Anda di halaman 1dari 12

I D P K D

P K

B W S M

Nasionalisme ismki tingkat 2

Oleh : yusup (Sekretaris wilayah iv ismki 09/10)

ISMKI adalah organisasi mahasiswa kedokteran yang memiliki visi sebagai pemersatu gerakan mahasiswa kedokteran Indonesia. Dua peranan vitalnya adalah sebagai wadah koordinasi dan wadah aspirasi mahasiswa kedokteran. ISMKI merupakan satu-satunya organisasi mahasiswa kedokteran yang diakui oleh Dikti dan IDI, yang tertulis dalam Surat Pengukuhan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi No. 61/SK/Dikti/1989 dan Surat Keterangan Pengurus IDI No. 1772/PB/A.3/03/2006. Keanggotaan ISMKI adalah BEM FK se Indonesia. Kekuasaan tertingginya berada dalam Musyawarah Nasional ISMKI dimana tiap-tiap BEM FK menentukan arah langkah pergerakan mahasiswa kedokteran Indonesia. Oleh karena itu, ISMKI adalah pemerintahan mahasiswa tingkat nasional yang sah secara de facto dan de jure untuk mewakili mahasiswa kedokteran seluruh Indonesia. ISMKI merupakan organisasi overseas yang keberadaannya dimaksudkan untuk menjadi pemersatu pergerakan mahasiswa kedokteran yang ada di Indonesia. Tujuan dan peran ISMKI termaktub dalam AD/ART ISMKI yang ditetapkan pada musyawarah nasional ISMKI setiap tahunnya. Tujuan ISMKI berdasarkan AD/ART adalah 1. Terbinanya Mahasiswa kedokteran sebagai insan akademis menuju terwujudnya dokter yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang maha esa. 2. Mempererat persatuan dan kesatuan mehasiswa kedokteran Indonesia. 3. Terwujudnya kader-kader pemimpin yang memiliki integritas dan idealism yang tinggi sebagai penerus perjuangan bangsa dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur.
SEJARAH DAN LATAR BELAKANG ISMKI PEMBENTUKAN IMKI Ikatan Mahasiswa

Kedokteran

Indonesia

(IMKI)

merupakan

organisasi

mahasiswa kedokteran berskala nasional yang pertama. Pada era pasca 1966, saat mahasiswa kembali ke kampus, tuntutan akan profesionalisme dari lingkuyngan

yang didominasi akan teknokrat semakin meningkat. Hal itu mendorong mahasiswa kedokteran saat itu untuk membentuk suatu wadah yang dapat menyatukan aspirasi mereka dalam rangka peningkatan profesionalisme mahasiswa kedokteran. Selain itu, kepergian beberapa mahasiswa UI (Biran Affandi, Razak, Azrul Azwar, Widiapati dan Ichsan Utama) ke kongres ARMSA (Asian Regional Medical Students Association atau sekarang bernama AMSA) juga turut menjadi pemicu untuk terbentuknya organisasi sejenis di Indonesia. Akhirnya setelah dilakukan konsolidasi antar fakultas-fakultas kedokteran, terbentuklah organisasi IMKI melalui deklarasi Cimacan pada tahun 1969, dengan ketua terpilih Biran Affandi. Pada awaal pembentukannya, keanggotaan IMKI adalah keanggotaan personal dan bukan keanggotaan senat mahasiswa. Pada periode awal, kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh IMKI antara lain adalah melakukan pertukaran mahasiswa kedokteran dengan Jerman dan membina kerjasama dengan ARMSA. Salah satu hal yang perlu dicatat adalah diselenggarakannya rapat kerja IMKI yang pertama di Bali pada tahun 1970. Waktu itu, salah satu keputusan yang diambil adalah menetapkan penyelenggaraan Munas I IMKI di Makassar pada tahun 1971 dengan Steering Committee Syafri Guricci dari Universitas Hasanuddin. MUSYAWARAH NASIONAL IMKI Munas IMKI di Makassar pada tahun 1971 dilaksanakan di sebuah pulau tidak jauh dari kota Makasar bernama Pulau Kayangan. Waktu itu terjadi persaingan cukup ketat antara delegasi dari UI (Fahmi Alatas, Hariman Siregar, Umar Fahmi) delegasi dari UNDIP (Satoto), dan delegasi dari USU (Aslim Sihotang) untuk menjadi ketua umum. Akhirnya terpilih Aslim Sihotang sebagai ketua umum, Sfari Gucci sebagai wakil ketua dan Hariman Siregar sebagai sekretaris. Disebabkan oleh hambatan jarak dan komunikasi, pada periode ini peran sekretaris menjadi cukup dominan. Mengikuti angin depolitisasi kampus, Hariman Siregar berhasil menghimpun organisasi-organisasi pofesi sejenis (Ikatan Mahasiswa Hukum, Ikatan Mahasiswa Teknik, dll) dalam suatu wadah guna mengimbangi keberadaan dewan mahasiswa. Kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan IMKI pada periode ini antara lain mengirim delegasi untuk menghadiri World University of Medical Students di India pada tahun 1972 yaitu pertemuan mahasiswa kedokteran seluruh dunia yang dihadiri delegasi

