Anda di halaman 1dari 4

Abstrak Teknik anestesi yang dilakukan adalah spinal anestesi dengan tekanan darah terkontrol.

Teknik spinal anestesi (subarakhnoid block) merupakan salah satu jenis anestesi regional. Anestesi regional adalah tindakan anestesi yang dilakukan dengan cara menyuntikkan obat anestesi lokal pada lokasi serat saraf yang menginervasi regio tertentu, yang menyebabkan hambatan konduksi impuls aferen yang bersifat temporer. Key word : Regional anestesi, Spinal anestesi, sectio sesaria Kasus Wanita 22 G1P0A0 tahun dengan tinggi badan 146 datang ke poliklinik kandungan untuk memeriksakan kehamilannya dengan UK 40+3 minggu dari hasil USG di perkirakan berat badan Janin 3200gram dari hasil pemeriksaan pasien di diangnosis dengan primigravida hamil Aterm Belum Dalam persalinan Dengan DKP maka direncanakan SC elektif. Tindakan Anestesi Keadaan pre operatif : Pasien menjalani program puasa 8 jam sebelum operasi dimulai. Keadaan pasien tenang, kooperatif, TD 110/ 80 mmHg, nadi 87 x/menit, dan respirasi 21x/menit Jenis anestesi : Regional anestesi, teknik spinal anestesi Premedikasi : Premedikasi yang diberikan berupa ondansentron 4 mg

sebelum dilakukan induksi anestesi Diskusi Teknik anestesi yang dilakukan adalah spinal anestesi dengan tekanan darah terkontrol. Indikasi dan kontra indikasi dilakukan teknik spinal anestesi (subarakhnoid block) adalah Indikasi - Bedah ekstremitas bawah - Bedah panggul - Tindakkan sekitar rectum dan perineum - Bedah obstetri gynaekologi - Bedah urologi - Bedah abdomen bawah kontra Indikasi Absolut - Pasien menolak Infeksi lokal tempt puncture - Hipovolemia berat / shock - Koagulapati atau dapat antikoagulan Tekanan intra kranil tinggi - Fasilitas resusitasi minim Kontra indikasi Relatif - Infeksi sistemik (sepsis) - Kelainan neurologis - Kelainan psikis Bedah lama - Penyakit jantung Faktor resiko kardiovaskuler: terutama jantung mendapat beban tambahan akibat anestesi : 1. Depresi pernafasan dapat menyebabkan hipoksia dan hiperkapnea sehingga memperberat kerja jantung 2. Efek langsung obat anestesi berupa depresi kontraktilitas miokard, fluktuasi suhu, ventrikuler filling pressure 3. Peningkatan aktivitas saraf autonom 4. Anestesi sub arachnoid atau epidural sampai VT -4 akan menyekat saraf simpatis menyebabkan dilatasi arteri dan vena, bradikardia

dan hipotensi. Induksi anestesi menggunakan bupivakain. Bupivacain merupakan obat anestesi lokal golongan Amida dengan potensi kuat dan durasi sedang. Setelah operasi selesai dilakukan penilaian terhadap derajat blokade motorik dengan bromage scale. Jika skor bromage 2, pasien dapat pindah keruangan. Pada pasien skor bromage 1 sehingga pasien dapat pindah ke ruang rawat Kesimpulan Teknik spinal anestesi (subarakhnoid block) merupakan salah satu jenis anestesi regional. Pada sectio sesaria dan pada kondisi pasien, teknik spinal anestesi merupakan salah satu pilihan. Daftar pustaka 1. Desai,Arjun M.2010. Anestesi Stanford University School of Medicine. Diakses dari: http://emedicine.medcape.com 2. Latief, Said A, Kartini A. Suryadi dan M. Ruswan Dachlan. 2001. Petunjuk Praktis anestesiologi. Bagian anestesiologi dan Terapi Intensif FK-UI: Jakarta. 3. Muhiman. M, Thaib. R, Sunatrio. S, Dahlan. R. 1989. anestesiologi. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia : Jakarta 4. Mangku. G, Senapati. T.G.A. 2000. Buku Ajar Ilmu Dasar anestesi dan Reanimasi. Fakultas Kedokteran Universitas Udayana : Denpasar Penulis Nur Aini

Abd. R Balafif (20060310038), Bagian IlmuAnestesi dan Reanimasi , RSUD Saras Husada Purworejo Jawa Tengah .