jumlah maksimal elemen array Contoh bahasa C. deklarasi array dalam

adalah tipe data yang dapat ditampung oleh array.- nama_array : nama variabel array yang dideklarasikan. - [ukuran] :

banyaknya nilai yang dapat ditampung oleh array (banyaknya elemen array). Contoh:

float nilai[5]; Bagian kosong diatas merepresentasikan elemen array, dalam kasus ini adalah nilai integer. Angka 0 - 4 merupakan index dan selalu dimulai dari 0. Seperti penggunaan variable pada umumnya, array harus dideklarasikan terlebih dahulu, dengan format sbb : type name [elements]; Maka contoh dideklarasikan sbb int billy [5]; array : diatas deklarasi di atas menyatakan bahwa array nilai mempunyai 5 elemen bertipe float. Dalam C, data array disimpan dalam memori pada lokasi alamat yang berurutan. Elemen pertama memiliki indeks 0 (nol). Jika variabel array nilai diatas memiliki 5 elemen, maka elemen pertama memiliki indeks 0, elemen kedua memiliki indeks 1, elemen ketiga memiliki indeks 2, dan seterusnya. Jadi elemen terakhir dalam array nilai memiliki indeks 4. Bentuk umum pengaksesan elemen array:
nama_var[indeks]

Contoh memasukkan data ke array dalam C: nilai[0] = 70; //menyimpan nilai 70 dalam elemen ke-1 dari array nilai (indeks 0) scanf(%f,&nilai[2]); /*meminta masukan untuk elemen ke-3 array nilai (indeks 2)*/ Contoh program sederhana dalam C tanpa menggunakan array #include<stdio.h> main() { int i,n,nilai; char nama[20]; printf("masukkan banyaknya n=" ) ;scanf("%d",&n); for (i=1; i<=n; i++) { fflush(stdin); //menghapus isi buffer printf ("Masukkan Nama =" ); gets(nama); printf("Masukkan nilai=" ) ; scanf("%d",&nilai); } for (i=1; i<=n; i++) { Printf ("\nNama Anda adalah =%s \n",nama) ; printf("Nilai Anda adalah = % d \n" ,nilai ) ; } } Output yang dihasilkan: Berikut ini adalah contoh program bahasa C dengan menggunakan array. Perhatikan perbedaan output yang terjadi dengan program sebelumnya. #include<stdio.h> main() { int i,n,nilai[20]; /*mendefinisikan array nama dg panjang max. 20 char,dan memiliki jumlah elemen array 20*/ char nama[20][20]; printf("masukkan banyaknya n="); scanf("%d",&n); for (i=1; i<=n; i++) { fflush(stdin); //menghapus isi buffer printf("Masukkan Nama =" ); gets(nama[i]); printf("Masukkan nilai=" ); scanf("%d",&nilai[i]); } for (i=1; i<=n; i++) { printf("\nNama Anda adalah =%s\n" ,nama[i] ) ; printf("Nilai Anda adalah =%d\n", nilai[i]); } } Output yang dihasilkan:

#include<iostream.h> main() { int matrix[3][3]; int i,j; for(i=0;i<=2;i++) { for(j=0;j<=2;j++) b. Array Dua Dimensi { cout<<"Masukkan Nilai Angka Pada Array dua dimensi merupakan Baris Ke "<<i<<" dan Kolom Ke array yang terdiri dari m buah baris "<<j<<" : "; dan n buah kolom. cin>>matrix[i][j]; Bentuknya dapat berupa } matriks atau tabel. cout<<endl; } Bentuk umum array dua dimensi for(i=0;i<=2;i++) dalam bahasa C: { tipe_dataArray nama_array[baris][kolom]; for(j=0;j<=2;j++) { cout<<matrix[i][j]<<" "; Contoh : } int X[3][2]; //mendefinisikan array 2 cout<<endl; dimensi dengan 3 baris, 2 kolom } X[0][0] X[1][0] X[2][0] X[0][1] X[1][1] X[2][1] c. Array multi dimensi Adalah array yang memiliki lebih dari satu index. Array multidimensi juga dapat dikatakan sebagai array dari Array (sekumpulan dari array). Contohnya Array 2 dimensi memiliki 2 buah index . ukurannya adalah 4 x 3, Array ini juga dapat dianggap sebagai 4 buah Array 1 dimensi dengan kapasitas = 3 yang dijadikan satu. Cara mengakses Array multidimensi sama dengan Array 1 dimensi yaitu nama array diikuti dengan index yang dituju. Banyaknya

Cara mengakses array : Untuk mengakses array, misalnya kita ingin mengisi elemen array baris 1 kolom 2 dengan 10 maka perintahnya adalah sbb : X[0][1] = 10; Untuk mengisi dan menampilkan isi elemen array ada dua cara yaitu : Row Major Order (secara baris per baris) Column Major Order (secara kolom per kolom)

index disesuaikan dengan dimensi array. Untuk mengakses sebuah array (mengisi/membaca), kita juga dapat menggunakan perintah perulangan seperti for(), while(), atau do while(). Cara mendeklarasi array adalah sebagai berikut: tipe namaArray [kapasitas] ..... [kapasitas]; contoh program: Void main() { int bilangan [5][5]; int baris, kolom; for (baris=0,baris < 5 ; baris ++) for (kolom = 0; kolom < 5; kolom ++) bilangan [ baris][kolom]=(baris + 1) * (kolom + 1); for (baris=0;baris < 5; baris ++) { for (kolom = 0; kolom < 5; kolom ++) printf(%d\t,bilangan[baris][kolom]); printf(\n); } }

DAFTAR KEPUSTAKAAN http://www.cs.cf.ac.uk/Dave/C/node3.html#app:compiler (diunduh 15 april 2013 pukul 13.30) Online C++ tutorial, A Brief History of C++, available at http://www.intap.net/~drw/cpp/cpp01_03.html (diunduh 15 april 2013 pukul 14.00) Wikipedia, Programming language, available at http://en.wikipedia.org/wiki/Programming_language (diunduh 16 april 2013 pukul 21.30) The Evolution of Computer Programming Languages, available at http://www.associatedcontent.com/article/369862/the_evolution_of_computer_progra mming.html (diunduh 16 april 2013 pukul 22.00) Wikipedia, Fifth-generation programming language, available at http://en.wikipedia.org/wiki/Fifth-generation_programming_language.html (diunduh 16 april 2013, pukul 22.15 )