dari berbagai negara Peristiwa Malari yang melibatkan Hariman Siregar menyebabkan vakumnya dewan mahasiswa yang disertai kevakuman IMKI. Untuk mengembalikan arah kebijakan organisasi mahasiswa yang sebelumnya telah terpotisir, Dirjen DIKTI megeluarkan konsep NKK (Normalisasi Kebijakan Kampus). Salah satu perwujudan konsep tersebut adalah pembentukan ISMS (Ikatan Senat Mahasiswa Sejenis). Konsep tersebut menimbulkan banyak kontroversi di kalangan mahasiswa. PEMBENTUKAN ISMKI Pemerintah melalui Dr. Abdul Gafur mencoba mengadakan pendekatan kepada Senat Mahasiswa Fakultas Kedokteran untuk ikut mendukung penerapan konsep NKK dengan membentuk Ikatan Senat Mhasiswa Kedokteran Indonesia. Respon yang pertama datang dari Senat Mahasiswa UNHAS. Pra MUNAS ISMKI I dilaksanakan antarpeserta di Makasar hadir. yang Pada diwarnai awalnya berbagai sebagian pertentangan besar peserta pendapat menolak yang

pembentukan ISMKI dan bersikeras untuk mempertahankan IMKI. Akhirnya setelah dilakukan lobi-lobi dan pendekatan disepakati akan dilaksanakan Munas ISMKI I di Makasar pada bulan September 1981. ISMKI dideklarasikan di Makasar pada tanggal 20 September 1981.

KEANGGOTAAN
Keanggotaan terdiri dari lembaga eksekutif mahasiswa kedokteran di perguruan tinggi yang ada di seluruh Indonesia. Terdiri dari anggota tetap dan anggota muda, anggota tetap adalah anggota yang telah di sahkan dan ditetapkan di dalam Musyawarah Nasional ( MUNAS ) ISMKI sedangkan anggota muda adalah lembaga eksekutif mahasiswa kedokteran yang telah memenuhi syarat keanggotaan dan disahkan oleh sekretaris wilayah setempat. Setiap lembaga eksekutif mahasiswa kedokteran yang akan menjadi anggota tetap harus mengajukan permohonan tertulis kepada sekretaris jenderal ISMKI yang isinya kesediaan mengikuti dan menjalankan AD/ART serta peraturan lainnya untuk kemudian direkomendasikan pada waktu MUNAS ISMKI berikutnya untuk di sahkan dan ditetapkan peserta Munas.

