Anda di halaman 1dari 41

DNA

dr. Dewi Rosmana T

GENOM & Strukturnya

Nukleus sel manusia terdapat 30 000 40 000 gen. Satu set dari gen-gen ini disebut GENOM. Deoxyribonucleic acid (DNA) berbentuk koil dari benang dan berasosiasi dg molekul protein Dikemas ke dlm struktur yg disebut kromosom Satu paket DNA yg berbentuk coil Manusia mempunyai 23 pasang kromosom Bertempat di Nukleus sel

Kromosom

Struktur Kromosom
Kromosom terdiri atas satu rantai DNA yg panjang Satu kromosom panjangnya 0.004 mm Panjang DNA 4 cm, shg 10 000 X lebih panjang
Untuk bisa fit DNA membentuk coil

Struktur Kromosom
Kromosom terdiri atas 2 bahan kimia utama :
Asam Nukleat (DNA) Protein

Bagian kromosom yg mana yg membawa bahan genetik?


Hingga abad ke 20 dipercaya protein sbg pembawa bahan genetik, karena protein ditemukan di banyak proses-proses seluler yang lain

Banyak eksperiment membuktikan bahwa DNA sebagai bahan genetik


Fred Griffith & Oswald Avery : Bakteri dapat berubah dari yg avirulen menjadi virulen (transformasi) dg cara mengisolasi & memurnikan bahan dari bakteri yang disebutnya DNA

Fred Griffith & Oswald Avery

Diagram: Griffith and Averys Experiment

Hershey dan Chase

Bekerja dengan Bacteriophages


Virus yg menginfeksi bacteria Virus terdiri atas
Protein Asam nukleat

Bukti lain : DNA adalah Materi Genetik


DNA menjadi dobel menjelang mitosis dan di belah sama ke sel anakan Erwin Chargaff menganalisa DNA dari berbagai organisme yg berbeda dan didapatkan bahwa komposisi DNA bervariasi antar spesies.
Chargaff juga menemukan Chargaffs rules
A-T; C-G Chargaffs rules belum dimengerti hingga Watson and Crick menemukan the double helix structure of DNA

DNA sebagai materi genetik


Memenuhi 2 syarat utama: 1.Fungsi genotipe atau replikasi Mampu menyimpan informasi genetik dan mewariskan informasi ini secara tepat dari generasi ke generasi. 2. Fungsi fenotipe atau ekspresi gen Mampu mengendalikan perkembangan fenotipe organisme (mengarahkan pertumbuhan dan diferensiasi).

GEN

Kode yg terbuat dari pasangan2 basa dlm molekul DNA. Setiap molekul DNA terdapat banyak gen Sebagai dasar dari sifat baka

ASAM NUKLEAT
DNA (Deoxiribose Nucleic Acid). RNA (Ribose Nucleic Acid). Setiap asam nukleat terdiri dari unitunit NUKLEOTIDA

Struktur Kimiawi DNA


DNA adalah Asam Nukleat Asam Nukleat adalah POLYMERS MONOMERS yang membentuk asam nukleat polymers adalah NUKLEOTIDA.

Struktur Nukleotida
Setiap Nukleotida terdiri 3 bagian
Gula Basa Nitrogen Grup Fosfat

Dari ke 3 bagian Nukleotida, Fosfat & gula selalu sama, yang berbeda hanya BASA NITROGEN

NUKLEOTIDA
Setiap "NUKLEOTIDA" TERDIRI DARI: - Satu molekul gula (dalam hal ini adalah "deoksiribosa" atau "ribosa"). - Satu molekul fosfat. - Satu molekul basa nitrogen

DNA

RNA

BASA NITROGEN
Terdiri dari 2 grup Purin lebih besar (2 cincin) dari pada Pirimidin (1 cincin)
Pyrimidines
Cytosine Thymine Uracil

Purines
Adenine Guanine

GULA
5 Karbon gula (disebut Gula pentosa)
Gula DNA : deoksribosa Gula RNA : Ribosa

Ada atom Oksigen yang tampak jelas di deoksiribosa Karbon berada pd cincin dg kode 5 menunjukkan posisinya.

Grup Fosfat
Grup fosfat selalu menempel pada C ke 5

Rangkaian Nukleotida membentuk DNA


Hubungan antar nukleotida melalui ikatan covalent Jenis ikatan covalent : ikatan fosfodiester Ikatan-ikatan yg terbentuk antara gula dari satu nukleotida dg grup fosfat di nukleotida yg lain di satu rangkaian

Rangkaian Nukleotida membentuk DNA


Gula dan fosfat membentuk tulang punggung dari Asam nukleat Rangkaian Basa mungkin bervariasi, tetapi gula-fosfat tetap sama

Double Helix
Molekul DNA terbentuk dari dua molekul polynucleotida yg membentuk spiral Dikenal sebagai double helix.
modelnya pertama kali dibuat oleh JAMES D. WATSON (Amerika Serikat) dan FRANCIS CRICK (Inggris) tahun 1953, diperbaiki modelnya oleh WILKINS.

