Anda di halaman 1dari 13

Kunjungi kutukuliah.blogspot.

com

PENDAHULUAN

Dari tahun ke tahun, rahasia makanan semakin terkuak. Mereka secara sederhana dapat menemukan makanan yang berguna bagi manusia maupun hewan dan mana yang tidak berguna. Mereka mengamati bahwa manusia yang tidak atau kurang makan akan sakit. Mereka mengamati juga apabila makanan tersebut pahit pasti tidak baik bagi tubuh. Zat-zat makanan yang mempunyai kegunaan besar bagi manusia maupun hewan. Penemuan tersebut dimulai dari adanya karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Kemudian menyusul penemuan zat-zat makanan yang lebih mikro lagi yang biasanya merupakan bagian dari zat-zat makanan di atas. Karbohidrat misalnya, setelah diteliti lebih dalam ternyata merupakan kumpulan senyawa yang dapat diklasifikasikan lagi sebagai monosakarida, disakarida, oligosakarida dan polisakarida. Sekarang para ilmuwan maupun peneliti sudah dapat mengetahui bahwa komponen dasar kimia karbohidrat adalah Karbon, Hidrogen dan Oksigen. Bahan Pakan yaitu dapat mengenal jenis-jenis bahan pakan beserta ciri-ciri fisiknya seperti warna, bentuk bau, rasa dan zat antinutrisi yang terkandung didalamnya. Manfaat dari praktikum Klasifikasi bahan pakan adalah praktikan dapat mengetahui berbagai macam bahan pakan dan mengelompokkan bahan pakan sesuai dengan klasifikasi secara Internasional.

Kunjungi kutukuliah.blogspot.com

PEMBAHASAN

A. Hubungan Ilmu Nutrisi dan ilmu-ilmu lain Hubungan ilmu nutrisi sengat erat karena dalam ilmu-ilmu sengat saling berperan penting contohnya dalam pengertian seperti ilmu Fisiologi dasar ialah ilmu yang mempelajari fungsi tubuh secara lengkap dan fungsi semua bagianbagiannya (sel, jaringan dan organ), termasuk biofisika dan biokimia dalam tubuh. Kemudian Ilmu biologi adalah ilmu yang mempelajari segala hal yang berhubungan dengan makhluk hidup dan kehidupan. Sedangkan ilmu Genetik adalah ilmu tentang gen dan segala aspeknya atau keturunan. Selain itu, Biokimia merupakan ilmu yang mempelajari struktur dan fungsi komponen selular, seperti protein, karbohidrat, lipid, asam nukleat, dan biomolekul lainnya. Saat ini biokimia lebih terfokus secara khusus pada kimia reaksi termediasi enzim dan sifat-sifat protein. Ilmu gizi didefinisikan sebagai suatu cabang ilmu yang mempelajari hubungan antara makanan yang dimakan dengan kesehatan tubuh yang diakibatkannya serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dampak globalisasi menuntut tenaga gizi yang handal dan profesional serta tanggap dalam mengantisipasi perkembangan masalah gizi baik nasional maupun internasional. Ilmu biologi dengan ilmu lain seperti pada gambar sebagai berikut (Anonima, 2011):

Kunjungi kutukuliah.blogspot.com

Biologi dan hubungan dengan ilmu lain

Biologi bukanlah ilmu tunggal, akan tetapi berupa ilmu multidisipliner yang terkait erat dengan ilmu-ilmu lainnya. Perkembangan baru disiplin ilmu biologi yang berkaitan dengan ilmuilmu lainnya seperti dengan ilmu kimia telah melahirkan ilmu-ilmu baru seperti farmakologi, biologi molekuler, dan biokimia. Biologi juga terkait erat dengan ilmu lain seperti ilmu fisikaFisika seperti biofisika, radiobiologi, dan kedokteran nuklir. Dengan ilmu-ilmu social biologi berhubungan erat dan melahirkan ilmu-ilmu seperti: psikologi, antropologi, biogeografi dan Sebaginya (Anonimb, 2011). Secara umum, makan berbagai segar, utuh (diproses), makanan yang telah terbukti menguntungkan dibandingkan dengan diet monoton didasarkan pada makanan olahan. [Sunting] Secara khusus, konsumsi seluruh-makanan nabati dapat memperlambat pencernaan dan penyerapan yang lebih baik, dan keseimbangan yang lebih menguntungkan nutrisi penting per Kalori,

menghasilkan manajemen yang lebih baik dari pertumbuhan sel, pemeliharaan, dan mitosis (pembelahan sel), serta peraturan yang lebih baik nafsu makan dan gula darah [rujukan?]. Makanan yang dijadwalkan secara rutin (setiap beberapa jam) juga telah terbukti lebih sehat daripada yang jarang atau serampangan (Anonimb, 2011).

