Anda di halaman 1dari 7

1.

Menemukan, memilih dan merumuskan masalah Pengaruh sistem pembiayaan operasional rumah susun terhadap kinerja pengelolaan rumah susun pemerintah di jakarta 2. Latar belakang teoritis - Operasional & Pemeliharaan bangunan gedung - Sistem pembiayaan rumah susun - Pengaruh nilai bangunan terhadap penundaan pemeliharaan 3. Hipotesis - Asosiatif untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas yaitu sistem pembiayaan operasional rumah susun dan variabel terikat yaitu kinerja pengelolaan rumah susun. Input Proses
Faktor-faktor Sistem Pembiayaan Operasional (X)

X.1 X.2 X.3 X.3

Kinerja Pengelolaan Rumah susun (Y1,Y2,Y3,Y4,Y5)

dan seterusnya

Analisis regresi berganda untuk menemukan model yang dapat memprediksikan pengaruh sistem operasional rumah susun terhadap kinerja pengelolaannya.

4. Variabel - Variabel Bebas


Var A A.1 X.1 X.2 A.2 X.3 X.4 X.5 B X6 X7 X.8 Dana Anggaran Penerimaan Penerimaan Sewa Pembayaran Biaya Utilitas (air, listrik, gas,dsb) Pengeluaran Dana Operasional Rutin (air,listrik,gas,ATK,gaji,dsb) Dana Pemeliharaan / Perawatan (perbaikan kecil) Dana Perbaikan (perbaikan besar) Waktu Pengeluaran dana Waktu turunnya dana Operasional rutin Waktu turunnya dana Pemeliharan Waktu turunnya dana Perbaikan Sistem Pembiayaan Operasioanl

Variabel Terikat
Var Y1 Y2 Y3 Y4 Y5 Kinerja Pengelolaan Rumah susun Penilaian Penghuni terhadap Kondisi Fisik Bangunan Kinerja Pemeliharaan Struktur Bangunan Kinerja Pemeliharaan Elemen dan Arsitektur Bangunan Kinerja Pemeliharaan Instalasi Bangunan Kinerja Pemeliharaan Lingkungan dan Kawasan

5. Alat pengumpulan data Pengolahan data menggunakan perangkat lunak SPSS 15.0 yang terdiri dari variabel bebas yaitu sistem pembiayaan operasional rumah susun dan variabel terikatnya adalah kinerja pengelolaan rumah susun. 6. Rancangan penelitian Ada beberapa tahapan analisis yang dilakukan, diantaranya: a. Analisis Data b. Analisis Korelasi c. Analisis Faktor d. Analisis Variabel Penentu e. Analisis Regresi Berganda f. Uji Model 7. Pemilihan sampel Dalam penelitian mengenai sistem pembiayaan pengelolaan rumah susun, populasi yang diambil adalah pengelola rumah susun yang terdiri dari UPT Dinas Perumahan DKI Jakarta, Perumnas dan PD Sarana Jaya. Data yang ingin di dapat adalah berupa dana anggaran pemeliharaan , aktifitas pemeliharaan dan penilaian penghuni terhadap kondisi fisik bangunan rumah susun. Dengan jumlah sampel seperti terlihat pada tabel berikut ini.

No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Pengelola UPT

Nama Rusun Rusun Karang Anyar Rusun Penjaringan Rusun Sukapura Rusun Tambora I & II Rusun Tambora III c Rusun Tambora IV Rusun Bulak Wadon Rusun Flamboyan Rusun Cipunang

Lokasi Jakarta Pusat Jakarta Utara Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Barat Jakarta Timur

Jumlah unit 357 332 100 489 80 180 480 192 230 Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit

Jumlah Sampel 18 17 5 25 4 9 25 10 12 sampel sampel sampel sampel sampel sampel sampel sampel sampel

