Anda di halaman 1dari 57

PENGEMBANGAN PRODUK

FIRLI AGUSETIAWAN SHAVAB,SE.MM

What is a Product?

Need-satisfying offering of an organization


Example
P&G does not sell laundry detergent P&G sells the benefit of clean clothes

Customers buy satisfaction, not parts Charles Revson says Revlon sells hope, not cosmetics. May be a good or a service

SITUASI USAHA DALAM PASAR YANG BERSAING


Consumer (Pembeli)

Company (Perusahaan Kita)

Competitor (Perusahaan Pesaing)

SEGALA SESUATU YANG DAPAT DITAWARKAN KE PASAR UNTUK DIPERHATIKAN, DIKONSUMSI, DIGUNAKAN

PRODUK PERUSAHAAN DAPAT BERUPA BARANG ATAU JASA, ATAU BARANG YANG DISERTAI JASA

PRODUK ???

PRODUK TERDIRI DARI PRODUK INTI DAN TAMBAHAN (TERMASUK, KEMASAN, LABEL, GARANSI, PELAYANAN TAMBAHAN, DLL)

PRODUK KEPUASAN YANG DITAWARKAN PERUSAHAAN/ORGANISASI PRODUK ADALAH PEMUAS KEBUTUHAN = PRODUK HARUS DAPAT MEMUASKAN KONSUMEN/HARUS MEMBERIKAN SOLUSI BAGI KONSUMEN

APA YANG DIPERTIMBANGK AN OLEH KONSUMEN DALAM MEMBELI SUATU PRODUK ?

MAKANAN : RASA KEBERSIHAN, UKURAN, PENAMPILAN, KEMASAN, KANDUNGAN, HARGA, DLL PAKAIAN: KEKUATAN, WARNA, KERAPIHAN JAHITAN, MOTIF, MODEL, UKURAN, MEREK, BAHAN (KUSUT/TIDAK, PANAS/TIDAK, TEBAL/TIDAK, KATUN/BUKAN KATUN), HARGA, DST PADA DASARNYA YANG DIPERTIMBANGKAN OLEH KONSUMEN ADALAH MANFAAT DAN HARGA

YANG DICARI KONSUMEN HAKEKATNYA ADALAH PRODUK YANG MEMILIKI NILAI YANG SETINGGITINGGINYA

JADI MASALAHNYA BAGI PERUSAHAAN ADALAH BAGAIMANA PERUSAHAAN DAPAT MEMBUAT MENAWARKAN DAN MENYAMPAIKAN PRODUK DENGAN NILAI YANG TINGGI LEBIH TINGGI DARIPADA YANG DITAWARKAN OLEH PESAING

NILAI PRODUK = MANFAAT BIAYA

YANG HARUS DIUSAHAKAN : MANFAATNYA BANYAK/TINGGI, BIAYANYA RENDAH

KUNCI SUKSES USAHA


Penjualan Laba Membeli kembali/ Lebih banyak, Pembeli baru Perusahaan mantap Dan berkembang

Konsumen puas

Produk dan layanan perusahaan Sesuai dengan harapan pembeli dan lebih baik dari yang ditawarkan pesaing

KEPUASAN DIPEROLEH MANAKALA PRODUK DAN LAYANAN SESUAI DENGAN HARAPAN PELANGGAN
A Keluaran Anda (produk & service) Versus B Permintaan Pelanggan (Apa yg dibutuhkan & Atau harapkan)

A=B

Puas

DESAIN PRODUK
DESAIN PRODUK : RANCANGAN PRODUK SEDEMIKIAN RUPA SEHINGGA SESUAI DENGAN KEINGINAN KONSUMEN (komposisi, mutu, nilai)

DESAIN PRODUK

Fungsi desain produk :


Menghasilkan produk yang sesuai dengan

kebutuhan/keinginan konsumen
Menghindari kegagalan selama proses produksi Memudahkan pengerjaan produk Mengkalkulasikan biaya dan waktu pengerjaan Memilih metode/cara kerja yang paling baik