Kunjungi kutukuliah.blogspot.com

Nutrisi Ada tujuh kelas utama zat gizi: karbohidrat, lemak, serat, mineral, protein, vitamin, dan air. Kelas gizi ini dapat dikategorikan sebagai baik macronutrients (diperlukan dalam jumlah yang relatif besar) atau gizi mikro (dibutuhkan dalam jumlah yang lebih kecil). Para macronutrients adalah karbohidrat, lemak, serat, protein, dan air. The mikro adalah mineral dan vitamin (Anonimb, 2011). a. Biokimia Biokimia adalah ilmu yang mempelajari tentang berbagai proses biologi dalam tubuh suatu organisme serta struktur sel . Dalam biokimia juga dibahas mengenai struktur kimia dari karbohidrat, protein, lipida, dan asam nukleat (Anonimc, 2011). Menurut fungsinya di dalam tubuh, zat-zat makanan itu dapat pula dibagi atas tiga golongan, (Anonimc, 2011) yaitu : 1. Zat makanan sumber energi (Karbohidrat, Lemak dan Protein) 2. Zat Pembangun (Protein, Mineral dan Air) 3. Zat Pengatur (Protein, Mineral dan Vitamin) b. Mikrobiologi Penerapan mikrobiologi pada masa kini masuk berbagai bidang dan tidak dapat dipisahkan dari cabang lain karena diperlukan juga dalam bidang farmasi, kedokteran, pertanian, ilmu gizi, teknik kimia, bahkan hingga astrobiologi dan arkeologi. Mikrobiologi adalah sebuah cabang dari ilmu biologi yang mempelajari mikroorganisme. Objek kajiannya biasanya adalah semua makhluk (hidup) yang

Kunjungi kutukuliah.blogspot.com

perlu dilihat dengan mikroskop, khususnya bakteri, fungi, alga mikroskopik, protozoa, dan Archaea. Virus sering juga dimasukkan walaupun sebenarnya tidak sepenuhnya dapat dianggap sebagai makhluk hidup (Anonimb, 2011). Untuk mengembangkan skema klasifikasi yang memadai, harus

dimengerti sepenuhnya tentang karakter-karakter mikroorganisme. Karakterkarakter atau sifat dari mikroorganisme yang penting untuk keperluan identifikasi antara lain yakni : (Purnomo, 2009) 1. Sifat morfologi, misalnya : bentuk sel, ukuran sel, dan struktur sel. 2. Sifat kimia, misalnya : komposisi atau susunan kimia sel, macammacam kandungan kimia sel. 3. Sifat pertumbuhan, misalnya : keperluan nutrien, keperluan lingkungan fisik. 4. Sifat metabolik, misalnya : cara mendapatkan energi, cara

menggunakan energi, pengaturan energi. 5. Sifat antigenik, misalnya : komponen merusak organisme lain 6. Sifat genetik, misalnya : sifat bahan genetik, komposisi DNA 7. Sifat patogenik, misalnya : kemampuannya dalam menimbulkan penyakit pada organisme lain 8. Sifat biologi, misalnya : habitat organisme, distribusi organisme, interaksinya dengan sesamanya maupun dengan organisme lain. khusus dari sel yang dapat

Kunjungi kutukuliah.blogspot.com

c. Biofisik Biofisik ialah ilmu yang mempelajari fenomena fisika di dalam tubuh makhluk hidup. Fenomena fisika yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup, diantaranya bobot jenis, tegangan permukaan, dan emulsi. Massa jenis atau bobot jenis adalah rasio massa dari suatu benda atau zat dengan massa air pada volume dan temperatur yang sama. Bobot jenis berfungsi untuk menentukan zat. Setiap zat memiliki bobot jenis yang berbeda. Satu zat yang sama berapapun massa dan volumenya akan memiliki bobot jenis yang sama. Bobot jenis dapat digunakan dalam berbagai hal untuk menentukan suatu zat, diantaranya menentukan kemurnian suatu zat, mengenal keadaan zat, dan menunjukkan kepekatan larutan. (Anonimb, 2010) d. Endokrinologi Pengelolaan cairan dan nutrisi baik enteral maupun parenteral dalam

bidang Endokrinologi dan Metabolisme merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan lainnya. Tindakan ini akan mempengaruhi kadar gula darah, oleh sebab itu pengelolaan cairan dan nutrisi menjadi perhatian yang sangat khusus. penderita diabetes Ketepatan pemberian cairan dan nutrisi pada

ataupun penderita dengan gangguan toleransi glukosa

(TGT) memerlukan pengetahuan tentang regulasi gula darah, dengan tujuan Glukosa plasma tercapainya kadar gula darah normal atau mendekati nilai normal, baik pada keadaan puasa maupun pada keadaan post pandrial. (Permana, 2011)

