Anda di halaman 1dari 10

BAB III PEMBAHASAN

Fungsi Holistik 1. Fungsi Biologis Tn.Mk adalah seorang kepala keluarga yang menderita penyakit Diabetes Mellitus tipe II dengan penurunan penglihatan suspect retinopati diabetika. Keluarga ini terdiri atas Tn. Mk (35 tahun) sebagai kepala keluarga dan istrinya yaitu Ny. M (30 tahun) dan kedua anak nya. 2. Fungsi Psikologis Hubungan antaranggota keluarga tampak baik dan harmonis. Hal ini ditunjukkan dengan sikap saling mendukung satu sama lain. Permasalahan yang ada dapat diatasi dengan baik dalam keluarga ini. Saat Tn. Mk diketahui menderita penyakit diabetes mellitus Tn. Mk merasa dapat menghadapi penyakit ini dengan baik karena istri, keluarga dan temantemannya mendukung nya sehingga Tn. Mk merasa kuat untuk menjalani penyakitnya ini. Hubungan os dengan istrinya baik-baik saja. Setiap masalah yang dihadapi dapat dibicarakan dengan baik-baik dan dicari penyelesaian masalah bersama-sama. 3. Fungsi Sosial dan Ekonomi Hubungan pasien dengan suaminya terhadap masyarakat sekitar cukup baik. Tidak ada masalah antara pasien dengan teangga lingkungan sekitar. Penderita adalah seorang kepala rumah tangga berusia 35 tahun yang

tinggal bersama istrinya yang bekerja sebagai seorang tukang pijat dengan penghasilan rata-rata Rp 100.000,- per hari. Pasien dan istrinya memiliki keturunan 2 orang yaitu anak laki-laki dan perempuan yang berumur 10 sdan 5 tanun. Lingkungan rumah dan sekitarnya tidak terjaga

kebersihannya dan tidak tertata dengan baik. Rumah pasien hanya berukuran 4x5 meter dengan 4 ruangan yakni ruang tamu yang merangkap ruang tengah, kamar tidur, dapur dan kamar mandi. Pencahayaan dan ventilasi di dalam rumah pun dinilai kurang memadai untuk rumah yang sehat Sarana kebersihan lainnya seperti MCK, keluarga ini telah memilikinya yang letaknya didalam dari rumah induk.

FUNGSI FISIOLOGIS DENGAN ALAT APGAR SCORE


APGAR score Tn. MK=10

A.P.G.A.R. A Saya puas bahwa saya dapat kembali ke keluarga saya bila saya menghadapi masalah P Saya puas dengan cara keluarga saya

Hampir/tida Kadangk pernah kadang

Hampir selalu

membahas dan membagi masalah dengan saya G Saya puas dengan cara keluarga saya menerima dan baru A Saya puas dengan cara keluarga mengekspresikan kasih sayangnya saya dan mendukung keinginan saya untuk melakukan kegiatan baru atau arah hidup yang

merespon emosi saya seperti kemarahan, perhatian dll R Saya puas dengan cara keluarga saya dan saya membagi waktu bersama-sama Total Scoring APGAR 10

Untuk Tn. MK APGAR score dapat dijelaskan sebagai berikut : Adaptation : Dalam menghadapi masalah hidup, Ny. D memecahkan

masalah bersama keluarganya, dan menerima saran dari anggota keluarganya. Score : 2 Partnership : Komunikasi antara pasien dengan anggota keluarganya terjalin sangat akrab, saling mengisi antara anggota keluarga. Mereka saling memberi perhatian, masukan, dan bantuan jika ada yang terkena masalah. Score : 2 Growth : Ny. D selalu mendapat dukungan dari keluarganya perihal kegiatan- kegiatan yang akan di lakukan. Score : 2 Affection : Kasih sayang yang terjalin antara pasien dan anggota

keluarganya baik. Score : 2 Resolve : Ny. D sering berkumpul, makan, dan mengobrol bersama anggota keluarganya. Score : 2

FUNGSI PATOLOGIS KELUARGA DENGAN ALAT SCREEM

Fungsi patologis dari keluarga Ny. D dinilai dengan menggunakan alat S.C.R.E.E.M sebagai berikut.

KOMPONEN Social

Sumber Daya

Patologi

Hubungan keluarga dengan keluarga dan masyarakat sekitar cukup baik, tidak ada masalah hingga saat ini.

Cultural

Pasien dan keluarga tidak mempercayai mitos-mitos yang tidak jelas kebenarannya. _

Religius

Pasien dan keluarga menunaikan ibadah yang sesuai dengan agamanya dengn rajin dan baik. utama dan merasa -

Ekonomi

Pasien

sebagai

pencari

nafkah

penghasilannya telah cukup. Edukasi Pasien tamat STM dan pengetahuannya tentang kesehatan cukup baik. Medical -

Os mengunjungi puskesmas dan rumah sakit untuk berobat _ dan juga mengkonsumsi obat herbal.