DESAIN PRODUK

Merupakan salah satu keputusan penting perusahaan/organisasi, karena proses transformasi yang dilakukan tergantung pada output (produk yang akan dihasilkan) Mendesain suatu produk pada hakekatnya adalah proses kreatif menterjemahkan keinginan pelanggan ke dalam ciri-ciri teknis produk Desain berkaitan dengan konfigurasi, komposisi, arti, nilai dan tujuan Desain adalah mencari mutu yang lebih baik, mutu material, teknis, performansi, bentuk dan semuanya baik secara sebagian maupun keseluruhan (Imam Buchari Zainnuddin)

Faktor faktor yang perlu dipertimbangkan dalam melakukan desain produk


Fungsi Teknis (Mutu, kapasitas, perawatan, dll) Psikologi Pasar (harga, trend, dll) Lain - lain

Spesifikasi : Syarat syarat/ciri ciri produk, meliputi ;


- Spesifikasi variabel ( dp. Diukur ), ex ; berat, panjang - Spesifikasi atribut ( tdk dapat diukur ), ex; rasa, bau

Manfaat/kebutuhan standar

Internal Simplifikasi
Mempercepat waktu pengerjaan produk Memudahkan untuk dipelajari oleh operator Mesin dapat digunakan dengan kapasitas dan ketelitian yang sebaik

baiknya
Memudahkan inventarisasi material, alat-alat, ruang penyimpanan dll. Menghindari pemborosan penggunaan material Mengurangi biaya inspeksi

Eksternal
Menghindari pertentangan produsen dengan konsumen Memudahkan melakukan perbandingan mutu Mempermudah koordinasi antar pengusaha

Perubahan standar Diperlukan, karena Konsumen Persaingan Teknologi

Tahapan dalam Pengembangan Produk


Ide
Syarat pasar Spesifikasi fungsional Spesifikasi produk Review desain Uji pasar Pengenalan produk Berhasil ?

sumber : perubahan lingkungan teknologi, demografi, ekonomi, politik, dsb


Pendekatan untuk pemuasan kebutuhan Cara kerja produk Pembuatan produk Pembuatan produk yg ekonomis & mutu Memenuhi kebutuhan pasar ? Distribusi ke konsumen Evaluasi

Tahapan dalam Pengembangan Produk


1.
2.

3.
4. 5. 6. 7. 8.

Ide : bersumber dari perubahan lingkungan teknologi, demografi, ekonomi, politik, dsb Persyaratan yang harus dipenuhi di pasar : pendekatan yang diperlukan untuk memuaskan konsumen Spesifikasi fungsional : bagaimana cara kerja produk tersebut Spesifikasi produk : bagaimana produk akan dibuat Ulasan desain : bagaimana produk akan dibuat secara ekonomis dan kualitas Pengujian pasar : apakah produk memenuhi keinginan pasar Pengenalan produk : produk diantar ke konsumen Evaluasi : berhasil atau tidak
(catatan : 2 s/d 8 termasuk dalam lingkup Kelompok Pengembangan Produk, sedangkan 3 s/6 termasuk dalam lingkup Kelompok Rancangan untuk Manufacturability dan Rekayasa Nilai)

Kompetisi Berbasis Waktu


Siklus hidup produk makin singkat pengembangan produk jadi penting Organisasi perlu terus-menerus memperkenalkan produk baru agar dapat bertahan hidup. Pengembangan produk yang cepat lebih menguntungkan lebih unggul Keunggulan berbasis waktu (Time-based Competitiveness)

Waktu yang dibutuhkan untuk Pengembangan Produk Mobil


Produsen Mobil Mazda Toyota Mitsubishi Nissan Honda Chrysler Ford GM Rata-rata (Bulan) 21 27 24 30 36 29 37 46 Target (Bulan 15-18 18 18 20 24 24 24 38 Waktu Tercepat (Bulan) 17 (Capella) 15 (Starlet) 19 (FTO) Tidak ada 24 (CRV) 24 (Sebring) 18 (EER) 24 (Yukon, Tahoe)

