P. 1
revitalisasi-mgmp.ppt

revitalisasi-mgmp.ppt

|Views: 16|Likes:
Dipublikasikan oleh Muhammad Untung

More info:

Published by: Muhammad Untung on May 08, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/18/2014

pdf

text

original

REVITALISASI MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN

Zamroni Direktur Pendidikan Menengah Umum

APA ITU REVITALISASI
Dictionary of Psychology, vitality adalah energy, kekuatan untuk bertahan hidup, sehingga bisa mewujudkan cita-citanya
memberikan kekuatan baru, atau memperbaharui atau meningkatkan atau memperbesar energi atau kekuatan atau kemampuan untuk meningkatkan kemampuan profesional guru

PROSES PENDIDIKAN

ORANG TUA

SISWA

PBM

EVALUASI & PEMANTA PAN

UAN

LULUS 100 %

GURU

IMPLIKASI BAGI SEKOLAH: 1. Tidak ada upaya peningkatan sekolah 2. Siswa & guru tidak perlu kerja keras 3. Sekolah tidak dihormati dan dihargai

PROSES PENDIDIKAN

LULUS EVALUASI & PEMANTA PAN

ORTU

SISWA

PBM GURU

UAN TIDAK LULUS

 IMPLIKASI BAGI SEKOLAH:  Muncul dinamika sekolah dalam peningkatan mutu  Siswa dan guru memiliki motivasi untuk kerja keras  Sekolah dihargai dan dihormati

UPAYA PENINGKATAN MUTU

KBK Melengkapi fasilitas Peningkatan kemampuan profesional guru Menyelenggarakan berbagai bentuk kompetisi-olimpiade Mengembangkan kultur sekolah Mengembangkan sekolah bertaraf internasional.

Pelaksanaan

APAKAH KERJA GURU MERUPAKAN SUATU PROFESI?
Pekerjaan yang hanya dapat dilakukan oleh mereka yang dididik untuk melakukan pekerjaan tersebut, dan pada umumnya pendidikan dilaksanakan dalam waktu yang relatif lama

SOFT VS HARD PROFESSION
Hard Profession: Profesi yang memiliki prosedur kerja yang terstandard dan harus dipatuhi Sekali seseorang lulus pendidikan selamanya orang tersebut dapat melakukan tugas profesionalnya, meski tidak pernah belajar lagi

SOFT VS HARD PROFESSION
SOFT PROFESSION: Tidak memiliki prosedur kerja yang secara kaku harus diikuti Seseorang akan tetap dapat melaksanakan tugas profesionalnya apabila senantiasa ybs meningkatkan kemampuananya dengan terus belajar mengikuti perkembangan masyarakat dan pengetahuan

KARAKTERISTIK PROFESI GURU
guru dihadapkan dengan pengambilan keputusan yg bersifat mandiri non-kolaboratif Waktu guru habis di ruang-ruang kelas Kontak akademis guru terbatas Beban kerja tidak terbatas di sekolah Tantangan kerja sangat dinamis Fasilitas, kesejahteraan dan penghargaan tidak memadai Kekuatan politik lemah
Kerja

HASIL YANG DIHARAPKAN
 Kemampuan

intelektual  Kekuatan moral  Kepedulian sosial
Kekuatan moral  Kemampuan intelektual  Kemampuan jasmani

Hasil Yang Diharapkan dari sekolah
Moral Baru-Hati nurani: 1. Jujur dan santun untuk menciptakan trust 2. Percaya diri 3. Kerja keras 4. Sabar dan tekun 5. Tidak mudah puas dan terus ingin maju 6. Suka tolong- menolong

Hasil Yang Diharapkan dari sekolah
Aspek intelektual-akal: 1. Kemampuan abstraksi, yakni kemampuan untuk mengorganisir dan memberikan makna atas informasi yang diperoleh menjadi PENGETAHUAN yang bermakna 2. Sistem dan pola pikir, Yakni kemampuan untuk melihat bagian bagian dalam kaitannya dengan keutuhan, sehingga mengetahui mengapa muncul permasalahan. 3. Melakukan inquiry, Yakni kapasitas untuk melaksanakan prosedur guna menguji dan mengevaluasi alternatif-alternatif yang dihadapi.

Hasil Yang Diharapkan dari sekolah
Aspek jasmani-pisik

 Memiliki

jasmani yang sehat  Kolaborasi, yakni kemampuan untuk secara aktif berkomunikasi dan dialog untuk mendapatkan berbagai perspektif dan kapasitas guna mengembangkan konsensus.  Memiliki kemampuan praktis untuk keperluan hidup sehari-hari

Tantangan Yang Dihadapi
Keluarga: 1. Tidak memiliki sistem tanggung jawab 2. Semakin lama semakin tidak memberikan perhatian pada disiplin 3. Semakin lama semakin sibuk 4. Persoalan keluarga semakin besar

Tantangan Yang Dihadapi
Masyarakat: 1. Sekolah tanggung jawab pemerintah 2. Pendidikan anak tanggung jawab sekolah, bayar uang sekolah beres 3. Media massa, cenderung lebih banyak kapitalisasi hal-hal yang kurang baik: kekerasan, perselingkuhan, seksual, hura-hura dan sebagainya.