Saat ini tercatat jumlah anggota tetap adalah 62 fakultas kedokteran dan anggota muda adalah 8 fakultas kedokteran yang tersebar dalam 4 wilayah di seluruh Indonesia. Adapun anggota tetap dan anggota muda ISMKI adalah sebagai berikut :

Wilayah 1 ( Sumatera ) 1. FK Universitas Syiah Kuala Banda Aceh ( FK UNSYIAH ) 2. FK Universitas Andalas Padang ( FK UNAND ) 3. FK Univesitas Baiturrahman Padang ( FK UNBRAH ) 4. FK Universitas Sumatera Utara Medan ( FK USU ) 5. FK Universitas Islam Sumatera Utara ( FK UISU ) 6. FK Universitas Sriwijaya Palembang ( FK UNSRI ) 7. FK Universitas Malahayati Lampung ( FK MALAHAYATI ) 8. FK Universitas Abulyatama (UNAYA) 9. FK Universitas Lampung (UNILA) 10. FK Universitas Riau (UNRI) 11. FK Universitas Methodist Indonesia 12. FK Universitas Jambi (UNJA) Wilayah 2 ( DKI Jakarta dan Jawa Barat ) 1. FK Universitas Indonesia ( FK UI ) 2. FK Universitas Trisakti ( FK USAKTI ) 3. FK Universitas Yarsi 4. FK Universitas Tarumanagara ( FK UNTAR ) 5. FK Universitas Krida Wacana ( FK UKRIDA ) 6. FK Universitas Kristen Indonesia ( FK UKI ) 7. FK Universitas Pembangunan Nasional Veteran ( FK UPN ) 8. FK Universitas Katolik Atmajaya 9. FK Universitas Padjadjaran Bandung ( FK UNPAD ) 10. FK Universitas Jenderal Ahmad Yani Cimahi ( FK UNJANI ) 11. FK Universitas Kristen Maranatha 12. FK Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) 13. FK Universitas Pelita Harapan (UPH) 14. FK Universitas Islam Negeri Syarif hidayatullah (UIN) 15. FK Universitas Islam Bandung (UNISBA) 16. FK Universitas Tanjungpura (UNTAN) Wilayah 3 ( Jawa Tengah, DIY dan Kalimantan ) 1. FK Universitas Diponegoro ( FK UNDIP ) 2. FK Universitas Gajah Mada ( FK UGM )

3. FK Universitas Islam Sultan Agung ( FK UNISSULA ) 4. FK Universitas Negeri Sebelas Maret ( FK UNS ) 5. FK Universitas Muhammadiyah Jogjakarta ( FK UMY ) 6. FK Universitas Islam Indonesia ( FK UII ) 7. FK Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) 8. FK Universitas Lambung Mangkurat ( FK UNLAM ) 9. FK Universitas Mulawarman (UNMUL) 10. FK universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Wilayah 4 ( Jawa Timur, Sulawesi, Bali, NTB, dan Papua ) 1. FK Universitas Brawijaya (UB) 2. FK Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) 3. FK Universitas Islam Malang (UNISMA) 4. FK Universitas Airlangga (UNAIR) 5. FK Universiata Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) 6. FK Universitas Hang Tuah (UHT) 7. FK Universitas Jember (UNEJ) 8. FK Universitas Udayana (UNUD) 9. FK Universitas Mataram (UNRAM) 10. FK Universitas Al Azhar (UNIZAR) 11. FK Universitas Hasanudin (UNHAS) 12. FK Universitas Muslim Indoesnia (UMI) 13. FK Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH) 14. FK Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) 15. FK Universitas Cendrawasih (UNCEN) 16. FK Universitas Tadulako (UNTAD) 17. FK Universitas Warmadewa Denpasar (UNWAR anggota muda)

Periode 2009-2010 BANTI RANGER Komitmen, Satu Hati, Untuk Bangsa VISI
Menjadikan ISMKI Wilayah IV sebagai Wadah Pergerakan Mahasiswa Kedokteran di wilayah IV yang berkesinambungan dan berasaskan kepada nilai religius, profesionalisme, keilmuan, dan kekeluargaan dengan optimalisasi fungsi sebagai satelit informasi dan komunikasi.