Pengembangan Produk

Manfaat desain rekayasa nilai dan keandalan produk :


Penurunan kerumitan produk

Standarisasi tambahan atas produk


Peningkatan aspek fungsional produk Desain metode kerja yang lebih baik

Keamanan kerja yang lebih baik


Peningkatan keandalan produk Rancangan untuk memperoleh produk yang

handal

DESAIN & PENGEMBANGAN PRODUK

Manajer operasi bertugas membangun sebuah sistem pengembangan produk yang memiliki kemampuan untuk melahirkan, merancang, dan memproduksi produk yang membuat perusahaan memiliki keunggulan bersaing Proses desain adalah sebuah proses kreasi untuk mewujudkan obyek baru dengan tanpa menghilangkan fungsi serta elemen estetis dalam proses penciptaanya. Desain/perancangan produk menterjemahkan persyaratan permintaan dlm bentuk yg sesuai utk produksi/pemakai. Mencakup : desain ulang produk2 yg sdh ada & perubahan spesifikasi/desain produk baru.

Product Life Cycle (PLC)

Adalah : daur hidup produk suatu grafik yg menggambarkan suatu produk mulai sejak diperkenalkan ke pasar sampai dgn ditarik dari pasar.

Tahapan2 Produk : 1. Tahap Pengembangan Produk 2. Tahap Pengenalan Produk (Introduction) 3. Tahap Pertumbuhan (Growth) 4. Tahap Kedewasaan Produk (Maturity) 5. Tahap Penurunan Produk (Decline)

Penyebab Produk Memiliki Siklus Hidup :


Produk memiliki umur terbatas Penjualan produk melewati tahap2 yang berbeda, dengan tantangan yang berbeda bagi penjual. Laba naik turun pada tahap yang berbeda dalam siklus hidup produk Produk membutuhkan strategi pemasaran, keuangan, produksi, pembelian dan personel yang berbeda dalam tiap tahap siklus hidup produk.

Product Life Cycle

1.Tahap

Pengembangan Produk Adalah : tahap ketika perusahaan menemukan & mengembangkan produk baru. Selama tahap ini penjualan=nol . Biaya investasi perusahaan besar
2. Tahap Pengenalan Produk (Introduction) Adalah : periode pertumbuhan penjualan yg lambat ketika produk mulai diperkenalkan di pasar. Laba blm ada krn biaya pengeluaran utk memperkenalkan produk sgt besar Ciri; produk dapat diandalkan dalam penggunaan Harga lebih rendah Konsumen membeli dengan sedikit desakan Kuantitas penjualan perusahaan meningkat Pesat 3.Tahap Pertumbuhan (Growth) Merupakan periode penerimaan pasar & peningkatan laba yg pesat. Ciri; produk dapat diandalkan dalam penggunaan Harga lebih rendah Konsumen membeli dengan sedikit desakan Kuantitas penjualan perusahaan meningkat besat

4. Tahap Menjadi Dewasa/Kemapanan (Maturity) Adalah : periode pertumbuhan penjualan yg mulai menurun krn produk telah diterima oleh sebagian pembeli potensial. Tk laba tetap/mulai turun krn biaya pengeluaran bertambah akibat banyaknya pesaing. produk matang dan keandalan dalam performance Ciri; harga wajar Volume penjualan mulai menurun karena pembeli potensial telah memiliki produk sehingga penjualan tergantung dari penggantian dan pertambahan penduduk Tugas manajemen adl inovasi produk

