Anda di halaman 1dari 3

Lembar hasil pemeriksaan pasien hipertensi I. II.

II. Identitas Nama Umur Alamat Jenis Kelamin Pekerjaan Status Berat Badan Tinggi Badan Anamnesis Keluhan Utama RPS : Pusing, Sakit Kepala, nyeri tungkai kanan : i. Kronologis & Deskripsi : Saat melakukan aktivitas berat, pasien merasa pusing dan nyeri pada tungkai kanan. ii. Usaha Berobat : Pernah berobat dan diberi captopril dan aspirin. RPD rokok dan kopi. : Pasien memiliki riwayat hipertensi dan pernah : Tjoet Oebit R : 72 Tahun : Lhong Cut : Laki-laki : Wiraswasta : Kawin : 65 : 175

mencapai TD 170/90 pada saat kembali dari perjalanan jauh dan konsumsi

RPK kakak pasien.

: Anggota keluarga tidak ada yang mengalami keluhan

yang sama, saudara kandung pasien semuanya sudah meninggal kecuali

RK/S

: sejak 2 Tahun lalu, pasien sudah meninggalkan

kebiasaan merokok namun terkadang masih menghisapnya sebulan sekali. Pasien juga masih mengkonsumsi kopi. III. Pemeriksaan Fisik (Jantung) A. UMUM 1. Tekanan Darah : 150/90 mmHg 2. Denyut Nadi 3. Suhu : 80 kali/menit, Reguler, Kuat Angkat : (Tidak dilakukan)

4. Frekuensi nafas : 24 kali/menit B. KHUSUS (jantung) Inspeksi Expresi Wajah : Ekspresi wajah pasien terlihat biasa, tidak pucat, tidak berkeringat, tidak ada tanda-tanda sianosis, tidak ada ikterus sklera, tidak terdapat anemia konjunctiva, dan pasien tidak sesak saat istirahat. Anggota Gerak : tidak ditemukan tanda-tanda jari tabuh, tidak ditemukan sianosis perifer, dan tidak ditemukan tanda-tanda perdarahan splinter. Leher : Tidak ditemukan perbesaran kelenjar tiroid, tidak terdapat distensi vena jugularis. Dada : Tidak terdapat luka parut, dan iktus cordis terletak di ICS 5 linea midclavicula 1 jari medial

Palpasi : (-) : perabaan pada arteri radialis dibandingkan kiri dan kanan sama 80

JVP Nadi

Iktus Cordis : tidak teraba pulsasi iktus cordis kali/menit, Reguler, Kuat Angkat Perkusi (tidak dilakukan) Auskultasi Normal, tidak terdengar bunyi Gallop, hanya suara jantung 1 dan 2 di tempat yang normal. I. Masalah Pasien pernah mengalami sakit yang parah dan TD nya 170/90 pada saat itu, pasien tinggal bersama istri dan saudara kandung sudah meninggal semua kecuali kakak pasien yang masih hidup