Muara 10 11 Rusun Tipar Cakung Jakarta Timur 1000 3440 Unit Unit 52 sampel

Sub Total

12

Sarana Jaya

Penjaringan

Jakarta Utara

1368

Unit

70

sampel

13 14 15 16

Perumnas

Rusun Psr. Jumat Rusun Pulo Gebang Rusun Cengkareng

Jakarta Selatan Jakarta Timur Jakarta Barat

120 240 1920 2280

Unit Unit Unit Unit

6 12 99

sampel sampel sampel

Sub total

Total

7088

Unit

364

sampel

8. Kesimpulan dan Penyajian data Terdapat 5 model persamaan yang dapat dipergunakan untuk memprediksi pengaruh sistem pembiayaan operasional rumah susun terhadap kinerja pengelolaan rumah susun diantaranya Persaman Linier Kinerja Mutu Fisik Y1 = 2,459X80,037 Dimana: Y1 X8 ( 5.5) = Kinirja Mutu Fisik = Waktu Turunnya Dana Perbaikan (adjusted R2= 0,395)

Kinerja Pemeliharaan Elemen dan Arsitektur Bangunan Y3 = 0,646 + 0,416 X4+0,273X5 (5.3) Dimana : Y3 X4 X5 (adjusted R2= 0,711)

= Kinerja Perawatan Elemen dan Arsitektur Bangunan = Dana Pemeliharaan gedung = Dana Perbaikan.

Kinerja Pemeliharaan Instalasi Bangunan Y4 = 1,268 + 0,458 X4 (5.4) (adjusted R2= 0,349)

Dimana :

Y4 X4

= Kinerja Perawatan Instalasi Bangunan Kinerja = Dana Pemeliharaan gedung

Kinerja Pemeliharaan Lingkungan dan Kawasan Y5 = 2,289 X80,044 (5.8) (adjusted R2= 0,508)

Dimana : Y3 = Kinerja Perawatan Lingkungan dan kawasan X8 = Waktu turunnya dana perbaikan Diantara kelima model persamaan diatas yang memiliki Adjusted R2 yang paling besar adalah model persamaan 5.3 yaitu Y3 = 0,646+ 0,416 X4+0,273X5 dengan nilai Adjusted R 2 = 0,711. Dengan grafik model sebagai berikut

Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual

Dependent Variable: Y3
0.5 0.5 1 10 5

1.0

Expected Cum Prob

0.8
9 12

0.6
8 11 0.5

0.4

0.2
13

0.0 0.0 0.2 0.4 0.6 0.8 1.0

Observed Cum Prob

Grafik Model Regresi Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh sistem pembiayaan operasional rumah susun sangat mempengaruhi kinerja pekerjaan elemen dan arsitektur bangunan.

9. Pengolahan, Analisis, dan Interpretasi data a. Analisis Korelasi Nilai korelasi Person r antara variabel bebas dengan sistem pembiayaan.
No Variabel Terikat Variabel Bebas X1 X2 X4 X5 X8 Uraian variabel bebas Penerimaan Sewa Penerimaan Biaya Utilitas Dana Pemeliharaan Dana Perbaiakan Waktu turunnya dana Perbaikan r 0.477 0.393 0.523 0.651 0.393

(Y1) Kinerja mutu Fisik

(Y3) Kinerja kegiatan pemeliharaan elemen & arsitektur bangunan (Y4) Kinerja kegiatan pemeliharaan instalasi bangunan (Y5) Kinerja kegiatan pemeliharaan lingkungan dan kawasan

X1 X4 X5 X8 X1 X4 X5 X8 X1 X4 X5 X8

Penerimaan Biaya Utilitas Dana Pemeliharaan Dana Perbaiakan Waktu turunnya dana Perbaikan Penerimaan Biaya Utilitas Dana Pemeliharaan Dana Perbaiakan Waktu turunnya dana Perbaikan Penerimaan Biaya Utilitas Dana Pemeliharaan Dana Perbaiakan Waktu turunnya dana Perbaikan

0.710 0.734 0.704 0.459 0.644 0.640 0.626 0.401 0.553 0.629 0.728 0.455

b. Analisis Faktor
Var Terikat Faktor Var bebas X1 X4 X5 X8 2 X2 X1 X4 X5 X8 X1 X4 X5 X8 X1 X4 X5 X8 Uraian Variabel Pendapatan sewa Dana Pemeliharaan Dana Perbaikan Waktu turunnya dana Perbaikan Pendapatan Biaya Utilitas Pendapatan sewa Dana Pemeliharaan Dana Perbaikan Waktu turunnya dana Perbaikan Pendapatan sewa Dana Pemeliharaan Dana Perbaikan Waktu turunnya dana Perbaikan Pendapatan sewa Dana Pemeliharaan Dana Perbaikan Waktu turunnya dana Perbaikan 0,803 0,685 0,906 0,910 0,803 0,685 0,906 0,910 Koef 0,704 0,648 0,942 0,945 0,812 0,803 0,685 0,906 0,910 Uraian Variabel Pengganti Pendapatan sewa, Pengeluaran untuk pemeliharaan dan perbaikan dan waktu turunnya dana perbaikan Iuran Utilitas Pendapatan sewa, Pengeluaran untuk pemeliharaan dan perbaikan dan waktu turunnya dana perbaikan Pendapatan sewa, Pengeluaran untuk pemeliharaan dan perbaikan dan waktu turunnya dana perbaikan Pendapatan sewa, Pengeluaran untuk pemeliharaan dan perbaikan dan waktu turunnya dana perbaikan

Y1

Y3

Y4

Y5

c. Analisis Variabel Penentu


Variabel terikat Y1 Y3 Y4 Y5 Faktor 1 1 1 1 Variabel bebas X8 X4 X5 X4 X8 Uraian Variabel Waktu turunnya dana perbaikan Pendapatan sewa, Pengeluaran untuk pemeliharaan dan perbaikan dan waktu turunnya dana perbaikan Dana pemeliharaan gedung Waktu turunnya dana perbaikan

d. Analisis Regresi Berganda

Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual

Dependent Variable: Y3
0.5 0.5 1 10 5

1.0

Expected Cum Prob

0.8
9 12

0.6
8 11 0.5

0.4

0.2
13

0.0 0.0 0.2 0.4 0.6 0.8 1.0

Observed Cum Prob

Grafik Model Regresi e. Uji Model - Uji Koefisien Determinasi Berganda (Adjusted R2)
Linier
Model Y1 Y3 Y4 Y5 Model Y1 Y3 Y4 Y5 Variabel X8 X4, X5 X4 X8 Variabel X8 X4, X5 X4 X8 R2 0,445 0,764 0,408 0,550 Adjusted R2 0,390 0,711 0,349 0,505 Adjusted R2 0,395 0,683 0,258 0,508

Non Linier
R2 0,450 0,740 0,320 0,553

Uji F (F-test)
Model linier Y1 Y4 Y5 Model Y3 Model Non linier Variabel X8 X4 X8 Var X4, X5 Variabel F0 8,028 6,901 12,230 F0 14,536 F0 F0.05 (1) (12) 4,75 4,75 4,75 F0.05 (2) (11) 3,98 F0.05 (1) (12)

Y1 Y4 Y5 Model Y3

X8 X4 X8 Var X4, X5

8,186 5,165 12,368 F0 12,834

4,75 4,75 4,75 F0.05 (2) (11) 3,98

Uji t (t- test)


Model linier Y1 Y4 Y5 Model Y3 Konstanta X8 Konstanta X4 Konstanta X8 Var Konstanta X4 X5 Var Konstanta X8 Konstanta X4 Konstanta X8 Var Konstanta X4 X5 t0 8,333 2,833 2,023 2,627 7,831 3,497 t0 1,470 3,198 2,831 t0 11,212 2,861 4,189 2,273 10,781 3,517 t0 4,367 3,124 2,917 t0.05 (11) 1,796 1,796 1,796 t0.05 (10) 1,812 t0.05 (11) 1,796 1,796 1,796 t0.05 (10) 1,812

Model Non linier Y1 Y4 Y5 Model Non linier Y3

10. Mengambil kesimpulan Dari analisis faktor dan variabel penentu maka diketahui faktor sistem pembiayaan yang paling dominan mempengaruhi kinerja pengelolaan rumah susun adalah Biaya pemeliharaan dan biaya Perbaikan. Kedua variabel tersebut termasuk dalam satu kelompok faktor Pendapatan sewa, Pengeluaran untuk pemeliharaan dan perbaikan dan waktu turunnya dana perbaikan. 11. Menyusun laporan Terlampir 12. Mengemukakan implikasi Sistem analisis dan pengujian model seperti ini dapat dijadikan sebagai alternatif untuk mengetahui faktor sistem pembiayaan operasional rumah susun terhadap kinerja pengelolaan rumah susun.