Anda di halaman 1dari 72

PENDAHULUAN

KONTRAK KULIAH
BUKU REFERENSI
HUKUM COULOMB
LISTRIK STATIS
MEDAN LISTRIK
BEBERAPA APLIKASI
FISIKA DASAR II
UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO
SEMARANG
2009
T.SUTOJO,SSi,M.Kom
sutoyo@dosen.dinus.ac.id
HP: 024 3310 1617
KONTRAK KULIAH
TUGAS : 30%
MID : 35%
UAS : 35%
BUKU REFERENSI

Resnick, Robert, David Halliday, Physics
(terjemahan oleh Pantur Silaban, Fisika jilid 2),
penerbit Erlangga.
Sears Zemansky,Fisika Untuk Universitas 2 (
saduran bebas Nabris Chatib), Penerbit Bina
Cipta, 1986
Sutrisno, Seri Fisika Fisika Dasar listrik, magnet
dan termofisika, Penerbit ITB, Bandung 1982
Tipler, Physics for Sscientists and Engineers,
(terjemahan oleh Bambang Soegiono, Fisika
untuk Sains dan Teknik jilid 2), Penerbit
Erlangga, 1991
LISTRIK STATIS
Listrik statis adalah listrik yang
diam untuk sementara pada suatu
benda. Pada listrik statis akan
dipelajari tentang karakteristik dari
muatan listrik yang tidak bergerak.
LISTRIK STATIS
Pengamatan tentang gaya listrik sudah ada
sejak zaman Yunani kuno. Pada waktu itu
orang-orang Yunani kuno telah mengamati
bahwa batu ambar yang telah digosok
dengan kain Wol, akan menarik benda-benda
ringan seperti jerami atau bulu. Pada tahun
1600 William Gielbert mulai mempelajari
berbagai bahan yang mempunyai sifat seperti
batu ambar. Bahan-bahan ini disebut
bersifat elektrik. Kata elektrik berasal dari
bahasa Yunani kuno, yaitu electrum yang
artinya adalah batu ambar.
LISTRIK STATIS

Untuk mempelajari kedua hal
diatas, ada baiknya kita pelajari
terlebih dahulu konsep tentang
atom.

ATOM

Atom merupakan partikel
terkecil penyusun suatu
unsur yang masih memiliki
sifat unsur tersebut.
Atom terdiri dari partikel-
partikel yang jauh lebih
kecil yang memiliki sifat
sendiri.
Partikel-partikel tersebut
adalah proton, netron yang
terdapat dalam inti atom
dan elektron yang
mengorbit inti dengan
lintasan tertentu.
Aku proton
Aku neutron
Aku elektron
ATOM

Proton bermuatan listrik
positip.

elektron bermuatan
listrik negatip

neutron memiliki sifat
yang netral.

Besar muatan listrik
proton dan elektron
sama.
+
-
Aku proton bermuatan (+)
Aku neutron netral
Aku elektron bermuatan (-)
ATOM

Atom yang netral
memiliki jumlah proton
dan elektron yang sama.

Suatu atom akan
memiliki muatan listrik
negatif bila atom tersebut
kelebihan elektron

Dan atom akan
bermuatan positip bila
kekurangan elektron
Aku proton
Aku neutron
Aku elektron
ATOM NETRAL

Atom yang netral
memiliki jumlah proton
dan elektron yang sama.

JUMLAH = JUMLAH
ATOM NEGATIF

Bila suatu atom
mendapat tambahan
elektron dari atom lain,
maka atom tersebut
menjadi kelebihan
elektron Akibatnya
Atom menjadi bermuatan
negatip.