PRINSIP PENINGKATAN GURU
One size fits for all = no more

KEMANA ARAH KEGIATAN MGMP?
jati diri dan watak guru Meningkatkan penguasaan materi Meningkatkan kemampuan aplikasi PBM Memahami dan melaksanakan innovasi Menciptakan ke bersamaan dan persaudaraan Membangun kesadaran politik
Mengembalikan

JATI DIRI DAN WATAK GURU
diri Jujur dan objektif Menegakan kebenaran, mencegah kebatilan Antisipatif, Menekankan pada pencegahan Bapak dan sahabat siswa
Percaya

Meningkatkan penguasaan materi
dasar Aplikasi materi Pengembangan materi
Materi

MENINGKATKAN KEMAM APLIKASI PBM
AKTIVITAS SISWA OLEH SISWA SENDIRI DENGAN SISWA LAIN

INDIVIDUAL LEARNING

COMPETITIVE LEARNING

FOKUS INDIVIDU

ORIENTASI PROSES

CERAMAH

COLLABORATIVE LEARNING

FOKUS KELOMPOK

Meningkatkan kemampuan aplikasi PBM
KATEGORI SELF STUDY ASPEK COMPETITIVE CERAMAH KOLABORASI

ASPEK INTER PERSONAL

OWN THINKING

PARTISIPASI INTERAKSI TERBUKA INDIVIDUAL

PENDENGAR PENERIMA

KERJASAMA

LEARNING ENVIRONMENT

TERGANTUNG SISWA

PENGUASAAN GURU

KELOMPOK TERBUKA

TEORI PEMBELAJARAN

INTEGRASI LAMA-BARU

TUJUAN DIRI PERSAINGAN MEDIA PEMBELAJARAN EPEKTIF SALING MENGHORMATI (DEMOKRASI)

MENANAM PENGETAHUAN

TUJUAN BERSAMA

DUKUNGAN TEKNOLOGI ASPEK SOSIOLOGIS

INTERAKTIF MULTIMEDIA
KESADARAN PRIBADI (AUTONOMI)

REKAMAN

SISTEM KERJA KELOMPOK
KEBERSAMAAN KOMUNITI

OTORITAS AUTOKRASI

Memahami dan melaksanakan innovasi
SISWA OBJEK FASILITATOR SUBJEK DESENTRALISASI

PERAN GURU

MANAJEMEN

INDOKTRINATOR TEXTBOOK ORIENTED PBM

SENTRALISASI REALITAS ORIENTED

Memahami dan melaksanakan innovasi
 Sekolah

adalah a mini society bukannya suatu industri  Ruang-ruang kelas merupakan laboratorium bukanya auditorium  Siswa bukan bahan mentah melainkan individu yang memiliki karakter, bakat dan minat tertentu

Memahami dan melaksanakan innovasi
 Sekolah

sebagai sistem mekanik atau sekolah sebagai sistem organik.  Sistem mekanik memiliki ciri input-output bersifat linier dan langsung.  Sistem organik memiliki ciri input-ouput bersifat dinamis dialogis.

Memahami dan melaksanakan innovasi

Diperlukan pergegseran paradigma
dari Teaching ke Learning.

Memahami dan melaksanakan innovasi

 Belajar Tuntas  Kemajuan berkelanjutan  Perencanaan pembelajaran individual  Assessment atas kinerja

)

Memahami dan melaksanakan innovasi
 Pembelajaran kooperatif  Memanfaatkan peralatan modern dalam
pembelajaran

 Guru sebagai Fasilitator, pelatih dan tutor  Kemampuan berpikir dan memberi makna  Kemampuan menjalin hubungan dan bekerjasama

Memahami dan melaksanakan innovasi
 Perlunya Kolaborasi pada level sekolah dan
individu

 Perlunya Upaya yang intensif dan
dilaksanakan secara terus menerus

 Ditekankan pada pemenuhan kebutuhan
siswa secara individual

 Perlu dikembangkan nafas kekeluargaan
dan kebersamaan di sekolah

Menciptakan kebersamaan dan persaudaraan
dan membicarakan kebaikan fihak lain Saling memberikan perhatian dan pertolongan Perkuat silaturahmi Mengembangkan saling percayai mempercayai
Melihat

Membangun kesadaran politik
politik Aktif berpolitik, mandiri, non partisan Membangun kebersamaan pandangan politik Memperjuangkan pandangannya
Melek

PENUTUP
“If we are to achieve results never before accomplished, we must expect methods before attempted used” ( Sir Francis Bacon ).

PENUTUP
“The ultimate power to change is---and has Always been---in the heads, hands, and hearth of educators who work in the schools”. ( Sirotnik and Clark )

PENUTUP
• …If your pour your heart into your work, or into any worthy enterprise, you can achieve dreams others may think impossible. (Schultz and Yang)

PENUTUP
…untuk menjadi sekolah yang
menyenangkan, mengasyikan, dan, mencerdaskan…
terima kasih.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->