DNA terdiri dari dua pita yang saling terpilin (Double Stranded DNA = DS-DNA) , dikenal dengan istilah "DOUBLE HELIX" yang modelnya pertama kali dibuat oleh JAMES D. WATSON (Amerika Serikat) dan FRANCIS CRICK (Inggris) tahun 1953, diperbaiki modelnya oleh WILKINS.

Double Helix Structure


Tulang punggung Gula/Fosfat diluar helix Pasangan Basa Nitrogen di dalam helix Ikatan Hydrogen diantara basa-basa memegang ke dua benang DNA

Double Helix Structure


Hanya basa-basa tertentu yg dpt berpasangan satu dg yg lain
Purine + Pyrimidine
Cytosine + Guanine Adenine + Thymine

Adenin selalu berpasangan dengan Timin Guanin selalu berpasangan dengan Citosin

Double Helix Structure


Complementarity
Kedua benang double helix disebut complementary. Artinya : masingmasing dpt diduga pasangan- pasangan yg terbentuk.

Fakta DNA
Setiap sel memiliki 2 m DNA. Rata-rata manusia memiliki 75 trillion sel. Kira-kira DNA seorang manusia cukup untuk ke matahari dari bumi pp 200 kali. DNA memiliki diameter hanya 0.000000002 m.

Jarak bumi matahari 150 miliar m

Pengemasan DNA

DOGMA SENTRAL dalam GENETIKA MOLEKULER

Replikasi DNA
Selama replikasi, pasangan-pasangan basa dapat menjadi templates /cetakan untuk rangkaian DNA yg baru.

Replikasi DNA
Tahap pertama : pemisahan rangkaian DNA

Replikasi DNA
Tahap kedua :
Setiap rangkaian berfungsi sbg cetakan yg dpt menentukan urutan basa berdasarkan komplementari rangkaian

Replikasi DNA
Tahap ketiga :
Nukleotida-nukleotida terhubung sebagai tulang punggung gula /fosfat dari rangkaian baru. Setiap molekul DNA sekarang terdiri atas satu rangkaian lama & satu rangkain yg baru.

REPLIKASI

Replikasi terjadi pada waktu terjadi transmisi informasi genetik dari generasi ke generasi

Replikasi DNA
Setiap molekul DNA yg selesai dlm replikasi memiliki molekul yg identik dg induknya Jenis replikasi dg hasil molekul DNA yg terdiri atas satu rangkaian lama yang lain baru disebut SEMICONSERVATIVE

Model DNA Replication

Perbedaan DNA & RNA


Sifat
Gula
Bentuk normal Basa Purin Basa Pirimidin Jenis/macam Tempat Kadar

DNA
Deoksiribosa
ds (double stranded) Adenin & Guanin Citosin & Timin 1 Nucleus Tetap

RNA
Ribosa
ss (single stranded) Adenin & Guanin Citosin & Urasil 3 (mRNA, tRNA, rRNA) Nucleus, Ribosom & Sitoplasma Berubah tergantung aktifitas sintesis protein

SINTESIS PROTEIN
URUTAN SINTESIS PROTEIN
1. TRANSKRIPSI - ss-DNA digunakan sebagai cetakan (template) membentuk ss-RNA yaitu mRNA yang membawa informasi genetik untuk sintesis protein. 2. FASE INISIASI - mRNA sampai di ribosom dan rRNA mengkode asam amino sesuai dengan informasi genetik yang dibawa mRNA. Kemudian tRNA membawa asam amino yang sesuai ke ribosom. 3. FASE TRANSLASI ~ mRNA sebagai "cetakan" mulai bekerja menterjemahkan kode triplet (kodon) yang sesuaidengan antikodon pada tRNA. 4. FASE ELONGASI ~ mRNA menggabungkan asam amino - asam amino yang sesuai menjadi protein. S. FASE TERMINASI ~ kodon yang berisi "NONSENSE CODE" akan bertindak sebagai terminator (penghentianproses).

TRANSKRIPSI

RNA polymerase mengikat pada tempat tertentu pd DNA, memisahkan kedua untai dobel helix dengan memutus ikatan hidrogen basanya. Salah satu untai DNA digunakan sebagai template untuk mensintesis untai komplementer RNA

TRANSLASI
Terjadi pada ribosom Melibatkan mRNA, tRNA dan rRNA. Pesan yang terkandung dalam gen (DNA) dipindahkan ke mRNA dalam bentuk kodon terdiri dari 3 huruf code. Kodon dikenali oleh antikodon yang terdapat pada tRNA. Setiap molekul tRNA mengikat satu macam asam amino. Urutan kode pada DNA menentukan urutan asam amino pada protein.

SINTESIS PROTEIN

KODE GENETIK