Kesimpulan Tn, Mk cukup mengerti tentang penyakit yang diderita pasien dan memutuskan untuk menangani penyakitnya dengan mengkonsumsi obat yang diberikan dokter dan obat herbal. Dlam hal sumber daya yang dinilai dengan SCREEM, sumber daya yang dimiliki pasien sangat baik, karena tidak ada patologi yang terjadi.

Pola Keluarga / Family Map

Diagram Pola interaksi Tn. MK

Kesimpulan Hubungan antara Tn. MK dengan semua anggota keluarga baik tidak ada masalah yang terjadi.

Genogram Keluarga Tn. MK (35 tahun)

Keterangan : B : Breadwinner D : Decision Maker C : Caregiver

Pada genogram dapat dilihat bahwa keluarga Tn. Mk adalah jenis keluarga nuclear family, yaitu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak yang tinggal dalam satu rumah. Tidak ada penyakit yang kemungkinan diturunkan ke Tn. Mk jarena orang tua Tn. Mk tidak menderita suaru penyakit apapun. Lingkungan Rumah a. Lokasi

Rumah pasien terletak Bangyn Rejo Tegal Rejo. Jarak antara satu rumah dengan rumah lain saling berdempetan. b. Kondisi rumah Bangunan rumah berdinding bata dan tidak bertingkat. Lantai rumah terbuat dari semen, dinding rumah terbuat dari tembok dan atap rumah terbuat dari genteng dengan luas. Kebersihan di dalam rumah terkesan cukup bersih dan rapi. c. Pembagian ruangan Rumah kira-kira memiliki luas sekitar 4 x 5 meter. Rumah terdiri dari beberapa 4 ruangan, yaitu 1 kamar tidur, 1 ruang tamu merangkap ruang tengah, 1 kamar mandi dan 1 dapur. d. Pencahayaan Pencahayaan dirasakan kurang, sinar matahari dapat masuk rumah hanya jika pintu ruang tamu dibuka. Penerangan dirasa kurang karena untuk membaca tulisan membutuhkan cahaya lampu listrik pada siang hari. Untuk ventilasi sendiri dirasa kurang dikarenakan hanya ada 1 jendela dibagian kamr tidur. e. Sanitasi Dasar 1. Sumber air bersih

Sumber air yang digunakan untuk mandi dan mencuci berasal dari sumur pompa. 2. Jamban keluarga Pasien memiliki jamban keluarga dirumahnya. Kondisi jamban mudah dibersihkan, lokasinya menjadi satu dengan rumah, terkesan bersih dan tidak berlumut. 3. Saluran pembuangan air limbah (SPAL) Limbah rumah tangga semua semua disalurkan ke kolam peresapan. Namun didepan rumah tidak ada selokan untuk penyaluran air. 4. Tempat sampah Sampah dikumpulkan dikeranjang sampah, bila sudah penuh akan dibuang di bak sampah yang lebih besar yang akan diambil petugas sampah setiap harinya, pembayaran ditanggung bersama dengan warga sekitar rumah. f. Halaman Rumah tidak memiliki halaman. .

Identifikasi Masalah Keluarga dan Perencanaan Pembinaan Keluarga Daftar Masalah Keluarga No. Masalah yang dihadapai 1. Pasien mengalami penyakit diabetes mellitus tipe 2 dengan penurunan pnglihatan suspect retinopati diabetiaka. 2. Keadaan luas rumah yang tidak memenuhi Memberikan penjelasan tentang resiko yang terjadi Pasien dan istri pasien. Dapat lebih mengetahui tentang resiko yang dapat Rencana Pembinaan Memberikan edukasi tentang upayaupaya penanganan dari penyakit yang diderita Sasaran Pembinaan Pasien dan keluarga Pasien dapat melakukan upaya-upaya penanganan dengan baik. Target

standar kebutuhan luas rumah untuk individu perorangan.

jika tidak terpenuhinya standar kebutuhan luas ruang per individu.

terjadi dan mencoba untuk memperbaiki.

3.

Kurangnya ventilasi dan pencahayaan pada rumah pasien.

Memberikan edukasi yang dapat terjadi tentang resiko jika rumah kurang ventilasi dan penchayaan

Pasien dan keluarga pasien.

Dapat mengetahui resiko yang dapat terjadi jika rumah kurang ventilasi dan pencahayaan. Sehingga diharapkan dapat mempercayai keadaan rumah.