Kunjungi kutukuliah.blogspot.com

Mengingat begitu luasnya bidang Endokrinologi dan Metabolisme ini maka dalam pembahasan mengenai cairan dan nutrisi dalam bidang

endokrinologi akan dibatasi pada kasus yang sering terjadi dan menjadi permasalahan tersendiri, yaitu krisis hiperglikemia dan keadaan seorang penderita diabetes melitus memerlukan nutrisi baik enteral maupun parenteral (Anonimd, 2011). e. Fisiologi Fisiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana suatu mahkluk hidup melakukan berbagai aktivitas baik secara fisik maupun kimiawi. Semua yang berkaitan dengan kehidupan mahkluk hidup tercakup dalam ilmu fisiologi, pertumnbuhan, perkembangan, metabolisme dan hal-hal lain yang berkaitan dengan mahkluk hidup tersebut. Fisiologi dapat dibagi menjadi dua yaitu fisiologi ternak, manusia, dan fisiologi tanaman, tentunya cakupannya dengan tanaman. (Sonjaya, 2009) Ilmu fisiologi sangat erat kajiannya dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan ternak. Misalnya bagaimana proses pertumbuhan seekor ternak, bagaimana seekor ternak melakukan metabolism untuk menghasilkan energy untuk bertahan hidup dalam berbagai lingkungan yang berbeda-beda untuk mendukung kehidupannya. (Sonjaya,2009) f. Matematika Matematika (dari bahasa Yunani- mathmatik) adalah studi besaran, struktur, ruang, dan perubahan. Para matematikawan mencari berbagai pola,

Kunjungi kutukuliah.blogspot.com

merumuskan konjektur baru, dan membangun kebenaran melalui metode deduksi yang kaku dari aksioma-aksioma dan definisi-definisi yang bersesuaian. Kini ilmu matematika digunakan di seluruh dunia sebagai alat penting diberbagai bidang, termasuk ilmu pengetahuan alam, ilmu medis, rekayasa, ilmu gizi dan ilmu-ilmu lainnya. g. Kimia Kaitan antara kimia dan ilmu nutrisi adalah semua bahan-bahan nutrisi diperoleh dengan cara melakukan pengujian dilaboratorium secara kimia. Zat-zat nutrisi tersebut antara lain vitamin, mineral, protein, karbohidrat dan lain-lain (Anonima, 2011).

Kunjungi kutukuliah.blogspot.com

B. Sikus Krebs Siklus Krebs disebut juga: Siklus Asam Sitrat Karena senyawa pertama yang terbentuk adalah asam sitrat. Siklus krebs juga disebut Siklus Asam Trikarboksilat (-Cooh). Karena hampir di awal-awal siklus krebs, senyawanya tersusun dari asam trikarboksilat. Trikarboksilat itu merupakan gugus asam (COOH). Siklus Krebs Karena yang menemukan adalah Mr.Hans Krebs, seorang ahli biokimia terkenal, yang menemukan metabolisme karbohidrat juga. Fungsi utama siklus Krebs adalah merupakan jalur akhir oksidasi Karbohidrat , Lipid dan Protein. Karbohidrat , lemak dan protein semua akan dimetabolisme menjadi Asetyl-KoA (Anonimd, 2011). Pengaturan Dekarboksilasi Piruvat Telah diketahui bahwa di samping mengandung tiga macam enzim tersebut di atas, kompleks enzim piruvat dehidrogenase juga mempunyai dua macam enzim yang terdapat dalam sub unit pengaturnya, yaitu piruvat dehidrogenase kinase dan piruvat dehidrogenase fosfatase (Anonimd, 2011). Kedua enzim ini berperan dalam mengatur laju reaksi dekarboksilasi piruvat dengan cara mengendalikan kegiatan subunit katalitiknya pada kompleks enzim piruvat dehidrogenase itu sendiri (Anonimd, 2011).

