Anda di halaman 1dari 5

Neuritis Perifer

Yaitu terjadinya peradangan/ inflamasi atau kerusakkan/degenerasi dari saraf tepi/perifer.

http://obat.name/neuritis-perifer

Neuritis Perifer (Rasa Kesemutan Yang Sangat) Arieniati Senin, 22 Rabiul Awwal 1431 H / 8 Maret 2010 07:31 WIB
Assalamualaikum wr. wb.

Amat

Pak ustad, ibu saya kurang lebih 2 bulan terakhir ini sering mengeluh kesemutan di bagian kedua tangannya sampai terasa nyeri sekali dan kadang tidak terasa jika memegang sesuatu ditangannya. Setahu saya ibu mengidap neuritis perifer (menurut medis). Ibu saya sudah mencoba minum obat/lebih sering jamu tradisional semacam obat Cina dan jamu Jawa, tetapi belum pernah check-up dokter. Seandainya tidak perlu check-up ke dokter ada solusi/obat lainnya? Karena cenderung memilih jamu daripada obat-obatan. Terima kasih. Wassalamualaikum wr. wb. Assalamualaikum Wr. Wb. Neuritis perifer adalah sensasi rasa baal atau kesemutan atau rasa terbakar atau ditusuktusuk (tingling) yang biasanya terjadi pada tangan atau kaki. Sensasi rasa tersebut bisa menyebar dari atas ke bawah atau sebaliknya. Kulit menjadi sensitif, sehingga sentuhan ringanpun dapat menimbulkan rasa nyeri. Penyebab dari gangguan ini ada beberapa hal, antara lain karena gangguan sisitem imun (autoimun), diabetes militus (kencing manis), uremia (kadar ureum darah tinggi), akromegali (pertumbuhan tulang berlebihan), kanker, infeksi, kekurangan vitamin terutama vitamin B komplek, adanya penekanan atau trauma pada saraf. Tentunya untuk mengobati secara tuntas dibutuhkan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui penyebabnya. Karena penangananya pasti berbeda antara satu penyebab dengan lainya, meskipun keluhannya sama. Untuk itu, alangkah baiknya ibu Sdr diperiksakan ke dokter terdekat. Wallahualam bisshowab.

Wassalamualaykum wr. wb.


http://www.eramuslim.com/konsultasi/sehat/neuritis-perifer-rasa-kesemutan-yang-amatsangat.htm#.UOKQZuRg8gU
Neuritis Perifer yaitu terjadinya peradangan/ inflamasi atau kerusakkan/degenerasi dari saraf tepi/perifer. Hal ini dapat terjadi local (setempat) ataupun secara luas (polyneuritis), dapat menimbulkan kelemahan otot-otot yang dipersarafi, hilangnya rasa raba/sensibilitas dan kadang dapat disertai terjadinya perubahan tropic dengan disertai rasa nyeri hebat. Penyebab penyakit ini: 1. Infeksi: seperti penyakit kusta, dsb. 2. Kelainan metabolisme: kencing manis, anemia pernisiosa, dsb. 3. Penyakit defisiensi: peminum alcohol/ alkoholisme, kurang gizi, kurang vitamin, dsb. 4. Keracunan: logam berat (timbal, air raksa, arsen), obat-obatan (INH, Penisilin, Sulfadiazine). 5. Penyakit jaringan ikat kolagen: periarteritis, lupus erythematosus, dsb. Gejala-gejala klinis yang ditemukan: 1. Kelemahan otot-otot. 2. Kehilangan rasa raba atau sensibilitas berkurang. 3. Rasa nyeri. 4. Keadaan lanjut sering disertai dengan kontraktur atau cacat. Penatalaksanaan Neuritis Perifer: Tujuan terapi yang diberikan adalah: 1. Berusaha menghilangkan penyebabnya. 2. Menghilangkan rasa nyeri. 3. Berusaha mengembalikan rasa sensibilitas seoptimal mungkin. 4. Mencegah atau mengkoreksi adanya kontraktur atau kecacatan.

Rehabilitasi Medik pada penderita Neuritis Perifer: 1. Fisioterapi: - Bila ada rasa nyeri dapat diberikan terapi panas berupa: Infra red, paraffin bath, SWW atau MWD. - Untuk mengembalikan rasa sensibilitas dapat diberikan kontras bath (merendam tangan dan kaki secara bergantian dalam air dingin dan hangat). - Faradisasi jika terdapat kelemahan otot. - Exercise: Latihan peningkatan lingkup gerak sendi, peregangan, dan penguatan otot-otot yang lemah. 2. Okupasi Terapi: - Latihan peningkatan aktifitas kegiatan sehari-hari. - Latihan peningkatan sensibilitas: dengan meremas-remas pasir, beras atau pasien disuruh meraba potongan kertas amplas dimulai dengan amplas kasar sampai yang halus. - Latihan untuk perbaikan fungsi. 3. Ortotik Prostetik: Bila perlu dapat diberikan alat bantu berupa: tongkat, splint, sepatu koreksi, bracing. 4. Psikologi: Berupa psikoterapi dan support mental karena penyakit ini merupakan penyakit kronis, sehingga pasien sering dibuat frustrasi oleh penyakitnya. Demikian yang dapat Kami jelaskan sekilas tentang penyakit Neuritis Perifer yang dapat menyebabkan timbulnya rasa kebas-kebas dan kelemahan pada tangan atau kaki. Semoga dapat bermanfaat bagi Anda dan pembaca sekalian. Untuk konsultasi lebih lanjut dapat menghubungi Kami. Team Pengasuh Sumber : Pontianak Post Online
Neuritis adalah peradangan urat syaraf karena adanya kerusakan pada syaraf tersebut atau karena gangguan metabolisme maupun keracunan. Neuritis terjadi karena zat asam uric