JUMLAH < JUMLAH
ATOM POSITIF

Jika suatu atom
kehilangan elektron,
maka atom tersebut
menjadi kekurangan
elektron Akibatnya
Atom tersebut
menjadi bermuatan
positip
JUMLAH > JUMLAH
Gilbert, 1600, dokter istana Inggris electric
(membedakannya dgn gejala kemagnetan)
Du Fay, 1700, tolak menolak - tarik menarik
resinous (-), vitreous (+)
Franklin, ilmuwan USA membagi muatan listrik atas
dua: positif dan negatif. Jika gelas dengan sutera
digosokkan, maka gelas akan bermuatan positif dan
sutera akan bermuatan negatif
Millikan, 1869 1953, mencari harga muatan paling
kecil, percobaan tetes minyak Millikan
Muatan elektron e = 1,6 10
-19
C
Muatan proton e = +1,6 10
-19
C

Du Fay
Gilbert
Millikan
MEMBERI MUATAN LISTRIK PADA BENDA
Dengan cara menggosok dua
jenis benda
Contoh:
Balon dengan kain wol,
Kaca dengan kain sutra
Mika dengan kain wol
Mika dengan kain sutra
Dengan cara diinduksi dengan
benda lain yang telah
bermuatan listrik.
MENGGOSOK DUA JENIS BENDA
Balon dengan Kain Wol
Balon bila kita gosok
dengan kain wol
maka elektron
berpindah dari kain
wol ke balon.
Sehingga balon
menjadi bermuatan
listrik negatif dan
kain wol bermuatan
listrik positif
MENGGOSOK DUA JENIS BENDA
Kaca dengan kain sutra
Bila kaca kita gosok
dengan kin sutra,
elektron berpindah dari
kaca ke kain sutra.
Sehingga kaca menjadi
bermuatan lisrik positip
dan kain sutra
bermuatan listrik
negatif.
MENGINDUKSI DENGAN BENDA BERMUATAN LISTRIK
KLIK BENDA INI
MENGINDUKSI DENGAN BENDA BERMUATAN LISTRIK
SIFAT MUATAN LISTRIK
+ +
Muatan sejenis saling tolak-menolak
F F
SIFAT MUATAN LISTRIK
Muatan sejenis saling tolak-menolak
- -
F F
SIFAT MUATAN LISTRIK
Muatan tidak sejenis tarik-menarik
- +
F F
CHARLES COULOMB 1736-1806
Bagian ini untuk
mengatur dan
mengukur torsi,
sehingga gaya
bisa menahan
muatan.
Skala ini untuk membaca
jarak pisah antara muatan
Dengan timbangan putar, Coulomb berhasil mengukur gaya-gaya antara
muatan cukup akurat, sampai ia bisa memberikan rumus matematik untuk
gaya elektromagnetik.
Satuan muatan dinamakan Coulomb, disingkat C.
1 C = 6,24150975 x 10
+18
e
1 e = 1,60217646 x 10
-19
C
F
r
Garis F r
-2

Hasil Eksperimen Coulomb
HUKUM COULOMB
Dari hasil percobaannya,
Disimpulkan bahwa:
Gaya listrik (tarik-menarik atau tolak-
menolak) antara dua muatan listrik
sebanding dengan besar muatan
listrik masing-masing dan berbanding
terbalik dengan kuadrat jarak pisah
antara kedua muatan listrik.
(Hk. Coulomb)
2
2 1
r
Q Q
k F =
r
F = Gaya Coulomb (N)
Q
1
,Q
2
= muatan listrik (C)
r = jarak antara muatan (m)
k = 8,99 10
9
N.m
2
/C
2
HUKUM COULOMB
Contoh Soal
1. Dua muatan titik masing-masing sebesar 0,05 C
dipisahkan pada jarak 10 cm. Carilah (a) besarnya
gaya yang dilakukan oleh satu muatan pada
muatan lainnya dan (b) Jumlah satuan muatan
dasar pada masing-masing muatan.

HUKUM COULOMB
0, 05C
+
0, 05C
+
10 cm
q
1
q
2

F
21
F
12
HUKUM COULOMB
0, 05C
+
0, 05C
+
10 cm
q
1
q
2

F
21
F
12
( )( )( )
N
m
C x C x C m N
3 -
2
6 6 2 2 9
2
2 1
10 x 2,25
) 1 , 0 (
10 05 , 0 10 05 , 0 / . 8,99x10

r
q kq
F
=
=
=

11
19
6
10 12 , 3
10 6 , 1
10 05 , 0
x
C x
C x
e
q
N
Ne q
= = =
=

Jawab:
HUKUM COULOMB
Berapa gaya tolak antara dua electron yang
terpisah pada jarak 1 meter di hampa udara ?
Berapa gaya gravitasi antara keduanya ?
Bandingkan kedua gaya tersebut !

