Anda di halaman 1dari 10

KONSELING KARIER/ KONSELING KERJA

KONSELING
Defenisi Konseling: Konseling mengindikasikan hubungan profesional antara konselor dan klien. Hubungan ini biasanya bersifat individual, walaupun kadang melibatkan lebih dari satu orang. (Burks dan Stefflre, 1979: 14).

Tipe-tipe Konseling
Konseling Krisis Konseling Fasilitatif Konseling Preventif Konseling Developmental

KONSELING KARIR/ KONSELING KERJA HADIR KARENA PERUSAHAAN YANG MELIHAT POSISI
KARYAWAN SEBAGAI HUMAN CAPITAL, DIMANA KARYAWAN SEBAGAI MODAL PENTING YANG DIMILIKI DALAM SUATU ORGANISASI

KONSELING KARIER/ KONSELING KERJA DALAM ORGANISASI


CARA-CARA PENGGUNAAN KONSELING KARIER DI DALAM ORGANISASI: a. Lokakarya pengembangan karier b. Konseling/coaching satu-lawan-satu dengan narasumber internal atau eksternal. c. Mentoring d. Akses ke pasar kerja internal via intranet e. Alat-alat analisis karier dan self-analysis di internet. f. Perencanaan suksesi, dan lain sebagainya.

APA YANG DI DISKUSIKAN DI DALAM KONSELING KARIER

Dimana posisi mereka, perasaan mereka tentang pekerjaan Keterampilan dan kinerja Nilai-nilai dan drivers, isu-isu pekerjaankehidupan Potensi dan aspirasi Opsi-opsi di dalam dan di luar negeri Proses dan politik Pro dan kontra soal pilihan-arah Langkah-langkah selanjutnya, siapa yang harus ditemui

SIAPAKAH YANG MENYEDIAKAN SEMUA INI?


Pelayanan dukungan konseling karier internal. Pool pada line managers terlatih di organisasi. Spesialis pembelajaran dan pengembangan. Profesional pelatihan dan pengembangan Profesional pengembangan sumber daya manusia dan profesional pengembangan lainnya Mentor yang bertanggung jawab untuk dukungan karier. Konselor dan psikolog okupasi internal. Konselor karir eksternal. Coaches executives, kinerja, dan

HASIL-HASIL KONSELING KARIER


Konseling karier yang efektif dapat menghasilkan solusi win-win: konseling karier tidak hanya memberikan alat-alat kepada orangorang untk memungkinkan mereka memenuhi keinginan employers, artinya self-directed di dalam manajemen karier mereka, tetapi juga menghormati hak-hak otonom individu

DILEMA-DILEMA BAGI KONSELOR KARIER YANG MENANGANI KLIEN-KLIEN YANG DISPONSORI OLEH ORGANISASI
Perspektif individu tentang hasil potensial dari konseling karier

Aku membutuhkan umpan-balik tentang kekuatankekuatanku Aku ingin menggunakannya untuk mengungkit perpindahan karierku selanjutnya Aku membutuhkan dan menginginkan sense of direction Aku dapat menggunakannya untuk mendapatkan beberapa keterampilan untuk mengelola karierku Aku ingin berbicara dengan seseorang yang netral
Perspektif Employer tentang hasil potensial dari konseling karier

Kami dapat mengelola dan mungkin memperbaiki kinerja Kami dapat menggunakannya untuk perencanaan suksesi Kami dapat mengidentifikasi potensi Kami dapat menyediakannya untuk orang-orang yang meninggalkan organisasi