Anda di halaman 1dari 1

VITAMIN C (ASAM ASKORBAT) Vitamin C merupakan vitamin yang larut air, berperan penting dalam sintesis kolagen dan

material interseluler. Defisiensi vitamin C terjadi ketika intake vitamin C kurang. Hal ini jarang terjadi pada orang dewasa, tetapi hal ini mungkin terjadi pada bayi, alkoholik, atau orang tua. Defisiensi memicu perkembangan dari sindrom scurvy. Hal ini ditandai dengan kerapuhan pembuluh kapiler, pendarahan (khususnya dari pembuluh darah kecil dan usus), anemia normositik atau makrositik, kartilago dan lesi tulang, dan penyembuhan luka yang lama (Sweetman, 2009).

Gambar ... Struktur Vitamin C (Sweetman, 2009) Vitamin C merupakan serbuk kristalin berwarna putih atau hampir putih, tidak berbau dan mengalami perubahan warna pada paparan udara dan kelembaban.Kelarutan vitamin C yaitu mudah larut dalam air, larut dalam alkohol. Larutan 5% dalam air memiliki pH 2,1 - 2,6. Penyimpana pada wadah nonlogam dan terlindung dari cahaya (Sweetman, 2009). Vitamin C digunakan untuk mengobati dan mencegah defisiensi vitamin C. Vitamin C biasanya diberikan secara oral, rute yang dipilih, sebagai asam askorbat dan diberikan pada anak-anak dalam bentuk jus buah yang disukai anak-anak seperti jus jeruk atau sirup black currant atau rose hip. Dosis yang dianjurkan untuk mencegah defisiensi yaitu 25-75 mg/ hari, dan 250 atau lebih/ hari dalam dosis terbagi untuk mengobati defisiensi. Asam askorbat digunakan sebagai antioksidan dalam industri farmasi dan makanan (Sweetman, 2009).