5. Tahap Penurunan (Decline) Adalah : periode ketika penjualan & laba menurun (produk digantikan dengan yang baru )

Tahapan-Tahapan Produk
No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Karakteristik Penjualan Laba Arus Kas Langganan Pesaing Fokus Strategis Tahap 1 Blm ada Blm ada Negatif Blm ada Blm ada Perluasan kapasitas produk Blm ada, yg bsr adlh biaya operasional Pengembangan produk Tahap 2 Rendah Sedikit Negatif Inovatif Sedikit Perluasan pasar Tinggi Tahap 3 Cpt pertumbuhannya Naik Sedang Pasar massal Bertambah Penetrasi pasar Tahap 4 Lamban Menurun Tinggi Pasar massal Banyak Mempertah ankan pasar Merosot Tahap 5 Merosot Terus Merosot Rendah Konsumen kesiangan Berkurang Meningkatkan produktivitas Rendah

7.

Biaya Pemasaran

Tinggi

8.

Titik Berat Pemasaran

Kesadaran produk

Preferensi merk

Kesetiaan merk

Selektif

9.

Harga

Belum menentukan
Dasar

Tinggi

Rendah

Terendah

Terendah & ada upaya peningkatan


Rasionalisasi

10.

Produk

Dasar

Disempurnakan

Diferensiasi

Pengembangan Produk Baru


Ada 3 kategori produk baru : 1. Produk yg benar2 inovatif & unik, yaitu : blm ditemukan sblmnya, pdhl sgt dibutuhkan & berbeda dgn produk yg ada tp sama2 memuaskan keinginan.Contoh : Plastik yg bersaing dgn kayu/besi 2. Produk pengganti yg benar2 berbeda dr produk yg sdh ada. Contoh : Kopi instan yg menggantikan kopi tubruk 3. Produk imitasi, yaitu : produk yg baru bg perusahaan produk ttt, tp di pasar bkn mrp produk baru. Contoh : Rokok mild

Tahapan Seleksi Dan Desain Produk :


Konsepsi, membuat spesifikasi konsep dengan menggabungkan selera konsumen. Persetujuan, tahap dimana spesifikasi ditunjukkan dengan perhitungan matematis, pembuatan model gambar, kemudian dimodifikasi dengan bagian pemasaran Pelaksanaan, Selanjutnya dibuatlah model yang sesuai dengan spesifikasi Penterjemahan. Berdasarkan spesifikasi yang telah ditetapkan pada tahap dua pada tahap ini keikutsertaan bagian operasi dan pelayanan purna jual sangat diperlukan agar sama persepsi dan tidak butuh biaya mahal. Pra-operasi. Tahap dimana sebagian produk, diproduksi untuk mencek desain, peralatan dan spesifikasi. Pada tahap ini gambar dan spesifikasi tidak dapat diubah lagi.

Faktor2 Yg Menunjang Pengembangan Produk Baru :


Kemajuan teknologi Perubahan dlm kebutuhan konsumen Daur hidup produk yg semakin pendek Makin meningkatnya persaingan pasar internasional

Faktor2 Yg Menghambat Pengembangan Produk Baru :


1. 2.

3.
4. 5.

6.

Makin tingginya biaya modal Peraturan pemerintah Biaya tenaga kerja yg mahal Pemusatan perhatian pd laba jangka pendek Krgnya perhatian manajemen pd produk baru, yg tercermin dr riset pemasaran yg tdk memadai,kekurangan strategi produk baru Ketakutan bahwa produk baru akan mengancam produk yg sdh ada

7. 8.

Gagasan-gagasan yang masuk masih kurang. Persaingan pasar yang sangat berat, dengan teknologi yang lebih canggih misalnya industri-industri suplemen. 9. Peran pemerintah yang kadang-kadang memberikan batasan-batasan yang berat misalnya keselamatan lingkungan. 10. Biaya untuk pengembangan produk baru, mulai dari pencarian gagasan, pelaksanaan penelitian dan melakukan uji pasar sehingga produk harus benarbenar unggul. 11. Produk baru meskipun sudah dilakukan uji konsumen bisa gagal karena tidak memenuhi pengharapan atau tidak sesuai dengan selera; rasa, bau, dan aroma yang diinginkan. 12. Banyaknya perusahaan-perusahaan yang akan meniru setelah peluncuran produk baru. Hal ini menyebabkan waktu kehidupan yang pendek. Kondisi urutan di atas ditunjukkan pada Gambar berikut

Faktor pendorong strategi pengembangan produk :


1. 2.