k = 9.0 10
9
N m
2
C
-2
massa elektron = 9.11 10
-31
kg
massa proton = 1.67 10
-27
kg
G = 6.67 10
-11
N m
2
kg
-2
Perbandingan gaya listrik dan gaya gravitasi
HUKUM COULOMB
Jawab:
Gaya listrik :
F = k.q
1.
q
2
/r
2

= (9.0 x 10
9
x 1.6 x 10
-19
x 1.6 x 10
-19
)/ 1
2

= 2.3 x 10
-28
N

Gaya gravitasi :
F = G.m
1
.m
2
/r
2

= (6.67 x 10
-11
x 9.11 x 10
-31
x 9.11 x 10
-31
)/ 1
2

= 5.5 x 10
-71
N

Gaya Listrik/Gaya gravitasi = 2.3 x 10
-28
/ 5.5 x 10
-71
= 4 x 10
42

Dari hasil perbandingan ini dapat disimpulkan bahwa : gaya gravitasi bisa
diabaikan dibanding gaya elektrostatik.
Contoh Soal
2. Tiga muatan titik terletak pada sumbu x; q
1
= 25 nC
terletak pada titik asal, q
2
= -10 nC berada pada
x=2m, dan q
0
= 20 nC berada pada x = 3,5 m.
Carilah gaya total pada q
0
akibat q
1
dan q
2
.

HUKUM COULOMB
+
+
X (m)
0
2 3,5
q1
q2 q0
+
+
2 m
1,5 m
Jawab:
q1
q2 q0
F
10
F
10
F
20
F
20
N) (0,367
) 5 , 3 (
) 10 20 )( 10 25 )( / . 10 99 , 8 (
2
9 9 2 2 9
2
10
0 1
10
=

=
=

m
C m N
r
q kq
F
HUKUM COULOMB
+
+
2 m
1,5 m
Jawab:
q1
q2 q0
F
10
F
20
HUKUM COULOMB
N) 0,799 (
) 5 , 1 (
) 10 20 )( 10 10 )( / . 10 (8,99

2
9 9 2 2 9
2
20
0 2
20
=

=
=

m
C C C m N
r
q kq
F
Tanda muatan (+) atau (-) tidak perlu dimasukkan dalam perhitungan
+
+
2 m
1,5 m
Jawab:
q1
q2 q0
F
10
F
20
N 0,432
367 , 0 799 , 0
10 20


=
=
=
N N
F F F
total
N 0,432
367 , 0 799 , 0
10 20


=
=
=
N N
F F F
total
(Yang besar dikurangi yang kecil)
Arah gaya total ke kiri (karena gaya yang besar arahnya kekiri)
HUKUM COULOMB
HUKUM COULOMB

-4C
+10C
+20C
80 cm
60 cm
Soal :
Hitung gaya yang bekerja
pada muatan +10 C
Kemana arh gaya tersebut
terhadap sumbu x ?
HUKUM COULOMB

-4C
+10C
+20C
80 cm
60 cm
Jawab :

F
1
F
1
F
2
F
2
F
100 cm
= 180
o


Cos
= cos(180
o
)
= cos180
o
.cos sin180.sin
= 1. 0,8 0. 0,6
= 0,8
sin = 60/100 = 0,6
cos = 80/100 = 0,8
HUKUM COULOMB
N ,
m
C Nm
F
N
m
C C Nm
F
8 1
) 1 (
) 10 20 )( 10 10 )( / 10 9 (
2
) 6 , 0 (
) 10 20 )( 10 4 )( / 10 9 (
2
6 6 2 2 9
1
2
6 6 2 2 9
2
=

=
=

=


Jawab :
N ,
m
C Nm
F
N
m
C C Nm
F
8 1
) 1 (
) 10 20 )( 10 10 )( / 10 9 (
2
) 6 , 0 (
) 10 20 )( 10 4 )( / 10 9 (
2
6 6 2 2 9
13
2
6 6 2 2 9
2
=

=
=

=


u cos . 2
2 1
2
2
2
1
F F F F F + + =
N 4 , 3
) 8 , 0 .( 2 . 8 , 1 . 2 2 8 , 1
2 2
=
+ + =
HUKUM COULOMB
Jawab :

