Anda di halaman 1dari 1

Kata Pengantar

Memenuhi amanat KEPPRES No. 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah bahwa pengadaan barang/jasa yang dibiayai dengan APBN wajib menerapkan prinsip-prinsip efisien, efektif, terbuka dan bersaing, transparan, adil/tidak diskriminatif dan akuntabel. Salah satu cara yang dapat ditempuh adalah dengan menyiapkan Daftar Patokan Harga Satuan Barang melalui kegiatan Penyusunan Indeks Satuan Harga yang ada pada Biro Keuangan Departemen Perindustrian Tahun Anggaran 2006. Daftar Patokan Harga Satuan Barang ini disusun dalam rangka mendapatkan harga yang wajar dalam setiap pengadaan barang yang disusun berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan di pasaran, internet, harga satuan DKI, rekanan dan data pengadaan yang pernah dilakukan sebelumnya. Harga-harga yang tertera dalam patokan harga satuan barang ini sudah termasuk komponen keuntungan perusahaan atau penyedia barang/ jasa, tetapi belum termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN), yang dianggap wajar dan menguntungkan pemerintah. Patokan Harga Satuan Barang ini bukan merupakan satu-satunya acuan dalam pengadaan barang dan jasa yang akan dilaksanakan. Patokan Harga Satuan Barang ini baru meliputi harga untuk barang-barang seperti Alat Tulis Kantor, Barang Cetakan, Perangkat Keras, Lunak dan Jaringan Teknologi Informasi, Computer Accessories, masih banyak jenis barang dan jasa yang belum masuk dalam patokan harga satuan ini. Berkenaan dengan hal tersebut sangat diharapkan masukan dan koreksi serta sumbang saran dan urun pendapat dari berbagai pihak agar patokan harga satuan ini dapat lebih tersaji dengan lengkap dan sempurna.

Jakarta,

2006

Beri Nilai