3.
4. 5.

6. 7. 8.

Perubahan selera konsumen Efisiensi Keinginan meningkatkan kualitas produk Kemerosotan kinerja perusahaan Melemahnya bargaining position dalam menghadapi para supplier bahan baku, suku cadang dan komponen Pesaing semakin kuat Perubahan teknologi Usia produk semakin pendek

Proses Pengembangan Produk Baru

Tiap-tiap organisasi mempunyai pendekatan yang berbeda untuk pengembangan produk tetapi pada dasarnya langkah-langkah yang ditempuh adalah sama dan secara sistematis yang digambarkan pada PROSES PENGEMBANGAN PRODUK BARU seperti gambar berikut :

PROSES PENGEMBANGAN PRODUK


LANGGANAN PENCARIAN GAGASAN TEKNOLOGI R&D

SELEKSI PRODUK

DESAIN PRODUK PENDAHULUAN PENGUJIAN

DESAIN PROSES PENDAHULUAN

DESAIN PRODUK AKHIR

DESAIN PROSES AKHIR

PRODUKSI PRODUK BARU

PERENCANAAN KAPASITAS, PERENCANAAN PRODUKSI DAN SCEDULING

SUMBER HANI HANDOKO

1. SELEKSI PRODUK
Tahap ini, agar keputusan dapat objektif digunakan metode daftar penilaian (scoring). Beberapa faktor penimbang diberi bobot oleh anggota direksi atau tenaga ahli dalam bidang sejenis.

Contoh: Lembar Evaluasi Gagasan Produk

seperti tabel berikut,

Tabel EVALUASI GAGASAN PRODUK


N o Syarat keberhasilan PemboPenilaian (B) botan Sangat Baik Sedang Jele (A) Baik (30) (20) k (40) (10) 0.20 0.05 0.05 0.10 0.10 0.20 0.10 0.20 * * * * * * * * Nilai Sangat Jelek (0) (A) X (B)

1 2 3 4 5 6 7 8

Vol. Penjualan Perlindungan Patent Persaiangan Bahan Baku Resiko Teknis Kesesuaian dg Bisnis Utama Nilai Tambah Terpengaruh pd Produk Sekarang Total

8 2 2 3 3 6 3 0

27

Dari

Tabel tsb. Disimpulkan produk lolos dari penyaringan karena nilainya 27. Setelah lolos dilakukan analisis finansial dengan rumus:
RI = PT x Pc x AV x P x L TDC

Dengan keterangan sebagai berikut : RI : Return on Invesment PT: Probabilitas Keberhasilan Teknikal (O PT 1) Pc : Probabilitas Keberhasilan Komersial dalam pasar (O Pc 1) AV : Volume Tahunan (penjualan produk total dalam unit) P : Kontribusi laba per unit produk yang dijual dalam rupiah (harga minus biaya) L : Waktu kehidupan produk dalam tahun TDC : Biaya pengembangan produk total dalm rupiah

Tahapan-tahapan analisis tersebut meskipun diupayakan dengan obyektif tetapi manajer perusahaan harus melakukan pengecekan terhadap teknikteknik penyaringan untuk meloloskan ideide pengembangan produk.

2. DESAIN PRODUK PENDAHULUAN


Dalam

hal ini perlu diketahui ciri-ciri produk terpilih.


Contoh : industri permen untuk anak-anak

adalah, bagaimana komposisinya, kenampakannya, ukurannya, bagaimana penyimpanan produk, umur simpan dan sebagainya.