F
1
F
2
F
F
1
F
2
F

2
= 1 + 2
2
2
1
1
sin sin sin o o u
F F F
= =
Diketahui:
cos = 0,8 maka
= 143,13
o

sin = 0,6
HUKUM COULOMB
Jawab :
1
1
sin sin o u
F F
=
1
sin
8 , 1
6 , 0
4 , 3
o
=
sin
1
= 0,3176

1
= 18,52
o



2
= 143,13
o
- 18,52
o


2
= 124,61
o
Arah gaya F terhadap F
1
adalah
2
= 124,61
o

Arah gaya F terhadap F
2
adalah
1
= 18,52
o

Arah gaya F terhadap sumbu x adalah
1
= 18,52
o
Medan listrik adalah daerah dimana apabila sebuah muatan uji q
0

diletakkan ditempat itu, maka gaya coulomb F akan berkerja padanya.
Dalam satuan SI medan listrik dinyatakan dalam Newton per Coulomb
(N/C). Persamaan untuk menghitung kuat medan listrik adalah

MEDAN LISTRIK
0
q
F
E =
2
r
q
k E =
atau
ARAH GARIS GAYA MEDAN LISTRIK
mutan positif (+) arahnya menjauhi muatan
mutan negatif (-) arahnya menuju muatan
ARAH GARIS GAYA MEDAN LISTRIK
Garis medan listrik bermula dari muatan + dan berakhir pada
muatan
Garis2 digambar simetris, meninggalkan atau masuk ke muatan
Jumlah garis yang masuk/meninggalkan muatan sebanding dgn
besar muatan
Kerapatan garis2 pada sebuah titik sebanding dgn besar medan
listrik di titik itu
Tidak ada garis2 yang berpotongan
Contoh Soal : MEDAN LISTRIK
Dua buah muatan titik masing-masing +25C dan
-25C terletak pada bidang empat persegi panjang
seperti gambar dibawah. Hitunglah besar kuat
medan listrik dan arahnya di titik P , Q, dan R.
Contoh Soal : MEDAN LISTRIK
Jawab :
Menentukan kuat medan listrik di titik P
E
1
E
2
2
2
2
2
p
r
Q
k E = = (9.0 x 10
9
x 25 x 10
-6
)/ 3
2
= 25 x 10
3
N/C
2
1
1
1
p
r
Q
k E = = (9.0 x 10
9
x 25 x 10
-6
)/ 3
2
= 25 x 10
3
N/C
Contoh Soal : MEDAN LISTRIK
Jawab :
Menentukan kuat medan listrik di titik P
Karena E
1
dan E
2
searah, maka resultan medan listrik di titik P adalah

E
P
= E
1
+ E
2
= 25 x 10
3
N/C + 25 x 10
3
N/C = 5 x 10
4
N/C

arah E
P
dari titik P menuju Q
2
E
1
E
2
Contoh Soal : MEDAN LISTRIK
Jawab :
Menentukan kuat medan listrik di titik Q
E
1
E
2


E
Q

Contoh Soal : MEDAN LISTRIK
Jawab :
Menentukan kuat medan listrik di titik Q
Diketahui bahwa:
Cos = 3/5 dan Sin = 4/5 maka
Cos2 = Cos
2
Sin
2

Cos2 = (3/5)
2
(4/5)
2
= - 7/25
u 2 2
2 1
2
2
2
1
Cos E E E E E
Q
+ + =
)
25
7
(- 9000x9000x 2 (9000) (9000)
2 2
x E
Q
+ + =
2
1
1
1
Q
r
Q
k E = = (9.0 x 10
9
x 25 x 10
-6
)/ 5
2
= 9 x 10
3
N/C
2
2
2
2
Q
r
Q
k E =
= (9.0 x 10
9
x 25 x 10
-6
)/ 5
2
= 9 x 10
3
N/C
E
Q
= 1,08x10
3
N/C
Arah E
Q
adalah dari titik Q menuju titik S
Contoh Soal : MEDAN LISTRIK
Jawab :
Menentukan kuat medan listrik di titik R
E
1
E
2


