Anda di halaman 1dari 4

IRMS-06a-LHR

Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga


Lembar ke dari ..
Nomor Propinsi Nama Propinsi

FORMULIR SURVEI PERHITUNGAN LALU LINTAS (FORMULIR LAPANGAN)


Arah Lalu Lintas, Dari :
GOL. 1 2 3

Nomor Pos Lokasi Pos Kelompok Hitung Periode Tanggal/Bulan/Tahun Wilayah Pengaruh 5b 6a 6b 7a 7b

: : : : : : : :

Ke :
4 5a

Km. ke Km.
7c 8

Waktu
Sepeda motor, sekuter sepeda kumbang dan roda 3 Sedan, jeep dan station wagon Opelet, pick-up-opelet, suburban, combi dan mini bus Pick-up, micro truk dan mobil hantaran Bus kecil Bus besar Truk 2 sumbu (4 roda) Truk 2 sumbu (6 roda) Truk 3 sumbu Truk Gandengan Truk semi trailer Kendaraan tidak bermotor

Petugas : Pengawas :

IRMS-06b-LHR-Lap

Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga

Lembar ke . dari .

FORMULIR HIMPUNAN PERHITUNGAN LALU LINTAS SELAMA 24 JAM (FORMULIR LAPORAN)


Nomor Propinsi Nama Propinsi Nomor Pos Lokasi Pos
Wilayah Pengaruh :

Km. ke Km.
Tgl Bln Thn

Tanggal Arah Lalu Lintas Dari Ke 1 2 3 4 5a 5a 6a 6b 7a 7b 7c 8 Sepeda Motor, Sekuter dan Kendaraan Roda Tiga Sedan, Jeep dan Station Wagon Opelet, Pick-up-opelet, Suburban, Combi dan Mini bus Pick-up, Micro Truk dan Mobil Hantaran Bus Kelompok Hitungan Periode Golongan

Waktu

Jumlah Catatan Pengawas :

Kecil Bus Besar Truk 2 Sumbu 4 Roda Truk 2 Sumbu 6 Roda Truk 3 Sumbu Truk Gandengan Truk Semi Trailer Kendaraan Tidak Bermotor ( _______________)

IRMS-03a-RNI

DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA

LEMBAR KE .......... DARI ........

FORMULIR SURVEI INVENTARISASI JARINGAN JALAN - SAAT INI


PROPINSI NO. NAMA : REFERENSI LOKASI DRP LRP CHN KE PATOK KM RUAS NO. NAMA : DARI PATOK KM KOTA ASAL JARAK . TGL. : . DIKERJAKAN OLEH : NAMA : N.I.P. : TGL / BULAN / TAHUN

LOKASI
STA 0+000 STA3+000 DARI KE

TIPE MEDIAN JALAN


3 4

LAPIS PERMUKAAN
TAHUN JENIS LEBAR JENIS
(DM)

B A H U
KIRI
LEBAR
(DM)

INVENTARISASI SAAT SALURAN SAMPING


KIRI
JENIS
(DM) CM

INI TERRAIN
NAIK (T)/TURUN (L) KIRI KANAN

ALINYEMEN
VERTIKAL
(GRADE)
NAIK / TURUN

TATA GUNA LAHAN


KIRI KANAN

KANAN
JENIS LEBAR

KANAN
DALAM
CM

HORIZONTAL
(BELOKAN)

DALAM JENIS

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

KODE JENIS PERMUKAAN/PELAPISAN ULANG 0. TIDAK DIKETAHUI 1. TANAH 2. JAPAT (AWCAS) / KERIKIL 3. TELFORD / MACADAM TERBUKA 4. BURTU KODE TIPE JALAN 1. 2 / 1 UD 2. 2 / 2 UD 3. 4 / 2 UD

5. 6. 7. 8. 9.

BURDA PENETRASI MACADAM 1 LAPIS PENETRASI MACADAM 2 LAPIS LASBUTAG (BUTAS) ASPAL BETON (A.C.)

10. 11. 12. 13. 14.

LATASBUM (NACAS) LATASTON (HRS) HRSSA SLURRY SEAL MACRO SEAL

15. 16. 17. 18. 19.