ISMKI wilayah iv

MISI

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Mewujudkan pergerakan ISMKI wil IV yang kritis, solutif, dan inovatif Revitalisasi peran pengurus sebagai inisiator pergerakan mahasiswa kedokteran di Optimalisasi sistem kaderisasi dengan evaluasi, kritisi, dan inovasi. Membangun semangat integrasi antar institusi terkait sebagai salah satu modal dasar Memberdayakan potensi yang dimiliki tiap institusi sehingga dapat memberikan Menjalin interaksi dan kerjasama yang efektif antar institusi dengan semangat Meningkatkan fungsi koordinasi antara wilayah dan nasional untuk melaksanakan Menampung aspirasi dan meningkatkan rasa kepemilikan pada masing-masing Membudayakan nilai religius dalam setiap kegiatan yang dilakukan ISMKI wil. IV

institusi yang tergabung dalam ISMKI Wil. IV

legitimasi ISMKI Wil. IV kontribusi bagi institusi-institusi lainnya yang tergabung dalam ISMKI WIL. IV kekeluargaan sebagai upaya optimalisasi kerja ISMKI Wil. IV program kerja yang sinergis institusi yang tergabung dalam ISMKI wil. IV 10. Meningkatkan peran mahasiswa kedokteran dalam upaya pengamalan Tri Darma Perguruan Tinggi dengan memberikan kontribusi yang nyata 11. Mewujudkan sistem alur informasi dan komunikasi yang efektif dan selektif serta berkesinambungan antar institusi yang tergabung dalam ISMKI wil. IV

Institusi anggota ISMKI di Wilayah IV ( Jawa Timur, Sulawesi, Bali, NTB, dan Papua ) 1. FK Universitas Brawijaya (UB) 2. FK Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) 3. FK Universitas Islam Malang (UNISMA) 4. FK Universitas Airlangga (UNAIR/UA) 5. FK Universiata Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) 6. FK Universitas Hang Tuah (UHT) 7. FK Universitas Jember (UNEJ) 8. FK Universitas Udayana (UNUD) 9. FK Universitas Mataram (UNRAM) 10. FK Universitas Al Azhar (UNIZAR) 11. FK Universitas Hasanudin (UNHAS/UH) 12. FK Universitas Muslim Indoesnia (UMI) 13. FK Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH) 14. FK Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT)

15. FK Universitas Cendrawasih (UNCEN) 16. FK Universitas Tadulako (UNTAD) Anggota Muda FK Universitas Warmadewa

Pengurus Harian Wilayah IV Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia


ISMKI Lebih dekatISMKI milik kita semua Sekwil Wasekwil Bendahara : Yusup (UB) : Arya Giri Prebawa (UNUD) : Desi Dwi RNS (UH)

Bidang Kastrat Sekbid Staf : Muhammad Sutami (UMM) : 1. Nur Amelia Bachtiar (UH) 2. Yeremia PMR (UB) Divisi Pendpro 1. Editia Subihardi (UNRAM) 2. Wanda (UNISMA) 3. Annisa (UMM) 4. Andra (UA) Bidang Pengmas Sekbid Staf : Raras (UNEJ) : 1. Dicky P. (UHT) 2. Lucky Tiya (UNEJ) 3. Beny (UMM)

Bidang KIK Sekbid Staf : Rosadi Anshory (UNISMUH) : 1. Silvi (UNISMA) 2. Vivi (UNISMA) 3. Saleh (UA) Bidang PSDM Sekbid Staf : Makhyan Jibril Al farabi (UB) : 1. Fauzul Azim (UMI) 2. Firdaus (UH) 3. Desi (UNUD) Bidang Danus Sekbid Staf : Linda Tri Wulandari (UB) : 1. Ayu Yesi (UB) 2. Andrian Firdaus (UB) 3. Utami Handayani (UNUD) 4. Nandya Putu Krisna Putri (UNUD)