E
R
52 m
Contoh Soal : MEDAN LISTRIK
Jawab :
Menentukan kuat medan listrik di titik R
Contoh Soal : MEDAN LISTRIK
Jawab :
Menentukan kuat medan listrik di titik R
Ex = E2 Cos
= 4,33 x 10
3
x (6/52) N/C
= 3,602 x 10
3
N/C

E
Y
= E1 E2 Sin
= 14,0625 x 10
3
4,33 x 10
3
x (4/ 52)
= 11,66x10
3
N/C

Tan = EY/Ex
= 11,66x10
3
/ 3,602 x 10
3

= 3,2371
= 72,833
o

Jadi arah ER adalah 72,833
o
terhadap garis RS.
Contoh Soal : MEDAN LISTRIK
Jawab :
Menentukan kuat medan listrik di titik R
Contoh Soal : MEDAN LISTRIK
Jawab :
Menentukan kuat medan listrik di titik R
Gerak partikel dalam medan listrik
E F Q =
E F Q =
E
+Q
Q
Untuk +Q, arah gaya sejajar dengan arah medan listrik
Untuk -Q, arah gaya berlawanan dengan arah medan listrik
Gerak partikel dalam medan listrik
-
0 dan 0
0 pada

= =
= =
oy x
o o
v a
t i v v

m
qE
m
F
a
y
y
= =
0
2 2

2 2
1
v
x
t t v x
t
m
qE
t a y
o
y
= =
= =
(parabola)
2
2
2
x
mv
qE
y
o
=
Persamaan gerak
partikel bermuatan
dalam medan listrik
Gerak partikel dalam medan listrik
2 2
2 2
1
2
2
t
m
qE
at x
m
qEx
ax v
t
m
qE
at v
m
qE
m
F
a
ma qE F
= =
= =
= =
= =
= =
Beberapa Contoh Aplikasi
Elektroskop
Elektroskop adalah alat yang digunakan untuk
mengetahui apakah suatu benda bermuatan listrik
atau tidak.
Beberapa Contoh Aplikasi
Elektroskop
Elektroskop adalah alat yang digunakan untuk
mengetahui apakah suatu benda bermuatan listrik
atau tidak.
Beberapa Contoh Aplikasi
Elektroskop
Elektroskop adalah alat yang digunakan untuk
mengetahui apakah suatu benda bermuatan listrik
atau tidak.
Beberapa Contoh Aplikasi
Generator Van de Graaff
Adalah generator
yang menghasilkan
listrik statis yang
sangat besar
Silinder logam
Silinder politen
Sabuk
karet
Klik disini
Beberapa Contoh Aplikasi
Petir Buatan
Klik disini
Angin Listrik
Beberapa Contoh Aplikasi
Perhatikan api
pada lilin ini
Klik disini
Terjadinya Petir
Petir terjadi karena
lompatan elektron-
elektron dari awan
bermuatan negatif ke
Bumi yang bermuatan
positif
awal
Klik disini
Penangkal Petir
Penangkal petir
merupakan alat pengarah
petir agar petir hanya
menyambar kepadanya,
bukan ke bagian
bangunan lainnya
Klik disini
Bahaya Listrik Statis
Pada truk tangki pengangkut bahan yang
mudah terbakar, dipasang rantai pada
bagian bawahnya. Ini dimaksudkan agar
listrik statis yang timbul karena gesekan
ban dengan jalan dapat dinetralkan
sehingga tidak membahayakan muatan
tangki.
Penggunaan Listrik Statis
Pengendap elektrostatis
Alat ini ditemukan oleh F.G. Cottrell pada tahun
1907. Alat ini digunakan untuk membersihkan
udara yang keluar dari cerobong asap

Pengecatan Mobil
Agar mobil dapat dicat dengan rata, maka
badan mobil diberi muatan listrik yang berbeda
dengan muatan listrik pada cat. Dengan
demikian cat dapat menempel kuat dan merata
pada mobil