(urid acid) menjadi kristal-kristal yang menimbulkan rasa yang sangat nyeri. daging adalah salah satu faktor penyebab timbulnya neuritis. menu makanan sehat yang mengandung vitamin akan membantu peyembuhan penderita.

http://guskur17.wordpress.com/2009/01/14/neuritis-radang-urat-syaraf/
Neuropati perifer menjelaskan kerusakan sistem saraf tepi yang mengirimkan informasi dari otak dan sumsum tulang untuk setiap bagian dari tubuh. Lebih dari 100 jenis neuropati perifer telah diidentifikasi, masing-masing dengan karakteristik mengatur sendiri gejala, pola pembangunan, dan prognosis. Gangguan fungsi dan gejala tergantung pada jenis saraf - motor, indera, atau otonom--yang rusak. Beberapa orang mungkin mengalami sementara mati rasa, kesemutan, dan pricking sensasi, kepekaan terhadap sentuhan, atau kelemahan otot. Orang lain mungkin menderita gejala ekstrim yang lebih, termasuk pembakaran sakit (terutama pada malam hari), membuang-buang otot, kelumpuhan atau organ atau kelenjar disfungsi. Neuropati perifer mungkin baik mewarisi atau diperoleh. Penyebab dari Neuropati perifer yang diperoleh termasuk cedera fisik (trauma) saraf, tumor, racun, autoimun responses, kekurangan gizi, alkoholisme dan gangguan pembuluh darah dan metabolisme. Memperoleh neuropati perifer disebabkan oleh penyakit sistemik, trauma dari agen eksternal, atau infeksi atau gangguan autoimun yang mempengaruhi jaringan saraf. Bentuk-bentuk warisan neuropati perifer yang disebabkan oleh kesalahan bawaan dalam kode genetik atau oleh mutasi genetika yang baru. Tidak ada pengobatan ada bahwa dapat menyembuhkan warisan neuropati perifer. Namun, ada terapi untuk banyak bentuk-bentuk lain. Secara umum, pengadopsian kebiasaan yang sehat--seperti menjaga berat badan optimal, menghindari paparan racun, mengikuti program latihan yang diawasi dokter, makan makanan yang seimbang, mengoreksi vitamin kekurangan, dan membatasi atau menghindari konsumsi alkohol--dapat mengurangi efek fisik dan emosional neuropati perifer. Penyakit sistemik yang sering memerlukan perawatan yang lebih kompleks. Di neuropati akut, seperti Guillain-Barr syndrome, gejala muncul tiba-tiba, kemajuan pesat, dan menyelesaikan perlahan-lahan seperti rusak saraf menyembuhkan. Dalam bentuk yang kronis, gejala mulai halus dan berlangsung perlahan-lahan. Beberapa orang mungkin memiliki periode lega diikuti oleh kambuh. Orang lain dapat mencapai dataran tinggi tahap di mana gejala tetap sama untuk banyak bulan atau tahun. Beberapa kronis neuropati memburuk dari waktu ke waktu, tapi sangat sedikit bentuk berakibat fatal kecuali rumit oleh penyakit lainnya. Kadang-kadang neuropati merupakan gejala gangguan lain

http://www.news-medical.net/health/What-is-Peripheral-Neuropathy-(Indonesian).aspx

Definisi:Sistem Saraf Perifer


Sistem saraf perifer adalah bagian dari sistem saraf yang terdiri dari sel-sel yang membawa informasi ke (sel saraf sensorik) dan dari (sel saraf motorik) sistem saraf pusat (SSP). Sel-sel sistem saraf sensorik mengirim informasi ke SSP dari organ-organ internal atau dari rangsangan eksternal. Sel-sel sistem saraf motorik membawa informasi dari SSP ke organ, otot, dan kelenjar. Saraf perifer meliputi 12 saraf kranial, saraf tulang belakang, dan saraf otonom yang mengatur otot jantung, otot-otot di dinding pembuluh darah, dan kelenjar. Istilah yang mungkin terkait dengan Sistem Saraf Perifer : Sistem Saraf Sistem Saraf Simpatik Sistem Saraf Parasimpatik Neurologi Sistem Saraf Otonom

http://kamuskesehatan.com/arti/sistem-saraf-perifer/