MICRO ASBUTON DGEM SMA BMA HSWC

KODE JENIS BAHU 0. TIDAK ADA BAHU 1. BAHU LUNAK 2. BAHU YANG DIPERKERAS

KODE JENIS SALURAN SAMPING 1. TANAH TERBUKA 2. BETON/PAS. BATU TERBUKA 3. SALURAN IRIGASI 4. BETON/PAS. BATU TERTUTUP 5. TIDAK ADA KODE BELOKAN ( ALIN. HOR.) 1. LURUS ( < 0,25 RAD / KM ) 2. SEDIKIT BELOKAN ( 0,25 - 3,50 RAD / KM ) 3. BANYAK BELOKAN ( > 3,50 RAD / KM )

KODE TATA GUNA LAHAN 1. SAWAH / KEBUN / HUTAN ( RURAL ) 2. PERUMAHAN ( URBAN 1 ) 3. PERINDUSTRIAN ( URBAN 2 ) 4. PERTOKOAN / PERKANTORAN / PASAR ( URBAN 3 ) TERRAIN T = TEBING L = LEMBAH

4. 5.

4/2D 6/2D

KODE MEDIAN 1. TIDAK ADA 2. DENGAN PENINGGIAN / KERB 3. TANPA PENINGGIAN / KERB

KODE TERRAIN 1. DATAR (F) < 1,0 M 2. 1,0 M < BUKIT (R) < 3,0 M 3. GUNUNG (H) > 3,0 M

KODE GRADE ( ALIN. VER.) 1. DATAR (F) ( < 5,0 M / KM ) 2. BUKIT (R) ( 5 - 45 M / KM ) 3. GUNUNG (H) ( > 45 M / KM )

IRMS-04a-RCS-aspal
DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA
Lembar : Dari :

FORMULIR SURVEI KONDISI JALAN ASPAL


Nomor Propinsi Nama Propinsi Dari STA Ke STA
: :

Nomor Ruas KALIMANTAN TIMUR


0+000 0+500

: : : : :

Nama Ruas Status/Fungsi Tgl/Bln/Thn Surveyor Retak-retak Jenis 1. Tidak ada 2. Tidak berhubungan 3. Saling berhubungan (Berbidang luas) X 4. Saling berhubungan (Berbidang sempit) X

: :

2 Bahu, Saluran Samping dan lain-lain KR 1. X 2. 3. 4. Kondisi Bahu Tidak ada Baik/Rata Bekas rd./Erosi ringan Bekas rd./Erosi berat 1. 2. X 3. 4. KN

Permukaan Perkerasan Susunan 1. Baik/Rapat X 2. Kasar

Kerusakan Lain Jumlah Lubang 1. Tidak ada 2. < 10/km 3. 10 - 50/km 4. >50/km

Kondisi/Keadaan 1. Baik/tdk. ada kelainan 2. Aspal berlebihan X 3. Lepas-lepas 4. Hancur X % Penurunan X 1. Tidak ada 2. <10% luas 3. 10-30% luas 4. >30% luas

Ukuran Lubang 1. Tidak ada Lebar 1. Tidak ada 2. Halus < 1 mm 3. Sedang 1 - 5 mm 4. Lebar > 5 mm Bekas Roda % Luas X 1. Tidak ada 2. < 1 cm dalam 3. 1 - 3 cm dalam 4. > 3 cm dalam KR Kerusakan Tepi 1. 2. 3. Tidak ada Ringan Berat 1. 2. 3. KN X X 2. Kecil - dangkal 3. Kecil - dalam 4. Besar - dangkal 5. Besar - dalam

KR 1.

Permukaan Bahu Tidak ada 1.

KN

2. Diatas permukaan jalan 2. X 3. 4. 5. Rata dgn. permukaan jalan Dibawah permukaan jalan > 10 cm dibawah permukaan jalan 3. 4. 5. X

KR 1. 2. X 3. 4. KR X 1. 2. KR

Kondisi Saluran Samping Tidak ada Bersih Tertutup/Tersumbat Erosi Kerusakan Lereng Tidak ada Longsor/Runtuh Trotoar 1. 2. 3. Tidak ada Baik/Aman Berbahaya 1. X 2. 3. 1. X 2. 1. 2. X 3. 4.

KN

% Tambalan X 1. Tidak ada 2. < 10% luas 3. 10-30% luas 4. >30% luas

1. Tidak ada 2. < 10% luas 3. 10-30% luas 4. >30% luas

KN

KN

Ukuran lubang Kecil (diameter < 0,5 m); Besar (diameter > 0,5 m); Dangkal (kedalaman < 5 cm); Dalam (kedalaman > 5 cm) Status Ruas Jalan : N = Nasional; P = Propinsi; M = Kotamadya; K = Kabupaten

Anda mungkin juga menyukai