Prototipe merupakan produk baru dari suatu kegiatan uji coba produksi skala kecil.
Perusahaan akan mengalami Trade off yaitu akibat dari kondisi yang saling berlawanan antara biaya, kualitas dan nilai produk hasil akhir dari kegiatan diatas berupa disain yang dapat bersaing dipasar yang siap diproduksi.

3. PENGUJIAN (TESTING)
Prototipe kemudian diuji hasilnya ditinjau dari aspek pemasaran dan kemampuan tehnikal produk. Kegiatan pengujian pasar sangat penting karena meskipun produk berkualitas tetapi tidak layak jual juga tidak ada artinya dan kegiatan ini disebut Uji Pasar. Dalam hal ini prototipe produk baru dilempar kesekelompok konsumen untuk dicoba dan dari uji ini diketahui pendapat konsumen mengenai produk baru tersebut.

4. DESAIN AKHIR

Disain akhir meliputi spesifikasi produk mulai dari komposisi kimiawi, ciri-ciri bahan pengemas dan gambar, demikian juga dengan metode bakunya sehingga memudahkan bagian produksi. Contoh: pembuatan permen yang bernilai gizi untuk anak-anak. Hasil prototipe menunjukan rasa tidak disukai oleh anak-anak karena kurang manis, maka perlu diubah kembali sehingga rasa tersebut sesuai dengan selera anak-anak.

Mortalitas Gagasan Produk Baru


60

Penyaringan
15

10

Analisis Bisnis
Pengembangan Pengujian Komersialisasi

10

15

20

25

30

Waktu Kumulatif (%)

5 Parameter penguji kinerja pengembangan produk


Kualitas produk Ongkos produk Waktu yang diperlukan untuk pengembangan Ongkos pengembangan Kapabilitas pengembangan

DESAIN PRODUK & SPESIFIKASI KUALITAS

Kegiatan penelitian dan pengembangan yang telah dibahas dimuka memberikan latar belakang yang diperlukan bagi disain produk dan jasa baru serta spesifikasi kulitasnya, sehingga menghasilkan produk yang banyak dan menghasilkan laba.

Keputusan mengenai disain atau rancang bangun:

Pertama manajemen harus membuat keputusan yang menyangkut Trade Off antara bentuk dan fungsi (Kurva I & II Total nilai dari misal 2 faktor yang satu turun yang satu naik). Kedua, masalah bahan baku yang digunakan dan harus memilih serta mempertimbangkan faktor-faktor antara lain
a)harga bahan, b)spesifikasinya, c)biaya-biaya pemrosesannya.

STANDARISASI

Standar merupakan kata yang mempunyai arti yang sangat penting yaitu memberikan ukuranukuran spesifik tertentu yang dibuat dan dijual. Pembatasan jumlah ukuran-ukuran dan juga komponen-komponen penyusunannya sering disebut Simplifikasi atau penyederhanaan. Standarisasi bukan hanya penyederhanaan tetapi merupakan suatu kegiatan untuk menentukan ukuran, rasa, aroma dan ciri-ciri lain yang selalu sama dan tidak berbeda-beda yang mencerminkan spesifikasi dari produk.

KEUNTUNGAN STANDARISASI

Adanya standarisasi terhadap bahan dan alat-alat proses memudahkan untuk kegiatan proses konversi dari bahan baku menjadi bahan jadi. contoh : pembuatan Mie Istant bahan baku utama adalah tepung terigu, suplier tepung diharapkan mengirim bahan tepung dengan kadar air 5 %, bila kadar airnya lebih maka ditolak.

Demikian juga saat penyimpanan diharapkan ruang penyimpanan tidak berlembab, sehingga produk tidak akan menyerap air lagi. Kondisi penyimpanan yang standar sangat diperlukan. Cara ini lebih mudah dan tidak akan membingungkan bagian pengolahan.