Kunjungi kutukuliah.blogspot.com

Untuk lebih jelasnya perhatikan skema ini

Bila jumlah ATP yang dihasilkan oleh daur kreb dan fosforilasi bersifat oksidasi terlalu banyak, keseimbangan reaksi akan berjalan kebawah (laju reaksi fosforilasi sub unit katalitik kompleks piruvat dehidrogenase bertambah besar) sehingga kegiatan kompleks piruvat dehidrogenase terhambat dan menjadi tidak aktif (Anonimd, 2011). Hal ini menyebabkan terhentinya reaksi pembentukan asetil ko-A dari piruvat. Akibatnya, jumlah asetil ko-A yang diperlukan untuk daur Krebs akan berkurang sehingga laju reaksi daur Krebs terhambat dan produksi ATP terhenti. Sebaliknya jika jumlah ADP banyak (ATP sedikit), keseimbangan reaaksi didorong ke atas (laju reaksi defosforilasi kompleks piruvat dehidrogenase bertambah besar) sehingga kegiatan kompleks piruvat dehidrogenase bertambah. Akibatnya, reaksi dekarboksilasi piruvat menjadi asetil ko-A naik, sehingga laju reaksi daur Krebs bertambah besar dan produksi ATP bertambah banyak (Anonimd, 2011).

10

Kunjungi kutukuliah.blogspot.com

Vitamin-vitamin yang digunakan dalam pembentukan ATP dalam siklus Krebs adalah Manusia tidak bisa menghasilkan vitamin C karena ada suatu reaksi yang terputus dimana manusia itu tidak mempunyai enzim L-glunoluase oksidase yang mengoksidasi glukosa menjadi vitamin C. NAD merupakan derivat vitamin B3 (Anonimd, 2011). B1 thiamin B2 riboflavin B3 niasin Koenzim yang terkait dengan ATP hanya vitamin B2 dan B3. Dari succinate menjadi fumarate dihasilkan FADH2, membutuhkan koenzim FAD (derivat vitamin B2), dihasilkan 2 ATP. Tujuan Siklus Krebs Menjelaskan reaksi-reaksi metabolik akhir yang umum terdapat pada jalur biokimia utama katabolisme tenaga Menggambarkan bahwa CO2 tidak hanya merupakan hasil akhir metabolisme, namun dapat berperan sebagai zat antara, misalnya untuk proses lipogenesis. Mengenali peran sentral mitokondria pada katalisis dan pengendalian jalur-jalur metabolik tertentu, mitokondria berfungsi sebagai penghasil energi. Fungsi Menghasilkan sebagian besar CO2 Metabolisme lain yang menghasilkan CO2 misalnya jalur pentosa phospat atau P3 (pentosa phospat pathway) atau kalau di harper heksosa monofosfat. Sumber enzym-enzym tereduksi yang mendorong RR ( Rantai Respirasi)

11

Kunjungi kutukuliah.blogspot.com

Merupakan alat agar tenaga yang berlebihan dapat digunakan untuk sintesis lemak sebelum pembentukan TG untuk penimbunan lemak Menyediakan prekursor-prekursor penting untuk sub-sub unit yang diperlukan dalam sintesis berbagai molekul Menyediakan mekanisme pengendalian langsung atau tidak langsung untuk lainlain sistem enzym

12

Kunjungi kutukuliah.blogspot.com

DAFTAR PUSTAKA Anonima, 2011. Ilmu Gizi Secara Umum. http://bidansmart.wordpress.com /2010/01/11/ilmu-gizi-secara-umum/. Diaskes pada tanggal 22 November 2011 Anonimb, 2011. Siklus Krebs. http://iadiasyamsi.blogspot.com/2011/04/sikluskrebs.html. Diaskes pada tanggal 22 November 2011. Anonimc, 2011. Laporan Ilmu Nutrisi Ternak. http://tissacuitzz.blogspot.com /2010/12/laporan-ilmu-nutrisi-ternak.html. Diaskes pada tanggal 22 November 2011. Cahya, M P, 2010. Biofisik. FMIPA. IPB. WordPress.com weblog Diakses 13 November 2011 Fauzi, Ahmad. 2010. Respirasi Aerob, Siklus Kreb. Biohikmah.blogspot. Diakses 13 November 2011 Purnomo, Bambang. 2009. Dasar-dasar Mikrobiologi. Mik1pdf Diakses 14 November 2011 Permana, Hikmat. 2011. Terapi Cairan dan Nutrisi pada Kelainan Endokrinologi. Fakultas Kedokteran. Universitas Padjajaran. Diakses 14 November 2011 Sonjaya, Herry. 2009. Fisisologi Ternak Dasar. Universitas Hasanuddin. Makassar

13

Anda mungkin juga menyukai