Banti Ranger Komitmen, Satu hati, Untuk Bangsa

Struktur Pengurus Harian Wilayah IV ISMKI


Berbasis Kekuatan Intitusi

Musyawarah Wilayah
Kekuasaan tertinggi yang ada di tingkat wilayah adalah musyawarah wilayah. Dilaksanakan sekali dalam satu periode kepengurusan. Adapun tugas dan wewenang Musyawarah Wilayah adalah: a. Mengevaluasi untuk kemudian menetapkan menerima atau menolak pertanggungjawaban Sekretaris Wilayah. b. Memilih dan menetapkan Sekretaris Wilayah periode berikutnya. c. Menetapkan waktu dan tempat penyelenggaraan Musyawarah wilayah berikutnya. d. Menyelesaikan masalah-masalah yang diamanahkan kepada musyawarah wilayah. e. Menetapkan besar dan waktu pembayaran iuran anggota wilayah.

Proker
Program kerja dirancang dan disusun dalam Musyawarah Kerja Wilayah. Dalam menyusun proker hendaknya disesuiakan dengan target dan tujuan ISMKI. Ada beberapa bentuk proker, diantaranya : a. Proker Tematik Adalah proker yang dilaksanakan oleh semua institusi anggota ISMKI yang dilaksanakan di tempat masing-masing institusi. Kegiatan ini meliputi peringatan harihari penting yang berkaitan dengan dunia kedokteran ataupun kemanusiaan. Contoh : Hari gizi nasional, hari tanpa tembakau sedunia, dll. b. Proker Bidang Adalah proker yang dibuat dan dilaksanakan oleh masing-masing bidang. Disesuaikan dengan kebutuhan bidang dan institusi. Contoh : Jamur Kastrat, Data base PHW, dll.

c. Proker Tender Adalah proker yang dilaksanakan dengan menunjuk salah satu atau beberapa anggota ISMKI sebagai penyelenggara/tuan rumah. Contoh : Baksoswil, LKMM wil, dll.

PROGRAM KERJA
Tender :
1. Sekolah Binaan Waktu Tempat 2. Rakorwil Waktu Tempat 3. LKMM Wilayah Waktu Tempat : 12-16 Juni 2010 : Universitas Brawijaya, Malang : 29-31 Mei 2010 : Universitas Udayana, Denpasar : Maret 2010 : Universitas Jember

4. Kampus Percontohan bebas Rokok Waktu Tempat 5. Baksoswil Waktu Tempat : Juli 2010 : Universitas Brawijaya, Malang : Satu kepengurusan : Universitas Muhammadiyah Makassar

6. Seminar Wilayah Waktu : Juni 2010

Tempat

: Universitas Hang Tuah, Surabaya

7. Muswil-Muskerwil XII Waktu Tempat 8. Diklat Advokasi Waktu Tempat : Agustus 2010 : Universitas Hasanudin : November 2010 : Universitas Muhammadiyah Malang

Non Tender
Untuk semua bidang Staf Magang ISMKI Wilayah IV Kastrat dan divisi pendpro 1. Jamur Kastrat 2. Kajian rutin dan kajian berjenjang 3. Try Out UKDI kerja sama dengan Nas PSDM 4. PSDM Binaan 5. Standardisasi GUIDE KIK 6. Bulletin Satelinfo 7. Database PHW, PHN, INSTITUSI 8. Pengakaran Via Media (WEB, Jejaring sosial, dll) Pengmas 9. Kegiatan tematik HGN, HTTS, HDN, WBD, WAD, Hari Anak Nasional, dll 10. Tanggap bencana membantu PHN untuk galang dana, turun ke TKP,kerja sama dengan lembaga pemerintah. Danus 1. Jaket Wilayah dan Nasional 2. Souvenir

Anda mungkin juga menyukai