KELEMAHAN STANDARISASI & SIMPLIFIKASI

Banyak perusahaan yang mengolah bahan dalam jumlah standar sulit mendapatkannya. Untuk pengolahan bahan Hortikultura, misalnya mendapatkan umur panen yang optimal sangat sulit. Perusahaan kecil sulit mendapatkan bahan standar dengan harga murah, jadi lebih cenderung menjual harga murah dengan kualitas tidak standar dan teknologi sederhana. Bagi industri pangan besar standarisasi lebih menguntungkan karena sudah dikenal, harga jual mahal dan order cukup besar.

RELIABILITY (KEANDALAN)
Keandalan produk pangan sangat ditentukan oleh daya simpannya dan juga waktu kejenuhan pasar. Peran R&D adalah membuat produk dengan kualitas standar.

Contoh: Membuat minyak goreng yang tidak tengik sampai 12 bulan dan tetap bagus karena proses yang digunakan sudah baku atau dapat diandalkan.

Keandalan Produk
Tingginya keandalan produk memberikan dampak positif pada kepuasan konsumen Keandalan : probabilitas satu komponen (beberapa komponen yang saling terkait) dapat berfungsi dengan tepat dalam jangka waktu tertentu Meningkatkan keandalan atau menurunkan kemungkinan kegagalan dilakukan dengan cara : Meningkatkan keandalan komponen Memberikan unsur pendukung

Keandalan Komponen

Keandalan sistem : hasil perkalian keandalan masingmasing komponennya. Keandalan dicerminkan oleh probabilitas. Asumsinya : keandalan suatu komponen tidak tergantung pada keandalan komponen lainnya Rumusnya : Rs = R1 x R2 x R3 x ... x Rn, dimana :
Rs = Keandalan sistem 1, 2,3, ..,n = komponen sistem

Contoh : Sebuah bank memproses permohonan pinjaman melalui tiga petugas yang diatur menjadi R1 R2 R3 Rs, dimana R1 = 0,90, R2=0,80 dan R3=0,99. Keandalan proses pinjaman Rs = 0,90 x 0,80 x 0,99 = 0,713 atau 71,3%

Unsur Pendukung
Unsur pendukung diberikan jika satu komponen gagal berfungsi dan sistem mempunyai jalan ke komponen lain. Untuk meningkatkan keandalan sistem tambahkan unsur pendukung sehingga keandalan sistem = probabilitas berfungsinya komponen pertama + probabilitas berfungsinya komponen pendukung dikalikan dengan probabilitas kebutuhan diadakannya komponen pendukung Contoh : keandalan suatu sistem 0,80 dan unsur pendukung berupa komponen lain dengan keandalan 0,80 bagaimana dengan keandalan sistem tersebut ? Rs = R1 + (R2)(1-R2) = (0,80) + (0,80)(0,2) = 0,80 + 0,16 = 0,96

Ada beberapa macam aspek yang perlu ditinjau: 1. Keandalan dari suatu proses perkaitan dengan umur kehidupan produk, 2. Penggunaannya apakah dapat digunakan diatas batas normal atau tidak, 3. Keandalan berkaitan dengan komponenkomponen produk secara keseluruhan.

4 macam pendekatan dalam strategi pengembangan produk


Memodifikasi bauran produk. Misal dlm satu lini ada produk sabun , pasta gigi detergen 2. Perluasan lini produk misal : Menambah lini baru 3. Menambah citra manfaat produk . misal: product complement, spt penyedap rasa royco ditambah dengan menerbitkan buku resep 4. Deversifikasi produk. Misal dengan menciptakan produk baru atau produk sekelas konsumen lain misal setingkat lebih rendah atau lebih tinggi
1.

Tantangan Dalam Pengembangan Produk :

Makin terbatasnya gagasan2 tentang produk baru mengingat cepatnya perkembangan pasar. Pasar yang semakin terkotak dikarenakan semakin tajamnya tingkat persaingan. Hambatan sosial dan peraturan pemerintah Biaya pengembangan produk yang tinggi. Usia produk yang singkat mengingat pesaing biasanya akan memproduksi serupa jika produk kita sukses di pasar.