Penggunaan Listrik Statis
Mesin Fotokopi
Mesin fotokopi memanfaatkan konsep
listrik statis dan optik. Mesin ini
memanfaatkan sifat unik dari logam
selenium, yaitu dapat menghantarkan
listrik ketika terkena cahaya dan tidak
menghantarkan listrik ketika tidak terkena
cahaya.
SOAL-SOAL HUKUM COULOMB
1. Diketahui tiga buah muatan titik masing-masing adalah Q1= 2C, Q2= 2C,
dan Q3= 36C, terletak pada garis lurus sehingga jarak Q1Q2 =3 m dan jarak
Q2Q3 =4 m. Hitung gaya yang bekerja pada tiap-tiap muatan.
2. Tiga muatan masing-masing 10C, 9C dan 9C terletak sedemikian sehingga
membentuk segitiga sama sisi dengan panjang sisi 30 cm. Berapa gaya yang
dialami oleh titik bermuatan 10 C. Gambarkan pula vector gayanya
3. Ditentukan dua muatan q1=10 C dan q2=-5 C dan berjarak 3 cm. Muatan q3
terletak pada garis jarak q1q2=1cm dari q1. Maka q3 mengalami gaya F=2 N
yang arahnya ke q2. Tentukan besar muatan q3.
4. Muatan-muatan titik masing-masing besarnya 4, +10, +6 dan 5 terletak di
titik A, B, C dan D pada bujur sangkar yang panjang sisinya 2m. Hitung gaya
resultan yang bekerja pada muatan di titik A dan kemana arahnya ?
-5C +3C +8C
30 cm 20 cm
5. Tiga muatan titik ditempatkan pada sumbu x seperti pada gambar.
Tentukan gaya total pada muatan -5C yang disebabkan oleh dua
muatan lain!
SOAL-SOAL HUKUM COULOMB
6. Tentukan perbandingan gaya listrik Coulomb FE terhadap gaya
gravitasi FG antara dua elektron dalam keadaan vakum!
7. Muatan2 yg tampak pada gambar. Tentukan gaya pada muatan
4C akibat dua muatan lainnya!
+3C
+2C
+4C
20 cm
20 cm
60
o
60
o

SOAL-SOAL MEDAN LISTRIK
1. Dua muatan masing-masing sebesar 4 C berada pada sumbu x, satu terletak
pada x = 8 m dan yang lain pada x = 4m. Hitunglah medan listrik pada
sumbu x pada (a) x = 3m, (b) x = 3m (c) x = 10m (d) pada titik mana
medan listriknya nol ?

2. Dua muatan positif yang sama besar Q1 = Q2 = 8 C berada pada sumbu y
pada y = 3 m dan y = 3m. (a) tentukan besar dan arah medan listrik pada
titik yang terletak pada sumbu x dengan x = 4m. (b) berapa besar gaya pada
muatan uji Q1 = 15 C yang terletak pada sumbu x dengan x = 4m ?

3. Sebuah electron mempunyai kecepatan 2x106 m/s pada arah sumbu x.
electron tersebut memasuki medan listrik E = (400 N/C) j , yang mempunyai
arah dalam sumbu y. (a) carilah percepatan electron (b) berapa waktu yang
dibutuhkan electron untuk menempuh jarak 10 cm pada arah sumbu x
didalam medan tersebut. (c) seberapa jauh dan kemana arah electron
dibelokkan setelah menempuh 10 cm pada arah sumbu x didalam medan
tersebut ?

4. Hitunglah (a) medan listrik E di udara pada jarak 30 cm dari sebuah
muatan titik q1 = 5x10-9C, (b) gaya pada suatu muatan q2 4x10-10C
yang ditempatkan 30 cm dari q1, dan (c) gaya pada muatan q3 = -4x10-
10C yang ditempatkan 30 cm dari q1 (dimana q2 tidak ada).

SOAL-SOAL MEDAN LISTRIK
5. Tiga muatan ditempatkan pada tiga sudut sebuah bujur sangkar seperti
pada gambar. Setiap sisi bujursangkar adalah 30 cm. Hitunglah E pada
sudut ke empat! Berapakah gaya yang diberikan oleh muatan 6C pada
sudut yang kosong tersebut?
6. Terdapat dua buah bola kecil bermuatan, q1 = +20x10-8C dan q2 =
-5x10-8C. Tentukan (a) medan listrik E pada titik P, (b) gaya pada
muatan -4x10-8C yang ditempatkan pada P, dan (c) posisi dimana
medan listrik nol (jika tidak ada muatan -4x10-8C).
+3C
+2C
+4C
20 cm
20 cm
60
o
60
o

q
1
q
2

P
5 cm 5 cm