AFTA adalah kawasan perdagangan bebas ASEAN dimana tidak ada hambatan tarif (bea masuk 0-5%) maupun hambatan non tarif bagi negara-negara anggota ASEAN. AFTA dibentuk pada waktu Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke IV di Singapura tahun 1992 . . AFTA merupakan wujud kesepakatan dari negaranegara ASEAN untuk membentuk suatu kawasan perdagangan bebas dalam rangka meningkatkan daya saing ekonomi kawasan regional ASEAN.AFTA bermula pada Organisasi ASEAN. dalam organisasi ASEAN tersebut terjalinlah suatu kerjasama dagang dalam wadah AFTA (ASEAN Free Trade Area).

 Meningkatkan daya saing ekonomi negara- negara Asean.  Meningkatkan perdagangan antar anggota ASEAN.  Untuk menarik investasi asing.  DLL .  Menjadikan ASEAN sebagai basis produksi pasar dunia.

Suatu produk dianggap berasal dari negara anggota ASEAN apabila paling sedikit 40% dari kandungan bahan didalamnya berasal dari negara anggota ASEAN. . b. Produk yang bersangkutan harus sudah masuk dalam Inclusion List (IL) dari negara eksportir maupun importir.a. c. Produk tersebut harus memenuhi persyaratan kandungan lokal 40%. Produk tersebut harus mempunyai program penurunan tarif yang disetujui oleh Dewan AFTA (AFTA Council).

para kepala negara menyetujui usulan dari Singapura untuk menghapuskan semua Bea masuk pada tahun 2010 untuk negara-negara ASEAN dan tahun 2015 untuk negara-negara baru ASEAN. Perkembangan terakhir AFTA Dalam KTT Informal ASEAN III. Laos dan Myanmar (2008). Target tersebut diterapkan untuk negara ASEAN sedangkan untuk negara baru yaitu. Vietnam (2006). .AFTA diberlakukan secara penuh untuk negara ASEAN sejak 1 Januari 2002 dengan f leksibilitas yaitu terhadap produk-produk tertentu tarifnya masih diperkenankan lebih dari 0-5%. serta Kamboja (2010).

5 milyar dan ekspor ke ASEAN sebesar $ 9. Selama periode tahun 1996-2001. rata-rata ekspor Indonesia ke Dunia sebesar $ 53. rata-rata impor Indonesia dari Dunia sebesar $ 34. Selama tahun 1996-2001. ekspor Indonesia ke ASEAN meningkat rata-rata 2. .8% dari total impor.32% per tahun. b. Selama periode tahun 1996-2001.2 milyar atau sebesar 17.0 milyar dan impor dari ASEAN sebesar $ 5.a.3 milyar atau sebesar 15. c. sedangkan impor Indonesia dari ASEAN menurun rata-rata -0.2% dari total ekspor.73% per tahun.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful