ARSITEKTUR SISTEM KOMPUTER

INTERNAL & EKSTERNAL MEMORY
Chaeriah wael, ST, MT chaeriah.wael10@gmail.com UNRIKA - Batam

MEDIA PENYIMPANAN (STORAGE)

MEMORI SEMIKONDUKTOR
Tipe memori semikonduktor :  Random-access Memory (RAM)  Read Only Memory (ROM)  Programmable Read Only Memory (PROM)  Erasable Programmable Read Only Memory (EPROM)  Electrically Erasable Programmable Read Only Memory (EEPROM)  Flash Memory

RANDOM-ACCESS MEMORY (RAM)
  

Bersifat volatile, artinya membutuhkan Power untuk menyimpan data Merupakan tempat penyimpanan sementara Tipe RAM adalah :  Static RAM


 

Menyimpan data dalam flip-flop Lebih cepat namun lebih mahal Tidak membutuhkan refresh Biasanya digunakan sebagai cache Menyimpan data sebagai muatan pada kapasitor Lebih mudah dibuat, lebih kecil, lebih padat dan lebih murah Membutuhkan refresh Kapasitas memori lebih besar

Dynamic RAM
   

STRUKTUR SRAM DAN DRAM Struktur SRAM Struktur DRAM .

T2 T3 on   State 0   C2 high. T1 T4 on Address line transistors T5 T6 is switch  Write – apply value to B & compliment to B  Read – value is on line B  .OPERASI SRAM Transistor arrangement gives stable logic state  State 1  C1 high. C1 low T2 T3 off. C2 low  T1 T4 off.

OPERASI DRAM  Address line active when bit read or written  Transistor switch closed (current flows) Voltage to bit line : High for 1 low for 0 Then signal address line : Transfers charge to capacitor Address line selected : transistor turns on Charge from capacitor fed via bit line to sense amplifier : Compares with reference value to determine 0 or 1 Capacitor charge must be restored  Write    Read    .

READ ONLY MEMORY (ROM) Merupakan media penyimpan data yang permanen  Bersifat non-volatile  Dapat melakukan operasi READ tapi tidak melakukan operasi WRITE  Penggunaan ROM adalah :  Microprogramming  Library subroutines untuk fungsi-fungsi yang sering digunakan  Systems programs (BIOS)  Function tables  .

TIPE ROM  Written during manufacture   Very expensive for small runs Ex : ROM  Programmable (once) Needs special equipment to program  Ex : PROM   Read “mostly”    Erasable Programmable (EPROM)  Erased by UV Takes much longer to write than read Erase whole memory electrically Electrically Erasable (EEPROM)  Flash memory  .

byte-level Electrically. byte-level Write Mechanism Electrically Volatility Volatile Random-access Read-write memory (RAM) memory Read-only memory (ROM) Read-only memory Programmable ROM (PROM) Erasable PROM (EPROM) Electrically Erasable PROM (EEPROM) Flash memory Read-mostly memory Masks Not possible UV light. block-level Nonvolatile .MEMORI SEMIKONDUKTOR Memory Type Category Erasure Electrically. chiplevel Electrically Electrically.

ORGANISASI INTERNAL MEMORY (RAM) Interface CPU dan Main Memory .

ORGANISASI INTERNAL MEMORY Organisasi internal chip memori .

ORGANISASI INTERNAL MEMORY Contoh Kasus :  A 16Mbit chip can be organised as 1M of 16 bit words  A bit per chip system has 16 lots of 1Mbit chip with bit 1 of each word in chip 1 and so on  A 16Mbit chip can be organised as a 2048 x 2048 x 4bit array  Reduces number of address pins Multiplex row address and column address 11  11 pins to address (2 =2048)  .

ORGANISASI INTERNAL MEMORY .

supplied during write operation CE(chip en) : dapat berupa lebih dari satu chip memori (a) 8Mbit EPROM .CHIP PACKAGING Keterangan : A0 – A19 : Address lines D0-D7 : Data lines Vss : Ground pin Vcc : power supply Vpp : program voltage.

CHIP PACKAGING Keterangan : A0 – A10 : Address lines D1-D4 : Data lines Vss : Ground pin Vcc : power supply Vpp : program voltage. supplied during write operation WE : Write Enable OE : Output Enable RAS : Row Address Select CAS : Column Address Select NC : No Connect (NC pin tambahan agar total pin berjumlah genap) (b) 16 Mbit DRAM .

TIPE EKSTERNAL MEMORI  Magnetic Disk   RAID Removable  Optical CD-ROM  CD-Recordable (CD-R)  CD-R/W  DVD   Magnetic Tape .

Memperbaiki keseragaman permukaan sehingga meningkatkan ketahanan (reliability) disk . karena beberapa alasan : . floppy disk .DISK MAGNETIK  Disk magnetik merupakan memori eksternal yang terbuat dari satu atau lebih piringan yang terbuat dari bahan nonmagnetik (yang disebut substrat) dan dilapisi oleh bahan magnetik • Awalnya digunakan bahan alumanium ataupun campuran aluminium sebagai substrat • Dewasa ini digunakan bahan kaca sebagai substrat. removable disk.Mengurangi kerusakan permukaan yang berakibat menurunnya error proses READ/WRITE. dll • Contoh disk magnetik : Harddisk.

3.000 RPM   Track Merupakan cincin-cincin konsentris  Dibagi menjadi sektor-sektor   Silinder   Track sama pada tiap platter Lengan (arm) bergerak bersama  Operasi : Mencari : pindahkan arm ke track  Read/Write : tunggu hingga sektor berada di bawah head kemudian transfer data  .000 – 15.DISK MAGNETIK Geometri Harddisk :  Platter Two-sided magnetic material  1-16 per drive.

DISK MAGNETIK Layout disk data .

DISK MAGNETIK Mekanisme perpindahan head .

04 ms  Effective BW here is about 170 KB/sec .12 ms (15000 to 5400 RPM)  Latensi rata-rata = ½ x waktu rotasi Access time = Seek + Latency Transfer Rate  approx 40-380 MB/sec (aka bandwidth) Contoh : Transfer of 1 Kbyte  Seek (4 ms) + rotational latency (2ms) + transfer (40 μsec) = 6.PERFORMANSI DISK DRIVE      Seek time : pergerakan head ke track yang benar  Position heads over a cylinder : 1-25 ms Rotasional (latency) : menunggu Waiting for data to rotate under head  Menunggu sektor untuk berotasi ke bawah head  Rotasi penuh : 4 .

PEWAKTUAN TRANSFER DISK I/O .

FORMAT DISK Write all sector addresses  Write and read back various data patterns on all sectors  Test all sectors  Identify bad blocks  Bad block  Any sector that does not reliably return the data that was written to it!  .

PENANGANAN BAD SEKTOR a) b) c) A disk track with a bad sector Substituting a spare for the bad sector Shifting all the sectors to bypass the bad one .

Umumnya menggunakan 6 level . RAID merupakan kumpulan disk drive yang dibaca oleh Operating System (OS) sebagai sebuah drive logik. 2.RAID (REDUNDANT ARRAYS OF INDEPENDENT DISKS)    Karakteristik umum RAID : 1. Data disebarkan sepanjang drive fisik dalam bentuk array Ide : Menggunakan banyak disk secara paralel untuk meningkatkan bandwidth penyimpanan dan meningkatkan reliability.

not ECC RAID level 4 : Level 0 with parity block RAID level 5 : Level 4 with distributed parity blocks RAID level 10 : Striping plus mirroring .LEVEL RAID        RAID level 0 : non-redundant striping of blocks across disk RAID level 1 : simple mirroring RAID level 2 : striping of bytes or bits with ECC RAID level 3 : Level 2 with parity.

RAID 0 stripe 0 stripe 4 stripe 8 stripe 1 stripe 5 stripe 9 stripe 2 stripe 6 stripe 10 stripe 3 stripe 7 stripe 11    Setiap stripe terdiri atas satu atau lebih blok Kelebihan :  Meningkatkan kecepatan Kelemahan :  Tidak memiliki redundant .

RAID 1 stripe 0 stripe 4 stripe 8 stripe 1 stripe 5 stripe 9 stripe 2 stripe 3 stripe 6 stripe 7 stripe 10 stripe 11 stripe 0 stripe 4 stripe 8 stripe 1 stripe 5 stripe 9 stripe 2 stripe 3 stripe 6 stripe 7 stripe 10 stripe 11    Setiap stripe ditulis dua kali pada disk yang berbeda Kelebihan :  Recovery lebih mudah Kelemahan :  Mahal .

RAID 2 stripe 0 stripe 4 stripe 8 stripe 1 stripe 5 stripe 9 stripe 2 stripe 3 stripe 6 stripe 7 stripe 10 stripe 11 stripe 0 stripe 4 stripe 8 stripe 1 stripe 5 stripe 9 stripe 2 stripe 3 stripe 6 stripe 7 stripe 10 stripe 11    Setiap stripe ditulis dua kali pada disk yang berbeda Kelebihan :  Recovery lebih mudah Kelemahan :  Mahal .

RAID 2 DAN 3    Membutuhkan sinkronisasi antar disk Hanya digunakan kalangan akademik Kelemahan :  Mahal .

RAID 4 stripe 0 stripe 4 stripe 8 stripe 1 stripe 5 stripe 9 stripe 2 stripe 6 stripe 10 stripe 3 stripe 7 stripe 11 parity 0-3 parity 4-7 parity 8-11    Setiap disk beroperasi secara independen Baik digunakan untuk high I/O request rate Bit parity disimpan dalam parity disk .

hanya bit pariti tersebar pada tiap disk .RAID 5 stripe 0 stripe 4 stripe 8 stripe 12  stripe 1 stripe 5 stripe 9 stripe 2 stripe 6 stripe 3 parity 0-3 stripe 7 stripe 11 stripe 15 parity 4-7 stripe 10 stripe 14 parity 8-11 stripe 13 parity 12-15 Sebagian besar serupa dengan RAID 4.

RAID SUMMARY .

dapat ditulis beberapa kali dan hanya menggunakan one-sided disk. DVD-RW(DVD-ReWritable)   Serupa dengan DVD-ROM.OPTICAL DISK Produk-produk optical disk :  DVD (Digital Video Disk) Merupakan teknologi penyimpanan video digital dan terkompresi juga untuk menyimpan data digital lainnya.  Kapasitas double-sided diatas 17 Gb.  DVD bersifat Read-Only (DVD-ROM) DVD-R (DVD-Recordable)    Serupa dengan DVD-ROM.  Menggunakan disk 8 atau 12 cm. . dapat ditulis sekali dan hanya menggunakan one-sided disk.

VIRTUAL MEMORY .

2. Virtual memory of process on disk Map (translate) virtual address to real 3. Real memory of system .PERMASALAHAN TEKNIK MANAGEMEN MEMORY 1. Ukuran suatu peoses dibatasi ukuran fisik memori. Memori ditempati oleh bagian program yang tidak digunakan selama program running (Contoh : beberapa subroutine mungkin tidak diakses). Tidak digunakannya memori karena fragmentasi.

. alamat VM dipetakan ke alamat memori sebenarnya.VIRTUAL MEMORY  VM hanya berupa konsep  Diterapkan pada disk  Ukuran VM tidak terbatas (biasanya > memori sebenarnya)  Ketika sebuah proses dieksekusi.

PAGING VS SEGMENTASI Page VM  Memori dibagi menjadi ukuran page yang fix  Setiap page memiliki alamat memori fisik tersendiri  Segmentasi VM  Memori dibagi menjadi segmen dengan panjang bervariasi  Setiap segmen memiliki alamat memori fisik + panjang  Code Data Paging Segmentasi .

TERIMA KASIH !!!!! .